World Cup…! Cangkir dunia ?!

Disclaimer: MASHAMI KURUMADA…

Author: Istar Fantasy (Add my FB: IStar SrFantasy ...or Follow my Twitter : IS_magicgirl)

Kosmetik Vs Aki Pepe

Beberapa Minggu kemudian setelah usaha yang keras semua berhasil kembali dari tartarus. Tak lupa mereka beristirahat sejenak untuk setidaknya menarik nafas.

Pertandingan kembali dilanjutkan, sedangkan pertandingan sebelumnya antara Preman Pasar vs Sakit Keras dinyatakan seri.

Tempat komentator yang semula diisi Apollo dan Theuseus kini telah diambil alih oleh Hades dan Posseidon.

Mencegah kejadian serupa wasit kronos kini digantikan Oddyseus.

Pertandingan penyisihan terakhir antara kesebelasan Kosmetik melawan kesebelasan Aki Pepe segera kita mulai.

"Ngelawan para Goldies nih…?" Mozes berdiam dibarisan belakang bersama Chrystal.

"Ngelawan guru sendiri kualat gak ya…?" Bisik Shiva liat gurunya telah bersiap dengan jersey pink hasil disainer Aphrodite.

"Semoga nggak…!" Balas Maya.

Kedua tim kesebelasan telah berkumpul membentuk lingkaran dilapangan untuk mengobarkan semangat dengan yel-yel dari masing-masing kesebelasan..

Kesebelasan Kosmetik.

Shura: "Kosmetik…!"

Goldies: "Cap cus cin…!"

Dalam hati mereka.

Shura + Goldies lainnya: "Malu-maluin banget….!"

Mu: "Setelah ini boleh gak ya… pelatih kita ini gue seruduk…?"

Kesebelasan Aki Pepe.

Shiva: "Aki Pepe…!"

Silveris: "Cucok mang…!"

Bisik-bisik.

Shiva: "Algol… begitu pertandingan selesai pokoknya loe langsung ubah si Misty jadi batu…!"

Algol: "Rebes Bos…!"

Hades dan Posseidon yang berada diruang komentator tampak sweatdrop mendengar yel mereka.

"Kayanya kedua kesebelasan punya banyak kemiripan…?" Kata Hades dengan suara keras dimicrophone.

"Kemiripan yang melambay…!" Sambung Posseidon cekikikan.

"Woy… Silveris jangan sampai kalah…! Kalian pake nama Aki gue… awas kalo kalah…!" Teriak Siegfried yang merasa para Silver Saint memakai nama Akinya ikut berseru dari bangku penonton.

"Akinya dia…?" Tanya Alberich pada Hilda.

"Masa sih…?" Sambung Mime yang dibalas Hilda dengan mengangkat keduatangannya menandakan dia juga tidak mengetahui hal itu.

"Ini gara-gara loe Mist… sembarangan pake nama Aki orang…!" Mozes menjitak kepala penjaga gawang yang tengah sibuk merapihkan rambut dan riasannya pada sebuah cermin kecil.

"Itukan cuma usul… kalian yang terima gitu aja…!"

Balas Misty membuat para Silveris lain tidak berkutik.

Pertandingan akan dimulai. Dibarisan depan Milo dan Deathmask sudah bersiap untuk melakukan kick off. Mereka berhadapan dengan Shiva dan Maya yang mandang para Goldies dengan harap-harap cemas.

Shiva: "Guru Shaka bakalan marah gak ya kalo kita menang…?"

Maya: "I Don't know…!"

Prittt….

Begitu peluit ditiup Milo mengoper pada DM yang segera menendang bola dengan sekuat tenaga. Bola itu meluncur dengan keras dan lewat begitu saja kesamping Misty.

"Goooooooolllllllll…! Jebrut pemirsa….." Teriak Hades sampai naik keatas meja.

"Jebrut…? Koq kesannya kaya aroma yang kurang sedap gitu…?"

"Pertandingan baru aja dimulai… tapi kesebelasan Aki Pepe langsung kebobolan…! Apakah yang sebenarnya terjadi…?" Kata Hades bersama dengan gemuruh dari penonton dan para pemain kesebelasan Kosmetik yang langsung saling berpelukan kaya Teletubies.

"Kurang konsentrasi sepertinya mereka Bung Hades…!" Seru Posseidon gak kalah kencang.

"Bisakah mereka membalas goal cepat barusan…? Bagaimana menurut anda Bung Posseidon…?" Sepertinya Hades benar-benar berbakat jadi pembawa acara sekaligus komentator sepak bola.

"Kelihatannya sulit Bung Hades…!" Balas Posseidon menganggap remeh para Silveris.

Dilapangan.

Shiva: "Kenapa gak loe tangkap tu bola sih Mis…?"

Misty: "Tendangannya keras banget… entar kukuku patah…!"

Shiva: "Kalo sampe kemasukan lagi… Kuku loe bakalan gue potong pake gunting rumput…!"

Misty: "Idih… Sadis amat…!"

Pertandingan kembali dimulai. Kesebelasan Aki Pepe melancarkan serangan balasan. Bola ditendang jauh kedepan dan langsung disongsong oleh Dante, diumpan pada Chrystal. Dia menendang bola jauh kedepan disana ada Maya dan Shaka datang menyongsong bola.

Shaka mendapatkan bola itu, tapi Maya kemana ya…? dan dia menendang langsung kedepan gawang disana ada Milo.

"Milo… goalin kehati aku dong…!" Kata Misty kedip-kedip genit bikin Milo ciut nyalinya.

"Mil… Pake siasat khusus…!" Teriak Aiolos yang maju kedepan sambil beri arahan.

Milo pun memakai senjata rahasia untuk mengalahkan Misty tanpa gentar dengan menendang bola kepada Aphrodite. Karena sejenis dia jadi gak takut sama si Misty. Dan Goal ke-2 tercipta dengan mudahnya.

Pertandingan dimulai kembali. Bola kini ada dikaki Aiolia yang datang menyerbu bersama si DM dan Camus sementara Milo dan Aphro dah nunggu didepan gawang lawan. Sedang yang lain bantu si Alde menjaga gawang sendiri. Sebuah operan dari pormasi dari Lia, DM dan camus diterima Aphro yang langsung diteruskan si Aphro dengan kencang kegawang Aki Pepe, namun bisa ditahan oleh Misty dengan kakinya kemistar gawang.

"Nyaris…!" Teriak Aphro laki banget bikin semua orang kaget.

"Aduh… Mis… yang bener dong…!" Chrystal gak suka cara Misty yang nahan bola dengan cara seperti itu.

"Emang kenapa…? Suka-suka aku kan…!"

Karena kesel Misty malah menendang bola yang dia dapatkan kedalam gawangnya sendiri. Sampai dipantulkan dua kali malahan.

Goal ke 3 dan ke 4 untuk kesebelasan Kosmetik. Skor sementara 4-0 untuk kesebelasan Kosmetik.

Peluit babak pertama berakhir. Merekapun beristirahat sejenak.

Kesebelasan Kosmetik.

Milo: "Moga aja si Misty gitu terus… bagus kita gak perlu repot-repot…?"

Alde: "Tapi kapan Gue beraksi…?"

Saga: "Eh iya lupa De… Entar kita kasi loe peluang dech buat beraksi…!"

Alde: "Bener ya…?"

Kesebelasan Aki Pepe.

Dante: "Mis… Sekali lagi loe buat goal bunuh diri gue bakalan nyita semua make up loe…!"

Misty: "What…?"

Chrystal: "Kalo loe sita… mau loe apain.. jual…?"

Dante: "Gak… mau gue pake buat nangkring…! Eh…"

Dante segera menutup mulutnya kerena keceplosan ngomong. Sementara yang lain langsung ngesot mundur menjauh.

"Heh… loe… yang lebay…! Sekali lagi loe kebobolan… gue kutuk loe jerawatan dan bisulan…!" Teriak Siegfried dari tengah penonton sambil ditahan Fenrir dan Hagen.

"Tuh lihat cucunya nama tim kita marah tuh…!" Ucap Maya bikin Misty tambah depresi.

Babak kedua dimulai.

Kesebelasan Aki Pepe mulai melancarkan serangan balasan. Umpan diberikan oleh Maya, diterima dengan baik oleh Algol. Bola diterima Shiva ditendang langsung kearah gawang.

Aldebaran sang penjaga gawang berhasil menangkapnya dengan baik.

"Nah… Alde… dah kita kasi kan…?" Kata Saga saat Alde sukses menahan serangan kesebelasan Aki Pepe.

"Makasi semua…!" Aldebaran menangis terharu.

Diapun menendang bola sekuat tenaga hingga membentur muka Misty dan Goal ke 5 diciptakan langsung oleh penjaga gawang.

"Wih… hebat De…!" Puji Aiolos bikin Aldebaran makin bahagia.

"Hehe…!"

Setelah itu kesebelasan Kosmetik kembali menyerang secara total, bahkan Saga dan Shura yang ada dibarisan belakangpun ikut maju. Ditambah keadaan penjaga gawang lawan yang lagi meratapi mukanya yang boyok kena bola si Alde. Goal keenam jadi lebih mudah untuk disarangkan.

Hades: "Ow… Jetut pemirsa… goal yang cantik menutup laga ini…!"

Posseidon: "Jetut…? Sekarang jadi kaya yang lagi sakit gigi…!"

Pertandingan berakhir dengan skor telak 7-0 untuk kemenangan tim Kosmetik. Dengan begitu Kesebelasan inilah yang akan maju kebabak final untuk menantang tim Keong Racun.

Sementara itu nasib si Misty setelah pertandingan… Emm… kayanya gak usah dibahas ya… Kasian…

To Be Continue

Behind the scane

Istar: "Wah Final nih…! Siapa yang bakalan menang ya…!"

Seiya: "Ayo mau pengang yang mana…?"

Istar: "Jangan dipakai main judi…!"

Seiya: "Apaan ? Kita cuman mau ngundi siapa yang jadi kucing pake tali ini…!"

Istar: "?!"