Tittle : Live By My Side Untill The Day I Die (Special Edition)

Author : Mr_KHC

Genre : Romance, Humor of sense, Hurt, YAOI, etc.

Main Cast :

Park Chanyeol

Byun Baekhyun – Wu Baekhyun

Other Cast :

Kris aka Wu Yi Fan

Kim JongIn

Do Kyungsoo

Oh Sehun – Park Sehun

Xi Luhan

Rate : M.

Pairing : ChanBaek , KaiSoo, HunHan, ChanKris.

Disclaimer : Ide cerita adalah hasil pemikiran otak saya, no plagiarism, bila ada kesamaan tempat, jalan cerita, dll, mohon dimaafkan, karena otak manusia tak dapat ditebak. Semua cast hanya milik Tuhan, dan saya hanya meminjam...

Enjoy it!

Warning : typo menyebar dan tercecer, bagi yang tak Suka YAOI silahkan hengkang.. :D

-KHC-

.

.

.

.

.

.

.

Pasti banyak yang bertanya, apa sebenarnya hubungan antara Baekhyun dan Sehun, kenapa mereka dapat merasakan sakit di keduanya? Apakah itu imprint? Jawabannya tidak, karena ini bukan cerita dongeng, ini adalah dunia dimana kita dikelilingi dengan berbagai macam teknologi modern, dan hasil penelitian medis yang mengatakan bahwa ini adalah semacam kembar monozigotik atau kembar identik, karena satu sama lain bisa merasakan jika mereka terluka dan dapat merasakan perasaan keduanya, mereka lahir di tanggal, bulan, dan tahun yang sama, golongan darah mereka pun sama, lalu kenapa wajah mereka bisa dibilang berbeda, berbeda dalam artian Sehun yang memiliki wajah lebih manly dan tegas, sedangkan Baekhyun memiliki wajah yang cantik dan manis jika dilihat dari manapun mereka terlihat sangat mirip, terlebih tinggi badan mereka yang berbeda, dalam dunia medis itu wajar, karena mereka tumbuh di lingkungan yang berbeda, dan kenapa mereka bisa berpisah..?.

.

.

.

.

.

.

Live By My Side Untill The Day I Die (Special Edition)

Begin

.

.

.

.

.

.

"Hyuung...?" panggil Baekhyun saat kepalanya menyembul dari balik pintu ruangan kerja milik Kris, dan melihat Kris yang sedang bergelut dengan dokumen-dokumennya.

"Hmm..masuklah Baek.." jawab Kris tanpa menoleh kearah Baekhyun.

Baekhyun melangkahkan kakinya menuju kearah meja kerja sang kakak sambil membawa bungkus plastik berisi makanan, "Kau mau snack sore hari..?"

Kris menaikkan sebelah alisnya sambil menatap kearah Baekhyun, "Snake? Ular?"

"Yha bukan Hyung... snack, s-n-a-c-k, camilan..." jelas Baekhyun, sembari mengeja kata 'SNACK'

"Haha.. apa yang kau bawa..?" kekeh Kris

"Hotteok.." ucap Baekhyun sambil menunjukkan kantung plastik kecil yang berisi beberapa buah hotteok

"Berikan padaku... sudah lama aku tak makan ini.." ucap Kris. Baekhyun menyerahkan kantung plastik yang ia bawa kepada Hyung-nya, dan duduk di kursi yang ada di depan Kris.

"Dimana kau membelinya..?" tanya Kris sambil membuka kantung plastik dan mengambil satu hotteok, menggigitnya lalu mengunyahnya.

"Tentu saja dipinggir jalan saat aku perjalanan pulang.."

Bagaimana reaksi Kris? Dimuntahkan atau malah menghabiskannya?

"Makanan pinggir jalan memang lebih enak daripada makanan restoran bintang lima... dan ini enak sekali.., lain kali saat kau pulang belikan beberapa untukku.."

"Arraseo.. kalau perlu kubawa juga beserta penjualnya..bagaimana..?"

"Ide bagus.."

"Kau gila Hyung.." satu hal yang ada dalam diri mereka berdua, walaupun tumbuh dikalangan keluarga elit dan kaya, lantas menjadikan mereka sombong dan tak mau berinteraksi dengan orang yang tak lebih beruntung dari mereka, mereka memiliki sifat sederhana, dan peduli, Kris lah yang mengajarkan betapa berharganya sebuah hidup untuk Baekhyun adiknya, dan dia pula yang mengajarkan Baekhyun akan kesederhanaan dan keramahan yang membuat orang segan dan hormat dengan mereka. Oh perfect Hyung.

"Hyung..aku ingin bertanya boleh..?" tanya Baekhyun

"Apa yang ingin kau tanyakan..?" ucap Kris sambil memakan hotteok-nya

"Kau tahu Park Sehun bukan..?"

"Em...temanmu..? adik si mesum Chanyeol itu kan.."

"Nde.."

"Memang kenapa..?"

"Aku heran, kenapa kami sangat mirip, dan Hyung ingatkan insiden saat aku kejatuhan pot dan pendarahan dikepala, Sehun juga mengalaminya bukan, aku merasa kalau ikatan batin kami sangat kuat.. yang kutanyakan, ada apa dengan kami sebenarnya..?" ujar Baekhyun

Kris berdehem, "Ehem..akhirnya kau bertanya juga tentang hal ini.." ucap Kris

"Maksudmu Hyung..?" tanya Baekhyun. Kris beranjak dari tempat duduknya, dan berjalan kearah rak buku yang berada di ruangannya, lalu mengambil sebuah album foto, ia kembali duduk di kursinya.

"Bukalah.." titah Kris lalu saat memberikan album foto yang tak pernah Baekhyun buka, dengan hiasan malaikat dan bertuliskan 'My Dear Family' disana kepada Baekhyun.

Baekhyun membuka halaman pertama album foto itu, dan menampakkan sebuah foto pernikahan kedua orang tuanya yang tersenyum bahagia, Baekhyun kembali membuka lembar selanjutnya, sebuah foto pemandangan laut yang indah dan ada sebuah memo disana 'ini tempat honeymoon kami, indah bukan?', Baekhyun tersenyum lalu membuka lembar selanjutnya, ada sebuah foto hasil USG/Ultrasonografi memperlihatkan seorang bayi yang berada di dalam kandungan dan ada memo disana 'dia anak pertamaku, aku akan memberinya nama yang keren Wu Yi Fan, atau Kris? Ah keduanya keren, Baekhyun tertawa saat melihat lembar selanjutnya yang menampakkan foto seorang bayi ang ia duga adalah Kris Hyungnya "Kau aneh saat bayi, Hyung.." ucap Baekhyun, dan dibalas death glare dari Kris.

Selanjutnya Baekhyun melihat foto-foto Hyung-nya disana, hingga akhirnya ia berhenti saat sebuah halaman menampak sebuah foto USG , ada dua orang bayi yang berada di foto itu, Baekhyun melebarkan matanya, saat ada sebuah memo menempel disana 'beruntungnya Kris, kau akan memiliki adik kembar sayang', kemudian Baekhyun kembali membuka kelembar berikutnya yang memperlihatkan foto ibunya yang mengenakan pakaian operasi dengan perutnya yang sangat besar disana tertulis 'aku akan segera operasi, semoga berhasil dan anakku selamat, doakan aku'

Baekhyun kembali membuka kelembar berikutnya yang memperlihatkan foto ibunya yang sedang menggendong bayi dengan selimut biru bergambar teddy bear, ayahnya yang juga menggendong bayi dengan selimut berwarna merah dan bergambar stroberi sedang berjongkok, dan seorang anak lelaki yang tersenyum lebar, yang diduga Kris kakaknya dan ada sebuah memo disana 'welcome to the world Wu Baekhyun and Wu Sehun we love U always forever'. Baekhyun menatap Kris "Jadi.. benar kami kembar..? tapi bagaimana bisa kami berpisah..?" tanya Baekhyun

"Itu karena Eomma sangat dekat dengan Nyonya Park ibu dari Chanyeol, dulu, tak lama saat Chanyeol lahir nyonya Park mengidap kanker rahim dan mengharuskannya mengangkat kedua rahimnya, sehingga ia tak bisa lagi hamil dan memiliki anak, saat mengetahui Eomma hamil dan kembar, ia mengatakan bahwa beruntungnya Eomma masih diberi kesempatan untuk hamil lagi, dan disitulah Eomma bertanya kepada appa dan aku, apakah setuju jika memberikan salah satu dari kalian berdua untuk nyonya Park" ujar Kris menjelaskan.

"Dan kalian bilang 'iya'..?" tanya Baekhyun

"Kau tahu, aku masih sangat kecil, aku tak terlalu mengerti masalah seperti itu. Hingga akhirnya Sehun harus berpisah dengan kita dan diadopsi oleh keluarga Park, nyonya Park tak akan mengganti nama Sehun, hanya marganya saja, dan nyonya Park berjanji bahwa ketika sudah saatnya kalian akan bertemu lagi.." jelas Kris sambil memakan hotteok-nya

"Kau sangat menyebalkan Hyung..." ucap Baekhyun dengan wajah datarnya, berdiri lalu berjalan kearah tempat duduk Hyung-nya, dengan tatapan tajam.

"Wae..?" tanya Kris sembari mengunyah hotteok-nya.

Baekhyun berjalan mendekati Kris, dengan tangan yang terangkat, seolah-olah ingin mencekiknya, dengan wajah horor dan smirk terulas di bibir cherry-nya. Dan Kris hanya menatap Baekhyun dengan wajah datarnya. Sejurus kemudian Baekhyun menggelitik pinggang Kris.

"Kyaa...hahahaha...yha..yha.. berhenti.. ini geli..hahahaa"

"Rasakan itu Hyung pabbo.." ucap Baekhyun yang masih menggelitik pinggang Kris

Kris menarik tangan Baekhyun lalu membalikkan badan Baekhyun dan mendudukkan tubuh Baekhyun di pangkuannya. Sedekat inikah hubungan mereka..? ya, karena hanya Baekhyun-lah satu-satunya keluarga yang ia punya, dan juga mereka saling menyayangi satu sama lain, terutama Baekhyun yang sangat manja kepada Kris-Hyungnya melebihi manjanya kekasih Kris-Tao, dan Kris tak keberatan akan hal itu.

Baekhyun yang telah duduk di pangkuan Kris, Hyung-nya mengerucutkan bibirnya sambil menatap kearah Kris, "Kau tahu betapa sulitnya saat aku mengetahui kemiripan wajahku dengan Sehun.. terlebih lagi saat kami bisa merasakan perasaan satu sama lain, dan merasakan sakit jika salah satu dari kami sedang sakit. Aku selalu berfikir macam-macam, sebenarnya hubungan kami ini apa.. aku hampir gila memikirkan itu Hyung.." ucap Baekhyun sambil menusuki pipi tirus Kris dengan telunjuknya yang lentik.

"Sorry, itu adalah janjiku kepada Eomma kalau aku tak boleh mengatakannya padamu, hingga kau yang bertanya sendiri padaku saat kau telah bertemu dengan kembaranmu Sehun..."

"Hmm...dan jangan sampai kau mengatakan ini kepada Sehun, biarkan kedua orang tuanya yang menjelaskan ini kepadanya.. kau megerti..?" ucap Kris dan dibalas anggukan dari Baekhyun.

"Dan oh, kenapa kau baru kembali sore ini hm..? kau darimana saja..?" tanya Kris

"Ehm..itu..aku berada di hotel.." jawab Baekhyun dengan mimik wajah yang mulai gugup lalu menundukkan wajahnya

"Tumben sekali di akhir pekan kau malah tidur di hotel.."

"Aku hanya kelelahan Hyung, jadi lebih baik bukan jika aku menginap di hotel.."

"Kelelahan..? kelelahan karena bercinta dengan Chanyeol..?"

"Whaaat.. bagaimana kau tahu..?!"

"Hanya feeling...haha.."

"Kau bohong.. kau tahu darimana..? katakan..!" bentak Baekhyun lalu mencubit pipi Kris

"Tadinya aku menghubungi Chanyeol, tapi handphone-nya tidak aktif, lantas aku menelepon jongin, dan ia mengatakan bahwa Chanyeol memiliki undangan ke night klub yang kau berikan siang harinya, dan aku bisa menyimpulkan bahwa.. kalian sedang berdua bukan..? dan aku bisa mengatakan jika tingkat kemesuman si Park mesum itu berada di level kelas kakap.. jadi kemungkinan kalian melakukan 'this and that' sangat besar"

"Hah...pantas saja.., AKAN KUBUNUH DIA JIKA AKU BERTEMU DENGANNYA NANTII...!"

"Hahaha... berapa ronde kau habiskan bersamanya hmm..?"

"JINJJA BERHENTI MENGATAKAN ITUU HYUUNG...ASDFGHJKL!" teriak Baekhyun dan memukuli dada bidang Kris dengan brutal dan Kris hanya tertawa sembari meringis kesakitan.

.

.

.

.

.

.

Other side...

Sehun sedang mondar-mandir di dalam kamarnya sambil menggigit smartphonenya, memikirkan apa yang harus ia lakukan sekarang, perasaan bercampur antara takut dan penasaran, Sehun sebenarnya ingin menanyakan kepada Eomma-nya tentang hubungannya dengan Baekhyun. Hingga suatu ide brilian muncul di otak jeniusnya, "Ah.. aku hubungi Kris Hyung saja.."

Sehun mencari kontak nama Kris didalam smartphone-nya, saat menemukannya ia langsung menelepon Kris.

'Yeoboseyo..' jawabnya

"Kris Hyung..?"

'Nde.. ada apa Sehun, apa ada yang bisa kubantu..?'

"Ehm..begini Hyung, ada sesuatu yang ingin kutanyakan..."

'Silahkan..'

"Aku hanya ingin bertanya apa kau mengerti hubungan antara aku dan Baekhyun..? karena kami pernah melakukan tes DNA beberapa minggu yang lalu, bahwa hasilnya aku, Baekhyun, dan kau, memiliki Gen dari orang tua yang sama.."

'Maafkan aku Sehun, aku tak bisa mengatakan hal itu padamu, bukankah lebih baik kau bertanya langsung kepada kedua orang tuamu..?'

"Tapi aku takut Hyung.."

'Lakukan apa yang harusnya kau lakukan, kau juga ingin tahu bukan..?'

"Nde, itu benar.."

'Ya... bertanyalah kepada mereka.. dan kau akan mendapatkan jawabannya.., bagaimanapun kau memaksaku aku tak bisa mengatakannya..'

"Baiklah.. terima kasih Hyung, maaf jika mengganggu.."

'Piip'

"Aigoo... kenapa sesulit ini.., Baekhyun tak mengetahui, Kris Hyung tak mau memberitahu.. apa aku harus melakukan ini..?" ucap Sehun berfikir "Ah nekat saja.."

Sehun keluar dari kamarnya yang berada di lantai kedua, dan turun menuju ruang tengah dimana sang Eomma sedang menonton telenovela kesukaannya sambil memakan snack di tangannya.

"Eomma..." panggil Sehun.

"Ada apa Sehun..?" tanya sang Eomma tanpa memalingkan pandangannya dari televisi.

"Aku ingin bertanya sesuatu.."

"Katakan saja.."

"Apa umma tahu apa sebenarnya yang terjadi antara aku dan Baekhyun..?" tanya Sehun, seketika nyonya Park melebarkan kedua matanya dan menatap Sehun

"Apa maksudmu Sehun..?"

"Eomma pasti sudah mengerti bukan..? karena Kris Hyung yang menyuruhku bertanya langsung kepada Eomma.." ucap Sehun lalu memberikan sebuah amplop coklat berisi hasil tes DNA yang ia jalani beberapa minggu yang lalu kepada sang Eomma, lalu membacanya.

"Dan aku sudah mengetahui bahwa.. aku bukan anak kandung kalian.., dan hasil tes itu, aku, Baekhyun dan Kris Hyung adalah sedarah, tapi berbeda dengan Chanyeol Hyung, semua hasilnya adalah negatif.. jadi.. aku membutuhkan penjelasan ini dari Eomma.." jelas Sehun.

Nyonya Park menghela nafas panjang, lalu mulai menjelaskan kebenaran yang terjadi kepada Sehun, bahwa ia sebenarnya adalah anak kandung dari keluarga 'Wu' dan saudara kembar dari Baekhyun. Keluarga Wu yang dekat dengan keluarga Park, mereka bersimpati untuk memberikan salah satu dari kedua anaknya yang kembar untuk diadopsi oleh keluarga Park karena keadaan dari nyonya Park yang tidak memungkinkannya untuk hamil yang kedua kalinya.

Sebaik itukah mereka, hingga merelakan salah satu anaknya dititipkan kepada keluarga Park? Ya mereka percaya bahwa langkah yang mereka ambil itu tepat, dan benar Sehun tumbuh menjadi pemuda yang dewasa, jenius dan tampan serta beradab. Walaupun perusahaan Park pernah mengalami penurunan dan hampir bangkrut 3 tahun yang lalu, dengan senang hati Kris memberikan investasi yang tak tanggung-tanggung, dan jika dihitung hampir seluruh dari perusahaan Park adalah miliknya, selain investasi berupa cash money, ia juga memberikan beberapa karyawannya yang terbaik untuk memperbaiki keadaan perusahaan yang hampir gulung tikar ini. Demi sang adik tercinta yang berada dalam keluarga Park dan juga janjinya untuk selalu membantu kepada setiap orang yang membutuhkan, Kris rela melakukan apapun untuk itu, sama seperti ia menyayangi Baekhyun dan Sehun. Karena menurutnya keluarga adalah yang terpenting dari apapun, dan ia rela mati untuk keluarganya.

Seperti garis takdir, mereka selalu berhubungan, tanpa disadari bahwa kekasih dari anak sulung keluarga Park sekarang adalah salah satu dari anggota keluarga 'Wu' yaitu 'Wu Baekhyun' adik dari 'Wu Yi Fan – Kris'. Atau mungkin seperti pepatah, 'Dunia Tak Selebar Daun Kelor' seperti yang pernah Chanyeol ucapkan. Hanya Tuhan yang bekuasa mengendalikan dan menulis semua drama ini.

...

"Jadi..kau boleh kembali kepada mereka Sehun, karena kau sudah mengetahui semuanya.." ucap sang Eomma setelah menjelaskan semuanya kepada Sehun. Sehun merasa bahwa ia sangat beruntung berada diantara orang-orang yang menyayanginya, termasuk Kris dan Baekhyun, yang secara tak langsung melindungi dan menyayanginya.

Sehun tersenyum kearah nyonya Park, "Aku.. akan pindah Eomma, tapi.. kau tetap Eomma-ku apapun itu.." ucap Sehun, lalu memeluk erat sang Eomma dan dibalas pelukan dari sang Eomma.

"Terima kasih Eomma.."

"Sama-sama.. Wu Sehun.."

.

.

.

.

.

.

.

.

At Night..

'TING..TONG..'

"BAEKHYUUUN.. BUKA PINTUNYAAA..." teriak Kris dari dalam ruang kerjanya, saat ia mendengar bel rumah mereka berbunyi. Baekhyun yang sedang menonton televisi, langsung kaget dan melompat berdiri dari tempat duduknya, bukan masalah suara bel yang berbunyi, tetapi mendengar teriakan Hyung-nya yang menggema keseluruh rumah.

"Arraseo, arraseo.. aku tak tuli Hyung.." ucap Baekhyun saat berjalan melewati ruang kerja Kris, lalu berjalan kearah pintu, dan membukanya.

"Sehun..?" tanya Baekhyun saat ia membuka pintunya dan menampakkan sosok Sehun yang berdiri di depannya, Baekhyun memperhatikan sosok Sehun mulai dari ujung rambut hingga ujung kakinya, pertanyaannya, sejak kapan Sehun mengetahui rumah besarnya. Dan terlebih lagi Sehun yang menenteng koper merah besar di tangannya.

"Apa maksudnya itu..?" tanya Baekhyun sekali lagi sambil menunjuk koper Sehun.

Sehun tersenyum kearah Baekhyun, lalu memeluk erat Baekhyun. Baekhyun yang kaget membelalakkan kedua matanya.

"Yha...yha..apa yang kau lakukan.? LEPASKAN AKUU...HYUUNG..TOLONG AKUU..SEHUN KERASUKAAN..!" teriak Baekhyun meronta-ronta dalam pelukan Sehun. Karena memang tak biasanya Sehun bersikap seperti ini terlebih tersenyum dan memeluknya.

"Yha..! aku bukan kerasukan bodoh!" ucap Sehun setelah melepas pelukannya, dan menjitak kepala Baekhyun.

"Aish.., lalu kau kenapa..? tiba-tiba datang kemari tanpa ada yang memberitahumu alamat rumah ini, lalu tersenyum seperti itu dan memelukku seperti tadi..?" tanya Baekhyun bertubi-tubi.

"Baek.. ada apa kau berteriak..?" tanya Kris saat ia keluar dari ruangan kerjanya untuk mengecek keadaan Baekhyun yang tadi berteriak.

"Sehun..?" tanya Kris, saat melihat sosok Sehun yang masih berada di depan pintu masuk

"Annyeong Hyung.." sapa Sehun sambil membungkuk hormat kearah Kris

"Masuklah.." suruh Kris, dan dibalas anggukan dari Sehun.

"Kau berhutang penjelasan padaku Sehun-ie.." ucap Baekhyun lalu mempersilahkan Sehun masuk kedalam rumah.

"Arraseo.."

"Duduklah..." Kris duduk di sofa yang menatap langsung kearah televisi, diikuti Baekhyun yang duduk di sampingnya, dan Sehun duduk tepat di sofa samping Baekhyun.

"Jadi kau sudah mendapat penjelasan dari Eomma-mu.. tentang kau dan Baekhyun?" tanya Kris

"Nde Hyung.., dan dia mengijinkanku untuk kembali kepada kalian.." Baekhyun yang mulai mengerti kemana arah pembicaraan mereka berdua, hanya mengangguk mendengarkan ucapan keduanya.

"Yang kusesalkan.. kenapa mereka menitipkanku kepada keluarga Park.." ucap Sehun menunduk

"Aku tak tahu Sehun.. hanya Eomma dan appa yang mengetahui semua jawabannya.. aku, tak pernah menyangka kalau akhirnya akan seperti ini. Karena mereka tak pernah menjelaskannya kepadaku. Yang kutahu.. kalau kau dan Baekhyun adalah adik-ku yang kembar dan berpisah.." jelas Kris

"Kau tahu.. Baekhyun banyak bercerita tentangmu, bagaiamana ia merasa aneh saat bertemu denganmu pertama kali. Dan ikatan batin kalian yang kuat. Kau tahu betapa sulitnya aku saat Baekhyun mengatakan itu.. dan saat aku mengatakan yang sebenarnya kepadanya.., aku khawatir kalau dia tak bisa menerima semua ucapanku.." lanjut Kris sambil menatap Baekhyun, yang sedari tadi memperhatikannya.

"Tapi buktinya aku tak marah padamu kan Hyung.." elak Baekhyun

"Ya.. tapi kau menatapku dengan wajah datar dan horor-mu yang memuakkan itu.." balas Kris

"Sehun.." panggil Kris

"Nde..?" balas Sehun

"Selamat datang kembali di keluarga Wu.." ucap Kris tersenyum ramah kearah Sehun.

...

.

Setelah banyak berbincang, Kris segera kembali ke ruang kerjanya, karena masih banyak dokumen yang harus ia selesaikan secepatnya. Dan tinggal Baekhyun dan Sehun yang masih duduk di ruang tengah.

"Kau tahu.. rumah ini hanya berisi dua kamar saja.. jadi.. kau tidur di sofa.." ucap Baekhyun

"Mwoya..? bagaimana bisa seorang tamu tidur di sofa..?" balas Sehun tak terima

"Lalu kau mau dimana..? kau datang kemari tanpa memberitahu terlebih dahulu.."

"Bagaiamana kalau kita tidur sekamar..?" usul Sehun

"Mwo..? tidak..tidak..aku tidak mau.." tolak Baekhyun mentah-mentah

"wae..? kita sudah se-roommate selama 7 tahun Baek.."

"Tapi tempat tidurnya terpisah kan.."

"Aigoo.. kau biasanya merayap-merayap tidur di kasurku, sekarang kau bilang tidak mau tidur bersamaku..?"

"Itu karena aku menghargai Luhan-ge.. jadi aku tidak mau.."

"Aish..kita saudara pabbo.. ayolah sebelum aku tunangan..nee..." ucap Sehun dengan puppy-eyes kehadapan Baekhyun.

"A-apa-apaan ituu.. menjauhlah..hii.." ucap Baekhyun ketakutan, dia memundurkan badannya, karena khawatir Sehun yang terlihat tak seperti biasanya, atau memang ini sifat asli dari saudara kembarnya yang terpisah? Ternyata tak jauh berbeda dengan Baekhyun bukan?

"Ayolaaah...baeekk.." rengek Sehun

"Arra..arra.. kau boleh tidur bersamaku.. dan jangan lakukan hal seperti itu lagi, kau menakutiku.."

"Aahaha...arraseo.."

Baekhyun dan Sehun berjalan kearah kamar Baekhyun, lalu memasukinya.

"Apa benar rumah sebesar ini hanya memiliki 2 kamar saja...?" tanya Sehun sambil meletakkan kopernya di sudut lemari Baekhyun

"Ani..sebenarnya ada banyak kamar.. hanya saja belum terisi.., penghematan Sehun-ie..." jawab Baekhyun yang tengah duduk di kasurnya.

"Peng-he-ma-tan..." ucap Sehun dengan mimik datar

"Yaa...kalau kau mau..belilah barang-barang untukmu sendiri Sehun.."

"Ah.. bagaimana kalau setelah aku bertunangan dengan Luhan, kami tinggal disini saja.."

"Bertanyalah dulu kepada Kris Hyung.." usul Baekhyun

"Tanyakan padanya ne Baek..." suruh Sehun

"No..waay... kau tanyakan saja sendiri.." ucap Baekhyun

"Baeekk...ayolaah, kau akan semakin manis, jika mau melakukannya..." rayu Sehun

"Andwee..." ucap Baekhyun enteng, ia menarik selimutnya dan tidur memunggungi Sehun

"Aish..."

.

.

.

.

.

Keesokan harinya

Chanyeol yang baru saja keluar dari mobilnya dan berjalan memasuki lobby kantornya berhenti di meja reseptionist.

"Jika nanti kau bertemu dengan Wu Baekhyun, katakan padanya untuk menemuiku di ruanganku, atau kau antar saja dia, karena aku tak mau tunanganku tersesat di jalan.." ucap Chanyeol

"Tuan Wu Baekhyun adalah tunangan anda direktur..?" tanya salah seorang pegawai

"Begitulah.. jangan lupa beritahu dia..okey.."

"Baik direktur.." Chanyeol berjalan menuju lift dan memasukinya saat lift terbuka, dan naik ke lantai paling atas, yakni lantai khusus untuk para petinggi di perusahaan raksasa ini.

"Sejak kapan direktur Park bertunangan dengan adik direktur Wu yang terkenal kejam itu..?" tanya seorang pegawai yang berada di reseptionist

"Molla.. sudahlah jangan membicarakan mereka, atau kita nanti dipecat oleh diretur.." balas temannya yang berada disampingnya.

..

.

.

.

.

.

.

.

10.00 am

Seorang namja berperawakan sedang, berambut magenta dan matanya yang berhias eyeliner, mengenakan pakaian yang terlihat fashionable, memakai kemeja tipis transparan berwarna hitam, beberapa kainnya merumbai hingga ke lutut, dibalut blazer berwarna putih gading yang dikancing satu, dengan celana jeans berwarna putih senada dengan blazer yang ia kenakan, serta sepatu fantofel hitam, tak lupa dengan beberapa aksesoris yang ia pakai, kalung salib yang menggantung di lehernya, serta gelang cartier keluaran terbaru, berjalan memasuki perusahaan 'Park Corp' dan berhenti tepat di meja reseptionist.

"Permisi.. apa Park Sehun ada diruangannya..?" tanya-nya

"Apa ada tuan Wu Baekhyun..?"

"Nde.."

"Wakil direktur Sehun berada di ruangannya tuan, tapi tadi direktur Park berpesan, agar mengantar anda keruangannya.."

"Wae..? tapi aku ingin bertemu dengan Sehun.. dan aku tak ada urusan namja tiang listrik menyebalkan itu.."

"Tapi itu pesan direktur kepada kami, ketika bertemu dengan anda- tunangan direktur Park.."

"Mwo..? tunangan...?"

"N-nde tuan Wu.."

"Aish.. yhaa.. tiang pabbo itu..rasanya ingin ku cabik-cabik saja wajahnya yang sok cool itu.." teriak Baekhyun jengkel

"Haah..tenang Baek..tenang..control your emotion Baekhyun..calm down..." lanjutnya sambil menenangkan dirinya, dan menghela nafas berkali-kali, dan kedua reseptionist itu hanya terbengong melihat kelakuan namja yang di akui tunangan dari direktur mereka.

"Jadi bagaimana tuan Wu..? apa perlu kami antar" tanya salah seorang reseptionist

"Tidak perlu.. aku akan menemuinya seteleah aku selesai dengan urusanku bersama Sehun.., dan bersiaplah kalian akan memiliki diretur utama dengan wajah yang buruk rupa.." ucap Baekhyun dengan seringai di bibirnya. Dan berjalan kearah lift, lalu memasukinya saat pintu lift terbuka.

"Woah..dia sangat mengerikan.."

"Aku juga berfikir begitu.., semoga saja direktur Park selamat dari amukannya..."

"Aku berharap begitu.."

...

.

2 jam berlalu, pintu lift terbuka dan menampakkan sosok Baekhyun keluar dari dalam lift, dan berjalan santai menuju pintu keluar perusahaan 'Park Corp' hingga sebuah suara bass menghentikan langkahnya. "Wu Baekhyun.. berhenti disitu.." teriak seseorang yang baru saja keluar dari dalam lift, ialah sang diretur utama, Park Chanyeol.

Baekhyun menutup rapat matanya sambil menggigit bibir bawahnya, ia kembali berjalan tanpa menghiraukan perintah dari Chanyeol. Chanyeol yang menyadari Baekhyun yang kembali berjalan mulai mempercepat langkahnya, ia berlari mendekati Baekhyun dan menarik tangan Baekhyun, hingga berbalik dan menghadap padanya, "Wae...?" tanya Baekhyun dengan nada ketus

"Kenapa kau tak datang keruanganku..?"

"Apa motivasiku datang keruanganmu Park pabbo.." ucap Baekhyun berbisik

"Jadi kau berani padaku... apa kau mau kubeberkan tentang kejadian kemarin ke media..?" ancam Chanyeol

"Apa maksudmu hah..? kau mengancamku..?" teriak Baekhyun

Chanyeol segera menarik tangan Baekhyun keluar dari perusahaan-nya, Baekhyun meronta menarik balik tubuhnya yang di seret paksa oleh Chanyeol dan tentu saja mau tak mau tubuh Baekhyun tertarik dengan tidak elit dan rasanya percuma saat Baekhyun mencoba melepas tarikan dari Chanyeol, karena tubuhnya kalah besar dari Chanyeol.

"AAAAA...SESEORANG TOLONG AKUUU..." teriak Baekhyun. Lalu beberapa penjaga yang mendengar teriakan Baekhyun langsung datang, dan berhenti saat mengetahui bahwa itu adalah karena ulah sang direktur, dan membiarkan Baekhyun yang meronta meminta tolong, di seret paksa oleh sang direktur.

"Kau ini tunanganku.. kenapa berisik sekali.." bentak Chanyeol

"SEJAK KAPAN AKU JADI TUNANGANMU PABBOYA.. LEPASKAN AKUU..AKU TIDAK MAUU..." berontak Baekhyun yang suaranya semakin mengecil karena telah keluar dari perusahaan.

"Wow..pergulatan yang heboh.. tak pernah kulihat direktur Park seperti itu.." ucap salah satu penjaga saat melihat kepergian sang direktur bersama tunangannya.

Chanyeol membuka pintu mobilnya dan menghempaskan tubuh Baekhyun di kursi penumpang samping kursi kemudi, lalu menutup pintunya. Chanyeol berlari kearah kursi kemudi, lalu membukanya dan masuk kedalam mobil.

Baekhyun yang hendak membuka pintu, kesulitan saat ia menyadari bahwa semua pintu mobil telah dikunci oleh Chanyeol, "Kau tak bisa pergi kemana-mana eoh.."

"Kau mau apa eoh..?"

"Apa maksudmu mengatakan kalau kau bukan tunanganku hah..?"

"Memang kau bukan tunanganku, dan sejak kapan kau mengakui itu..? padahal aku tak mengatakan apapun padamu, kau sudah seenak jidatmu yang sempit membuat kesimpulan seperti itu.." ucap Baekhyun panjang lebar, sambil menyilangkan kedua tangannya di dadanya dengan wajah raut wajah jengkel melihat Chanyeol

"Sejak saat itu..saat aku mengetahui bahwa kau adalah jodohku.."

"Mwo..? bagaimana bisa begitu.. aku tak merasa seperti itu.. atau kau memang terobsesi padaku hah...?"

"Entahlah.. tapi kalung ini yang mengatakannya.." ucap Chanyeol lalu mengeluarkan kalung dari balik kemejanya yang sebelumnya di gunakan oleh Baekhyun sebelum mereka malakukan 'this and that'.

"Kalungku..bagaiamana bisa bersamamu..dan itu.. kenapa berubah jadi seperti itu..?" tanya Baekhyun saat mengetahui bahwa kalungnya telah berubah warna seperti yang Kris Hyung-nya katakan.

"Karena kau sudah menemukan jodohmu Park Baekhyun.."

"Yha, jangan seenaknya kau merubah margaku.."

"Arra..arra.. tapi nanti juga akan berubah bukan...?"

"Terserah.."

"Dan tadi..kenapa kau menemui Sehun dan tidak menemuiku hah..wae..?"

"Memangnya kenapa..? apa aneh aku bertemu dengan saudara kembarku..?" ucap Baekhyun ketus

"Saudara kembar..?" tanya Chanyeol penasaran dan mengerutkan keningnya

"Nde.. kami adalah saudara kembar yang lama berpisah.."

"Bagaimana bisa..?" tanya Chanyeol mengintimidasi, lalu Baekhyun mulai menceritakan tentangnya kenapa ia dan Sehun adalah saudara kembar dan lainnya.

Chanyeol menyandarkan punggungnya di kursi sambil menghela nafas panjang, "Benar dugaanku.. tak mungkin seseorang memiliki ikatan batin yang kuat seperti itu kecuali mereka adalah saudara kembar.."

"Kau menyadari itu..?"

"Tentu saja, terutama, tanggal kelahiran kalian yang sama dan sifat kalian yang tak jauh berbeda.."

Chanyeol menggeser duduknya dan duduk dikursi yang Baekhyun duduki, menghimpit tubuh Baekhyun, lalu mengangkat kedua kaki Baekhyun dan meletakkannya di paha Chanyeol, sehingga tubuh Baekhyun berputar dan wajahnya menghadap langsung kearah Chanyeol, "Yha.. kau mau apa..?" tanya Baekhyun waspada menahan tubuh Chanyeol dengan jemari lentiknya dan memundurkan kepalanya hingga membentur pelan kaca mobil, sambil melebarkan kedua matanya yang berhias eyeliner.

"Aniya.. aku hanya menginginkanmu.."

"Aku tidak mau melakukannya di dalam mobil.. aku tidak mau mati konyol karena bercinta disini..antar aku ke hotel, karena masih banyak pekerjaan yang harus kuselesaikan"

"Kekeke... kau tahu banyak masalah ini hm..?"

"Karena dulu temanku saat kuliah mati karena bercinta di dalam mobil bersama kekasihnya.. kau tahu kan gas karbon akan meningkat saat mereka saling mengeluarkan libido dan hawa panas disekitarnya, terutama mobil ini kedap suara dan sedikitnya ventilasi udara, ah..sudah-sudah, antar aku ke hotel sekarang, kau mau atau tidak..?"

"Baiklah.. setelah aku mendapatkan ciuman darimu.."

"Mwo..? kau masih saja meminta ciuman dariku..?"

"Nde.. hanya ciuman..sekali saja.."

"Haah... lakukan sesukamu.."

Chanyeol memajukan wajahnya ke wajah Baekhyun, Baekhyun menutup kedua matanya dan bersiap mendapat serangan ciuman dari namja tiang yang ia cintai. Chanyeol menempelkan bibir kissable miliknya di bibir cherry Baekhyun, menyesapnya dan melumatnya perlahan, Baekhyun mengalungkan kedua tangannya ke leher Chanyeol dan merapatkan jarak diantara mereka, begitu pula sebaliknya, Chanyeol melingkarkan lengan kokohnya di pinggang Baekhyun dan ciuman diantara mereka mulai memanas, Chanyeol mulai hilang kendali, ciuman yang lembut berubah menjadi ciuman panas, Chanyeol melumat, menghisap, dan mengulum ganas bibir Baekhyun dengan Baekhyun yang mengimbangi ciuman diantara mereka, Chanyeol melesakkan lidahnya kedalam mulut hangat milik Baekhyun setelah mendapat ijin untuk menjelajahi bibir Baekhyun lebih dalam, dan intens. Chanyeol mengabsen gigi Baekhyun dengan lidahnya dan berakhir lidahnya bertarung dengan lidah milik Baekhyun, dan saling menghisap saliva di dalam mulut Baekhyun. Lelehan saliva mengalir di rahang dan turun ke leher jenjang Baekhyun, karena kali ini Chanyeol mencium dengan sangat baik tidak seperti pertama kali ia mencium Baekhyun dengan brutal dan tak terkontrol.

15 menit mereka telah berciuman, Baekhyun memukul pelan dada bidang Chanyeol yang masih melumat bibir Baekhyun, karena ia sudah sangat kehabisan oksigen, dengan sangat terpaksa Chanyeol melepaskan ciumannya, Baekhyun langsung meraup oksigen sebanyak yang ia bisa, begitu pula Chanyeol, hanya saja Chanyeol lebih rileks daripada Baekhyun yang seperti orang baru saja tenggelam, tenggelam dalam cinta Chanyeol mungkin iya. Chanyeol menjilat bibir Baekhyun yang sudah membengkak dan turun menjilati rahang dan leher jenjang bekas lelehan saliva yang mengalir disana.

"Ahh..hentikanhh yeolhh.." desah Baekhyun sambil mendorong pelan pundak Chanyeol agar berhenti, sebelum Chanyeol hilang kendali lagi. Chanyeol menegakkan tubuhnya dan menatap Baekhyun yang sudah kelelahan akibat ciuman panas mereka.

"Kembali ketempatmu sana.." titah Baekhyun sambil mendorong lengan Chanyeol agar pindah ke tempat duduknya, di kursi kemudi.

Dengan sangat terpaksa lagi, Chanyeol menuruti keinginan Baekhyun, daripada ia harus ditendang oleh Baekhyun, ia menurunkan kaki Baekhyun yang tadinya berada diatas pahanya, dan menggeser duduknya sedikit kesusahan karena tinggi badannya, pindah ke-kursi kemudi.

"Cepat antar aku ke hotel, ini sudah hampir setengah satu.." ucap Baekhyun setelah melihat jam tangan yang melingkar di lengan kirinya.

"Baiklah.. Park Baekhyun..." Chanyeol menyalakan mesin mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang menuju hotel milik keluarga Wu

Baekhyun berdecak dengan menatap tajam kearah Chanyeol, "Jangan sembarangan mengganti margaku.."

"Ne..ne.. Wu Baekhyun..."

"Begitu lebih baik..., oiya.. apa kau mau mampir makan siang di restoran yang ada di hotelku..?"

"Tak masalah, asal ada kau yang menemaniku.."

"Aigoo..."

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Akhirnyaaa...selesai juga saya ngetik FF ini... selama bertapa berminggu-minggu sambil nonton Viva World Cup ..yang akhirnya dimengkan tim favorit saya.. 'Jerman' gratulation.., deutsch leben...yeaaay... \^O^/ /slap

Semoga FF yang saya post hari ini memuaskan.. amin... xD

Dan maaf kalau ada adegan 17+ nya dikit.. dikit banget... /slap

Saya bakal bales review dari para reviewer yang ada di chap 7 disini.. karena saya gak sempat review via PM..hehe... /slap

YoonAHeartfilia : aduh..minta yang lebih panjang..? tunggu ChanBaek nikah... xD /saya lupa ini udh saya bales atau belom..? /slap

Mela queree chanBaekYeol : harus dong mereka wajib bersatu /ampun , kalau org ketiga ya.. hmm... kyaknya ada deh... kita lihat aja nanti... xD. Kenapa Sehun bisa merasakan apa yang Baek rasakan..? karena mereka imprint... xD /d cincang Chanyeol. D chap ini saya udh jelasin kok.. jadi bakal tau.. :D

XOXO KimCloud : kucing-kucingan...? kyak gmna tuh..sembunyi2 kah..? /bingung. Sya juga seneng akhirnya mereka bisa enceh-an..hahaha...

Kalau soulmate,... bisa dibilang...atau lebih dari soulmate sebenernya.. :D

Masalah nikahnya ChanBaek ya...kyaknya agak sulit tuh kalau dalam waktu cepat ini...

Younlaycious88 : tenang aja mereka udah pacaran kok.. walaupun Chanyeol yang agresif... xD

Di chap ini saya khusus jelasin kok apa hubungan antara HunBaek.

Baekhyunniee : wajib itu.. biar dia ngerasain juga sakitnya jadi Uke..xD /ngakak, masalah kissmark.. gk ada dong...Cuma ngerasain sakit aja.. kalau d kasi kissmark juga ntar Luhan curiga gimana...? saya yang bakal dicincang sama Luhan...trus FF nya gk lanjut gmna..? /slap

Rizka0419 : itu... mereka lagi kuda-kudaan.. xD. Saya juga suka mereka jadian.. /apaini

Nah itulah anehnya... d chap ini saya jelasin kok apa hubungan antara HunBaek ini.

Wah..ini apdetnya lama banget malah.. xD /maapkan sayah . kalau Baek manja-manjaan kyaknya kebalik deh.. ini malah Chanyeol yang manja sama Baekhyun xD, nde.. khamsahamnida.. /bow

Rnine21 : iyap... gegara Chanyeol nganu Baekhyun.. akhirnya Sehun ikutan ngerasain... xD

ShinJiWoo920202 : di chap ini saya jelasin kok..yehet.. xD

Harus itu biar Baekhyun gk diembat orang lain.. xD /tos bareng Chanyeol

Byunnieee : woah... khamsahamnida... /bow . ini juga udah saya lanjutin kok... :D

ChanBaek P : wah.. Baekhyun hamil..? ta-tapi kan anu... xD /slap

Ada apa antara Baekhyun sama Sehun..? '-')a

Lee minji elf : khamsahamnida..ini udah d lanjutin kok..

Yolloe: ya gak juga dong masa ikutan mati... kasian Chanyeol dong ntar nangis darah gimana..? kekeke...ini udah dilanjutin kok..

Yongin : hohoho... iya dong... enceh.. xD

Cepet apanya nih buat hunhan..? tenang ini udah dilanjut kok... :D

Syifa Nurqolbiah : kekeke...sama-sama... tapi sebaiknya jangan baca atuh...kan masih dibawa umur...untuk konflik.. kyaknya belum dulu di chap ke 8 ini, soalnya saya lebih jelasin hubungan antara hunBaek ini.. jadi di tunggu aja ne..

ChanBaekalwayshee : khamsahamnida... ini juga udah saya lanjutin kok..

Meydita : woah.. sampe cengo gitu..? siapin ember.. xD

Hehe... makasih banyak.. pasti saya lanjutin sampe END, yehet

Youngnachoi : itu... karena mereka... anu... xD

Di chap ini saya jelasin kok.. tenang aja...

Harus ada NC nya.. banyak yang request.. xD /slap

Rachel suliss : gak ada tujuan sih.. Cuma ngundang Chanyeol buat ke night club-nya aja.. xD . tapi gk taunya malah ada anu-anuannya.. xD/slap

Kris otaknya penuh rencana-rencana yang tak terduga..hehehe..

Di chap ini saya jelasin kok..silahkan di nikmati membacanya..

DobiSmurf : nee...khamsahamnida...ini udh lanjut kok...

Natsuko Kazumi : kekeke...di chap ini saya jelasin kok..tenang aja..

Ne..ini udah saya lanjutin...silahkan dinikmati...

ChanBaekids : kekeke...maksih banyak... /deep bow

Maple fujoshi2309 : biar merasakan satu sama lain... xD. untuk chap ini..blum ada konflik kok.. mungkin chap selanjutnya..hehe..

Thanks To :

-Taviads

-ShinJiWoo920202

-Yo Yong

-Special Bubble

-Younlaycious88

-UruRuBaek

-NyekNyek

-Anon

-Guest

-XOXO KimCloud

-Dobi Hano Beef

-Yolloe

-Princess YoonA

-ChanBaek P

-Youngnachoi

-Baekkevinka

-10100Virus

-Shin Yo Young

-c2mhee

-Jung Eunhae

-ChanbaeLuv

-Byunnieee

-YoonAHeartfilia

-melizWufan

-Yuan Lian

-EXO Love EXO

-Byungege

-ChanBaekids

-Rachel suliss

-Rizka0419

-Syifa Nurqolbiah

-Baekhyunniee

-Rnine21

-Lee minji elf

-Yongin

-ChanBaekalwayshee

-Meydita

-DobSmurf

-Natsuki Kazumi

- Maple fujoshi2309

Thanks for you all...

-KHC-