"aah.., bosan."

"ya. Bosan sekali."

"kalau ada appa dan umma, pasti libur weekend seperti ini kita diajak jalan – jalan."

"yeah.., that's true. Tapi kita berdua terpisah jauh dari mereka. Dan seperti biasa, kita menghabiskan weekend dengan cara yang sebelum – sebelumnya, hyungie."

"aah.., membosankan. Bahkan katalog eyeliner ini sudah berulang kali kubaca selama tiga jam aku kebosanan. Majalah terbitan bulan lalu."

"..."

"bagaimana kalau sore ini kita walkin' out dengan yang lainnya."

"...kepalaku sakit. Aduuuh.., ini pasti karena mengartikan kliping hukuman Tao yang sebegitu tebalnya!"

"Kyungsoo?"

"...apa, hyung?"

"walkin' out at this afternoon? Hm? Hm?"

"hm.., i think that's not a bad idea."

"horeee! Jalan – jalan! Ah, aku mau kasih tahu ke yang lainnya!"

.

.

.

.

La conquista y el conquistador

.

Screenplays!official pairing of EXO and other

.

About characters is not mine, just a fic.

.

AoAlice

.

M

.

Yaoi/BL/Be El/Typo/Alternatif Universe!

.

No like, don't read!

.

Summary! :

Guru – Murid; Manajer – Pelayan; Pemilik hotel – Office boy; Dokter – Suster; Dosen – Asisten dosen; Direktur – Sekretaris. kisah penaklukan enam orang namja. Berbagai cara mereka lakukan demi menarik perhatian sang target dan mendapatkan jiwa mereka seutuhnya. Mulai dari cara biasa dan lembut, hingga cara 'luar biasa' dan 'kasar'.

Bagaimana kisah keenam namja itu..? apakah mereka berhasil melakukannya, atau tidak..?

Apakah mereka berhasil menaklukan sang target…?

Atau justru ditaklukan oleh sang target…?

.

.

.

.

Chapter 7 [Walkin' out (1)]

.

[Welcome to our chat room ::: La Conquista y El Conquistador]

[Enter your account name]

[Enter your e – mail]

[Enter Your Password]

[Create New account]

[forgot your password?] [help]

.

.

/|XiuBaoZiMin| was online on forum/

/|Baek00Con| was online on forum/

/|Ad_naPTZH| was online on forum/

/|UniXingFreakCornYi| was online on forum/

/|Dear_Luhan_Deer| was online on forum/

.

.

Baekhyun terpekik girang. "wah! Semua online di forum! Ya sudah, kuberitahu sekaligus saja!"

Ia merubah posisi telungkupnya menjadi terlentai di atas ranjang Kyungsoo. Ya, saat ini ia sedang hijrah ke kamar adiknya; karena kamarnya yang ia buat berantakan sedang dibereskan Kyungsoo atas suruhannya. Begitulah, saat ini ia sendirian di kamar Kyungsoo, sementara si pemilik kamar dengan wajah merajuk dan cemberutnya dengan terpaksa menuruti perintah sewenang – wenang Baekhyun.

Wewenang istimewa seorang kakak. Baekhyun benar – benar memanfaatkannya dengan bijaksana. Meskipun ia menulikan telinganya ketika Kyungsoo menjerit kesal bahwa Baekhyun suka melakukan kehendak dengan sesukanya. Ia justru memeletkan lidah mengejek sang adik yang tak bisa berkutik.

Ah, sebenarnya Kyungsoo bisa saja menolak dan menyuruh Baekhyun untuk membereskan teritorialnya sendiri; tapi mengingat bahwa Baekhyun-lah yang memegang keuangan mereka, jika Kyungsoo menolak, otomatis uang jajan tidak jatuh ke tangan.

Bahkan gaji dari kerja sambilannya semua ia berikan pada Baekhyun untuk disimpan dan dikelola sebaik mungkin. Kyungsoo yang manis dan penurut tidak mau mengadu pada appa dan ummanya, karena ia tidak punya niat kekanakan yang sebenarnya sering biasa dilakukan Baekhyun. Setidaknya ia cukup sadar jika ia tidak ingin membebani orang tua angkatnya dengan masalah sepele. Sekali lagi dalam hati Kyungsoo di kamar Baekhyun sana; kakaknya benar – benar sewenang – wenang!

"ah, tapi...—" sadar Kyungsoo begitu melihat kearah kotak penyimpanan koleksi eyeliner Baekhyun. Tangannya mengambil botol kecil berwarna hitam yang bermerek terkenal; Kyungsoo meneliti sebaik mungkin.

"—ini bisa aku pakai untuk senjata melawan Baek-hyung~~ uhihihihihihi~~~ foto benda ini; lalu aku akan melapor pada umma kalau setengah uang bulanannya dipakai untuk membeli eyeliner mahal bermerek~~~" Kyungsoo terkikik menyeramkan sambil memotret koleksi eyeliner mahal milik Baekhyun yang bukan pemberian atau kiriman dari Byun Umma.

.

.

(Evil Kyungsoo mode on! Stay strong for Baekhyun.)

.

.

"HHAATTSSYUUU..!?"

Baekhyun mengusap pucuk hidungnya dengan jari telunjuk. Ia merautkan wajah kaget dan bingung, lalu bergumam dengan nada lemas; "sepertinya ada yang membicarakanku. Siapa, ya..?"

Lalu pria manis penyuka eyeliner dan Park Chanyeol ini mengedikkan bahu tanda tak peduli. Ia kembali bergelung dibalik selimut yang semula tertata rapi di ranjang Kyungsoo. Kembali tenggelam dalam forum private chat dan mengabaikan kondisi ranjang Kyungsoo yang telah berantakan seperti kondisi ranjang kamarnya.

Bantal berserakan di atas permadani polkadot hijau-kuning, ujung seprai yang mencuat dari balik ranjang, beragam snack yang sebagian telah terbuka, minuman teh berkaleng, charger ponsel Baekhyun, dan lain – lain yang terlalu banyak di absen satu per satu.

.

.

(sehabis ini, mungkin Kyungsoo akan mengusir Baekhyun untuk menjauhi kamarnya sampai diperbolehkan pada waktunya.)

.

.

|Dear_Luhan_Deer| : "jadi, kita benar walkin' out sore ini?" {one secon ago}

|Baek00con| : "please~~~? *Baekhyunpooreyes*" {three secons ago}

|UniXingfreakCornYi| : "kalau aku memang sudah rencana walkin' out sore ini. Tadi pagi aku diminta Henry mama untuk membeli bahan kebutuhan kami yang sudah menipis. *smiling*" {five secons ago}

|Ad_naPTZH| : "Tao sih, mau ikut Xingie gege belanja~~ :3" {one secon ago}

|BaoXiuZiMin| : "boleh juga. Aku bosan di rumah saja. Lagipula, kita sudah lama tidak walkin' out, 'kan?" {one secon ago}

|Baek00con| : "eurekaaaa~~~! Hahahahaha! Akhirnya setuju juga buat walkin' out-nya!" {one secon ago}

|Dear_Luhan_Deer| : "suara teriakanmu terdengar sampai tempatku, tahu." {one secon ago}

|BaoXiuZiMin| : "sama. Terdengar sampai sini juga." {two secon ago}

|Ad_naPTZH| : "sekarang giliran Kyungsoo gege yang berteriak. :3" {one secon ago}

|Dear_Luhan_Deer| : "Kyungsoo sedang badmood-kah?" {three secons ago}

|UniXingfreakCornYi| : "out of character, gege.." {one secon ago}

|Baek00con| : "dia sensi begitu karena kusuruh untuk membersihkan kamarku." {three secon ago}

|BaoXiuZiMin| : "pantas saja. Kau sewenang – wenang begitu sama Kyungsoo. Itu 'kan kau yang memberantakinya dan itu teritorialmu. (=_=) " {two secons ago}

|Ad_naPTZH| : "sewenang – wenang~~~ :3" {one secon ago}

|Baek00Con| : "meh! Anggap saja itu bayaran dia menyuruhku untuk memasak Tom Yum! Ngomong – ngomong, kenapa ekspresimu seperti itu sejak tadi, Tao? (._.)" {one secon ago}

|Ad_naPTZH| : "karena nanti saat belanja, Tao mau dibelikan triple scope ice cream dan strawberry crepes sama Xing gege~ yeaah!" {two secons ago}

|BaoXiuZiMin| : "apa?! Yi Xing! Traktir aku juga sama seperti Tao! Tidak ada penolakan apapun!" {one secon ago}

|UniXingFreakCornYi| : "uangku...(TT_TT) *sobs*" {one secon ago}

|Ad_naPTZH| : *freepukpukforourUnicorngege* :3" {one secon ago}

|Dear_Luhan_Deer| : "kembali ke topik, jadi nanti kita ketemuan di mana dan jam berapa? Jangan terlalu sore; besok aku kerja." {one secon ago}

|Baek00Con| : "oh iya.., besok sudah hari senin, ya.. *down*" {two secons ago}

|Dear_Luhan_Deer| : "sudahlah, lupakan soal misi perdana kita waktu itu! Kita harus move on! Meskipun..., meskipun sampai sekarang aku masih merasa sakit hati sama ucapan Sehun.. uuhuuuu.. huuuhuuu..uhuu.. kenapa sih, besok sudah harus hari senin..? *cries*"

|UniXingfreakCornYi| : "abaikan dua orang itu. Begini, aku dan Tao akan belanja jam empat sore. Kami mau ke mall di distrik A; naik umum. Kalian mau bagaimana?" {three secons ago}

|BaoXiuZiMin| : "aku ikut kau saja, Xing." {one secon ago}

|Dear_Luhan_Deer| : "aku juga.. *sobs*" {one secon ago}

|Baek00Con| : "ok, fix. Jadi kita berkumpul di halte biasa jam empat sore. Jangan ada yang terlambat, ya! Ah, aku harus meyelamatkan diri! Kyungsoo sebentar lagi mengamuk gara – gara aku kacaukan ranjangnya! Daaahhhh~~~~" {three secons ago}

|Ad_naPTZH| : "dadah~~~ semoga Baek-hyung selamat.. :3 kabari kami kalau Baek-hyung ternyata tidak selamat, ok hyung...?" {three secons ago}

|UniXingFreakCornYi| : " (—_—)"... Tao baby..." {one secon ago}

.

.

.

.

Semua mata tertuju pada keenam uke cantik dan manis yang kini sedang menunggu bus di halte biasa. Ada yang memandang dengan tatapan kagum, ada yang memandang dengan malu – malu, ada yang memandang dengan wajah pelongo; bahkan ada yang memandang bingung dengan wajah keenam uke kita yang sedikit tidak padan dengan ciri fisiknya.

'wajahnya cantik dan manis semua.., tapi mereka punya jakun; walau tidak terlihat jelas, sih.' Batin kompak semua orang dengan tatapan beragam.

Jika saja orang – orang di sana sadar bahwa tatapan mereka membuat keenam uke kita merasa risih. Tentu saja; mereka berenam ditatap sejeli dan seteliti seperti itu. Seolah mereka adalah mahkluk asing dari negeri nun jauh di sana. Sesekali, mereka berenam melirik penampilan masing – masing; takut – takut jika ada sesuatu yang tersangkut atau keadaan baju mereka yang terlihat aneh di mata para penunggu bus yang lain.

Xiumin yang memakai hoodie hijau tua dengan t-shirt bergaris horizontal ungu – hitam; memakai celana jeans selutut dan sepatu kets berwarna putih dengan talinya berwarna hitam dan ungu. Sebagai tambahan, Xiumin memakai dog tag dengan dua bandul yang berwarna hitam – perak. Tak lupa jam tangan Adidas tersayang hadiah ulang tahun dari sang ayah satu tahun yang lalu.

Luhan memakai kemeja putih polos lengan panjang; jumpsuit lengan pendek yang panjangnya setengah betis berwarna biru langit; memakai sepatu sandal berbahan kulit sebagai alas kakinya dan sebagai tambahannya, Luhan memakai kalung berwarna biru dongker yang melingkar erat di leher putihnya. Jam tangan Ripcurl yang menemani pergelangan kanan Luhan diam manis di tempat.

Yi xing lebih memilih memakai kemeja berwarna coklat muda dengan celana jeans panjang berwarna coklat tua. Tak lupa dengan pantofel berwarna kuning lembut yang warnanya sama dengan tas selempang yang ia bawa. Sebagai pemanis gaya, Yi xing memakai syal rajut tipis berwarna gradasi hijau – kuning. Di pergelangan tangan kiri Yi xing, terlihat jam tangan bermerek Dolce&Gabbana berwarna silver.

Baekhyun menyukai gaya pakaian yang simpel. Karenanya, ia hanya memakai t-shirt gradasi putih abu – abu; cardigan berwarna magenta lembut; celana kain selutut dan sepatu hiking berwarna coklat. Ditambah scraf polkadot yang melingkari lehernya berwarna hitam – putih. Jam tangan berwarna hitam polos bermerek Puma tak lupa ia kenakan.

Kyungsoo memakai kemeja pendek berwarna merah pudar; celana kain selutut dan sepatu jogging berwarna oranye lembut. Di pinggangnya terdapat tas kecil yang terdiam manis di pinggul kanannya; di mana di dalamnya terdapat camera digital, dompet dan air mineral. Jam tangan Swiss Army tak lupa ia bawa.

Tao, dia memakai kemeja pendek berwarna abu – abu muda; dan celana jeans panjang berwarna hitam pekat; warna yang sama dengan sepatu boot berbulunya. Sebagai pemanis penampilan, Tao memakai topi biru tua polos; memakai dasi yang dilonggarkan berwarna hijau muda; dan wristband ungu muda di pergelangan tangan kirinya. Ada merek Gucci yang merupakan brand kesayangan Tao; jam tangan berwarna hitam gradasi abu – abu.

Ya; tidak ada yang salah.

Kecuali jika mereka semua adalah model terkenal dengan gaya penampilan yang luar biasa. Mungkin seperti itulah pendapat umum orang – orang jika melihat mereka berenam.

"busnya sudah datang, hyung.." bisik Kyungsoo di samping Baekhyun. Baekhyun mendesah lega dan mengangguk kecil. "baguslah. Aku tidak tahan jika ditatap seintensif seperti itu."

"bukan kau saja, Baekhyun-ah.." Yi xing menyenggol kecil lengan kanan Baekhyun. Baekhyun mesem – mesem. Tangannya ia gerakan untuk menggaruk tengkuk yang tidak gatal sama sekali.

"semoga yang naik bus ke distrik A hanya kita berenam saja.." pinta Tao dengan nada lirih.

"semoga busnya kosong; dan hanya ada kita berenam dan supirnya saja.." pinta Luhan sambil mengingat sepintas kejadian beberapa waktu yang lalu di bus.

"semoga apa yang kalian harapkan bisa jadi kenyataan.." Xiumin mengakhirinya disusul anggukan kelima uke lain dengan semangat.

Baekhyun berdiri dari duduknya, lalu menarik Kyungsoo dan setengah berlari menuju pintu bus yang terbuka. "hei, busnya kosong! Hanya ada supirnya dan tidak ada yang naik selain kita!" Xiumin dan Luhan langsung berseri – seri dan menyusul sang dongsaeng. "horee! Hahahaha! Sepi! Busnya sepi!"

"ayo, Tao." Ajak Yi xing yang lebih kalem daripada keempat uke lainnya. Tao mengangguk; lalu merespon tangan Yi xing yang terulur padanya. Sebelum pergi, Huang bersaudara ini izin pamit pada orang – orang di halte dengan senyum sejuta pesona mereka. Sekaligus menulikan komentar – komentar 'unik' tentang feromon mereka yang menguar dan berhasil menarik permatian orang – orang di halte.

Baekhyun yang lebih dulu membuka suara ketika Yi xing dan Tao masuk ke dalam bus; ia berkata sambil berkacak pinggang dan menatap jengah sang Huang bersaudara.

"kenapa kalian harus memberi salam perpisahan pada mereka, sih..?"

"Henry mama bilang, kita harus sopan kalau diperhatikan orang lain." Jawab Tao dengan wajah dan nada polos. Tangannya mengubek – ubek isi tas selempang Yi xing; dan setelahnya mengeluarkan PSP berwarna merah marun.

Tao berjalan menjauhi Yi xing menuju bangku di depan Luhan dan Xiumin. Yi xing mendengus jengkel karena kebiasaan Tao yang suka menyelundupkan barang di tasnya. "kenapa kau harus membawa PSP juga, hm?"

"mau menamatkan game, gege~ :3"

"game? Sejak kapan kau suka main game? Game apa yang kau mainkan? Online atau offline?" Luhan mengintip isi PSP Tao. Penasaran dengan hobi baru uri panda. "ini PSP; bukan tablet PC atau ponsel; Luhan gege.." jawab Tao dengan kalem.

Baekhyun duduk di tempat paling belakang ujung sebelah kanan; dan Kyungsoo ujung sebelah kiri. Sementara Yi xing, ia duduk di belakang supir bus sambil mendengarkan music lewat earphonenya.

Baekhyun mencibir dengan wajah geli, "Luhan ge, kau cocok kalau jadi jurnalis atau wartawan! Haha! Sudah, keluar saja dari hotel itu dan melamar kerja ke salah satu stasiun televisi! Meskipun pertanyaan yang terakhir tidak koheren! Hihihihihi..."

"berisik, ah!—hem? Lho? Kok yang keluar di gamenya karakter pria tampan semua?! Ini game apa, Tao?!" Luhan berpindah tempat dan duduk di samping Tao.

"apa? Apa? Kok Luhan ge bicara soal pria tampan?!" Kyungsoo mulai tertarik. Ia berdiri dari tempatnya duduk dan berjalan setengah berlari kearah Tao dan Luhan.

Tao tersenyum bangga. Lalu ia menekan tombol yang menampilkan beragam karakter pria tampan dalam versi anime. "ini game otome, gege~ :3 game simulasi percintaan yang banyak karakter pria tampannya! X3"

"otome?" wajah Xiumin muncul diatas kepala Tao. Matanya ikut menelusuri karakter yang ada di layar PSP. Wajahnya berseri – seri dan terkadang ia akan teerpekik tertahan begitu melihat karakter pria yang sesuai dengan tipenya; seperti Chen.

"itu game untuk anak perempuan, 'kan?"

"tapi bisa dimainkan buat orang seperti kita juga kok, gege~ Tao dapat ini dari Taemin!"

"Taemin? Adik sepupu Keybum hyung—OH! ADA KARAKTER YANG MIRIP SEHUUNN! HYAAAAAA! TAO, PINJAM, DONG! AKU MAU MAIIINNN..! PINJAAMMM! XD"

Keenam uke plus sang supir terperanjat kaget karena lengkingan Luhan. Mereka menepuk dada dimana jantung mereka berdegup kencang karena terkejut. Baekhyun memandang kesal pada Luhan karena acara tidurnya terganggu; dan Yi xing menoleh dengan tatapan bingung. Namun setelahnya Yi xing mengedikkan bahu dan kembali menikmati alunan music dari sang ponsel.

Tao mengerjap polos; begitu pula dengan Kyungsoo dan Xiumin. Dengan sedikit ragu, Tao menyerahkan PSP-nya pada Luhan. Begitu Luhan mendapatkan apa yang ia mau, maka ia kembali menjuhi Tao dan duduk di samping Yi xing. Terlihat Yi xing sedikit melongokan kepala untuk melihat apa yang dibawa Luhan; lalu ia tidak peduli lagi dan memilih menyenderkan kepalanya di bahu Luhan.

Setelah beberapa menit terlarut dalam moment awkward yang diciptakan Luhan, Tao merogoh kantung celana dan mengeluarkan ponsel pintarnya. Lalu menngeklik menu dan mencari folder permainan. "untung saja aku mendownload dari ponsel juga.. :3"

"Tao.. (-_-)' kau benar – benar suka dengan game itu ternyata.." respon Xiumin sambil menusuk kedua pipi Tao dengan jari telunjuknya dengan gemas. Kyungsoo mencubit pucuk hidung bangir Tao.

Tao menjerit kesakitan dan merasa terganggu dengan ulang hyungdeul-nya; sementara pelaku yang membuat Tao merajuk kesal terkikik geli.

.

.

.

.

Tidak hanya di halte; di tempat perbelanjaan pun mereka menjadi pusat perhatian. Ada yang berbisik dengan nada penasaran dan kagum; bahkan ada yang terang – terangan meminta foto pada keenam uke ini. Ada juga yang meminta cium pipi; yang di dominasi oleh kaum wanita. Sedangkan keenam uke yang diminta, mereka hanya tersenyum paksa dan mengangguk sedikit tidak rela.

Diantara mereka berenam, hanya Luhan dan Tao yang menolak untuk mencium pipi para wanita. Luhan menolak dengan alasan ia tidak ingin menodai pipi para wanita; dan Tao beralasan dia masih kecil untuk melakukan skinship lebih dari berjabat tangan oleh orang lain.

.

.

(padahal alasannya lebih dari itu. Luhan tidak ingin menodai bibirnya dengan bersentuhan dengan kulit wanita dan Tao hanya ingin mencium Yi fan saenim tersayang.)

.

.

Karena mereka berdua menolak dengan cara yang baik – baik; meskipun merasa kecewa namun para wanita yang menjadi fans dadakan mereka mengerti. Sebagai gantinya; mereka meminta tanda tangan Tao dan Luhan di sapu tangan yang para wanita bawa dengan permanent maker.

"maaf ya, kami harus pergi. Kami terburu – buru..," izin Yi xing sambil menarik lengan kanan Tao untuk mengikutinya.

Baekhyun memutuskan untuk merangkul pinggang Kyungsoo yang diminta (dengan sedikit paksaan) untuk melakukan fanservice oleh para gadis yang mengerubunginya; "ya, kami harus pergi. Tolong jangan ikuti kami karena kami butuh ruang privasi.."

"terima kasih semuanya;" Luhan menggandeng pergelangan tangan Xiumin dan menariknya pergi mengikuti keempat uke karibnya. "kami harus pergi. Terima kasih~ sampai jumpa~"

Para wanita itu mengeluh kecewa, dan seperti yang mereka berenam minta, para wanita dan gadis itu tidak mengikuti kemanapun mereka pergi. Akhirnya para wanita itu kembali ke kesibukannya untuk berbelanja. Baekhyun dan Luhan melirik ke belakang. Lalu menghembuskan nafas lega begitu para wanita dan gadis tidak mengikuti mereka.

Kyungsoo mengeluh sambil mengusap keringat di pelipisnya. Melirik ke tempat dimana ia dan uke karibnya terjebak oleh hysteria para wanita dan gadis. "padahal aku bukanlah bintang idola. Tapi sudah diperlakukan seperti itu."

"lain kali, aku tidak mau disuruh Henry mama untuk pergi ke mall di distrik ini lagi." Yi xing mengusap pipi dimana di sana terdapat bekas lipstick merah mencolok. "lipsticknya merah sekali, sih! Tao, bantu gege bersihkan noda ini!" Tao mengangguk.

"lho, kalian baru datang ke mall distrik ini?" Xiumin menoleh kearah Tao dan Yi xing. Sementara yang ditatap menjawab dengan anggukan. Xiumin menghela nafas. "kupikir sebelumnya kalian sudah pernah ke sini; jadi aku setuju saja."

"maaf." Tao memelas. "sebenarnya tadi Xing gege diminta untuk belanja di mall ini karena di mall sana—distrik rumah kita—tidak ada barang yang dicari Henry mama."

"aah.., begitu ternyata." Respon Luhan mengangguk lucu.

"ya sudahlah..," Baekhyun dan Kyungsoo mencoba mencairkan suasana. "kita semua sudah setuju mau walkin' out hari ini. Kita harus bersenang – senang disini!" Kyungsoo mengangguk menyetujui ucapan sang kakak. "Anggap saja, kita akhirnya mendapatkan tempat untuk walkin' out selain di tempat biasa! Ya? Ya?" lanjut Kyungsoo.

Pada awalnya, mereka menatap Baekhyun dan Kyungsoo; lalu menatap masing – masing lawan pandang secara bergantian. Perlahan, semuanya tersenyum kecil. Lalu, mengangguk pelan dan saling berpelukan seperti teletubbies. Sedetik kemudian, mereka terkikik lalu tertawa senang.

"sudah pasti kita harus bersenang – senang!" ungkap Xiumin. "kalau begitu, ayo kita bersenang – senang hari ini, guys!" teriak Luhan.

"yeeaahhh!"

Dan mereka kembali melanjutkan perjalanan. Dengan hati yang tertawa bahagia dan saling melepar candaan satu sama lain. Mereka telah menganggap hal yang tadi menghambat perjalanan mereka untuk bersenang – bersenang adalah hal biasa yang tidak perlu diambil pusing.

Mereka percaya bahwa pasti ada kejadian yang tidak diluar scenario mereka yang akan mereka alami. Kejadian yang membuat mereka terkejut atau yang lainnya.

Meskipun begitu, mereka meyakini jika mereka tak akan mendapatkan ganguan yang berarti lagi; sama seperti gangguan sebelumnya. Menganggap ganguan itu sebagai hal biasa; bukan ancaman yang berarti hingga menggagalkan acara walkin' out mereka.

.

.

(benarkah?)

.

.

(aku rasa tidak begitu.)

.

.

(memangnya apa yang akan terjadi pada mereka?)

.

.

(entahlah; siapa yang tahu? Haha. Kita lihat saja nanti!)

.

.

.

.

.

[To be Continued]

.

.

.

.

A/N[1] :

#backgroundmusic : Requiem – Satsuki

Halo, Al kembali hadir di sini~

Maaf, ya, Al sempat kabur hiatus; soalnya mau focus buat SBMPTN. Dan sekarang, karena Al sudah dapat cuti satu bulan lagi sebelum pengumuman, Al kembali akan memfokuskan diri di dunia per-ffnet-an. :3

Buat yang lama menunggu sinetron (atau sitkom? Soalnya makin lama makin mirip sitcom. (._.)" ) berkedok ff ini; terima kasih banyak.

Tanpa kalian, Al tidak bisa bertahan.. #terharu

Al tidak bisa memberikan apapun yang sudah setia menunggu lanjutan ini; tapi sebagai gantinya, Al akan berusaha untuk update kilat dan memperbaiki kualitas ff La Conquista ini..

Mohon dukungannya, ya~~ #hugging

Ok, A/N[1] hanya sampai di sini.. jaa, matta ashita, minna – san! #dadahdadah

A/N[1] dies ende!

.

.

A/N[2] :

Ini adalah balasan dari review kalian~

Kirei Thelittlethieves : "terima kasih.., Al juga merasa downmood gara – gara berita dan huru – hara seperti yang Kirei rasakan. Kalau ini bisa membaikan suasana hati Kirei, Al senang deh! Oh ya, mau review lagi? :D"

Irnaaa90 : "sama! Kalau si Taotao buka kursus, Al daftar! XD| iya.., Luhan memang menistakan semua uke di sana! #digorokLuhan| ini nextnya.., mau review? :3"

Titan18 : "sini, Al tolongin! Mau diapain? Dicium Tao, dikasih nafas buatan sama Kris, atau dua – duanya? Kkkk~~~~~ #berasajualan| ini nextnya. Mau mereview lagi, qaqa..? :3"

Unique fire : "kamu ganti lagi ya, nickname-nya..? (-_-) hobinya ajaib banget! #abaikan| oiyaa..., disini Luhan dinistakan senista – nistanya sama Al! Hakahakahakahak! #digilingLuhan| ini next chapter. Mau review..? "

Ochaken : "lucu? Syukurlah... #pelukansamaparauke| ok, sebisa mungkin Al buat ff ini kocak walaupun mature~ XD. ini dilanjut. Mau review..? :D"

Dreamers girl : "hahahahaha..., Tao gituloh! #4jempol"

Maple Fujoshi2309 : "waduh! Ada hurt/ comfortnya..?! (o.O) Al belum berani buat bikin yang ada adegan meweknya... nanti pas ngetiknya jadi ikut mewek.. (TT_TT) tapi dicoba; deh! Oh iya! Tadinya juga kepikiran begitu buat para uke! Kita sejiwa! #seramamat| tunggu tanggal main adegan itu, ya~~~? Ufufufufufufufu... #ketawanista| ini lanjutannya. Review..? :D"

Shinjiwoo920202 : "iya! Disini Al buat Luhan dinistakan dan menistakan para anggota geng uke unyu bin sekseh! Jangan marah, ya... xixixixixi~| ok, ini lanjut. Mau review? :3"

Kaihunhan : "aih~~ kamu mesum! Harusnya jangan dibayangin! Masih kecil! #sendirinya?| ini sudah hadir. Mau review..? "

BangMinki : "itu sudah ditulis! Hehe! Al lupa~ maaf, ya! Nah, sekarang carinya jadi gampang? Syukur atuh... "

Lovexing "request-mu ketjeh! #jempol| berarti plotnya diremake lagi, dong.. ah, nggak apa-apa. Makasih buat masukannya, ya! Ini next chap. Mau review..? "

Parkodot : "sumpah! Al suka sama nickname-mu! Ahahahaha! Aih~ kamu mesum! Jangan dibayangin! Nanti Luhannya nggak mau mimpi basah lagi, lho! #eh?| ini next chap. Review? :D"

Lovelove : "ini lanjut. Mau review? "

Fujoshi Panda : "sabar.., sabar.., kalau dipercepat, fell-nya nggak kerasa~ #alibilu!| ok, lanjut. Mau review..? :p"

Rei Fujoshi official couple : "makasihh! Al pikir, ff dengan tema begini sudah banyak; makanya Al agak minder buat nge-post di awal-awal. Nggak tahunya dapat good response! Xixixixi~~~ini sudah lanjut; mau review lagi? :]"

Park Jonghyun – Chanbaek : "makasiiihhh! #hugging| ff Jo yang EXO-Wolf juga bagus! Al sampai nge-fave ff itu! Hiihihihihihihi~~ keren, keren! Karyaku nggak ada apa-apanya daripada punya Jo! ini di lanjut; mau review..?"

Lolamoet : "hihihihihi... Moet itu Kaisooshipper, ya? Sama, Al juga! Kakak dan kakak ipar! Hahaha! Makasih sudah review dari chap awal sampai chap terakhir Al publish! Oh iya,ini next chapnya~ mau review lagi nggak? "

Junghyema : "nggak apa-apa, kok. Makasih sudah baca dan sempat mereview~ *smiling* ini sudah lanjut. Mau review? :]"

Kim Myungyeol : "Yeol Kaisooshipper? Wah! Tunggu ya, tiap diminta buat main peran, mereka nolak melulu! Mau 'privasi' katanya! Kkkk~~~ ok, ini dilanjut. Mau review? :]"

Haru3173 : "jangan diculik! Nanti Kris sama siapa, qaqaaaaa...?! (QAQ) ok, ini lanjut. Mau review~? "

A/N[2] the end!

.

.

"

.