THE BEST TEAM : THE DEATH SCROLL

By Icha Ren

Based the fic THE BEST TEAM by Dony Ren

NARUTO BY MASASHI KISHIMOTO-SENSEI

THE BEST TEAM : THE DEATH SCROLL IS A SPECIAL LOST ARC AND WILL BE TOLD BY THE THREE CHILDREN WHO HAD BEEN DETERMINED IN A FIGHT

Genre : Adventure, Friendship, Mystery and Humor

Rate : T

Warning : Aneh, Abal abal, Typo(s), Alur Gaje, OOC, OC and Many More

Not Yaoi, Hanya Special Service untuk Shizu-chawn, karakter OC yang Manis, Cantik serta Tsundere..tapi dia laki laki bung^_^

.

.

Enjoy it!

Sebelumnya di The Best Team Special Arc:

Naruto-Sasuke berhasil menemukan letak dari inti masalah tersebut. Mereka pun pergi ke arah Barat Daya di Lembah Kuroyami untuk menyelamatkan Chisai dan Shizukesa sekaligus menyelamatkan Kurai no Sato dari kekelaman. Namun para penjahat tidak akan membiarkannya, sebuah pertarungan di tengah-tengah kobaran api dimulai!

Chapter 9 : The Battle in Flames

Kobaran api di dasar lembah Kuroyami akibat tembakan jutsu bola api Sasuke semakin besar. Cahaya merah jingga menerpa dua wajah ninja muda yang kini memasang ekspresi serius dengan mata yang bergerak tajam dan cepat. Naruto dan Sasuke kini dalam posisi siaga penuh. Mereka berdua tahu kalau situasi sekarang sangat berbahaya. Berada di sebuah lembah mengerikan, dan kini diawasi para musuh yang bersembunyi dalam bayangan.

"Kau yakin arahnya dari jam sembilan?" tanya Sasuke dengan nada tidak yakin.

"Jangan remehkan ingatanku Teme," kata Naruto dengan nada sedikit menggeram. Sasuke menatap tajam arah yang diberitahu Naruto. Hanya ada kobaran api di sana.

"Mereka mungkin bersembunyi mengelilingi kita, dan penyerangmu mungkin dapat menghindar dari serangan bola apimu," Naruto mengerling ke arah partnernya "Tapi bisa juga dia kini menjadi abu.."

Sasuke menganggukkan kepalanya "Kau benar. Aku sudah berusaha membuat bola apiku bergerak cukup cepat. Kuharap apa yang kau katakan benar, Naruto-"

DUAKH! Tiba tiba Naruto meninju pipi kiri Sasuke dengan kepalan tangan kanannya. Sasuke terpental dan tubuhnya hampir mengenai jebakan ledakan yang dibuat Naruto.

"U-ugh, a-apa yang terjadi?" gumam Naruto sambil memandang tangan kanannya yang bergetar sehabis menghajar wajah sang partner. Sasuke bangkit sambil mengelus pipinya perlahan. Sharingan-nya menatap tajam ke arah Naruto.

"Tenang Dobe, ada yang salah di sini.." kata Sasuke dengan napas berat. Otaknya berputar cepat. Hipotesis terus berputar di kepalanya. Apa yang sedang terjadi?!

Safir Naruto membulat sempurna saat tangan kanannya mengambil sebuah kunai di kantong senjatanya. Uzumaki muda itu menelan ludah terkejut karena kakinya tiba-tiba berlari sendiri ke arah Sasuke.

"AWAS TEME! BADANKU SEPERTI DIGERAKKAN SESUATU!" teriak Naruto dengan wajah kebingungan. Sasuke mengambil kunai di kantong senjatanya dengan cepat, sang Uchiha berencana tidak akan lari.

SYAAAT! Naruto menggerakkan kunainya dengan cepat untuk menusuk kepala Sasuke dari arah atas. Sasuke mengelaknya ke samping dan Uchiha tersebut berlari di samping Naruto. Sharingannya menatap tajam tubuh belakang Naruto.

'Tidak ada benang chakra di sini, berarti dia tidak dikendalikan dengan teknik Kugutsu!'

"AWAS TEME!" kaki Naruto terangkat dengan cepat dari belakang Sasuke dan langsung mengenai punggung sang Uchiha. Sasuke tersungkur ke depan, kunai yang dipegang Naruto tadi terlempar ke arahnya dan Uchiha muda tersebut langsung rolling ke depan dengan cepat.

Tak! Naruto menghela napas lega.

"Fiuuh, hampir saja,"

Sasuke mendecih kesal. Matanya menatap kobaran api yang semakin melahap pohon-pohon di hutan lembah Kuroyami.

"Pasti ada hubungannya dengan lemparan besi itu Sasuke," kata Naruto sambil berpikir. Tiba-tiba tubuhnya berlari ke arah Sasuke dan tangannya terkepal erat berusaha meninju wajah sang Uchiha.

DUAKH! Sasuke menahan pukulan Naruto dengan lengan kanannya "Hn, kau benar Naruto. Kau mengatakan kalau besi itu hanya mengenai rambutmu kan?"

Naruto melakukan tendangan putar untuk menghantam pinggang kiri Sasuke. Sasuke menahannya dengan betis kirinya.

"Benar Teme, tapi apa itu yang membuatku sepertinya dikendalikan?"

Sasuke menghenyakkan kaki Naruto dari betisnya dan memutar tangan Naruto untuk mengunci pergerakan sang Uzumaki. Tubuh Naruto berputar cepat dan sang Uzumaki melakukan pukulan tangan kiri dari samping. Sasuke menundukkan kepalanya dengan sigap.

"Aku tidak tahu," Sasuke melepaskan pegangannya dan melompat ke belakang "Tapi jika diasumsikan kalau rambutmu yang membuat dirimu dikendalikan.."

Naruto melemparkan lima shuriken ke arah Sasuke. Sasuke menghindarinya dengan mudah "Maka besi itu bisa dikatakan sebagai alat perantara!"

Naruto tiba-tiba menggerakkan kelima jarinya. Wajahnya memasang ekspresi berpikir "Mereka tahu teknikku?"

Sasuke langsung salto belakang sebanyak tiga kali untuk menghindari lilitan dari shuriken bertali Naruto. Sharingan-nya menatap waspada saat lima shuriken itu bergerak menyebar untuk melilit sang Uchiha. Sasuke menahan kelima shuriken bertali Naruto dengan kunai yang masih dipegangnya dengan erat. Kelima shuriken Naruto tertancap di tanah sekitar Sasuke.

"Pasti tahu kawan. Kau kan pernah bertarung dengan mereka.."

Naruto kembali menggerakkan jari-jarinya "Cih sialan! Ini namanya permainan curang!"

SYAAAT! Lima shuriken Naruto terangkat dari tanah dan kembali menyerang Sasuke. Sasuke melompat zig-zag mundur dan mengambil lima kunai di sela-sela jari tangan kirinya secara bersamaan. Dengan cepat Uchiha muda itu melemparkan kelima kunai ke arah tali shuriken Naruto dan langsung memutuskannya. Naruto tersenyum tipis.

"Cukup efektif menghentikkan teknik sederhanaku,"

Sasuke tersenyum tipis memandang partnernya "Itu hanya salah satu kekuatanmu Naruto. Belum sepenuhnya,"

Naruto tiba tiba mengangkat sebuah kunai dari kantong senjatanya. Alis Sasuke terangkat. Serangan apa lagi yang akan dilakukan si pengendali Naruto.

Dari arah jam tiga

Mahotsukai menyeringai. Dia menggerakkan boneka jerami Voodonya yang telah diikat sehelai rambut kuning sang Uzumaki. Tampak tangan Naru seperti ingin menusuk jantungnya sendiri.

"Saatnya permainan menyiksa diri sendiri dimulai.." kata Mahotsukai sambil menjilati bibirnya dengan wajah senang.

Sasuke yang melihat gerak-gerik Naruto langsung melemparkan kunai yang di tangan kanannya untuk menjatuhkan kunai di tangan Naruto.

Trang! Kunai Naruto pun terpental ke tanah. Naruto menghela napas lega.

"Aku sepertinya ingin bunuh diri-ttebayo,"

Sasuke mendecih kesal "Seharusnya aku yang kena. Kau menyelamatkanku dan akhirnya dirimu yang terkena jutsu aneh ini Naruto.."

Naruto tersenyum tipis "Apa boleh buat, kita kan partner,"

Sasuke menyapu sekelilingnya dengan cepat "Dan aku akan menyelamatkanmu, partner!" Sasuke berbalik memandang kobaran api yang berada di arah jam sembilan, dan kemudian memandang ke arah jam tiga. Alisnya naik perlahan-lahan.

"Kau tahu, jutsu ini seperti jutsu pengendali bayangan oleh klan Nara, tapi ini tampaknya lebih hebat.." kata Naruto yang kembali mengambil kunai di kantong senjatanya. Sasuke juga sudah menyiapkan kunainya.

'Di mana kau sialan! Jika kata Naruto arah serangannya dari jam sembilan, besi itu pasti tertancap di suatu pohon kira kira di arah jam tiga,di kananku! Aku simpulkan ada salah seorang dari mereka yang menunggu di arah jam tiga dan orang itu memiliki kemampuan dalam mengendalikan tubuh seseorang lewat suatu perantara..' Sasuke langsung melemparkan kunainya ke arah kunai Naruto saat Uzumaki itu bergerak ingin menusuk jantungnya, Naruto melompat dengan cepat dan menghindari lemparan kunai Sasuke. Mata Sasuke sedikit melebar.

CRASHHH! Naruto dengan cepat menghujamkan kunai tersebut ke paha kanannya. Sang Uzumaki berteriak kesakitan.

"ARRRGHHHH!"

"NARUTO!" Sasuke menelan ludahnya. Dia segera berlari ke arah sang partner.

Sementara Mahotsukai menjilati bibirnya dengan riang.

~TBT : TDS~

"NARUTO!"

Sasuke segera berlari ke arah partnernya dengan wajah khawatir. Naruto menggigit bibirnya menahan kesakitan saat kunai itu semakin dalam menghujam paha kanannya. Naruto menutup matanya dan segera memasuki mindscapenya.

"Yami! Bagaimana ini?!"

Yami menutup matanya perlahan. Kurama mendengus kesal.

"Musuhmu cukup licik juga Gaki," kata Kurama "Kita simpulkan dia di arah jam tiga, atau di kananmu dan kanan Sasuke.."

"Arah yang dituju lemparan dari besi tadi?!" tanya Naruto dengan wajah kebingungan. Yami membuka matanya.

"Benar kawan. Kurama akan memberikan chakranya kepadamu agar pengendalian yang dilakukan musuh kita dapat kau tahan sedikit. Sedangkan Sasuke, suruh dia untuk mencari orang tersebut. Musuh ini pasti tidak bisa jauh dari area kau dan Sasuke.."

Naruto mengangguk mengerti "Terima kasih Yami. Kurama?"

Kurama menyeringai "Dengan senang hati.."

Naruto membuka matanya dan chakra merah langsung terpancar dari tubuhnya. Wajah Sasuke menampilkan ekspresi terkejut. Naruto dengan gigi yang bergelemetuk kesal langsung mencabut kunai yang menancap paha kanannya dengan kekuatan penuh.

"Akan coba kusembuhkan dengan chakraku, walaupun tidak seratus persen.." kata Kurama di mindscape Naruto.

"Yang penting aku bisa berlari dan melompat," kata Naruto cepat.

"Oke!"

Naruto yang kembali ke alam nyata langsung membuat gerakan stop ke partnernya. Sasuke berhenti seketika dengan wajah serius. Naruto segera memberi instruksi singkat.

"Hajar musuh sialan itu di arah jam tiga!"

Sasuke tersenyum tipis.

"Sepertinya kau tahu, Dobe.." Sasuke pun menganggukkan kepalanya dan berlari menuju tempat persembunyian Mahotsukai. Saatnya serangan balik!

BLAAARHH! Tiba-tiba dua buah potongan besi berdiameter 10 meter menancap di depan Sasuke dan masih dalam keadaan panas membara. Sasuke menautkan alisnya dan menoleh ke belakang, ke arah jam sembilan.

Di atas pucuk pohon yang terbakar berdiri seseorang dengan santainya sambil bersidekap dada.

'Jadi dia tidak terbakar ya..' batin sang Uchiha dengan Sharingan yang menajam. Orang tersebut tersenyum mengejek ke arah Sasuke.

"Besi tidak akan meleleh di bawah suhu tujuh ratus derajat celcius bocah.." katanya dengan nada menggurui.

Sasuke menggerakkan handsteal dan menghidupkan Chidorinya.

"Hn, bagaimana dengan listrik?"

Tetsu-orang tersebut-menyeringai "Hanya sebagai konduktor.."

Sasuke tiba tiba memanjangkan Chidorinya dan melesatkan Chidori Eisho tersebut ke arah jam tiga. Sebuah pohon tumbang dan bahu seorang musuh terkena telak. Darah bertetesan di sana. Sebuah boneka jerami jatuh ke tanah.

Mahotsukai menampilkan ekspresi terkejut saat bahu kanannya tertembus Chidori yang sangat panjang dari seorang Uchiha Sasuke. Sasuke menyeringai pelan.

"Kena kau, Chidori Eisho Chokyori..lebih panjang dari Chidori Eisho biasa,"

"Keparat!" gumam Mahotsukai dengan tatapan marah. Naruto segera memutar sebuah bola chakra berwarna merah di tangannya. Sang Uzumaki sudah lepas dari jeratan permainan Voodo Mahotsukai.

"KURAMA!" Naruto langsung melesat cepat ke arah Mahotsukai. Mata laki-laki berambut putih itu melebar. Tetsu yang tak kalah terkejut langsung menembakkan puluhan besinya ke arah Naruto yang kini melesat cepat ke arah teman satu kelompoknya.

"RASENG.."

Sasuke menendang-nendang dengan sigap besi-besi tersebut menggunakan taijutsu Go Shi o Keru-nya. Sekali tendangan Sasuke membuat belasan besi tembakan Tetsu terpental ke mana-mana. Sasuke menyeringai.

'Habisi dia, Naruto..'

"RASENGAAAAAAAN!"

Kurama Rasengan Naruto langsung menghujam perut Mahotsukai dan membuatnya terpental sangat jauh menabrak puluhan pohon di depannya. Asap dan debu berterbangan malam itu, mengikuti asap-asap dari api hasil jutsu Sasuke. Naruto tahu satu hal,

Orang yang telah mengendalikannya telah tewas..

Uzumaki muda itu mengangkat sebuah boneka Voodo dan menatapnya penuh minat.

'Ini seperti ada di dalam buku yang ditunjukkan Paman Nagawa,' Naruto menatap helaian rambutnya dengan wajah kebingungan. Dia menggerakkan leher boneka jerami tersebut dan leher Naruto ikutan bergerak. Uzumaki itu sangat terkejut akan temuannya. Naruto segera melepaskan ikatan sehelai rambut kuningnya dari boneka tersebut dan membuangnya. Naruto menatap tajam ke arah Tetsu yang kini melompat ke bawah dengan tubuh yang berasap. Masih dengan mode chakra merahnya, Naruto melesat cepat ke arah Sasuke.

"Heh, aku adalah pemilik Kekkai Genkai Teton, atau pengguna kekuatan besi. Kalian tidak akan mungkin menang melawanku.." kata Tetsu dengan wajah meremehkan. Dia menggerakkan handsteal dengan cepat. Naruto menaruh boneka tadi di dalam saku celananya dan bersama Sasuke, mereka berdua memasang posisi siaga. Tetsu menghujamkan tangannya ke tanah.

"Teton: Kogeki no Rishoku!"

BLAARHH! Tiba-tiba dari dalam tanah yang berada di depan Tetsu, muncul dua tiang besi setinggi 16 meter. Tiang tersebut meliuk cepat seperti ular dan ujungnya yang tajam langsung melesat ke arah duo Uzumaki-Uchiha. Naruto dan Sasuke langsung melompat cepat ke belakang. Besi itu terus mengejar Naruto-Sasuke, dan terus mengincar nyawa keduanya.

"Kalian tidak bisa lari! Teton : Satsuei Tetsukaisho!"

Tetsu mengarahkan kedua telapak tangannya ke arah Naruto-Sasuke yang sedang berjuang menghindari hantaman-hantaman dua tiang besi miliknya, tiba-tiba dari kedua telapak tangannya muncul dua potongan besi dan langsung melesat ke arah duo Uzumaki-Uchiha tersebut. Naruto berdehem untuk memberi isyarat kepada Sasuke, dan Sasuke yang sedang melompat ke kanan belakang menatap tajam dua potongan besi yang melesat ke arah mereka. Sementara dari atas, ujung tajam tiang besi musuh mereka sudah siap untuk menghujam dari atas.

"Naruto! Teknik shurikenmu!" kata Sasuke cepat. Dan dalam waktu sisa 10 detik itu Naruto dengan cepat melemparkan sepuluh shuriken bertalinya.

"Shuriken Tekunikku: Kontororu Juu Yubi!"

7 detik, tiang itu dengan cepat menghujam ke bawah..lima shuriken Naruto di kanan dan lima shuriken Naruto di kiri dengan cepat mengikat kedua besi Tetsu. Tetsu sendiri terkejut akan hal tersebut.

'4 detik! Tiang sialan itu datang kawan!' batin Sasuke. Naruto menarik kedua besi itu dengan kesepuluh jarinya, dan secara cepat menangkap keduanya, lalu Uzumaki muda itu melempar salah satunya ke arah Sasuke.

2 detik!

Naruto mengangkat besi Tetsu sebagai tameng di atas kepalanya, dan Sasuke yang baru saja menangkap besi lemparan Naruto langsung menelungkupkan tubuhnya, memberikan 2 detik waktu tambahan untuk sang Uchiha.

TRAAAAANG!

Tetsu menaikkan alisnya.

'Kerja sama mereka..' batin Tetsu dengan wajah yang terkejut. '..Keparat!'

Naruto menghela napasnya lega. Begitu pula Sasuke. Kedua tiang besi tadi menancap di potongan besi lemparan Tetsu. Naruto mendengus pelan.

"BAGAIMANA RASANYA JIKA SENJATA SERANGANMU KAMI JADIKAN PERTAHANAN-TTEBAYO?!" Naruto menyeringai "Heh..dan potongan besi dari tubuhmu tampaknya lebih kuat dari besi yang kau munculkan dari dalam tanah.." tambah sang Uzumaki dengan nada mengejek. Gigi-gigi Tetsu menggelemetuk kesal.

"Diam kau bocah, aku belum menunjukkan kekuatan elemen Kekkai Genkai Teton!" Tetsu menggerakkan handsteal rumit dan mulutnya langsung bergerak seperti ingin menyemburkan sesuatu.

"Datang lagi Teme," gumam Naruto. Sasuke segera berguling ke kanan dan bangkit dengan cepat. Naruto mundur ke belakang.

"Teton," kata Tetsu dengan mulut yang menggelembung "CANON!"

BWUUUNG! Dari mulut laki-laki yang memiliki anting di telinga kirinya tersebut, muncul sebuah peluru meriam berwarna hitam pekat dan langsung melesat ke arah Naruto dengan cepat. Naruto melompat ke samping dan desingan angin peluru besi tersebut jelas terdengar di telinganya.

'Jika terkena perutku bisa-bisa perut ini hancur-ttebayo!' batin Naruto sambil menelan ludah perlahan.

"Belum selesai!" kata Tetsu dengan mata tajam. Dan secara beruntun, seperti tembakan otomatis, mulut Tetsu menembakkan peluru-peluru meriam itu secara cepat dan terus-menerus. Akhirnya Naruto dan Sasuke mundur ke belakang dan memasuki area berpohon lebat. Dengan bantuan dari batang-batang pohon, duo Uzumaki-Uchiha itu menghindari setiap serangan yang ditembakkan dari mulut Tetsu.

"Kita terdesak!" teriak Naruto sambil berlari menyerong untuk menghindari tembakan-tembakan peluru meriam Tetsu. Sebuah peluru melesat ke arah kepalanya dan Uzumaki itu langsung menjatuhkan dirinya. Peluru tadi langsung menghantam pohon yang berada di belakang Naru. Sasuke tak kalah sibuknya. Uchiha itu melompat ke kiri dan ke kanan sambil dengan efektif memanfaatkan batang-batang pohon sebagai tameng dari serangan Tetsu.

"Ada ide Teme?!" teriak Naruto di sela-sela larinya. Sasuke yang kini sedang berlari sambil membungkuk mengangkat tangannya.

'Formasi terpencar?!' batin Naruto sedikit terkejut 'Benar! Buat si manusia besi itu tidak fokus!' Naruto membuat tanda isyarat dengan jari telunjuknya. Jarinya menunjuk ke arah kiri. Sasuke yang sedang melompat salto belakang untuk menghindari sebuah peluru ke arah kakinya berpijak dengan sempurna di sebuah patahan batang pohon. Uchiha muda itu menganggukkan kepala tanda mengerti.

Naruto segera berlari memutar hutan itu dan keluar melewati kiri Tetsu. Sedangkan Sasuke berlari dari arah sebaliknya, yakni kanan Tetsu. Tetsu yang mulutnya sudah menggelembung siap dengan tembakan meriamnya menautkan alis kebingungan.

'Mau apa lagi mereka?' batin pengguna Kekkai Genka Teton tersebut.

Naruto menggerakkan segel tangan dan seorang Bunshin muncul sambil berlari di sampingnya. Naruto melirik ke arah Bunshinnya dengan cepat.

"Buat Sankaku!"

"Oke bos!"

Sementara Sasuke sudah siap dengan Chidori-nya.

'Mereka berusaha menyerangku dari dua arah?' Tetsu menggerakkan handsteal dan menghujamkan tangannya ke tanah 'JANGAN BERCANDA!'

'TETON: KEIMUSHO NO KABE!'

DAARHHH! Di samping kanan dan kiri Tetsu pun muncul dua buah tembok besi yang berduri. Duri-durinya yang menghadap ke arah Naruto dan Sasuke pun perlahan-lahan keluar dan siap menghujam tubuh duo Uzumaki-Uchiha tersebut.

"Hyaaah! Kena tipu kau idiot!" Naruto tiba tiba muncul di depan Tetsu dari arah kiri si pengguna elemen besi. Mata Tetsu melebar terkejut.

"SIAPA BILANG LARI SEORANG NINJA LAMBAT! AKU BISA BERLARI MEMUTAR TEMBOK JELEKMU-TTEBAYO!" kata Naruto sambil tangannya siap menghujam wajah Tetsu. Tetsu memandang bosan ke arah Uzumaki muda itu. Mulutnya yang menggembung langsung melesatkan sebuah peluru meriam yang ada di mulutnya.

'Tetsu: Canon..'

DHAAARR! Sebuah peluru dengan cepat menghantam kepala sang Uzumaki dan membuatnya hilang seketika dengan kepulan asap.

'Eh?! Menghilang?!' Tetsu meneguk ludahnya. Matanya segera melirik ke kanan dan kirinya dengan cepat. Bukan! Di atas kanan dan kirinya!

Naruto dan Sasuke sudah siap menghantam anggota pasukan setan tersebut dengan jutsu masing-masing di tangan mereka. Duo Uzumaki-Uchiha itu dengan sigap melompati tembok pertahanan besi Tetsu dan siap mengirim sang pengguna besi ke kematiannya.

'Benar?! Si bocah kuning itu sebelumnya membuat satu bunshin sebelum mengeluarkan jutsu segitiga aneh tersebut! Tapi bagaimana bunshin-nya bisa sampai secepat itu di depanku?!' Tetsu melakukan posisi siaga bertahan, dan kedua tangannya direntangkan lebar-lebar.

"APAPUN KERJA SAMA KALIAN, KALIAN TIDAK DAPAT MENGALAHKANKU BOCAH-BOCAH!"

Tetsu dengan sigap menangkap kedua tangan duo partner tersebut. Sankaku Rasengan Naruto dan Chidori Sasuke tepat berhenti di depan dada Tetsu. Pengguna Kekkai Genkai Teton itu menyeringai.

"Hn," gumam Sasuke pelan. Dia tiba tiba mendorong Chidorinya ke lengan kiri Tetsu yang memegang tangan Naruto. Dengan sekali hentakan, Chidori Sasuke pun menghantam lengan sang pengguna besi sehingga pegangan di tangan Naruto mengendur. Naruto mengibaskan tangannya dan pegangan Tetsu terlepas dari tangan sang Uzumaki. Naruto menyeringai.

"ARGHH! KEPA-"

"JANGAN REMEHKAN KAMI-TTEBAYO!" teriak Naruto memotong umpatan kesakitan Tetsu. Naruto dengan cepat menghujam Sankaku Rasengannya ke leher Tetsu, dan mata sang manusia besi terbelalak ketakutan.

DRAASSHH! Sasuke segera melompat ke belakang dan Naruto melewati tubuh Tetsu sambil menghujamkan Rasengan segitiganya. Tetsu masih berdiri dengan tegukan ludah shock.

Hening. Hanya terdengar suara kobaran api yang melahap batang-batang pohon.

"Dia tidak mati?!" gumam Sasuke terkejut. Naruto menoleh ke belakang dengan wajah kesal. Sementara Tetsu yang berdiri di antara duo Uzumaki-Uchiha menundukkan kepalanya.

"Benar," kata laki-laki beranting di telinga kiri tersebut "Heheh, kenapa aku harus takut. Kenapa aku takut kepada serangan bocah sialan itu.."

Tetsu menoleh ke arah Naruto dengan wajah psikopat yang mengerikan.

"BESI TIDAK MUDAH DIPOTONG OLEH ANGIN!" Tetsu menggosok pelan lehernya, terdapat sedikit lubang sayatan di sana "Walaupun sedikit, ini tidak akan mebunuhku!"

Naruto memasang wajah bosan. Dia menatap tangan kanannya yang memegang segumpal daging dari leher Tetsu yang sangat amat keras, benar-benar seperti besi. Naruto mengambil sesuatu dari kantong celananya. Tetsu menaikkan alisnya.

"Kau tidak terkejut bocah?!" Tetsu menggerakkan segel tangan. Kedua dinding berduri yang berada di kanan-kiri area pertarungan tadi masuk kembali ke dalam tanah. Tetsu menatap tajam Uzumaki muda tersebut.

"Kali ini aku tidak akan-" Tetsu merasakan sesuatu yanga aneh pada tubuhnya "Eh?! A-apa yang terjadi!"

Naruto menyeringai. Di tangan kanannya kini sudah tergenggam sebuah boneka Voodo dari Mahotsukai. Mata Tetsu membelalak terkejut. Dia menelan ludahnya perlahan.

'Tidak mungkin?! A-apa mantra Mahotsukai masih melekat di boneka jeraminya itu?!'

Naruto menunjuk segumpal daging yang dia lekatkan di leher sang boneka, Uzumaki muda itu menyeringai senang.

"Aku tahu kalau angin tidak bisa memotong besi. Tapi aku tahu kalau boneka ini hanya perlu bagian sedikit dari tubuh dan jika itu terpenuhi maka.."

Sasuke menghela napasnya. Uchiha muda itu berjalan ke arah barat daya Lembah Kuroyami.

"Urus dia Dobe. Bunuh secepatnya.." gumam sang Uchiha dengan nada datar. Mata Tetsu mendelik marah.

"Kalian bocah-bocah keparat! Aku tidak pernah-eh?!-sialan! Apa yang-"

Naruto membuat gerakan pada boneka jerami tersebut. Tetsu mengambil sebilah potongan besi yang ujungnya runcing-besinya sendiri-dan mengarahkannya ke dada kirinya.

"Besi tubuhmu lebih kuat dari besi yang kau hasilkan dari bumi. Tapi mungkin besi dari tubuhmu lebih kuat dari tubuhmu sendiri-ttebayo," Naruto menjulurkan lidahnya "Beristirahatlah dengan tenang.."

Mata Tetsu membelalak ketakutan. Keringat membanjiri wajahnya. Dan dengan satu kali gerakan..

.

.

.

Darah itu pun terciprat di mana-mana. Hanya kobaran api yang menjadi saksi bisu dari kemenangan duo Uzumaki-Uchiha.

Naruto membuang segumpal daging dari leher sang boneka Voodo dan berlari mengejar Sasuke, masih dengan seringaiannya, Uzumaki muda itu tampaknya menemukan senjata cadangan mereka.

Sebuah malam yang penuh api dan darah! Jangan remehkan mereka berdua!

TBC

Naruto Jutsu's

Sankaku Rasengan. Rasengan segitiga dengan konsep yang hampir sama dengan Rasengan biasa. Hanya saja perlu control chakra yang baik, di mana sang pengguna dapat memisahkan antara chakra control tidak teracak di tiga sudut segitiganya dan chakra putar acak di tengahnya. Naruto belajar dengan keras saat arc pencarian Tsunade dari Shizu (yang membuat mode terbaru Rasengan) dan akhirnya dapat menguasai karena kerja keras sang Uzumaki.

Kurama Rasengan. Rasengan berbentuk normal namun dengan chakra berwarna merah dan volume yang sedikit lebih besar. Memiliki sedikit kekuatan elemen api yang dapat melelehkan sebuah es. Naruto menggunakannya secara spontan saat arc Nami no Kuni di mana dia berhasil menghancurkan jutsu cermin Haku yang begitu berbahaya ketika sang partner, Sasuke, terkena serangan Missing-nin Kirigakure tersebut.

Sasuke Jutsu's

Chidori Eisho Chokyori. Chidori Eisho yang begitu panjang. Areal kekuatan tipe jarak jauh. Sasuke mengeluarkannya saat dirinya bersama Naruto berjibaku melawan Gaara di arc Ujian Chunnin dan Penyerangan Konoha. Saat itu Gaara sudah menjadi monster Shukaku sepenuhnya dan serangan panjang Chidori Eisho Sasuke (Chidori Eisho Chokyori) hampir menusuk jantung sang Shukaku.

12 Kelompok Setan

Tetsu Jutsu's

Teton : Satsuei Tetsukaisho!. Tetsu mengeluarkan potongan-potongan besi dari bagian tubuhnya. Dari telapak tangan, lengan, kakinya, hingga kepalanya.

Uta Rensho. Satsuei Tetsukaisho dengan tembakan pengeluaran besi yang cepat dan beruntun. Dia mengeluarkannya saat penangkapan Shizukesa.

Teton: Kogeki no Rishoku. Tetsu memunculkan dua tiang besi yang bergerak cepat dan lentur bagai patokan ular, namun sebenarnya kekerasan material besi tersebut sangat keras dan mempunyai ujung yang runcing nan tajam.

Teton: Canon. Tetsu mengeluarkan peluru-peluru meriam besi dari dalam mulutnya. Sistem kerjanya hampir sama dengan serangan peluru meriam.

Teton: Keimusho no Kabe. Tetsu menciptakan dua buah dinding dari tanah, di sisi kiri dan kanannya, dan mempunyai duri-duri di permukaannya yang digunakan sebagai kekuatan serangan. Jutsu ini adalah kombinasi antara pertahanan dan menyerang.

Catatan By Doni Ren

Yo, selamat lebaran semuanya. Maaf saya sudah lama tidak log in ke akun ini karena yah, anda tahu kesibukan saya. Ehem, pertama-tama saya ingin berkomentar tentang fic buatan Icha yang dibantu oleh Crisya sebagai pengonsep pertarungannya. Saya tahu fic ini sudah adik sepupu saya tunggu selama 1bulan karena dia mendapatkan ide dari sebuah karya komik Horror Chie Watari. Yah, ini adalah fic yang menggabungkan scene Adventure, dengan kesan Horror dan juga Mistery. Mistery didapatkan dari alasan-alasan kenapa dan apa penyebab semuanya terjadi. Saya mengingatkan kepada Icha bahwa jangan melupakan sisi Friendship duo Uzumaki-Uchiha. Icha berhasil memperlihatkannya di chap lalu.

Fic ini begitu spesial untuk saya, thanks Cha, karena gadis pemalu namun cerewet ini ternyata mengikuti fic saya hingga tahu bagaimana cara kerja Naruto dan Sasuke dalam fic TBT. Saya sendiri sudah berusaha memberi masukan-masukan dalam adegan pertarungan agar bisa mengimbangi genre Horror dan Misterynya. Saya sudah membaca beberapa chap depan dan saya acungkan jempol, plot yang dia buat memang mantap. Penggabungan karakter dan penuh tipu daya cukup baik, bahkan cara penulisan Icha lebih baik dari pada saya..hahaha, nice sis..

So, saya (yang mengetik note ini) emm, karena Icha hari ini lagi liburan dan saya bersama ayahnya yang menjaga rumahnya di Padang, dan saya lagi dalam keadaan bosan, maka saya akan menjawab pertanyaan dari para Readers.

Oh ya teman-teman, satu lagi..maaf untuk The Uzukagenya, nanti akan saya jelaskan kenapa saya ngaret mengup-nya dan untuk TBT s2, dimohon tetap menunggu ya. Kalau maksa akan saya hadiahkan sebuah link bagus untuk para pria, gak puasa kan bos *BOOM*

Haha, so next, Question from Readers and This Answer..

Dari Topeng Lolli Kura, hem..menghancurkan kuilnya? Hehe, kita akan lihat apa Icha akan merealisasikannya bro. Thanks..

Dari Readerr, heheh, kekuatan duo Uzumaki-Uchiha memang sebatas Genin elit (atau Chunnin) sebelum mereka pergi meninggalkan Konoha. Lagipula Icha mengatakan memang susah mengambil based dari fic saya karena kekuatan duo Uzumaki-Uchiha sangat terbatas. Thanks gan.

Sora narukami. Hem bro, saya lebih pilih kutuk Naruto jadi cewek kemudian disuruh telanjang #croot, heh..thanks atas reviewnya.

Untuk Hanzer, Opek. Zesyu dan awar. Muna, terima kasih..saya juga tidak tahu kenapa Shizukesa dibuat seperti itu.

Lalu untuk teman saya Freak, wehehe..anda ternyata punya main dengan Icha ya, wahaha mantap bro..laki-laki memang harus begitu! Good..

Diantara semua Reviewer, jujur saja..anda yang paling saya suka baca. Penuh analisis dan logika. Hem, sebenarnya jutsu dan teknik Kokan adalah ide saya, Sarutobi RianMaru. Ide sederhananya memang saya dapat dari Kawarimi no Jutsu, tetapi saya ubah sedikit dengan kemampuan Kokan yang dapat menukar tubuhnya sendiri dengan tubuh orang lain atau tubuh orang lain dengan yang lainnya. Memang dia mempunyai jangkauan luas dan saran anda tentang cara melawan Kokan benar-benar luar biasa. 100 jempol buat anda teman, and thanks for intelligent review..

Yap, tetapi Tim terbaik tetap menang Sae. Fullo. 1, mereka sedang melawan duo tim terbaik dan secara keseluruhan memang 12 pasukan setan memiliki kekuatan yang tidak main-main. Namun ada beberapa orang dalam tingkatan tersebut memiliki keahlian disbanding teman satu kelompoknya. Thanks bro..

Haha, saya juga tidak tahu kenapa Icha memotongnya sangat pendek. Mungkin kalau bisa saya menyarankan untuk menggabungkan 2 chap sehingga rata-rata panjangnya akan menjadi 6k, tapi Icha mengatakan kalau ketikannya belum selesai maka dia belum berani. Prinsip yang sama dengan saya, hahaha..so, untuk masalah Shizu-chan saya serahkan ke Icha, thanks Querilla Nyxa.

Al-Faraoh, yap..itu masih akan menjadi rahasia Icha kawan. Kita lihat saja nanti dan thanks.

3 pertanyaan dari anda, Ara Aya, hemm..untuk Chisai kita serahkan ke mana nanti Icha mengeluarkannya *emang bayi?*, lalu soal Dai Rasenringu, jutsu itu memang jutsu tanpa akibat namun ada syaratnya, yakni kegelapan Naruto harus kuat dan Yami yang sebagai faktor pembangkit harus menaikkan kekelaman hati Naruto agar tercipta jutsu tersebut. Yang terakhir bala bantuan, hemm..lihat saja nanti dan terima kasih.

KaminariNagisa. Hahaha, saya pun kebingungan membacanya. Kalau di anime H sih iya, ckckc, thanks gan

Untuk Hanafid oke bro. Lalu untuk noname, yap..di fic TBT ciuman pertama Naruto bukanlah Sasuke, tetapi Shion dalam arc Jueru Kingdom (jujur saja, itu adalah arc fav saya). Thanks bro

Muhammad. Khadafi. 777158. Wehehe, saya suka review kamu bro. Kocak, soal yang salam hidup itu indah ya..akan saya sampaikan ke Icha. Dan soal Shizu saya juga serahkan ke Icha mau diapain. So, thanks gan

Heheh, sabar teman. Mungkin itu adalah kegilaan Icha terhadap cowok Trap yang cantik sehingga Fanservicenya begitu kental. Dan soal Ffn yang akan dihapus, hemm..setelah SOPA ada berita seperti ini lagi, kita harap saja itu benar-benar kabar burung yang terbang menjauh dari kebenaran. Thanks FISIKA.

Yo kawan. Saya lupa tentang akun anda, tapi saat membaca penjelasan review anda saya baru ingat Raymo. Dan soal prediksi anda hampir benar bro, Kurama tetap malas-malasan di mindscape Naruto dan memberikan chakranya saja. Heheh, thanks..

Kurama Maulana. Hehehe, saya tidak bisa menjawabnya. Akan saya tanyakan kepada si Fujosnya langsung. Gadis itu memang agak aneh-_-, so..thanks gan.

Yap Z. L. C, teknik merayu yang bagus bro..saya akan dukung. Heheh, nanti akan saya sampaikan salammu ke Icha. Thanks bro.

Untuk Uzumaki LOVE Hyuga saya ucapkan terima kasih. Lalu kepada Hamaru, haha..gak mungkinlah kawan. Kalau Naruto tewas di fic ini maka di serial TBT yang muncul adalah hantunya (?). Thanks gan.

Sudah tahu kan kutukannya Arevi. Are. VIkink. Pengendalian boneka Voodo memang sudah menjadi kebiasaan orang-orang luar sana dalam menyantet orang. Sebuah kepercayaan orang kulit hitam yang saya lupa bangsa apa dan mereka biasanya memulai dengan ritual meminu darah. So, thank you..

Sgiariza. Hahah, itu main kundang bro. hehe, terima kasih..

Ailfrid. Yap, soal itu saya kembali menyerahkan ke Icha. Thanks bro..

Kun-cici naru, dengan khas review singkat dan padat. Nazi? Yap, lambang Jerman dalam masa Perang Dunia kedua. Lambang ini ada saya lihat juga di komik inspirasi Icha karya Chie Watari dan saya berpikir, kenapa tidak digabungkan dengan lambang salib terbalik saja..itu akan menjadi tanda 8 mata arah angin yang menunjukkan jalan. Thanks kawan..

Yo kawan lama Dark Namikaze Ryu. Saya masih ingat anda bro! Haha, Icha saja memanggil saya dengan sebutan Doni-san atau kalau dia lagi kesal maka si mesum Doni. Hihi, enak ya dipanggi Onii-chan oleh seorang gadis manis nan muda, serasa gimana gitu kan? Ehem, saya bukan ke Jakarta bro tapi baru balik dari Jakarta. Biasa, orang mudik keluar kota saya malah masuk kota..hehe itulah saya. Ini saya sudah di Padang dan lagi bersantai di rumah Paman saya atau si ayahnya Icha. So, soal TBT s2, ehem..tunggu saja kawan, akan saya usahakan. Thanks atas reviewnya..

Dandi. Purnama. 524. Hehehehe, soal itu saya serahkan ke Icha. Saya angkat tangan :D

Jadi, terima kasih semuanya. Terima kasih atas segala review, saran, dan dukungan di fic adik sepupu saya yang cerewet ini. Saya juga berterima kasih kepada kalian semua yang masih mau menunggu TBT s2 saya, maafkan diri saya ini karena lama mengupdatenya. Cukup sibuk setelah beberapa tender pekerjaan mulai mere-negoisasi beberapa perusahaan dan saya sebagai konsultan di kirim ke beberapa negeri (paling sering ke Singapura) untuk membantu beberapa negosiator.

Yap, akhir kata..

Semoga terhibur dan mohon reviewnya

Tertanda. Pria baik hati namun dibilang mesum. Doni Ren

Preview The Next Chap:

"Hidupkan api lagi. Di sini semakin gelap."/ "TEME SIALAN! JANGAN BERCANDA DI SAAT INI BAKAA!"/ "Hn, dasar penakut. Kau pasti lega kenapa kita bisa bertemu di lembah ini,"/ "Wajahmu tadi tampak lega Uchiha!"/ "Naruto, kau merasakan ada sesuatu yang memegang mulut atau wajahmu tadi?"/ "Kabut itu bukan kabut yang berasal dari lembah kan?"/ "TAPI KALI INI AKAN KUSERANG DENGAN SESUATU YANG ASAM!"

Selanjutnya di The Best Team Special Arc, Chap 10: Chasing Time!

"Kurama! Tahan kekuatan lemparan ini memakai gesekan Chakramu!"/ "KATAKAN KEPADA SI GENDUT ITU KALAU TENDANGANNYA MASIH LEMAH!"/ "Aku tahu Teme! Pergerakannya..pergerakannya melambat!"/ "Hm, jangan remehkan Uzumaki,"