Yak! Kembali dengan saya!
Oke! Kita lanjut aja, langsung aja ke TEEEEEKAAAPEEEEEEEEE!
.
.
.
What?
Chapter 4
Yang terhormat
Fujimaki-sensei
.
.
Enjoy this chapter!
Dia….
"kamu siapa ?"tanyamu pada pemuda yang mencarimu itu.
"hah? Kau lupa padaku (name)? padahal kita dulu sering bersama" kata pemuda itu./kok kesannya sinetron banget ya?/
"hah?" hanya itu yang bisa kau jawab.
"baiklah, biar kuperkenalkan diriku supaya kau ingat lagi, aku, Mayuzumi Chihiro, teman sdmu dulu"katanya. Seketika kau ingat sesuatu.
"ah! Chihiro-kun! Maaf, aku lupa. Soalnya kau jauh berbeda sekali saat sd" katamu sambil tersenyum sukses membuat Chihiro dan yang lainnya yang ada disana blush seketika-kecuali Aomine dan Momoi pastinya-.
"yaaah…tak apa, aku memakluminya"kata Chihiro membalas tersenyum.
"(name)" panggil Akashi.
"ya. Ada apa senpai?"tanyamu.
"bisa kau bawa dia keluar? Kami mau latihan disini, mengerti maksud ku kan?"kata Akashi dengan tatapan intimidasinya.
"Hai'"katamu lalu membawa Chihiro pergi.
"jangan lupa bawa temanmu ini juga"kata Akashi lagi sambil mengarahkan pandangannya ke Mina-chan .
"ah,iya! Aku lupa, ayo Mina! Kita pergi, nanti aku temenin lagi kok ketemu sama si daki"katamu. Lalu, Mina-chan mengangguk dan mengikutimu keluar dari gym.
Di luar gym..
"ne.. chihiro-kun, kita bicara nya nanti saja ya saat pulang sekolah, aku masih dalam waktu istirahat, bagaimana?"katamu begitu sampai dihalaman sekolah.
"oke, tak apa, aku akan menunggumu, kebetulan disekitar sini ada rumah saudaraku, jadi aku mau kesana dulu. Jaa.."katanya sambil melambaikan tangannya. Kaupun mengangguk dan membalas lambaiannya.
"jaa.."gumammu pelan.
Pulang sekolah..
Sesuai janjimu tadi dengan Chihiro, sepulang sekolah kalian berdua berjalan menuju taman kota. Memang terlihat seperti pasangan kekasih. Dan mereka tak sadar bahwa mereka sedang dibuntuti oleh 9 orang berkepala warna-warni yang dipimpin dan direncanakan oleh pemuda berambut merah dan hitam.
"kenapa kita membututi mereka-nanodayo"kata si kepala hijau.
"tauk tuh, si Akashi sama Nijimura yang punya kerjaan ngapain kita disuruh ikutan juga" kata sikepala putih keabu-abuan yang dibalas anggukan oleh sikepala biru tua sebagai tanda setuju.
"kau mau melawan perintah ku ha?!"kata Nijimura dengan gunting ditangannya./ha?kok jadi Akashi sih?/ yang ternyata diambil dari hasil pinjaman Akashi.
"wah! Akashicchi! Akasicchi! Lihat! Mereka masuk ke toko es krim-ssu!" kata si kepala kuning.
"ssssttt! Diam, Ryouta! Kau mau kubotaki ha?!"kata Akashi langsung membuat Kise diam.
Setelah membeli es krim, kau dan Chihiro duduk di bangku terdekat dan kepala warna warni itu bersembunyi di semak-semak yang ada di samping kanan bangku itu.
"ne, Chihiro-kun apa yang mau kau bicarakan?"
"eehh, ituu, aku…."kata chihiro namun tidak dilanjutkannya.
"aku…apa?"
"aku…akan ditunangkan"
1 detik
2detik
3detik
Dan…..
"KYAAAAAA! Selamat Chihiro-kun! Dengan siapa?! Siapa?!"tanyamu yang begitu bersemangat.
"teman SMP ku sekarang, namanya Natsume Ayaka" dan kaupun langsung memeluk Chihiro.
"selamat chihiro-kun, semoga kau senang dengan pertunanganmu"katamu sambil berbisik.
"arigatou, (name)" kata Chihiro sambil membalas pelukanmu.
"dan sekarang, aku mau memberikan ini"kata chihiro sambil memberikan amplop putih yang ternyata undangan pertungannya Chihiro.
"baik, chihiro, aku akan datang ke pesta pertunanganmu"katamu sambil tersenyum.
"arigatou, (name), baa-san juga sudah keberi undangan"
"ooh, okeoke"
"hm… baiklah (name), aku harus pulang, jaa na.."kata Chihiro sambil memelukmu erat. Kau yang terkejut dengan pelukan chihiro yang berbeda dari pelukanmu tadi dan membalas pelukannya.
"jaa naa.. Chihiro"katamu berbisik sambil menahan tangis.
Malam harinya…
"okaa-san, tadi Chihiro kerumah ya?" Tanyamu.
"iya, dia memberikan undangan pertunangannya, tak kusangka dia akan ditunangkan"kata okaa-san.
Kaupun langsung berlari ke kamarmu yang terletak dilantai atas dan juga bersebelahan dengan kamar si daki.
Tok tok tok tok.. ckleek..
"ada apa ?" Tanya si daki. Ternyata kau pergi kekamar si daki.
"aku ingin bertanya satu hal padamu dan kau harus menjawab jujur, oke?!" katamu. Dan saat itu perasaan sidaki mulai tidak enak, ia yakin pasti sesuatu akan terjadi pada dirinya.
"oke oke!"
"apa tadi kau dan para senpai mengikutiku dan Chihiro-kun?"katamu sambil menunjuk wajah si daki.
Glup..
"eh… emm itu…hehehe iya"kata Aomine dengan cengiran bodohnya.
"darimana kau tau?"
"heh, kalian pikir dengan bersembunyi di semak semak yang rendah akan menutupi seluruh tubuh kalian? Terlebih lagi kalian memiliki rambut yang mencolok, jadi kupikir kalian itu memang senpai yang bodoh"
"dan aku juga ingin bertanya, siapa yang merencanakan itu?"
"eh.. Akashi dan Nijimura-senpai"
"apa maksud kalian dengan mengikutiku?"
"mana aku tau! Saat kau pergi keluar dari gym tadi, Akashi memerintahkan kami semua termasuk dia untuk mengikutimu."
"seharusnya kau la-" dan seketika tersungging senyuman licik di wajahmu.
"hohoho, pasti kau takut dengan Akashi-senpai kan?"tanyamu sambil menahan tawa.
"apa kau bilang?! Aku takut dengan si boncel itu?! Tak mungkin! Tak mungkin!" kata Aomine.
"ho~ kau tidak takut dengan Akashi-senpai? Baiklah, besok aku ingin pembuktianmu"
"eh,jangaan…"kata Aomine sangat pelan. Namun sayang, terdengar olehmu.
"hah? Apa? Jangan? Berarti AOMINE DAIKI, YANG MEMILIKI TAMPANG GARANG, DAN MOTTONYA 'YANG BISA MENGALAHKAN AKU ADALAH AKU!' TERNYATA TAKLUK OLEH RAJA AKASHI?! MEMALUKAN!"katamu sambil geleng-geleng kepala.
"temeee! Kau ini mengesalkan ya!" lalu Aomine melempar bantalnya ke segala arah. Syukur-syukur bisa kena kepalamu, pikirnya.
Bugh.. dan sesuai harapannya tadi, bantal itu mengenai tepat diwajahmu. Seketika, aura hitam pekat mengelilingi tubuhmu.
"hehehe"
"dakiaaaaan!" kaupun melempari bantal tadi dan terjadilah aksi saling lempar-lemparan bantal antara kau dan Aomine. Yang pada akhirnya dimenangkan olehmu dan kondisi Aomine yang mengenaskan, tengkurap dengan bantal menggunung dikepalanya dan kau yang berlonjak-lonjak di sebelahnya.
Memang adik kakak yang bodoh-_-
.
.
.
Omake~~
Sebenarnya, bukan itulah alasan sebenarnya kau mengetahui keberadan mereka. Lalu, bagaimana?
"teman SMPku sekarang, namanya Natsume Ayaka"dan kaupun langsung memeluk chihiro. Sementara itu disemak-semak yang ada disebelah kanan bangku itu…
"mereka berpelukan-nodayo"
"apa yang dibicarakan (name)chin dan orang itu…krauss.."
"huwaa! Akashicchi! Jangan lempari gunting-ssu!"kata Kise dengan suara kerasnya.
"benar akashi, untuk apa kau lempari mereka gunting-nanodayo? Bu-bukan berarti aku peduli-nodayo!"kata Midorima dengan suara kerasnya lagi.
Dan seketika, Akashi langsung kicep karna gak tau mau jawab apa. Dan bagaimana kau bisa tau mereka sedang mengikutimu ? jawabannya :
Karna suara keras Kise dan Midorima lah yang membuat kau tau bahwa mereka sedang mengikutimu.
Dan untuk Akashi, apa tujuannya?^^
Owari~~
.
.
.
(a/n):
Fyuuh… akhirnya selesai, maaf kalau terlalu lama meng-updatenya!
Maaf kalau gak sesuai dengan harapan readers-chan(T3T)! gomennasai!
want to review?
