"Kau yakin Hyung?"

"Tentu saja. Aku jengkel sendiri dengannya yang tidak cepat bergerak. Memang kau tidak jengkel Kyu?"

"tentu saja. Aku sudah tidak tahan melihat bottom montoknya itu Hyung."

"Hu um. Aku ingin dia yang memperawaniku Kyu."

Ryeong dan Kyu menyeringai memikirkan kembali rencana mereka memancing Changmin dan Sungmin untuk mendekati mereka.

...

Mrs Kim siFujoshi

Present

"summer" Camp

Cast : Changmin, Kyuhyun, Sungmin, Ryeowook

Genre : PWP

Rated : M (NC21)

.

.

Warning : PWP, Typo (s), EYD berantakan, Yaoi

.

.

Enjoy reading *smile

.

.

_KyuMin side_

Sepanjang jalan menuju kemah mereka, Sungmin tidak hentinya menekan juniornya diatas junior Kyu. Bibirnya sibuk membalas lumatan-lumatan basah bibir Kyu dengan desahan tertahannya yang makin membuat tangan Kyu meremas bokong Ming makin kuat nan gemas.

Sebenarnya, tenda mereka sudah terlihat, tapi Kyu tidak cukup sabar untukn mencapai tenda dan membaringkan Ming. Pilihannya jatuh pada batang pohon yang cukup halus dan menabrakan punggung Ming pada pohon tersebut.

"Aku tidak tahan lagi Ming. Sshhhh..." bisik Kyu dengan nafasnya yang memburu.

Ming mengerti apa yang dipinta Kyu lewat tatapan matanya. Tangan mungil yang sebelumnya memeluk erat leher Kyu. Kini sebelahnya mengambil junior Kyu dan diletakan tepat pada man holenya yang masih perawan. Ming tidak peduli dengan pelumas atau apapun itu. ini hasratnya. Ini fantasinya. Kyu memerawani man hole nya dengan ganas – kalau tidak mau dikatakan sadis – dan dia benar-benar menginginkan junior Kyu yang pertama memasukinya, bukan jari atau lidah Kyu lebih dulu. Masochist? Maybe.

Kyu memeluk punggung Ming erat ketika dia mulai menghentakan pinggulnya.

"Aaaarghhhh.." teriakan Ming sarat akan kesakitan. Junior Kyu menghujam man holenya dan sukses memerawani Ming.

"Ooghhhh fuck! So tight Ming hhh.." lain lagi dengan Kyu. Dia merasakan nikmat yang amat sangat karena juniornya dijepit kuat man hole Ming.

"Aaarghhh.. Kyu hhh.. ssshhh move.." pinta Ming. Oke. Dia memang masochist.

"Kau yakin Ming? Oghhh.." Kyu mulai menarik juniornya pelan.

"Sshhh please Kyu hhh.. sshhh find my spot.." bisik Ming disela desahan erotisnya.

"Nde Ming sshhh... uuuhhhh..." Kyu menghentakan keras juniornya.

"Aaaaghhhhh yes Kyu hhh there ,, ssshhhhh..." kelihatannya sekali coba Kyu langsung menemukan spot Ming.

Kyu mengulangnya beberapa kali. Menarik keluar perlahan dan menghentakan keras sekaligus. Erangan Ming yang meminta lebih keras dan lebih cepat sambil diselingi kata-kata kotor yang meninggikan nafsu Kyu.

Beberapa kali hentakan dan erangan Ming makin menjadi karena klimaks datang begitu cepat. Bahkan tanpa disentuh Kyu. Hanya bergesekan dengan six pack Kyu saja bisa membuatnya keluar begini cepat, bagaimana jika disentuh Kyu atau disuck bibir hangat Kyu? Memikirkan membuat perut Ming makin melilit. Dan ketika akan klimaks ...

"Tidak bisakah kalian masuk tenda lebih dulu?" suara Changmin menginterupsi dengan Ryeong dalam gendongan ala bridal nya. Sedang melesakan wajah merahnya – karena melihat KyuMin making out – pada dada bidang Changmin yang telanjang.

Kyu menghentikan gerakannya dan Ming menggeram protes dan juga kesal.

"Shim PABO Min. Aku hampir klimaks kalau kau mau tahu." Geram Ming melirik tajam Changmin yang tengah menyeringai setan.

"Whatever.." balas Changmin dengan tanpa rasa bersalahnya. Melenggang menuju tendanya tanpa peduli pasangan KyuMin yang tengah memakinya. Lebih tepatnya Ming yang memakinya.

"Lanjutkan Ming?" bisik Kyu.

"Yes Kyu shhh.. padahal tadi aku hampir klimaks.." Ming mempoutykan bibirnya sebal. Tapi langsung menjerit ketika Kyu menghujam spotnya begitu keras.

"Aaaaghhhh fuck! Kyuhyun aaahhhhh.." junior Ming langsung menumpahkan sperma hangatnya pada perut Kyu dan perutnya sendiri.

"Oooghhh Ming sshhhhh.. aku belum menyentuhnya dan kau sudah klimaks bahkan dengan sekali hentak? Ssshhhh oooghhhhh.. so naughty eoh?" Kyu menikmati juniornya yang dijepit kuat serta dipijat dinding hole Ming.

"Oooghhh Kyu sshhhh.. ini sangat nikmat Kyu hhh,, juniormu begitu fit dalam hole ku. Sshhhh ooghhhh.." Ming meremas surai Kyu untuk melampiaskan nikmatnya.

.

.

.

_ChangWook side_

Sesampainya didepan tenda, Ryeong menjulurkan kakinya untuk membuka tenda. Tanpa sadar bahwa kaki jenjang menaikan libido namja yang tengah menggendongnya. Changmin tidak tahan lagi. Dengan tergesa dia memasuki tenda. Menurunkan Ryeong, ah, membaringkan Ryeong dengan dirinya sendiri berdiri dengan lututnya disamping kaki Ryeong.

Wajah merona Ryeong membuat Changmin makin bernafsu ingin menodai malaikatnya ini. perlahan Changmin mengambil sebelah kaki jenjang Ryeong. Well, biarpun tak sejenjang kakinya. Mengendusnya mulai dari betis, lutut hingga paha. Changmin memainkan lidahnya pada paha Ryeong. Menjilat hingga lutut. Memutarnya pada tempurung lutut Ryeong.

"Aaaghhh ssshhhh geli Changmin-ahhh.." Ryeong menggeliat geli. Tapi Changmin mengacuhkannya. Tetap melanjutkan perjalanan lidahnya memuja kaki Ryeong.

Jilatan lidahnya berlanjut pada betis Ryeong. Memberinya kecupan hingga kissmark disana. Desahan dan erangan Ryeong yang meminta lebih masih dia acuhkan. Setelah beberapa kissmark pada betis kanan, perlahan Changmin mengambil tempat diantara kai Ryeong yang dengan pasrah terbuka. Meletakan pelan kaki kanan Ryeong diatas pahanya. Changmin mengambil kaki kiri Ryeong. Melakukan hal yang sama dengan kaki kanannya tadi.

Tidak menemukan sesuatu untuk melampiaskan frustasinya, Ryeong meremas rambutnya sendiri dan berakhir dengan menjamah dadanya sendiri. Bermain dengan niplenya. Mendesah dan mengerang nikmat dengan memanggil nama Changmin.

"Ssshhhh Changmin-ahh aaghhhh jebal.." rubuh Ryeong yang menggeliat sexy menjadi pemandangan paling indah bagi Changmin dan dia tidak ingin membaginya pada pria lain.

Changmin menundukan tubuhnya. Membuka lebar kaki Ryeong dengan memegang pergelangan kaki Ryeong. Ryeong pasrah saja menatap Changmin. Tubuhnya bergetar menanti sentuhan Changmin. Changmin mulai dengan mengecupi paha dalam Ryeong. Bergantian kanan kiri. Hingga bibirnya sampai pada pangkal paha Ryeong.

Menggoda malaikatnya, Changmin melewatkan gundukan dibalik celana dalam ketat yang dipakai Ryeong. Bahkan Changmin meng-kissmark pangkal paha Ryeong. Tepa disamping tulang selangka Ryeong.

"Aaaaghhhh Changmin-ahh please.. don't tease me.." Ryeong mendesah frustasi meremas surai Changmin.

"Tell me what do you want, Bebh?" bisik Changmin didepan junior Ryeong. Nafas hangat Changmin menerpa tepat pada junior Ryeong dibalik celana dalamnya.

"Ssshhhh aaghhhh suck my dick please.." Ryeong menggeram frustasi. "Aaaghhhhh..." pekiknya menyusul ketika lidah Changmin menjilat junior Ryeong tanpa melepas celana dalamnya.

"Lepas Changmin-ah.. please.." kepala Ryeong menggeleng memfriksikan nikmatnya.

Changmin menarik pelan celana dalam Ryeong. Menggoda Ryeong ketiks gulungan celana dalamnya sampai pada paha mulusnya. Changmin mengusap paha Ryeong seduktif.

"Oooghhh shit. Shim Changmin please don't tease me!" pekik Ryeong geram.

"Woww woww.. My Angel. Bibirmu tidak pantas mengumpat sepeti itu bebh. Kau hanya boleh mengerang memanggil namaku. Oke?" Changmin menyelesaikannya. Melepas celana dalam Ryeong. Tatapannya nyalang memandang junior Ryeong yang sudah menegang dan sudah memerah.

"Pabo Changmin. Suck my dick please.." Ryeong menatap Changmin dengan aegyo nya. Aegyo mesum maksudnya. Mata sayu, pipi merona, bibir basah dan agak terbuka.

Changmin tidak tahan? Tentu saja. Dia lantas menundukan kepalanya. Melumat bibir basah Ryeong dengan tangannya meremas dan langsung mengocok cepat junior Ryeong. Menimbulkan getaran dari desahan tertahan Ryeong. Changmin masih menggunakan akal sehatnya untuk tidak menindih tubuh mungil Ryeong, sehingga dia menggunakan lututnya untuk menahan tubuhnya. Tapi Ryeong tidak hilang akal. Dia naikan pinggulnya untuk dapat menyentuhkan juniornya pada junior Changmin yang sudah menggunduk dibalik celana dalamnya.

Changmin yang merasakannya ikut menggerakan pinggulnya. Menekan junior Ryeong. Membuat Ryeong makin frustasi. Apalagi kini jemarinya sudah tidak lagi bermain pada junior Ryeong. Jemari Changmin yang sudah basah dengan precum Ryeong bermain pada man hole Ryeong yang sudah memerah. Berkedut mendamba junior besar Changmin untuk menghujamnya.

"Eeeghhhh ssshhhh Min-ahhh.."

"Nde baby?"

"Please.."

"Please for what?" Changmin menyeringai yang dalam penglihatanRyeong nampak begitu sexy.

"Please.. fuck me so hard!" pekik Ryeong frustasi.

"Aku bahkan belum membuka celana dalamku Ryeong-ah.." Changmin menggoda.

"Kalau begitu cepat buka dan cepat masukan juniormu pada hole ku yang masih perawan ini Shim Changmin!" Ryeong membuka matanya. Menatap nyalang pada seringaian Changmin.

Changmin mengangkat tubuhnya. Berdiri dengan lututnya. Melepas celana dalamnya yang juniornya langsung mencuat sexy. Pipi Ryeong merona tapi matanya enggan untuk berpaling. Dada bidang Changmin, perut six pack dan junior tegak nampak panjang dan gemuk. Benar-benar perpaduan yang begitu menggairahkan. Benar-benar seorang seme yang selama ini diinginkan Ryeong.

"Suka dengan apa yang kau lihat Ryeong-ah?" bisik Changmin seduktif. Tanpa sadar Ryeong mengangguk pelan.

"Tapi aku sudah tidak tahan untuk segera menghujam man hole mu yang sudah memerah dan berkedut ini Ryeong-ah.." Changmin memegang juniornya dan menggesekannya pada hole Ryeong.

"Oooughhhhh... sshhhhh yes Changmin-ahhh... fuck me harder!" pekik Ryeong.

"Kau yakin Baby? Kau belum membasahi juniorku dengan salivamu untuk memudahkannya memasuki holekmu." Lanjut Changmin menggoda Ryeong.

"Kalau begitu kemarilah Min-ah. berikan junior itu padaku. Aku akan mengulumnya hingga basah oleh salivaku." Tanpa sadar sedari tadi keduanya menggunakan dirty talk. -_-

Changmin malah mendudukan dirinya didepan kaki Ryeong. "Kemarilah Baby. Get your lovely dick." Seduce Changmin.

Ryeong melihatnya dengan tatapan sayu dan wajah yang merona. Ryeong bangkit dari baringnya. Merangkak mendekati selakangan Changmin. Merangkak sexy seperti kitten bitchy dalam AV yang pernah Kyu perlihatkan padanya. Berhenti didepan junior Changmin yang artinya diantara dua kaki Changmin yang terbuka lebar. Ryeong menungging, meraup junior Changmin dan mengulumnya. Menggoda Changmin dengan menggoyangkan pinggulnya.

"Ssshhhh,,, Ooooghhhh Fuck!" Pekik Changmin dengan mengumpat ketika mulut hangat Ryeong menghisap juniornya.

"Ssshhhh... Oooghhhh Baby.. ssshhh... aaaghhhhhsss.." Tangan Changmin terulur untuk mengusap punggung mulus Ryeong hingga sampai pada bokong Ryeong yang tengah menungging sexy.

Jemarinya menari liar pada bibir hole Ryeong. Menimbulkan getaran nikmat pada junior Changmin karena Ryeong bergumam nikmat.

.

.

.

_KyuMin side_

Setelah Ming orgasme, Kyu melangkahkan kaki menuju tenda. Dengan tetap menggerakan tubuh Ming yang bokongnya dia sangga. Kedutan hole Ming akibat orgasmenya, memijat junior Kyu sampai Kyuhyun mendesah nikmat. Kepala Ming yang bersandar lemas pada bahu Kyu, dimanfaatkan untuk mencumbu leher Kyuhyun. Mengecup dan meng-kissmark disana.

Begitu sampai ditenda, bisa Kyuhyun dengar desahan dan erangan kakaknya yang sarat akan nikmat. "Mendesah dan mengeranglah lebih keras daripada mereka." Bisik Kyuhyun seduktif. Dan segera memasuki tenda.

"Kalau begitu Kyunnie, jangan segan-segan bermain kasar dengan tubuhku." Balas Sungmin, dilanjutkan dengan dia mengejankan dinding holenya.

"Ssshhh.. kalau begitu Ming.." Kyuhyun mendudukan tubuhnya dengan bersangga pada tangannya dibelakang. Dengan Ming masih diatas pangkuannya dengan juniornya yang masih didalam hole Ming. "Ride me. Plakk.." Kyuhyun memulainya dengan menampar bokong Ming.

"Aaaghhhhh.. yes master." Ming menaikan tubuhnya dan menghentakannya keras kebawah.

Ming masih menaik-turunkan tubuhnya diatas pangkuan Kyuhyun ketika Kyuhyun meraih kepalanya untuk selanjutnya memagut bibirnya yang sudah membengkak. Peluh membasahi keduanya. Erangan dan bunyi dua bagian tubuh yang beradu terdengar nyaring dari tenda KyuMin. Benar-benar menyayaingi tenda sebelah yang kini didominasi suara Changmin.

"Oooghhh fuck u Kyuhhh.. sshhhh aaghhhh juniormu begini nikmat.. aaaghhhsss oooghhhh God!" pekik Ming dengan diselingi dirty talknya.

"Aaaghh Yes Ming.. aaghhh so tight sshhhh Oooghhhh... fuck! Ssshhh.. come on Ming ride me. Ride my big cock inside your fucking tight hole!" plak plakk.. Kyuhyun menambahkan tamparan pada bokong montok Sungmin.

"Aaaghhh yes Kyuhh sshhh oooghhhh I riding your fucking big cock.. aaaaghhhh sshhhh ini nikmat Kyuhhh..."

"Ssshhhh Ooooghhhh shit Ming.. aaaghhhh.. come on Ming,, I wanna cum.."

"Ssshhhh ooghhhh Kyuhhh sshhh yes kyuhhhh come with me.. ssshhhh penuhi hole ku dengan cairan panasmu Kyuhhh...ssshhhh aaaghhhh..."

Kyuhyun ikut menggerakan pinggulnya, menghentak keatas. Menghentak tepat pada spot Sungmin. Hingga beberapa kali hentakan dan erangan nikmat Sungmin membawa Kyuhyun pada orgasmenya.

"Ooooghhhh fuck Ming.. sssshhhh Aaaaaghhhhhh Miiiingg.."

"Aaaaghhhhh yeahhhh Kyuhhhh ssshhhh ooooghhhh.."

Keduanya klimaks bersamaan.

.

.

.

_ChangWook side_

Plak! Plak!

Changmin menampar keras bokong Ryeong yang menungging sexy didepannya. Dengan juniornya yang masih dikulum bibir hangat Ryeong.

"Cukup Ryeong-ah." Changmin menarik kepala Ryeong dan meepas juniornya. Mensejajar wajah mereka, "berbaring dan perlihatkan holemu yang sudah memerah dan berkedut itu pada ku." Lanjut Changmin dengan bisikan seduktifnya.

Ryeong membaringkan tubuhnya. Membuka kedua kakinya dan menggapai – seperti bantal kecil yang biasanya dimobil gitu – untuk diletakan dibawah pinggulnya. Kedua tangannya membuka dua sisi bokongnya berlawanan arah.

"Look Changmin-ah. hole ku ingin segera diperawani juniormu. Junior besarmu yang berlumuran salivaku." Ucap Ryeong seduktif dan didukung dengan wajah meronanya yang terlihat bitchy.

Tanpa menjawab dirty talk Ryeong, Changmin mendekat dengan kedua lututnya. Memegang juniornya dan menempelkannya pada bibir hole Ryeong dan selanjutnya digesekan menggoda libido namja manis incarannya itu.

"Aaaghhh ssshhh Changmin-ahhh ssshhh please.."

"Please for what baby?"

"Aaaghhh... Please fuckin me so hard!" pekik Ryeong.

Jleb!

"Aaaaghhhhh God!"

Changmin menenangkan juniornya dalam hole Ryeong. Memejamkan matanya. Menikmati ketatnya hole Ryeong. Ryeong sendiri menikmati spotnya ditekan kuat ujung junior Changmin tapi juga merasakan sakit yang seakan tubuhnya terbelah. Lambat laun dirasakan basah pada junior Changmin. Changmin membuka matanya perlahan dan melihatnya. Merah. Cairan merah merembes dari sela bibir hole Ryeong dan juniornya.

Darah.

Dia benar-benar memperawani Ryeong. Namja manis pujaan seme dikampusnya. Dia bangga menjadi yang pertama untuk Ryeong. Dan hati kecilnya meneriakan bahwa dia juga akan menjadi yang terakhir.

Changmin merendahkan tubuhnya. Wajahnya kini diatas wajah Ryeong yang terpejam dan memerah.

"Ryeong-ah?" bisik Changmin. Sebelah tangannya membelai lembut pipi Ryeong. Perlahan kelopak mata Ryeong terbuka.

"Gomawo." Lanjut Changmin sambil tersenyum.

Ryeong mengerti apa yang dimaksud Changmin. Dia hanya balas tersenyum dan mengangguk. "Move." Bisik Ryeong.

Dengan masih agak berbaring diatas tubuh Ryeong – tubuh Changin disangga dengan kedua sikunya – Changmin menarik pinggulnya perlahan.

"Sssshhh Aaaghhhhh..." Ryeong mendesah seiring dengan kehampaan dalam hole nya.

"Aaaaghhhh.." erangan Ryeong ctar membahana ketika Changmin langsung menhentakan sekaligus juniornya.

"Find it Min.. find my spot.. sssshhhhh..." desah Ryeong.

Changmin membangkitkan tubuhnya. Berdiri pada kedua lututnya. Menahan kedua kaki Ryeong. Untuk selanjutnya menggerakan pinggulnya in-out dengan tempo pelan dan beranjak cepat.

"Aaaghhh sshhhh aaghhh Min-ahhh... sshhh.."

Changmin masih mencari spot Ryeong. Erangan Ryeong yang masih terdengar seperti erangan kesakitan membuatnya makin giat bergerak.

"Aaaghhhh yesss.. there Shim Changmin.." pekik Ryeong mulai merasakan nikmat yang amat sangat.

Kini gerakan Changmin terfokus pada satu titik kenikmatan Ryeong. Erangan dan desahan Ryeong kini didominasi dengan suara yang menggetarkan libido Changmin. Changmin yang entah mengapa begitu menyukai kaki jenjang nan mulus milik Ryeong, mengangkatnya dan menciuminya. Bahkan Changmin memberi kissmark pada betis juga paha Ryeong.

"Aaaghhhh sshhhh uuughhhh Changmin-aahhh... sshhhh oooghhhh ini sangat nikmat.."

"Yes Ryeong-ahh..sshhhh hole mu begitu nikmat. Tidak pernah aku merasakan hole sesempit ini Ryeong-ahh.."

"Aaaghhhh sshhhh yes Min-ah.." Ryeong melepaskan kakinya dari pelukan Changmin. Memaksa untuk duduk dengan berpegang pada lengan kokoh Changmin.

Gerakan Ryeong menghentikan kegiatan in-out Changmin. Hingga Ryeong memeluknya. "Jadikan aku yang terakhir untuk menghangatkan ranjangmu. Karena kau telah menjadi yang pertama serta yang terakhir untukku." Bisik Ryeong didepan bibir Changmin.

"Yes, Ryeong-ah. I promised." Changmin langsung melumat bibir Ryeong yang sudah membengkak.

Dan gerakan pinggul mereka semakin harmonis. Maksudku, ketika Changmin menarik pinggulnya, Ryeong akan menekan pinggulnya. Hingga Ryeong tidak merasakan hampa pada holenya.

"Aaghhh Shim Changmin.. ssshhhh wanna cum.."

"Aaaghhsss ooooughhh.. aku bahkan tidak menyentuh juniormu sama sekali Ryeong-ah.."

"Ssshhhh sixpack mu cukup membuat juniorku menegang dan merasakan nikmat."

Mendengarnya membuat tangan Changmin mencengkram bokong Ryeong dan menekannya pada tubuhnya. "Bagaimana dengan ini, hahh?"

"Aaaghhhh sshitt.. sssshhhh.. tidak tahan lagi Changmin-ahh..."

"Yes Bebh. Sshhh come to my sexy body.. sshhhh.."

Gerakan Changmin makin liar menekan spot Ryeong dan menekan junior Ryeong pada sixpacknya.

"Aaaaghhhh Shim Changminn..."

Erangan panjang Ryeong mengiringi keluarnya sperma hangatnya pada perut hingga dada keduanya. Dan tak berapa lama, beberapa gerakan berikutnya Changmin menyusul mengerang panjang mencapai puncaknya. Mengeluarkan sperma hangatnya dalam tubuh Ryeong.

.

.

.

_KyuMin side_

"Menungging Ming." Pinta Kyu.

Ketika Sungmin melepaskan tautan junior Kyu pada holenya, Sungmin dibuat takjub. "Bagaimana bisa masih begini tegang Kyunnie?" pipi Ming merona menatap junior Kyu tanpa berkedip.

"Kau menyukai Ming." Ini pernyataan Kyu yang diangguki Sungmin pelan.

"Menungginglah. Biarkan juniorku memuaskan holemu yang masih berkedut dan dipenuhi cairanku itu." Kyu mengalihkan tatapannya dari wajah merona Ming pada paha mulus Ming yang dialiri spermanya dari hole Ming.

Tanpa membantah, Sungmin menungging penuh didepan Kyu. Menyangga tubuh sexynya dengan kedua lututnya dengan kepala yang direbahkan. Benar-benar menungging penuh. Tangan Kyu terulur untuk meremas bokong Ming dan membukanya. Wajah Ming menoleh kebelakang menatap wajah Kyu. Tangannya menggapai junior Kyu untuk dia tempatkan tepat pada holenya. Mengingat kedua tangan Kyu sibuk meremas dan membuka bokong Ming.

Jleb!

"Aaaaghhhhh..."

"Ooooghhhhh..."

.

.

.

_ChangWook side_

Tenda Changmin-Ryeowook sudah tenang. Hanya nafas memburu yang terdengar. Changmin kini memeluk Ryeong dari belakang. Menghirup aroma khas Ryeong dari tengkuk namja manis itu. dan bisa Ryeong rasakan detakan jantung Changmin yang memburu. Entah karena habis bercinta – atau have sex – atau karena hal lain. Dan Ryeong – hati kecilnya – berharap pada hal lain itu.

"Kim Ryeowook?" Bisik Changmin.

"Hhmmm?"

"Be mine forever." Pinta Changmin. Dari nada suaranya sih, Changmin tidak menerima penolakan jadi dia tidak memberi Ryeong pilihan.

Ryeowook dengan susah payah menahan sakit pada pinggul dan bottomnya, memutar tubuhnya menghadap Changmin. Tersenyum hangat dengan mata berbinar senang.

"Katakan. Katakan kata-kata itu." pinta Ryeong dan mulai memeluk Changmin.

Seorang Changmin, yang terkenal dengan player dan hobinya have sex, diminta oleh seorang malaikat kampus yang baru saja diperawaninya untuk mengucapkan kata-kata sakral itu yang tidak pernah diucapkan Changmin sepanjang sejarah playernya.

"Aku hanya akan mengucapkan sekali ini jadi dengarkan baik-baik." Changmin menatap dalam pada bola mata Ryeong setelah sebelumnya melepas pelukan namja manis didepannya.

Ryeong mengangguk imut, "Aku Shim Changmin akan berhenti pada seorang Kim Ryeowook. Aku Shim Changmin akan menyerahkan seluruh hatiku pada seorang Kim Ryeowook. Kim Ryeowook adalah pencarian terakhirku." Ungkap Changmin.

Pipi Ryeong merona mendengarnya. "Nado Saranghae." Pekik Ryeong dan memeluk Changmin erat.

Well, they are making-love, right?

.

.

.

_KyuMin side_

"Aaaarghhhhh..."

Sekali lagi erangan panjang keduanya terdengar.

Perlahan Kyu melepas tautan juniornya pada hole Ming. Bergerak pelan berbaring disamping Ming yang sedang terengah telantang. Kedua lengan hangat meraih tubuh mungil Ming dalam pelukannya. Sungmin menyandarkan kepalanya pada dada Kyu dengan nyamannya.

"Kyuhyunnie?" bisik Sungmin. Dia sudah siap dengan kemungkinan terburuknya.

"Nde?" Balas Kyu dengan tangannya yang masih mengusap lembut kepala Ming.

"Saranghae." Bisikan Sungmin makin lemah. Hingga nyaris tidak didengar Kyu.

Kyuhyun ingin menanyakannya pada Sungmin untuk meyakinkan apa yang didengarnya, tapi ketika keterdiamannya yang ternyata cukup lama – meski masih 30 detik – membuat tubuh Ming dalam dekapan menegang karena cemas, Kyuhyun tersenyum simpul. Dikecupnya puncak kepala Sungmin.

"Saranghae Lee Sungmin." Ucap Kyu mantab.

Selanjutnya bisa dirasakannya tubuh Sungmin bergetar. Menangis. Ditengah isakannya Sungmin bergumam "Nado saranghae" berkali-kali. Dan Kyuhyun menenangkannya dengan pelukan hangatnya.

_the end_

Nah?

Katakanlah ini double trap *smile

Well, terima kasih untuk dukungannya kemarin #deepbow

Terima kasih untuk kritik dan sarannya #deepbow

Dan maaf untuk panggilan "yadongers" nya,,

Gak akan saya gunakan lagi Minna-san *smile

Oke, diawal saya bilangnya ini kumpulan crack pair tapi malah nyelepin office pair

Untuk kedepannya semoga saya dapet cast yang mendukung hingga gak lagi menggunakan office pair *smile

#sedang mencoba komitt dengan apa yang saya katakan di awal

#maaf kalau saya lebih suka crack pair

Dan jujur yaa, office pair yg saya suka tuh Taoris/KrisTao dan Yoosu *smile

Oke,

Mind to review again?