Mrs Kim siFujoshi

Present

My Lovers

Cast : GD x TOP

Genre : PWP

Rated : M

.

.

Warning : PWP, YAOI, Typo(s)

.

.

Enjoy reading!

.

.

_villa milik keluarga Kwon_

Sebenarnya bukan rahasia lagi bagaimana hubungan TOPGD dikalangan member Big Bang dan keluarga besar YG ent. Mereka sudah memplokamirkan diri sebagai pasangan gay pada petinggi YG ent. Sang persdir pun tidak keberatan, asal mereka bisa tetap menjaga imej didepan publik.

Dan disinilah mereka sekarang. Di villa milik Jiyong yang baru-baru ini dibelinya di Jeju. Villa ditepi pantai yang menarik hatinya. Berduaan saja setelah Big Bang World Tour. Istirahat selama seminggu. Yang Appa benar-benar baik bukan?

"Ahh.. ini benar-benar menyenangkan." Bisik TOP didalam jacuzi yang menghadap langsung ke pantai.

Samar-samar indra pendengarnya mendengar suara shower dari ruang shower yang memang terhubung dengan jacuzi dibalkon. Seunghyun memejamkan matanya. Menikmati air panas dan gelembung air yang seolah memijat tubuhnya. Setelah aktivitas ranjangnya bersama sang kekasih, berendam diair panas memang menjadi favoritnya. Apalagi dengan Jiyong dalam pelukannya. Uhhh, surga dunia, right?

Sreg! – suara pintu geser.

Dengan tubuh mulusnya – errr, kalau masih bisa dibilang mulus dengan beberapa, banyak sebenarnya, kissmark disekujur tubuhnya – yang tanpa balutan benang apapun, Jiyong melangkah pelan menuju jacuzi dan bergabung dengan Seunghyun. Tanpa menolehkan pandangannya dari pantai, Seunghyun membuka kedua lengannya. Menyambut sang kekasih dalam pelukannya. Jiyong sendiri menyamankan punggungnya pada dada bidang Seunghyun. Yang dibalas Seunghyun dengan kecupan mesra pada pelipis Jiyong.

Hening untuk beberapa saat. Sepasang kekasih – gay – ini tengah menikmati saat-saat tenang nan romantis mereka. Beredam dalam jacuzi dengan langit bertabur bintang dan suara ombak yang mengalun merdu sudah cukup romantis kan? Ah ditambah lagi lilin aroma teraphy disekitar balkon tempat jacuzi itu berada. Bagaimana?

.

.

"Eeeughhhhh..." Jiyong menggeliat pelan dalam dekapan Seunghyun.

Tangan-tangan nakal Seunghyun sukses membuat tubuh Jiyong bergetar. Mengusap mulai dari paha hingga pangkalnya. Meremas dan mengocok lembut junior Jiyong. Bibirnya tidak tinggal diam. Mengecup dan sesekali memainkan lidahnya pada leher, tengkuk dan bahu Jiyong. Membuat kissmark baru – meski baru saja dia membuatnya – pada tubuh Jiyong.

Desahan dan erangan Jiyong makin keras. Kepalanya mendongak, bersandar pada bahu Seunghyun. Tangan kurusnya merangkul leher Seunghyun. Meminta sang kekasih untuk menciumnya. Ciuman pun tak terelakan. Bibir Seunghyun dan Jiyong saling melumat agrsive. Tidak ada yang mau mengalah. Meski akhirnya lidah Seunghyun berhasil masuk bibir Jiyong. Mengeksplor dalam mulut Jiyong.

Erangan tertahan Jiyong serta tubuhnya yang menegang, menandakan bahwa dia akan segera klimaks. Jemari dan tangan Seunghyun pun makin giat melakukan tugasnya. Mengurut junior Jiyong dan memainkan niple kekasihnya. Dan benar saja. Tak berapa lama, sperma Jiyong keluar dengan derasnya. Seunghyun melepaskan tautan bibir mereka demi untuk mendengar erangan panjang Jiyong.

"Aaaaghhhhh..."

Jiyong terkulai lemas dalam dekapan Seunghyun. Tapi dia tahu bahwa dia tidak bisa berlama-lama menikmati klimaksnya. Sesuatu yang keras dan menjanjikan kenikmatan untuknya dan kekasihnya menunggu tepat didepan holenya. Penis milik Seunghyun yang menusuk-nusuk bottomnya.

Perlahan Jiyong menggerakan tangannya untuk meraih tepi jacuzzi tepat menghadap kepantai. Dengan bagian belakang tubuhnya menungging sexy tepat didepan Seunghyun. Dibelakang Jiyong, Seunghyun menampakan smirk mesumnya.

Plakk!

"Aaaghhhh.. c'mon bebh... ssshhhhh..."

Melihat man-hole Jiyong yang berkedut minta diisi, membuat Seunghyun hilang akal. Sebelah tangannya meremas sebelah 'pipi' bokong Jiyong. Yang sebelah lagi menggenggam juniornya untuk di-pas-kan pada hole kekasihnya. Tanpa aba-aba, Seunghyun menghentakan pinggulnya hingga seluruh junior terbenam dalam tubuh Jiyong.

"Aaaaaaghhhhh.." Jiyong teriak nyaring. Merasakan perih dan nikmat disaat bersamaan.

"Oooooughhhhh..." sedangkan Seunghyun melenguh nikmat. Merasakan juniornya dijepit oleh kehangatan hole Jiyong.

Beberapa saat menyenyuaikan diri, Jiyong mulai menggerakan pinggulnya. Berputar menggoda sang seme. Seunghyun malah memejamkan matanya dan mendongak. Menikmati apa yang coba Jiyong lakukan padanya. Dengan bibirnya sesekali mengeluarkan desahan nikmat.

Tidak tahan lagi, Seunghyun mulai menggerakan pinggulnya. Menghentak maju mundur. Meng-in-out kan juniornya dalam tubuh Jiyong. Keras dan kasar.

"Aaaghhhh... yes! Ooghhh fuck!"

"Sssshhhh so tight babyyy... aaaaghhhhh... holy shit!"

"Aaaghhhh more chagi sshhh.. Harder.. faster.. ssshhh aaaghhh.."

Erangan yang sarat akan kenikmatan mereka keluarkan tanpa mengecilkan volume suara. Toh Cuma mereka berdua ini. Tidak akan ada yang melihat maupun mendengar. Jadi tanpa ragu lagi, Seunghyun menggerakan pinggul makin keras, kasar dan makin cepat. Menikmati bagaimana junior besarnya dicengkram ketat man hole Jiyong. Ditambah lagi Jiyong sengaja menggerakan otot-otot bokongnya hingga seolah memijat junior Seunghyun.

"Aaaghhhh ooohh, wanna cum,,,"

Jemari Seunghyun meraih junior Jiyong yang terlupakan. Meremas dan mengocoknya. Membuat erangan Jiyong makin kencang.

"Aaaghhhh fuck! Seunghyun-ahhhh sshhhh Oooghhhh... faster!"

"Aaaghhhh ssshhhh.. C'mon bitch! Give me your cum.."

"Aaaghhhhh aaaaghhhhh Seunghyun-ahhh ini nikhhmathh... sssshhhh oooghhhhh..."

Seunghyun, tanpa mempedulikan pinggulnya yang mulai lelah, makin mempercepat ritme gerakannya. Menghentak dan menumbuk tepat prostat sang kekasih. Diakhiri dengan erangan panjang dan saling memanggil nama yang terkasih.

.

.

.

Langit masih menjadi singgasana sang rembulan. Dibawah selimut tipis itu, Seunghyun memeluk erat Jiyong yang tengah tidur dengan damainya setelah kelelahan melayani nafsu sang kekasih. Perlahan kelopak Seunghyun terbuka. Hal pertama yang dilihatnya adalah surai coklat Jiyong diatas dadanya. Senyum kecilnya mengembang. Sebelah tangannya mengusap bahu Jiyong sambil mendaratkan kecupan sayang pada puncak kepala Jiyong.

Tak berapa lama tubuh Jiyong mulai menggeliat. Kelopaknya perlahan terbuka. Mengangkat kepalanya dan tersenyum manis untuk Seunghyun. Selanjutnya, tingkah manja Jiyong dimulai dengan menyurukan kepalanya pada ceruk leher Seunghyun dan memeluk Seunghyun erat. Dengan menggumam malas.

"Chagiyaa.." panggil manja Jiyong.

"Wae Bebh?" sahut Seunghyun yang kini mengusap kepala Jiyong.

"Aku lapar.." Jiyong menatap Seunghyun dengan tatapan anak-5-tahun nya. Tatapan mata yang tidak bisa ditolak Seunghyun.

Seunghyun tersenyum. Mengecup pipi Jiyong dan beranjak memakai boxernya. Berjalan santai keluar kamarnya menuju dapur. Membuka kulkas, mencari apa yang bisa dimakan. Yakin dengan kemampuannya didapur yang bisa menyebabkan ledakan, Seunghyun mengambil botol berisi jus jeruk dan meraih roti tawar. Dengan cekatan dia mulai membuat roti lapis dan menuang jus kedalam gelas. -_-

.

.

Selesai dengan makan malamnya, Jiyong kembali 'baring-baring' malas diatas kasurnya. Sedangkan Seunghyun mengembalikan nampan kedapur. Ketika sedang mencuci piring dan gelas, dirasakannya lengan mulus nan ramping memeluk pinggangnya. Selanjutnya punggung telanjangnya merasakan degup merdu dada kekasihnya.

"Waeyo?" tanya Seunghyun lembut.

"Peluk aku." Pinta Jiyong manja.

Seunghyun tersenyum kecil sambil mengambil lap untuk tangannya yang basah. Selanjutnya, dia memutar tubuhnya untuk berhadapan dengan sang kekasih. Membawa tubuh mungil Jiyong – kalau dibandingkan dengan tubuhnya yang tegap – kedalam pelukan posesivenya. Jenis pelukan yang disukai Jiyong. Karena Jiyong merasa begitu dicintai.

"Kenapa tidak menungguku dikamar, hm?"

Jiyong hanya menggeleng pelan. Lengan kurusnya mengeratkan pelukannya pada punggung Seunghyun.

Perlahan, Seunghyun melangkah maju. Menuntun Jiyong menuju sofa. Tangannya bergerak untuk membawa Jiyong pada pangkuannya. Lengan Jiyong beralih memeluk leher Seunghyun. Menelusupkan kepalanya pada leher Seunghyun.

Seunghyun dan Jiyong sama-sama menikmati hening yang tercipta. Begitu tenang sampai ...

Ting tong!

Meski enggan, Jiyong beranjak dari pangkuan Seunghyun dan duduk disampingnya. Seunghyun sendiri mengecup pipi Jiyong sebelum beranjang mengambil kaosnya. Ingat, dia Cuma pake boxer doang. Begitu pula Jiyong.

Begitu tahu siapa yang datang, Seunghyun langsung mengamankan Jiyong. Maksudnya langsung menarik taplak meja untuk menutup dada telanjang Jiyong. Dibelakang Seunghyun, Daesung dan Seungri tersenyum geli sambil menggelengkan kepala.

_tbc_

Aloha Minna-san! #dilemparSendal

Maaf maaf, saya hiatus tanpa kabar kemarin itu #dijitak

Well, saya balik dengan rated M nya TOPGD nih,

Hahahahaaa,

Mau lanjut dengan scene Xsome?

Help me for the pairing :)

So, give me your support again, please #deepbow