Balas Review! :D

Sakazaki-Rikou: Itu buat Chapter depan dan saya mau bilang sejak awal kalau pake suffix panggilan tuh satu aja, ya! Soalnya, saya bingung kalau ada dua suffix panggilan! -_- Yah, terima kasih Review-nya! :D

Dissa-CHAlovers: Anda memang penggila Motochika sejati! -_-"

Raven: "Huh! Terserah kau saja! Tapi, 'Rak Ventilasi' jauh lebih aneh dari 'Rayap Ventilasi'!" -_-"

Oke, Thanks for Review! :D

Happy Reading! :D


Chapter 11: Ulangan Gaje bin Nista Season 2 dan Guru Baru?


Pagi ini, Kojuro sedang berjalan di sekitar koridor kelas 9 bersama seseorang di sebelahnya.

"Err, kenapa Stoppersky-san terlihat lebih muda dari saya, ya?" tanya Kojuro kepada seorang bocah (?) berambut merah pendek yang sedang membawa buku pelajaran. Apakah dia guru? :D *ditabok Lance.*

"Yaaaah, anggap saja aku guru 'spesial' di sini kalau kau bertanya kepada Mathias!" jawabnya sambil nyengir.

"Ooh! Temannya Køhler-san, toh!" kata Kojuro manggut-manggut.

Bocah itu pun hanya mengangguk kecil.

"Oh iya, Stoppersky-san! Tolong kau biasakan dirimu, ya! Anak-anak di sini rata-rata sarap semua!" kata sang Ryu no Migime tersebut dengan kalimat khas-nya.

Bocah itu pun hanya mengangguk.


Di kelas 9C...

Sekarang suasana di kelas 9C lagi campur aduk kayak adonan kue (?). Ada yang belajar, ada yang buat 'prasasti', ada yang buat 'candi' (?), ada yang ngeden (?), ada yang bikin sampah (?), ada yang udah kagak bernyawa *digampar.*, dan lain-lain.

GREEEK!

Pintu kelas 9C pun dibuka paksa oleh seorang gadis. Dia membawa sebuah paket dalam kardus (?) dan menaruhnya di meja guru. Seluruh kelas pun langsung hening.

"Fyuuuh! Selamat berjuang, ya! Soalnya hari ini gue juga ada ulangan dari pak Mathias!" kata Dissa sambil berjalan pergi.

Kelas pun kembali rusuh.

"Anjir, ngagetin aja si Diskon itu!" kata Luthfi kesal.

GREEEK!

Untuk kedua kalinya pagi ini, pintu kelas dibuka oleh sang guru Biologi, Katakura Kojuro. Sontak, kelas yang awalnya ribut pun langsung hening sesaat.

"Selamat pagi, anak-anak!" sapa Kojuro.

"Pagi, pak!" jawab seluruh mulas 9C yang lemes karena belum belajar.

Tapi Kojuro kagak sendirian. Ternyata, dia bersama seorang pemuda berambut merah bermata hazel dengan memakai jaket berwarna hijau dan celana coklat yang terlihat seumuran dengan anak-anak di kelas itu. Seluruh mulas pun langsung heran melihatnya.

'Eh? Dia tuh anak baru, ya? Kok dia pake jaket kayak para guru, sih?' batin seluruh mulas penasaran.

"Anak-anak, hari ini kita punya guru baru! Perkenalkan dirimu!" kata Kojuro sambil mempersilakan anak itu memperkenalkan dirinya.

'Dafuq! Dia guru atau anak sekolah, sih?' batin seluruh mulas (min Girl-chan) cengo.

'Tampang kayak anak sekolah, tapi udah jadi guru? Hebat!' batin Girl-chan kagum.

"Hajimashite! Boku wa Lance Stoppersky, tapi lebih enak dipanggil Lance atau Ransu! Yoroshiku!" kata bocah itu memperkenalkan dirinya.

'Perasaan gue pernah liat tu anak di suatu tempat, deh! Tapi dimana, ya?' pikir Luthfi bingung.

"Hari ini kita ulangan, ya~" kata Kojuro sambil membuka paket tersebut dan membagikan sembako (?) di dalamnya (Thundy: "Kenapa jadi sembako, coba? Sudahlah! Daripada ditimpuk pake tempat makan kucing (?)!" *ditimpuk beneran.*). "Dan kali ini, Stoppersky-san yang menjadi pengawasnya! Tolong kerja samanya, ya!"

"Iya, pak!" koor seluruh mulas saat Kojuro meninggalkan kelas 9C.

Mau tau soalnya seperti apa? Ini dia!


1. Apa itu Liechtenstein?

'Liechtenstein? Saudaranya pak Lance kali, ya?' pikir Bama sambil nulis 'Saudaranya pak Lance' di kolom jawabannya.

Dimas yang ngintip jawaban Bama pun langsung sweatdrop melihat jawaban Bama yang bisa-bisanya melebihi kebodohan sang ketua kelas. *Narator dihajar Luthfi.*

Sementara Girl-chan malah nulis 'Adeknya Switzerland The Master AK-47' (?) di kolom jawabannya dengan cengiran kecil. Kalau Vash sampai tau, bakalan ditembak kali tu anak. *ditembak beneran.*


2. Lanjutkan lirik lagu berikut! Kyou mo ame, kinou mo ame...

"Kelanjutannya apaan, ya? 'Give me more hamburger' kali, ya?" kata Ayu sambil nulis bait lagu 'Hamburger Street' di kolom jawabannya.

Dianka yang melihat jawaban temannya pun langsung headbang di tempat. Padahal, kalau kita liat kolom jawaban Dianka di nomor dua, dia malah nulis bait lagu 'Let's Boil a Hot Water'. XD (Cowboy: "Sumpah, kalian berdua tuh bego banget!" *dihajar bersama.*)

Entah kenapa, Girl-chan malah nulis bait lagu 'Carrot and Stick' di kolom jawabannya sambil nyanyi lagu 'Paris is Splendid Indeed'. (Thundy: "Kenapa dia malah kagak nyambung, coba?" -_-" *dibalang pipa.*)


3. Bendera apakah yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini?

"Ini gambar apaan, coba?" tanya Khalisa sambil melihat gambar itu dari segala penjuru arah mata angin (?).

Tapi sayangnya, usahanya nihil karena gambar itu pake mesin fotokopi KW 6.666.666,66666 (?). Akhirnya, dengan merdekanya Indonesia (?) (Thundy: "Kenapa jadi baca proklamasi, coba?" -_-"), Khalisa pun berjalan ke meja guru.

"Pak Lance! Ini gambar apaan?" tanya Khalisa sambil menunjuk gambar fotokopian KW tersebut.

Lance pun melihat kertas itu sebentar dan langsung nggebrak meja.

"Gambar di soal nomor 3 adalah bendera Denmark, ya~" teriak Lance yang cetar ulala (?).

Seluruh mulas pun langsung siul-siul. (Thundy: "Kagak nyadar kalau udah dimanfaatin?" *ditembak Lance.*)


4. Siapakah gadis paling bodoh seumur hidup kalian?

Seluruh mulas pun langsung nulis sebuah nama, yang ada di hatiku~ *plak!* Maksudnya, di kolom jawaban mereka.


Di kelas 9D...

"Hat-SHOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!" Dissa pun langsung bersin kenceng banget sampai kelas 9D mengalami badai gempa lokal (?) dadakan.

"Dissa! Harap tenang!" tegur Mathias sang ketua guru.

"Ha'i, pak Kambing (?)!" jawab Dissa refleks.

Mathias pun langsung memunculkan perempatan di jidatnya.

"Pak Mathias kan bukan kambing, dodol!" ralat Sho membenarkan.

"Ah, tumben Sho pinter!" puji Mathias.

"Lha, salah sendiri gaya rambut bapak mirip banget sama jambul kambing (?)!" kata Dissa ngawur aja atau ngawur banget? *alay mode: on.*

Mathias pun kembali memunculkan perempatan plus aura merah mengerikannya.

Oke, mendingan kita balik aja daripada melihat Dissa disiksa sama pacarnya Author. *Narator dibantai Mathias.*


Kembali ke kelas 9C!


5. Berapakah kedalaman Gunung Krakatau?

"Et, deh! Pembuat soalnya sarap kali, ya? Siapa coba yang udah pernah ngukur kedaleman gunung berapi ganas itu?" gumam Fahira sambil nulis tinggi Gunung Krakatau, tapi dikasih tanda minus di kolom jawabannya.

Atun pun hanya ngikutin aja. Daripada kagak diisi sama sekali, kan? :D (Cowboy: "Contoh anak kagak baik kayak gini! Asal ngisi seenak pantatnya (?)!" -_-")


6. Apakah ada tempat bernama 'Dunia Kapur'?

Seluruh mulas pun langsung sweatdrop melihat pertanyaan yang sepertinya perlu mempertanyakan IQ orang yang membuatnya. Ada yang nyanyi 'Flashlight', 'I Need the Song', bahkan sampai ada yang nyanyi Burung Kakaktua versi Mathias (?)! (Note: Baca fic 'The Song'! *malah promosi!*)

'Ck ck ck ck! Ternyata pembuat soalnya MKKB, ya!' pikir Amel sambil nulis 'GO GOOGLE IT!' di kolom jawabannya. (Cowboy: "Melawan guru tuh ceritanya?" -_-")


7. Apakah yang disukai Lance?

"Nah, lho! Siapa coba yang bikin soal aneh bin gaje kayak gini?" tanya Idham kebingungan.

GREEEK!

Pintu kelas 9C pun dibuka oleh si KamJab alias Kambing Jabrik (?) *Narator dipenggal Mathias.* untuk ketiga kalinya. Tunggu dulu! Kenapa tu Kambing ke kelas 9C? Bukannya dia lagi ngawasin kelas sebelah? Mau ngapain dia? Mau raep Lance? *dibantai bersama.*

"Ah, ked af at forstyrre (maaf mengganggu)!" kata Mathias sambil membawa sebuah kertas berwarna biru yang ngambang di laut (?). *ditabok.*

"Kagak, kok! Masuk aja!" balas Lance ramah.

Idham yang melihat momen-momen langka (?) tersebut pun langsung mengeluarkan lampu bohlam dari kepalanya. (Thundy: "Hints detected! DenmarkxLance!")

"Ini 'dokumen'-nya!" kata Mathias sambil memberikan kertas itu kepada Lance. (Cowboy: "To the point banget, ya!" d-_-")

Lance pun melihat sebentar isi kertas itu dan ngangguk kecil.

Ujung-ujungnya? Idham malah nulis nama sang ketua guru di kolom jawaban nomor tujuh. Kalau aja Lance sama Mathias sampai tau ada soal beginian, mungkin si Idham udah dibejek-bejek sama mereka! *ditabok lagi.*


8. Siapa yang membuat soal ini?

'Pembuat soal ini? Pastinya pak Mathias yang bikin soalnya!' pikir Delle sambil nulis 'Pak Mathias atau pak Jabrik atau pak Kambing atau pak Kapak Sakti (?) atau pak Mabuk (?) sang ketua guru teraneh yang gaje bin nista binti laknat (?)' di kolom jawabannya. (Cowboy: "Kok jadi Deja vu di Chapter 'PML, UGN, dan KN?', ya?" -_-"/Thundy: "Bujug, dah! Kenapa nama panggilan Mathias banyak banget, coba?" OAO"a/Mathias: "Itu mah masih mending! Kalau aja yang jawab tuh soal si Girl-chan, entar yang ada dia malah nambah 'pak Denmark' di jawabannya!" =_="/Girl-chan: *nyengir.*)

Padahal, belum tentu dia yang buat soalnya, ya? :D


9. TJBQBLBI QBDBS EBSJ TBOH LFUVB HVSV?

Seluruh mulas pun langsung jawdrop saat melihat bahasa alien (?) yang ada di soal mereka.

"Cih! Mendingan gue ngerjain soal bahasa Denmark dari pak Kambing daripada soal beginian!" koor seluruh mulas pelan.

Kenapa kagak kenceng? Orang mereka lagi ulangan, jadi kagak boleh berisik! :P


10. Berapakah umur sang guru baru?

Seluruh mulas pun segera nengok ke arah Lance. Yang ditengok pun langsung merasa kagak enak diliatin oleh 36 mulas 9C tersebut.

"PAK LANCEEEEEEEEEEEEEEE! BAPAK UMURNYA BERAPA, SIIIIIIIIIIIIIIIIH?!" tanriak seluruh mulas.

Lance pun menjadi korban 'serangan gelombang ultrasonik' tersebut dan langsung tuli sesaat. (Cowboy: "Halo, ambulans? Bisa ke sini?")

"Kalian semua diamlah!" kata Kojuro yang muncul tiba-tiba sambil nggebrak papan tulis (?) dengan lobak yang sama di Chapter 'PML, UGN, dan KN?'.

Saking kagetnya, seluruh mulas langsung hening lagi. Lance pun hanya bisa menghela nafas.

"Baiklah! Sebenernya bapak tuh umurnya 15 tahun!" jawab pemuda berambut merah itu watados.

Hening...

Seluruh mulas plus Kojuro pun hanya bisa manggut-manggut dan langsung shock seketika setelah mendengar angka '15'.

"Se-serius, Stoppersky-san?" tanya Kojuro yang cengo karena tu guru ternyata lebih muda dari guru lainnya, bahkan yang termuda.

Lance pun hanya mengangguk kecil.


Sekai de ichiban ookina zougame to
sekai de ichiban chiisana kaeru ni aemasu
Indo-you ni ukabu, hyaku-juu-go no shima Sēsheru(Seychelle(s))
Namae oboetekuretara ii na

Umi ga Bīto(beat) wo kizande,
kaze ga Hāmonī(harmony) kanaderuto
Hora kikoeru yo, tori-tachi ga utau koe
Hora karada ga shizen ni ugokidasu!

Maguro mo ebi mo, iruka mo kamome mo
te wo tsunaidara min'na tomodachi
Rizumu(rhythm) ni awasete, saa utaou yo
Waraiaetara omoi wa hitotsu

Sekai de ichiban ookina mi no koko-de-mēru(Coco de Mer)
Pan-no-ki no mi wa jukushite kara ga tabe-goro desu
Dai-shizen wo mamoru, kankou no shima Sēsheru
Yashi yori takai ki wa mitomemasen

Ame no Shawā(shower) wo abinagara
daichi no nioi kanjitara
Hora kikoeru yo, yamanami ga kotaeru koe
Hora karada ga shizen ni odoridasu!

Sango mo kai mo, nami mo Kokonattu(coconuts) mo
te wo tsunaidara min'na tomodachi
Umibe no kafe(café) de kataritsukusou
Nemukunattara o-hirune Taimu(time) zzz

Daichi mo umi mo, sora mo taiyou mo
te wo tsunaidara min'na tomodachi
Rizumu ni awasete, saa utaou yo
Waraiaetara kokoro mo hitotsu


Setelah mendengar bel yang entah kenapa malah memutar lagu 'Seychelles Here, Vacation Island' selama empat menit lima detik (kalau kagak salah), para mulas (min Girl-chan yang pake headset di telinganya) pun langsung sweatdrop.

"Baiklah, minna! Kumpulkan jawaban kalian sekarang tanpa pengoreksian lagi!" kata Kojuro sambil mengambil semua kertas jawaban dengan telekinesis (?).

Setelah kertas jawaban mereka diambil paksa oleh Kojuro dan ditinggal pergi oleh sang guru Biologi dan sang guru baru prematur (?) tersebut, seluruh mulas 9C pun langsung melakukan ritual facedesk dan headbang berjamaah di meja masing-masing. (Cowboy: "Err, bukannya sama aja, ya?")

"Ah, sarap banget yang bikin soalnya!" kata Safri kesal.

"Betul banget!" sambung Jonathan.

"Belnya juga kagak kalah sarap!" lanjut Syams.

"Ya udahlah! Mendingan kita istirahat dulu, deh! Entar kan kita mau ngeliat 'Dodge Frisbee Tournament' para guru!" saran Dio.

"Oh iya ya!" kata Slamet yang baru nyadar.

Yang lainnya pun langsung sweatdrop di tempat.

"Hei, kalian! Tadi nomor empat jawabannya apaan?" tanya Girl-chan yang menepuk punggung Luthfi.

"Pastinya si Diskon Murahan (?)!" koor para cowok menjawab pertanyaan Girl-chan.

Di depan kelas 9C, Dissa yang mendengar teriakan para cowok sarap itu pun langsung nimpukin mereka pake piano nyasar (?). (Cowboy: "Err, lu ngapain nge-troll di depan kelas 9C, Dissa?" -_-")


-skip time-


Di lapangan...

"Eh, eh! Lu tau, kagak? Ternyata pak Lance punya gebetan, lho!" teriak Idham yang udah berdiri di atas sebuah meja yang entah datang darimana dan udah kayak seorang promotor (?) lagu enka. *ditabok.*

"Yang bener?" tanya Nova kepo.

Idhan pun hanya ngangguk.

"Siapa?" tanya Feby ikut-ikutan kepo.

"Itu mah ra-ha-sia!" jawab Idham watados.

Mereka pun langsung sweadrop.


To Be Continue...


Review! :D