Balas Review! :D

Honey Sho: Saya kagak bakalan nyuruh anda nari, kok! :D Maksud dari nomor empat itu lompat dari atap sekolah sambil gaya-gaya aja gitu! :D Baiklah, nanti akan aku muat dan terima kasih review-nya! :D

Dissa-CHAlovers: Yah, aku kagak tau gimana nerusinnya! Oke, Thanks for Review! :D

Happy Reading! :D


Chapter 31: Class Meeting Gaje Part 2 (What The Class Meeting Contest?)


"Eh, Diskon-chan! Ada apaan, nih?" tanya Luthfi kepada Dissa saat dia, Girl-chan, dan Giro-kun lagi ngeliatin tu anak lagi membaca papan pengumuman di depan ruang guru dengan tatapan cengo.

"Mending lu bertiga liat aja sendiri!" jawab Dissa sambil mempersilahkan ketiga mulas dari 9C itu membaca pengumuman tersebut.

Ketiganya pun ikut membaca dan langsung jawdrop berjamaah.

Daripada penasaran, kita liat aja isinya!


Pengumuman!

Besok akan diadakan Class Meeting yang diikuti oleh seluruh warga NihoNime Gakuen.

Daftar lombanya seperti ini:

1. Memasak

2. Menyanyi

3. Tarik tambang (1 tim 5 orang)

4. Lompat indah dari atap sekolah (?)

5. Narsis-narsisan (?)

6. Jaipongan (?)

7. Sepak bola cewek (?) (1 tim 3 orang)

8. Basket cowok (1 tim 3 orang)

9. Voli campuran (1 tim 3 orang)

10. Angkat gerobak sayuran (?)

Bagi yang berminat, silakan mendaftar di podium (?) yang telah disediakan di Kantin!

Af skoleledere smukke fyre (Dari ketua guru kalian yang ganteng), Mathias Køhler! (Thundy: "Astaga Kambing! Sejak kapan dia jadi narsis kayak gitu?")

Catatan: Eits, jangan muntah! Bapak kagak bayar petugas kebersihan, lho! (Cowboy: "Dasar ketua guru kagak bertanggung jawab!" *dipenggal Mathias.*)


"Anjrit! Denmaku-pyon udah gila kali ya ngadain lomba kayak gitu? Memangnya dikate lomba 17 Agustus?" tanya Giro-kun sambil berusaha mengangkat rahangnya.

"Aku juga kagak tau!" balas Girl-chan yang masih cengo.

"Pak Kambing terlalu narsis!" komentar Luthfi yang cengo dengan kalimat 'ketua guru kalian yang ganteng'. (Cowboy: "Tunggu dulu! Memangnya dia ngerti bahasanya si Kambing?"/Mathias: "Terusin, terusin panggil gue 'Kambing'! Besok-besok gue jejelin masakannya Fin baru tau rasa lu!"/Cowboy: "Iya, iya!" -_-"V)

Sebaiknya kita abaikan saja dulu keempat bocah gaje tersebut! Kita beralih ke ruang guru dimana Lukas dan Lance lagi duel untuk memperebutkan Emilkita (?). *plak!* Eh, salah deng! Abaikan saja yang terakhir!

"KESEL BANGET! KENAPA BISA KALAH LAGI?!" teriak Lukas lebay. (Thundy: "Baru tau gue kalau si Teplon (?) itu juga bisa lebay!" *dikejar-kejar para troll.*)

"Lha? Bukannya gue udah bilang kalau gue pemula, ya?" tanya Lance santai sambil merapikan kartunya.

"PEMULA DARI KANADA?! LU MENANG LIMA KALI BERTURUT-TURUT DARI GUE! GIMANA BISA DISEBUT PEMULA, HAH?!" teriak Lukas sewot.

"Please, deh! Lama-lama lu jadi kayak Mathias teriak-teriak mulu tau nggak?" balas Lance sweatdrop sambil menyodorkan kartunya. "Kalau kagak percaya, coba liat aja kartu gue!"

Emil mengambil kartu milik Lance dan keduanya pun langsung kaget melihatnya.

'Anjrit! Random amat kartunya! Pantesan aja Keiji kalah sama dia!' batin Emil dan Lukas cengo.

Bicara soal Keiji, dia lagi digantung terbalik di tiang bendera gara-gara ngabisin Dango Yukimura! Oke, terlalu OOT! Kita kembali kepada ketiga bocah gaje tersebut!

"Sekarang lu berdua percaya kan kalau gue pemula?" tanya Lance.

"Tapi kenapa isi kartu lu aneh semua?" tanya Emil sambil mengembalikan kartu Lance.

"Memang dari sananya!" jawab Lance watados sambil berjalan pergi.

Lukas yang berniat melancarkan mantra kutukan dicegat oleh Ieyasu.

"Sudahlah, Bondevik-san! Ransu-kun memang pemula! Terima saja nasib!" nasihatnya.

Pemuda Norway itu hanya menurut dan segera merapikan kartu miliknya yang berserakan di meja kerja Mathias (karena mereka mainnya di ruangan Mathias!).

"GAWAT! GAWAT GAWAT GAWAT!" teriak seseorang dari luar ruang guru.

Ketiganya pun segera keluar dan mendapati Yukimura berteriak dengan wajah panik.

"Oy, ada apa ini?" tanya Ieyasu heran.

"GAWAT GAWAT! CEPAT KE KANTIN! MATHIAS-DONO BERANTEM LAGI SAMA ANDRE-DONO DAN BERNIAT PERANG DI SANA!" jawab Yukimura panik.

"Lagi?" tanya kedua bocah beda marga itu saling berpandangan.

"Mereka memang musuh bebuyutan! Kita ke sana, yuk!" ajak Ieyasu.

Ketiganya pun segera menuju ke kantin dan langsung cengo dengan pemandangan di depan mereka.

Mau tau apa yang dilakukan si Kambing dan si 'Hero' dari CSO?

Sederhana saja, sih!

Perang dengan senjata? Kalian salah! Karena...

.

.

.

.

.

.

.

.

Mereka malah adu toa plus sumo di sana! Bikin orang cengo aja, deh! -_-" *terjadilah kejar-kejaran antara Narator dengan Mathias dan Andre di Vertigo.*

"Makkun! Andre-san!" kata Ieyasu sweatdrop.

"Dasar mereka itu!" komentar Gerrard sambil menghela nafas.

Kita kembali kepada empat bocah sarap barusan! Mereka dan teman-temannya yang lain sedang menentukan lomba apa yang akan mereka ikuti.

"Eh, kalian mau itu lomba apa?" tanya Dissa.

"Kalau gue ikut lomba basket sama Luthy-pyon dan Idham-pyon!" jawab Giro-kun.

"Gue mah lomba narsis-narsisan aja, deh!" balas Dissa.

"Gue mau nyoba lomba tarik tambang sama nyanyi aja!" kata Girl-chan datar.

"Gue sama kayak Giro-kun aja, dah!" ujar Luthfi.

Nah, bagaimanakah keseruan Class Meeting besok? Kita akan melihatnya Chapter depan! *Narator digampar Reader.*


To Be Continue...


Me: "Selesai!" :D

Cowboy: "Singkat amat!"

Me: "Gue kagak tau gimana nerusinnya!"

Cowboy: "Ya sudah!" *sweatdrop.*

Me: "Happy Reading!" :D