Balas Review! :D
Sanada Sena: Kagak apa-apa, kok! Oke, terima kasih Review-nya! :D
Honey Sho: Hohoho, begitulah! Mathy itu memang si Raja Jahil! *nyengir nista.* Well, Thanks for Review! :D
Happy Reading! :D
Chapter 37: The Crazyness Day
~Angkot~
"Dari tadi angkot lama banget!" gumam Giro-kun yang tak sengaja melihat uang di tengah jalan.
"Uang? Kalau dipikir-pikir ambil aja, deh!" kata anak itu sambil mengambil uang tersebut dan sebuah angkot pun melewatinya.
"Tuh, kan!" kata pemuda berkacamata itu sambil facepalm.
~Ambulance~
"Dari tadi angkotnya penuh mulu!" gumam Luthfi.
Tiba-tiba, sebuah mobil pun berhenti di depannya.
"Akhirnya dapet angkot juga!" kata anak itu dengan happy-nya.
'Tapi apa segampang ini?' pikir Luthfi bingung.
"Ini mobil ambulans, dek!" kata sopir mobil tersebut.
"EEEEEEEEEEEEEH?!" teriak pemuda berkacamata itu kaget.
~Ambulance Part 2~
"Lu baca ini, kagak?" tanya Idham sambil nunjukin sebuah majalah kepada Girl-chan.
"Blekok lu!" bentak gadis itu sambil menjitak kepala Idham dan mereka berdua pun melihat sebuah ambulans.
'Ambulans?' pikir mereka berdua.
Tiba-tiba, ambulans itu pun berhenti.
'Berhenti?' pikir mereka berdua lagi.
Kemudian, Luthfi pun turun dari ambulans.
"Makasih ya, pak!" kata anak itu.
'LUTHFI! TOBAT, NAK! LU MAU MATI, YA?!' pekik mereka berdua dalam hati.
~Siap~
"Sebentar lagi ulangan, belum belajar lagi!" gumam Feby.
Tiba-tiba, Feby bertemu dengan Luthfi.
"Lu udah siap?" tanya Feby.
"Udah, lha!" jawab Luthfi santai.
'Gawat! Ternyata dia udah siap!' batin anak itu kaget.
"TARA~" kata teman berkacamatanya sambil menunjukkan contekan di lubang hidungnya.
"Maksud gue belajar!" balas Feby sewot.
~Majalah~
"Anak-anak, sekarang kita ulangan!" kata Emil sambil melihat majalah.
'Apa kalian mengira aku akan membaca dan tidak mengawasi kalian?' batin sang Icelandic.
"Wah, live action-nya udah tayang!" kata pemuda berambut silver itu.
'Kena perangkap dia!' batin Feby, Farel, dan Nova.
~Komik~
"Susah amat, sih!" gumam Farel. "Terpaksa ngawasin temen!"
Farel tak sengaja melihat Nova membaca komik.
"Masih sempet aja lu baca komik!" bentak Farel kesal.
Nova pun hanya bisa ber-'Eh' ria mendengarnya.
~Contekan~
"Ini punya siapa belum dinamain?" tanya Emil.
"Maaf, pak! Itu contekan saya!" jawab Timothy sambil menukar kertas itu dengan kertas ulangannya.
"Lain kali hati-hati!" nasihat sang Icelandic kepada anak itu.
"Iya, pak!" balas Timothy.
"Tunggu dulu!" ujar pemuda silver itu yang teringat sesuatu.
"KECEPLOSAN!" pekik Timothy panik.
'Yang bego siapa, sih?' batin seisi kelas (min Emil dan Timothy) sweatdrop.
~Besok~
"Tadi kalian ulangannya gimana?" tanya Nova.
"Lumayan!" jawab Giro-kun dan Idham bersamaan.
"Besok ada apaan, ya?" tanya Luthfi.
"Kagak tau, deh! Kita liat aja nanti!" balas Girl-chan watados.
To Be Continue...
Review! :D
