Balas Review! :D
Honey Sho: Iya, kagak apa-apa dan terima kasih Review-nya! ^O^"
Happy Reading! :D
Chapter 38: Wi-Fi Problem Teacher Version
Saat sedang main ToD, Keiji menerima sebuah dare gaje dan mendatangi seorang guru muda berambut merah bernama Lance Stoppersky.
"Stoppersky-kun! Lu tau kata sandi Wi-Fi sekolah, kagak?" tanya Keiji sambil memegang bahu Lance dan Lukas.
"Kagak tau!" gumam Lance watados sambil membantu Lukas membuat soal ulangan.
"Hah, kagak tau? Payah lu!" sambar Kojuro kesal sambil membenarkan rok di atas lutut (?) yang dipakainya.
Sekarang dia sedang menjalankan dare dari Ieyasu untuk crossdress dan menjalankannya dengan senang hati (baca: setengah terpaksa).
"Masa seorang Lance Stoppersky kagak tau password Wi-Fi NNG?" tanya Andre sambil menghitung uangnya yang mungkin aja ada sisa buat beliin Lance sebuah jajanan sebagai penawaran. "Nanti gue beliin kue sepuluh biji, deh!"
"Heh, jangan kue! Kesannya murahan banget!" gumam Gerrard sambil melipat lengannya di depan dada.
Sasuke pun mulai ikut ambil bagian untuk hal ini karena dia punya banyak strategi dengan pekerjaan sampingannya sebagai seorang ninja dengan ngomong, "Naikin tawaran! Lu kasih tau password Wi-Fi-nya dan gue bikinin makanan special buat lu!"
"Masih enakan licorice pemberian Emil-dono daripada makanan buatan lu!" semprot Yukimura sambil memakan dango-nya yang ke-1853 (?!).
"ANJIR LU, DANNA!" umpat Sasuke kepada Yukimura yang sukses membuat pertikaian di antara keduanya.
Kemudian, Motochika pun muncul sambil ngomong, "Ah kalian ini, gue selalu punya cara keren buat urusan kayak gini!"
"Stoppersky-san, beri aku password Wi-Fi sekolah ini dan nanti malam kau tidur sama aku, ya?" godanya sambil memegang dagu Lance yang sukses membuatnya ketakutan.
"Mau di kamarmu atau di kamar- AW!" kata Motochika yang tiba-tiba terpotong karena kakinya diinjak oleh Mathias dan Ieyasu.
"GILA LU, CHIKA! KALAU LU PAKE CARA KAYAK GITU, BISA-BISA LU BAKALAN DI-HEADSHOT SAMA ICE!" bentak Mathias sambil menampar Motochika berkali-kali.
"TAU LU, CHIKA! BISA-BISA LU BAKALAN DIGAMPARIN SAMA STEILSSON-SAN!" Ieyasu juga ikut-ikutan membentak Motochika sambil menonjok pria itu dengan kesalnya.
"CARA LU MURAHAN BANGET, GOBLOK! MALU GUE PUNYA TEMEN KAYAK LU!" umpat mereka berdua kepada Motochika yang sukses membuat para guru yang lainnya diem sambil membatin, 'Si Yasu sama Køhler-san mulai sadis, nih!'
"Udah, selow aja! Gue kan cuma bercanda!" lirih Motochika dengan wajah yang memar dan bonyok akibat perbuatan kedua orang barusan.
"Bercanda tapi bikin gue jijik!" desis Sasuke dengan tampang 'ilfeel-gue-sama-Motochika-!'.
Sementara itu, Kenshin yang berada di samping Masamune pun juga mendengar kata menjijikan itu sambil bertanya, "Gue yang denger, tapi kenapa pengen muntah, ya?"
"Sama!" balas Masamune singkat.
"Ih! Berisik banget, sih! Gue jadi kagak bisa nonton 'The Last Movie', nih!" teriak Kojuro yang dari tadi menatap layar laptopnya untuk menonton film.
Gerrard yang berada di sebelah Kojuro pun menghela nafasnya.
"Udah! Mendingan lu nonton 'Sponge Out The Water' aja sama gue!" sarannya sambil mengeluarkan sebuah DVD film yang dimaksud.
Kemudian, Lukas dan Shingen pun mendatangi kedua orang tersebut.
"Sudahlah! Mendingan kita nonton 'TV Champion' aja, deh!" usul Lukas.
"Gaya lu, Bondevik-san! Ngikutin aja kagak!" balas Shingen sambil menatap Lukas dengan wajah datar.
Kemudian, para guru pun mulai berusaha mengutak-atik password Wi-Fi sekolah tanpa bantuan Lance.
"Coba pake password yang satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh dan delapan!" saran Ieyasu.
"Oke!" balas Keiji sambil mengetik delapan digit angka yang disebutkan Ieyasu barusan, tapi hasilnya nihil.
"Kok kagak bisa, sih?" tanya Keiji bingung.
"Coba 'Valkyrie Tank'!" gumam Matt sambil memegang dagunya.
Keiji pun mengetik nama itu di kolom Wi-Fi password, tapi hasilnya tetap nihil dan ngomong, "Kagak bisa!"
"Coba pakai inisial selingkuhannya!" usul Andre, tapi Keiji malah gagal paham dengan maksud perkataannya.
"Hah?" sahut Keiji yang memang sudah gagal paham dengan maksud Andre barusan.
Kemudian, Lukas pun kembali menghampiri Lance dengan ekspresi bingung.
"Eh, Bocah Merah! Memangnya lu kagak tau password Wi-Fi sekolah, ya?" tanya Lukas kepada Lance dengan ekspresi 'kok-tumben-ya?'.
"Kasih tau atau gue cekokin lu pake lagu horror!" ancam Andre kepada Lance sambil mengeluarkan HP Sm*rtph*n* dari saku celananya. "Mau lagu 'Karl Mayer' atau yang lain?"
"Eeh, jangan! Itu mah kagak ngaruh!" balas Mitsunari, sementara Andre sibuk nyari lagu lain.
Mungkin lagu 'Gloomy Sunday' bisa menjadi pilihan lain yang terbaik (atau menakutkan) bagi telinga Lance dan para guru lainnya.
Kemudian, sesosok makhluk dari negeri antah barantah pun memasuki ruangan nista tersebut.
"Iya, jangan! Mendingan lagu 'Kagome Kagome' aja!" kata Kagamine Rin bersemangat.
Eh, sebentar! Rin kan Vocaloid, ngapain dia ikut-ikutan?
"Paham, deh! Yang punya lagu serem cukup ngerti!" gumam Mathias pelan.
'SAKITNYA TUH DI SINI!' batin sang ketua guru sambil memegangi dadanya.
Abaikan saja Mathias yang mulai galau barusan!
Kita kembali kepada para guru yang sedang mengerubuti Lance! Mereka melihat kenampakan Rin di ruang guru, tapi kembali mengabaikannya.
"Ih, dirasa!" gumam Rin agak kesal. "Eh, kenapa gue dikacangin?"
"LU KAN BUKAN GURU DI SINI!" koor para guru lantang.
"WOI, SELOW AJA KELES! GUE BELUM BUDEG!" balas Rin sewot.
Sontak, para guru pun langsung ketawa gaje mendengarnya.
"Gue pergi dulu!" kata Rin sambil meninggalkan ruang guru.
Entah kenapa, Mitsunari mulai merasakan sesuatu yang hilang. Iya! Dia dari tadi tidak mendengar suara Hanbei dan bertanya, "Moncong-moncong, Hanbei-sama kemana?"
Ieyasu pun mulai tertawa kecil begitu mendengar temannya mencari Hanbei sambil nanya balik, "Kenapa, Mitsu? Kangen?"
"Kagak, gue mau nanya aja!"
"Pasti dia lagi di belakang, tepatnya lagi bikin makanan di dapur Kantin!" balas Sasuke sambil memegang dagunya dan Mitsunari pun hanya bisa menganggukan kepalanya.
"Hei, kalian jangan bahas apa-apa dulu kek! Ini urusin dulu masalah Wi-Fi-nya!" kata Matt kepada Keiji. "Biar bisa lanjut main lagi, nih!"
"Eh, iya! Gue lupa!" kata Keiji sambil memegang dahinya.
"Stoppersky-kun!" panggilnya sambil berjalan menuju meja Lance.
Sesampainya di meja Lance, dia pun menatapnya dengan penuh harapan sambil ngomong, "Eh, Stoppersky-kun! Buruan kasih tau password-nya! Gue mau nyolong foto dari mbah Gugel, nih!"
"Nyolong foto apaan, sih?" tanya Lance tanpa mengalihkan pandangan dari buku yang dibacanya. "Foto gebetan lu, ya?"
"Heh, bukan kok!" gumam Ieyasu kepada Lance. "Palingan foto artis itu, kali!"
"Jangan sok tau kalian!" kata Keiji kepada mereka berdua dengan kagak sabaran. "Eeh, kasih tau aja! Ingat, orang pelit itu cocoknya jadi jomblo!"
"Anjir, parah lu! Dia kan sobat gue!" sambar Matt membela temannya tersebut.
"Ya kagak, Lance?" tanya Matt sambil menatap Lance.
Kemudian, Lance pun tersenyum nista dan teman-temannya mulai curiga karena dia ingin ketawa tapi ditahan. Pemuda berambut merah itu pun mulai ngomong, "Kalau soal itu sih, kalian tulis aja 'Kagak tau'! Memang kata sandinya kayak gitu, kok!"
Webek, webek...
Tick Tock! Tick Tock! Tick Tock!
GUBRAK!
"ANJRIIIIIIIT!" jerit Andre kesal.
"KAMPREEEEET!" pekik Ieyasu ikut-ikutan pake 'kata mutiara'.
"Berisik lu berdua, bastard!" umpat Masamune sambil melempar botol plastik kosong ke arah Andre dan Ieyasu.
"WHAT THE DENMARK?! BARU KALI INI KITA DI-TROLL SAMA LANCE STOPPERSKY!" jerit Matt, Mathias dan Lukas.
"Cie di-Troll, memang enak?" gumam Motonari pelan sambil menertawakan teman-temannya dalam hati.
"Jebakan betmen!" gumam Shingen pelan sambil tertawa pelan.
"Bukan, Oyakata-sama! Ini mah Jebakan Lance Stoppersky!" balas Yukimura kepada tuannya tersebut.
"PANTESAN AJA KEMARIN LU DILUPAIN MULU!"
"Apa hubungannya sama hal itu?!" bentak Gerrard kepada Kenshin yang sukses membuat yang bersangkutan hanya bisa sweatdrop.
"BESOK GUE GUNA-GUNAIN SI EMIL STEILSSON BIAR DIA CEPET-CEPET MUTUSIN LU, LANCE STOPPERSKY!"
Lance pun hanya bisa merasakan uratnya yang terputus begitu mendengar ada orang yang mengancam hubungannya dengan Emil.
To Be Continue...
Yah, ini memang nista! Tapi aku berusaha sebaik mungkin untuk dua Chapter terakhir nanti! :D
Betewe enewe beswe, ada yang berminat add FB dan BBM? Keterangannya ada di profil dan aku akan berusaha konfirm saat sahur (karena paket internet malam di HP-ku cuma bisa dari jam satu malem sampe jam setengah tujuh pagi)! Aku mem-publish beberapa gambar yang kubuat dengan aplikasi 'Avatar Maker' di FB, lho! Mungkin, ada yang berminat comment? *maunya!*
Mungkin setelah ini aku berniat bikin fic special puasa yang akan dipublish di kedua fandom 'sakral'-ku! Ada yang bisa nebak? Clue-nya itu fandom asal OTP-ku, lho! (Yang sering baca 'TCSC' mungkin tau ni ye? *ngelirik Honey Sho.*)
Review! :D
