Tak banyak yang bisa dilihatnya dengan mata sembab.
Juga tidak akan ada yang mau melihat wajah cantiknya berhias varian lebam sebelum disembunyikan dengan susah payah. Masih ada sedikit di pipi kanan juga di ujung bibir, Nagase Hiromi keburu pasrah.
"Kalau Makocchan tahu aku memutuskan berhenti bermain ragbi, dia akan bilang apa ya?" gumamnya pada diri sendiri.
"Mungkin dia akan meneriakiku bodoh…" buru-buru punggung tangannya menyeka bagian mata sebelum ada lagi cairan hangat yang berhasil terjun bebas, "Atau mungkin dia akan langsung membenciku."
Di antara situasi kompleks, Hiromi tidak paham kenapa ia malah mengganti atasannya dengan sweater gelap juga meraih tas selempang. Kepalanya melengak ke atas jendela, berharap waktunya masih cukup sebelum langit mengalami pergantian rangkai senja.
"Tapi aku tidak mau dibenci Makocchan…"
つづく
