WHITE KNIGHT ACADEMY
Disclaimer : NARUTO milik Masashi Kishimoto
Genre : Romance dengan sedikit Fighting
Pair : Naruto X Hinata
Warning: OOC, AU, SmartNaru & StrongHina
Summary : Disebuah dimensi yang bernama Knight's Territory terdapat sebuah akademi bernama White Knight Academy. Sekolah ini adalah HighSchool yang mengajarkan pelajaran dan ilmu beladiri. Terdapat murid bernama Uzumaki Naruto yang terkenal karena kecerdasannya dan pembuat strategi bertarung yang jitu. Dia menyukai gadis bernama Hinata tapi Hinata selalu menolaknya. Apakah Naruto akhirnya bisa menaklukan hati Hinata dan bagaimana dia menghadapi 4 gadis yang tergila-gila padanya?
Chapter 6 – Class War! 2A VS 2D
Tiba-tiba Kankurou mengeluarkan sebuah boneka besar yang mengerikan dari gulungannya kemudian boneka itu meluncur dengan cepat ke arah Sakura lalu memasukkan Sakura kedalam tubuh boneka itu. Gaara kemudian maju dengan cepat kearah Naruto lalu memukul Naruto. Naruto pun terpental.
"Uukhh...apa yang kau lakukan pada Sakura-san?", ujar Naruto.
"Aku akan menjadikannya sebagai sebuah taruhan. Sudah lama aku menantikan saat ini. Kami kelas 2D menantang kalian kelas 2A untuk bertarung dalam Class War! Jika kami menang, kami akan menyiksanya sampai dia mati. Tapi jika kalian menang, kalian boleh mengambilnya kembali. Bagaimana? Kau setuju Uzumaki?", tanya Gaara dengan senyum seringainya.
"Baiklah, aku terima tantanganmu! Aku pasti akan menyelamatkan Sakura-san!", ujar Naruto.
"Khukhukhu, kalian akan habis Uzumaki!", ujar Gaara sambil tersenyum menyeringai.
"Kami takkan kalah dari kalian! Kami pasti bisa mengalahkan kalian!", ujar Naruto.
"Khukhukhukhu, kutunggu kau di medan pertempuran sepulang sekolah", ujar Gaara lalu berbalik.
"Gadis ini pasti akan mati, hehehehe", ujar Kankurou sambil terkekeh lalu berbalik juga dan mereka berdua melangkah pergi sambil membawa Sakura yang berada di tubuh boneka Kankurou.
"Ukkh..aku harus segera memberitahu yang lainnya", ujar Naruto lalu bergegas kembali ke kelasnya.
Naruto akhirnya sampai di kelasnya dan langsung menceritakan tentang hal barusan itu pada teman-temannya. Mereka sangat terkejut mendengar kabar tersebut.
"Kita harus menyelamatkan Sakura, Sabaku bersaudara itu memang benar-benar bajingan!", ujar Shion.
"Aku siap untuk menolong Sakura-san, aku akan bertarung dengan seluruh kemampuanku", ujar Sara.
"Kita juga akan membantu!", ujar Rock Lee dan Chouji.
"Hahh..merepotkan, kenapa kau langsung setuju mengadakan Class War dengan mereka? Buang-buang tenaga saja…Tapi apa boleh buat…", ujar Shikamaru malas.
"Teman-teman yang lain bagaimana dengan kalian?", tanya Naruto pada teman sekelas yang lainnya.
Murid kelas 2A yang lain terdiam dan terlihat sedang berpikir. Akhirnya ada yang buka suara.
"Tidak! Kami takkan ikut Class War itu. Buat apa kami menolong gadis berandalan seperti dia?! Merepotkan saja!", ujar salah satu siswa laki-laki.
"Itu benar! Itu benar!"
"Iya dia kan bekas murid Black Knight Academy, biarkan saja dia menanggung dosanya sendiri!"
"Iya biarkan saja dia dihabisi oleh anak-anak kelas 2D!
"Itu hukuman yang pas untuk berandalan seperti dia!"
"Kalian! Apakah kalian tak punya perasaan sama sekali!? Sakura-san itu adalah gadis yang sangat baik hati! Dia ingin berteman dengan kita semua! Tapi teganya kalian tak mau menolongnya! Kalian benar-benar keterluan!", ujar Naruto geram.
"Dia pasti Cuma pura-pura saja baik pada kalian! Pokoknya kami takkan mengikuti Class War itu, ayo kawan-kawan kita pergi!", Para murid satu persatu mulai meninggalkan kelas. Kebetulan jam itu sensei yang mengajar tidak masuk sehingga jam pelajaran kosong.
"Matsuri-san, kumohon bantulah kami..", ujar Naruto sambil menahan lengan Matsuri yang akan keluar dari kelas.
"Aku tak bisa berbuat apa-apa, Naruto-san, karena kebanyakan murid menolak, sebagai ketua kelas aku harus mengikuti mereka", ujar Matsuri.
"Souka…", ujar Naruto lalu melepaskan lengan Matsuri dan Matsuri akhirnya keluar dari kelas.
Tersisa 6 orang di kelas itu. Naruto, Shion, Sara, Shikamaru, Rock Lee dan Chouji.
"Apakah kita bisa menang dengan jumlah orang seperti ini?", tanya Chouji.
"Benar Naruto, jumlah kita terlalu sedikit, kita pasti akan dikalahkan dengan mudah", ujar Shikamaru.
"Memang kuakui pasti sulit untuk menang dengan jumlah kita ini, tapi aku takkan menyerah! Aku akan berusaha sekuat tenaga! Aku harus menyelamatkan Sakura-san! Karena dia adalah temanku! Seorang teman sejati takkan pernah meninggalkan temannya yang sedang kesusahan!", ujar Naruto.
"Aku setuju dengan Naruto-kun! Aku juga takkan menyerah! Akan kukalahkan mereka dengan panah dan busurku!", ujar Shion.
"Aku juga, aku harus menolong Sakura-san! Sakura-san adalah teman kita!", ujar Sara.
"AYO SELAMATKAN SAKURA!", ujar Rock Lee semangat.
"Apa boleh buat, ayo! Kita harus bersiap-siap!", ujar Chouji.
"Hahhh…merepotkan…", ujar Shikamaru dengan malas.
"Baiklah, arigato kawan-kawan semua! Sekarang kita harus mengatur strategi-nya", ujar Naruto. Mereka pun mulai berdiskusi untuk membuat strategi bertarung.
Sementara itu murid-murid kelas 2A lainnya sedang berkumpul di kantin sekolah. Tiba-tiba Kakashi datang menghampiri mereka.
"Hai anak-anak, pelajaran lagi kosong ya?", tanya Kakashi.
"Konichiwa, Hatake-sensei! Benar pelajaran sedang kosong", ujar para murid.
"Kudengar kalian ditantang kelas 2D untuk mengadakan Class War, lalu kenapa kalian masih berkumpul disini dan tidak bersiap-siap?", tanya Kakashi.
"Buat apa sensei? Kami takkan mengikuti Class War itu, buang-buang tenaga saja!"
"Ke-kenapa?", tanya Kakashi bingung.
"Haruno ditawan oleh anak-anak kelas 2D. Kami tak mau menyelamatkan Haruno Sakura. Biar saja dia dihabisi oleh anak-anak kelas 2D. Berandalan sepertinya pantas mendapat hukuman"
"Ja-jadi Haruno ditawan kelas 2D? Kenapa kalian tak menyelamatkannya? Dia itu bukan anak berandalan seperti yang kalian pikirkan!", ujar Kakashi.
"Dia kan anak pindahan dari Black Knight Academy. Pasti dia berandalan seperti anak-anak Black Knight lainnya"
"Haruno Sakura bukanlah gadis berandalan. Akan kuceritakan tentang dia. Kalian pasti Cuma mengetahui kalau dia pindah ke akademi ini karena dia pindah rumah di distrik Konoha ini kan? Tapi sebenarnya alasan dia pindah bukanlah hal itu. Dia pindah karena diusir dari sekolah karena memberontak pada dewan murid Black Knight Academy. Dia tidak suka dengan hal-hal kejam yang dilakukan oleh dewan murid Black Knight Academy yang dipimpin oleh Uchiha Sasuke, lalu diapun membentuk suatu kelompok yang menentang dewan murid. Tetapi karena jumlah mereka yang sedikit dan dewan murid sangat berkuasa, akhirnya kelompok itu pun dibabat habis sehingga tersisa Sakura sendiri. Sakura pun dikeluarkan dari sekolah dan terpaksa pindah kesini. Sasuke memberikan toleransi padanya karena Sakura adalah mantan pacarnya. Tentu saja dia dengan mudah dikeluarkan, karena notabene pemilik akademi itu adalah ayah Sasuke. Jadi kalian mengerti kan sekarang? Sakura bukanlah gadis berandalan seperti yang kalian kira. Dia adalah gadis yang baik yang ingin menegakkan keadilan dan menentang kekejaman", ujar Kakashi panjang lebar.
Para murid termangu mendengar cerita tersebut. Mereka merasa menyesal telah menganggap Sakura tanpa mengenalnya lebih dulu.
"Kalau begitu aku pergi dulu ya...", ujar Kakashi lalu beranjak dari tempat itu.
Sementara itu di hutan belakang sekolah kini sudah ada dua kubu yang sedang berhadapan. Mereka saling bertatapan tajam.
"Wah-wah, kalian benar-benar meremehkan kami ya? Masa' kalian akan bertarung dengan jumlah 6 orang?", ujar Kankurou.
"Jumlah kami ini sudah cukup untuk mengalahkan bedebah seperti kalian!", ujar Shion.
"Hohoho, kita lihat nanti, siapa yang akan menderita kekalahan", ujar Kankurou sambil tersenyum menyeringai.
Lalu muncullah tiga orang cewek dan satu sensei dengan alis tebal.
"Jadi, kelas 2A dan kelas 2D sudah berkumpul ya? Tapi kenapa kelas 2A Cuma ada 6 orang?", tanya Tenten bingung.
"I-itu kami..", ujar Naruto gugup.
"Sudah cepat mulai saja pertarungannya. Narunaru, Sara-chi, dan Ecchi-onna pasti bisa mengalahkan mereka dengan mudah", ujar Hinata santai.
"Hahaha mana mungkin dengan jumlah segitu bisa mengalahkan kelas 2D yang jumlahnya 30 orang? Jangan bercanda!", ujar cewek berambut pirang yang dikuncir empat.
"Hooo, Temari, kau datang kesini mendukung adik-adikmu atau...mendukung pacarmu si rambut nanas itu?", tanya Hinata.
"A-ano...i-itu...", ujar Temari gugup.
"Tapi, pertarungan kali ini tak seimbang, kelas 2A harus memiliki anggota yang pas baru pertarungan bisa dimulai. Kalau anggota kelas 2A tidak pas, aku selaku ketua dewan murid akan membatalkan Class War ini ", ujar Tenten.
"Tapi Tenten-senpai, kami harus...", ujar Naruto.
"Jumlah kami pas kok!"
Semua kaget mendengar suara tersebut dan menoleh ke asal suara itu. Ternyata anak-anak kelas 2A telah datang dan telah siap dengan senjata-senjatanya. Naruto dkk pun langsung senang melihat mereka.
"Teman-teman kalian datang", ujar Naruto.
"Maafkan kami Naruto-san, kali ini kami akan membantu kalian untuk menyelamatkan Haruno-san. Kami sudah salah sangka dengan Haruno-san", ujar Matsuri.
"Baguslah dengan ini pertarungan bisa dimulai!", ujar Shion.
"Karena kelas 2A telah lengkap, mari kita mulai saja pertarungannya. Tapi sebelum itu Maito-sensei akan menjelaskan peraturan Class War ini", ujar Tenten.
"Ya anak-anak, dalam Class War kalian bisa menggunakan segala teknik-teknik dan senjata-senjata yang kalian miliki. Tapi pertarungan tidak diperbolehkan sampai membunuh seseorang, jika ada yang mencoba membunuh akan segera dihentikan olehku dan dewan murid. Lalu inti dari pertarungan ini adalah ketua kelasnya. Ketua kelas akan berada di garis pertahanan paling akhir. Kelas siapa yang berhasil duluan mengalahkan ketua kelas akan memenangkan Class War ini. Tapi untuk itu, ketua kelas dua kubu akan disembunyikan wajahnya. Itulah peraturannya, kalian mengerti?", ujar Guy.
"Mengerti, sensei!"
"Baiklah kalian bisa mengatur formasi masing-masing!", ujar Guy.
Kedua kelas segera mengatur formasi untuk menjalankan taktik pertarungan. Kelas 2A dikoordinir oleh Naruto sedangkan kelas 2D dikoordinir Kankurou.
"Naruto, apakah kita bisa memenangkan pertandingan ini? Kudengar kelas 2D yang sekarang biarpun nilai mereka anjlok-anjlok tetapi mereka memiliki kekuatan-kekuatan yang mengerikan", ujar Chouji.
"Tenanglah, kita pasti menang, karena aku sudah memiliki kunci untuk memenangkan pertarungan ini!", ujar Naruto antusias.
"Be-benarkah itu?", tanya Chouji.
"Tentu saja, itu pada ketua kelas kita!", ujar Naruto.
Semua bingung mendengar perkataan Naruto lalu semua menatap Matsuri. Matsuri pun bingung ditatap seperti itu.
"Baiklah kalian sudah siap? Ayo mulai pertarungannya!", ujar Guy.
WOOOOO...
Murid-murid di garis depan mulai menyerang dan terjadilah pertarungan sengit di garis depan. Mereka menggunakan senjata masing-masing untuk menjatuhkan tiap lawan.
Setelah bertarung beberapa lama, kelas 2A yang lebih unggul karena banyak anak kelas 2D yang berhasil dikalahkan. Kelas 2A pun mulai memasuki daerah pertahanan kelas 2D.
"Wohoho, Gaara mereka mulai memasuki daerah pertahanan kita, ayo kerahkan saja Karui dan Omoi", ujar Kankurou.
"Baiklah, utus mereka", ujar Gaara.
Karui dan Omoi pun maju menyerang. Karena mereka berdua begitu kuat, banyak anak kelas 2A yang dikalahkan mereka. Tapi mereka kemudian dihadang oleh seorang gadis dan seorang pria beralis tebal.
"Takkan kubiarkan kalian mengalahkan teman kami lebih dari ini", ujar Sara bersiap dengan katananya.
"Ayo bertarung!", ujar Rock Lee dengan semangat.
"Cih, kalian menantang kami duel ya? Baiklah ayo maju!", ujar Karui.
"HYUUGA STYLE: HOSHI NO SLASH!"
Serangan sayatan katan Sara kini melesat dengan cepat ke arah Karui tapi dapat dihindari. Karui kemudian menyerang balik Sara dengan cepat. Tapi Sara dapat menghindarinya dengan gesit. Mereka berdua kemudian terus bertarung dengan sengit.
Sementara itu Rock Lee juga bertarung dengan sengit melawan Omoi. Mereka mengerahkan teknik-teknik mereka untuk mengalahkan lawan masing-masing.
"DAISENPUU!"
Terbentuk putaran angin besar dari ayunan kaki Rock Lee sehingga Omoi yang terkena tendangan itu langsung terpental cukup jauh. Tapi Omoi dapat bangkit lagi dan menyerang balik lagi. Mereka berdua saling menyerang dan pertarungan sengit pun berlanjut.
Sementara itu murid-murid kelas 2D mulai banyak yang berjatuhan sehingga kelas 2A semakin dekat dengan garis pertahanan terakhir kelas 2D. Tapi saat mereka sudah sangat dekat tiba-tiba saja kaki mereka ditarik dan dililit oleh benda seperti pasir yang menjalar. Kaki mereka terikat sehingga sulit bergerak. Lalu tiba-tiba puluhan boneka-boneka besar yang mengerikan datang ke arah murid-murid kelas 2A itu dan menyerang mereka. Karena kesulitan bergerak anak-anak kelas 2A dengan mudah diserang oleh para boneka seram itu. Tapi ada juga yang berhasil lolos dan bertarung sengit dengan boneka-boneka itu.
"Khukhukhu, terimalah serangan dari Battle Doll milikku. Dengan kombinasi manipulasi pasir milik Gaara dan 100 Battle Doll milikku, kalian pasti akan dibabat habis", ujar Kankurou sambil tersenyum licik.
Dari atas pohon Shion memanah boneka-boneka itu. Tapi jumlahnya sangat banyak membuat Shion harus lebih gesit memanah mereka.
"GREAT SUZAKU FIRE ARROW!"
Puluhan panah dengan kobaran api yang luar biasa mengenai boneka-boneka itu dan membuat boneka-boneka itu hangus terbakar. Sementara murid lain juga masih bertarung dengan boneka-boneka itu dan anak-anak kelas 2D yang masih tersisa.
"Fufufufu, gadis pemanah itu menganggu saja, bagaimana kalau kuserang dia dengan ini. Keluarlah Sanshou-ou!", ujar Kankurou lalu mengeluarkan boneka dengan bentuk kadal yang besar.
Kadal itu segera berlari dengan cepat ke tempat Shion berada dan membakar pohon yang dipanjat Shion. Shion kaget dan langsung melompat tapi kadal itu sudah bersiap dengan apinya untuk menyembur Shion.
"Wah gawaat!", teriak Shion.
BRAKKK...
Tiba-tiba boneka kadal itu langsung hancur berkeping-keping. Ternyata Chouji memukul boneka kadal itu dengan sangat keras. Shion pun selamat dan mendarat dengan baik.
"Fuhh...hampir saja aku mati..Arigato Akimichi!", ujar Shion.
"Lain kali hati-hati ya Miko..", ujar Chouji.
Sementara itu Naruto terus mengamati jalannya pertarungan bersama Shikamaru dengan laptopnya Shikamaru. Naruto dan Shikamaru bertugas menjaga garis pertahanan akhir dan ketua kelas mereka.
"Sepertinya anak-anak kelas 2D sudah banyak yang kalah. Tapi karena bonek-boneka sialan itu, banyak anak-anak kelas kita yang juga kalah. Dan boneka-boneka itu semakin mendekat kesini", ujar Shikamaru.
"Hmmm, tunggu saja mereka disini. Kita harus siap membereskan mereka", ujar Naruto lalu bersiap dengan pedang yang menyala terang.
"Hei, Naruto itu senjata baru-mu ya? Sepertinya keren", ujar Shikamaru.
"Benar ini beam saber yang sudah aku modifikasi. Sepertinya akan efektif melawan boneka-boneka itu", ujar Naruto.
"Hoo begitu, aku juga siap dengan sepatu modifikasiku yang bisa mengikat bayangan ini..", ujar Shikamaru lalu menatap sepatunya.
Boneka-boneka itu semakin mendekati garis pertahanan akhir kelas 2A. Naruto dan Shikamaru sudah bersiap untuk melawan boneka-boneka itu.
"Ayo Shikamaru, serang!", ujar Naruto lalu maju menyerang dengan beam saber-nya.
Mereka berdua pun segera melawan boneka-boneka itu. Naruto menyayat beberapa boneka hingga terpotong-potong. Shikamaru menyerang menggunakan pisau panjang miliknya. Mereka bertarung dengan sengit melawan boneka-boneka milik Kankurou tersebut.
"Sial, boneka-boneka ini tak ada habisnya!", ujar Naruto sementara menyayat salah satu boneka.
"Hadapi saja Naruto, karena si Kankurou memang hebat sekali memproduksi benda mengerikan ini. Ini dipelajarinya dari Akasuna Sasori, salah satu Knight tersohor di Knight's Territory", ujar Shikamaru.
"Souka...ayo Shikamaru kalahkan mereka semua!", ujar Naruto.
"Aku sudah tahu itu", ujar Shikamaru.
Mereka berdua terus bertarung hingga banyak boneka telah dikalahkan. Tapi tiba-tiba saja pasir melilit tubuh mereka berdua. Mereka berdua kaget dengan lilitan pasir ini.
"Pasir darimana ini?", ujar Shikamaru kaget.
"Pasir ini jangan-jangan...", ujar Naruto.
BUAKH...BUAKH...
Naruto dan Shikamaru terpental setelah dipukul dengan keras oleh seseorang. Ternyata itu adalah Gaara. Gaara kemudian tersenyum menyeringai pada mereka berdua.
"Akhirnya aku bisa menembus pertahanan kalian. Terima kasih pada boneka Kankurou yang telah mengalihkan perhatian sehingga aku dapat bergerak bebas dari kursi ketua kelas hingga bisa sampai disini", ujar Gaara.
"Ja-jadi ketua kelas-nya kau?!", tanya Shikamaru kaget.
"Ya, begitulah, tapi aku akan segera mengakhiri pertarungan ini! Aku akan mengalahkan ketua kelas kalian dan akhirnya kelas 2D akan terbukti lebih unggul dari kelas elit, kelas 2A! Hahahaha!", ujar Gaara lalu tertawa mengerikan.
"Kuso..bagaimana ini Naruto?", tanya Shikamaru sambil meronta-ronta dari lilitan pasir.
Naruto hanya terdiam tapi ternyata Naruto tersenyum tipis.
"Ayo, Gaara, kalahkan ketua kelas kami jika berani!", ujar Naruto.
"Khukhukhu, dia akan kuhajar sampai babak belur!", ujar Gaara lalu mulai mendekati ketua kelas 2A. Gaara lalu membuka penutup wajah ketua kelas 2A dengan kasar. Tapi alangkah kagetnya dia melihat siapa sebenarnya ketua kelas 2A.
"Ma-Matsuri?", ujar Gaara dengan mata terbelalak.
"Ga-Gaara-kun?", ujar Matsuri.
"Ja-ja-jadi kamu ketua kelas 2A?", tanya Gaara tergagap.
"I-iya, Gaara-kun", ujar Matsuri.
Gaara masih terbelalak dan kaget melihat hal ini. Dia terpaku dan terus menatap Matsuri. Matsuri hanya bingung ditatap seperti itu oleh Gaara.
Sementara Naruto dan Shikamaru mulai terlepas dari lilitan pasir Gaara. Mereka kemudian berbisik-bisik.
"Hei, Naruto, apa yang terjadi pada Sabaku, kenapa dia jadi mati kutu begitu di hadapan Matsuri?", tanya Shikamaru.
"Sudah kubilang kan, Matsuri adalah kunci kemenangan kita. Sabaku takkan mungkin melukai Matsuri jika tahu dia ketua kelas 2A. Karena sejak SD dulu, Sabaku sudah menyukai Matsuri. Aku satu SD dengan mereka berdua jadi aku tahu hal itu", ujar Naruto.
"Jadi, kita harus memanfaatkan kesempatan ini dong?', tanya Shikamaru.
"Tentu saja, ayo serang Sabaku secara tiba-tiba!", ujar Naruto. Naruto dan Shikamaru segera mengambil ancang-ancang untuk menyerang Gaara.
Sementara itu di garis pertahanan kelas 2D, tersisa Kankurou yang masih berkutat mengendalikan boneka dengan asyiknya. Boneka-boneka yang tersisa masih bertarung dengan anak-anak kelas 2A yang masih bertahan tetapi tiba-tiba dari atas Kankurou muncul seseorang yang menyerangnya dengan cepat.
BWUSSH...BRUAAK...
"UAKKKH!"
Kankurou tertindih oleh tubuh gendut Chouji. Chouji menindih tubuh Kankurou dari atas dengan cepat dan amat keras sehingga Kankurou terlambat menyadarinya dan terlambat menghindar. Chouji kemudian memukul kepala Kankurou dengan keras hingga Kankurou pingsan. Boneka-boneka pun tidak bisa dikendalikan lagi.
Sementara itu pertarungan Sara dan Karui masih berlanjut. Tapi sepertinya Sara lebih unggul dan bersiap dengan jurus pamungkasnya.
"HYUUGA STYLE: HOSHI NO TORA GREAT SLASH!"
Sayatan dengan bentuk bintang digabung cakar macan kini melesat dengan cepat ke arah Karui. Karui berusaha menangkis dengan kipasnya tapi kipas itu tak dapat menahannya dan akhirnya Karui terpental terkena serangan itu. Karui langsung terkapar tak sadarkan diri.
Lalu Rock Lee juga masih bertarung sengit dengan Omoi. Omoi berhasil membuat Rock Lee kewalahan dengan serangan-serangan pedangnya, tapi Rock Lee tetap semangat dan bersiap dengan teknik andalannya. Rock Lee kemudian tiba-tiba menambah kecepatan serangnya. Dia menendang-nendang Omoi lalu melilitnya dengan perban di tangannya. Dia kemudian mengangkat tubuh Kinkaku ke udara dan memutarnya dengan sangat cepat lalu menabrakannya ke bawah tanah.
"OMOTE RENGE!"
Tubuh Omoi kini tertancap di tanah dan Omoi langsung tak sadarkan diri.
"Yosh! Aku berhasil mengalahkannya!", ujar Rock Lee lalu memamerkan senyum yang kinclong khasnya.
Sementara itu Gaara dan Matsuri masih terus berpandangan. Gaara terus terpaku melihat Matsuri. Sementara Matsuri menatap Gaara dengan bingung.
"Eh..e-eto..Matsuri aku tak menyangka..kita akan..."
"Habis kau Gaara!"
BUAKKH...BLETAKK...
"Aaakhhh...", jerit Gaara. Gaara dipukul dengan keras oleh Naruto dan Shikamaru dengan gagang senjata mereka. Setelah itu Naruto dan Shikamaru menginjak-injak Gaara bertubi-tubi. Gaara kemudian terkapar tak berdaya setelah dipukul dan disiksa oleh Naruto dan Shikamaru.
"Ga-Gaara-kun!", ujar Matsuri kaget dan berjongkok untuk melihat Gaara yang terkapar.
"Hore! Kita berhasil mengalahkan kelas 2D! Kena kau Sabaku!", ujar Naruto.
"Hahh...akhirnya selesai juga..", ujar Shikamaru membuang napas lega.
"Karena ketua kelas 2D, Sabaku Gaara telah berhasil dikalahkan, maka pemenang Class War kali ini kelas 2A. Selamat pada kelas 2A! Kalian memang calon-calon Knight yang hebat!", ujar Tenten.
Semua anak kelas 2A bersorak gembira dengan kemenangan itu. Mereka senang karena berhasil memenangkan pertarungan itu. Beberapa murid langsung menuju tempat Sakura dikurung yaitu disebelah kursi ketua kelas 2D. Sakura pun dikeluarkan dari tubuh boneka itu. Para murid meminta maaf dan bersalaman dengan Sakura. Sakura senang akhirnya bisa selamat dan ditolong oleh mereka.
"Haruno-san, maaf jika selama ini kami sudah salah sangka padamu. Tolong maafkan kami",
"Tak apa-apa, aku mengerti kok. Arigato sudah menyelamatkanku", ujar Sakura.
"Haruno-san kau begitu baik, mulai sekarang kamu adalah teman kami. Jangan sungkan-sungkan untuk bergaul dengan kami!"
"Benar, jika kau juga menginginkan pacar, ada aku kok!", ujar satu murid cowok.
"Hei, aku saja jadi pacarmu!"
"Tidak lebih cocok aku!"
Murid-murid mulai gaduh karena berdebat. Lalu kemudian datang Shion, Sara, Rock Lee, Shikamaru, Chouji, dan Hinata menghampiri Sakura.
"Syukurlah, akhirnya kau tertolong Sakura, kau tak apa-apa kan?", tanya Shion.
"Aku tak apa-apa. Arigato kalian semua sudah menyelamatkanku", ujar Sakura lalu membungkuk.
"Tak apa-apa Sakura-san, kami ini temanmu, jadi sebagai teman kita harus saling membantu", ujar Sara.
"Benar kata Hyuuga-san!", ujar Chouji dan Rock Lee.
"Hahhh...walaupun merepotkan akhirnya kami menang...", ujar Shikamaru.
"Sekali lagi terima kasih untuk kalian semua. Ngomong-ngomong Naruto dimana?", tanya Sakura.
"Itu, sayangku sedang berbicara dengan teman-teman yang berada disana", ujar Shion sambil menunjuk posisi Naruto.
Sakura segera berjalan mendekati Naruto. Kini Sakura menghampiri dan berhadapan dengan Naruto.
"Oh hai, Sakura-san, akhirnya kami menang dan bisa menyelamatkanmu, kau tak apa-apa bu..
CUP
Tiba-tiba Sakura mencium bibir Naruto dengan lembut. Naruto tersentak kaget mendapt ciuman dari Sakura yang tiba-tiba itu. Murid yang lain pun kaget melihat hal tersebut. Ciuman itu Cuma berlangsung singkat, setelah itu Sakura segera berlari kecil dan menjauhi Naruto. Tapi Sakura kemudian berbalik dan menoleh pada Naruto.
"Arigatou, Naruto!", ujar Sakura lalu tersenyum manis.
Naruto terperangah melihat senyuman Sakura dan blushing karena habis dicium.
"Apa-apaan itu, Sakura mencium Naru-kun tersayangku!?", ujar Shion geram.
"Tampaknya Sakura-san juga menyukai Naruto-kun...", batin Sara. Sara menatap dengan wajah sendu.
"Apa-apaan itu, apa yang dia lakukan pada Narunaru?", batin Hinata. Hinata sedikit berdecih.
Shion, Sara dan Hinata segera menghampiri Naruto yang masih terdiam dan terpaku setelah dicium tiba-tiba oleh Sakura.
"Naru-kun, aku tak terima kau dicium gadis lain! Yang bisa mencium-mu Cuma aku. Sini aku cium kamu, biar ciuman Sakura-nya hilang", ujar Shion lalu mulai mendekati Naruto untuk mencium.
"Eh? Apa-apaan kau Shion? Jangan berbuat aneh-aneh!", ujar Naruto lalu berusaha mendorong Shion agar tak mendekat.
"Narunaru, enak ya dapat ciuman gratis, kau pasti senang sekali ya? Hahahaha", ujar Hinata sambil mencengkram leher Naruto dengan lengannya.
"Se-sesak..nee-san tolong lepaskan a..aku..", ujar Naruto yang kesesakan.
"Aku ingin bermain sebentar denganmu Narunaru", ujar Hinata.
Lalu mereka kemudian mulai beranjak dari tempat itu. Tapi di perjalanan menuju kembali gedung sekolah mereka berpapasan dengan seorang gadis. Gadis cantik berambut hitam dengan mata biru. Naruto sedikit heran melihat gadis itu karena lambang di bajunya menunjukkan bahwa dia anak kelas 2D.
"Hei, Shikamaru kau lihat gadis itu. Dia berasal dari kelas 2D. Hebat ya dia bisa bertahan dari serangan anak-anak kelas kita", ujar Naruto.
"Kau tak tahu siapa dia Naruto?! Tentu saja dia bisa bertahan bahkan dia telah mengalahkan trio Kazuma, Rikimaru dan Renji dari kelas kita!", ujar Shikamaru.
"Be-benarkah?! Di-dia hebat sekali! Siapa sebenarnya gadis itu?!", ujar Naruto yang kaget mendengar perkataan Shikamaru.
"Dia adalah buchou dari Dark Rose. Geng preman yang menguasai distrik Konoha dan distrik Kumo. Anggota-anggota mereka terkenal bengis dan kejam. Kudengar beberapa anggota mereka sekolah disini dan ditempatkan di kelas 2D", ujar Shikamaru.
"Lalu siapa nama gadis itu?", tanya Naruto lagi.
"Dia adalah gadis yang mengerikan Naruto. Dia pernah mengalahkan seluruh anak laki-laki kelas 2C sendirian. Dia sering disebut Yami no Hime. Namanya adalah Kazahana Koyuki!", ujar Shikamaru.
"Kazahana Koyuki...", gumam Naruto sambil menatap Koyuki yang sedang berjalan menuju gedung sekolah.
To Be Continued...
Yosh! Chapter 6 update! Akhirnya terjadi pertarungan antara kelas 2A dan kelas 2D. Pertarungan berlangsung dengan sengit. Terjadi beberapa pertarungan yang seru di Class War ini, namun dengan kekuatan dan kehebatan yang dimiliki kelas 2A, akhirnya kelas 2A bisa memenangkan pertandingan dengan memanfaatkan kelemahan Gaara. Sakura akhirnya berhasil diselamatkan, dan kejadian tak terduga terjadi yaitu saat Sakura mencium Naruto tiba-tiba (sorry itu Cuma tuntutan peran untuk mendukung alur cerita, gue tetap mendukung ending NaruHina disini kok ^_^). Lalu di akhir cerita muncul seorang gadis bernama Kazahana Koyuki, diceritakan dia adalah ketua dari Dark Rose, geng preman yang mengerikan. Dia juga misterius dan memiliki kekuatan yang hebat karena berhasil mengalahkan orang-orang yang hebat. Dan tampaknya Naruto agak penasaran dengannya. Bagaimanakah kelanjutannya?
Balas review dulu:
Blue-senpai: Hahaha begitulah, Naruto sangat populer disini. Ok! Thx buat rnr!
Yondaime Namikaze Fadil: OK! Thx buat rnr!
Namikaze Sholkhan: Sorry gue baru update sekarang. Thx buat rnr!
Saus Kacang: Memang Sakura sedikit OOC di cerita ini untuk mendukung alur cerita. Thx buat rnr!
Muharrom catang: ok! Thx buat rnr!
Misterius SSNH: Maaf main pairnya memang NaruHina, tapi saya akan menceritakan secara satu persatu cewek-cewek yang menyukai Naruto lalu akhirnya mereka akan membentuk suatu tim yang paling kuat di White Knight untuk melawan gangguan-gangguan dari Black Knight Academy. Maaf jika anda sedikit kecewa, di bagian-bagian akhir chap, saya kan menceritakan hubungan dan peristiwa-peristiwa NaruHina yang lebih mendalam sehingga mereka akhirnya menjadi sepasang kekasih. Kalau kissnya pasti ada. Kalau SasuSaku mereka disini memang pernah jadian tapi karena Sakura benci dengan kekejaman yang dilakukan Sasuke akhirnya mereka putus. OK! Thx buat rnr!
Bunshin Anugrah ET: Iya sih karena di chap ini lebih menceritakan bagaimana hubungan antara Naruto dan Sakura. Sakura memang kubikin OOC disini kalau mengenai skillnya baru akan ditunjukkan di chap depan. 4 gadis yang tergila-gila adalah: Shion yg paling utama, Sara, Sakura dan yang terakhir Koyuki. Kalau Hinata masih belum bisa kuungkapkan bagaimana jadinya. OK! Thx buat rnr!
Hqhq-antiharem: Maaf jika fic ini mengarah ke cerita harem. Sebenarnya Naruto Cuma disukai sih oleh keempat gadis itu tapi endingnya akan mengarah pada pair NaruHina hanya saja akan ada beberapa konflik yang terjadi. Arigato sudah membaca fic saya. Thx buat rnr!
Saladin no jutsu: Arigato! Thx buat rnr!
AnnisaIP: Arigato! YA Naruto disini disukai banyak gadis. Ya begitulah Shion memang selalu berjuang keras tapi akhirnya cinta Naruto Cuma buat Hinata. Yup! Akhirnya bahkan NaruHina saya janji! Thx buat rnr!
Namikaze yondaime: Arigato! YA disini kelas 2A akhirnya memenangkan pertandingan melawan kelas 2D setelah memanfaatkan kelemahan Gaara. Cewek kelima adalah Koyuki. Kalau flashbak mengenai Naruto dan Sasuke akan saya pikirkan dulu akan membuatnya atau tidak. Maaf baru update sekarang, salam kenal juga. Thx buat rnr!
Kazuki-sama: OK! Thx buat rnr!
Guest: OK! Thx buat rnr!
Natsumi-chan: ok! Thx buat rnr!
Uchiha kagami: Arigato! Shion disini memang sangat agresif dan mesum untuk mendukung alur cerita. Naruto memang memiliki kekuatan tersembunyi tapi belum bisa diungkapkan. Maaf baru update sekarang. Thx buat rnr!
Ha-chan: OK! Thx buat rnr!
Sammy-kun: OK! Thx buat rnr!
Ahmadbima27: Arigato! Maaf baru update sekarang. Thx buat rnr!
Fazrul21: Ya di chapter 5 memang ngak ada tapi di chap 6 ini baru ada. Maaf kalo Hinata-nya ngak muncul. Thx buat rnr!
Uchiha izami: Pair disini bukan NaruSaku kok. Memang Sakura menyukai Naruto tapi cinta Naruto Cuma buat Hinata jadi NaruSaku ngak mungkin jadian. OK! Thx buat rnr!
Guest: OK! THx buat rnr!
Makasih banyak bagi para readers yang udah menyempatkan diri untuk membaca fanfic ini. Semoga anda sedikit terhibur dengan cerita yang disuguhkan. Jangan lupa memberi jejak berupa review ya?
REVIEW PLEASE?
ARIGATOU GOZAIMASHITA!
