Maybe, I want Chocolate
Story by tsubaaaki
Chanyeol, baby!Kyungsoo, EXO cameo | AU/Brothership | Drabble
Summary: Mungkin Chanyeol ingin coklat atau Chanyeol ingin merasakan kasih sayang di hari Valentine?
Happy reading!
.
.
.
14 Februari.
Chanyeol menatap malas ke arah kalender yang terpajang manis di meja kerjanya.
Tanggal keramat bagi sebagian orang yang berpasangan dan hari mengenaskan bagi sebagian orang yang tidak berpasangan. Herannya, kenapa setiap orang single menganggap 14 Februari lebih mengenaskan dari hari lainnya? Mereka juga single di 364 hari lainnya, bukan? Seharusya mereka menganggap 14 Februari sebagai hari biasa.
Itu setidaknya yang ada di pikiran Chanyeol.
"Haaah.." Chanyeol menghembuskan nafasnya, kembali menatap layar laptop dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.
"Dua kali!" sahut Chen riang. Chanyeol menatap heran ke arah rekan kerjanya. Seakan mengerti arti tatapan Chanyeol, Chen menjawab, "ini kedua kalinya kau menghembuskan nafas setelah menatap kalender!" dan Chanyeol hanya mengangguk sambil membentuk huruf O dari mulutnya, tidak bermaksud melanjutkan pembicaraan.
"Sindrom 14 Februari kembali melanda Park Chanyeol~"ujar Chen dengan bernada riang.
"Yah, apa maksudmu Jongdae?" Chanyeol yang tadi ingin fokus pada pekerjaannya, kembali menolehkan kepalanya ke arah Chen. Sedikit merasa terusik dengan kata-kata temannya itu.
"Ya~ kau tahulah, sindrom yang selalu dialami para pria kesepian di saat Valentine,"
"Hari ini 14 Februari,"
"Iya, Valen–"
"14 Februari,"
"Terserahmu lah,"
"Dan aku bukan pria kesepian," Chen hanya tertawa kecil sambil mengangkat bahunya.
Chanyeol pun kembali ke posisinya semula, mulai mengetik laporan-laporan yang harus diselesaikannya hari ini, dia tidak ingin mendapat omelan dari manajer bermuka bak malaikat namun seram bagaikan setan saat marah. Cukup sekali dia mengalaminya, dan itu juga karena ulah teman satu bilik kerjanya ini, Kim Jongdae a.k.a Chen si trollolololing stone.
Itu panggilan yang Chen buat sendiri, kecuali trollolololing stone itu idenya Sehun, pegawai baru bagian advertising. Anehnya, Chen menyukai nama itu.
"Terkadang aku tidak mengerti dengan sindrom 14 Februarimu, tahun lalu tidak separah ini. Bahkan kita menertawai pasangan-pasangan bodoh di kantor ini,"
Well, sebenarnya Chanyeol sendiri juga tidak mengerti. Dia baik-baik saja kemarin, begitu juga pagi ini saat menyiapkan Kyungsoo untuk pergi ke daycare dan saat berangkat menuju stasiun.
"Apa terjadi sesuatu?"
Chanyeol menyenderkan kepalanya, memandang jauh ke arah langit-langit kantor mereka.
Mungkin terjadi sesuatu.
Ya, seperti billboard dan iklan tentang Valentine yang terpampang di sepanjang perjalanannya menuju kantor. Beberapa pasangan yang sedang bermesraan, atau coklat-coklat yang diberikan karyawati kepada rekan kerjanya, membuat Chanyeol bertanya-tanya, kenapa dia tidak dapat satu pun? Bahkan untuk coklat tanda pertemanan pun tidak ada!
Mungkin Chanyeol ingin coklat.
"Mungkin aku..."
Mungkin Chanyeol ingin merasakan bagaimana menerima kasih sayang seseorang.
"Mungkin aku ingin makan co–"
"Ah! Jongdae-ssi! Kebetulan sekali, aku punya coklat untukmu, aku membuat lebih kemarin, silahkan diambil!" ucap seorang pegawai wanita yang tidak sengaja lewat dan memberikan coklatnya kepada Chen. Tentu saja Chen menerima dengan senang hati, mereka berbincang sebentar dan seakan ingat sesuatu Chen pun menoleh ke arah Chanyeol.
"Kau ingin makan apa tadi?"
"Ah, lupakan,"
Rasanya Chanyeol ingin berada di apartemennya, memakan snack keju kesukaannya sambil menonton Titanic untuk kesekian kalinya. Karena 14 Februari bukan hari yang menyenangkan.
.
.
.
"Channie hyuuung~"
Apa dirinya tidak menarik ya?
"Channie hyuuung~"
Chanyeol sendiri tidak mengerti. Selain Chen yang mendapatkan coklat (walau hanya satu), Sehun, si anak baru dari bagian advertising juga mendapatkan banyak coklat.
Mungkin aku harus merubah potongan rambutku?
"Channie hyung!" Kyungsoo menarik lengan baju Chanyeol untuk menarik perhatian hyung-nya.
Tangan kecil Kyungsoo yang menarik lengan baju miliknya, seakan menyadarkan Chanyeol dari pemikirannya. Dia pun menoleh ke arah bocah kecil tersebut sambil memberikan senyum terbaiknya.
"Ada apa Kyungsoo?"
Kyungsoo tidak langsung menjawab, dia memandang Chanyeol sebentar lalu memandang ke arah karpet, tangannya diletakan dibelakang sedangkan kaki kecilnya bergerak lucu(bagi Chanyeol) seperti sedang gelisah.
"Ada apa Kyungie?" kembali Chanyeol bertanya sambil mengelus-ngelus kepala anak berumur empat tahun itu. Kyungsoo tidak menjawab, dia malah berlari ke arah kamarnya dan kembali dengan sebuah cupcake beserta kertas. Chanyeol menaikkan sebelah alisnya.
"Ini apa Kyungie?"
Senyuman lebar yang membentuk seperti hati dan mata yang ikut tersenyum bagaikan bulan sabit, Kyungsoo menjawab dengan riang "untuk Channie hyung!"
"Cupcake coklat...untuk hyung?"
Kyungsoo mengangguk semangat. "Tadi Kyungie membuatnya di sekolah, dibantu Uhan hyung, Ixing hyung. Uhan hyung memakai baju bergambar rusa, Ixing hyung hari ini memakai baju gambar kuda tanduk, Kyungie ingin satu hyung..."
Oke, ini dia. Kyungsoo beserta celotehan lucunya tentang apa yang terjadi di tempat penitipan anak hari ini. Chanyeol tersenyum dan mulai menggendong Kyungsoo, memangku anak itu sambil mendengarkan ceritanya, sedangkan tangan kirinya memegang cupcake coklat pemberian Kyungsoo
"Trus Kyungie buat ini..." ujar Kyungsoo sambil menunjuk ke arah cupcake. "Uhan hyung bilang ini hari kasih sayang. Jadi, ini untuk hyung soalnya Kyungie sayaaaaaang sekali sama hyung!"
Mata Chanyeol berbinar menatap anak empat tahun yang sedang tersenyum berseri ke arahnya. Chanyeol sedikit merutuki dirinya. Kenapa dia bisa lupa? Kenapa dia bisa lupa kalau dirinya bersama malaikat kecil yang selalu mengundang tawa baginya.
"Terima kasih Kyungie,"
Mungkin Chanyeol ingin coklat.
Mungkin Chanyeol ingin merasakan bagaimana menerima kasih sayang seseorang.
Dan Chanyeol sudah merasakan itu.
END
.
.
.
Chanyeol memandang Kyungsoo yang sekarang sudah tertidur pulas dipangkuannya, dia hendak membawa Kyungsoo ke kamar ketika sebuah kertas jatuh dari genggaman Kyungsoo. Chanyeol mengambil kertas yang ternyata berisi gambar Kyungsoo. Gambar dua orang yang sedang menaiki unicorn, di atas kepala mereka ada tulisan "hyung" dan "kyungie" khas milik Kyungsoo dan ada pesan di gambar tersebut.
"14 Febroarrii. Hepi Valentain hyung!
Kyunggie sayaaaang hyung!"
Chanyeol tersenyum membacanya.
A/N: Telat ya, Valentine udah lewat ha ha ha. Tapi idenya baru kepikiran tadi malam dan berhubung saya lumayan suka bikin drabble, jadi lebih baik dijadikan drabble series saja. Bagaimana? Kalau ada yang punya prompt/request yang berhubungan dengan dua tokoh ini, bisa tinggalkan idenya(?) di kotak komentar atau pm ^^ thanks for reading, adios~~
