"Plase Stay With Me"

Main Cast : Park Chanyeol

Byun Baekhyun

Do Kyungsoo

Other Cast : Xi Luhan

Oh Sehun

Kim Jongdae / Chen

Kim Jong In / Kai

All member Exo and Other

Rated : T

Disclaimer : Semua cast milik Tuhan,Agency dan ortu mereka so saya hanya meminjam nama saja

Warning : This Is Genderswitch (GS for Uke), mohon maaf jika ada kesamaan cerita tapi ini semua murni dari pemikiran author , don't bash and plagiat, bahasa campur aduk tidak sesuai EYD


BackSong : Soyu ft Brother Su - you Don't Know Me

dan

Fly To The Sky - If I Have To Hate You

(disarankan untuk membaca sambil mendengarkan kedua lagu ini :D)


No one in this world can replace you

If i have to hate you as much as I loved you, to forget everything

Then I won't be able to do it no matter how much I hate you

My love has no end

It grows forever

For once in my life, I loved you

Like my heart will burst

(Flay To The Sky - If I Have To Hate You)

chapter 4

.

ting..tong-

suara bel apartemen chanyeol berbunyi dengan segera chanyeol memasukkan note dari baekhyun kedalam sakunya dan berjalan kedepan untuk membukakan pintu. Chanyeol bertanya-tanya siapa gerangan orang yang bertamu pagi-pagi begini? bahkan dirinya baru saja pulang bekerja. Chanyeol membuka pintu apartemennya dan betapa terkejutnya dia ketika melihat siapa orang yang bertamu sepagi ini..

"kyung... KYUNGSOO?" Mata chanyeol membola dengan lebarnya bahkan jantungnya kini berdegup kencang

"hai chanyeol,,, long time no see" kyungsoo tersenyum manis pada chanyeol lalu memeluk tubuh chanyeol

chanyeol hanya bisa terdiam seperti patung, dia benar-benar terkejut bagaimana tidak? orang yang selama ini dia cintai datang dan hadir kembali setelah bertahun-tahun meninggalkannya tanpa kabar. Chanyeol benar-benar merasa senang, kerinduannya akan sesosok yeoja yang mungil didepannya saat ini terpuaskan sudah.

"naneun bogoshipeo yeollie" ucap kyungsoo semakin memeluk erat lelaki yang sangat ia cintai itu

"nado bogoshipeo kyungii.. jongmal jongmal bogoshipeoyo" chanyeol membalas pelukan kyungsoo dan tersenyum bahagia

"mian karena selama ini tidak memberi kabar padamu. handphoneku hilang dan aku kehilangan semua kontak teman-temanku bahkan aku kehilangan kontakmu" jelas kyungsoo sambil meneteskan kedua air matanya

"ne gwenchana yang terpenting sekarang kau kembali" chanyeol ikut meneteskan air matanya menumpahkan segala kerinduan yang selama ini dia pendam, bahkan saat ini dia melupakan sosok baekhyun sebagai istrinya dan juga melupakan Yeol bi anaknya.

"aku benar-benar merindukanmu yeol" kyungsoo melepaskan pelukannya dan menghapus air matamya

"aku juga kyung... aku hampir saja membencimu karena kau tak memberi kabar padaku bahkan kau tak pernah membalas semua pesanku" kata chanyeol membantu menghapuskan air mata yang mengalir dipipi kyungsoo

"hehehe mianhae yeol, tapi kau tidak bisa kan membenciku?"

"tentu saja, karena aku mencintaimu jadi aku tidak bisa melupakanmu bahkan sampai membencimu"

"aku juga mencintaimu park chanyeol" kyungsoo dengan agresifnya mencium bibir chanyeol terlebih dahulu dan membuat chanyeol membulatkan matanya sudah lama dia tidak pernah merasakan lagi berciuman bersama kyungsoo dan dengan perlahan dia memejamkan kedua matanya dan menikmati ciuman itu menyalurkan semua perasaan mereka berdua yang terpendam selama ini.

.

.


Chanyeol dan Kyungsoo kini sedang duduk berdua di cafe depan apartemen miliknya, Chanyeol sengaja mengajak kyungsoo kesana karena dia tidak ingin kyungsoo masuk kedalam apartemennya dan melihat foto pernikahan serta foto keluarganya yang terpajang di apartemennya. Saat ini Chanyeol ingin menyembunyikannya pada kyungsoo dan akan memberitahukannya saat waktunya sudah tepat. Walaupun dia tahu cepat atau lambat kyungsoo akan tahu sebenarnya.

"Bagaimana kabarmu diparis kyung?" tanya chanyeol tak lepas memandang sesosok wanita yang sangat ia cintai itu.

"aku baik-baik saja yeol. lalu bagaimana denganmu disini?"

"aku juga baik-baik saja. kau tahu aku hampir saja ingin melupakanmu karena kau tidak pernah menghubungiku"

"hahaha tapi kau tidak bisa kan?" kyungsoo terkekeh

"tentu saja, karena aku sangat sangat mencintaimu kyung"

"maafkan aku. aku juga sangat sangat mencintaimu" kyungsoo tersenyum sangat manis dimata chanyeol

"oh ya kapan kau kembali ke korea?" tanya chanyeol

"hmmm kemarin malam. niatnya aku akan langsung menemuimu tapi tidak jadi kupikir aku akan mengganggu tidurmu"

"ahh begitu. lalu apa rencanamu sekarang setelah kembali ke korea?"

"aku akan bekerja di tempat ayahku. aku akan menjadi tim pemasaran untuk design interior disana. oh ya kau sekarang bekerja dimana?" ucap kyungsoo sambil menyeruput cappucinonya

"aku bekerja sebagai insinyur arsitektur di DK corp. aku baru bekerja disana selama 3 bulan"

"kau bekerja di DK corp? astaga itu perusahaan milik ayahku yeol, berarti aku akan satu perusahaan denganmu? ahh sepertinya kita benar-benar ditakdirkan untuk bersama yeol" kata kyungsoo tersenyum senang

"benarkah? waw aku tak menyangka" chanyeol juga ikut tersenyum senang

"hmm ne. oh ya bagaimana dengan kabar Baekhyun Luhan dan yang lainnya? ah aku benar-benar merindukan mereka"

deg

bagaimana chanyeol bisa menjawab pertanyaan kyungsoo tentang baekhyun yang ber-notabene istrinya.

"kabar mereka baik-baik saja. Sehun dan Luhan bahkan sudah menikah dan memiliki seorang putri yang sangat cantik namanya Oh Hanni"

"jinjayo? astaga bahkan aku tak menghadiri pernikahan mereka, lalu bagaimana dengan baekhyun dan chen?"

"baekhyun? ah dia juga sudah menikah dan mempunyai seorang putri dan juga chen dia sudah menikah dengan minseok noona sepupu luhan "

"ah jinjaa.. waw aku memiliki dua keponakan ternyata. oh ya baekhyun menikah dengan siapa?" tanya kyungsoo menanyakan siapa suami baekhyun. Chanyeol benar-benar gugup dia tidak tahu harus menjawab apa.

"suaminya? ahh namanya..."

'my answer is you... my answer is you .. oh only you'

nada dering ponsel kyungsoo berbunyi dan dengan segera kyungsoo mengambil handphonenya

"ah maaf eommaku menelepon" kyungsoo dengan segera mengangkat teleponnya.

chanyeol setidaknya bisa bernafas lega

"yeol mianhae aku tidak bisa berlama-lama denganmu. aku harus segera pulang eomma menungguku katanya dia merindukanku. besok aku akan menemuimu lagi bye chagiyaa" kyungsoo mengecup bibir chanyeol singkat lalu beranjak pergi dari hadapan chanyeol.

.

.


Keesokan harinya Baekhyun pulang bersama Yeol Bi yang berada digendongannya. Baekhyun memasukan kata sandi pintu apartemen chanyeol. Saat pintu sudah terbuka Baekhyun segera masuk lalu mengunci kembali pintu apartemen chanyeol, setelah itu Baekhyun masuk kedalam kamarnya dan menidurkan Yeol Bi diranjangnya. Setelah itu Baekhyun melangkahkan kakinya menuju dapur dan membuka kulkasnya lalu menegak segelas air dingin. Hari ini begitu melelahkan bagi Baekhyun karena kemarin seharian dia diajak jalan-jalan oleh Yoora.

"kekeke yoora eonni benar-benar bersemangat kemarin" Baekhyun terkekeh melihat antusiasnya kakak iparnya itu.

"ah iya aku hampir lupa belum memasakan untuk Chanyeol, siapa tahu chanyeol hari ini pulang cepat"

Baekhyun bergegas membuka kulkasnya dan mengeluarkan bahan-bahan masakan yang akan ia masak hari ini. Baekhyun mulai memotong sayur-sayuran dan membuat bumbu. Hari ini Baekhyun akan memasakan Chanyeol sup.

Waktu sudah menunjukkan jam 5 sore dan sudah satu jam Baekhyun berkutat dengan peralatan dapurnya. Akhirnya Sup yang ia buat sudah matang. Baekhyun mematikan kompornya dan mulai menyiapkan semuanya diatas meja makan. Baru saja Baekhyun selesai menata piring dan sendok dimeja makan, kakinya dipeluk oleh seseorang yang ternyata Yeol Bi.

"eomma" ucap Yeol Bi

"eoh, anak eomma sudah bangun? baru saja eomma akan membangunkanmu sayang" kata baekhyun lalu menyamakan tinggi badannya pada Yeol Bi

"ne aku sudah bangun. eomma sedang apa?" tanya Yeol Bi polos sambil mengucek matanya yang masih mengantuk

"eomma baru saja selesai memasak untuk makan malam kita sayang. kenapa kau mau makan sekarang?" tanya baekhyun lembut sambil mengelus kepala Yeol Bi

"aniyo, Yeol Bi tidak lapar. Yeol Bi ingin menunggu appa"

"baiklah, kalau begitu ayo kau mandi dulu, eomma akan memandikanmu" baekhyun lalu menggendong Yeol Bi dan membawanya ke kamar mandi.

.

Sudah jam 7 malam tapi Chanyeol belum juga pulang, Baekhyun sudah menunggu Chanyeol. Seharusnya Chanyeol sudah pulang jam 6 sore tadi tapi sudah lewat satu jam Chanyeol juga belum datang bahkan sup yang Baekhyun masak sudah dingin.

"eomma kenapa appa belum pulang?" tanya Yeol Bi

"sebentar lagi sayang, mungkin appa sedang dalam perjalanan. kau sabar yah? apa kau sudah lapar?"

"ani aku belum lapar, Yeol Bi masih mau menunggu appa"

"baiklah kita tunggu sebentar lagi yah" Yeol Bi menganggukkan kepalanya lucu

Waktu terus berjalan dan kini waktu sudah menunjukan pukul 8 malam chanyeol masih belum juga pulang. Baekhyun sudah berualang kali memberi pesan pada chanyeol tapi tidak dibalas oleh Chanyeol. Karena takut Yeol Bi memiliki penyakit magh maka Baekhyun membujuk Yeol Bi untuk makan terlebih dahulu.

"yeol bi sayang kau makan dulu yah. sepertinya appa lembur dan pulang malam"

"appa tidak pulang?" tanya Yeol Bi dengan perasaan kecewa

"appa akan pulang tapi dia akan pulang malam, nah sekarang kau makan dulu yah, nanti kau sakit" Baekhyun mulai mengambilkan makan untuk Yeol Bi dan menyuapi Yeol Bi. Setelah selesai menyuapi Yeol Bi dia mencuci piring bekas makan Yeol Bi dan menyuruh Yeol Bi untuk nonton film diruang tv, Baekhyun juga memanaskan sup yang Baekhyun buat agar sup itu tetap hangat. Baekhyun bahkan belum makan karena tiba-tiba dia menjadi tidak berselera untuk makan, Baekhyun terus memikirkan Chanyeol. Setelah memanaskan supnya , baekhyun menyusul yeol bi keruang tv untuk menonton film bersama Yeol Bi. Selama menonton Baekhyun sama sekali tidak fokus pada film yang dia tonton yang ia fokuskan hanya handphone yang ia genggam sedari tadi. Berulang kali Baekhyun mengirimi chanyeol pesan tapi tidak ada satupun yang Chanyeol balas, bahkan saat Baekhyun coba menghubunginya Chanyeol tidak mengangkatnya, apa Chanyeol sesibuk itu hingga tidak bisa membalas pesannya dan menjawab panggilannya?.

"Kenapa sampai sekarang kau belum pulang chan? Semoga tidak terjadi apa-apa padamu"

.

.

.


Sementara Baekhyun menunggu dirumah ternyata Chanyeol sedang makan malam berdua bersama Kyungsoo di cafe dekat kantor mereka. Mereka berdua mengobrol satu sama lain tak memperhatikan waktu. Bahkan handphone milik Chanyeol dia silent agar tidak mengganggu acara makan malam chanyeol dan kyungsoo.

"ah akhirnya pekerjaanku selesai manager Shin tersebut itu benar-benar membuatku gila. Bagaimana bisa dia hanya memberiku waktu dua hari untuk menyelesaikan design bangunan tersebut" oceh chanyeol pada kyungsoo

"hahaha dia memang seperti itu yeol . jadi kau harus memakluminya" kata kyungsoo terkekeh geli melihat kekasihnya itu memberengut kesal

"uh aku kesal dengannya. oh ya ngomong-ngomong kau sudah mulai bekerja hari ini? kenapa kau sudah datang ke kantor?"

"belum , besok aku baru akan bergabung menjadi karyawan disana. aku tadi hanya menemui ayahku disana dan karena kebetulan kau bekerja disana , so aku menunggumu" kata kyungsoo sambil menyuapkan makanan kedalam mulutnya

"hmm jadi begitu"

"ah tidak terasa sudah jam sembilan malam. sudah tiga jam kita mengobrol disini" kata kyungsoo mengecek jam yang ada diponselnya

"ah ne kau benar, kau mau pulang? mau aku antarkan?"

"ne ayo kita pulang" kyungsoo berdiri dan mengandeng lengan chanyeol lalu mereka berdua berjalan keparkiran dan mulai menuju ke rumah kyungsoo.

Chanyeol mengantarkan kyungsoo pulang sampai kerumahnya. Kyungsoo berterima kasih pada Chanyeol dan masuk kedalam rumahmya. Setelah dirasa Kyungsoo telah masuk kedalam rumahnya, Chanyeol bergegas pulang kedalam apartemennya.

Sesampainya diapartemen Chanyeol bergegas masuk dan betapa terkejutnya dia ketika melihat Baekhyun yang tertidur meringkuk disofa ruang tamu dengan Yeol Bi yang ikut tertidur disamping Baekhyun. Chanyeol melihat jam didindingnya yang menunjukkan pukul 10 malam, pantas saja jika Baekhyun dan Yeol Bi sudah tertidur. Tapi kenapa mereka tidur disofa? apa mereka menunggunya pulang? Chanyeol sedikit merasa bersalah apalagi ketika dia ke dapur dia melihat meja makan yang sudah siap oleh makanan dan piring yang disiapkan oleh Baekhyun. Chanyeol berfikir kembali apa mungkin baekhyun dan yeol bi tidak makan terlebih dahulu karena menunggunya? ah chanyeol jadi merasa sangat bersalah pada Baekhyun.

Setelah Chanyeol membersihkan dirinya dia mulai menggendong Yeol Bi dan menidurkannya diranjang. Setelah itu Chanyeol menggendong Baekhyun dan menidurkan Baekhyun diranjangnya disamping Yeol Bi lalu menyelimuti mereka. Selesai menyelimuti Baekhyun dan Yeol Bi Chanyeol berjalan keruang tamu dan menidurkan dirinya disofa ruang tamu. Chanyeol mulai memejamkan matanya dan masuk kedalam mimpinya.

Keesokan paginya Baekhyun terbangun dari tidurnya dia merasa ada yang aneh kenapa dia bisa tertidur dikasurnya, ketika dia melihat kesamping ternyata dia tertidur disamping Yeol Bi tapi seingat Baekhyun dia kemarin dan Yeol Bi tidur di sofa. Baekhyun bergegas bangun dari tidurnya dan berjalan kedapur namun langkahnya terhenti ketika melihat Chanyeol yang tertidur disofa ruang tamu, ah jadi chanyeol yang menggendongnya dan yeol bi ke kasur ? begitulah pikir baekhyun.

Baekhyun mendekati Chanyeol dan memperhatikan wajah chanyeol yang tertidur. Wajah Chanyeol yang sangat polos ketika tertidur itu membuat Baekhyun tersenyum, Baekhyun menjadi semakin mencintai pria yang telah menjadi suaminya itu. Dengan berani Baekhyun mengelus pipi chanyeol dan tersenyum manis lalu dia membetulkan selimut yang dipakai chanyeol.

drrrttt drrrttt

ponsel chanyeol yang dia letakan diatas meja bergetar dan dengan cepat baekhyun mengambilnya, betapa terkejutnya dia ketika melihat siapa orang yang mengirim pesan pada suaminya itu.

From : My Kyungi :*

selamat pagi sayang...

maaf mengganggumu pagi-pagi begini, aku hanya ingin mengatakan padamu.

hari ini kan hari pertamaku bekerja di kantor yang sama denganmu, bagaimana jika kau menjemputku dan kita berangkat bersama?

aku tunggu kehadiranmu chagiya...

saranghanda 3

.

Baekhyun menutup mulutnya dan menaruh ponsel milik chanyeol kemeja kembali dengan lemah. Jadi Kyungsoo telah kembali? dan chanyeol telah bertemu dengannya? lalu apa itu mereka satu kantor? berarti setiap hari mereka akan bertemu ? sejak kapan? apa itu alasan tadi malam chanyeol pulang malam bahkan tidak membalas pesannya dan menjawab panggilannya? apa chanyeol sebentar lagi akan meninggalkannya? bahkan kyungsoo masih menyebutnya chagi? berarti chanyeol belum menceritakan yang sebenarnya jika dia telah menikah bersama dengannya? itulah yang ada dipikiran baekhyun saat ini. Baekhyun masuk kembali kedalam kamarnya dan menangis sejadi-jadinya disana. Hati Baekhyun kembali terluka bahkan dia sekarang bingung apa yang harus dia lakukan? dia takut jika chanyeol akan meninggalkannya dan kembali bersama kyungsoo.

"Tuhan , apa yang harus aku lakukan sekarang? Chanyeol sudah pasti akan memilih hidup bersama kyungsoo dan itu artinya sebentar lagi chanyeol akan meninggalkanku?"

Baekhyun terus menangis dan tak sadar jika Yeol Bi sudah terbangun. Yeol Bi bingung ketika melihat eommanya menangis, dengan cepat dia mendekati Baekhyun dan memeluk baekhyun agar eommanya itu tidak menangis.

"eomma, eomma kenapa menangis? jangan menangis" kata Yeol Bi yang ikut terisak di pelukan baekhyun

"sayang,,, eomma tidak apa-apa kok,, eomma tidak menangis" baekhyun menghapus air matanya dan melepaskan pelukannya lalu dia menatap yeol bi dan menghapus air mata yeol bi

"kau sudah bangun? jja kita mandi nanti kita akan berkunjung ke rumah hanni dan kau bisa bermain bersamanya"

"kita akan kerumah hanni lagi? yeayy asyik ayo eomma kita mandi" yeol bi menarik tangan baekhyun

.

.

Chanyeol membuka matanya lalu dia bangun dari tidurnya dan mulai mengecek ponselnya yang bersda diatas meja. Chanyeol melihat kotak masuk diponselnya ternyata ada satu pesan dari kyungsoo tapi kenapa sudah terbaca apa mungkin ada orang yang membacanya? apa jangan-jangan Baekhyun yang membacanya? astaga Chanyeol jadi merasa tidak enak dengan Baekhyun. Chanyeol bergegas masuk kedalam kamarnya lalu segera mandi dan merapihkan barang-barangnya yang akan dia bawa ke kantor.

"pagi sayang., pagi anak appa yang cantik" chanyeol memeluk tubuh yeol bi dan menciumnya

"pagi appa, appa pulang jam berapa tadi malam? Yeol Bi jadi makan sendiri kan tadi malam" kata Yeol Bi cemberut

"oh appa tadi malam pulang jam 10 malam, appa harus menyelesaikan pekerjaan appa tadi malam. maafkan appa ya tidak bisa menemanimu makan malam,, kan ada eomma yang makan bersamamu jangan cemberut seperti itu"

"eomma tidak makan tadi malam. eomma menunggu appa sampai tertidur lalu Yeol Bi ikut tidur disamping eomma"

"kau tidak makan baek? kenapa?" tanya chanyeol menatap baekhyun yang masih asyik menyiapkan makanannya

"tidak apa, aku sedang tidak berselera makan" kata baekhyun dingin, baekhyun masih sakit hati dengan chanyeol. sedangkan chanyeol dia menatap baekhyun dengan tatapan menyesal sekaligus mengerti pasti baekhyun marah padanya saat ini

"jangan seperti itu, kau harus makan nanti kau bisa sakit baek"

"aku sakit atau tidak itu tidak ada urusannya denganmu, bukankah kau malah senang jika aku sakit dan dengan begitu aku bisa cepat pergi dari dunia ini lalu kau bisa meninggalkanku dan hidup bahagia bersama kyungsoo" ucap baekhyun menatap chanyeol dengan mata yang memerah menahan tangis

"BAEKHYUN JAGA UCAPANMU !" chanyeol membentak baekhyun dan membuat baekhyun dan yeol bi kaget bahkan yeol bi kini menangis ketakutan

"appa kenapa appa membentak eomma?"

"ah uljima sayang jangan menangis maafkan appa" kata chanyeol menyesal bahkan dia lupa jika ada yeol bi disini

"yeol bi kau bisa masuk kedalam kamar? ada yang ingin appa bicarakan berdua dengan eommamu" kata chanyeol lembut

"ne appa" yeol bi menuruti chanyeol dan beranjak masuk kedalam kamarnya

"maafkan aku telah membentakmu" kata chanyeol meminta maaf pada baekhyun

"kenapa hiks kau merahasiakan semuanya dariku chan? kenapa? kenapa kau tidak mengatakan padamu jika kyungsoo telah kembali bahkan kalian hiks" baekhyun tidak bisa melanjutkan kalimatnya, dia hanya bisa terisak

"maafkan aku karena tidak memberitahukan mu yang sejujurnya. itu semua aku lakukan karena aku juga terkejut ketika kyungsoo datang dengan tiba-tiba dua hari yang lalu saat kau sedang berada dirumah yoora noona. dan aku juga minta maaf karena aku belum menceritakan semuanya pada kyungsoo bahwa aku sudah menikah denganmu. aku belum sanggup mengatakan padanya dan aku juga belum sanggup jika aku berpisah dengannya nantin saat dia mengetahui yang sejujurnya. kau kan tahu jika aku mencintainya baek. mianhae jongmal mianhaeyo"

"lalu apa itu artinya kau akan kembali dengannya dan meninggalkanku bersama Yeol Bi?" tanya baekhyun dengan air mata yang terus mengalir dipipinya

"entahlah aku juga belum tahu"

"kau tahu chan kenapa ini sangat menyakitkan? kenapa mencintaimu begitu menyakitkan? kau bahkan tidak pernah bisa melepaskan kyungsoo dari hidupmu"

"apa kau?" chanyeol membulatkan matanya ketika mendengar pengakuan baekhyun jika baekhyun mencintainya

"ne aku mencintaimu chan. sudah lama aku jatuh cinta padamu, aku sudah jatuh cinta padamu sejak pertemuan kita pertama kali di JHS dan itu terjadi sebelum kau mengenal kyungsoo dan menjadikan kyungsoo kekasihmu. sudah lama aku memendam perasaan padamu, tapi aku tidak berani mengungkapkannya padamu, aku terlalu takut . aku takut persahabatan kita akan berakhir dan kau akan menjauhiku, jadi aku rela memendam persaan ini dari pada aku harus melihat persahabatan kita hancur. Setiap aku melihatmu bermesraan dengan kyungsoo hatiku sakit tapi rasa sakit itu berhasil aku pendam. aku bahkan hampir menyerah dengan perasaanku dan merelakanmu hidup bahagia bersama kyungsoo tapi setelah kejadian buruk yang menimpa kita rasa itu kembali muncul apalagi ketika kau melamarku hingga kita menikah dan mempunyai anak rasa itu terus bertambah. tapi hari ini kau mengoreskan lagi luka yang ada dihatiku. apa kau tidak pernah merasakan apa yang aku rasakan chan? kenapa kau tak pernah mengerti perasaanku chan? kenapa kau tidak pernah melihatku sedikitpun? apa tak pernah sedikitpun kau memikirkanku? hahaha itu pasti tidak mungkin karena yang ada dipikiran dan hatimu hanya kyungsoo" baekhyun tertawa miris.

"..." chanyeol hanya bisa terdiam mendengar semua apa yang diutarakan oleh baekhyun padanya. bahkan chanyeol baru tahu jika ternyata selama ini baekhyun mempunyai perasaan padanya. Jadi pertanyaan Sehun waktu itu benar jika chanyeol memiliki perasaan pada chanyeol? apa sehun sudah mengetahui semuanya? Chanyeol harus segera menemui sehun.

"aku akan memberikanmu waktu satu minggu jika sampai satu minggu kau tak mengatakan yang sejujurnya pada kyungsoo, aku.. aku akan pergi bersama dengan Yeol Bi dari kehidupanmu dan kau bisa hidup bahagia bersama kyungsoo chan. aku lelah dengan semua ini chan dan aku akan merasa menjadi orang yang sangat jahat jika memisahkan kalian dua orang saling mencintai" Baekhyun menetapkan pilihannya, mungkin ini sudah saatnya dia menyerah dengan perasaannya. Baekhyun segera memasuki kamarnya dan menangis sepuasnya. Hatinya benar-benar sakit tapi ada sedikit rasa lega karena akhirnya setelah bertahun-tahun dia memendamnya, baekhyun bisa mengungkapkan semua isi hatinya pada chanyeol.

Setelah puas menangis Baekhyun keluar dari kamarnya dan menggendong Yeol Bi lalu pergi ke rumah Luhan untuk menceritakan semuanya yang telah terjadi saat ini. Baekhyun keluar dari apartemennya setelah chanyeol keluar untuk pergi bekerja. DI rumah Luhan Baekhyun kembali menangis saat menceritakan semuanya. Luhan begitu terkejut mendengar cerita Baekhyun jika kyungsoo sudah kembali dan kembali menjalin kasih bersama Chanyeol. Luhan juga tidak habis pikir dengan sikap Chanyeol yang tidak mengatakan yang sejujurnya pada Kyungsoo jika dia sudah menikah dengan Baekhyun, bahkan malah kembali menjalin kasih dengan kyungsoo diam-diam.

"kau harus sabar yah baek, aku yakin Chanyeol pasti akan memilih hidup bersamamu dan Yeol Bi" kata luhan menenangkan Baekhyun

"tidak mungkin lu, dia pasti akan memilih hidup bersama kyungsoo dan meninggalkan kami. chanyeol sangat mencintai kyungsoo lu. dia yang mengatakannya sendiri padaku Lu. sikapnya selama ini yang baik padaku mungkin hanya rasa kasihan dan tanggung jawab saja tapi rasa yang ia miliki untuk kyungsoo sangatlah besar. sepertinya ini sudah waktunya aku untuk mengakhiri perasaanku padanya dan pergi menjauh dari hidupnya lu. aku .. hiks sudah tidak sanggup lagi...ini begitu menyakitkan bagiku" baekhyun terus terisak entah sudah berapa lama dia menangis seharian ini.

"lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?"

"entahlah .. tapi aku memberikannya waktu satu minggu untuk menjelaskan semuanya pada kyungsoo. namun jika selama satu minggu dia tidak mengatakan yang sejujurnya. aku menyerah dan aku akan membicarakan semua ini pada chanyeol dan juga kyungsoo lalu aku akan mengajukan surat cerai padanya"

"yak kau gila baek. jangan lakukan itu, apa kau tak memikirkan perasaan yeol bi nanti ketika mendengar bahwa kedua orang tuanya akan berpisah? Yeol Bi akan merasa sedih baek"

"lalu aku harus bagaimana lu? aku sudah tidak sanggup lagi"

"kau harus bersabar baek, semua butuh waktu. kau juga harus memikirkan perasaan chanyeol juga ya walaupun aku tahu dia begitu jahat padamu tapi kau juga harus mengerti perasaanya. aku tahu emosimu sedang memuncak kali ini tapi kau juga harus menyelesaikannya dengan kepala dingin jangan terlalu terburu-buru memutuskan sesuatu. sebaiknya kau menunggu hingga ya setidaknya dua bulan. tidak mungkin kau memberikan waktu satu minggu pada chanyeol bahkan kyungsoo saja baru datang dua hari yang lalu. Chanyeol juga butuh waktu untuk membicarakan semuanya pada Kyungsoo. Tapi jika setelah dua bulan hubungan chanyeol dan kyungsoo tetap terjalin sebagai pasangan kekasih, kau bisa menyerah. itu sih hanya saranku, tapi jika seandainya kau akan tetap pada rencanamu ya aku akan hargai keputusanmu baek. sebagai sahabatmu aku akan mendukung apapun yang terbaik untukmu dan juga anakmu karena aku telah menganggapmu sebagai saudara baek" kata luhan memberikan saran untuk baekhyun agar baekhyun mempertimbangkan kembali keputusannya yang terburu-buru itu.

"aku bingung lu"

"kau tidak perlu bingung baek, ikuti saja kata hatimu. pikirkan baik-baik, jika kau sudah menemukan jalan keluarnya maka lakukanlah"

"baiklah aku akan mempertimbangkan kembali saranmu lu. terima kasih karena kau sudah membantuku dan mau mendengarkan semua keluh kesanku. jongmal gomawoyo lulu" baekhyun memeluk tubuh luhan erat

"ne cheonma baek. itulah gunanya sahabat" luhan membalas pelukan baekhyun

.

.


"mwo kyungsoo kembali?" sehun membelakakan kedua matanya menatap sahabatnya yang berada didepannya ini ketika mendengarkan cerita darinya jika kyungsoo kembali.

"ne dia kembali"

"lalu bagaimana dengan baekhyun apa dia sudah tahu?"

"ne dia sudah tahu dan dia marah padaku karena aku merahasiakan semuanya padanya"

"tentu saja dia akan marah padamu, lalu kau sudah menjelaskan semuanya pada kyungsoo?" tanya sehun lagi

"belum dan kami masih menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih" jawab chanyeol santai

"pabo, dan baekhyun mengetahuinya?"

"ya begitulah . dia marah padaku lalu dia memberiku waktu satu minggu untuk memilih menceritakan semuanya pada kyungsoo jika aku sudah menikah dengannya atau jika aku tidak memberitahukan pada kyungsoo dalam waktu satu minggu dia akan pergi membawa Yeol Bi bersamanya. hhh aku benar-benar pusing memikirkannya" ucap chanyeol mengacak-acak rambutnya

"bodoh begitu saja pusing, seharusnya kau sudah dapat jawabannya ! kalau aku jadi kau, aku akan lebih memilih bersama Baekhyun dan Yeol Bi ya walaupun aku tahu hatimu untuk kyungsoo"

"hh entahlah aku benar-benar pusing memikirkannya. waktu satu minggu itu terlalu cepat untukku memilih sedangkan kyungsoo baru saja datang. tidak mungkin aku menceritakan semuanya pada kyungsoo"

"semua pilihanmu ada ditanganmu sobat, aku sebagai sahabatmu hanya memberikan saran yang terbaik untukmu tapi jika menurutmu pilihan yang akan kau pilih nanti terbaik untukmu ya aku hanys bisa mendukungnya saja. aku percaya kau pasti sudah memiliki jawabannya" sehun menepuk pundak chanyeol

"oh ya niatku kesini ingin menanyakan padamu apa kau tahu jika baekhyun mencintaiku?"

"ne aku tahu, ah apa kau sudah tahu?"

"ne tadi pagi dia yang memberitahukan padaku, arghhh kepalaku benar-benar pusing... sejak kapan kau mengetahuinya?" tanya chanyeol sambil terus memegang kepalanya

"hmm sudah lama, Luhan yang menceritakannya padaku. awalnya aku tidak percaya tapi setelah melihat tatapan baekhyun yang berbeda jika melihatmu ya akhirnya aku percaya" sehun menangkat bahunya

"kenapa kau tidak memberitahukannya padaku?"

"untuk apa aku memberitahukan semuanya padamu yang sudah memiliki kyungsoo? apa untungnya untukku dan apa untungnya untuk Baekhyun jika aku memberitahukan perasaannya padamu? lagipula kupikir kau peka akan perhatian baekhyun padamu selama ini. apa kau tahu baekhyun selalu menangis jika melihat kau yang sedang bermesraan dengan kyungsoo didepannya?"

deg

hati chanyeol merasa sakit, jadi selama ini chanyeol sudah banyak menyakiti baekhyun? betapa kejamnya dia. Bahkan Baekhyun masih bisa tersenyum padanya saat dia telah menyakiti hatinya? uh Chanyeol merasa sangat bersalah pada baekhyun.

"aku tidak tahu" lirih chanyeol

"bodoh ! kau tidak peka sama sekali ! aku saja bisa merasakannya kenapa kau tidak? bukankah kalian sudah bersahabat sejak JHS? kenapa kau tidak bisa merasakannya? sayang sekali Baekhyun menyia-nyiakan waktunya hanya untuk mencintai dan menangisi pria seperti dirimu" kata sehun candanya namun menusuk hati chanyeol seakan sedang menyindir chanyeol

"mianhae"

"kenapa meminta maaf padaku?seharusnya kau meminta maaf pada baekhyun pabo"

"aku.. tidak bisa bahkan aku malu untuk berhadapan dengan baekhyun lagi"

"hhh sebaiknya kau bicarakan lagi baik-baik dengan baekhyun dirumah. selesaikan masalah kalian dengan baik-baik. dan ingat jangan sakiti baekhyun lagi, walau bagaimanapun baekhyun adalah sahabat luhan istriku dan luhan sudah menganggapnya adik jadi secara tidak langsung baekhyun sudah aku anggap sebagai adik iparku. so walaupun kau sahabatku, jangan sampai kau menyakiti baekhyun"

.

.


Sesampainya di apartemen baekhyun langsung menidurkan yeol bi dikasur lalu dia kembali kedapur untuk mengambil segelas air putih untuk menenangkan pikirannya yang kacau saat ini. Setelah puas menceritakan semuanya pada Luhan rasanya ada sedikit kelegaan di diri baekhyun. Sehabis meminum baekhyun duduk disofa ruang tamu dan tanpa sadar dirinya sudah terlelap.

Chanyeol yang baru saja sampai diapartemennya dikejutkan oleh Baekhyun yang tertidur disofa. Chanyeol mulai mendekati Baekhyun dan membenarkan posisi tidur baekhyun yang tidur terduduk menjadi terlentang diatas sofa lalu chanyeol mulai mengambil selimut dari kamar dan mulai menyelimuti tubuh baekhyun. Setelah itu dia mengecup pipi baekhyun dan memperhatikan baekhyun yangtertidur dengan pulasnya. Chanyeol terus memandangi wajah polos baekhyun saat tertidur. Chanyeol mengakui bahwa baekhyun memang sangat cantik tapi entah mengapa hatinya belum bisa menerima baekhyun.

"kenapa kau mencintaiku baek? kau cantik dan baik bahkan kau bisa mendapatkan lelaki yang lebih baik dariku. aku yakin banyak lelaki yang mencintaimu. tapi, kenapa kau malah memilihku baek? bahkan kau rela menyakiti dirimu" chanyeol membelai lembut pipi gembil baekhyun

"mianhae karena selama ini aku tidak peka pada perasaanmu dan maafkan aku karena selama ini membuatmu menangis dalam diam. sekali lagi maafkan aku baekhyun bahkan aku seharusnya tidak mendapatkan cinta yang tulus darimu" chanyeol mulai menangis

"aku... maafkan aku baekhyun, aku tidak bisa membalas perasaanmu padaku. aku mencintai kyungsoo jadi... aku sudah putuskan aku akan mengakhiri pernikahan kita dan kau bisa hidup bersama orang yang mencintaimu dengan tulus seperti kau yang mencintaiku. lalu hidup bahagia bersamanya dan juga Yeol Bi. Lebih baik Yeol Bi hidup bersamamu. aku tidak mau membuatmu tersiksa baek maafkan aku" chanyeol segera menghapus air mata yang mengalir dipipinya lalu pergi meninggalkan baekhyun.

sebenarnya baekhyun belum benar-benar tidur dan dia mendengarkan semua perkataan chanyeol dengan jelas bahkan dia mendengar suara chanyeol yang menangis. setelah dirasanya chanyeol telah pergi, baekhyun membuka matanya dan menangis.

"kau akan meninggalkanku chan? apa ini akhir dari kisah cintaku? apakah ini saatnya aku harus melupakanmu?. jika itu sudah menjadi keputusanmu,, baiklah... aku akan melakukannya chan walau harus aku akui ini berat untukku. tapi aku juga tidak ingin menjadi egois lagi. empat tahun menjadi istrimu sudah membuatku bahagia. terima kasih chanyeol. aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu"

.

TBC / END ?

.

.


annyeong yeorobun :)

akhirnya saya bisa update lagi

sebelumnya sempat down mau ngelanjutinnya

oh ya buat yang kecewa sama ff ini, yuki minta maaf banget yah kalau ceritanya mengecewakan dan berantakan.

jujur yuki juga baru belajar untuk membuat ff seperti ini apalagi dengan tema marriage life.

ini memang ff kedua yuki tapi yuki juga masih terus belajar.

yuki sadar kok ff ini masih kurang bagus dan memuaskan tapi yuki bakal terus belajar dari para author yang sudah berbakat lainnya.

sekali lagi yuki minta maaf yah.. :')

terus juga buat yang kemarin bilang ff ini kecepetan hehehe memang sengaja dibuat alurnya cepet biar gak bosen terus juga ini kan niatnya mau dibuat oneshoot tapi gagal.

jadi ini juga paling gak sampe kok 10 chapter lebih endingnya kkkk :D

dan yang nanya ini sad ending atau happy ending?

kalian maunya gimana nih? sad atau happy?

niatnya sih mau buat sad ending because saya lagi suka sama ff sad ending tapi gak tahu juga deh bisa saja berubah sesuai mood saya :D

gimana menjawab pertanyaan dari chingudeul semua kan hhehe

sekali lagi maaf ya belum bisa bales review dari kalian dan juga banyak typo(s) nya hehehe soalnya gak saya edit lagi ^^

satu lagi yuki juga mau mengucapkan terima kasih buat semua yang sudah follow, favorite dan review ff ini

terima kasih banyak buat kalian yang suka sama ff ini, review positif dari kalian membuat yuki semnagat melanjutkannya ^^

Sampai jumpa di chapter selanjutnya ^^

RnR?