Beautiful Target/KyuMin/GS/Chapter.2

Cast : Always KyuMin, others

Rating : T

Genre : Romance, Hurt, Drama

Disclaimer : FF ini resmi milik Mheishiee Taeminnie dan KyuMin milik Tuhan, orang tua mereka, Elf, JOYers dan tentunya KyuMin saling memiliki ({})

Warning : GS! Typo's! Gaje! Abal-abal! Cerita pasaran! Tidak sesuai EYD!

Summary : "Kau memang bisa dengan mudah mendapatkan hati para wanita di luar sana, tapi jangan harap kau bisa dengan mudahnya mendapatkan hatiku, karena hatiku telah lama membeku dan selamanya tak akan ku berikan kepada siapapun, termasuk dirimu!" "Lihat saja, aku akan jadi lelaki pertama yang akan meluluhkan hatimu. Camkan itu!"

Don't Bash! Don't Like! Don't Read!

~Happy Reading~

.

.

.

.

Pagi yang cerah di JOY Art University. Terlihat banyak mahasiswa dan mahasiswi berjalan di lapangan kampus untuk menuju gedung fakultas mereka masing-masing. Tak berapa lama, munculah 2 orang namja tampan dengan gaya keren mereka tak lupa sambil menyebarkan senyum memikat sehingga para mahasiswi disana menjadi jingkrak-jingkrak karena ulah mereka. Siapa lagi mereka kalau bukan Cho Kyuhyun dan Lee Donghae, 2 orang anak pengusaha yang terkenal di seantero Korea.

Walaupun insiden kemarin telah membuat malu Kyuhyun untuk pertama kali dalam hidupnya, namun tak banyak mahasiswi yang berpaling dari pesona memikatnya. Buktinya masih banyak saja yang menyorak-nyoraki namanya dan terpesona ketika namja tampan itu lewat didepan mereka. Sampai author sendiri pun bingung, apakah ada cara untuk membuat mereka kapok untuk menyukai Kyuhyun atau adakah seseorang yang mampu mematahkan sifat arogannya? Marilah kita berdo'a bersama-sama agar keinginan tersebut bisa tercapai. Aaminn.

-END-

#Plak! Becanda :p wkwk. Kembali ke cerita..

"Kyu, kau lihat yeoja-yeoja disana, mereka tak henti-hentinya menyoraki kita sedari tadi. Aku serasa menjadi pria paling tampan sedunia jika begini." Oceh Donghae sambil melambai-lambaikan tangannya dan sesekali mengedipkan sebelah matanya hingga terdengar teriakan-teriakan histeris namun hal itu sukses membuat Kyuhyun memandang namja ikan tersebut aneh.

"Sudahlah Hyung. Jangan membuatku malu dengan tingkahmu itu. Seharusnya kau tunjukkan karismamu saja bukannya malah tebar pesona seperti itu. Kekanakan sekali." Jawab Kyuhyun sambil mengunyah permen karet dimulutnya.

"Wae? Aku kan hanya mencoba untuk bersikap ramah. Tidak seperti kau, sok jual mahal." Ucapan Donghae sukses membuat Kyuhyun terdiam namun namja angkuh tersebut hanya mendengus pasrah dan kembali melanjutkan langkahnya.

Kyuhyun baru saja akan membuka lokernya, tiba-tiba matanya tertuju pada seorang yeoja cupu yang tidak lain dan tak bukan adalah yeoja yang kemarin sukses membuatnya malu didepan banyak orang. Kyuhyun terus memperhatikan gerak gerik sang yeoja yang saat itu tengah berdiri didepan lokernya juga.

Lee Sungmin, yeoja itu kini nampak membuka lokernya pelan. Terlihat yeoja itu terdiam sesaat dengan menampakkan wajah yang sedih. Tak lama terlihat jika ia nampak mengeluarkan selembar foto dari dalam lokernya tersebut dan Sungmin kembali terdiam sesekali mengelus-elus potret seseorang yang ada di dalam sana.

Tanpa Kyuhyun sangka Sungmin malah meneteskan air matanya kemudian tak lama terisak pelan. Hal itu terang saja membuat Kyuhyun terkejut bahkan di dalam hatinya kini terselip perasaan khawatir dengan apa yang tengah terjadi pada Sungmin.

Apa dia menangisi seseorang yang ada di dalam foto itu? Memangnya foto itu siapa? Apa seseorang yang sangat berharga dalam hidupnya? Berbagai pertanyaan berputar-putar di dalam otak Kyuhyun. Dia begitu penasaran dengan siapa yang ada di dalam foto itu.

Setelah sekian lama, akhirnya Sungmin menghapus air matanya pelan. Diciumnya potret seseorang itu setelahnya Sungmin kembali memasukkan lembar foto itu ke dalam loker. Dikeluarkannya beberapa buku paket yang terlihat sangat berat dimata Kyuhyun kemudian yeoja itu menutup lokernya dan pergi. Sepertinya yeoja itu berjalan ke ruang musik.

Kyuhyun terus memperhatikan Sungmin dari jauh sampai yeoja itu menghilang diujung koridor kampus. Kyuhyun kembali memikirkan apa yang baru saja ia lihat. Bahkan ia kini begitu penasaran dengan apa yang terjadi. Kyuhyun ingin sekali membuka loker itu dan mengambil foto tersebut karena tiba-tiba saja ia merasa penasaran siapa sebenarnya yang dapat membuat yeoja penyendiri itu menangis.

Setelah lama melamun akhirnya Kyuhyun sadar jika sebentar lagi dosen akan memasuki kelas. Dengan cepat Kyuhyun mengambil beberapa buku di dalam loker kemudian pergi ke ruang fakultasnya yakni kelas vokal.

####

"Baikah, kita akhiri pertemuan kita kali ini. Kita akan bertemu besok hari lagi. Selamat siang."

"Siang."

Setelah dosen muda itu pergi, Kyuhyun dengan malas memasukkan kembali bukunya kedalam tas kemudian memijat batang hidungnya pelan. Sepertinya namja itu kini sedang tidak bersemangat.

Kyuhyun mulai beranjak dari duduknya dan berniat untuk menuju ke kelas Donghae yakni kelas tari. Tapi langkahnya tiba-tiba saja terhenti saat matanya tertuju pada arah luar tepatnya kepada seorang yeoja yang sedang duduk sendirian di sebuah kursi taman dibawah pohon yang rindang.

Yeoja itu sepertinya tengah sibuk dengan laptop merah muda yang ada dipangkuannya. Terlihat sesekali yeoja itu menguap. Tau jika yeoja itu adalah Lee Sungmin, dengan bersemangat Kyuhyun berjalan menuju kursi tempat yeoja itu berada.

'Lebih baik aku dekati saja dia. Mumpung sedang sepi, berarti ini kesempatan untukku.' gumam Kyuhyun dan berjalan pelan ke arah yeoja itu.

"Ehem. Hai." Sapa Kyuhyun dan sontak membuat Sungmin menoleh ke arahnya. Yeoja itu tiba-tiba membulatkan matanya dan tatapannya berubah dingin seketika.

"Sedang apa kau disini? Bukankah sudah ku katakan jangan dekati aku. Apa kau tidak dengar atau memang sudah tuli, eoh?" Tanya yeoja itu ketus dan terang saja membuat Kyuhyun sedikit kesal namun namja berkulit pucat tersebut berusaha untuk menutupinya.

"Aku hanya sedang berjalan-jalan di taman ini dan kebetulan ada kau disini. Lagipula apa salahnya aku menyapamu Lee Sungmin-sshi? Bukankah aku berusaha untuk bersikapp ramah padamu, yahhh… hitung-hitung untuk memperbaiki hubungan kita atas insiden kemarin. Jujur apku menyesal telah berkata kasar padamu, dan aku minta maaf untuk itu." Ujar Kyuhyun panjang lebar dan hanya dibalas cibiran oleh Sungmin.

"Ck. Aku tidak butuh kata maafmu. Lagipula aku tidak peduli dengan apa yang terjadi kemarin. Oh iya, dan tau dari mana kau namaku? Aku tidak menyangka namja sok tampan sepertimu mengetahui nama yeoja sepertiku. Ku kira kau taunya hanya mengenal yeoja-yeoja cantik diluar sana saja. Ternyata yeoja yang katamu jelek sepertiku kau dekati juga." Ucap Sungmin dan membuat Kyuhyun terkekeh pelan.

"Apa salahnya jika aku mengetahui namamu? Lagipula, dengan itu aku bisa dengan mudah memanggil namamu dan kita bisa mengakrabkan diri satu sama lain. Bukankah begitu?" Tanya Kyuhyun memastikan dan Sungmin hanya memiringkan bibirnya.

"Cih, kau bilang mengakrabkan diri? itu tidak akan mungkin terjadi. Jangan sesekali mencoba sok akrab denganku karena aku tidak menyukainya."

Sungmin kembali mengetikkan sesuatu di laptopnya dan mengabaikan Kyuhyun. Kyuhyun hanya menaikkan sebelah alisnya kemudian tanpa minta izin lagi Kyuhyun langsung saja duduk disebelah Sungmin dan menyandarkan bahunya. Terang saja hal itu membuat Sungmin tidak suka dan menggeser duduknya agar menjauh dari Kyuhyun.

"Ya! Siapa yang mengijinkanmu duduk disini?!" Bentak Sungmin dan Kyuhyun tidak menanggapi namun kali ini malah memejamkan matanya seolah tidak menghiraukan tatapan tajam Sungmin yang yeoja itu layangkan untuknya.

"Yaish! Kasar sekali! Apa kau tak pernah mendengar sebuah penelitian, eoh? Sering marah-marah itu bisa menyebabkan penuaan dini, kau tau? Lagipula aku juga tidak mengganggumu. Kau hanya perlu melanjutkan pekerjaanmu dan anggap saja aku sebagai teman bercerita agar kau tidak jenuh dengan pekerjaanmu itu." Jawab Kyuhyun dengan santainya namun bukannya setuju dengan ucapan Kyuhyun, hal tersebut malah membuat Sungmin menjadi geram dan tanpa sadar mengepalkan tangannya kuat.

"Tentu saja aku merasa terganggu dengan kehadiranmu yang sama sekali tak ku undang ini! Aku hanya butuh ketenangan tapi kau malah datang dan sok mengakrabkan diri denganku. Siapa kau berani-beraninya bertingkah seenaknya kepadaku? Aku minta kau pergi. Kalau tidak lebih baik aku yang pergi dari sini."

Baru saja Sungmin ingin menutup laptopnya dan ingin beranjak pergi dan tanpa diduga Kyuhyun malah menarik pergelangan tangannya dan hal itu terang saja membuat Sungmin terkejut dan wajahnya tiba-tiba terlihat pucat seketika.

PLAK!

Dengan cepat Sungmin melepas genggaman Kyuhyun kasar dan tentu saja hal itu membuat Kyuhyun terkejut juga.

"Jangan sentuh aku! Tangan kotormu itu tak berhak memegangku seperti itu!" Setelah mengatakan itu, Sungmin berlalu pergi dan menyisakan wajah shock kyuhyun disana.

"Lee Sungmin, tunggu!" Baru saja Kyuhyun berdiri dari duduknya dan berniat untuk mengejar Sungmin tapi diurungkannya niatnya kemudian memilih duduk kembali diatas kursi panjang dibelakangnya.

"Dia itu kenapa? Baru juga kupegang tapi kenapa wajahnya terlihat pucat begitu? Yeoja-yeoja diluar sana saja senang jika ku pegang malah meminta lebih. Tapi dia? Ck. Aneh. Kau memang berbeda dari yang lain Lee Sungmin-sshi, dan aku semakin tertarik untuk mendekatimu." gumam Kyuhyun pelan namun tak lama evil smirk pun kembali terpatri dibibir sexy miliknya.

Selang beberapa menit namja tersebut pun bangkit dari duduknya karena ingat jika Donghae pasti sudah lama menunggunya dan ia yakin namja ikan itu pasti akan menceramahinya habis-habisan.

"Ya, Cho Kyuhyun! Dari mana saja kau, hah?! Aku sudah berjamur menunggumu disini dan kau seenaknya baru datang sekarang? Kau ini menyebalkan sekali." Oceh Donghae yang saat ini tengah berdiri disebelah mobil Ferrari-nya ketika Kyuhyun baru datang menghampirinya.

'Sudah kuduga.'

"Aku hanya ada urusan sebentar dan kau jangan terlalu berlebihan Hyung. Baru juga terlambat beberapa menit kau sudah mengeluh. Aku jadi tidak bisa memastikan bagaimana jika aku meninggalkanmu selamanya kalau kau terlalu bergantung padaku seperti ini." Ucapan Kyuhyun sukses membuat Donghae memiringkan bibirnya dan kembali menjitak kepala Kyuhyun lagi.

"Ya! Kau selalu menjitakku! Nanti jika aku mengalami kerusakan otak, kau adalah namja pertama yang akan ku tuntut!"

"Benarkah? Oh, aku sangat takut? Sudahlah, jangan membuang waktu. Ayo kita pulang. Aku tidak sabar ingin mencicipi masakan eomma-ku tercinta hari ini." Ucap Donghae setelah sebelumnya mengalihkan pembicaraan hingga membuat Kyuhyun ingin sekali menendang pantat sang namja ikan jika ia tak mengingat namja tersebut 2 tahun lebih tua darinya. Setelah mereka berdua memasuki mobil Donghae, akhirnya mobil itu pun melaju meninggalkan area kampus.

####

"Hae Hyung?" Panggil Kyuhyun saat mereka berdua kini tengah berada di kamar Donghae. Sepertinya Kyuhyun berniat untuk menginap di rumah namja ikan itu malam ini berhubung ia juga memiliki beberapa baju ganti di dalam lemari Donghae.

"Wae?" Tanya Donghae tanpa mengalihkan pandangannya dari layar TV yang tengah menayangkan acara pertandingan bola malam ini.

"Apa kau mengetahui banyak mengenai Lee Sungmin?" Tanya Kyuhyun lagi dan sukses membuat Donghae mengalihkan perhatiannya dari layar TV kemudian menatap namja stoic tersebut dengan alis berkerut.

"Aku rasa… tidak terlalu juga. Kenapa kau menanyakan dia? Apa kau tidak merasa jera telah dibuat malu seperti kemarin?"

"Kan sudah kubilang aku akan kembali mendekati yeoja itu. Lagipula aku masih tertarik dengan tawaranmu Hyung." Ucapan Kyuhyun sontak membuat Donghae tersedak karena air liurnya sendiri kemudian menarik nafas dalam sambil memandang Kyuhyun malas.

"Iyaa… iya... terserah padamu lah. Kenapa kau ingin tau tentang dia? Aaa.. apa jangan-jangan kau terlambat tadi gara-gara bertemu dengan dia dulu?" Tembak Donghae asal sekedar memastikan bahkan sambil memicingkan matanya kearah Kyuhyun.

"Ya. Begitu lah. Aku rasa, aku semakin tertarik saja dengan yeoja itu. Terlebih lagi saat aku melihat dia menangis hanya karena sebuah foto."

"Foto?" Tanya Donghae lagi yang semakin penasaran dengan cerita Kyuhyun.

"Iya. Selembar foto yang dia letakkan di dalam lokernya. Aku semakin penasaran dengan siapa yang ada di dalam foto itu. Aa.. Hyung. Bagaimana jika besok kita diam-diam membuka lokernya dan mengambil foto itu. Bagaimana?" Pinta Kyuhyun antusias dan Donghae hanya diam sambil berpikir. Tak lama namja ikan itu pun mengangguk setuju dan dibalas senyum sumringah oleh Kyuhyun.

"Baiklah jika begitu. Aku setuju."

"Kau yang terbaik Hyung."

####

Esoknya, dua namja tampan itu benar-benar melakukan rencana mereka. Saat kampus sudah terlihat sangat sepi berhubung karena sekarang memang tidak ada lagi kegiatan di dalam kampus tersebut, kedua namja itu pun berjalan mengendap-endap menuju ke arah loker Sungmin.

Dengan bantuan obeng ditangannya, Kyuhyun membuka perlahan-lahan kunci loker tersebut dan TADAA! Akhirnya pintu loker itu terbuka juga. Hal itu terang saja membuat mereka berdua tersenyum misterius. Baru juga berhasil membobol loker apalagi kalau sampai membobol brangkas yang berisi uang puluhan juta? Mungkin mereka akan berguling-guling tak jelas karena sakin senangnya -_-

Kyuhyun mulai mencari-cari foto tersebut dan akhirnya ia pun menemukan satu lembar foto yang terbalik dan tertera tulisan dibelakang foto itu.

"My Lovely Dear, aku akan selamanya aneng padamu. Aku mencintaimu."

Kyuhyun dan Donghae hanya menaikkan alis mereka ketika melihat tulisan yang tertera disana. Banyak sekali pemikiran-pemikiran aneh yang sudah berputar-putar dikepala mereka, terlebih Kyuhyun yang merasakan jika ada sesuatu yang mengganjal jika ia membalik foto ditangannya ini. Namun karena tidak ingin menunggu lama, dengan gerakan slow motion ia pun membalik foto tersebut disertai dengan kerutan pada alis mereka berdua.

"Lee Sungmin yang sedang menggendong seorang bayi?" gumam mereka berdua tanpa sengaja. Hening sesaat namun tak lama mereka pun sama-sama berteriak dengan kencangnya.

"MWO! BAYI!"

"A-apa itu bayi-nya Lee Sungmin?" Tanya Donghae dengan suara bergetar kepada Kyuhyun namun hanya dibalas gelengan dari namja berkulit pucat tersebut.

"Molla Hyung." Jawabnya jujur namun mata mereka kemudian kembali memandang foto itu dengan intens, memastikan jika sosok di dalam foto benar-benar seorang Lee Sungmin.

Sesosok Lee Sungmin yang terlihat cantik dengan gaun merah muda yang dipakainya namun tak ada raut bahagia sama sekali pada foto tersebut. Sungmin kala itu tengah menggendong seorang bayi yang terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Foto itu memang sobek disisi kanannya karena sepertinya ada seseorang lagi di dalam foto itu namun foto itu telah sengaja disobek. Terbukti ada tangan seseorang yang berada pada pinggang kiri Sungmin yang terlihat ramping bahkan jika ditelisik lebih jauh terlihat sexy hingga membuat Kyuhyun sempat terpesona akan kecantikan sosok tersebut.

Mereka berdua tengah berfikir keras terlebih Kyuhyun. Banyak pertanyaan yang berkecamuk di dalam otak namja itu. 'Kalau memang itu bayinya berarti dia sudah menikah? Terus, kenapa dia malah kuliah? Dimana anaknya? Kenapa dia tidak menjaganya saja di rumah?'

Itulah beberapa pertanyaan yang tengah ada di dalam otak Kyuhyun sekarang. Kyuhyun terus memperhatikan foto itu sampai sebuah suara menginterupsi kegiatannya bahkan juga kegiatan Donghae yang saat ini masih berdiri disebelahnya.

"APA YANG KALIAN LAKUKAN!"

Kyuhyun dan Donghae terkejut saat seseorang tiba-tiba berteriak dari arah belakang mereka. Dengan perasaan takut-takut, mereka pun sama-sama membalikkan badan dan akhirnya mendapati seorang yeoja tengah berdiri didepan mereka dengan wajah yang terlihat murka.

"LEE SUNGMIN?!"

=TBC or END?=

dewi. : hihihi.. iyaa... mari kita berdoa bersama agar si daddy bisa cepet sadar ne? :D teng-KYU review-nya ^^

SecretVin137 : Ne, ternyata eonni masih inget ama ff ane? pan ane jadi terhura :'D teng-KYU review-nya eon ^^

Cho Ryeo Hyun : Iyee.. si Daddy mah minta ditabok. Chingu mw bantu ane nabok? Ahahaha XD .. siipp .. teng-KYU review-nya ^^

KyuMin EvilAegyo : iyeee eon ... bilang teman ane sih pas die lahiran si bidan lupa nyuci die makanye mulutnya tajem begitu :v buahkhakhak Bagus yak? ane jadi terharu eon :'D #Tjivok! sip… teng-KYU SOMAN review-nya XD

ovallea : si Daddy kurang belaian chingu makanye mulut dya kayak gitu :v teng-KYU udah Review ^^

TiffyTiffany Lee : Huwwaaa… makasih pujiannya XD #Hug… ne ne… ini udah lanjut.. makasih udah Review ^^

PumpkinEvil137 : ane terus ngusahain kok supaya ff ini bakalan terus lanjut. Doakan ne? ;) makasih banyak udah review ^^

SuniaSunKyu137 : Nnee…. dan sekarang udah lanjut! XD #JingkrakJingkrak! Gomawo Review-nya ^^

ratu kyuhae : tenang chingu.. nanti juga si daddy bakalan dapet balesannya :D ini udah lanjut… makasih udah review ^^

Park Heeni : ne,semoga chapter ini ada sedikit timbul greget :D hihihi.. gomawo udah Review ^^

nanayukeroo : boleh chingu.. silahkan ajeee :v buahkhakhak iyee.. emang udah penyakit nya si Daddy klo yg namanya narsis-narsis itu mah .. gomawo udah review ^^

Yeee..akhirnya chapter 2'nx kelar juga. Senangnya XD Makasih buat teman-teman semua yang bersedia membaca terlebih buat yang bersedia mengomentari ff gaje ane ini. Ane sangat menyukainya ;) Apa ff ini perlu dilanjut atau gk? Ku tunggu RnR kalian lagi ne? Gomawo untuk semuanya ^^ #Bow!

RnR Juseeyyoooo~