Beautiful Target/KyuMin/GS/Chapter.3

Cast : Always KyuMin, others

Rating : T

Genre : Romance, Hurt, Drama

Disclaimer : FF ini resmi milik Mheishiee Taeminnie dan KyuMin milik Tuhan, orang tua mereka, Elf, JOYers dan tentunya KyuMin saling memiliki ({})

Warning : GS! Typo's! Gaje! Abal-abal! Cerita pasaran! Tidak sesuai EYD!

Summary : "Kau memang bisa dengan mudah mendapatkan hati para wanita di luar sana, tapi jangan harap kau bisa dengan mudahnya mendapatkan hatiku, karena hatiku telah lama membeku dan selamanya tak akan ku berikan kepada siapapun, termasuk dirimu!" "Lihat saja, aku akan jadi lelaki pertama yang akan meluluhkan hatimu. Camkan itu!"

Don't Bash! Don't Like! Don't Read!

~Happy Reading~

.

.

.

.

.

"APA YANG KALIAN LAKUKAN!"

Kyuhyun dan Donghae terkejut saat seseorang tiba-tiba berteriak dari arah belakang mereka. Dengan perasaan takut-takut, mereka membalikkan badan dan mendapati seorang yeoja tengah berdiri didepan mereka dengan wajah yang terlihat sangat marah.

"LEE SUNGMIN?!" teriak Kyuhyun dan Dongahe secara bersamaan.

"AKU TANYA APA YANG KALIAN LAKUKAN, HUH?!" Teriak Sungmin lagi dengan nafas yang terengah-engah. Jelas sekali yeoja itu terlihat sangat murka saat ini.

"Ka-kami hanya iseng membuka lo-lokermu.. dan.."

"DAN APA?!" Teriak Sungmin lagi setelah memotong ucapan Donghae. Dua namja itu hanya bisa terdiam kaku. Jujur mereka takut dengan aura kemarahan yang Sungmin pancarkan. Mata Sungmin membulat seketika saat mengetahui apa yang sedang Kyuhyun pegang saat ini. Dengan cepat, Sungmin pun merampas benda tersebut dan memegangnya erat dibelakang badannya. Kyuhyun hampir terjatuh saat Sungmin dengan tiba-tiba merampas foto tersebut dan ia baru tahu jika kekuatan wanita akan bertambah kali lipat ketika ia sedang marah.

"Kalian memang keterlaluan…" geram Sungmin sambil mengepalkan tangannya kuat.

"Sungmin-sshi. Kami sebenarnya tidak bermaksud mengganggu urusan pribadimu. Ka-kami hanya…"

"DIAM KAU!" Bentak Sungmin sambil menunjuk wajah Kyuhyun dan tentu saja membuat namja berwajah stoic itu langsung saja bungkam.

"Aku tidak butuh penjelasan dari kalian berdua! Lebih baik kalian berdua pergi dan jangan ganggu hidupku lagi! Aku muak dengan kalian terutama denganmu namja arogan!" Tunjuk Sungmin lagi tepat ke arah Kyuhyun sampai Kyuhyun hanya bisa memejamkan matanya.

"Baiklah. Kami akan pergi. Maaf jika kami telah berbuat lancang. Kami permisi. Kajja Hyung." Setelah membungkuk hormat kepada Sungmin, akhirnya kedua namja itu pergi dan menyisakan Sungmin yang mulai menangis terduduk sambil menyandarkan punggungnya di pintu loker. Sungmin hanya bisa menangis sambil menangkupkan foto itu di depan dadanya.

"Hiks…kenapa semua orang begitu jahat padaku? Apa salahku? Sunghyun-a, kapan kita bisa hidup bersama lagi? Hanya kau yang bisa menenangkan hati eomma. Eomma sangat merindukanmu aegiya." Isak Sungmin kian bertambah dan koridor sepi itu menjadi saksi bagaimana rapuhnya Sungmin saat ini.

.

.

"Hah… Aku rasa kita sudah keterlaluan pada Sungmin. Jujur aku merasa bersalah dengan yeoja itu." Ucap Donghae kepada Kyuhyun yang saat ini mereka tengah duduk santai dibangku taman kota.

Kyuhyun hanya dapat membalas ucapan itu dengan anggukan. Jujur di dalam lubuk hati Kyuhyun tersimpan rasa bersalah terhadap yeoja itu. Apalagi ketika ia mendapati pancaran mata yang terluka walaupun yeoja itu tadi tengah bersikap marah. Kyuhyun tentu sangat merasa bersalah telah mengata-ngatai Sungmin kemarin.

Ingin sekali Kyuhyun bisa berbincang padanya dan mencoba untuk memperbaiki hubungan mereka. Namun Kyuhyun masih merasa bimbang dengan hal itu. Untuk saat ini Sungmin sangat susah untuk didekati terlebih ia dan Donghae telah membuatnya marah besar. Kyuhyun rasa ia semakin ingin mengetahui lebih jauh tentang yeoja itu dan dia sudah bertekat mulai dari sekarang.

'Baiklah Lee Sungmin. Aku akan berusaha untuk mengenalmu lebih jauh. Aku rasa.. aku mulai menyukaimu…'

.

.

Hari ini cuaca terasa sangat panas. Kyuhyun yang biasanya terlihat bersemangat ketika dipinta sang dosen untuk menyanyikan sebuah lagu ballad, kali ini hanya terdengar suara sedikit sumbang disana. Ya… hanya sedikit. Dosen Park, seorang guru vocal itu hanya bingung mendapati tingkah Kyuhyun sampai Kyuhyun kembali duduk diatas kursinya.

Kyuhyun hanya bisa menguap karena merasa bosan. Akhirnya ia pun memilih untuk melihat ke arah luar karena kebetulan bangku yang ia duduki bersebelahan dengan jendela.

Kyuhyun memperhatikan beberapa orang yang lalu lalang di taman kampus dan tiba-tiba matanya mendapati sesosok yeoja yang beberapa hari ini mengganggu pikirannya. Siapa lagi kalau bukan Lee Sungmin.

Terlihat yeoja itu seperti biasa tengah sibuk dengan laptop merah mudanya. Kyuhyun terus memperhatikan Sungmin dari jauh hingga terlihat Sungmin seperti sedang menerima panggilan dari seseorang. Kyuhyun terus memperhatikan gerak gerik yeoja itu sampai Sungmin tiba-tiba dengan cepat berdiri dari duduknya. Kyuhyun rasa Sungmin sedang kaget saat itu. Setelah Kyuhyun lihat Sungmin kembali membereskan barang-barangnya, yeoja itu pergi dan terlihat Sungmin tengah terburu-buru.

'Mau kemana dia?' Tanya Kyuhyun penasaran di dalam hati.

"Cho Kyuhyun. Aku rasa dengan melihat ke arah depan akan lebih berguna daripada melihat ke luar sana."

Mendengar jika namanya dipanggil, Kyuhyun pun dengan cepat mengalihkan pandangannya kemudian malah mendapati seluruh isi kelas menatapnya bingung bahkan sampai menatap aneh kearahnya. Melihat hal tersebut, namja stoic itu hanya tertunduk malu kemudian memposisikan duduknya dengan benar.

"A-aa.. ne. Jeosonghamnida Saem."

"Huhh~ baiklah. Kita lanjutkan materi kita.."

"Ne.."

.

.

Kyuhyun menendang-nendang sebuah kaleng yang berada ditengah jalan. Sesekali Ia mengomel tak jelas ketika Donghae Hyung-nya yang memiliki mobil sebagai seorang yang bisa memberikannya tumpangan malah meninggalkannya pulang dan tidak mengantarnya dengan alasan sedang ada urusan mendadak. Terang saja hal itu otomatis membuat Kyuhyun harus menaiki bus malam ini karena dia memang tidak diizinkan orang tuanya untuk membawa kendaraan sendiri. Padahal sebenarnya Kyuhyun bisa saja menyetir.

Kyuhyun kali ini merasa haus dan berpikir untuk singgah kesebuah box minuman untuk membeli sekaleng soda terlebih dulu. Setelah menemukan box itu, Kyuhyun merogoh kantong celananya untuk mengambil uang sen kemudian memasukkan uang itu ke dalam mesin minumannya.

Sembari menunggu minumannya keluar, Kyuhyun mengedarkan pandanganya kearah toko-toko yang berjejer dipinggir jalan dan matanya tiba-tiba tertuju pada 2 orang yang berbeda jenis tengah duduk berhadapan di dalam sebuah caffe. Kyuhyun terus memperhatikan 2 orang itu terlebih kepada sang yeoja.

Kyuhyun merasa mengenali yeoja cantik dengan rambut yang tergerai indah itu. Tapi dia siapa? Kyuhyun kembali berpikir keras dan tiba-tiba matanya membulat sempurna.

"Bukankah itu Lee Sungmin?! Wajahnya benar-benar terlihat berbeda apalagi tanpa kacamata seperti itu. Aku jadi menyesal telah mengatainya jelek kemarin. Tapi, untuk apa dia disana dan siapa laki-laki didepannya itu?" gumam Kyuhyun lagi masih memperhatikan mereka dari jauh.

Yang Kyuhyun lihat Sungmin hanya terus-terusan menundukkan wajahnya dan lelaki didepannya terus mengoceh yang Kyuhyun tidak mengetahui apa yang tengah ia bicarakan. Yang jelas Sungmin hanya terlihat mengangguk tanpa mau mengangkat kepalanya.

Tanpa Kyuhyun duga, namja itu langsung saja mengangkat dagu Sungmin dengan sedikit paksaan yang tentunya mau tak mau mata Sungmin bertemu dengan mata lelaki itu. Tanpa sadar Kyuhyun mengepalkan tangannya karena tidak suka melihat lelaki itu berbuat seenaknya.

Tak berapa lama, mereka berdua beranjak dari duduk mereka. Terlihat lelaki itu merangkul pinggang Sungmin dan tampak jika Sungmin tidak menyukainya karena yeoja itu sempat menghindar. Namun, pinggangnya kembali ditarik secara paksa dan Sungmin hanya bisa pasrah menerimanya. Kyuhyun bertambah geram melihat kejadian itu namun matanya tidak terlepas dari mereka berdua.

Akhirnya mereka keluar dari caffe dan mulai masuk ke dalam sebuah audi hitam yang terparkir tak jauh dari caffe. Sesaat kemudian terdengar deru mesin mobil dan mobil itu berlalu cepat dari sana.

Kyuhyun hanya bisa terdiam memikirkan kejadian tadi. Jujur, dia tidak suka saat lelaki itu berbuat seenaknya kepada Sungmin. Tapi Kyuhyun sempat berpikir, apa lelaki itu suaminya? Tapi kenapa Sungmin terlihat tidak suka dengan lelaki itu? Memikirkan itu membuat Kyuhyun bertambah penasaran dengan kehidupan Sungmin.

Akhirnya Kyuhyun pun memilih untuk beranjak dari sana, bahkan dia lupa mengambil kaleng sodanya dan meninggalkan kaleng minuman itu yang masih tergeletak ditempatnya.

.

.

Sudah berhari-hari Kyuhyun berusaha untuk mencari informasi tentang kehidupan Sungmin namun hanya sedikit sekali informasi yang ia dapatkan. Kyuhyun sudah menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan Sungmin kepada teman satu fakultasnya namun mereka hanya mengatakan jika mereka tidak tau menahu tentang Sungmin karena dia yeoja yang tertutup dan hanya suka menyendiri di dalam kelas.

Jarang yang ada mengajak Sungmin bicara sampai ada 2 orang yeoja memberikan informasi yang membuat Kyuhyun tentunya merasa terkejut dengan informasi yang ia dapatkan.

"Dengar-dengar sih, Sungmin itu wanita simpanan. Dia tinggal sendirian di dalam sebuah apartemen kecil didaerah gangnam."

"Ne. Katanya dia simpanan seorang pengusaha kaya. Yang aku heran, lelaki itu seorang pengusaha tapi kenapa Sungmin malah ditempatkan disebuah apartemen kecil yang terkesan terpencil itu ya? Bukankah seharusnya dia tinggal disebuah apartemen mewah?"

"Ne, aku setuju denganmu. Sepertinya dia menjadi simpanan yang benar-benar terabaikan. Aku jadi kasihan padanya."

"Aku juga."

Kyuhyun kembali tersenyum miris mendengar informasi 2 orang yeoja yang baru ia temui beberapa menit yang lalu. Apa itu memang benar? Kyuhyun terus memikirkan sampai sebuah ide muncul diotaknya.

"Bagaimana jika aku mengikutinya hari ini sampai ke rumah. Siapa tau, orang yang menyewakan apartemen itu tau mengenai Sungmin. Baiklah, jika begitu. Sepulang ini nanti aku akan menjadi stalker-mu Lee Sungmin."

.

.

Tuttt….

"Yeobosseyo?"

"Hae Hyung. Sepertinya kau harus pulang sendirian lagi hari ini. Tiba-tiba ada sesuatu yang benar-benar harus ku urus jadi aku akan menaiki bus lagi hari ini. Kau boleh pulang duluan jika kau mau."

"Sejak kapan kau menjadi sok sibuk seperti ini? Tumben? Baiklah, aku akan pulang duluan saja. Tapi hati-hati ya? Jangan pulang terlalu larut nanti kau malah kenapa-kenapa."

"Huh… tidak usah menasehatiku begitu. Lagipula jangan samakan aku dengan seorang yeoja. Aku ini namja Hyung, Jadi kau jangan berlebihan seperti itu."

"Ya... ya ... terserah padamu lah Kyu."

Pipp!

"Hah… namja ikan itu benar-benar…" gumam Kyuhyun sambil memasukkan ponselnya kedalam kantong celananya. Kyuhyun kali ini tengah bersembunyi dibalik sebuah pohon yang cukup besar sembari menunggu seseorang. Tak lama yang ditunggu akhirnya muncul juga.

Lee Sungmin, yeoja itu berjalan pelan dengan membawa beberapa buku paket tebal dan Kyuhyun tentu saja mengikutinya diam-diam dari belakang setelah sebelumnya Kyuhyun memakai topi dan masker sebagai sedikit penyamaran agar tidak ketahuan.

Kyuhyun terus mengikuti Sungmin dari jalan menuju halte, menaiki satu bus yang sama, sampai mereka berjalan disebuah gang sempit yang terlihat sangat sepi apalagi hari sudah malam.

Kyuhyun terus memperhatikan Sungmin dari jauh sampai yeoja itu mulai memasuki sebuah gedung apartemen yang cukup besar. Kyuhyun terus mengikuti Sungmin dari belakang sampai dia berhenti dibalik tembok saat Sungmin mulai membuka kunci apartemennya. Merasa jika Sungmin telah memasuki apartemen itu, Kyuhyun mulai mendekati pintu tersebut dan melihat angka yang tertera disana.

"Oh, jadi dia tinggal di kamar 0137 ini. Baiklah jika begitu." Gumam Kyuhyun setelahnya berlalu dari tempat itu.

Saat Kyuhyun akan menuruni tangga, seorang ahjumma tiba-tiba datang dan menatap kaget kearahnya.

"Kau siapa?" Tanya Ahjumma itu penasaran karena Kyuhyun saat ini tengah memakai masker.

"Aaa..Jeosonghamnida ahjumma. Saya Cho Kyuhyun temannya Lee Sungmin." Jawab Kyuhyun setelah membuka maskernya.

"Teman? Aku baru tau jika Sungmin memiliki teman terlebih dia laki-laki. Apa suaminya tidak marah jika tau ada lelaki berkunjung ke apartemennya apalagi ini sudah malam." Gumam Ahjumma itu walaupun terdengar pelan namun masih bisa didengar oleh Kyuhyun dan tentu saja membuat namja tampan tersebut terkejut.

"Suami? Aaa.. apa ahjumma tau mengenai Lee Sungmin?" Tanya Kyuhyun lagi.

"Tidak banyak yang Ahjumma ketahui. Tapi bukankah kau temannya, harusnya kau sudah lebih tau mengenai dia kan?"

"Aniyo Ahjumma. Saya adalah teman barunya, dan kami baru saling mengenal."

"Begitukah? Baiklah, lebih baik kau ikut Ahjumma ke apartemen Ahjumma saja. Tidak enak jika mengobrol disini." Ajak ahjumma itu kemudian dibalas anggukan oleh Kyuhyun.

"Ne."

Kyuhyun mengikuti Ahjumma itu dari belakang kemudian mereka memasuki sebuah apartemen yang terletak di tingkat paling bawah.

"Ayo, silahkan duduk, nak. Ahjumma akan membuatkan minuman dulu."

"Ne, Ahjumma."

Kyuhyun kemudian duduk manis diatas sebuah sofa yang terlihat agak lusuh namun masih terasa empuk itu sampai Ahjumma itu kembali dengan 2 gelas minuman dan beberapa cemilan di atas baki.

"Maaf Ahjumma hanya bisa menyuguhkan ini saja. Minumlah dan makan cemilan ini, Ahjumma sendiri lho yang membuatnya.."

"Ne, gamsahamnida Ahjumma." Jawab Kyuhyun sambil meminum segelas orange jus yang ada di depannya.

"Jadi, apa yang ingin kau ketahui tentang Lee Sungmin?" Tanya Ahjumma itu dan membuat Kyuhyun menatapnya.

"Saya rasa mungkin, dari awal Ahjumma mengenal dia." Jawab Kyuhyun seadanya.

"Baiklah jika begitu…."

"…Lee Sungmin adalah seorang yeoja yang tertutup. Dia memang jarang bersosialisasi tapi tidak jika ia tengah bersama Ahjumma. Sebenarnya dia itu yeoja yang periang, namun dia terus menutupi kesedihannya karena Ahjumma tau dia sebenarnya rapuh. Dia memang hidup sendiri di apartemen ini. Yang Ahjumma tau, dia jarang dikunjungi oleh siapapun dan hanya mempunyai seorang suami sebagai satu-satunya keluarga yang ia miliki. Namun suaminya itu tidak tinggal bersama dengannya." Ucap Ahjumma itu panjang lebar. Kyuhyun yang mendengar kata suami tiba-tiba merasakan sesak didadanya.

'Ternyata memang benar itu suaminya.' Kyuhyun membatin.

"Lalu Ahjumma? Apa Ahjumma tau kenapa suaminya itu tidak tinggal bersama dia?" Tanya Kyuhyun lagi kala rasa penasaran kembali menyelimuti pikirannya.

"Hah.. sebenarnya Ahjumma tidak enak jika harus mengatakan hal ini padamu karena ini merupakan sebuah aib. Tapi jika kau berjanji tidak akan mengatakan hal ini kepada siapapun, Ahjumma akan senang hati memberitahukannya padamu." Ucap Ahjumma itu lagi dan dibalas anggukan oleh Kyuhyun.

"Ne, saya berjanji akan menjaga rahasia ini." Jawab Kyuhyun mantap dan hal itu membuat sang Ahjumma tersenyum.

"Ahjumma harap kau tidak kaget mendengarnya…."

"…Sebenarnya Sungmin menikah dengan suaminya itu hanya sebagai kawin kontrak…"

Kyuhyun sontak saja terkejut dan membulatkan matanya. Sang Ahjumma menyadari itu kemudian melanjutkan ceritanya.

"…Sungmin dijadikan istri kedua agar bisa menghasilkan keturunan karena istri pertama suaminya seorang wanita mandul. Namun anak itu malah direbut oleh istri pertamanya dan terpaksa Sungmin hanya bisa mengalah karena tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi secara diam-diam Suaminya itu terus saja mendatanginya padahal batas kontrak itu sudah lama habis. Sebenarnya Sungmin mencintai suaminya itu namun lelaki itu terlalu jahat sebagai seorang suami karena telah menodai yeoja sebaik Sungmin…"

"…Lee Sungmin itu padahal yeoja yang sangat cantik. Gara-gara suaminya terlalu possessive, akhirnya Sungmin malah merubah penampilannya agar menjadi jelek agar hanya saat bersama Suaminya saja Sungmin boleh terlihat cantik seperti aslinya."

Kyuhyun kembali terkejut mendengar penuturan Ahjumma itu. Dia tidak habis dengan tingkah Suaminya yang menurut Kyuhyun sangat keterlaluan itu. Kyuhyun tidak menyangka jika kehidupan Sungmin sesulit ini. Akhirnya sebuah pertanyaan pun terlintas diotak Kyuhyun.

"Ahjumma, boleh aku tau siapa nama suami Lee Sungmin itu?" Tanya Kyuhyun dengan wajah penasaran.

"Namanya Kim Jungmo. Dia adalah salah seorang pengusaha muda terkaya di Korea Selatan."

Kyuhyun hanya mengangguk pertanda mengerti akan ucapan ahjumma itu. Kyuhyun melirik ke arah jam tangannya sekarang yang tak terasa tengah menunjukkan pukul 9. Akhirnya Kyuhyun berniat untuk pulang dengan sebelumnya berpamitan terlebih dahulu.

"Ahjumma, saya rasa saya harus pulang sekarang. Terima kasih banyak telah memberikan saya informasi mengenai Lee Sungmin." Pamit Kyuhyun dan dibalas anggukan oleh sang Ahjumma.

"Ne. Sama-sama. Kau harus menjaga rahasia ini. Ahjumma tidak ingin ada yang mendengar lagi mengenai kisah pahit Sungmin. Cukup dirimu saja yang Ahjumma beritahu. Baiklah, kalau begitu. Hati-hatilah dijalan."

"Ne. Pasti, Ahjumma. Kalau begitu saya permisi."

Setelah mengatakan itu, Kyuhyun beranjak dari duduknya dan berjalan pulang. Perkataan Ahjumma tadi kembali terngiang-ngiang diotak Kyuhyun terlebih mengenai suami Sungmin.

Kyuhyun tak habis pikir kenapa Sungmin mau saja dinikahi kontrak oleh namja seperti itu. Dengan sebuah tekat yang kuat, akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk menjaga Sungmin mulai dari sekarang.

"Baiklah, aku akan membantu menghapuskan penderitaanmu Lee Sungmin. Aku berjanji!"

=TBC or END?=

SecretVin137 : typos eon typos :v kelamaan ye ane updatenya ampe eonni sendiri lupa jalan ceritanya. Tapi tengKYU SOMAN udah baca 2 kali.. hihihi… makasih udah review ;)

KyuMin EvilAegyo : jinjja? Aahahahaha… ne .. ni ane udah lanjut eon.. selamat nghilangin rasa penasaran :* :* :D hihihihi .. gomawo udah review ;) #Tjivok

Park Heeni : Hayooo gimana menurut chingu? :D Udah terbuka dichapter ini kok… hihihih.. makasih udah review ;)

dewi. : ahahhaha… seneng deh baca review nya chingu XD ne, gomawo udah review ^^

nanayukeroo : iyee typo chingu. bukan aneng tapi sayang? Jauhh banget yak bedanya? ane juga bingung XD udah ilang belom rasa penasarannya di chapter ini? Ditunggu lagi reviewnya ;)

SuniaSunKyu137 : hiihihih… ini udah lanjut.. ditunggu ne review berikutnya ;)

TiffyTiffanyLee : udah lanjuttt chingu XD gomawo udah review.. jangan bosen buat RnR di ff gaje ane ini yak? ;)

Cho Ryeo Hyun : ne… ini udah next :D hihihi… makasih udah RnR… ditunggu next reviewnya ;)

ovallea : tebakan chingu tepat sekali! (y) #KasiTjivok! ini udah lanjut… tengKYU SOMAN udah review ^^

ratu kyuhae : kemaren pan chingu udah review di chap 1.. mungkin chingu lupa.. :D ahahaha.. cho kagak mungkin selingkuh.. hatinya kan cuman buat mommy seorang XD udah lanjut… gomawo udah review ^^

PumpkinEvil137 : ne, makasih doanya chingu.. ini udah lanjut.. ditunggu RnR berikutnya ya? ;)

wdespita elfjoy : udah lanjut nihh chingu.. malahan udah nyampe chap 3.. ditunggu next reviewnya ne? ^^

Hyuna : ini udah nyampe chap 3 malah :D wuaaa… ane jadi tambah semangat XD gomawo udah review.. RnR lagi ya? :D

Yee..yee.. chapter.3 udah update XD.. Tolong jangan gebukin saya karena telah membuat cerita nista ini, terlebih kepada dirimu Cho Kyupil, tolong ampuni saya! #Plak! Tapi tenanglah, ini hanya cerita fiksi dari hasil otak saya yang mulai rada-rada. Apapun yang terjadi dengan Ming disini, yang penting Mingie tetap milikmu Kyupil, tenang saja ;) #KibarBenderaJoy! XD

Huwaaaaa… jeongmal mianhae atas typo yang kagak disengaja kemaren. Maksud ane bukan mau nulis 'aneng' tapi 'sayang'. Jauh banget yak melencengnya? Ane juga bingung. Tapi yang jelas itu typo bener-bener kayak muncul sendiri lho. Apa mungkin kemaren ane lagi laper makanye bisa nulis ntu typo. Hihihi

Di chapter 3 ini aku mencoba untuk membuka sedikit demi sedikit mengenai kehidupan uri Sungminnie. Otte? apakah ff ini pantas dilanjut atau tidak? Chapter depan aku buat "Special Sungmin Side". Mungkin ceritanya akan sangat panjang. Tunggu saja ne kelanjutannya. RnR kalian sangat aku harapkan lho? Jangan bosan-bosan untuk membaca ff.q ini ya? Hihi.. Gomawo untuk semuanya ^^ #Bow!

RnR again, please?