Beautiful Target

Cast : Always KyuMin, others

Rating : T

Genre : Romance, Hurt, Drama

Disclaimer : FF ini resmi milik Mheishiee Taeminnie dan KyuMin milik Tuhan, orang tua mereka, Elf, JOYers dan tentunya KyuMin saling memiliki ({})

Warning : GS! Typo's! Gaje! Abal-abal! Cerita pasaran! Tidak sesuai EYD!

DON'T BASH! DON'T LIKE, DON'T READ!

~Happy Reading~

.

.

.

.

.

Hari ini adalah hari yang sangat istimewa menurut Sungmin. Bagaimana tidak? Baru kali ini semenjak kepergian kedua orang tuanya, Sungmin bisa merasakan kembali kehangatan sebuah keluarga, walaupun dalam konteks kali ini posisi seorang ibu lah yang sekarang ia tempati.

Sungmin tak henti-hentinya tersenyum bahagia, begitu pula seorang namja yang duduk disampingnya kini. Kyuhyun, namja itu terlihat sangat menikmati saat-saat kebersamaan mereka terlebih ia yang menggendong Sunghyun dalam dekapannya.

Bukankah mereka tampak seperti sebuah keluarga yang harmonis? Lantas, kemana sekarang perginya pasangan EunHae? Bukankah mereka tadi berangkat bersama? Hhh~ jangan tanya jika mereka telah pergi kemana karena mereka pasti tengah sibuk dengan aktifitas mereka sendiri, terlebih mereka baru kembali merajut kisah cinta yang lama? Istilahnya, 'Cinta lama bersemi kembali' lah -,-

Kyuhyun dan Sungmin telah puas berbelanja perlengkapan Sunghyun dan kini tengah menikmati makan siang mereka disebuah restoran terkenal di kota Seoul. Sungmin tengah menyantap makanannya namun ia sadar jika Kyuhyun sedari tadi belum menyentuh makanan dipiringnya itu karena saat ini sedang menggendong Sunghyun. Sungmin akhirnya menyudahi acara makannya kemudian beralih menatap namja itu.

"Kyuhyun-sshi. Biar aku yang gantian menggendong Sunghyunnie. Kau makanlah sekarang." Ucap yeoja itu berniat mengambil Sunghyun dari gendongan Kyuhyun. Namun Kyuhyun malah menolak dan menggeleng-gelengkan kepalanya bak anak kecil yang menolak jika permennya diambil dan tentu saja membuat Sungmin mengernyitkan alisnya.

"Aniyo, Min-ah. Aku jadi kenyang gara-gara melihat wajah Sunghyunnie. Kau lanjutkan saja makanmu. Aku ingin bermain bersama Sunghyunnie saja. Iya kan baby?"

Ucap Kyuhyun senang sambil menggesek-gesekkan hidung mancungnya ke hidung mungil Sunghyun. Tak disangka Baby Sunghyun malah menggeliat senang dan tertawa. Hal itu tentu saja membuat kedua pasangan itu kaget dan Kyuhyun tambah melebarkan senyumnya.

"Wuaa.. Sunghyunnie suka ternyata? Aigooo~ manisnya~"

Kyuhyun terus mengoceh dan memainkan tangan mungil itu. Sungmin tentu saja tersenyum melihat kelakuan namja disampingnya. Kyuhyun yang biasanya cerewet kali ini terlihat sangat dewasa dan Sungmin mengakui jika Kyuhyun telah tampak seperti seorang Appa.

Namja itu terus mencium pipi Sunghyun kemudian tak lama menatap Sungmin yang saat ini sedang mengunyah makanannya.

"Oh iya, jangan panggil aku Kyuhyun-sshi, Min. Cukup panggil aku Kyuhyun atau Kyu saja. Aaa, kalau bisa pakai yeobo juga aku tak masalah." Ucap namja berkulit pucat itu tanpa ada rasa malu dan tentu membuat Sungmin hampir tersedak. Sungmin hanya menghela nafasnya kemudian mengangguk mengerti. Kyuhyun yang melihatnya hanya terkekeh kemudian melanjutkan acara bermainnya dengan Sunghyunnie.

Dilain sisi, 2 orang perempuan yang berbeda usia kini sedang asyik mengoceh sambil menenteng beberapa tas belanjaan ditangan kanan-kiri mereka. Terkadang mereka tertawa dan menggerutu tak jelas akibat tidak mendapatkan barang kesukaan mereka padahal hari ini sedang ada diskon besar-besaran.

"Ishhh… Eomma sih terlalu lambat. Harusnya eomma tadi tetap berlari bukannya malah menggelinding dilantai. Hahhh~ eomma membuat aku malu saja." Gerutu yeoja pendek berwajah imut itu kepada seorang wanita disebelahnya dan alhasil mendapat sebuah jitakan manis dari wanita yang lebih tua itu.

CTAK!

"Aww! Kenapa malah menjitakku!"

"Dasar anak kurang ajar! Bukannya mengasihani eomma eh taunya malah menyalahkan saja. Kau ini benar-benar!"

"Isshhh.."

Yeoja itu terus mengusap-usap kepalanya yang terasa berdenyut akibat jitakan sayang itu namun tiba-tiba ia menghentikkan langkahnya dan terkejut saat matanya melihat sesosok namja yang amat sangat dikenalinya.

"Ommo! Oppa!" Teriak yeoja itu dengan suara cempreng dan alhasil membuat Kyuhyun dan Sungmin menoleh ke arahnya.

"Neo! Chagiya?!" Teriak Kyuhyun shock sambil memandang yeoja pendek itu. Yeoja yang dipanggil 'Chagiya' itu tersenyum senang dan tanpa babibu lagi menempel pada Kyuhyun dan memeluk bahu itu erat.

"Oppa! Bogoshippeo~" ucapnya dengan suara mendayu sambil menunjukkan ekspresi imut. Kyuhyun hanya terkekeh geli kemudian mengusap kepala yeoja itu dengan tangan kirinya karena tangan yang satunya masih menggendong Sunghyun.

Tak taukah Kyuhyun jika sedari tadi Sungmin terus memperhatikan mereka bahkan sejak namja itu memanggil si yeoja pendek dengan sebutan 'Chagiya'. Tanpa sadar Sungmin mengepalkan tangannya dibawah meja namun tetap memandang Kyuhyun dan yeoja itu lekat.

"Ya! Cho Kyuhyun! Itu anak siapa!"

Teriak sebuah suara lagi dari seorang wanita dewasa yang saat ini tengah berdiri disamping meja namun menunjuk dengan kejam seonggok daging dalam dekapan Kyuhyun. Mendengar jika wanita itu menyebutkan kata anak, yeoja pendek itu ikut mengarahkan tatapannya kepada sesuatu yang ditunjuk itu. Yeoja itu tiba-tiba terlonjak kaget karena baru sadar ada seorang bayi disana kemudian memandang Kyuhyun tak percaya.

"Ya! Oppa! Ini anak siapa!" Tanya yeoja itu kemudian menolehkan wajahnya kearah samping kanan Kyuhyun. Dan mata yeoja itu kembali membulat sempurna saat mendapati ada seorang wanita disana kemudian dengan tidak sopan menunjuk Sungmin tepat diwajahnya.

"Ya! Ahjumma! Apa ini anakmu! Apa yang kau lakukan pada oppa-ku hah!" Teriak yeoja itu dengan seenak jidatnya dan membuat Sungmin menggertakkan giginya.

'Dia bilang aku ahjumma! Anak ini benar-benar!' Batin Sungmin emosi dan kali ini hampir meledak. Kyuhyun yang menyadari itu kemudian menjitak yeoja disebelahnya.

"Ya! Oppa! Kenapa kau malah menjitakku! Hah~ anak dan ibu sama-sama tidak punya sama sekali rasa kasihan kepada kepala imutku ini." Gerutu yeoja itu seperti anak kecil dan membuat wanita dewasa yang berdiri itu menatap jengah kearahnya.

"Sudahlah Wokkie-ah. Sadar umur. Kau itu sudah tua. Masih saja bertingkah seperti anak kecil. Hhh~ Ya! Evil! Coba jelaskan pada eomma apa yang terjadi sekarang!" Perintah wanita dewasa yang sekarang kita tau adalah eomma dari seorang Cho Kyuhyun itu kali ini sambil melipat kedua tangannya walaupun agak susah karena terhalang oleh tumpukan tas belanjaan.

Sungmin yang mulanya menahan geram sontak membulatkan matanya tau-tau wanita dewasa dengan gaya casual disamping mejanya kini adalah ibu dari namja yang sekarang menjadi kekasihnya. Tiba-tiba saja ia merasa gugup karena tanpa diduga malah bertemu dengan calon ibu mertua.

Yeoja pendek bernama Wokkie atau Ryeowook itu kemudian duduk tegap disamping Kyuhyun sambil berkacak pinggang dan memandang namja itu lekat untuk meminta penjelasan.

Kyuhyun hanya menghela nafas sebentar karena ia merasa pusing mendadak. Sungmin yang merasa canggung dengan keadaan ini memilih bangkit dari duduknya bersiap untuk pergi namun Kyuhyun sempat menahan tangannya. Namja itu kemudian bangkit dari kursinya tanpa melepas genggangan tangannya terhadap Sungmin sebelum yeoja itu benar-benar pergi.

"Jangan pergi kemana-mana. Aku akan menjelaskan semuanya nanti. Tetaplah disini bersamaku." Bisik namja itu pelan dan mau tak mau Sungmin menurut. Padahal hatinya kini sedang berkecamuk.

Mulai dari kehadiran yeoja pendek dengan sebutan 'chagiya' didekatnya ini, tingkahnya yang manja terhadap Kyuhyun, sampai panggilan 'eomma' yang wanita itu lontarkan terhadap eommanya Kyuhyun. Sampai Sungmin berpikir, apakah wanita ini adalah tunangan atau calon istri namja itu? Kenapa sepertinya yeoja ini sangat akrab sekali dengan Kyuhyun?

Entah kenapa, jika itu benar Sungmin kini merasa dipermainkan oleh namja itu dan hatinya kini berdenyut sakit. Sungmin bersikeras untuk pergi dan berusaha mengambil Sunghyun dalam dekapan Kyuhyun namun namja itu terus menahannya. Akhirnya Sungmin mengalah dan pasrah dengan apa yang akan terjadi nanti.

"Wokkie chagi? Eomma? Mianhae. Aku tidak bisa menjelaskannya sekarang. Aku berjanji akan segera pulang dan menjelaskan semuanya pada kalian nanti. Kalau begitu kami permisi."

Setelah mengucapkan itu, Kyuhyun mengajak Sungmin untuk pergi dari sana bersamanya kemudian meninggalkan Ryeowook dan Cho Heechul yang masih cengo dengan kelakuan namja itu.

"Y-ya! Oppa! Kau mau kemana!"

"Ya! Anak nakal! Kembali kau!"

Kyuhyun tetap tidak peduli dengan teriakan cempreng 2 orang perempuan tersebut dan terus melanjutkan langkahnya bersama Sungmin tanpa menoleh sedikitpun.

"Aishh~ Kyuhyun oppa memang keterlaluan. Otte eomma? Dia sudah mengabaikan yeoja seimut diriku. Huweee~" Ucap Ryeowook manja sambil menghentak-hentakkan kakinya ke lantai dan membuat beberapa pengunjung memandang aneh kearahnya. Heechul hanya menghela nafas mendapati kelakuan wanita itu kemudian memandang punggung anaknya bersama 2 orang asing tersebut yang mulai menjauh.

"Tak perlu pusing-pusing, Chagi. Kita tunggu saja penjelasan langsung dari anak itu. Kajja, Wokkie. Kita duduk. Bukankah rencana awal kita kesini untuk makan?" Ajak Heechul kemudian mendudukkan pantat sexy-nya kesebuah kursi kosong yang dekat dengan meja yang Kyuhyun tempati tadi. Ryeowook hanya mengangguk dan ikut mendudukkan diri dikursi kosong yang telah tersedia masih sambil memanyunkan bibirnya. Sungguh kekanakan tingkah yeoja satu ini -,-

.

.

Sungmin terus mempercepat langkahnya setelah sebelumnya merebut Sunghyun dari gendongan Kyuhyun dan seperti tak mengindahkan teriakan namja tampan tersebut yang kini berusaha mengejarnya. Kyuhyun tentu bingung sendiri dengan tingkah yeoja itu yang tiba-tiba berubah. Ani… seperti kembali ke sifat aslinya semenjak mereka meninggalkan café tadi.

Kyuhyun terus berusaha mengejar Sungmin dan.. HAP! Pundak Sungmin berhasil Kyuhyun cekeram dengan pelan dan berhasil membuat yeoja itu menghentikan langkahnya. Akhirnya Kyuhyun membalikkan tubuh itu dan betapa terkejutnya ia saat melihat genangan air mata dibalik mata foxy tersebut.

"Y-ya? Min-ah? Kenapa kau menangis? Siapa yang membuatmu menangis? Biar sini dia kuberi pelajaran." Ujar Kyuhyun emosi sambil menclingak-celingukkan kepalanya pada keadaan sekitar. Sungmin hanya diam namun tatapannnya sangat dingin dan menusuk sehingga Kyuhyun jadi merasakan ada hal yang tidak beres disini.

"Min-ah? Apa yang terjadi? Kau kenapa? Tolong ceritakan padaku." Pinta Kyuhyun dan balas menatap mata Sungmin lekat. Tanpa diduga Sungmin menggoyangkan kasar bahunya karena kedua tangannya kini tengah menggendong Sunghyun. Alhasil membuat cengkraman Kyuhyun tadi lepas dan membuat namja itu kaget karenanya.

"Kau masih tanya kenapa?! Kau memang jahat! Berani-beraninya kau menembakku tapi ternyata kau sudah memiliki kekasih! Kenapa kau malah mempermainkanku hah! Ternyata semua lelaki itu sama. Aku benci kalian!" Teriak yeoja itu kalap dan tentu saja membuat Kyuhyun terdiam.

'Kekasih? Siapa yang punya kekasih? Aku?' Kyuhyun terus berusaha untuk mencerna ucapan Sungmin. Bahkan wanita itu sudah berlalu dari sana. Sadar jika Sungmin telah beranjak pergi, Kyuhyun langsung mengejar yeoja itu dan kembali menghadangnya.

"Apa maksudmu! Aku tidak mengerti sama sekali. Kau bilang aku punya kekasih? Kekasihku kan hanya dirimu. Terus kalau bukan kau siapa lagi?" Tanya Kyuhyun dengan wajah panik dan kini kembali mencekeram bahu Sungmin lagi.

Sungmin hanya mendecih kemudian kembali memandang Kyuhyun dengan tajam.

"Kalau yeoja pendek bukan kekasihmu, lalu kenapa kau malah memanggilnya dengan sebutan 'chagiya'?!" Teriak Sungmin dan membuat Kyuhyun kembali terdiam shock.

"…."

Hening sejenak, sampai akhirnya namja itu tiba-tiba tertawa nyaring dan tentu saja membuat Sungmin membulatkan matanya.

"Hahaha… jadi gara-gara aku memanggil yeoja tadi chagiya kau marah Min? Ehem. Apa itu artinya kau cemburu? Wuaaa… aku senang sekali." Ujar Kyuhyun masih terkikik geli sambil memegangi perutnya. Hal itu terang saja membuat Sungmin kembali menggeram kemudian mengepalkan tangannya dibalik punggung Sunghyun.

"Aku benci padamu!"

Kyuhyun sontak menghentikan tawanya dan malah mendapati Sungmin tengah menatapnya dengan pandangan terluka. Kyuhyun tentu saja merasa ia telah keterlaluan. Tanpa disuruh, Kyuhyun langsung menghapus air mata Sungmin dan menangkup kedua pipi chubby itu dan memandang wanita itu lekat.

"Kau salah paham Min. Jika aku memanggil yeoja yang kau bilang pendek itu 'chagiya' bukan berarti dia itu adalah kekasihku.." Ujar Kyuhyun lirih namun Sungmin malah mengalihkan pandangannya ke arah samping. Kyuhyun yang melihatnya hanya mendengus kemudian menarik wajah Sungmin pelan untuk kembali menatapnya. Namja itu kemudian tersenyum sangat manis dan membuat Sungmin terdiam, menunggu apa yang akan namja itu katakan selanjutnya.

"…Dia adalah Kim Ryeowook. Adik Sepupu-ku yang saat ini tinggal di Jepang. Dia kesini hanya sekedar liburan…" Lanjut Kyuhyun dan tentu membuat Sungmin terdiam. Namun Sungmin berusaha menghilangkan rasa terkejutnya kemudian memandang Kyuhyun dingin.

"Kalau dia hanya sepupu, kenapa kau malah memanggilnya 'chagiya' dan dia memanggil eomma-mu dengan panggilan eomma?" Kyuhyun sontak terkekeh saat mendengar pertanyaan Sungmin yang terkesan seperti cemburu itu kemudian beralih mengacak rambut yeoja itu pelan.

"Dia memang seperti itu. Seorang gadis yang imut dan manja. Semua orang dikeluargaku memanggilnya chagi. Bukan hanya aku saja, karena wanita ingusan itu sendiri yang meminta. Semua yang dia inginkan harus dipenuhi kalau tidak dia akan mengamuk dan merajuk sampai beberapa hari…"

"….Kalau panggilan eomma itu, Wokkie memang sudah dari kecil memanggil eommaku seperti itu. Jadi ia sudah terbiasa sampai sekarang." Lanjutnya.

Sungmin tetap diam tanpa mau merespon ucapan Kyuhyun dan Kyuhyun tambah bingung akan hal itu. Akhirnya Kyuhyun memilih untuk mengusap-usap pipi chubby Sungmin, berusaha menyalurkan rasa cintanya disana.

"Aku tidak bohong Min. Percayalah padaku. Jangan merajuk seperti ini, kau semakin terlihat jaauuh lebih imut daripada wokkie." Ujar Kyuhyun diselingi denga rayuan gombal dan Sungmin hanya mendecih namun ia mengangguk. Kyuhyun yang melihatnya hanya tersenyum senang kemudian merangkul bahu Sungmin sayang.

"Ja, lebih baik kita pulang sekarang. Tapi sebelumnya aku ingin mengambil mobil dulu di parkiran. Gara-gara mengejarmu, kita jadi berada jauh dari café." Sungmin baru menyadari ketika Kyuhyun berujar demikian. Akhirnya dia memilih untuk menoleh kebelakang. Namun betapa terkejutnya ia saat melihat telah banyak orang kini tengah mengelilingi mereka.

"Psssttt…kau lihat mereka tadi? Wuuaa.. suami yeoja itu benar-benar manis. Apalagi saat dia mengusap pipi yeoja-nya. Aku jadi iri…"

"Istrinya juga cantik. Eh, ani.. Imut lebih tepatnya. Wuuaa~ mereka pasangan yang serasi.."

"Ne..Andaikan aku punya suami seperti dia. Sudah tampan, manis, so sweet lagi.."

"Ne..mereka memang keluarga yang harmonis.."

"Setuju…"

Begitulah beberapa komentar yang Sungmin maupun Kyuhyun dengar dan terang saja membuat mereka menjadi malu. Akhirnya namja itu memilih untuk merangkul bahu Sungmin untuk kembali ke parkiran bersama-sama. Niat Kyuhyun ingin menyuruh Sungmin menunggunya disini sendirian..ya~ walaupun bersama Sunghyunnie ia gagalkan karena takut 'Calon Istrinya' ini kenapa-kenapa kalau ia biarkan sendiri. Hm…Cho Appa mulai protective eoh? :3

.

.

Kyuhyun dan Sungmin kini tengah menghabiskan waktu bersama, tak lupa dengan Baby Sunghyun juga tentunya. Kyuhyun memilih untuk berguling-guling bersama Sunghyun karena bayi itu kini sudah bisa menelungkup dan memainkan sebuah mainan bayi berbahan karet ditangannya. Sunghyun jadi sering tertawa kegirangan dan membuat Kyuhyun senang dibuatnya.

Sungmin sang ibu muda kini memilih untuk membereskan berbagai macam perlengkapan bayi yang ia borong bersama Kyuhyun tadi. Sungmin tersenyum kecil saat mengeluarkan sebuah baju tidur bayi berwarna pink dengan motif bunny. Yeoja itu berniat untuk memakaikan baju itu kepada Sunghyun setelah bayi itu mandi nanti. Sungmin pikir Sunghyun akan terlihat manis jika memakai baju itu terlebih badannya yang bulat dan padat. Sungmin berpikir Sunghyun akan terlihat seperti Kelinci kecil yang montok nantinya.

Sungmin mulai mendekati Kyuhyun dan Sunghyun yang saat ini namja itu ikut menelungkup seperti Sunghyun. Kyuhyun terus tertawa geli saat bayi itu tiba-tiba menarik telunjuk Kyuhyun dan mengulumnya. Sungmin tentu tersenyum melihat kelakuan mereka. Sepertinya Kyuhyun sudah sangat akrab dengan Sunghyun-nya.

"Baby, sudah dulu mainnya ya? Ini sudah hampir malam, kajja sekarang mandi." Ujar Sungmin dan mengangkat bayi itu untuk dibawa ke kamar mandi. Melihat jika Sunghyun telah dibawa pergi, Kyuhyun ikut bangkit dan mengikuti yeoja itu kemudian memilih untuk memperhatikan Sungmin yang kini tengah melepas baju Sunghyun.

"Min-ah, bolehkah aku ikut memandikannya?" Tanya namja itu sambil mendekati Sungmin. Yeoja itu menolehkan wajahnya sebentar kemudian mengangguk disertai dengan senyuman manis miliknya.

"Ja, berikan Sunghyun padaku. Lalu kau yang menyabuninya? Otte?" Sungmin kembali mengangguk kemudian mulai membilas tubuh padat Sunghyun dengan air hangat yang sudah ia persiapkan.

Kyuhyun sangat menikmati kegiataannya kini. Baru pertama kalinya baginya untuk memandikan seorang bayi. Kyuhyun jadi berpikir ini bisa menjadi bekal untuknya sampai ia telah menjadi 'Appa' yang sebenarnya bagi Sunghyun nantinya.

Acara 'Mari Memandikan Baby Sunghyun' sudah selesai. Sungmin dengan telaten mengeringkan tubuh Sunghyun dengan handuk bayi ditangannya. Kemudian yeoja itu beralih mengusap keringat didahinya dan merasa gerah karena memandikan Sunghyun tadi. Entah kenapa yeoja itu merasa panas dan ingin segera mandi.

"Kyuhyun-ah, kau bawa Sunghyun dulu kedalam. Sekalian pakaikan baju untuknya? Aku sudah meletakkan perlengkapan bayi dan baju yang harus kau pakaian nanti untuk Sunghyun di atas kasur. Kau bisa kan?" Tanya Sungmin namun namja itu terdiam.

'Aaa..kira-kira aku bisa tidak ya?' Pikir Kyuhyun karena memakaikan baju setelah bayi itu mandi juga baru yang pertama kali untuknya. Akhirnya Kyuhyun mengangguk sedikit ragu.

"Baiklah. Memangnya kau mau kemana Min?"

"Aku mau mandi. Ini juga sudah sore, lagipula aku juga merasa gerah." Ucap Sungmin sambil mengusap-usap tengkuknya yang berkeringat.

Mendengar kata 'gerah', Kyuhyun tiba-tiba berpikiran yang tidak-tidak. Terlebih saat Sungmin mengelap tengkuknya yang terekspos jelas karena rambut panjangnya telah ia gelung keatas. Kyuhyun menelan ludahnya paksa dan membuat Sungmin mengernyitkan alisnya.

"Kau kenapa?" Tanya Sungmin sambil memicingkan matanya.

"A-ani. Ka-kalau begitu mandilah. Apa perlu aku yang memandikanmu?" Tanya Kyuhyun tanpa sadar dan tentu saja membuat Sungmin membulatkan matanya.

NYUUUTTT~

"Aww! Ya Min-ah! Kenapa malah mencubitku!"

Teriak namja itu sambil mengusap-usap lengan kanan tempat tumpuannya menggendong Sunghyun dengan menggunakan tangan kirinya. Sungmin sontak saja merona mendengar kalimat yang menuju ke arah 'mesum' itu kemudian memandang Kyuhyun malu-malu.

"Siapa suruh mengatakan hal yang tidak-tidak? Dasar otak cabul! Cepat pakaikan Sunghyunnie baju. Kalau tidak bisa-bisa dia masuk angin nanti."

Usir Sungmin sambil mendorong bahu Kyuhyun agar keluar dari dalam kamar mandi dan namja itu hanya mengangguk pasrah kemudian beralih menuju kasur Sungmin dan membaringkan Sunghyun disana.

Kyuhyun jadi teringat bagaimana merahnya pipi Sungmin saat ia mengatakan hal yang ia akui sedikit..ehem..mesum tadi. Kyuhyun jadi geli sendiri dengan sifat mesumnya yang mulai kumat kembali. Akhirnya namja itu menyudahi acara tertawa cekikikannya kemudian memandang Sunghyun yang kini tengah naked didepannya.

"Hhhh~ apa yang harus aku lakukan sekarang?" Namja itu malah bingung sendiri ketika melihat baby Sunghyun yang saat ini tengah menggeliat-geliat didepannya kemudian tiba-tiba namja tersebut pun menjentikkan jarinya.

"Aha! Bagaimana kalau browsing di internet saja? Wuaa..kau memang jenius Cho." Kekeh Kyuhyunkemudian mulai membuka internet dengan smarthphone yang ia bawa.

Namja itu kemudian membuka blog yang khusus menjelaskan mengenai cara merawat bayi kemudian mulai mengikuti langkah-langkah yang tertulis disana.

"Ok baby Sunghyun. Saatnya berpakaian!" Semangat namja itu kemudian memulai kegiatannya.

Sungmin kini tengah mengeringkan rambut panjangnya kemudian menggelungnya menggunakan handuk. Yeoja itu kini sudah terlihat segar kembali kemudian mendekati 2 orang yang manusia yang kini tengah menikmati tontonan kartun Masha and the bear dilayar TV-nya.

"Sudah selesai?" Tanya Kyuhyun saat Sungmin kini tengah duduk disebelahnya. Sungmin beralih memandang Sunghyun yang kini terlihat imut dan menggemaskan dengan baju tidur Bunny Pink yang sudah ia sangka sebelumnya bayi itu akan terlihat seperti kelinci bulat dan montok.

"Aigoo Sunghyunnie terlihat manis. Tak salah eomma memilihkan baju ini untukmu." Puji Sungmin sambil mencubit pelan kedua pipi gembul bayi itu.

"Siapa dulu dong yang memakaikan baju untuknya? Calon appa-nya." Bangga Kyuhyun dan membuat Sungmin terdiam. Entah kenapa Sungmin merasa ada hal yang aneh saat namja itu mengatakan 'Calon Appa' tadi. Seperti perasaan bahagia dan terharu, tentunya Sungmin sangat senang mendengarnya.

"Min-ah. Waeyo? Kenapa diam?" Tanya Kyuhyun bingung sambil mengibas-ngibaskan telapak tangannya didepan wajah Sungmin. Yeoja itu sontak terkejut kemudian menggeleng-gelengkan kepalanya.

"A-aniyo. Emm, Kyu. Boleh aku tanya sesuatu?"

"Boleh. Silahkan…"

"Selama ini kau tinggal dimana? Sepertinya kau tidak tinggal dengan orang tuamu." Tanya Sungmin walau hanya menduga-duga dan namja itu tak disangka malah mengangguk.

"Ne. Aku selama ini tinggal diapartemen. Sama sepertimu." Sungmin pun sedikit berpikir namun tak lama mengangguk mengerti.

"Tapi bagaimana dengan mobilmu? Dimana kau meletakkannya?"

"Apartemenku sedikit istimewa Min. Terdapat sebuah garasi pribadi disana. Hehe."

Kekeh namja itu dan Sungmin kembali mengangguk walau ia sedikit bingung dengan ucapan namja itu. 'Kalau memang apartemennya memiliki garasi pribadi? Bisa jadi Kyuhyun tinggal di kawasan apartemen yang besar dan elit?'

Dilihat dari ciri-cirinya Sungmin jadi berpikir jika Kyuhyun terlahir dari keluarga kaya. Terlebih ketika ia mengingat bagaimana pertemuannya dengan eomma Kyuhyun yang tadi tengah menenteng banyak sekali tas belanjaan ditangannya. Entah kenapa Sungmin merasa minder sendiri. Ia jadi berpikir, jika ia dipertemukan dengan keluarga itu nanti, akankah mereka akan menerimanya terlebih ia sekarang hanyalah seorang yeoja yatim piatu yang miskin.

"Min, kenapa diam lagi, hmm?" Tanya Kyuhyun lagi dan membuat Sungmin sadar dari acara melamunnya.

"A-aniya."

Kyuhyun hanya mengangguk kemudian melihat ke arah jam dinding di rumah Sungmin. Tak terasa waktu sudah menujukkan pukul 8 malam dan namja itu berniat untuk pamit pulang.

"Min-ah, aku pamit pulang, ne? Terima kasih untuk hari ini. Aku bahagia sekali." Ucap Kyuhyun senang dengan senyum merekah dibibirnya. Sungmin hanya menanggguk kemudian beralih mengambil Sunghyun dari pangkuan namja itu.

"Kau tidak makan malam terlebih dahulu? Aku akan segera memasak jika kau mau." Ajak Sungmin dan namja itu hanya menggeleng.

"Ani Min. Aku nanti makan di apartemen saja. Terima kasih atas ajakannya."

Sungmin hanya mengangguk mendengar penolakan itu kemudian mereka sama-sama bangkit dari duduk mereka dan berjalan menuju pintu.

"Hati-hatilah dijalan." Kyuhyun mengangguk kemudian beralih menatap Sunghyun yang kini tengah mengulum jempolnya.

"Baby? 'appa' pulang dulu ne? Tidurlah yang nyenyak. Jangan menyusahkan eomma ne?" Ujar Kyuhyun sambil menggoyang-goyangkan tangan mungil Sunghyun. Sungmin hanya terseyum mendengarnya kemudian Kyuhyun beralih menatap yeoja itu.

"Min-ah, besok berdandanlah yang cantik. Aku akan mengajakmu ke suatu tempat."

"Kemana?"

"Sudah. Turuti saja apa kataku. Besok ku jemput jam 8 pagi. Oke? Baby? Appa pulang ne?"

Cupp~ cuppp~

Namja itu mencium kedua pipi gembul Sunghyun kemudian beralih menatap Sungmin.

"Min-ah, aku pulang ne?"

Cup~

Sungmin sontak saja terdiam tau-tau namja itu malah mencium keningnya sayang dan cukup lama. Kyuhyun kemudian melepaskan kecupannya dan memandang mata Sungmin dengan tatapan hangat.

"Annyeong…" Ucap namja itu sambil berlari-lari dan melambai-lambaikan tangannya. Tak lama namja itu malah melompat-lompat senang seperti anak kecil karena berhasil mencium kening seorang Lee Sungmin namun Sungmin masih belum sadar atas rasa terkejutnya.

Saat Sunghyun kini tengah menggeliat-geliat dalam gendongannya, Sungmin baru bisa sadar kembali kemudian tersenyum bahagia.

'Lama-lama kau bisa membuatku gila Cho~' Batin Sungmin bahagia dan memandang punggung Kyuhyun yang semakin menjauh.

Yeoja itu akhirnya memilih untuk masuk kedalam apartemen dengan senyum yang tak lepas dari bibir plump-nya.

=TBC or END?=

WineKyuMin137 : "Jungmo sosok appa yang baik tapi bukan suami yang baik buat Sungmin" aigoo.. kata2nya chingu bijak banget.. ane suka ane suka 3 XD

Heldamagnae : iyaa… bentar lagi bakalan nikah kok ;)

SuniaSunKyu137 : aamiin. Ne! ini udah semangat! :D

TiffytiffanyLee : udah lanjutt nihhh XD iyee.. ane juga ikutan miris ama nasib si Momo T,T #plak! #TimvukAuthor!

KyuMin EvilAegyo : kayaknya sih begitu eon -,- #plakplak! belom apa2an udah minta dede baru. Kalo mw cepet, sini gih ane yg bikin ama daddy XD Buahkhakhak

Shengmin137 : iyee dung. Si Sunghyun musti jadi anaknya si daddy wkwkwk.. kaboooeerrr #NghindarinGorokan!

dewi. : eon, ini ff belom END! T.T tetep baca kelanjutannya ye eon? takutnya nanti eonni kagak balik2 kesini-kesini lagi

PumpkinEvil137 : jinjja? jadi seneng bacanya XD #Hug

abilhikmah : nanti.. bentar lagi mereka bakalan nikah kok :D hihihi

chokyuri : iyee beibbbb #SujudSyukur! jangan lupa mampir ke chap ini yee beiibb :D

ovallea : kasi selamat buat daddy XD

ratu kyuhe : kagak eon. Masih TBC kok :D hihihi

137Line : asyik.. ada reader baru.. kalo mw tw kelanjutannya pantengin terus ff ini yak ;)

nuralrasyid : saeeengg… ff eonni belom END T.T

Rnye : ne, semoga chap ini romantisnya dapet ;)

ikakyuminss : ahahahhaha… gk Cuma saeng yang ketipu, kayaknya hampir semua readers juga bilang gtu saeng XD

Guest : ne, semoga ini udah kilat :D hihiihi

Misslah : geokjeonghajima. Semua bakalan baik2 aja kok ;)

orange girls : pertanyaan nya eonni bakalan terjawab kok di chapter-chapter berikutnya ;)

lee kyurah : ne, pantengin terus ff ini yak? ;)

Park Heeni : emmm….pasti nya masih ada eon. hihihi. jangan bosen2 buat baca ff gaje ini yak? :D

wpdespita elfjoy : udah banyak belom chingu? miaannn kalo masih kurang KyuMin moment nya *.* #puppyEyes

nurganevi : hihihi… iye chingu. semoga ff ini bisa sedikit nghibur chingu yak :D

lee hye byung : iyeeee… udah siap dari dulu malahan eon XD

Cywelf : ne… mari kita berdoa buat kebahagian uri bumonim :D

Chapter.8 is update? XD Fyuhh…akhirnya kelar juga nii chapter. Special, full Kyumin moment ;) Otte? Apa kurang memuaskan. Pendek ya? Mianhae. Tapi ane sudah berusaha melakukan yang terbaik kok

oh iya, mohon maaf yang sebesar-besarnya buat dewi. eonni ama nuralrasyid saeng yang ngira kalo ff ini udah END padahal pan sebenernya belom #BOW! XD

apa ceritanya membosankan? pantas dilanjut ato gk? RnR kalian sangat diharapkan ne? Untuk itu jangan bosan-bosan untuk membacanya ya? Thank's buat yg sudah RnR di chapter sebelumnya. Untuk itu, RnR lagi, please? ^^