Beautiful Target

Cast : Always KyuMin, others

Rating : T

Genre : Romance, Hurt, Drama

Disclaimer : FF ini resmi milik Mheishiee Taeminnie dan KyuMin milik Tuhan, orang tua mereka, Elf, JOYers dan tentunya KyuMin saling memiliki 3

Warning : GS! Typo's! Gaje! Abal-abal! Cerita pasaran! Tidak sesuai EYD!

DON'T BE SILENT READERS!

DON'T BASH! DON'T LIKE, DON'T READ!

~Happy Reading~

.

.

.

.

.

Sesuai dengan apa yang dijanjikan Kyuhyun kemarin untuk mengajaknya ke suatu tempat hari ini, Sungmin kini sudah terlihat cantik dengan gaun selutut berwarna soft pink yang ia kenakan. Rambut panjangnya ia biarkan tergerai dengan poni yang menutupi dahinya, membuat Sungmin nampak seperti anak gadis yang manis, seperti bukan seorang wanita yang telah memilliki anak.

Baby Sunghyun juga tak kalah manis dengan baju bayi berwarna biru miliknya. Tak lupa Sungmin memakaikan sebuah topi bayi berbentuk kepala Bunny dan Sunghyun semakin terlihat menggemaskan. Dan Sungmin baru sadar, jika kemarin perlengkapan Sunghyun yang ia beli kebanyakan bermotif kelinci.

Sungmin kini tengah menunggu Kyuhyun sambil memasangkan kaus kaki dan sepatu kepada Sunghyun-nya. Tak lama terdengar suara ketukan pintu dari seseorang dan membuat Sungmin harus bangkit dari duduknya untuk membukakan pintu.

CEKLEK!

Seorang namja tampan kini tengah tersenyum manis saat Sungmin telah membukakan pintu untuknya. Sungmin sempat tertegun kala melihat Kyuhyun yang terlihat keren dengan kemeja biru laut miliknya. Kyuhyun pun sama. Ia ikut terdiam saat mendapati Sungmin yang nampak lain dari biasanya. Cantik dan manis. Itulah yang nampak pada diri Sungmin sekarang.

Setelah sadar dari acara melamunnya, akhirnya Sungmin mengajak Kyuhyun untuk masuk ke apartemennya terlebih dahulu dan namja itu mengangguk setuju.

Melihat Sunghyun yang kini tengah menggeliat-geliat diatas kasur, namja itu langsung saja mendekati Sunghyun dan menciumi pipi Sunghyun berkali-kali.

"Pagi Baby? Bagaimana malammu? Apa kau tidur nyenyak? Kau tidak menyusahkan eommamu kan?" Tanya Kyuhyun bertubu-tubi dan Sunghyun hanya mangap-mangap dengan bahasa bayinya seperti merespon apa yang Kyuhyun katakan.

"Na na na na.."

"Ooo.. begitu. Baguslah. Calon anak appa memang pintar." Ujar Kyuhyun lagi seperti mengerti dengan apa yang Sunghyun katakan kemudian mencubit pipi itu gemas. Sungmin hanya tersenyum geli melihat tingkah konyol Kyuhyun yang seolah-olah mengerti dengan bahasa bayi. Kemudian Kyuhyun menolehkan wajahnya kepada Sungmin yang kini tengah siap dengan tas yang ia bawa.

"Kau sudah siap kan? Kajja, kita berangkat." Ajak Kyuhyun dan Sungmin mengangguk. Sungmin beralih untuk menggendong Sunghyun kemudian mereka sama-sama menuju pintu.

"Kyu, bisa gendong Sunghyun sebentar? Aku ingin mengunci pintu." Kyuhyun mengangguk mengerti dan beralih untuk menggendong bayi itu. Sungmin kemudian mengunci pintu apartemennya dan ingin menggendong Sunghyun lagi namun sebuah suara menginterupsi pergerakannya.

"Minnie-ah?" Sapa seseorang dan membuat Sungmin menolehkan wajahnya.

"Eoh? Lee Ahjumma? Selamat pagi." Ujar Sungmin sambil membungkuk hormat kepada wanita yang ia anggap sebagai Ibunya itu dan Lee Ahjumma juga membalas sapaannya.

"Ne. Selamat pagi Minnie-ah. Ommo! Apa ini Sunghyun anakmu?" Tanya wanita itu sedikit kaget saat melihat bayi dalam gendongan Kyuhyun dan Sungmin hanya mengangguk.

"Ommo! Dia sangat mirip denganmu. Lucunya… Eoh? Nak Kyuhyun?"

"Ne. Pagi Ahjumma." Sapa Kyuhyun sambil tersenyum saat melihat Lee Ahjumma kaget dengan kehadirannya.

"Ne, Pagi Kyuhyun-ah. Sepertinya telah terjadi sesuatu disini. Minnie-ah? Kau harus menjelaskannya kepada Ahjumma nanti." Ujar wanita itu sambil mengintimidasi Sungmin dengan tatapannya dan membuat Sungmin terkekeh melihatnya.

"Minnie janji akan menceritakannya nanti, ahjumma." Lee Ahjumma tersenyum kemudian menatap mereka bertiga yang sudah terlihat rapi.

"Wuaa.. kalian rapi sekali. Kalian mau jalan-jalan ya? Selamat bersenang-senang ne?" Ujar wanita itu dan KyuMin sama-sama mengangguk.

"Ne, Ahjumma. Kalau begitu kami permisi. Annyeong…" Sungmin melambaikan tangannya kepada wanita itu begitupun Kyuhyun yang memakai tangan kanan Sunghyun untuk ikut melambai seperti eommanya. Lee Ahjumma balas melambai kemudian menatap mereka yang mulai menjauh.

"Hhhh~ akhirnya kau bisa berubah Minnie-ah. Dan kau berhutang penjelasan padaku." Gumam wanita itu namun disertai dengan senyum terharunya.

.

.

.

Mobil Kyuhyun kini sudah memasuki sebuah pekarangan Rumah yang sangat besar. Sungmin sempat takjub dengan arsitektur bangunan yang terlihat klasik namun megah tersebut. Disamping kanannya pun terdapat taman bunga yang berwarna-warni. Sungmin sempat berpikir untuk pergi ke taman itu untuk memetik bunga disana. Namun ia urungkan niatnya saat mobil Kyuhyun kini telah berhenti dan ada sebuah pengawal yang membukakan pintu untuknya.

"Selamat datang Tuan Cho Kyuhyun." Ujar pengawal itu sambil membungkuk hormat terhadap Kyuhyun dan Sungmin sempat takjub karena ternyata ini adalah rumah dari namja tampan tersebut. Kyuhyun hanya tersenyum menanggapinya kemudian merangkul bahu Sungmin untuk mengikuti langkahnya masuk ke dalam rumah megah tersebut.

Mereka kini tengah masuk ke dalam rumah itu dan disambut oleh beberapa orang pengawal disana. Mereka terus melangkahkan kaki mereka hingga mendapati seorang yeoja pendek yang mereka temui kemarin sedang menapaki anak tangga. Yeoja itu kaget saat melihat Kyuhyun kemudian berlari turun mendekati namja itu dan memeluknya erat.

"E-ehh.. Hentikan Wokkie-ah.." ujar Kyuhyun sambil berusaha menghindari pelukan itu karena akibat ulah si yeoja pendek, rangkulan Kyuhyun kepada bahu Sungmin jadi terlepas.

"Oppa? akhirnya kau datang juga? Kau tau? Aku sudah lama menunggumu pulang…" Ryeowook berujar manja sambil menggelayut ditangan putih milih Kyuhyun. Sungmin yang berada disamping mereka tentu jengah dengan kelakuan Ryeowook dan ingin sekali menarik yeoja pendek itu untuk menjauhi kekasihnya. Sepertinya penyakit cemburu Ming kambuh lagi eoh?

Ryeowook baru sadar jika ada wanita lain yang Kyuhyun bawa saat ini. Kemudian yeoja itu menatap Sungmin dengan tidak bersahabat sambil melipat kedua tangannya.

"Ahjumma! Kenapa kau malah ada disini bersama oppaku?" Tanya Ryeowook ketus namun Sungmin hanya menahan emosinya. Kyuhyun kemudian menjitak kepala Ryeowook kemudian yeoja itu menatap kesal kearahnya.

"Ya! Oppa! Jangan jitak kepalaku kenapa? Sakit tau?" Gerutu Ryeowook dan Kyuhyun hanya jengah melihatnya.

"Jangan kurang ajar kepada orang yang lebih tua. Dia itu punya nama dan namanya adalah Lee Sungmin. Jangan panggil dia Ahjumma. Kau tak lihat jika wajahnya terlihat lebih muda daripada dirimu?" Bela Kyuhyun dan alhasil Sungmin tersenyum malu karenanya namun yeoja imut itu berhasil menutupinya. Mendengar pujian yang Kyuhyun lontarkan untuk Sungmin, Ryeowook kemudian beralih menatap yeoja yang sedang menggendong bayi itu dan meneliti wajahnya.

Ryeowook sontak saja terkejut karena baru menyadari jika wajah Sungmin memang terlihat muda terlebih ia memakai poni. Ryeowook akui jika wajah Sungmin terlihat sangat manis seperti gadis remaja yang baru memasuki sekolah menengah. Namun Ryeowook berusaha menutupi rasa kagumnya dan kembali menggelayut manja kepada Kyuhyun yang berada disampingnya.

"Ishhh~ Oppa jahat! Aku kan tak kalah manis dari dia? Seharusnya oppa mengakui itu dong?" Kyuhyun hanya mendengus pasrah dan memutar bola matanya malas.

"Hahhh~ terserah padamu lah. Oh iya, dimana eomma?" Baru saja Kyuhyun mengatakan itu, dari arah dapur telah muncul Cho Heechul sambil membawa sebuah gelas air putih ditangannya.

"Sepertinya ada yang mencariku?" Ujar wanita itu sambil mendekati mereka bertiga.

"Eomma, lihat siapa yang Oppa bawa.." Adu Ryeowook sambil menunjuk Sungmin yang kini ikut menatap ke arahnya. Heechul mengikuti arah tunjukkan Ryeowook dan tiba-tiba saja terlonjak kaget.

"Ommo! Kau kan wanita yang kemarin itu? Kyunnie-ah? Apa kau yang membawanya kemari?" Tanya Heechul dan Kyuhyun tentu saja mengangguk.

"Tentu saja. Kalau bukan aku memangnya siapa lagi?"'

Mendengar ucapan itu entah mengapa membuat Heechul tiba-tiba merasakan pusing mendadak.

"Y-ya! Eomma! Kau kenapa?"

Tanya Kyuhyun panik saat Heechul tiba-tiba hampir jatuh sambil memegangi kepalanya kemudian wanita itu mengibas-ngibaskan tangannya.

"Hahhh~ gwaenchana Kyunnie-ah. Eomma tidak apa-apa. Tapi kau harus jelaskan apa yang membuatmu berani membawa seorang wanita kesini. Hanniiieeee~ Cepat kesini! Ada sesuatu yang harus kau lihatt!" Teriakan Heechul terdengar membahana dan membuat Sungmin harus memejamkan matanya karena teriakan cempreng Heechul. Entah kenapa Sungmin berpikir jika eommanya Kyuhyun ini suka sekali berteriak.

Tak lama seorang lelaki dewasa turun dari lantai atas dan berjalan mendekati mereka semua.

"Waeyo yeoboya? Kau ini pagi-pagi sudah berisik. Ada apa memangnya?"

"Lihat anakmu ini sedang membawa siapa bersamanya?"

Lelaki dewasa itu mengikuti arah telunjuk Heechul dan terkejut ketika mendapati seorang wanita manis tengah menggendong bayi didalam dekapannya. Namun Cho Hanggeng, lelaki dewasa itu terdiam dan seperti mengenali wajah Sungmin tapi dimana? Hanggeng kemudian menghela nafasnya kemudian menatap Kyuhyun dan Sungmin bergantian.

"Ayo duduk dulu. Tidak enak jika berdiri terlalu lama." Ajak Kepala Keluarga itu dan mereka semua menurut.

Hangeng dan Heechul memilih untuk duduk disebuah sofa panjang berhadapan dengan KyuMinWook yang kini Kyuhyun telah diapit oleh kedua wanita itu. Hangeng kemudian memandang Kyuhyun yang kini juga sedang menatapnya.

"Baiklah Cho Kyuhyun. Coba jelaskan, apa niatmu datang kemari dengan membawa wanita ini?"

Tampak Kyuhyun menghela nafas sebentar kemudian tanpa disangka malah turun dari sofa dan berlutut dibawah tepat didepan Hangeng.

"Dia adalah Lee Sungmin. Calon istriku dan aku akan segera menikahinya. Tolong berilah kami restu Appa, Eomma."

Mereka semua terkejut saat Kyuhyun malah berujar demikian terlebih Sungmin yang berada didekatnya. Sungmin tidak menyangka jika Kyuhyun akan meminta restu secepat ini tanpa menceritakan niatnya itu terlebih dahulu kepada Sungmin. Heechul tak kalah shock dan wanita itu seperti sulit untuk bernafas.

"Ommo! Ommo! Hannie? Lihatlah bocah ini! Berani-beraninya dia meminta restu setelah lebih dulu menghamili anak wanita yang sepertinya belum lulus sekolah ini?! Aigooo… Aku tak kuasaa… sungguh!" Heechul berujar dengan berlebihan hingga membuat Kyuhyun dan Sungmin sama-sama membulatkan mata mereka. Terlebih Sungmin. Ia malah dikatakan belum lulus sekolah padahal nyatanya ia sekarang tengah kuliah dan sebentar lagi akan memiliki gelar sarjananya.

"Ya! Eomma! Dia bukannya anak kecil! Malahan dia sekarang satu universitas denganku." Kali ini Heechul, Hangeng dan Ryeowook yang terkejut. Mereka seperti tidak percaya dengan ucapan Kyuhyun dan tanpa mereka sadari malah sama-sama berpikir jika Sungmin adalah seorang wanita yang baru berusia 14 tahun.

"Jangan membohongi eomma anak nakal! Kau kira eomma ini bodoh bisa kau kelabui. Dan sekarang eomma tanya, kenapa kau malah menghamili anak dibawah umur! Dan sekarang kau malah ingin menikahinya? Kau itu belum bekerja, bagaimana bisa kau menafkahi mereka nantinya?" Ujar wanita itu lagi dan membuat Kyuhyun terdiam. Walapun ia setegah jengkel karena eommanya masih saja mengatai Sungmin anak dibawah umur, namun ia lebih memikirkan tentang bagaimana caranya ia bisa menghasilkan uang untuk kelangsungan hidupnya bersama Sungmin nanti.

"Aku akan bekerja keras untuk Sungmin. Aku bisa bekerja paruh waktu selesai kuliah. Eomma tenang saja. Aku pasti bisa menafkahinya, jangan remehkan aku akan hal itu…" Kemudian Kyuhyun bangkit dan kembali duduk disamping Sungmin dan merangkul yeoja itu dengan sayang.

"…Karena aku benar-benar mencintai wanita ini. Aku benar-benar serius untuk menikahinya dan menjaganya semampuku. Untuk itu berilah kami restu, jebal!"

Mereka disana sama-sama terdiam mendengar ucapan Kyuhyun yang terdengar serius. Heechul maupun Hangeng sama-sama tidak menyangka jika anak tunggal mereka yang mereka tau biasanya sangat manja dan sering memainkan wanita kini tengah bersikap dewasa terlebih tatapan Kyuhyun jelas terdapat kesungguhan disana.

Hangeng memijat pelipisnya kemudian memandang Sungmin yang kini tengah menunduk sambil memainkan tangan bayi didalam dekapannya. Hangeng tiba-tiba membulatkan matanya dan tampak kaget setelah lama memandang wajah Sungmin.

"Camkkaman, Sungmin-sshi. Apa…kau anak dari Lee Kangin dan ..Park Jung Soo?" Tanya Hangeng hati-hati dan Sungmin tiba-tiba mendongakkan wajahnya menatap Hangeng dan mengangguk pasti. Hangeng kembali terkejut dan tanpa disangka malah tersenyum bahagia disana. Mereka sama-sama terkejut kala Hangeng malah tersenyum dan membuat Heechul tampak tidak mengerti dengan keadaan ini sekarang. Heechul berpikir sejenak kemudian membulatkan matanya.

"Hannie? Maksudmu Lee Kangin dan Park Jungsoo sahabat kita yang tinggal di Mokpo dulu?" Tanya Heechul penasaran dan Hanggeng mengangguk pasti. Heechul kemudian beralih memandang Sungmin yang kini juga tengah memandang bingung ke arahnya. Tiba-tiba mata Heechul membulat kala sudah mengenali siapa wanita didepannya kini.

"Ommo! Jadi kau Lee Sungmin kecil yang manis itu? Wuaaa.. sekarang kau sudah dewasa dan makin cantik nakk.."

Ujar Heechul senang kemudian malah mendekati Sungmin dan memeluk yeoja itu erat. Sungmin tentu saja kaget tau-tau malah dipeluk oleh eommanya Kyuhyun kemudian beralih menatap wajah Kyuhyun yang masih berada disebelahnya. Kyuhyun juga menggeleng tidak mengerti seperti menjawab maksud dari tatapan Sungmin. Ryeowook yang sedari tadi diam dan bingung dengan apa yag telah terjadi kemudian mengeluh tak jelas.

"Huwwee~ kalian membuatku bingung? Apa yang sebenarnya terjadi disini?!" Keluh Ryeowook sambil mengacak rambutnya frustasi.

Heechul kemudian melepas pelukannya dan memandang Sungmin dengan tatapan hangat.

"Sungmin-ah? Kau tidak ingat siapa aku? Aku dan suamiku bahkan berkunjung setiap waktu ke rumahmu saat kau masih berumur 5 tahun. Apa kau sudah lupa?" Sungmin berusaha untuk mengingat saat-saat itu kemudian tiba-tiba teringat sesuatu.

"Ommo! Apa anda adalah Chullie Ahjumma yang dulunya menghadiahiku sebuah boneka Bunny besar saat ulang tahunku yang ke 5?"

Heechul mengangguk senang saat Sungmin sudah mengenalinya dan membuatnya tersenyum bahagia. Akhirnya terjadilah acara nostalgia antara Heechul dan Sungmin dan membuat Kyuhyun jengah karena Heechul terus menempel kepada kekasihnya. Akhirnya Kyuhyun beralih menarik Sungmin kedalam pelukannya dan membuat HeeMin sama-sama terkejut.

"Jangan terus peluk Minnie-ku Eomma. Dia pasti sesak karena kau memeluknya terlalu erat." Heechul hanya mendengus karena tingkah possessive Kyuhyun dan memutar bola matanya malas.

"Ya …yaa.. terserah padamu lah. Dasar possessive." Gerutu Heechul dan Kyuhyun malah memeletkan lidahnya. Tak lama Hangeng berdehem dan membuat mereka semua menoleh ke arahnya.

"Sungmin-ah, Ahjussi turut berduka cita atas meninggalnya kedua orang tuamu. Maafkan kami karena tidak hadir dalam acara pemakaman itu karena saat itu kami tengah berada diluar negeri."

Sungmin hanya mengangguk maklum kepada lelaki dewasa didepannya. Kemudian Ayah dari Cho Kyuhyun itu menatap Bayi yang kini tengah tertidur lelap didalam dekapan Sungmin.

"Sungmin-ah, apa itu…anakmu bersama Kyuhyun?"

Sungmin sontak terkejut mendengar pertanyaan itu. Ia hanya diam sejenak dan bingung mau menjawab apa. Akhirnya Sungmin menghela nafas dan memberanikan diri untuk menjawab namun Kyuhyun terlebih dulu memotong ucapannya.

"Tentu saja dia anakku Appa. Memangnya anak siapa lagi?" Ujar Kyuhyun menanggapi dan membuat Sungmin menoleh ke arahnya.

"Kyuu~" Lirih Sungmin dan Kyuhyun menanggapinya dengan senyuman manis.

"Biarkan saja. Kalau waktunya sudah tepat, kita jelaskan semua kepada orang tuaku." Namja itu berbisik pelan dan membuat Sungmin mengangguk mengerti.

CTAKKK!

"Aww! Ya! Eomma! Kenapa kau malah menjitakku!" Teriak Kyuhyun karena tiba-tiba Heechul malah menjitaknya dan wanita itu memandang Kyuhyun dengan tatapan mengintimidasi.

"Kenapa malah berbisik-bisik? Kau memang anak nakal. Berani-beraninya kau menodai wanita sepolos Sungmin. Anak ini benar-benar!" Heechul hanya memijat pelipisnya karena tidak habis pikir dengan kelakuan Kyuhyun.

"Memangnya kenapa? Lagipula aku mencintainya. Iya kan Min-ah?"

"Mwo? Kau memanggilnya dengan sebutan Min-ah? Bahkan wanita ini lebih tua 2 tahun daripada dirimu."

"Ne!"

Kyuhyun dan Ryeowook sama-sama terkejut dengan ucapan Heechul. Kyuhyun yang pastinya shock, karena jujur saja ia belum mengenal Sungmin lebih jauh. Bahkan, tanggal lahir yeoja itu pun dia tak tau.

"Ya! Anak nakal! Jangan bilang kau sudah lupa dengan Sungmin? Dia ini Noona kecil yang selalu kau tempeli sewaktu kita masih tinggal di Mokpo. Bahkan kau menangis dulu ketika harus berpisah denganya."

Kyuhyun berpikir sejenak berusaha mengingat-ngingat. Akhirnya tak lama ia baru sadar juga kemudian memandang Sungmin bahagia.

"Ternyata kita sudah kenal lama Noona. Aku jadi bahagia." Kyuhyun berujar lebay dan Heechul hanya memutar bola matanya malas.

"Ehem. Jadi, apa keputusanmu untuk menikahi Sungmin itu serius?" Tanya Hangeng tiba-tiba dan membuat semua orang disana menoleh kepada lelaki dewasa itu. Kyuhyun kemudian mengangguk pasti dan merangkul Sungmin sayang.

"Ne, Appa. Aku tidak pernah seserius ini sebelumnya."

Mereka semua tersenyum mendengar ucapan Kyuhyun terlebih Sungmin yang kini telah siap meneteskan air matanya karena terharu. Hangeng mengangguk mengerti kemudian balas menatap anaknya.

"Baiklah. Appa merestui kalian. Kau harus pegang janjimu Kyu? Jadilah lelaki yang bertanggung jawab mulai dari sekarang. Masalah pekerjaan, Appa akan mempekerjakanmu di perusahan Appa. Kebetulan, Appa membutuhkan lagi seorang pegawai untuk membantu di perusahan yang baru Appa buat."

Kyuhyun tersenyum bahagia mendengarnya dan mengangguk semangat kemudian Kyuhyun beralih menatap eommanya yang kini jga sedang menatapnya.

"Eomma?"

"Ya …yaaa.. eomma setuju-setuju saja. Terlebih calon menantu eomma adalah Lee Sungmin. Eomma ya tidak masalah."

Jawaban Heechul tentu saja membuat Kyuhyun dan Sungmin sama-sama tersenyum bahagia. Mereka sama-sama tidak menyangka akan mendapatkan restu semudah ini. Kyuhyun yang bahagia terang saja memeluk Sungmin didepan orang tua tuanya tanpa ada rasa malu sedikitpun, namun yeoja yang sedari tadi terabaikan disamping Kyuhyun kini malah melipat kedua tangannya kesal dan memandang KyuMin iri.

"Ishhhh~ kalian jahat telah mengabaikanku. Aku kan juga seorang wanita yang butuh perhatian!" Mendengar suara yang terkesan mendayu itu, mereka semua menoleh ke arah Ryeowook yang kini tengah memanyunkan bibirnya. Kemudian Kyuhyun beralih menatap wanita itu dan memeluknya erat.

"Maafkan kami telah mengabaikanmu Wokkie Chagi. Tapi jika kau ingin dapat perhatian lebih, carilah seorang namja dan merengeklah padanya untuk segera menikahimu~" Canda Kyuhyun dan alhasil membuat Ryeowook tambah memajukan bibirnya menjadi 5 cm. Mereka semua akhirnya tertawa, tak terkecuali Sungmin.

'Akhirnya aku mulai bisa merasakan sebuah kebahagiaan. Terima kasih Tuhan~'

.

.

.

Hari ini sudah terhitung seminggu semenjak Kyuhyun dan Sungmin tidak masuk kuliah. Namun hari ini mereka memilih untuk berangkat bersama bahkan bergandengan tangan selama memasuki lingkungan universitas tersebut. Sebenarnya Sungmin menolak untuk digandeng, namun Kyuhyun terus menggenggam erat tangan kanannya dan mau tak mau Sungmin hanya pasrah akan tingkah possessive namja itu.

Selama mereka kuliah, Sunghyun akan selalu dititipkan bersama dengan Heechul karena wanita itu sendiri yang meminta. Kyuhyun dan Sungmin tentu senang-senang saja karena tak harus repot-repot menitipkan Sunghyun kepada orang lain.

Banyak yang memperhatikan mereka, tak terkecuali kalangan namja yang terpesona akan kecantikan seorang Lee Sungmin yang baru ia perlihatkan sekarang. Sungmin memilih untuk menjadi dirinya yang sebenarnya tanpa harus berdandan jelek seperti Sungmin yang dulu. Kyuhyun tak mempermasalahkan hal itu selama Sungmin tak akan diganggu oleh siapapun.

Tak heran banyak yang berbisik-bisik karena iri bahkan ada yang tidak mengenali jika wanita itu adalah Sungmin. Sungmin yang mereka tau hanyalah wanita yang cupu dan tidak peduli dengan penampilan. Tapi lihatlah sekarang? Sampai mereka semua sepakat menetapkan bahwa Sungmin adalah wanita paling cantik di Universitas.

Kyuhyun dan Sungmin kini telah sampai didepan pintu kelas Sungmin. Namja itu kemudian mengelus punggung tangan Sungmin yang masih dalam genggamannya kemudian menatap Sungmin sayang.

"Aku akan kesini lagi menjemputmu saat jam makan siang. Jangan coba terpengaruh oleh namja-namja dikelasmu eoh? Kalau ketahuan oleh ku, aku tidak akan segan-segan memberi perhitungan pada mereka." Ancam Kyuhyun dan Sungmin hanya terkekeh mendengarnya. Sungmin hanya mengangguk dan balas menatap mata onyx itu.

"Arasseo."

"Baiklah. Masuklah sekarang. Aku akan ke kelas dulu. Annyeong…"

Sungmin hanya menatap punggung Kyuhyun yang mulai menjauh kemudian membalikkan badannya menuju ke kursinya. Betapa terkejutnya Sungmin saat semua orang di kelas itu tengah menatapnya dengan berbagai macam ekspresi. Bahkan ekspresi orang yang sedang kasmaran saat melihatnya pun ada. Sungmin hanya tertunduk malu dan berjalan pelan ke kursi walaupun tak luput dari tatapan-tatapan udik teman sekelasnya menurut author -,,-

'Sepertinya aku harus membiasakan diri mulai sekarang…' Batin Sungmin sambil mengeluarkan beberapa buku dari dalam tasnya.

.

.

.

Sungmin kini tengah serius memperhatikan Dosen Lim yang sedang mengajar. Namun konsentrasi Sungmin terpecah saat salah seorang teman sekelasnya berteriak ketika melihat ke arah jendela luar.

"Teman-teman? Coba kalian lihat keluar?"

"Ommo! Bukankah itu Kyuhyun dari kelas vocal? Apa yang sedang dia lakukan?"

"sepertinya dia sedang menulis sesuatu…"

"Ommo! Lee Sungmin-sshi! Kau harus melihat ini sekarang!"

Sungmin sontak saja terkejut saat salah seorang teman sekelasnya menarik tangannya dan membawanya untuk berdiri disamping jendela. Betapa terkejutnya Sungmin saat ia mendapati Kyuhyun tengah berdiri di tengah-tengah lapangan dengan dikelilingi beberapa deret tulisan yang dibuat dengan cat berwarna merah muda.

"LEE SUNGMIN, WILL YOU MARRY ME?"

Begitulah tulisan besar yang tertera disana dan tentu saja membuat Sungmin kaget dan meneteskan air matanya. Dari jauh Kyuhyun terlihat tersenyum ke arahnya dan meretangkan kedua tangannya. Banyak mahasiswa dan mahasiswi yang berteriak histeris karena kelakuan namja tersebut. Dan Sungmin kembali dikejutkan saat teman-temannya menariknya untuk meninggalkan kelas untuk menuju lapangan.

Sungmin merasakan perasaannya bercampur aduk ketika ia telah berdiri di tengah lapangan dengan disaksikan oleh ratusan pasang mata yang kini tengah mengelilingi mereka.

Kyuhyun kemudian mendekati Sungmin yang saat ini tengah terdiam kaku kemudian ia berlutut dan memegang tangan kanan Sungmin erat.

"Aku tau jika aku tak seromantis pria yang lain. Maafkan aku karena hanya bisa melakukan ini dan tidak bisa berkata manis seperti pria pada umumnya. Tapi, dengan segala kesederhanaanku ini, izinkan aku untuk menjadi pendamping hidupmu, yang akan menjagamu, mengasihimu dan menyangimu sampai maut yang akan memisahkan kita. Untuk itu, Sungmin-ah, Will you marry me?"

"Terima! Terimaa!"

Begitulah teriakan yang membahana disepanjang lapangan. Bahkan para dosen pun ikut menyaksikan aksi lamaran Kyuhyun yang ia lakukan secara tiba-tiba. Kyuhyun terus menunggu dengan sabar dan menatap Sungmin yang kini juga tengah menatapnya. Yeoja itu menghela nafas pelan kemudian memandang Kyuhyun lekat.

"Maafkan aku Kyuhyun-ah~"

Kyuhyun dan orang-orang disana tentu saja terdiam dengan ucapan tak terduga dari Sungmin terlebih Kyuhyun. Namja itu terdiam shock dan ia tiba-tiba merasakan sakit dibagian dadanya. Baru saja ia kan berdiri dari acara berlututnya namun Sungmin menahannya.

"..Maafkan aku.. aku tak bisa menolak lamaranmu… Yeah, I will Kyunnie-ah~"

Jawab Sungmin disertai dengan senyuman manis dan tentu saja membuat Kyuhyun membulatkan matanya. Kyuhyun tidak menyangka Sungmin hanya menggodanya dan tanpa babibu lagi namja itu memeluk Sungmin erat dan mengangkat Sungmin sambil berputar-putar. Terdengar sorak sorai karena ucapan tak terduga dari Sungmin bahkan ada yang sempat menangis terharu karena tingkah mereka.

Kyuhyun lalu menurunkan Sungmin dari pelukannya kemudian mengeluarkan sesuatu dari kantong bajunya. Sebuah kotak cincin dan terdapat sebuah cincin berlian disana. Kyuhyun mengeluarkan cincin tersebut dari tempatnya dan menyematkan cincin tersebut dijari manis Sungmin. Sungmin kembali menangis terharu saat cincin itu sudah tersemat dijemarinya.

Kyuhyun kemudian mengangkat dagu Sungmin untuk menatap kearahnya dan lama mereka saling menyelami mata masing-masing.

"Saranghaeyo.. Lee Sungmin~"

"Nado Saranghaeyo~ Cho Kyuhyun"

CUP~

Ciuman manis itu pun terjadi disertai dengan sorak sorai dari ratusan orang yang menyaksikan mereka. Berbagai ungkapan selamat, tangis haru, dan berbagai bentuk ekspresi lainnya mereka sematkan untuk pasangan yang tak terduga ini. Mereka semua ikut gembira dan bahagia seperti apa yang dirasakan oleh Kyuhyun dan Sungmin.

Kyuhyun lalu melepas ciumannya dan memandang Sungmin yang kini juga tengah membuka pelan matanya. Kyuhyun kembali memeluk Sungminnya possessive kemudian berkata dalam hati.

'Proses lamaran sudah selesai. Tinggal acara pernikahan yang perlu kusiapkan matang-matang..'

=TBC or END=

abilhikmah : maklum, anaknya Min eon makanya dia seneng begitu :D

Frostbee : ane juga ikutan seneng kok chingu XD hihihi ..gimana dengan chapter ini? apa masih ada greget2 nya? :D

ExoSY : Heechul eomma emang baik kok.. kkk~ makasih udah senantiasa mantengin ff ini ({})

ovallea : ne… daddy emang yang terbaik :* #TjivokDaddy

TiffyTiffanyLee : ini udah lanjut. udah dapet restu dari Ortu Kyu dad kok chingu.. :D

SuniaSunKyu137 : ne, kita berdoa aja bersama-sama supaya KyuMin cepet kawinnya XD

Shengmin137 : ahahahah… daddy juga udah gk sabaran tuh XD bentar lagi bakalan kawin kok ;)

Cho Ryeo Hyun : nih duah next :D

Heldamagnae : jinjja? XD

ratu kyuhae : ahahha… kagak masalah mahh kalo eonni telat reviewnya.. udah nyempetin waktu buat mampir aja ane udah seneng kok eon ;)

PumpkinEvil137 : hihihihi… insya Allah hubungan KyuMin bakalan adem ayem terus kok ^^

cho kyuri : iyeee beeibbb… ini udah lanjut. Jangan lupa mampir lagi ya bebb ;)

KyuMin EvilAegyo : yak yak.. kalo langsung maen NC-an mah nanti si Daddy pasti bakalan kena gampar eon XD

orange girls : menurut eonni gimana? #NaikTurunAlis! Aaaa… eonni jago deh nebak*nya.. chap depan pertanyaan eonni bakalan terjawab kok.. hihihihi

ikakyuminss : kagak kok saeng. Wokkie itu Cuma sepupu nya daddy aja kok.. :D

Misslah : neee :D #IkutHelaNafas

Lee Minry : Hayy hay… poery eonni XD #Hug! nanti eonni bakalan ketemu balesan review eonni dichapter ini yaa… semoga eonni bacanya sampai ff ini tamat nanti :D … happy reading eon ;)

nuralrasyid : hehehe.. gk kok saeng. ni udah lanjut.. tamatnya nanti kok ;)

Cywelf : ini udah lanjut ^^

Chapter.9 selesai! Assyyiikkk~ bentar lagi ff ini bakalan END. Kalo gk chapter depan, mungkin 2 chapter lagi.. Tergantung moodnya author ..Kkkkk~

Ming sudah dilamar.. Tinggal acara pernikahannya aja lagi.. Joyers yang sabar ya? Nanti undangannya bakalan disebarin kok ;) wkwkwk

Otte? Apa kurang so sweet? Maafkan author klo gtu karena author bukanlah yeoja yang romantis. Jadi beginilah hasilnya :D semoga kalian suka dan masih berniat untuk membaca ff ini. Untuk itu RnR lagi ne,, berikanlah semangat kepada Author agar ff ini cepet selesai :D #Plak!

Terima kasih sudah bersedia untuk RnR di chapter kemarin. RnR again, please? ;)