Tittle : domino efect
Cast : kyuhyun suju and other.
Genre : horror failed, genderswicth.
Warning : typo masih jadi ciri khas harap maklum.
.
.
.
.
Happy reading
Domino effect
Kelas pagi itu terlihat ramai dengan tawa dan segala tingkah murid yang tengah beranjak dewasa itu, meski langkah kaki pasti seorang guru tak menghentikan segala keisengan dan kegaduhan kelas pagi itu.
" anak-anak bisa kalian tenang sedikit" teriak guru lee itu mulai tidak sabar seraya memukulkan sebuah pemukul kayu ke atas meja dan cara itu lumayan berhasil menarik perhatian mereka.
" baiklah meski ini memasuki awal tengah semester namun kita kedatangan teman baru pindahan dari busan, ayo masuk dan perkenalkan namamu" ucap guru lee mempersilahkan seorang gadis cantik dengan kulit putih pucatnya dan surai ikal serta bibir merah plumnya melangkahkan kaki jenjangnya memasuki kelas yang tiba-tiba sunyi senyap dengan mata semua murid yang menatap takjud dan mampu menyedot semua perhatian hampir seisi kelas, gadis itu cantik nyaris menyerupai boneka hidup dan wajahnya nyaris sempurna.
" hallo...namaku cho kyuhyun salam kenal" ucapnya dingin tanpa ekspresi sama sekali.
" hanya itu, baiklah kau boleh duduk di samping lee sungmin" ucap guru lee setelah melihat kyuhyun mengangukan kepalanya dan menunjuk gadis imut dengan gigi kelincinya. Dengan langkah perlahan kyuhyun berjalan pelan menunju bangkunya.
" hallo...namaku sungmin selamat datang ya kyu, ayo kita berteman mulai hari ini" kyuhyun menatap sungmin dengan tatapan entahlah dia bahkan tak berniat menyambut uluran tangan gadis bergigi kelinci itu.
" jika aku jadi kau aku akan menjauh" ucap kyuhyun mengalihkan perhatiannya pada tasnya dan membuka buku tulis dan matanya fokus menatap ke depan, sementara sungmin hanya heran menatap kyuhyun dan setelahnya dia tak pernah ambil pusing, satu yang ada di pikirannya gadis itu "sombong".
" baiklah kita akan memulai pelajaran, seperti minggu lalu kita mulai dengan bercerita, adakah yang ingin menceritakan pengalamannya, pengalaman apa saja, dan kita bisa mulai dengan joon dan kesimpulannya" ucap guru lee mempersilahkan joon untuk bercerita.
" pak bagaimana jika si murid baru yang bercerita" usul lee eunhyuk menatap kyuhyun dan di angguki semangat oleh joon yang merasa punya kesempatan untuk lepas dari tugas negara.
" boleh juga, bagaimana kyuhyun kau bersedia, tidak usah tegang ceritakan saja cerita apapun yang kau ingat atau kau bisa menceritakan alasanmu pindah sekolah dari sekolah lamamu hingga kau masuk sekolah ini" ucap guru lee, mendengar penuturan guru lee seketika raut dingin kyuhyun berubah sedikit gusar dan gelisah sungguh topik ini sangat tidak mengenakan untuknya.
" tidak usah cemas kau bisa memulainya pelan-pelan" ucap guru lee, kyuhyun menatap semua teman sekelasnya, di hembuskan nafasnya berat dengan terpaksa kyuhyun berdiri dari bangkunya dengan sedikit rasa gugup dia berdehem seolah menyembunyikan semua rasa tidak nyamannya.
" baiklah, ku harap kalian tidak menyesal mendengar cerita ini..." ucap kyuhyun menatap dingin lurus kedepan dan aura aneh tiba-tiba menguar dari tubuhnya seperti hawa dingin yang tak mengenakan.
" waktu itu usiaku tujuh tahun ketika kejadian aneh di desaku terjadi, entah apa sebabnya akupun tak tau, tapi yang jelas desaku seperti terkena kutukan mematikan saat itu" kyuhyun memulai ceritanya.
"satu persatu orang yang tinggal di desaku perlahan-lahan meninggal tanpa alasan yang jelas dan terkesan sangat ganjil, mulai dari ujung desa tak lepas dari kunjungan kematian itu sendiri, suasana mencekam hampir meneror kami semua, bagaimana rasanya saat itu? Rasanya begitu buruk, setiap hari yang kau lihat adalah ketakutan tanpa batas menanti kapan tiba giliranmu datang dan yang kau dengar adalah suara tangis pengiring dari iring-iringan pelayat yang hendak menguburkan mayat. Bahkan hampir setiap hari di depan rumahku selalu terlihat iring-iringan itu tanpa henti, ya tanpa henti hingga kami semua mati,seolah kutukan itu terus berjalan dan sedang mencari mangsa yang pas untuk mengambil nyawa kami, dari satu rumah ke rumah lainnya, kami semua takut sangat takut, orang tuaku atau ayahku sampai pada akhirnya memutuskan untuk pindah dan memutus ikatan takdir kematian itu sendiri..." kyuhyun berhenti menjeda cukup lama, menatap satu persatu teman-temannya yang mendengarnya dengan tatapan seram terlihat sekali mereka mendengar dengan baik cerita yang di sampaikan kyuhyun.
" tapi saat itu ibuku menolak kepindahan kami, mereka bertengkar ayahku ingin pergi tapi ibuku bersihkeras akan tetap tinggal di rumah itu dan menolak rencana ayahku, rumah kami rumah di mana neneku dan kakeku tinggal, ayahku tidak perduli dan tetap pergi meninggalkan aku dan ibuku, saat itu aku sama sekali tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, lalu dua hari setelah ayahku pergi tetangga yang tinggal dua rumah dari rumahku meninggal dunia, aku tau mungkin ini terdengar aneh tapi...sehari sebelum kematian orang itu aku melihat...sebuah bayangan hitam tersenyum mengerikan serta menari-nari tepat di atap rumah orang itu..." kyuhyun menjeda ceritanya dia menutup kedua kelopak matanya seakan mengingat memori mengerikan itu lagi, tubuhnya terasa dingin dan mengigil.
" kejadian ini sangat mirip dengan pola domino jika kau menjatuhkan satu bidak maka itu akan terus terulang hingga tak ada lagi bidak yang bisa di jatuhkan lagi, sama seperti itu, pola kematian itu berjalan dari satu rumah menuju rumah lainnya, aku ketakutan setengah mati meskipun aku merengek dan meminta ibuku untuk pergi dari rumah peninggalan nenek dan kakeku ibuku tetap bertahan hingga saatnya tiba, dengan takut ku coba untuk melihat atap rumahku di sana aku melihat bayangan hitam itu muncul, menyeringai padaku dan menari-nari di sana, saat itu tubuhku nyaris tak bisa bergerak, aku memberanikan diriku untuk memanggil salah satu tetanggaku mencoba memastikan jika yang aku lihat itu benar adanya, namun nihil tak ada satu orangpun yang mampu melihat bayangan hitam mengerikan itu, hanya aku yang bisa melihatnya..." kyuhyun menjeda lagi kali ini kyuhyun merasakan perasaan tidak enak mulai mengelayuti dirinya.
" lalu apa yang terjadi selanjutnya?" tanya kai pemuda berkulit tan itu menatap kyuhyun dengan raut wajah pucat tegang seakan ikut terbawa dengan suasana yang di ceritakan kyuhyun pada mereka semua. Kyuhyun menatap kai sekilas menunduk dan melanjutkan.
" tak terjadi apa-apa pada kami dan kami masih hidup, kurasa kami beruntung, begitu pikirku namun...itulah awal dari musibah, ibuku meninggal tepat seminggu setelahnya, lebih lama dari perkiraan setelah bayangan itu datang dan...kali itu bukan hanya satu bayangan saja yang menari-nari di atap rumahku... Mereka ada banyak...mereka menyeringai jahat padaku, mereka menginginkanku..." ucap kyuhyun membuat semua terdiam saking syoknya.
" apa maksudmu mereka menginginkanmu" tanya siwon mencoba menormalkan deru nafasnya yang terasa seolah memburunya.
" aa...aku m..mohon hentikan aku tak ingin mendengarnya lagi..." teriak kristal gadis itu menjerit takut seraya menutup kedua telinganya. Dan tak berapa lama bel tanda istirahat pun mulai berdering nyaring.
" baiklah cukup sampai di sini saja kyuhyun, terima kasih atas ceritanya dan bisa kita sambung lain kali lagi" ucap guru lee seraya menghembuskan nafasnya lega, entah kenapa mendengar cerita kyuhyun membuatnya sedikit gugup dan takut. Namun sebelum mereka bisa bernafas lega kyuhyun membuka suara lagi membuat suasana tegang itu berubah horror.
" sampai saat ini bayangan mengerikan itu masih mengikutiku..., guru lee kurasa kau harus berhati-hati, kurasa dia mengiginkan nyawamu, bayangan itu...berdiri tepat di sebelahmu" ucap kyuhyun dingin.
" gyaaaaaaaa..."
End
Nah bagaimana seremkah atau biasa-biasa aja...
Kalau gitu akhir kata review please...
