Tittle : domino efect

Cast : kyuhyun suju and other.

Genre : horror failed, genderswicth.

Warning : typo masih jadi ciri khas harap

maklum.

.

.

.

.

Happy reading

.

.

.

Kyuhyun berjalan perlahan dalam kegelapan itu, dia berusaha untuk mengenali tempat dia berada sekarang, bahkan dia tak tau tempat macam apa yang di pijaknya ini, entah kenapa, sejak tadi hatinya di terkam oleh sebuah ketakutan yang berlebihan kyuhyun bahkan merasakan firasat buruk, kyuhyun berharap ini adalah sebuah mimpi dan dia ingin segera tersadar dari kegelisahan dan ketakutan yang menyiksanya sejak tadi. bahkan kyuhyun tak tau sudah berapa lamakah dia berada di tempat in, tempat asing yang menakutkan. Dia berjalan perlahan dengan langkah kaki yang mengema menciptakan jejak bulatan-bulatan seolah dia sedang berjalan di atas sebuah air.

" tuhan...tempat apa ini, tak adakah jalan keluar dari sini?" pikir kyuhyun bingung dan mulai berlari mengelilingi tempat aneh itu berharap menemukan jalan keluar. Keringat dingin hampir membasahi dress putih tanpa lengan yang membungkusnya itu sampai saat dia melihat seorang gadis tampak di kejauhan yang terlihat memeluk dirinya sendiri serta menangis pilu.

Jujur melihat hal itu kyuhyun merasakan ketakutan yang amat sangat. Namun dengan segenap keberaniannya di dekati sosok misterius itu perlahan.

" hei...bisakah kau menjelaskan padaku tempat apa ini?!" tanya kyuhyun hati-hati tanpa mengendorkan kewaspadaannya, sementara sosok itu masih kekeuh menangis tanpa memperdulikan pertanyaan kyuhyun.

" hei...kau bisa mendengarku?!" tanya kyuhyun lagi kali ini dengan nada sedikit keras.

" hiks...hiks...hiks..." namun sosok itu masih tak bergeming membelakangi kyuhyun, tetap menangis.

" aku mohon siapapun kau katakan sesuatu padaku" teriak kyuhyun mulai putus asa dan semakin ketakutan saat mendengar suara tangis wanita itu yang terlihat menyeramkan di telinganya. Tanpa di duga seketika tangis itu terhenti hening sebentar dan di gantikan oleh sebuah tawa menyeramkan makin lama makin keras dan melengking nyaring yang membuat telinga kyuhyun sedikit sakit dan berdengung saat mendengarnya, dapat kyuhyun rasakan tubuhnya terasa kaku dan membeku secara tiba-tiba bahkan otaknyapun terasa sulit untuk di ajak berkomunikasi saat melihat gadis kumuh itu menoleh perlahan menampilkan bayangan dirinya namun terlihat mengerikan sekaligus menjijikan dengan dress putih yang kotor di nodai oleh lumpur dan beberapa bekas merah darah yang telah mengering, rambut lepeknya jatuh terjuntai begitu saja seolah tak tersentuh sampo dan air selama berbulan-bulan jatuh terkulai tak menutupi wajahnya yang setengah keriput dan kulitnya yang terkelupas memandang kyuhyun dengan sorot mata tajam mengerikan.

" selamat datang di kegelapan kyuhyun, selamat datang di penjaraku, tempat di mana kau mengurung dan menyiksaku disini" teriak sosok itu terlihat marah.

" bukankah disini sangat tidak menyenangkan, kau bahkan merasa tak nyaman berada di sini kan, tempat yang hanya di penuhi oleh kegelapan dan rasa sepi" ucapnya meratap sedih.

" tapi aku tak akan diam saja dan membusuk di sini kyuhyun, aku akan keluar dan mengambil alih tubuhmu kyuhyun...aku akan membunuhmu di sini dan mengambil semua yang kau miliki hahahahahahaha" teriaknya dengan suara tawa serak dan melengking nyaring. Kyuhyun berjengit kebelakang menatap sosok yang selama ini di takutinya yang terlihat berhadapan langsung dengannya. Kyuhyun berusaha menelan ludahnya dengan susah payah.

" a-aku tak akan membiarkanmu melakukan itu, kau tak akan mampu mengambil alih tubuhku, kau tak akan mampu, aku masih hidup dan akan terus hidup" balas kyuhyun mencoba memaksakan agar suaranya terdengar jelas. Berusaha menyembunyikan getaran ketakutan yang tersimpan disana. Sementara bayangan kyuhyun itu berhenti berjalan mendekati kyuhyun dan menatapnya tajam seolah api kemarahan di kedua bola matanya seakan mulai terbakar, berkobar hingga mampu membakar apapun juga.

" kau akan mati kyuhyuuunn, aku akan membunuhmuuuu..." teriaknya nyaring dengan seringai mengerikan berlari kencang kearah kyuhyun dan dengan cepat menjulurkan jemari kurus tak berdagingnya ke leher jenjang miliknya, kyuhyun terkesiap kaget mendapat serangan mendadak itu bahkan dia tak bisa menghindari cekikan tangan kurus bagaikan tulang belulang itu.

" hahahaha...kau akan mati" tawa serak itu kian membahana mendominasi suara nafas kyuhyun yang terdengar mulai putus-putus.

" k-kau hanya jiwa jahat ya-yang hidup dalam tubuhku, ka-kau hanya parasit lemah yang tak lebih kuat dariku ugh..., a-aku tak akan mati karena aku ku-kuat, t-tapi sebaliknya kau yang akan mati karena kau lemah...k-kau lemah..." bisik kyuhyun tersendat-sendat dengan wajah yang mulai memerah karena pasokan udara tak mampu mengalir dengan lancar.

" aku tidak lemah..." teriaknya marah.

" ya kau lemah dan kau akan mati" teriak kyuhyun memberontak di tengah cekikannya itu yang terasa mulai mengendur, entah darimana seolah dia mendapat sebuah kekuatan untuk melawan, karena kyuhyun sadar jika tak akan ada yang mampu menolongnya jika bukan dirinya sendiri yang berusaha, dan usahanya tak sia-sia tak berapa lama cekikan itu terlepas menghempaskan tubuh ringkihnya ke tanah.

" uhuk...uhuk...uhukk..." kyuhyun terbatuk keras saat merasakan udara mulai mengalir lagi ke paru-parunya menatap bayangannya itu dengan tatapan mata yang lebih berani. Kali ini kyuhyun bertekad untuk melawan meski dia harus bertarung dan nyawanya adalah taruhannya, dia tak ingin ada lagi korban yang berjatuhan karena ulahnya.

" kau makhluk parasit lemah yang sampai kapanpun tak akan mampu mengambil tubuhku" teriak kyuhyun mulai berjalan mendekati bayangannya itu yang seolah terintimidasi.

" hentikan...ku katakan hentikan, aku bukan makhluk lemah..." teriaknya.

" ya kau makhluk lemah, terima saja nasibmu dan membusuklah di tempat ini bersama semua rasa hampa dan rasa kesepianmu, matilah...karena tak ada seorangpun yang menginginkan kau hidup" teriak kyuhyun keras semakin membalikan keadaan, seolah jika kyuhyun asli menguat maka si bayangan akan melemah dan sebaliknya jika si bayangan menguat maka kyuhyun yang akan melemah.

" aku tidak lemah...aku bukan parasit lemah..." teriaknya nyaring dan betapa terkejutnya kyuhyun saat makhluk itu mulai mencair seperti air mulai dari kepalanya yang terkelupas menampilkan tengkorak kepalanya berlanjut hingga ke otak dan kedua bola matanya yang sukses meluncur jatuh ke lantai, sementara kyuhyun menatap pandangan itu dengan mata terbelalak, kyuhyun memuntahkan isi perutnya saat melihat jantung hati dan usus makhluk di depannya itu perlahan jatuh secara bergantian di bawah dengan darah membajiri deras, sementara kakinya yang belum meleleh berjalan terus ke arah kyuhyun, kyuhyun menatap ngeri pemandangan tak lazim yang ada di hadapannya itu, tak tahan akhirnya dia berbalik dan berlari menjauhi makhluk mengenaskan itu yang masih mengumamkan kata " aku tak lemah" dengan suara serak yang nyaris berbisik seraya mengikutinya dari belakang. Kyuhyun berlari terus berlari tanpa henti terus berputar-putar di tempat yang tak ada ujungnya, sesekali dia menoleh ke belakang memastikan jika dia sedang tak di ikuti oleh makhluk mengerikan lainnya.

" hiks...hiks... aku mohon keluarkan aku dari sini, siapa saja tolong aku..." isak kyuhyun yang tak terbendung lagi, bingung, takut, frustasi bercampur menjadi satu, ingin rasanya dia menyerah sekarang juga namun hati kecilnya mengatakan jika dia menyerah disini maka berakhirlah hidupnya, masih mempertahankan kewarasaannya kyuhyun terus berusaha mencari jalan keluar dari tempat yang di penuhi kegelapan tanpa batas ini sementara kepalanya sibuk mencari jalan keluar yang terlihat nihil di temukannya di tempat ini. Hingga dia jatuh terduduk dengan putus asa, kali ini dia benar-benar tak sanggup lagi, kyuhyun jatuh terduduk dengan tubuh bergetar hebat menahan ketakutan dan tangis putus asa yang makin menjadi.

" siapa saja tolong aku...aku takut...aku mohon keluarkan aku dari sini, eomma...appaa..." jeritnya lemah seraya memeluk dirinya sendiri.

#Choi siwon

Siang itu terlihat aktivitas sekolah yang berjalan normal seperti suasana sekolah pada umumnya, seolah mereka tak merasakan ketidakhadiran seorang murid pindahan yang menghilang entah kemana lebih dari satu bulan itu. Bahkan kehidupan mereka masih berjalan dengan lancar seperti sedia kala.

" hei...kenapa kau melamun saja, ayo ke kantin aku lapar nih" ucap donghae mengeplak kepala kibum keras.

" kau ingin mati hah..." balas kibum melemparkan deatglare ke arah donghae yang terlihat nyengir tak berdosa.

" kau ini melamun terus, kenapa?! apa yang sedang kau pikirkan sih?" tanya zhoumi duduk di tepat di depan kibum.

" apa karena gadis itu?, sepertinya begitu?!" tebak yesung tepat sasaran saat melihat kibum terdiam tanpa satu katapun.

" entahlah, entah ini masuk akal atau gak tapi hampir setiap malam aku bermimpi tentang gadis itu, dia ketakutan dan menangis seorang diri, seolah meminta tolong padaku, ini aneh dan sangat mengangguku, hae apa kau yakin jika murid pindahan itu sudah mati?!, atau mungkinkah dia masih hidup?! jika benar kurasa dia butuh pertolongan" jelas kibum melihat donghae seolah memastikan sesuatu.

" entahlah aku tak tau juga, bukankah saat kita kerumah sakit waktu itu dokter sudah mengatakan jika nyawanya sudah tak tertolong lagi" ucap donghae.

" entahlah ini semakin aneh saja, aku sungguh merasa aneh dan sedikit tak tenang jika memikirkannya" ucap kibum dengan berbagai perasaan yang berkecamuk di hatinya.

" sudah...sudah...hentikan membicarakan hal yang tak menyenangkan ini, kalian tau ini mulai membuatku merasa tak nyaman" ucap zhoumi pada akhirnya.

" daripada memikirkan itu lebih baik kita pergi ke kantin sekarang, karena aku tak ingin kehilangan roti melonku" ucap yesung melangkahkan kakinya meninggalkan ketiga sahabatnya itu.

" jangan di pikirkan lagi, lagipula kurasa itu memang cuma mimpi, ayo..." tepuk donghae ke bahu kibum.

" jika masih menganggumu kurasa kami bisa membantumu mencari info lagi di mana dia di makamkan atau mencari keberadaannya jika memang dia masih hidup" imbuh zhoumi agak ragu saat mengatakan kemungkinan jika kyuhyun masih hidup, sementara kibum menghela nafasnya tanpa membalas dan mengikuti ketiga temannya yang berjalan lebih dulu.

.

.

.

TBC.

.

.

Review juseyo...