Tittle : domino efect

Cast : kyuhyun suju and other.

Genre : horror failed, genderswicth.

Warning : typo masih jadi ciri khas harap

maklum.

.

.

.

.

Happy reading

.

.

.

" siapapun tolong aku...hiks...hiks..." ratap tangis seorang gadis yang bahkan belum satu hari di kenalnya itu,kibum berjalan mendekatinya.

" aku mohon keluarkan aku dari sini" bisiknya pada angin, tubuhnya terlihat bergetar hebat. Sebenarnya kibum mulai merasakan rasa iba melihat gadis itu yang beberapa kali muncul di dalam mimpinya.

" hei...kau baik-baik saja?!" tanya kibum semakin mendekati yeoja yang sedang bersimpuh memeluk lututnya itu dan membenamkan wajahnya. Perlahan kepala gadis itu mendongak memperlihatkan wajah memerahnya yang d penuhi air mata membasahi pipinya menciptakan anak sungai deras di sana.

" kenapa kau menangis, apa yang terjadi" tanya kibum mensejajarkan tubuhnya dan ikut terduduk di depan kyuhyun.

" tolong aku, keluarkan aku dari sini, aku mohon" isak tangisnya lagi menatap kibum dengan iris selelehan caramelnya yang menampilkan raut sendu seolah berharap.

" bagaimana caranya apa yang harus aku lakukan?!" tanya kibum sama bingung.

" aku tidak tau, aku takut aku mohon bawa aku pergi dari sini" ucap kyuhyun lagi memegang tangan kibum dengan manik caramelnya yang terlihat sedih dan ketakutan. Belum sempat kibum menjawab sebuah cengkraman ganas menariknya dan menghempaskannya keras hingga tubuhnya terpelanting menabrak tanah yang membias seperti air itu, belum juga rasa terkejutnya hilang sebuah wajah rusak menyeramkan dari seorang gadis lainnya menatap marah padanya.

" aku tak akan membiarkanmu membawanya pergi" teriaknya melengking. Kyuhyun bangkit dari duduknya ikut terkesiap melihat penampakan wanita itu yang tiba-tiba ikut mendominasi.

" tidaakkk...hentikan..." kyuhyun ikut berteriak pula mencoba menghentikan si wajah rusak itu untuk tidak menyakiti kibum.

" pergiiiii...pergiiii dari siniiiii..." teriakan itu kembali melengking dan menyadarkan kibum akan mimipi buruknya, dia terbangun dengan nafas memburu dengan keringat yang membasasi kaus tanpa lengan yang di pakainya.

"Hosh...hosh...ah sial mimpi buruk lagi, apa yang kau inginkan dariku kyu, aku bahkan tak tau bagaimana caranya menolongmu?!" tanya kibum pada angin, kibumbangun dari tempat tidurnya, di lihatnya jam yang terdiam cantik di sudut meja nakasnya yang menunjukan pukul satu malam. Entah kenapa perasaannya sangat aneh sekali, dia sungguh tidak bisa tenang.

" bummie-ah, kim kibum...kau mendengarku..." bisik samar seseorang entah dimana, membuat kibum menolehkan kepalanya ke kiri dan kanan waspada pasalnya tak ada seorangpun disini.

" tetaplah sadar kim kibum, hanya kau yang bisa menolongku" bisik suara itu yang sangat familiar di telinganya.

" kyuhyun kaukah itu?!" tanyanya lagi masih dengan waspada.

Sasuatu yang samar tepat berdiri di luar berandanya, terlihat bayangan seorang yeoja yang menatapnya sendu semakin lama semakin jelas terlihat, surai sewarna eboninya terlihat menari di terpa oleh angin dan gadis itu tidak lagi menangis melainkan membisikan nama sebuah tempat, entah di mana itu, kemudia gerakan mulut itu berubah menjadi.

" selamatkan aku"

dan kibum kembali tersadar dari mimpinya lagi untuk yang kedua kalinya, dia terbangun mengerjapkan matanya mencoba menyesuaikan dengan sinar matahari yang tengah menyusup di sela-sela gordennya, memastikan jika dirinya sedang tak bermimpi di dalam mimpinya lagi, samar-samar kibum dapat mendengar suara ibunya yang memangil namanya dari arah bawah dan seketika itu kibum yakin bahwa dirinya benar-benar berada dalam dunia nyata bukan dalam mimpi.

karena penasaran kibum meraih laptopnya dan mencari tau nama sebuah tempat yang ternyata adalah sebuah kuil itu.

Cepat dia meraih ponselnya dan mendial nomor yang sudah di hafal di luar kepalanya.

" hae bisakah kau menemaniku ke suatu tempat hari ini, kau hanya perlu ikut, ok aku tunggu kau di stasiun pukul sepuluh" kibum segera memutus pangilan itu dan berlari ke arah kamar mandinya, karena setengah jam lagi dia harus menuju ke suatu tempat.

Setelah rapi kibum berlari dengan membawa ranselnya menuruni tangga menuju ke daputke ke tempat dimana ibunya berada.

" eomma, aku pergi dulu mungkin aku akan pulang agak malam" ucap kibum meraih roti bakar dan memakannya seraya berlalu menuju pintu.

" kau mau kemana kibum, jangan pulang terlalu malam oh..." teriak nyonya kim itu nyaring dan di balas gumaman singkat oleh kibum.

[Lizz_L_L]

" yak...kenapa kau lama sekali sih dasar" teriak donghae yang mendapati kibum berlari dengan sedikit kesusahan di antara orang yang berlalu lalang di stasiun kereta ini.

" maaf, kau sudah membeli tiketnya?!" tanya kibum tanpa basa basi.

" tentu, kenapa kau tiba-tiba ingin ke kuil, bisa beri tahu alasannya" tanya donghae penasaran karena tak pernah mendengar permintaan kibum yang sedikit tak lazim menurutnya.

" menyelamatkan seseorang..., aku pergi kesana untuk menyelamatkan seseorang" jawab kibum semakin membuat donghae bingung dan mengernyitkan dahinya tanda tak mengerti.

" memangnya kau sekarang sudah berubah menjadi pahlawan super, apa kau nanti akan berubah menjadi power ranger dengan kostum ketat yang mengelikan itu hah...jangan katakan jika itu benar" ucap donghae menatap kibum aneh serta membayangkan kibum yang dingin dan berwajah super datar itu memakai pakaian ketat ranger pink, pasti sangat membuatnya ingin muntah.

" jangan konyol hae, aku masih kibum dan jangan berpikir yang aneh-aneh cukup diam saja nanti kau juga akan tau sendiri" jawab kibum memutar bola matanya malas dia berpikir pasti yang ada di otak donghae berisi hal-hal konyol lainnya.

" oh ya apa kau menemukan informasi tentang kyuhyun?!" tanya kibum pada donghae.

" tidak sama sekali, bahkan aku sempat menanyai petugas kamar mayatnya, mereka mengatakan jika jasad kyuhyun telah menghilang entah kemana bagai di telan bumi, aku juga sempat bertemu dengan bibinya, sepertinya dia juga tidak tau apa-apa dia sangat kaget saat mendengar berita kematian kyuhyun" kibum diam merenung, semakin lama di rasakan kejadian ini semakin aneh, apa yang terjadi dengan gadis itu dan kenapa pula kyuhyun meminta permintaan yang sangat tidak wajar dan kenapa pula harus dirinya yang bahkan tidak mengenal sosok kyuhyun sebelumnya. Lagipula kibum juga tak yakin apa sebenarnya yang kyuhyun inginkan, kibum sendiripun tak yakin dengan apa yang sedang di carinya di kuil nanti.

" semoga dengan ini aku bisa menolongmu kyu dan kuharap juga akan segera berakhir" bisiknya lagi seraya menatap lautan tanah hijau yang terhampar di kejauhan.

TBC

Nah gimana makin seru apa makin bosen, meski begitu tetap yang baca wajib review #maksa, jangan jadi silent reader ya hargailah sedikit usaha Lizz agar Lizz bisa lebih semangat nulisnya ok..pai pai^^