Tittle : domino efect
Cast : cho kyuhyun, kim kibum suju and others.
Genre : horror failed, genderswicth.
Warning : typo masih jadi ciri khas harap maklum.
.
.
.
.
Happy reading
.
.
[~Lizz_L_L~]
Terlihat seorang gadis bersurai coklat madunya keluar dari sebuah kuil seraya mengusap sudut bibirnya yang di aliri oleh cairan merah kental berbau besi itu dan menjilatnya seolah menikmati rasa memabukan dari setetes darah yang di hisapnya beberapa waktu yang lalu, sedetik kemudian terpahat seringaian senang yang tercetak jelas di kedua matanya yang terlihat merah menyala dalam gelap, dia memejamkan matanya seolah menikmati setiap jeritan samar yang tertinggal di bangunan tua itu, bangunan yang penuh dengan segel yang mengikat kekuatan dan eksistensinya, sungguh dia sangat puas saat ini, dia menganggap jeritan sedih penuh ketakutan yang samar terdengar itu bagaikan sebuah simfoni indah di telinganya. Ya inilah hidup yang di inginkannya saat ini.
" selamat datang kyu, selamat datang untuk diriku sendiri" bisiknya dan seringaian makin lebar tercetak jelas di wajah cantiknya yang terlihat sangat kontras dengan tubuhnya yang di balut dengan cairan merah kental berbau amis itu seolah menjadi parfum kesukaannya.
[~Lizz_L_L~]
Pagi melelahkan untuk kibum, entah kenapa kibum merasa sekujur tubuhnya terasa sakit seolah dia telah menerima berjuta-juta pukulan, dan entah mengapa dia merasa ada tangan tak kasar mata yang menariknya ke atas kemudian menghrmpaskan tubuhnya keras ke tanah, seketika rasa ngilu dan nyeri seakan tulangnya di lolosi satu persatu saat dia ingin bergerak.
" erghmmm..." kibum mengerang kecil ketika mencoba mengerakan sedikit tubuhnya saat dia merasakan sendi-sendinya sedikit berderak sakit.
Namun yang membuatnya merasa aneh bukanlah mengenai sakit di tubuhnya yang tiba-tiba datang tapi perasaan tertekan dan sedih serta gelisah yang mendominasi hatinya seolah ada sesuatu yang salah tapi kibumpun tak yakin hal apa yang salah itu sebenarnya. Sehari setelah penjemputan kyuhyun, kibum masih belum bertemu dengan gadis itu, entah dimana gadis itu sekarang bahkan ini sudah seminggu kyuhyun tak menampakan batang hidungnya di sekolah, apa artinya kibum sudah gagal dalam misinya.
" arggh...sialan..." umpat kibum sedikit meringis menahan sakit saat berniat beranjak untuk pergi menuju kamar mandi.
[~Lizz_L_L~]
" yo pagi bro, kau baik-baik saja bummie kenapa wajahmu pucat sekali" tanya donghae merangkul pundak kibum dengan ceria dan menatap intens kibum setelahnya.
" aku baik..." balas kibum singkat mendapat jawaban yang tidak memuaskannya donghae berniat bertanya lebih namun teriakan zhoumi dan yesung menghentikannya, terlihat dua orang berlari di koridor sekolah itu dengan sedikit tergesah.
" kalian kenapa, apa kalian sedang mengadakan lomba lari, kenapa tidak mengajakku" protes donghae seraya menghentakan kakinya kesal seperti anak kecil.
" ya...siapa yang sedang lomba lari sih, kau tak lihat wajah kami panik begini" sungut yesung sambil menoyor kepala donghae gemas.
" apa yang terjadi?!" tanya kibum pada akhirnya.
" kyuhyun...dia ada di kelas sekarang" ucap zhoumie berusaha menetralkan detak jantungnya, mendengar nama kyuhyun di sebut tanpa menunggu lagi kibum berlari secepat kilat menuju ke arah kelas kyuhyun.
" hei kibum tunggu kami?!" teriak donghae ikut berlari di susul oleh zhoumi dan yesung.
Setibanya kibum di kelas kyuhyun entah kenapa jantung kibum rasanya seolah berhenti berdetak saat itu juga dan entah kenapa perasaan aneh mulai menyergap hatinya.
Kibum menatap gadis di depannya itu yang sedang di kerumuni oleh beberapa pemuda di kelasnya dan yang menjadikannya semakin aneh menurut kibum adalah sikap dan penampilan kyuhyun sendiri dia terlihat sedikit "BERBEDA" entah kenapa kibum merasakan perasaan aneh yang menganjal hatinya.
" kibum-ssi" teriak kyuhyun yang menyadari kedatangan kibum disana yang sedang berdiri mematung dengan raut wajah terkejut. Kyuhyun bangkit berdiri memasang senyum termanisnya untuk kibum dan berusaha menyingkirkan semua pemuda yang mengerubutinya serta berlari menyongsong kibum dengan hati senang, menghempaskan tubuhnya kedalam pelukan kibum secara mendadak, sementata kibum sedikit mengernyit sakit mendapat pelukan mendadak dari kyuhyun, kibum membeku bukan karena rasa sakit yang terasa menusuk di tubuhnya. bukan itu tapi adanya suatu hal yang membuatnya seolah tak terima dengan perlakuan kyuhyun padanya entahlah sangat aneh saat dia merasakan penolakan dirinya sendiri dengan gadis yang mati-matian di selamatkan harusnya dia senang melihat kyuhyun baik-baik saja namun kenyataannya berbeda, bukan karena tatapan membunuh yang di lemparkan para pemuda yang ada di dalam kelas padanya tapi kibum seolah tidak mengenal kyuhyun yang ada di depannya ini. Dengan kasar kibum menjauhkan tubuh kyuhyun darinya seraya menatapnya tajam, ya kibum tahu jika memang yang ada di depannya ini kyuhyun asli mungkin sikapnya tak akan sekaku ini, entahlah kibum tak yakin kenapa bisa berspekulasi seperti itu yang jelas kyuhyun yang ada di depannya ini terlihat sedikit berbeda, dengan kulit mulus seputih porselen dengan bibir semerah plumnya dan manik beningnya yang berwarna hitam gelap serta perpaduan dari surai coklat madunya yang menjuntai cantik dan terlihat berkilau keseluruhan penampilan kyuhyun sangat menarik dan sempurna, namun kibum yakin satu hal wanita yang berdiri di depannya ini bukanlah kyuhyun. Dia tau itu dan dia sangat yakin. Karena iris mata kyuhyun bukan berwarna gelap tapi kecoklatan. Sungguh kibum mengutuk kebodohannya harusnya dia tau sejak awal, harusnya dia sadar jika orang yang di selamatkannya adalah orang yang salah.
" siapa kau...dimana kyuhyun?!" tanyanya dingin menusuk, seketika raut wajah terkejut menyerang kyuhyun namun hanya sedetik tak lama kemudian ekspresi wajah kyuhyun kembali normal dan kembali mengurai senyum termanisnya.
" kau ini bicara apa sih kibum, ini aku kyuhyun, kenapa kau menanyakan hal yang sudah jelas terlihat, apa kau sakit wajahmu pucat" ucap kyuhyun melepaskan cengkraman jemari kibum di bahunya mencoba menempelkan tangannya di dahi kibum. Kibum diam tak mengubris, dia menatap sekilas kyuhyun di depannya dan berlalu pergi sebelum meninggalkan berbagai macam pertanyaan di ketiga kepala sahabatnya.
" sialan...apa yang telah kulakukan" umpat kibum pada dirinya sendiri dengan raut wajah keruh seraya mengacak surai segelap malam miliknya, kibum sadar dia telah melakukan kesalahan fatal kali ini.
" kenapa dia, dia aneh?!" tanya donghae.
" maafkan dia ya kyu sepertinya otaknya sedikit bermasalah" ucap donghae menyesal.
" ini jauh di luar perkiraanku, kenapa sikap kibum jadi dingin tidak seperti seharusnya, kupikir dia akan senang melihat kyuhyun, kalian tau betapa ngototnya dia menyelamatkannya saat itu, apa jangan-jangan kepalanya sedang terbentur saat ini" tanya yesung seolah berfikir dan menatap kedua sahabatnya yang balik menatapnya bingung.
" sebaiknya kita menyusulnya" saran zhoumi akhirnya berlari mengejar kibum yang menghilang di koridor menuju tangga.
" bye kyu, selamat datang kembali ya" ucap donghae memberi selamat pada kyuhyun dan di sambut oleh senyum pengertian kyuhyun. Namun sedetik kemudian raut wajah kyuhyun berubah dingin saat ditatapnya punggung keempat namja itu sudah tak terlihat lagi.
" menarik, dia bahkan bisa mengenaliku hanya sekali lihat, kurasa aku akan sedikit main-main dengannya sebelum melenyapkannya kurasa itu akan sedikit menyenangkan" ucap kyuhyun menyilangkan kedua lengannya di depan dada dengan sedikit pongah dan menyeringai kemudian.
TBC.
