Tittle : domino efect
Cast : cho kyuhyun, kim kibum suju and others.
Genre : horror failed, genderswicth.
Warning : typo merajalela, no editing.
.
.
.
.
Happy reading
.
.
[~Lizz_L_L~]
Langit terlihat sedikit mendung dengan beberapa rintik air mulai membasahi bumi dengan cepat, pohon dan dedaunan hijau terlihat di sepanjang perjalanan yang di lalui kibum di dalam kereta itu yang terlihat mulai basah.
Pemuda dengan raut wajah datar itu melihat pemandangan luar dengan pikirannya yang sedang berkelana ke tempat lain, sesekali terdengar desahan rendah yang di keluarkannya.
" sialan, kenapa aku baru sadar, kenapa aku sangat bodoh sekali, maafkan aku kyu, aku berjanji akan menebusnya dan membebaskanmu secepatnya" gumam kibum penuh penyesalan.
Tiba-tiba percakapannya dengan sang biksu wanita itu terngiang lagi di telinganya dan mendadak aura merah jambu keluar dari tubuh kibum.
" sial...kenapa otakku jadi kotor seperti ini" ujar kibum menutupi wajahnya yang memerah.
Flashback
" biksu kepala sudah tiada, iblis itu telah membunuhnya dan beberapa orang lainnya, ini telah menjadi sebuah kutukan kibum dengan kau melepaskan makhluk itu kyuhyun yang asli aku tidak bisa menjamin jika jiwanya masih berada di tempat yang sama" ucap seorang biksu wanita itu dengan raut sedih penuh penyesalan menatap manik gelap kibum.
" lalu apa yang harus aku lakukan, apa aku harus melakukan astral projection lagi untuk menjemput kyuhyun" ujar kibum menatap biksu wanita itu dengan penuh harap namun harapannya luruh saat gelengan kepala biksu wanita itu keluar sebagai jawaban atas pertanyaannya.
" kenapa?!"
" dia sudah mengetahui keberadaanmu kibum, dia pasti tidak akan membiarkanmu keluar hidup-hidup dari alamnya, sebelum kau bisa menemukan keberadaan kyuhyun dia akan memakan jiwamu terlebih dahulu" jelasnya dengan raut wajah penuh penyesalan.
" katakan apa tidak ada cara lain agar kyuhyun bisa keluar dan kembali pada tubuhnya, kumohon bantu aku biksu" ucap kibum nyaris berteriak seraya menguncang tubuh biksu wanita itu yang terdiam sambil mengumamkan kata maaf.
" sialan...kenapa bisa jadi seperti ini" umpat kibum merasa sangat bodoh dan merasa sangat bersalah pada kyuhyun yang asli.
" ada satu cara, tapi aku tidak yakin jika ini akan berhasil tapi tidak ada salahnya jika kau mencobanya kibum, hanya saja apa kau siap melakukan dan menerima segala resikonya?!" tanya sang biksu menatap kibum dengan raut wajah serius.
" aku bisa katakanlah, aku akan melakukan apapun agar bisa menolong kyuhyun" jawab kibum mantap terlihat sebuah tekad kembali hidup di kedua bola mata bersurai segelap malamnya itu.
" kau hanya perlu memancing jiwa kyuhyun yang asli agar keluar" ucap sang biksu membuat kibum sedikit bingung.
" caranya, sungguh aku tidak mengerti dengan apa maksudmu biksu?!" tanya kibum sedikit mengernyitkan alisnya, sang biksu wanita tiba-tiba berdehem aneh.
" kemarilah aku akan membisikannya sesuatu padamu?!" ucap sang biksu itu, masih dengan sedikit bingung kibum mendekatkan kepalanya ke arah si biksu dan seketika matanya membulat sempurna dengan wajah yang terlihat sedikit memerah sempurna.
" apa kau yakin dengan semua itu?!" tanya kibum sedikit sangsi dengan penuturan yang sangat tidak masuk akal sang biksu.
" lakukan saja, aku juga tidak bisa memastikan keberhasilannya tapi tidak ada salahnya mencoba, kurasa kaulah orang yang paling bisa di andalkan untuk menyelamatkan kyuhyun dan sepertinya dia juga sangat mempercayaimu, jangan katakan jika kau tidak percaya karena dari sekian banyak manusia hanya kaulah pemuda yang di datangi dan di mintai dia pertolongannya, aku yakin kau pasti bisa" ucap sang biksu seraya menepuk pelan punggung tangan kibum.
Flashback end.
" apa aku bisa melakukannya, ugh...bagaimana ini?!" tanya kibum pada dirinya sendiri dengan wajah yang mulai kembali memerah.
" tidak kurasa aku akan menyimpan cara itu untuk saat terakhir" ucap kibum memutuskan, memilih cara aman untuk dirinya sendiri dan kyuhyun nantinya.
[~Lizz_L_L~]
" kenapa dia?!" tanya donghae pada yesung yang terlihat sama memperhatikan gelagat Kibum yang sedang asyik melihat Kyuhyun dengan aura hitam yang menguar dari tubuhnya.
" dia terlihat semakin mengerikan jika seperti itu?! Kau yakin dia baik-baik saja?!" tanya zhoumie ikut menimpali sementara yesung hanya mengelengkan kepalanya tanda tak tau juga sama seperti kedua temannya. Sementara Kibum duduk tenang di bangkunya dengan kedua tangan yang saling bertaut di gunakan sebagai tumpuan kepalanya dan tatapannya fokus pada satu hal yaitu Kyuhyun yang kini telah berubah menjadi idola baru di sekolahnya dan terlihat di kerubuti oleh beberapa laki-laki dari mulai kelas satu sampai kelas tiga yang terlihat senang dan saling tertawa bahagia, kibum yang melihat prmandangan itu semakin menguarkan aura hitam dari seluruh tubuhnya hingga menyebabkan polusi mata bagi ketiganya.
" aku rasa dia cemburu melihat kyuhyun di kerumuni oleh mereka" ucap donghae berspekulasi.
Yesung dan zhoumi menatap kibum sekilas dan saling bertatapan seraya menghela nafas kemudian.
" kurasa memang seperti itu...hah..." desah yesung memaklukmi melihat sikap Kibum yang terlalu datar atau pasif itu, tidak ingin memperlihatkan jika dirinya sebenarnya tertarik dengan kyuhyun.
" haruskah kita turun tangan?!" tanya zhoumi pada kedua sahabatnya, yesung diam seolah berfikir sementara donghae sudah meloncat-loncat kegirangan di tempatnya seolah setuju dengan aksi jodoh menjodohkan itu yang terdengar sangat mengasyikan untuk si anak ikan berwajah childish itu.
" diam dan jangan melakukan apa-apa, mengerti" potong kibum menatap tajam pada ketiga teman-temannya, pada akhirnya dia jengah juga mendengar teman-temannya bergosip tentang dirinya tepat di sebelahnya seperti itu. Dasar tidak cocok jadi pengosip ulung.
Tanpa sengaja tatapan mata kyuhyun dan kibum saling bertabarakan, entah kenapa saat kyuhyun menatapnya intens dengan senyum miring membuat hati kibum sedikit berdesir untuk sepersekian detik.
" sial" umpatnya, kibum memutus kontak matanya dengan kyuhyun mengacak surainya kasar dan bangkit berdiri meningalkan kelasnya, sepertinya mood untuk belajarnya hilang dalam sekejap bersamaan dengan bel tanda di mulainya belajar telah berdering nyaring membubarkan kerumunan pemuda yang mengelilingi kyuhyun sejak tadi.
" hei...kau mau kemana?!" teriak yesung menghentikan langkah kibum yang hampir mencapai pintu.
" bolos" ucap kibum singkat, menoleh menatap kyuhyun sekilas sementara gadis itu balas menatap kibum seraya tersenyum penuh arti dengan sikap sensual yang terlihat sangat tenang seolah menikmati setiap ekspresi yang di keluarkan kibum untuknya.
" kim kibum...kim...kibum, ya..." bisik kyuhyun pada dirinya sendiri dengan senyum cantik yang masih tersunggih di bibir semerah plumnya, makhluk yang mendiami tubuh kyuhyun seolah tertarik dengan kehadiran seorang kim kibum yang entah kenapa membuat sisi lain dalam dirinya seakan meliar.
" pantas saja kau begitu tertarik dengannya kyu, sekarang aku tau alasannya...aku akan mendapatkan kim kibum untuk diriku sendiri, jadi kau tetaplah tertidur dengan nyaman dan jangan mengangguku...ugh..." ucap si makhluk itu pada dirinya sendiri sedikit merintih kesakitan dengan nafas yang sedikit sesak.
"Hentikan...jangan lakukan itu" teriak sebuah suara dari dalam diri kyuhyun.
" tutup mulutmu brengsek dan enyahlah" bisiknya kejam seraya menunduk berusaha menormalkan dan menekan hawa keberadaan kyuhyun dalam dirinya yang mulai terbangun seraya memberontak keras kalah dirinya menyebutkan nama kibum.
Seorang guru terlihat memasuki ruang kelasnya dan secepat kilat kyuhyun mengangkat tangan kanannya menajdikan dirinya fokus utama dalam kelas itu.
" ada apa kyu?!" tanya sang guru sedikit mengernyit melihat penampakan kyuhyun yang jauh dari kata baik dengan keringat sebesar biji jangung yang mulai membasahi dahinya. " apa kau sakit?!' tanya sang guru lagi setelah melihat jika wajah kyuhyun berubah menjadi sangat putih. Kyuhyun mengangguk mengiyakan.
" bolehkah saya pergi ke uks?!" tanyanya dengan nafas yang sedikit tersengal.
" baiklah...kau boleh pergi, kau bisa pergi sendiri atau kau memerlukan bantuan?!
" saya bisa sendiri, permisi?!" jawabnya semua mata pemuda yang ada di dalam kelas terlihat menatap cemas ke arah kyuhyun berbeda sekalu dengan tatapan mata para gadisnya yang terlihat tak suka seraya menyoraki jika kyuhyun sakit dan berharap tidak usah kembali saja. Sementara kyuhyun berjalan sedikit terseok menuju uks.
" aku mohon pergi dari tubuhku...aku tak akan membiarkanmu menyakiti kibum, aku benar-benar tak akan memaafkanmu jika kau menyentuhnya" teriak suara kyuhyun mengema nyaring di kepalanya seketika memberikan efek sakit dan berdenyut-denyut membuatnya pening seketika.
" aarrgggh...brengsek kau kyu, sudah kubilang tutup mulutmu...tutup mulutmu dan jangan coba-coba untuk mengancamku, sialan..." geram makhluk itu berdesis bengis menatap tajam pantulan dirinya sendiri di dalam cermin namun dengan ekspresi yang sangat berbeda dengan dirinya saat ini yang menatap bayangannya penuh amarah sangat kontras sekali dengan bayangannya yang ada di dalam cermin yang menampilkan raut wajah penuh dengan kesedihan dan ketakutan, karena di dalam cermin itu berdiri itulah jiwa kyuhyun yang asli.
" aku akan memberikan tubuhku padamu, tapi aku mohon berhentilah melukai seseorang lagi, aku berjanji tak akan menunjukan diriku dan menganggumu asal kau juga berjanji padaku jika kau tidak akan membuat orang lain celaka, meru" ucap kyuhyun menatap sendu seraya menyebut nama asli si makhluk yang menguasai tubuhnya itu.
" aku tak akan menurutimu brengsek, siapa kau berani memerintahku" teriak meru nyaring dan memecahkan kaca toilet itu dengan tinjunya seraya mendengus kasar.
" aku bersumpah akan membunuh dan melenyapkan semua orang yang dekat denganmu kyu, brengsek" teriaknya lebih nyaring dengan nafas memburuh serta mata yang memerah nyalang menatap ke arah cermin.
Klontang...
Kyuhyun tersentak menoleh cepat melihat seorang gadis memakai seragam yang sama sepertinya kini menatap dirinya dengan raut wajah penuh ketakutan menatap nanar alat pengepel lantai yang jatuh akibat sengolan kakinya.
" wah...ternyata ada seekor tikus yang menguping" ucap kyuhyun menatap gadis itu dengan wajah dingin.
" kau...siapa kau, jangan mendekat atau aku akan berteriak, dasar...kau makhluk menjijikan sudah kubilang jangan mendekat?!" teriaknya dengan suara tercekat terlihat sekalu jika tubuhnya bergetar hebat.
" aku tidaklah penting...ssttt...jangan berisik" jawab kyuhyun perlahan merubah irisnya menjadi hitam pekat sepekat warna tinta, warna matanya yang sesungguhnya seraya menempelkan jari telunjuknya kedepan bibir merahnya menyuruh si gadis untuk tidak berteriak, gadis itu berjengkit ngeri melihat wujud asli si meru, iblis jahat yang mendiami tubuh kyuhyun. Namun belum sempat dia berteriak kyuhyun menyambar leher gadis itu hingga menyebabkan tulang leher gadis itu remuk di dalam gengamannya dan dengan gerakan kilat kyuhyun menghentakannya keras ke arah dinding membuat kepala gadis itu hancur dengan darah yang memuncrat dari belakang kepalanya membuat aliran cairan merah pekat berbau besi itu mengalir di tembok toilet. Kyuhyun melepas cengkramannya dan menatap tubuh gadis malang yang sudah tak bernyawa di hadapannya dengan tatapan dingin kyuhyun berjalan ke arah wastafel menatap wajah sedikir pucatnya dengan iris sehitam malam tanpa pupil itu seraya membasuh wajahnya yang terkena noda darah dengan air secara perlahan, sedetik kemudiam iris kyuhyun kembali seperti semula dan melangkahkan kakinya keluar dari toilet.
" aku benci melihat tikus penganggu yang banyak bicara sepertimu" ucapnya dingin melangkah pergi dengan mimik wajah tenang seolah tak pernah terjadi apa-apa.
[~Lizz_L_L~]
" ah...esstttt...ah...kau benar-benar nikmat sayang!" desahan seorang pemuda yang terlihat asyik menjilat leher jenjang kyuhyun seraya meremas payudara kyuhyun dengan gerakan memuja, sementar kyuhyun menengadahkan kepalanya menerawang kosong. Tanpa mereka sadari kerah baju si pemuda itu di tarik dari belakang dengan kasar hingga membuat pemuda itu terjengkang ke belakang dan menabrak rak berisi obat-obatan dengan suara keras, belum sempat pemuda itu menyadari apa yang terjadi sebuah pukulan bersarang di wajahnya hingga berkali-kali.
" bajingan berani sekali kau menyentuh kyuhyun dengan tangan kotormu" raung kibum marah masih terus meninju pemuda brengsek yang dengan seenaknya menyentuh tubuh kyuhyun.
Kibum melancarkan tinjunya tanpa mendapatkan balasan yang berarti dari lawannya yang sudah pingsan di lantai dengan darah di seluruh wajahnya.
" hosh...hosh..." nafas kibum tersenggal menatap benci pemuda yang terkapar di lantai itu dan meludah jijik, setelahnya dia berjalan menuju ke arah kyuhyun tanpa menatap wajah kyuhyun, kibum membenahi seragam gadis itu yang terlihat sangat berantakan. Sementara kyuhyun hanya terdiam menatap kibum dengan rahang yang mengeras pertanda jika pemuda itu amat sangat kesal dan marah.
" kau marah...?!" tanya kyuhyun menyentuh pipi kanan kibum, kibum menghentikan gerakannya mengancingkan baju seragam kyuhyun dan seketika membeku saat tangan dingin kyuhyun menyentuhnya. Kini iris coklat gelap milik kyuhyun bertatapan dengan manik gelap kibum.
" apa kau marah kim kibum jika ada laki-laki lain yang menyentuhku" bisik kyuhyun sensual seraya mendekatkan wajahnya ke arah wajah kyuhyun seraya mengecup bibir kibum sekilas berlanjut hingga mengecupi setiap jengkal wajah kibum yang tak menunjukan penolakan sekalipun.
Kibum bahkan terasa keluh untuk menjawab semua pertanyaan yang di lempar kyuhyun padanya, padahal kibum tau jika kyuhyun yang ada di hadapannya ini bukan kyuhyun yang asli. Kyuhyun mengalungkan tangannya di leher kibum seraya melingkarkan kaki jenjangnya di pinggul kibum seperti seekor koala, perlahan kibum mengalihkan tangannya ke punggung kyuhyun, mereka bertatapan intens selang beberapa detik mereka telah terlibat ciuman panas, saling melumat, menghisap, mengigit dengan tempo cepat seakan-akan bibir masing-masing adalah candu yang tak bisa mereka hindari.
Seketika ruangan uks itu perlahan di penuhi oleh desahan erotis dari bibir keduanya, kibum seakan lupa diri dan mengerayangi hampir setiap jengkal tubuh kyuhyun membuat banyak kiss mark di tubuh gadis itu seolah menghilangkan jejak menjijikan yang di tinggalkan pemuda sebelumnya, perlahan tangan kibum berusaha membuka rok seragam kyuhyun namun sebuah teriakan nyaring memanggil namanya keras.
" kibum...jangan lakukan itu kibummie"
kibum menatap kyuhyun sedikit tersentak saat mendengarkan suara familiar yang terasa berdengung di kepalanya.
" kyuhyun..." bisiknya tertahan seolah menyadari jika suara familiar itu adalah suara kyuhyun, akhirnya setelah sekian lama kibum dapat mendengar suara itu lagi, suara kyuhyun yang asli suara yang dianggapnya telah menghilang itu akhirnya telah kembali.
" ya...apa kibum ayo lanjutkan lagi" balas kyuhyun palsu yang ada di depannya seraya menatap kibum heran.
" tidak, ayo kita lanjutkan" bisik kib seraya menyeringai dan menyobek seragam yang di kenakan kyuhyun membuat beberapa kancing seragamnya jatuh mengelinding di lantai.
" tidak...jangan lakukan itu, jangan menyentuhnya...kim kibum..."
Kibum tak menghiraukan teriakan nyaring kyuhyun yang terdengar dalam otaknya dan masih mencumbui tubuh kyuhyun dengan bringas.
" tidaaakkkk..."
" aaaarrggghhh...hentikan...hosh...hosh..." kibum tersentak saat kyuhyun mendorong tubuhnya kasar seraya menatap kibum dengan wajah yang memerah dan mata yang berkaca-kaca berusaha menutupi tubuh setengah telanjangnya dari tatapan mata kibum. Kyuhyun bergerak dengan gelisah menjauh dari kibum.
" kyu, kaukah itu?!" tanya kibum sedikit sangsi melihat sikap dan gelagat aneh kyuhyun yang sangat berbeda dengan sebelumnya.
" jangan...pernah lakukan hal itu lagi padaku, kibummie" ucapnya dengan nada sedikit bergetar, kibum yakin seyakin-yakinnya jika yang ada di depannya ini adalah kyuhyun yang asli, karena kyuhyun selalu memanggilnya dengan sebutan kibummie.
" kau kyuhyun...benarkah kau kyuhyun yang asli, kau memang kyuhyun yang asli, astaga akhirnya kau kembali kyu?!" ucap kibum antusias dengan mata yang sedikit berkaca-kaca menatap kyuhyun dengan binar bahagia.
" ini...hah...kau benar, aku kembali...ini...bagaimana mungkin terjadi, aku kembali kibum?!" ucap kyuhyun sadar jika dirinya telah kembali pada tubuhnya sendiri dan tersenyum bahagia menatap wajah kibum dengan raut wajah tak percaya.
" ya kau telah kembali kyu, kau kembali" teriak kibum seolah tak mempercayai apa yang di ucapkan sang biarawati itu akan berhasil, tau begini jika hal itu akan berhasil kibum akan melakukannya lebih cepat. Tanpa sadar Kibum memeluk kyuhyun dengan bahagia.
Kyuhyun tersentak dan menjauhkan tubuhnya dari kibum saat dada telanjangnya menabrak dada bidang kibum.
" ah...maaf untuk itu kyu" sesal kibum melepas jas sekolahnya dan memakaikannya pada tubuh kyuhyun dengan wajah yang sama-sama memerah malu.
" terima kasih kibummie, sekali lagi aku berhutang padamu" ucap kyuhyun tersenyum tulus.
" apapun untukmu, kyu" balas kibum menatap intens kyuhyun yang terlihat merona kembali mendengar ucapan kibum.
TBC.
