Tears

Part 7

Main Cast : Kris

Tao

Lay

Other Cast : All of member EXO

Genre : Angst (gagal), Romance -_-

Rated : Bisa berubah sewaktu-waktu,hahahha….

Author : Miss Kim

Mian kalo feel-nya kurang dapet bahkan gak ada sama sekali…
Keep review chingu…

Mian kalau update lama :v

Don't Like Yaoi…

Don't Read…

~~ Happy Reading ~~

"Apa yang membuat gege memukul Sehun kalau begitu?"

"…"

"Gege!"

"…"

"Dia tau kalau aku menyukaimu bahkan aku pernah menyatakan perasaanku padamu,dia sudah tau semua,Tao hyung!"

~~~ Miss Kim~~~

Mata Tao membulat. Kris pun begitu. Tentu saja keduanya terkejut.

Tao terkejut karena rahasia yang selama ini dia sembunyikan dari Kris terbongkar.

Dan Kris terkejut karena dia mengetahui sesuatu yang tidak dia ketahui sebelumnya.

"Kris ge.." Tao menatap Kris dengan pandangan memelas.

Sementara Sehun?

Dia terus menatap tajam ke arah Kris.

"Bagaimana Kris ge tau?" Tanya Tao sambil menatap namja yang begitu ia cintai itu dengan pandangan memelasnya.

"Aku memberitahunya tadi,makanya dia mau memukulku." Sehun berbicara pada Tao tapi matanya tak lepas menatap tajam ke arah Kris.

"Gege…"

"Gwaencana Tao baby,gege percaya padamu." Kris menampilkan senyuman yang sangat di paksakan.

"Baby,masuklah. Kau kan masih sakit. Tidak baik berlama-lama di luar begini." Kris membelai rambut milik Tao.

"Kajja kita masuk." Tao berdiri dan tersenyum ke arah keduanya.

"Kau masuk sendiri hyung. Aku dan Kris hyung masih ada sedikit urusan."

Tao menatap Sehun dan Kris bergantian.

"Masuklah hyung,ini masalah antara seme."

Tao pun bergegas meninggalkan keduanya.

~~~ Miss Kim ~~~

Tao membuka pintu kamar rawatnya dan mendapati hyung-nya tengah bercanda bersama.

Tao melihat Lay dan Suho bergantian. Mereka diam. Hanya diam dan saling berjauhan.

Tao bergegas duduk di ranjangnya.

Baekhyun segera mendatangi Tao dan duduk di tepi ranjangnya.

"Jadi,kau sudah tau kenapa mereka berkelahi?" Tanya Baekhyun pada Tao.

"Ya gege." Tao menjawab dengan nada dingin.

"Kenapa?" Tanya Xiumin lagi.

"Tadi saksi saat Sehun dan Kris ge berkelahi adalah Chanyeol gege dan Lay gege,kenapa kalian tidak tanyakan mereka. Mereka pasti tau penyebabnya."

Lagi-lagi Tao berbicara dengan nada dingin dan wajah yang datar.

Chanyeol dan Lay saling bertatapan.

"Chanyeol ge,Lay ge….kenapa kalian tak menjelaskannya pada mereka?"

~~~ Miss Kim ~~~

"Apa itu benar?"

"Kau tau jawabannya."

"Kau menyukai Tao?"

"Sangat."

"Luhan?"

"Aku juga sangat menyukai Luhan hyung."

"Yak! Oh Sehun!" Kris berteriak sedemikian kencang pada Sehun.

Sementara yang di teriyaki cuma menyunggingkan smirk-nya.

"Kenapa?"

"Kau keterlaluan Oh Sehun!"

"Keterlaluan apanya?"

"Kau menyukai namja lain saat kau memiliki Luhan di sampingmu!"

"Lalu bagaimana denganmu Kris hyung?"

"…."

"Aku cuma sekedar menyukainya. Aku tak berselingkuh dengannya. Aku menahan perasaanku,karena aku sudah memiliki Luhan hyung."

"…"

"Tapi kau? Dengan mudahnya kau berselingkuh dengan Lay hyung saat kau sudah memiliki Tao hyung!"

Nada suara Sehun mulai meninggi.

"…"

"Ahh..bahkan kalian sudah melakukan 'itu'..wahh…kau hebat sekali hyung."

"…"

"Dengar aku baik-baik hyung,aku menyukai Tao hyung sejak pertama kali melihatnya. Sejak kita masih trainee. Dan sampai sekarang,aku masih sangat menyukainya."

"…"

Sehun berjalan mendekat ke arah Kris,sementara Kris hanya diam.

Sehun berbisik tepat di telinga kanan milik Kris,"Aku akan mendapatkan Tao hyung kembali! Seharusnya dia itu milikku! Bukan milikmu hyung."

Sehun menjauhkan wajahnya dan menampilkan smirknya pada Kris yang hanya membatu mendengar ucapan Sehun barusan.

"Jaga dia baik-baik atau kau akan kehilangan dia."

Sehun berbalik dan meninggalkan Kris yang membatu namun hatinya di penuhi kobaran api.

"Tak akan kubiarkan kau merebut Tao dariku Oh Sehun!"

Kris mengepalkan tangannya. Dan menatap penuh kebencian pada Sehun yang tengah berjalan menjauh dari tempat dia berdiri.

~~~ Miss Kim ~~~

"Baby panda senang bisa kembali kerumah?" Tanya Chen pada Tao begitu dokter memberitahukan kalau Tao sudah boleh pulang.

"Ne."

Tao berujar begitu dingin sambil memakai sepatunya.

"Tao,mana tas mu? Biar hyung yang bawakan." Suho mengelus sayang rambut Tao.

"Sudah di bawa manajer hyung." Tao berdiri dan menggenggam tangan Suho,"Aku duduk di samping gege ya nanti?"

"Kenapa tidak dengan gege saja baby?" Kris berdiri tepat di depan Tao.

"Aku maunya dengan Suho gege" Tao bergelayut manja di lengan Suho.

"Sudah. Kajja Tao." Suho melangkah bersama Tao tanpa mempedulikan tatapan membunuh milik Kris.

Chanyeol menepuk bahu bidang milik Kris,"Sudah. Turuti saja. Ayo kita pulang."

~~~ Miss Kim ~~~

Sesampainya di dorm,Tao langsung masuk ke kamarnya. Tao menghempaskan tubuhnya ke ranjang. Tao memejamkan matanya sembari memijit dahinya.

"Apa yang harus ku lakukan!" Gumam Tao

Pemuda penyuka panda itu membalik tubuhnya dan meraih sebuah boneka besar yang ada di ranjangnya. Dia memeluk boneka itu erat.

"Bogoshippeo Mr. Panda!" Tao menciumi bonekanya itu dengan erat.

Tapi,,tak lama berselang Tao menitikkan air matanya.

" …kau ingat siapa yang membelimu dari toko boneka?" Tao menghela nafas.

"Kris gege yang membelikanmu untukmu. Aku senang sekali memilikimu . Tapi.."

KKRRIIEETT

Pintu kamar Tao terbuka,dengan segera Tao menghapus buliran air matannya yang terus mengalir.

"Tao…"

"Kau menangis?"

"Ani gege."

"Jangan berbohong,Tao."

"Aku tidak menangis Kyungsoo ge." Tao mempoutkan bibirnya.

"Lalu ini apa?" D.O menghapus buliran air mata Tao yang masih tersisa di pipinya.

"Ah…aku ketahuan."

"Kenapa menangis Tao?"

"Tadi,tiba-tiba kepalaku sakit sekali ge."

D.O membelalakkan matanya,"Kepalamu sakit? Sebentar ne? Gege beritahu Kris dan yang lainnya."

Tao segera menahan tangan mungil milik D.O,"Tidak usah ge. Lagipula sudah tidak sakit kok. Gege gak usah khawatir,ne? Tao baik-baik saja."

"Tapi Tao…"

"Gege tukang adu." Tao menatap ke arah lain.

"Gege bukan tukang adu."

"Kalau bukan tukang adu,lalu apa?" Tao semakin mengerucutkan bibirnya.

"Aigoo…ne ne. Gege tak akan memberitahu mereka."

"Janji?"

"Ne,gege janji."

~~~ Miss Kim ~~~

Malam itu suasana dorm EXO begitu damai.

D.O dan Xiumin tengah memasak di dapur.

Dan yang lainnya dengan tertib menonton tv bersama.

"Tao hyung,kau sedang menonton apa sih? Dari tadi acaranya di tukar terus." Kai mulai mengeluarkan protesnya saat Tao menukar-nukar acara tv.

"Aku mau mencari drama."

"Drama?" Tanya Luhan.

"Iya,Mei Li bilang,ada drama yang sangat bagus di tv,tapi aku belum menemukannya. Entahlah."

"Sudah baby. Dramanya nanti saja. Biarkan Kai menonton dulu. Mungkin drama yang kau maksud belum mulai." Kris mengeluarkan suaranya.

"Mei Li bilang dramanya mulai jam 7 gege!" Tao menampakkan raut wajah tak sukanya.

"Tapi si stasiun tv apa Tao?" Suho yang duduk di atas karpet menatap Tao.

"Ah..itu dia. Tao lupa tanya." Tao menggaruk tengkuknya.

"Tao hyung…kau ini bagaimana sih!" Protes Sehun.

"Mian…. ^_^V " Tao hanya menampakkan senyum kikuknya.

Dia pun meraih ponselnya dan mengirim Mei Li pesan.

"Hyung,bisa aku minta remotenya?" Tanya Kai. Tapi apa yang Kai dapatkan?

Dia malah mendapatkan deathglare dari Tao.

Kai berdehem,"Aku cuma meminta hyung. Kalau hyung tidak mau memberikannya tidak apa hyung." Kai beralih menatap televisi.

Suasana kembali hening. Tak ada yang berani bersuara kecuali TV yang ada di hadapan ke 9 namja tampan itu.

HP di tangan Tao bergetar. Dengan cepat Tao membuka pesan yang ternyata dari Mei Li.

Dengan sigap tangan Tao menukar acara TV dan bingo..dramanya baru saja di mulai.

"Ini drama yang Mei Li ceritakan padamu?" Tanya Chanyeol.

Tao hanya mengangguk.

Mereka semua mulai menonton drama yang Tao maksud.

#Tulisan bercetak miring,percakapan dalam (?) TV#

Tampak seorang wanita 35 tahunan tengah menikmati teh hangatnya di taman belakang wanita itu bergetar.

Sebuah pesan tak di kenal. Dengan ragu wanita itu membuka pesannya.

Matanya membelalak begitu melihat pesan dan si pengirim pesan.

Pesannya berupa foto sang suami tercinta tengah tertidur tanpa busana bersama seorang wanita.

Dan dibawah foto itu terdapat tulisan…

"Suamimu hebat sekali dalam urusan ranjang. Aku puas pasti kesepian tadi malam kan? Tidur sendiri. Nikmatilah masa tuamu yang menyedihkan."

Lay meneguk ludahnya kasar. Begitupun Kris.

Suho yang berada di samping Tao mencoba menahan air matanya. Luka itu kembali terngiang di otaknya.

Sementara yang lainnya curi-curi pandang ke arah Tao.

Tao? Dia terus menyaksikan drama dengan seksama.

Wanita itu menatap pesan berisikan alamat sebuah apartement sambil menampilkan senyum penuh kemenangan.

"Siapa kau berani-beraninya meremehkan aku."

Wanita itu mulai melajukan mobilnya menuju alamat rumah yang baru saja di kirimkan orang suruhannya.

Dengan langkah yang tenang wanita itu melangkah masuk kepekarangan rumah itu .

Sesampainya dia di depan alamat yang dimaksud,dia menekan bel.

Tak butuh waktu lama,pintu dibuka.

Yang membukakan pintu terkejut bukan main.

Sang wanita hanya tersenyum licik.

Wanita itu langsung menerobos masuk sambil membawa sebuah stik golf.

"Yak!Apa yang kau lakukan! Keluar dari rumahku!"

Wanita itu tak memperdulikan teriakan pemilik rumah yang hanya memakai kemeja tipis.

Wanita 35 tahun itu mulai menghancurkan seisi rumah milik rumah wanita yangmenjadi selingkuhan suaminya itu.

Mulai dari menghancurkan hiasan Kristal,figura dan meja. Segala yang bisa yang dihancurkan langsung ia hancurkan dengan stik golf yang ada di tangannya.

Sementara wanita pemilik rumah itu langsung masuk kamar dan membangunkan sang namja yang tengah tertidur pulas tanpa busana itu.

"Istrimu…"

Namja itu langsung bangun dan bergegas memakai celannya kemudian langsung berlari keluar kamar.

Namja itu membeku begitu melihat seisi ruang tamu selingkuhannya hancur.

Sang istri yang melihat suaminya sudah keluar hanya tersenyum meremehkan.

Dia mendekati tv yang ada di ruangan itu dan mengayunkan tongkat golfnya.

PPRRAAANGGG!

TV itu hancur tak berbentuk

Kedua orang yang tertangkap basah itu hanya diam membatu.

"Kau bilang apa pada selingkuhan bodohmu ini?"

"…"

"Apa dia pikir kau itu namja kaya raya?"

Wanita itu memukulkan ujung stik golf-nya ke dada bidang sang suami.

"Apa selingkuhanmu ini tidak tau kalau harta yang kau miliki ini adalah harta orang tuaku! Kau tak lebih benalu dalam keluargaku! Apa kau tak sadar,kau itu cuma anak seorang nelayan yang diangkat menjadi menantu oleh ayahku! Berani-beraninya kau menghamburkan uang ku untuk wanita murahan ini!"

Wanita itu menatap selingkuhan sang suami,"Kau mencintai namja sialan ini? Ambillah! Tapi jangan bermimpi kalau kau akan menjadi yeoja kaya raya. Namja ini tidak punya apa-apa"

"Arrrgghhh!" Tao memegang kepalanya.

"Tao gwaencana?" Tanya Kris yang juga duduk di samping Tao.

Dengan segera Suho meraih remote tv dan mematikannya.

Kris hendak memeluk Tao,tapi Tao malah menolak pelukan Kris.

"Jangan sentuh aku!"

Semua saling pandang. D.O dan Xiumin yang berada di dapur segera berlari menghampiri mereka semua.

"Tao..kau kenapa?" Dengan hati-hati Luhan bertanya pada Tao.

"Apa pedulimu! Jangan ada yang menyentuhku! Aku membenci kalian semua!"

Air mata Tao menetes sangat deras.

Sehun langsung berdiri dan meraih bahu Tao,"Hyung…katakan ada apa? Apa kau mengingat sesuatu?"

Tao langsung menghambur kepelukan Sehun.

"Sehun-a…hiks hiks…appo Sehunna.."

Sehun mengelus lembut punggung Tao.

"Kajja kita ke kamarmu saja hyung."

Sehun dan Tao pun berlalu meninggalkan hyung mereka yang menatap penuh heran pada Tao.

~~~ Miss Kim ~~~

"Tak seharusnya kita membiarkan Tao menonton drama itu!" Teriak Baekhyun.

Kris hanya duduk sambil menekuk kepalanya.

"Baekkie tenanglah." Chanyeol mengelus punggung Baekhyun.

"Kenapa drama itu bisa mirip cerita perselingkuhan kalian!" Rutuk Xiumin sambil menatap tajam Lay.

"Apa tak seharusnya kita ceritakan semua pada Tao?" Ucap Chen.

"Kau gila!" Teriak Kris.

"Yang gila itu kau Kris!" Bela Xiumin.

"Mau sampai kapan kita menutupi ini dari Tao!" Sambung D.O.

KRRIIEETT

Pintu kamar Tao terbuka.

Semua memandang ke arah pintu sambil menegak ludah kasar..

TBC