Tears
Part 9
Main Cast : Kris
Tao
Lay
Other Cast : All of member EXO
Genre : Angst (gagal), Romance -_-
Rated : M
Author : Miss Kim
Mian kalo feel-nya kurang dapet bahkan gak ada sama sekali…
Keep review plis p'.'q …
Mian kalau update lama :v
Miss rada gimana gitu baca komen kalian soal Lay disini.
Lay itu kan juga korban di ff ini,korban imajinasi miss.
Cukup benci Lay di ff ini aja,jangan sampe benci Lay rl.
Kita semua udah dewasa dong buat bedain fiksi sama nyata.
Doh makin lama miss ngomong makin ngawur.
Intinya,janga benci Lay rl karena ff ini,we are on '-')b
Don't Like Yaoi…
Don't Read…
~~ Happy Reading ~~
_MissKim_
Namja manis yang tengah menitikkan air matanya melihat adegan ranjang KrisTao.
"Di belakangmu,ada Lay gege." Tao mengusap pipi Kris.
Jantung Kris serasa dipompa,matanya membulat. Dia langsung menoleh dan mendapati Lay tengah menghapus air matanya dan segera keluar kamar KrisTao.
_MissKim_
Tao turun dari pangkuan Kris dan memungut pakaiannya yang berserakan.
Persetan dengan hasratnya yang belum tuntas.
"Kalau gege merasa bersalah,kejar dia."
Tao memakai pakaiannya dan keluar kamar meninggalkan
Kris yang bengong.
Entah apa yang ada di pikiran Kris.
Semua tampak kabur,runyam.
Kris masih berusaha mencerna kejadian yang baru saja dia alami.
_MissKim_
"Terimakasih untuk bantuanmu Sehun."
"No problem. Itu hanya masalah kecil Tao hyung."
Sehun menatap wajah sendu milik Tao dan merangkul bahunya.
"Lagi lagi kau terus membantuku,meski kau tau ini
semua tidak benar Sehun."
Tao menatap Sehun dengan padangan sendu.
Tao tersenyum meski agak sedikit di paksakan.
"Kau tau hyung,aku rasa kau agak kurusan.
Kau tampak seperti panda kekurangan gizi."
Sehun terkekeh. Hanya ini yang bisa Sehun lakukan untuk membuat
Tao ceria,tidak mari kita ralat,
sedikit ceria lebih tepatnya.
Tao pun terkekeh mendengar penuturan magnae
yang menurutnya berwajah 'tua'.
"Aku tidak seburuk itu Sehun!"
Tao meninju pelan perut rata milik Sehun.
Sehun semakin tertawa melihat raut wajah kesal Tao.
"Ya teruslah tertawa Tao hyung.
Tertawalah seakan tidak ada masalah."
Sehun berucap pelan.
Tao tersenyum,"Apa yang kau katakan sehingga
dia masuk kamarku?"
"Aku cuma bilang kalau mungkin kau mencarinya.
Dan ya dia masuk kamarmu."
Tao mengangguk,"Gampang ternyata."
Sehun menatap Tao,"Sampai kapan hyung?"
"Entahlah.."
Tao menatap lurus,"Mungkin sampai aku puas."
_MissKim_
Suho tengah duduk di tepi ranjangnya sambil menatap kosong
kearah namja yang dulu pernah menjadi kekasih hatinya itu.
"Hyung,ada apa?" Lay bertanya dengan suara senormal mungkin.
"Kau ada masalah?"
Suho menatap lekat manik bening milik Lay yang kini tampak membengkak.
Lay menggeleng.
"Jangan berbohong."
"Aku tidak ada masalah sungguh."
"Kau putus dengan Kris?"
Lay mengangguk,"Kami sudah tidak hubungan lagi. Karena aku tau,aku salah."
Suho menatap Lay dengan pandangan yang sulit di artikan.
Seharusnya dia benci pada lelaki yang sudah menghianatinya ini.
Tapi nyatanya,dia masih begitu mencintai Lay.
"Kau bisa cerita padaku Lay."
"Kau begitu baik hyung..tapi sungguh aku baik-baik saja."
Suho tersenyum. Lay membalas senyuman Suho.
"Senang rasanya melihatmu tersenyum lagi hyung."
Suho berdiri dan mengelus rambut hitam milik Lay.
Dia tersenyum,"Maaf tidak bisa membahagiakanmu dulu."
"…"
"Kalau ada masalah cerita saja padaku. Kita sekarang sahabat bukan?"
"…"
"Jangan sungkan-sungkan."
Lay langsung memeluk tubuh Suho dan terisak.
"Maafkan aku hyung..sungguh aku masih mencintaimu.."
"Sudahlah Lay..Kau selingkuh dan itu artinya kau tidak bahagia denganku."
Suho mengusap pelan surai hitam Lay.
"Kau selingkuh dengannya karena kau mendapatkan
apa yang tidak kau dapatkan dariku."
Lay mempererat pelukannya dan terusa terisak.
"Aku mengerti dan aku juga ingin melihatmu bahagia.
Berhenti menangis Lay."
Suho mengecup pucuk kepala Lay dan memejamkan matanya.
Sungguh Suho terluka saat ini,mengucapkan kata-kata yang
Sebenarnya benar-benar mengiris hatinya sendiri.
Suho mencintai Lay. Cinta. Ya cinta.
Apapun akan Suho lakukan agar orang yang dia cinta bahagia,
meski harus melepas orang itu untuk orang lain.
Karena cinta itu tulus,bukan memaksa.
_MissKim_
Tampak di dapur,D.O,Lay dan Xiumin tengah memasak.
Menyiapkan makan malam untuk mereka.
Saat ini akivitas mereka tidak cukup padat. Hanya ada jadwal latihan.
D.O tengah menggoreng ayam.
"Kai pasti suka dengan menu makan malam hari ini,benarkan Lay?" Xiumin memecah keheningan yang terjadi dia antara mereka.
Entahlah. Mereka bukannya ingin mengucilkan Lay.
Hanya saja segalanya jadi berubah canggung.
D.O tersenyum dan menatap Lay.
Lay tersenyum manis sambil mengambil beberapa mangkuk
untuk wadah sup yang baru saja matang.
"Suho hyung juga pasti senang dengan menunya,sup itu kan favoritenya."
Balas D.O sambil mengangkat ayam yang sudah matang
dan menaruhnya ke sebuah piring.
"Hanya ini yang bisa ku lakukan untuk menebus kesalahanku." Lay tersenyum miris.
"Aku tau ini tidak akan cukup,tapi setidaknya dia bisa tersenyum dan makan dengan lahap."
Xiumin mengusap punggung Lay dan tersenyum.
"Aku tau kau masih mencintainya."
D.O mematikan kompornya dan menatap Lay.
"Dengar hyung,kami bukan bermaksud mengucilkanmu atau menyalahkanmu."
"Aku mengerti.." Lay tersenyum manis.
"Ah ya..tadi aku melihat Suho hyung memelukmu hyung.."
D.O menyenggol bahu Lay dan menaik turun kan alisnya.
"Hanya pelukan Kyungsoo.."
"Ini bagus Lay,bagus untuk memperbaiki hubungan kalian berdua." Ucap Xiumin.
"Kau masih mencintainya kan hyung?" Tanya D.O
Lay mengangguk.
"Bagus!" D.O berteriak heboh.
"Yakinkan Suho hyung kalau kau masih mencintainya
dan kalian bisa mulai dari awal lagi."
"Hahahhaha!"
Mereka bertiga menatap kearah sumber tawa yang
baru saja mereka dengar,
ternyata Tao.
"Kalau kau masih mencintai Suho gege,
kenapa kau menangis melihatku dengan Kris tadi?"
_MissKim_
"Apa maksudmu Tao?" Tanya Xiumin.
Tao berjalan menuju kulkas dan membukanya.
"Tadi Lay gege melihat aku dan kris ge sedang bercinta,"
Tao menutup kulkas dan memakan buah apel yang baru saja dia ambil.
"Dan wow..dia menangis."
Xiumin dan D.O menatap Lay sekilas.
"…"
Lay hanya diam membisu.
"Ah..apelnya hambar." Tao membuang apel itu kedalam tempat sampah
dan meninggalkan ke tiga orang yang sibuk dengan pemikiran masing-masing.
_MissKim_
"Kapan kita kembali ke Korea?" Tanya Kai pada Suho.
"Entahlah..manajer hyung belum memberi tahu ku."
Ucap Suho sambil terus focus membaca bukunya.
Kai hanya manggut-manggut..
Saat ini di dorm hanya ada Kai,Suho,Tao,Sehun dan Baekhyun.
Selebihnya,sedang jalan-jalan dengan manajer mereka.
Suho menolak ikut dengan alasan ingin menuntaskan bukunya.
Kai katanya kelelahan akibat latihan.
Tao ingin latihan wushu.
Sementara Baekhyun,dia sedang tertidur.
Dan Sehun,ingin bermain game katanya.
Tao berjalan menuju dapur dan mengambil air minum
dari dalam lemari es.
Dia langsung meneguk habis minuman yang ada di gelasnya.
Tao terengah,tampaknya dia benar-benar lelah
akibat latihannya yang terlalu di paksakan.
Tao menutup matanya dan menarik nafas panjang.
"Memikirkan mereka lagi?"
Tao membuka matanya begitu mendengar seseorang
berbicara dan duduk di depannya.
Tao hanya mengendikkan bahunya..
"Tao hyung,kau tampak sexy kalau penuh keringat seperti itu."
"Diam kau Oh Sehun."
Sehun hanya tertawa dan menatap Sehun lekat.
"Bagaimana kalau level permainannya kita tingkatkan 1 level?"
Tao mengernyitkan dahi mendengar ucapan Sehun.
Tidak mengerti mungkin.
"Nanti kau juga akan mengerti hyung."
Sehun beranjak dari duduknyaa dan meninggalkan Tao yang bingung.
_MissKim_
Tao duduk di tepi ranjangnya hanya dengan memakai
handuk di pinggangnya.
Magnae EXO M ini baru selesai mandi ternyata.
Kriieet..
Tao menoleh pada pintu kamarnya yang terbuka,ternyata Sehun.
Sehun masuk dan menutup pintu kamar Tao.
Dia tersenyum pada Tao.
"Ada apa Sehun?"
Sehun hanya menggeleng.
Tao beranjak dari duduknya dan berjalan menuju Sehun.
"Mereka ada diluar sekarang,bagaimana hyung?"
"Ayo kita mulai." Bisik Tao pada Sehun sembari menyeringai.
Sehun pun hanya tersenyum dan menangkup pipi Tao.
Sehun menatap Tao lekat dan langsung mencumbui bibir Tao.
"Nggghhh…" Tao menelnguh tertahan ketika Sehun melepas handuknya
dan meremas penisnya.
Sehun melumat bibir Tao dengan lembut. Dia melesakkan lidahnya
kedalam goa hangat milik Tao,sementara tangannya masih meremas penis Tao,
sesekali dia pun mengocok penis yang tak terlalu besar itu.
Krieett..
"Ta…"
Lelaki yang baru saja membuka pintu kamar Tao itu benar-benar
terkejut melihat adegan yang barusan dia lihat.
Dia mematung dan matanya membulat.
Tao dan Sehun melepas ciuman mereka dan menatap sosok yang
baru saja masuk ke dalam kamar Tao.
"Kalian berdua!" Lelaki itu berucap penuh amarah,sementara Tao hanya
menyeringai.
TBC
