Disclaimer : Naruto bukan milik saya
.
Author : tidakadanamanya00
.
Rated : T
.
Pair : Naruto x Karin, Sasuke x ?
.
Warning : gak jelas, berantakan, typo dimana-mana, OC, OOC, AU, DLL.
TERIMA KASIH UNTUK YASNG SUDAH ME RIVIEWS FANFIC INI. DAN TERIMA KASIH UNTUK AUTHOR-AUTHOR SENIOR ATAU PARA READER YANG SUDAH NGASIH SARAN KEPADA SAYA.
Akhirnya Chapter 5 bisa di publish juga, Maaf ya untuk Chapter ini saya sedikit lebih lama mempublish nya. Soalnya peralatannya untuk membuat cerita ini lagi rusak, ditambah lagi jadwal sekolah saya tambah padat, dan saya juga sedang kehabisan ide untuk melajutkan cerita ini, tapi untung ada temen saya yang ngasih ide dan memberi semangat untuk melajutkan cerita ini, walau tiap hari kami selalu dapat omelan dari para guru karna berunding di kelas saat pelajaran.
*gomen, gomen saya jadi curhat deh hehehe*
Thanks to nama disamarkan. (Nama akun yang aneh) x_x
Balasan Riview :
reyvanrifqi : oke
Kei Deiken : makasih sarannya
La vechiasignora : baiklah, mungkin chapter depan akan saya tambah
Saikari Nafiel : femKyuubi ya ? Maaf sepertinya gak bisa deh
rizqifa09151384, alta0sapphire, Rikushiki, NaruKarin forever, , Nokia 7610,: oke
Chapter 5
Pagi hari yang indah di desa konoha. Matahari mulai terbit dari ufuk timur untuk menyinari desa sampai ke apartemen yang di tinggali Naruto, Sasuke, dan Karin. Cuaca yang cukup cerah membuat para burung mulai berkicau.
"hmm… sudah pagi ya ? lebih baik aku aku segera mandi dan memasak untuk Naruto-kun dan Sasuke. Lagian aku juga tak mau terlambat untuk ujian chunin" gumam Karin
Karin pun segera keluar dari kamarnya dan menuju ke kamar mandi. Setelah sudah selesai mandi Karin langsung pergi ke dapur untuk memasak.
#Naruto POV
hmm aku mencium bau masakan yang mengguga selera makanku. Aku pun membuka mataku dan pergi keluar dari kamarku. Aku melangkah pergi ke arah dapur, kemudian aku melihat Karin memasak dengan celemek dan juga rambut yang terurai yang masih agak basah.
'Karin-chan sungguh sangat cantik' batinku dalam hati
#Naruto POV END
"ohayou Karin-chan" ucap Naruto
Karin yang mendengar ucapan itu langsung menoleh kearah asal suara tersebut.
"o-ohayou Naruto-kun" ucap Karin
Naruto mendekati Karin yang sedang menghadapnya dan 'CUP', sebuah ciuman hangat dari Naruto mendarat di kening Karin. Setelah mencium kening Karin, Naruto langsung melenggang pergi ke kamar mandi. Sedangkan Karin cuma diam membatu dengan wajah yang mulai memanas setelah dicium Naruto di keningnya.
…
Tak berapa lama kemudian Sasuke keluar dari kamarnya.
"ohayou Karin" ucap Sasuke
"o-ohayou Sasuke" ucap Karin kaget
"kenapa kau melamun ? dan kenapa wajahmu memerah ? apa yang dilakukan dobe kepadamu ? Atau jangan-jangan…" tanya Sasuke bertubi-tubi kepada Karin dengan seringgian manisnya.
"u-urusai" teriak Karin dengan wajah yang tambah memerah dan langsung melanjutkan masaknya.
"hnn" ucap Sasuke
30 Menit Kemudian
Setelah Naruto dan Sasuke selesai mandi, mereka makan bersama di meja makan. Dan setelah selesai makan mereka langsung pergi ke tempat ujian chunin dilaksanakan.
Mereka bertiga berjalan melewati jalanan Konoha yang lumayang sepi itu.
Setelah mereka sampai ditujuan, Naruto dan lainnya langsung menuju ruangan dimana tempat ujian pertama dilaksanakan.
Naruto sampai di dalam ruangan dan ternyata disana sudah banyak peserta yang sudah datang, dari dalam desa maupun dari luar desa. Naruto dan anggotanya melangkah menuju tempat duduknya masing-masing yang sudah ditetapkan.
Tiba-tiba munculah beberapa orang di depan kelas.
"namaku adalah Morino Ibiki. Aku yang akan mengawasi ujian chuunin pertama ini" ucap salah satu orang dengan 2 sabetan luka diwajahnya.
"baiklah, kita akan mulai test ujian chuunin pertama. Peraturannya akan saya tulis di papan dan setelah itu saya akan jelaskan" ucap Ibiki
Ibiki menulis peraturannya di papan, sedangkan beberapa orang yang tadi muncul bersama Ibiki mulai membagikan kertas soal ujian.
Setelah selesai membagikan kertas soal ujian, beberapa orang tadi langsung duduk ditempatnya masing-masing.
"Baiklah ujian pertama kali ini adalah ujian tertulis. Untuk Peraturan pertama kalian akan dapat 10 soal dan 1 soal akan mendapatkan 1 poin, jadi jika kalian betul 10 soal maka kalian akan mendapat 10 poin." Ucap Ibiki
"Peraturan Kedua, ini adalah team test. Jadi jumlah poin tim kalian akan dijadikan satu, dan hasil maksimal yang bisa di peroleh satu tim adalah 30 poin. dan jika poin kalian sedikit di banding dengan dari tim lain maka akan di pastikan tim kalian gagal di ujian ini" lanjut Ibiki
"Dan Peraturan Ketiga… siapapun yang ketahuan mencontek dalam ujian ini maka akan langsung dinyatakan gagal dalam ujian, begitupun dengan anggota timnya" ucap Ibiki penekanan di setiap katanya
"A-APA ?" Ucap semua perserta di dalam ruangan.
"ujian akan dilaksanakan selama satu jam, dan… MULAI" ucap Ibiki memulai ujian pertama.
.
15 belas menit kemudian.
.
Semua peserta sudah mengerjakan soal-soal yang ada. Karin juga sudah mengerjakan lembaran kertas miliknya, Sasuke mengaktif sharinggannya untuk meniru gerakan tangan dari para peserta. Sedangkan Naruto yang dari tadi hanya diam saja mengamati soal, sekarang mulai mengerjakan soal-soal yang dia bisa.
'hey Naruto, apa kau merasa ada yang aneh dengan ucapan pengawas tadi ?' ucap kyuubi lewat telepatinya
'maksudmu ?' balas Naruto
'dasar bodoh, coba kau ingat-ingat lagi ucapan pengawas tadi' ucap kyuubi
Naruto mencoba mengingat-ngingat perkataan Ibiki.
'apa kau sudah mengerti sekarang Naruto ?' ucap kyuubi
'ya kyuubi sekarang aku sudah mengerti maksudnya' jawab Naruto
'bagus kalau kau sudah mengerti, kalau begitu aku tidur lagi' ucap kyuubi
'jadi itu ya, yang dimaksud kyuubi. Sekarang aku mengerti' batin Naruto
Naruto menengok ke arah Sasuke, dan sepertinya Sasuke juga mengerti apa yang dimaksud oleh Ibiki. Begitupun dengan Karin, sepertinya dia juga mengerti apa yang dimaksud dengan Ibiki.
Setelah menatap Sasuke, Naruto langsung menelepati Sasuke. Ini adalah kemampuan khusus yang bisa di lakukan Naruto dan timnya. Dia bisa menelepati anggota timnya dengan sesuka hati.
'Sasuke, Karin apa kau sudah mengerti apa yang dimaksud oleh pengawas tadi ?' tanya Naruto
'Ya' jawab Sasuke dan Karin
'baiklah, kalau begitu cepat beri aku jawabannya' ucap Naruto
Mereka pun saling memberi jawaban yang mereka tau.
.
55 menit kemudian.
.
Satu per satu peserta pun gagal dalam ujian ini, karena mereka ketahuan mencontek.
Sedangkan Naruto, dia sudah selesai mengerjakan soal-soalnya dengan jawabannya sendiri dan juga beberapa jawaban dari timnya. Tiba-tiba Naruto berdiri lalu berjalan kearah Ibiki Morino dan kemudian menyerahkan lembar jawabannya, setelah itu dia kembali ke tempat duduknya.
'bocah ini boleh juga' batin Ibiki
'apa-apaan Naruto itu ? dia sudah selesai menjawab, tapi dia tidak memberi jawabannya kepadaku dan Karin' batin Sasuke kesal
"baiklah waktu habis. Silahkan kumpulkan jawaban kalian ke depan" ucap Ibiki
Akhirnya mereka pun mengumpulkan lembar jawabannya dengan terpaksa, karena banyak juga yang belum selesai.
Setelah mereka mengumpulkan lembar jawabannya, mereka pun duduk kembali ketempat duduknya masing-masing.
"saya ucapkan selamat untuk kalian semua, karena berhasil melewati ujian tahap pertama ini" ucap Ibiki
Semua peserta pun kaget dengan ucapan Ibiki.
"apa ? tapi kenapa ? bahkan kau saja belum memeriksa jawaban dari kami" ucap salah satu peserta
"itu tidak penting lagi, mungkin hanya beberapa orang saja yang menyadari tentang peraturan yang kubuat tadi" ucap Ibiki
"maksudmu apa ? kami tak mengerti" ucap Sakura
"hey bocah, bisa kau jelaskan tentang peraturan yang ku buat tadi. Kurasa kau mengerti apa yang aku maksud tadi" ucap Ibiki sambil menunjuk ke arah Naruto
"kenapa harus aku ?" ucap Naruto
"sudah jelaskan saja bocah" ucap Ibiki
"huh baiklah, aku tadi hanya melakukan sesuatu yang sesuai dengan peraturan yang kau umumkan diawal pelaksanaan ujian ini. Seperti peraturan yang kau buat tadi yaitu 'siapapun yang ketahuan mencontek dalam ujian ini maka akan langsung dinyatakan gagal dalam ujian'. Artinya kita semua diperbolehkan mencontek asalkan tidak ketahuan. Kurasa ujian tahap pertama ini hanya di buat untuk mengukur dan melihat seberapa jauh kemampuan kita untuk menganalisa dan membaca situasi untuk mendapatkan informasi tanpa ketahuan, karena soal yang kau berikan tersebut jelas bukan soal yang seharusnya diberikan kepada shinobi tingkat genin. Seorang
Jounin khusus tidak mungkin melakukan kesalahan dalam pengucapan kata atau kalimat, karena ia sudah mendapatkan pelatihan mental sebelumnya. Jelas sudah, kunci keberhasilan dalam ujian ini adalah pertaturan yang kau ucapkan diawal
tadi" Jelas Naruto panjang lebar
Prok Prok Prok
Suara tepuk tangan keluar dari tangan Ibiki.
"kau memang anak yang cerdas bocah, kurasa tak ada lagi yang harus aku jelaskan. Sekali lagi selamat untuk kalian semua yang telah berhasil melewati ujian tahap ini. Sekarang kalian boleh pergi ke tempat ujian chuunin tahap kedua" ucap Ibiki
.
.
Setelah ucapan selamat dari Ibiki, semua peserta pun mulai beranjak pergi dari ruangan tersebut, dan segera menuju tempat ujian tahap kedua.
Mereka segera berkumpul di depan hutan kematian atau biasa di sebut shi no mori. terlihat Anko Mitarashi yang menjadi ketua pengawas dalam ujian chuunin tahap kedua ini menyambut para peserta dengan senyum manisnya.
"sepertinya semuanya sudah berkumpul, kalau begitu akan kujelaskan tentang ujian chuunin tahap kedua ini. Untuk ujian tahap kedua ini masing-masing tim akan di berikan gulungan chi no sho atau juga ten no sho. Kemudian setiap kelompok di haruskan diharuskan memiliki dua gulungan tersebut dengan merebut gulungan tim lain yang berbeda dari gulungannya. Kemudian setelah kalian berhasil memiliki kedua gulungan tersebut kalian harus segera menuju menara di tengah hutan" ucap Anko
Satu-persatu kelompok mulai mendapatkan gulungan dari para pengawas, termasuk kelompok Naruto yang mendapat gulungan chi no sho. Setelah dipastikan setiap kelompok mendapatkan gulungan, tiba-tiba Karin mengangkat tangannya,
"ano, untuk ujian chuunin tahap kedua ini apa peraturannya ?" tanya Karin
"oh iya saya lupa memberi tau peraturannya di ujian tahap kedua ini. Baiklah peraturannya adalah tidak ada, jadi kalian boleh saling membunuh antar tim, dan juga di sini juga banyak binatang buas yang bisa saja membunuh kalian" jawab Anko
Naruto dan Sasuke yang mendengar itu langsung mengeluarkan senyum evilnya.
"baiklah ujian tahap kedua…MULAI" ucap Anko
Para peserta langsung melesat kedalam hutan, melompati dahan-dahan yang ada.
Akhirnya ujian chuunin tahap kedua benar-benar telah dimulai, bahkan beberapa diantara peserta ada yang telah bertarung dan ada juga yang telah berhasil merebut
gulungan milik kelompok lainnya. Tidak jarang terdengar suara jeritan seseorang yang menandakan bahwa pertarungan sudah di mulai.
Tak jarang ada kelompok yang bertarung sangat sengit sampai tidak terhindarkan dan pada akhirnya nyawalah yang menjadi taruhannya. Seperti halnya peserta dari. Sunagakure, Gaara dan kedua saudaranya yang telah berhasil merebut gulungan dari kelompok lainnya dengan pertarungan tanpa ada perlawanan yang berarti, dan mereka pun menghabisinya.
"wah wah wah sepertinya sudah di mulai ya" ucap Anko kepada dirinya sendiri
Untuk saat ini tim Naruto sedang berteduh di bawah pohon untuk menyusun rencana. Tiba-tiba muncullah kelompok lain di depan mereka yang memakai pelindung kepala otogakure.
"serahkan gulungan kalian sekarang juga" ucap salah seorang dari mereka
"siapa kau berani memerintah kami" jawab Naruto
"dasar bocah sialan, cepat berikan atau kalian akan mati disini" ucap salah seorang dari mereka lagi
"oh tidak bisa, wani piro ?" ucap Naruto entah dari mana dia bisa bicara seperti itu.
"cepat selesaikan ini Zaku, aku tak ingin berlama-lama" ucap salah seorang perempuan di kelompok tersebut, yang di beri anggukan dari temannya.
"aku juga berencana menyelesaikan ini secepatnya Dosu, Kin" ucap orang tadi dengan nada meremehkan.
"ck dasar sombong, silahkan kalau kalian bisa membunuh kami" ucap Naruto
Naruto, Sasuke, dan Karin segera langsung mengambil sikap bertarung.
"Karin-chan bisakah kau mengatasi yang perempuan itu ?" tanya Naruto
"serahkan kepadaku Naruto-kun" jawab Karin
"baiklah kalau begitu, Sasuke kau bantu aku melawan dua orang aneh ini" ucap Naruto
Setelah mereka berdiskusi, mereka pun mulai berpencar melawan musuhnya masing-masing.
#With Naruto dan Sasuke
"Kage bhunsin no jutsu" ucap Naruto membuat lima bhunsin
"apa cuma itu yang kau bisa ? Jumlah tak berarti buat kami" ucap Zaku
Sementara itu lima klon Naruto langsung berlari ke arah Zaku untuk menghajarnya. Sedangkan Zaku segera merentangkan kedua tangannya.
"Zankūha" ucap Zaku, dan kemudian dari kedua telapak tangannya keluar gelombang supersonic yang membuat ke lima klon Naruto menghilang.
"apa cuma itu heh ?" ucap Zaku
"Katon : gokakyou no jutsu" ucap Sasuke
Sasuke pun menyemburkan bola api kearah ninja otogakure tersebut. Namun mereka tak tinggal diam, Zaku kembali merentangkan kembali tangannya.
"Zankūha" ucap Zaku
Bola api Sasuke menghilang ketika gelombang supersonic kembali keluar dari telapak tangan Zaku.
Tiba-tiba Naruto muncul di belakang Zaku dengan membawa pedang kusanaginya dan langsung menyabetkan pedangnya ke arah Zaku.
ZRAASSHH
"ARRGGHHh" teriak Zaku kesakitan ketika pedang Naruto mengenai lehernya dan kepala Zaku langsung terlepas dari lehernya.
Seketika tubuh Zaku langsung ambruk ke tanah dengan darah yang mengucur deras dari lehernya.
Teman Zaku yang melihat itu terkejut dan geram melihat temannya tewas mengenaskan dengan kepala yang terlepas dari lehernya.
'bocah sialan, dia telah membunuh Zaku dengan begitu mudahnya. Akan kubalas kau bocah sialan' batin Dosu
Dosu membuka perban di lengan kanannya, dan terlihatlah sebuah perangkat logam berpori yang berada di lengan kanannya itu.
Dosu segera berlari kearah Naruto dan langsung memukul wajah Naruto, namun pukulan Dosu yang dia arahkan ke wajah Naruto meleset.
Dosu menyeringgai, sepertinya dia memang sengaja melakukan hal itu.
"Kyōmeisen" ucap Dosu saat lengan logamnya berada dekat telinga Naruto
Gelombang suara yang sangat keras tiba-tiba keluar dari lengan logam Dosu itu.
"ARRGGHH" teriak Naruto
Naruto langsung jatuh tersungkur ketika dia terkena gelombang suara dari lengan Dosu, dia merasakan sakit di bagian telinganya.
'sial sepertinya serangan orang itu di buat untuk merusak pendengaranku' batin Naruto yang masih merasakan kesakitan di bagian telinganya.
"hahaha apa cuma itu kemampuanmu bocah ?, kukira aku akan dapat perlawanan yang sangat berarti, tapi sepertinya hidupmu tak lama lagi" ucap Dosu
Dosu mengambil kunai dari kantong ninjanya dan siap melemparnya ke arah kepala Naruto.
"matilah kau bocah" teriak Dosu sambil melemparkan kunai tadi.
TRAANK
Sebuah kunai yang berasal dari Sasuke berhasil menghalau kunai Dosu yang hampir mengenai kepala Naruto.
"sepertinya kau melupakan aku orang aneh" ucap Sasuke
"Katon : gokakyuo no jutsu" ucap Sasuke
"Kyōmeisen" ucap Dosu
Sasuke menyemburkan bola api ke arah Dosu, namun serangan bola api Sasuke. Itu berhasil di tahan oleh Dosu.
Naruto mulai bangkit dari jatuhnya, dia mulai berdiri lagi.
"Sasuke pakailah ini" ucap Naruto meleparkan pedangnya kusanaginya.
Sasuke menangkap pedang kusanagi Naruto. Setelah menangkap pedang kusanagi tersebut Sasuke mulai mengaktikan sharinggannya dan langsung melancarkan serangan ke arah Dosu.
#With Karin
Pertarungan sengit antara Karin dan Kin tak terhindarkan lagi. Mereka saling jual beli serangan.
"hosh hosh hosh kau boleh juga gadis tomat…" ucap Kin mengejek
"tapi kau tak kan bisa menang dariku" lanjutnya
"sombong sekali kau wanita sialan" ucap Karin kesal
'aku akan mencoba jutsu baru ini' batin Karin
"Futon : repusho" ucap Karin
Badai besar langsung mengoyak badan Kin, hingga bajunya menjadi compang-camping. Darah mengucur deras dari seluruh badan Kin.
'hosh hosh hosh, jutsu ini sungguh menghabiskan chakraku' batin Karin
Karin menghampiri Kin yang masih tergeletak di tanah dengan luka yang parah.
"sekarang siapa yang menang hah ? kesombonganmu itulah yang akan membawamu menuju ajalmu" teriak Karin mengeluarkan kunai dari kantonya dan melemparkannya ke kepala Kin.
Setelah itu Karin langsung jatuh terduduk Karena kehabisan chakra.
…
#With Naruto dan Sasuke
"Katon : hosenka no jutsu" ucap Sasuke
Keluarlah bola api kecil yang keluar dari mulut Sasuke yang mengarah ke Dosu yang sudah kelelahan.
'sial tenaga ku sudah habis, tapi mungkin masih bisa' pikir Dosu
"Kyōmeisen" ucap Dosu
bola api Sasuke yang tadi mengarah ke arah Dosu langsung hilang karena jutsu Dosu, namun Dosu langsung jatuh terduduk karena kehabisan chakra.
'kesempatan' batin Naruto dan Sasuke.
Naruto yang berdiri agak jauh di belakang Dosu langsung membuat bola spiral di tangan kanannya, sedangkan Sasuke yang berada di depan Dosu mengeluarkan chidori di tangan kanannya.
Mereka berlari kearah Dosu dengan jutsu mereka.
"Rasengan / Chidori" teriak Naruto dan Sasuke bersamaan ketika jutsu mereka mengenai dada Dosu.
DUUARRR
Kedua jutsu dari Naruto dan Sasuke meledak di tengah dada Dosu karena saling bertabrakan.
Naruto dan Sasuke sampai mundur beberapa meter akibat ledakan dari jutsu mereka sendiri. Sedangkan Dosu langsung tewas mengenaskan akibat jutsu tingkat tinggi Naruto dan Sasuke.
Tubuhnya hancur, darah mengucur deras dari bagian tubuh Dosu, dagingnya berceceran dimana-mana. Otak, mata, kaki, tangan, kepala, semuanya sudah terpisah.
"Selesai" ucap Naruto dengan seringgaiannya
…
Saat ini tim Naruto sedang berada di bawah pohon besar, mereka sedang memulihkan tenaga mereka karena pertarungan yang menghabiskan tenaganya tadi.
Api unggun menyala di bawah pohon yang di buat Naruto, mereka berniat bermalam di bawah pohon itu.
"Karin-chan apa kau sudah tidak apa-apa ?" tanya Naruto
"aku sudah tidak apa-apa Naruto-kun" jawab Karin
"baguslah kalau begitu, bagaimana denganmu Sasuke ?" tanya Naruto
"aku juga tidak apa-apa dobe" jawab Sasuke
"baguslah, kalau begitu aku akan pergi dulu untuk mencari sumber air di sekitar sini" ucap Naruto melenggang pergi dari tempatnya.
Naruto pun pergi menyusuri hutan mencari sumber air, setelah sekian lama mencari akhirnya menemukan sungai yang sangat jernih.
"sungai ini sangat segar dan juga jernihnya" ucap Naruto seteleh meminum air sungai tersebut.
WUSH
Suara hembus angin yang tiba-tiba datang membuat Naruto mengalihkan pandangannya ke seluruh sudut hutan,
JLEB
Sebuah kunai menancap di pohon tepat di depan wajah Naruto,
"serahkan gulungan yang kau punya bocah" ucap seseorang di atas pohon a.k.a Orochimaru
"tidak mau" ucap Naruto
'Naruto hati-hati, dia adalah salah satu legenda sannin' ucap kyuubi
'aku mengerti kyuubi' ucap Naruto
'gunakanlah semua kekuatanmu untuk melawannya Naruto, dan juga gunakan kekuatannku' ucap kyuubi
'tidak kyuubi, aku sudah berjanji kepada karin-chan untuk tidak menggunakan seluruh kekuatannku dan juga kekuatanmu sampai ujian chuunin berakhir' ucapNaruto
'jangan bodoh kau Naruto, kau bisa saja mati jika melawan dia tanpa menggunakan seluruh kekuatanmu' bentak kyuubi
'tenang saja kyuubi, aku bisa mengatasinya' ucap Naruto
"cepat bocah" ucap Orochimaru
"lawan dulu aku kalau kau mau mengambilnya" ucap Naruto
Naruto langsung berlari ke arah Orochimaru dan beradu taijutsu dengan Orochimaru.
Naruto mencoba memukul dan menendang Orochimaru dengan segala cara, namun semua serangan Naruto itu berhasil di tahan Orochimaru.
"Sen'eijashu" ucap Orochimaru
Muncul puluhan ular dari tangan Orochimaru yang langsung menyerang Naruto. Namun sepertinya Naruto tak tinggal diam, Naruto langsung membuat handseal.
"Katon : gokakyu no jutsu" ucap Naruto
Puluhan ular yang tadinya menyarang Naruto langsung terbakar habis.
'anak ini boleh juga, sepertinya dia menahan seluruh kekuatannya untuk bertarung denganku' pikir Orochimaru
"Futon : daitoppa" ucap Naruto
Naruto menghembuskan angin dari mulutnya yang langsung mengarah ke arah Orochimaru.
Namun setelah serangan Naruto mengenai Orochimaru, tiba-tiba tubuh Orochimaru berubah menjadi tanah dan hancur.
'sial ternyata cuma bhunsin tanah, dimana dirinya yang asli' umpat Naruto
Naruto mengedarkan pandangannya ke seluruh hutan namun tak menemukan Orochimaru dimana-mana.
Tiba-tiba Orochimaru muncul di belakang Naruto yang keluar dari dalam tanah.
"Jagei Jubaku" ucap Orochimaru
Dua ular putih keluar dari lengan Orochimaru dan langsung melilit Naruto hingga kesulitan bernafas.
Orochimaru langsung memukul tengkuk dari Naruto dan langsung membuat Naruto pingsan. Setelah membuat Naruto pingsan, Orochimaru langsung membawa Naruto pergi.
#With Sasuke dan Karin
"kenapa Naruto-kun lama sekali ya, apa yang sedang terjadi dengan Naruto-kun" ucap Karin
"kau tenang saja Karin, Naruto itu orangnya sangat kuat jadi dia tidak akan kenapa-kenapa" ucap Sasuke
"tapi dia sedang berjanji kepadaku Sasuke" ucap Karin
"berjanji untuk apa ?" tanya Sasuke
"dia berjanji tidak akan menggunakan seluruh kekuatannya sampai ujian chuunin ini selesai" jawab Karin
"a-apa yang sedang dia pikirkan sampai membuat janji seperti itu…" ucap Sasuke
"ayo cepat cari si dobe itu Karin, mungkin dia sedang kenapa-kenapa" lanjut Sasuke
Sasuke dan Karin langsung pergi melompati dahan-dahan pohon,
"Karin, coba kau lacak keberadaan Naruto" ucap Sasuke
"baik" ucap Sasuke
Mereka terus melompati dahan-dahan pohon hingga akhirnya mereka sampai di dekat sungai.
"di sini aku tadi merasakan chakra Naruto-kun di sini" ucap Karin
"kita terlambat Karin" ucap Sasuke.
.
.
.
TBC.
.
Maaf untuk adegan fighting nya kurang bagus, soalnya saya kurang tahu soal jutsu tim Dosu dan juga Orochimaru.
Untuk pair Sasuke saya sudah tentukan, cuma tinggal munculnya saja.
.
Maaf jika pasaran, mengecewakan, dan
membosankan
.
Mohon untuk RIVIEW nya karena itu membuat saya menjadi semangat untuk
membuat chapter selanjutnya.
