Stars in the dark sky chapter 2:
.
.
Standard Disclaimer Applied
.
.
Friendship/Romance
.
Warning :Canon—Alternate Timeline, Typo,OOC pada karakter tertentu, gaje, aneh, abal,
.
.
.
.
Sasuke melirik ke arah jam tangannya, mendesah pelan sudah setengah jam ia menunggu gadis pink itu, sekarang memang masih jam 2 lewat, saat pulang sekolah tadi sasuke langsung berlari ke taman untuk bertemu dengan sakura.
"mungkin sakura sudah pulang dari tadi". –batin sasuke. Sasuke mengeluarkan handphonenya dan mencari kontak seseorang.
"moshi-moshi,,, nii-san jemput aku di tempat biasa". Kata sasuke lalu kembali memasukkan handphonenya ke dalam saku celananya.
Bosan itu yang kini sasuke rasakan, itachi pasti telat lagi pikirnya, dengan enggan sasuke berjalan ke arah mini market yang tidak jauh dari sana untuk membeli minuman kaleng untuk melepas rasa hausnya.
Setelah mendapat apa yang ia perlukan sasuke kembali ke taman untuk menunggu itachi, onyx milik sasuke membulat ketika rambut soft pink ada dalam jangkauan penglihatannya, sasuke berlari kecil menuju gadis yang sedang membaca buku sambil duduk di bangku taman itu. Ada yang sedikit berbeda dengan gadis itu, rambutnya tampak lebih pink dari kemarin karena sakura menggunakan seragam kemeja putih pendek serta syal berwarna pink yang melingkar di leher jenjangnya terlihat kedua tangannya yang terbalut oleh perban , sasuke memperhatikan gadis itu intens, tapi sang gadis tidak menyadari(tidak mau menyadari) kalau sasuke memperhatikannya karena sibuk dengan bukunya. Dengan inisiatifnya sendiri sasuke langsung duduk di samping sakura, sakura yang dari tadi sibuk dengan bukunya melirik sasuke dengan ekor matanya dan kembali membaca bukunya. Kesal karena seperti tidak dianggap oleh sakura, sasuke mendengus kesal, perlahan ia tarik nafas untuk menenangkan emosinya.
"kenapa tanganmu?". Tanya sasuke memecahkan keheningan
"bukan urusanmu". Jawab sakura ketus, sasuke langsung terdiam mungkin gadis ini dalam kondisi mood yang buruk.
"Sasu-Chan!". Panggil seorang laki-laki, suaranya tidak asing di telinga sasuke, itu pasti itachi, sasuke melihat itachi di seberang kolam air mancur yang ada di taman itu , tanpa di sadarinya sakura juga melihat ke arah itachi
"Gomen aku terlambat,,,". Kata itachi berjalan mendekati sasuke. "Kau tidak marahkan Sasu-Chan". Kata itachi dengan nada yang menggoda. Itachi sangat senang menggodang sasuke , dan itu membuat sasuke sedikit kesal dengan itachi, tapi telinganya menangkap suara tawa kecil dari sakura, sasuke melirik ke arah sakura, sakura berdehem pelan lalu melanjutkan membaca bukunya. Pandangan sasuke lalu teralih ke arah itachi,
"Sekarang pulang sana!". Usir sasuke
" Are? , bukankah kau yang menyuruhku menjemputmu?, Sasu-Chan?". Tanya itachi yang sedikit bingung
"Sudah pulang sana, nanti aku naik transportasi umum saja". Usir sasuke (lagi)
" Dasar Sasu-Chan memang adik yang menyusahkan". Ucap itachi melipatkan tangannya di kedua dada bidangnya
"Berhenti memanggilku sasu-Chan". Kata sasuke kesal
"Baiklah Sasu-nyan". Ejek itachi
"Hahaha….hahah… sasu-chan.. hahah… sekarang sasu-nyan… lucu sekali… hahah". Tawa sakura tumpah yang dari tadi ia tahan saat itachi memanggil sasuke dengan sebutan 'sasu-nyan' . pandang sasuke dan itachi teralih pada sakura yang tertawa lepas.
"Sa..sa..sakura-chan?, wah kau sudah besar yah, dan kau sangat mirip dengan sasori". Kata itachi mengusap rambutpink sakura.
"Kau siapa?" Tanya sakura menghentikan tawanya
"aku sahabat sasori, uchiha itachi". Kata itachi memperkenalkan diri. Sakura hanya beroh ria, sasori dulu memang punya sahabat dari keluarga uchiha, dan seingat sakura ia juga pernah melihat itachi di rumahnya yang dulu.
"ne,, sakura-chan bagaimana kabar Tsunade baa-san dan orochimaru jii-san?". Kata itachi tersenyum pada gadis itu
" Hmmm…. Mereka baik". Jawab sakura enteng
" Onee-san mu?". Tanya itachi (lagi)
"baik". Jawab sakura seadanya. "Kenapa kakak adik Ini sangat berbeda wataknya, yang satu banyak bicara, yang satu lagi minim bicara".-batin sakura
"sakura-Chan tanganmu kenapa?". Tanya itachi memegang tangan sakura. Sasuke tampak tidak suka saat itachi memegang tangan sakura
"hanya luka kecil, tidak perlu di khawatirkan". Sakura tersenyum dan menarik tangannya yang di pegang itachi. Itachi hanya ber oh ria
"mana mungkin luka kecil,tapi di balut oleh perban yang menutupi seluruh tanganmu!". Kata sasuke ketus. Dan langsung di hadiahi death-glear dari sakura, dan sasuke membalas death-glear sakura, Merasa suasana mulai memanas itachi hanya menghela nafas
" tadi kulihat di dekat sini ada kedai es krim, kalian mau kesana?, akan ku traktir". Ajak itachi, tapi sangat di sayang kan tidak ada yang mau dengan tawaran itachi. Sasuke dan sakura sama sama membuang muka dan melakukan kegiatan masing masing
" kalau kue bagaimana?". Ajaknya lagi. Sakura dan sasuke masih tidak menggubris ucapan itachi, , sini itachi seperti orang bodoh . yak orang bodoh. Mau di ulang lagi orang bodoh.
"Sakura-Chan". Teriak seseorang. Emerald Sakura langsung mencari asal suara tersebut ,
"Maaf terlambat lagi, tadi ada urusan sebentar di rumah sakit". Kata Tsunade . sakura hanya mengganguk pelan dan memasukan bukunya ke dalam tas. itachi membalikan tubuhnya untuk melihat siapa yang berbicara pada sakura
"Tsunade baa-san?, apa kabar?". Tanya Itachi
" heh?, ada itachi kau sudah besar yah, aku baik, bagaimana dengan mu?, keluargamu?". Tanya balik Tsunade mendekati itachi. Sasuke bertaruh ini akan memakan waktu yang cukup lama.
"Baik, kaa-san dan tou-san juga baik, ne Tsunade baa-san kapan pindah ke konoha?". Tanya itachi
"seminggu yang lalu". Jawab Tsunade
"ne… Tsunade baa-san, Kaa-san mengundang kalian untuk makan malam di rumah". Kata itachi, sasuke melihat kea rah itachi. "hei seharusnya aku yang berkata sepertu itu, karena kaa-san yang menyuruhku"-batin sasuke.
" Benarkah?". Tanya Tsunade
" Hm.. saat sasuke menceritakan bahwa ia bertemu denganmu Kaa-san bilang sangat rindu padamu". Kata Itachi antusias.
"Aku bertaruh ini akan memakan waktu yang cukup lama". –batin sasuke lagi. Sakura melihat kearah sasuke atau lebih tepatnya mencoba membaca fikiran sasuke
"yah mungkin sasuke benar ini akan memakan waktu yang cukup lama" –batin sakura, lalu sakura mengeluarkan buku yang ia masukan lagi, sasuke melihat buku yang di baca oleh sakura `STARS IN THE DARK SKY'.
.
.
.
Setelah Itachi dan Tsunade puas mengobrol, Tsunade pamit duluan lalu pulang dengan menggandeng tangan sakura. Saat Tsunade tidak kelihatan lagi Itachi melihat kearah sasuke
"nanti kalau kau pulang hati-hati yah". Kata itachi berjalan kearah parkiran yang ada di taman itu.
"ha?, apa maksudmu kau datang kesini bukannya mau menjemputku?". Kata sasuke jengkel
" bukankah tadi kau bilang mau naik transportasi umum ha?, sasu-chan?". Kata itachi mengejek. Sial sasuke lupa akan hal itu, tadi sasuke meyuruh itachi untuk pulang karena ingin mngobrol dengan sakura, tapi rencananya gagal saat itachi datang lalu di susul dengan Tsunade.
Itachi berjalan kearah mobil Porsche 918 Spyder hitam miliknya. Meninggalkan sasuke yang masih mematung di taman itu, sekarang itachi sedang tertawa atas kemenangan telak atas sasuke, serta reaksi adik kecilnya itu, itachi tau sasuke tidak suka keramaian, saat sasuke mengatakan bahwa ia akan naik transportasi umum, sedikit tidak percaya.
Sasuke masih berdiri terdiam di taman itu seperti orang idiot, ia tidak menyangkan bahwa itachi akan sungguh meninggalkannya,
Drrrttt,,,Drrrrrrttt,,,Drrrrrtttttt
Sasuke langsung merogoh saku celananya untuk menggambil handphonenya, saat melihat layarnya sasuke mendecih kesal
From :Itachi Nii-san
~ Kalau kau tidak cepat pulang nanti akan ketinggalan makan malam bersama keluarga Senju,,, sasu-chan~
Sasuke langsung berlari secepat mungkin untuk sampai ke tempat pemberhentian bus yang ada di taman itu.
.
.
.
"Tadaima". Kata sasuke sedikit berteriak.
"Okeari sasu-chan, kau hampir saja terlambat". Sabut itachi dan menggoda sasuke tampa ada rasa bersalah. Sasuke hanya mendecih pelan
"Urusai aniki-baka". Ketus sasuke berjalan kearah kamarnya yang terletak di lantai 2 mansion uchiha. Setelah sampai di kamarnya sasuke langsung menghempaskan tubuhnya di kasur yang empuk.
"keluarga Senju akan makan malam di sini". – batin sasuke. Sasuke masih menatap langit-langit kamarnya,da tersenyum tipi, sangat tipis hingga tidak terlihat
"hey,, sasu-chan,,, kaa-san bilang kau harus segera siap-siap sebentar lagi keluarga senju akan datang". Kata itachi
"Kalau mau masuk permisi dulu". Ketus sasuke
"kenapa kau jadi sangat ketus padaku, apa kau marah soal yang terjadi saat di taman tadi?". Tanya itachi berjalan kearah kasur sasuke dan duduk di sana
"…" .
"aku minta maaf tapi kan kau yang bilang mau naik transportasi umum". Alibi itachi
"…".
"ha,, aku harap punya adik perempuan seperti sakura-chan saja". Kata itachi berdiri dan menjauh dari sasuke. Setelah itachi keluar kamar sasuke, sasuke menatap pintu kamarnya yang di tutup pelan oleh itachi. Berdiri dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
.
.
"Kaa-san, mana Nee-san dan Tou-san?". Tanya sakura turun pelan menyusuri tiap anak tangga rumah kediaman senju
"Tou-san sedang ada di kantornya bersama nee-san mu, sayang". Kata Tsunade, sakura hanya ber oh ria lalu Tsunade merapikan pakaian yang di pakai oleh sakura, sakura menggunakan dress berwarna pink selutut dan blazer berwarna cream, helaian pinknya diikat tinggi dan sedikit miring kearah kanan, dengan pony yang mengarah ke kiri. Sedangkan Tsunade menggunakan dress berwarna hitam, dan rambut creamnya di sanggul rendah, tsunade yang saat itu tanpak elegan dan sexy
Tsunade meraih tangan mungil sakura dan berjalan santai keluar rumah dan menuju mobil maybach landaulet putih miliknya.
.
.
.
"Sasuke-kun, ayo cepat turun". Kata Mikoto yang sedikit berteriak, dengan langkah yang terpaksa sasuke bangkit dari kasurnya menju kearah cermin, dengan menggunakan kemeja berwarna dark blue, dan celana berwarna putih, sasuke memandangi pantulan tubuhnya, senyuman sedikit terlihat di wajah tampan bocah itu. Setelah puas melihat penampilannya sasuke berjalan angkuh menuju keluar kamarnya.
Sasuke melihat sekitar, semua pelayan sedang sibuk kesana kemari membawa makanan yang akan di hidangkan untuk malam ini. Sasuke berjalan mendekati ibunya yang sedang cukup sibuk menurutnya.
"Tou-san tidak ikut makan malam lagi?". Tanya sasuke yang menyadari ketidak hadiran sang ayah.
"Tou-san mu sedang sibuk ada kasus yang harus dia selesaikan". Kata Mikoto tanpa melihat kearah sasuke, sasuke hanya ber oh ria, lalu berjalan kearah meja makan dan duduk di salah satu kursi yang ada di sana
.
.
.
"Mikoto-sama, Senju-sama, dan putrinya sudah sampai". Kata seorang pelayan. Sesuke melihat kea rah ibunya yang sedang sibuk,
"Biar aku yang –"
"Aku yang akan menyambutnya". Ucapan sasuke terpotong oleh itachi yang perlahan menuruni tangga dan berjalan menuju kea rah pintu masuk mansion Uchiha, sasuke hanya menggerutu kesal melihat itachi
.
.
Acara makam malam kedua keluarga itu sangatlah elegan,mewah, dan di isi dengan canda tawa dari sang pemilik rumah serta tamunya.
"Itcahi, baa-san dengar kau akan melanjutkan sekolahmu di konoha university?". Tanya Tsunade
"iya, baa-san aku akan ambil jurusan hukum di sana". Kata itachi melihat kea rah lawan bicaranya.
"itachi bilang mau jadi seperti ayahnya". Sambung mikoto melihat kearah itachi. Itachi tersenyum tulus pada ibunya.
.
.
Acara makan malam itu berjalan dengan baik, setelah makan malam selesai, mikoto menyuruh sasuke untuk mengajak sakura berkeliling mansion itu. Setelah lama berkeliling sekarang sasuke dan sakura berada di branda lantai atas mansion itu
"kau tau sasuke, saat seperti ini sangat bagus untuk melihat bintang". Kata sakura menatap langit,
"…". Sasuke hanya diam dan berjalan kea rah sakura dan berdiri di sebelahnya. Sakura mengalihkan pandangannya menatap sasuke.
"aku ingin pergi ke gunung dan melihat bintang dari sana". Kata sakura kembali menatap langit
"pasti sangat keren". Lanjut sakura memelankan suaranya
"Hm… pasti keren". Kata sasuke membenarkan ucapan sakura. Sakura tersenyum simpul menatap sasuke
"sakura? Kau mau jadi temanku?". Tanya sasuke pelan menundukan kepala nya. Senyum simpul sakura berbah menjadi senyum sumringah(?).
"tentu kenapa tidak?". Kata sakura yang belum mau melepaskan senyumnya itu.
Sasuke dan sakura menatap langit yang indah di malam itu. Bahkan langit tau saat itu sasuke sedang sangat senang mendapat teman pertamanya, yang akan menjadi sahabatnya. Perasaan hangat dan perasaan aman yang di dapatkan sasuke saat bersama sakura .
.
.
"Sakura-chan Tsunade baa-san mencarimu". suara baritone terdengar di balik pintu yang ada di beranda itu. Sakura langsung mengalihkan pandangannya kea rah suara itu dan melihat itachi yang sedang menyenderkan tubuh atletisnya di pintu berwarna putih itu.
"Baiklah Jaa Sasuke-kun". Kata sakura melambai pada sasuke dan berlari kecil menuju kedalam mansion itu. Sasuke menatap itachi dengan tatapan seolah berkata 'kenapa kau selalu mengacaukan saat aku sedang senang'. Melihat sasuke menatapnya seperti itu itachi hanya mengeluarkan cengirannya
"hey apa salahku?" Tanya itachi, sasuke hanya diam dan berjalan tenang melewati itachi. Itachi menghela nafas dan mengekori sasuke.
.
.
Seorang anak yang sedang tiduran di kasur king size yang ada di kamarnya dengan malas malasan yak dia adalah uchiha sasuke,Sasuke masih belum bisa menghilangkan senyumnya di wajah tamvannya -_-(Tampan)nya. Padahal keluarga senju telah meninggalkan kediamannya bebrapa jam yang lalu, entah kenapa saat sakura mau jadi temannya perasaan sasuke sangat senang.
"hei sasu-Chan,, jika senyummu itu masih bertengger di sana terus, aku yakin kau akan mendapat banyak fans". Kata itachi menyenderkan badannya di pintu masuk kamar sasuke.
"hn… terserah". Kata sasuke membalikkan tubuhnya agar tidak terlihat oleh itachi. Itachi mamatikan lampu kamar sasuke dan perlahan menutup pintu kamar adiknya itu.
Itachi sangat sayang pada sasuke, itachi juga sering menggantikan peran seorang ayah untuk sasuke, karena ayahnya Uchiha Fugaku jarang pulang kerumah (Bang Toyib dong….) karena banyak tugas yang harus di selesaikan di kepolisian, jadi sasuke jarang mendapatkan kasih sayang dari sang ayah.
Yosh,,, udah update nih,, maaf kalau kurang memuaskan, kritik dan sarannya sangat di butuhkan
Terimakasih ^-^
