Stars in the dark sky chapter 4
.
.
Standard Disclaimer Applied
.
.
Friendship/Romance
.
Warning : Typo,OOC pada karakter tertentu, gaje, aneh, abal,
.
.
.
.
Bahkan langit tau saat ini semua berduka, itu sebabnya langit menyalurkan kesedihannya dengan menurunkan gerimis di tengah acara pemakaman anggota keluarga senju
"are, hujan di saat seperti ini, untung aku bawa payung". Kata itachi, mengangkat payung itu, yang membuat sasuke dan itachi tidak terkena air hujan , hitam semua yang ada di sana menggunakan pakaian berwarna hitam, sasuke mengalihkan pandangannya ke arah kedua orang tuanya,serta seorang wanita berambut pirang yang sedang menangis di sana. Tampak mikoto sedang memberikan kekuatan pada Tsunade, ia sangat mengerti akan keadaan yang di alami Tsunade. Sebagai seorang ibu Mikoto yakin akan sangat menyakitkan karena kedua putrinya meninggalkannya, bahkan suaminya pun ikut pergi meninggalkannya.
Flashback
BRAKKKKK
Pintu kamar sasuke terbuka paksa pandangannya teralih kearah pintu melihat itachi dengan tatapaan yang sulit di artikan, jujur saja perasaan sasuke tidak enak, itachi berjalan kearah sasuke dengan ngosngosan mungkin karena itachi berlari menuju kemari, itachi langsung memeluk sasuke erat,
"Ada apa nii-san?". Tanya sasuke tanpa membalas pelukan itachi
"Sakura,,, sasuke, sa…sa..sakura -". kata itachi menggantung kalimatnya
Seketika tubuh sasuke bergetar, ia tidak siap mendengar berita apa pun, bahkan dari nada suaranya tidak mungkin itachi akan meberitahunya kabar baik, belum lagi itachi mengucapkan nama sakura, tidak ia tidak siap.
"Pesawat yang di naiki oleh orochimaru jii-san, dan kedua putrinya jatuh di hutan perbatasan konoha dan otogakure". Kata itachi pelan, namu dapat terdengar jelas oleh sasuke. sasuke langsung melepaskan paksa pelukan itachi darinya.
"ti…tidak mungkin!". Bentak sasuke, tubuh sasuke terduduk lemas, ia sangat berharap ini hanya salah satu lelucon bodoh itachi.
"pesawat itu jatuh 3 hari yang lalu, karena hutan perbatasan konoha dan otogakure sangat sulit di masuki, di tambah lagi banyaknya hewan buas, tim penyelamat baru tiba kemarin dan hanya menemukan jasad orochimaru jii-san, serta 20 lainnya, sedangkan kedua putri senju dan sekitar 5 orang lainnya tidak di temukan, dugaannya adalah mereka telah jadi mangsa hewan buas yang ada di sana-". Kata itachi menjelaskan, sasuke tidak mendengar lagi apa yang di katakan oleh itachi yang ia tau adalah, kemungkinan besar sakura sudah tewas dan jadi santapan hewan buas.
Flashback end
Sasuke melangkahkan kakinya menuju kamar sakura di lantai dua, perlahan di putarnya knop pintu itu dan melangkah kan kakinya untuk masuk ke kamar yang serba pink itu, sasuke menghirup pelan aroma kamar sakura, lalu terkekeh pelan, saat pertama kali masuk ia tidak menyadari ada aroma cerry yang ada di kamar ini.
"dasar sakura no baka, kau bilang saat musim panas kau mau pergi ke pantai bersamaku". Kata sasuke tersenyum pahit, tanpa di sadari nya onyx sekelam malam itu mengeluarkan cairan yang di tahan oleh sasuke.
"sasuke". Panggil seseorang dari pintu masuk kamar itu. Sasuke menghapus pelan air matanya dan mengalihkan pandangannya ke pintu masuk.
"Tsu…tsunade baa-san?, maaf aku masuk tanpa izin". Kata sasuke berjalan ke arah pintu keluar
"kau juga merindukannya?". Kata Tsunade, dan langkah kaki sasuke terhenti, ia mengangguk pelan. Sasuke tidak mempungkiri bahwa ia merindukan sakura. Tsunade melangkah masuk ke kamar sakura dan berjalan ke arah branda kamar itu, sasuke mebalikan tubuhnya mengekori Tsunade.
"sakura itu anak yang menyusahkan, menyebalkan, merepotkan, dan super cerewet". Kata tsunade terkekeh lalu meletakan kedua tangannya dipagar branda kamar itu, sedangkan sasuke berdiri di sebelah Tsunade, dan hanya tertunduk
"tapi aku bersyukur punya anak seperti dia,". Tsunade tersenyum melihat ke arah langit. Sasuke melihat ke arah Tsunade. 'Aku dan Onee-san akan baik-baik saja kaa-san, percaya padaku'. Kata kata sakura terngiang di kepala Tsunade.
"Oh iya sasuke, aku ingin kau memiliki sesuatu". Kata Tsunade berjalan ke arah meja belajar sakura.
.
.
.
Sasuke masih meperhatikan dan membolak balik buku bersampul pink yang di beri oleh Tsunade padanya, sudah sekitar 2 jam setelah ia pulang dari rumah kediaman senju, sasuke belum membuka buku itu, ia juga belum mau membaca buku itu.
Flashback
"ini buku harian sakura, kumohon kau simpan buku ini". Kata Tsunade memberikan buku bersampul pink itu, sasuke menerima buku itu tanpa niatan sekali pun untuk membukanya
"sakura juga selalu bercerita tentang mu padaku, bahkan pada onee-san nya. Dan kalau sakura mulai bercerita tentang mu ia akan sangat bersemangat". Kata Tsunade tertawa pelan.
Flashback end
Dengan sekali helaan nafas sasuke membuka lembar pertama pada buku harian milik sakura
20 april tahun 20XX
'Hari ini aku dan keluargaku akan pindah ke konoha, aku dan onee-san sibuk memasukkan barang barang yang ada di kamar kami kedalam kardus. Sangat menyenangkan'.
Sasuke sedikit tersenyum melihat isi buku itu, tulisan sakura sangat rapi
21 april 20XX
'kami telah sampai di rumah baru kami, aku dan onee-san berebut kamar, dia bilang ingin kamar di lantai dua , tapi untung saja di lantai dua ada tiga kamar, oh yah besok aku akan mengikuti tes untuk masuk ke sekolah internasional di konoha, onee-san juga membantuku untuk belajar,,, yosh,,,'
Sasuke mebalik lembar selanjutnya
22 april 20XX
'yey, aku di terima di sekolah itu besok aku akan mulai bersekolah sebagai hadiah ayah megajakku dan onee-san pergi ke tempat kerjanya, ayah menyuntikan sesuatu ke leherku, dan itu sangat meyakitkan, tapi kata ayah aku harus kuat '
25 april 20XX
'Saat pulang sekolah tadi aku melihat seorang anak laki-laki berambut pantat ayam, tampaknya di tidak punya teman, kapan kapan aku akan berkenalan dengannya'
Sasuke mengerut kan keningnya
28 april 20XX
'hari ini aku dan onee-san pergi ke lab ayah lagi, aku di suruh masuk ke ruang operasi, dan aku tidak tau apa yang di lakukan orang lab padaku, tapi sekarang seluruh tubuhku sangat sakit, saat aku sadar entah kenapa aku bisa membaca fikiran seseorang'.
30 april 20xx
' hari ini aku kenalan dengan pantat ayam akhirnya aku tau nama sipantat ayam itu, namanya uchiha sasuke, nampaknya kaa-san kenal padanya, oh iyh sasori nii juga pernah berteman dengan uchiha, malamnya aku di ajak ayah ke ruang kerjanya, dan lagi ayah membedah tanganku dan memasukkan sesuatu ke tubuh ku dan…'
Kening sasuke mengkerut, ia yakin halaman yang satu ini belum selesai, sasuke langsung membuka halaman selanjutnya
1 mei 20XX
'yey hari ini kaa-san dan aku makan malam di mansion keluarga uchiha, sasuke mengajak ku berkeliling, dan dia menanyakan apakah aku mau berteman dengannya, tentu saja aku mau sasuke-kun, sayang tou-san dan nee-san tidak bisa ikut semoga nee-san baik-baik saja'
Senyum simpul bertengger di wajah tampan milik sasuke
12 mei 20XX
'minggu lalu sasuke pindah ke sekolah ku, dia juga selalu bersamaku, besok aku akan ketoko buku bersamanya.. horeeee..entah kenapa aku sangat suka bersamanya'
Sasuke menutup pelan buku harian sakura, itu halaman terakhir yang di tulis oleh sakura , bulir air mata sasuke jatuh tanpa di sadari sang pemilik, sasuke merindukan sakura bahkan sangat merindukan sakura. Tapi sasuke harus mencoba untuk memulai menjalankan kembali hidupnya tanpa sakura.
Hallo minna ,,, ketemu lagi sama author yang gaje ini,,, maaf kalau kurang memuaskan. chapter 4 memang saya buat pendek,,,makasih juga untuk yang mau baca kritik dan sarannya sangat di perlukan
Terimakasih ^-^
