MY PAST MAKE ME LIKE THIS

Cast : -Byun Baekhyun

-Park Chanyeol

-Do kyungsoo

-Kim jongin

-Oh Sehun

-Wu Kris

and other cast

This is genderswitch

don't like don't read!

Genre: family, Romance, Hurt/comfort

Rte: T+

TYPO EVERYWHERE!

tanpa berbasa-basi lagi, langsung aja yaaaa.

chapter lima

setelah kejadian di atap itu, baekhyun dan chanyeol terlihat lebih akrab daripada biasanya. baekhyun terlihat lebih sering menghabiskan waktu dengan chanyeol, ini adalah salah satu kesempatan emas bagi chanyeol yang memang sudah menyukai baekhyun sejak lama.

seperti saat ini, chanyeol dan baekhyun sedang menghabiskan waktu di perpustakaan kampus mereka. chanyeol tengah sibuk melihat wajah baekhyun yang tengah nampak serius berkutat dengan buku-bukunya .

"chanyeol-ah, soal yang ini-" baekhyun mendongakkan wajahnya untuk melihat wajah chanyeol, tetapi baekhyun terkejut saat melihat chanyeol tengah memandanginya di tengah-tengah acara belajar mereka

chanyeol yang sadar bahwa baekhyun sudah memergokinya, segera mengalihkan pandangannya ke arah lain sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal- pertanda ia tengah gugup ,lalu setelah berhasil mengontrol dirinya, chanyeol beralih menatap baekhyun

"n-ne baek, a-apa yang ingin kau tanyakan?" chanyeol merutuk dalam hatinya "memalukan ,kau memalukan park chanyeol, kau bahkan terlihat sangat gugup. aigoo"

" ku rasa kau sedang tidak dalam mood untuk belajar bersama, ada yang sedang mengganggu pikiranmu?" baekhyun menutup buku yang tengah dibacanya dan beralih memandang namja yang akhir-akhir ini sering menghabiskan waktu dengannya ini

"ya , kau mengganggu pikiranku selama ini baek"batin chanyeol

"chan.. kau melamun eoh? "baekhyun melambaikan tangannya di depan wajah chanyeol yang hanya menatap lurus padanya

"a-aah ,n-ne? waeyo baek?" chanyeol tersenyum kikuk

"bagaimana kalau kita pergi ke taman bermain? kita sudah menghabiskan waktu disini selama 2 hari berturut-turut, otte?"

baekhyun tersenyum manis pada chanyeol "ku lihat kau terlihat bosan. taman bermain terlihat cukup menyenangkan untuk menghilangkan rasa bosan, kita ke taman bermain ,ya ? ya?" baekhyun tidak sadar sudah mengeluarkan rajukan manja nya pada namja didepannya ini lengkap dengan aksi puppy eyes nya yang tidak akan bisa ditolak oleh chanyeol.

"ck! jangan menjadikan kebosananku alasan baek, ku rasa kau yang sedang ingin menghabiskan waktu di taman bermain, dan kau menjadikanku sebagai alasan hm?" chanyeol memicingkan matanya pada baekhyun

"aigoo, jangan berprasangka seperti itu chanyeol-ah. aku sedang berbaik hati untuk menemanimu ke taman bermain, kalau kau tidak mau, tidak masalah. aku akan kesana sendiri" baekhyun terlihat merajuk ,dan bagi chanyeol saat baekhyun sedang dalam mode merajuknya baekhyun jadi terlihat semakin menggemaskan

chanyeol terkekeh kecil "aku hanya sedang menggodamu baekhyun-ah, dan hentikan wajah merajukmu itu, kau terlihat jelek" chanyeol tertawa pelan saat baekhyun mempoutkan bibirnya "baiklah, taman bermain terdengar akan sangat menyenangkan, hentikan wajah merajukmu itu, byun baekhyun "chanyeol mengusak rambut baekhyun gemas

"kau menyebalkan, berhenti membuatku terlihat semakin jelek dengan rambut seperti ini. "baekhyun memperbaiki rambutnya dengan wajah menekuk

"kau akan tetap cantik bagaimana pun tatanan rambutmu" chanyeol tersenyum kecil, dilihatnya baekhyun membelalakkan matanya

"kau mencoba menggodaku eoh? park chanyeol-ssi? ck!" baekhyun memcingkan mata sipitnya pada chanyeol yang tengah terkekeh kecil

"berhenti membahas hal yang tidak penting,bukankah kau ingin cepat menghabiskan waktu di taman bermain ,hm?" chanyeol mengalihkan pembicaraan mereka dan bangkit dari kursi yang diduduki nya, chanyeol memasukkan buku-buku baekhyun dan tersenyum kecil saat dilihatnya baekhyun tetap memicingkan matanya

"wae? bukankah kau yang ingin menghabiskan waktu di taman bermain? atau kau ingin membatalkannya?" tanya chanyeol

"kau menyebalkan, ck! cepatlah, sebelum aku berpikir untuk pergi sendiri" baekhyun berdiri dari tempat duduknya dan mengambil tas nya yang diulurkan chanyeol, dengan wajah yang tertekuk pergi meninggalkan chanyeol yang masih mengulum senyumnya.

"yak! byun baekhyun! tunggu aku, yak!" chanyeol mengejar baekhyun yang sudah menyusuri koridor kampus mereka

tanpa chanyeol sadari, baekhyun sudah mengulum senyumnya sejak ia keluar meninggalkan chanyeol. baekhyun hanya sedang balas mengerjai chanyeol dan baekhyun rasa itu berhasil.

"kau berniat meninggalkanku eoh?" baekhyun menoleh ke arah kanan saat telinganya menangkap suara bass chanyeol

"ya, karena kau menyebalkan. cepatlah, sebelum aku berubah pikiran" balas baekhyun

"aigoo. nona byun ini tengah merajuk, hm? jja, kita akan bersenang-senang hari ini" chanyeol mengalungkan tangannya pada pundak sempit baekhyun dan membawa baekhyun menuju mobilnya yang terparkir rapi di parkiran kampus

baekhyun yang merasa pundaknya dirangkul dengan tangan chanyeol hanya bisa terkekeh kecil.

mata baekhyun terlihat berbinar saat mereka memasuki wahana taman bermain.

"kau senang, hm?" tanya chanyeol

"ne, joha!, gomawo chanyeol-ah"baekhyun tersenyum lebar dan terkekeh kecil.

"jja, kita akan bersenang-senang hari ini. kau bebas memilih permainan yang akan kita naiki "chanyeol makin tersenyum lebar saat baekhyun memandangnya dengan binar mata seperti seorang gadis kecil berumur 5 tahun yang pertama kali menginjakkan kakinya di taman bermain

"jeongmal?, hm baiklah, bagaimana kalau kita mulai dengan permainan itu? ku rasa itu akan menyenangkan, otte?" baekhyun mendongakkan kepalanya pada chanyeol

"bukankah sudah ku katakan tadi, kau yang akan memilih permainan yang akan kita mainkan. " baekhyun terkekeh kecil dan menganggukkan kepalanya saat mendengar jawaban chanyeol.

entah karena terlalu gembira, baekhyun menggandeng tangan kiri chanyeol dengan wajah yang sumringah sambil bercerita bahwa ia sudah lama ingim menaiki wahana yang kini sudah ada dihadapan mereka.

chanyeol yang awalnya terkejut karena baekhyun dengan tiba-tiba menggandeng tangannya hanya bisa mengusakkan tangannya pada rambut baekhyun dan tersenyum lembut melihat wajah yeoja yang dicintainya ini bisa tersenyum lebar hanya karena ia mengajak baekhyun untuk menghabiskan waktu mereka di taman bermain.

setelah puas menaiki beberapa wahana, baekhyun dan chanyeol memutuskan untuk beristirahat dibangku yang ada di wahana bermain yang mereka datangi ini, senyum puas masih tercetak di wajah baekhyun. chanyeol berdiri dan pergi meninggalkan baekhyun, baekhyun yang melihat chanyeol hanya mengedikkan bahunya "mungkin chanyeol pergi ke toilet" pikirnya.

saat baekhyun tengah sibuk memandang ke sekelilingnya, baekhyun dikejutkan dengan benda dingin yang menempel di pipinya dan beralih memandang ke arah sampingnya, saat menoleh ke arah sampingnya baekhyun melihat chanyeol tersenyum lebar dengan dua botol minuman di tangannya.

"apakah aku mengejutkanmu?" chanyeol memberikan salah satu botol yang dipegangnya pada baekhyun

"sejujurnya 'ya', keundae, gomawo chanyeol-ah" baekhyun tersenyum lebar, rasanya pipi baekhyun terasa pegal karena hari ini terlalu banyak tertawa dan tersenyum bersama namja di sampingnya ini.

"aku yang seharusnya berterima kasih, akhirnya aku bisa menghabiskan waktu berdua dengan diva kampus ini ,hm?" baekhyun tersedak minumannya saat mendengar kalimat yang chanyeol lontarkan, chanyeol yang melihat baekhyun tersedak, refleks mengusap kecil punggung baekhyun dan memandang baekhyun dengan tatapan khawatir

"gwaenchana?" chanyeol masih mengelus lembut punggung baekhyun

"jangan menggodaku saat aku sedang minum seperti tadi, kau bisa membunuhku ,kau tahu?" baekhyun mendelik kesal pada namja di sampingnya ini, chanyeol hanya tertawa menanggapi gerutuan baekhyun.

"arraseo ,nona byun, mianhae ne?" chanyeol beralih mengelus lembut rambut yeoja yang ada di sampingnya ini

"apakah masih ada wahana yang ingin kau naiki, hm?" baekhyun menoleh pada chanyeol dan menanggukkan kepalanya imut

"keundae, apakah kau tidak lelah menemaniku bermain eoh?" baekhyun merasa tidak enak hati pada namja di sampingnya ini, bahkan chanyeol tidak mengeluarkan protes apapun saat baekhyun menarik tangannya dari satu wahana ke wahana lainnya.

"ani, bukankah aku sudah berjanji untuk menemanimu bermain sepuasnya hari ini? jadi, pilihlah wahana yang akan kita naiki selanjutnya"

"kali ini aku ingin kau yang memilih permainan apa yang akan kita naiki" chanyeol menoleh pada baekhyun dan memasang wajah berpikirnya

"baiklah, hmm. ku rasa kita bisa menaiki bianglala, kita bisa melihat pemandangan matahari terbenam dari atas sana, otte?" baekhyun menganggukan kepalanya dan tersenyum melihatkan eyes smilenya

"call! ayo kita mengantri disana chanyeol-ah" baekhyun menarik tangan chanyeol untuk berdiri dari tempat duduk mereka. chanyeol beralih menggenggam tangan mungil baekhyun, dan membawa baekhyun untuk mengantri bersama pengunjung lainnya. baekhyun merasa nyaman saat tangan besar chanyeol menggenggam tangan mungilnya, perasaan hangat menjalari keduanya saat ini.

baekhyun melihat pemandangan taman bermain dari atas dan tersenyum setelahnya, baekhyun beralih menatap chanyeol saat namja itu bertanya padanya

"apakah hari ini menyenangkan? kau menyukainya?" chanyeol bertanya sambil ikut melihat pemandangan yang tengah baekhyun lihat

"johayo chanyeol-ah ,gomawo ne. menyenangkan bisa menghabiskan waktu disini, sudah lama sekali sejak terakhir kali aku mengunjungi taman bermain ini" chanyeol yang merasa baekhyun memandangnya beralih menatap baekhyun "kita bisa kesini kapan pun kau mau, kita bisa pergi berdua dan menghabiskan waktu untuk menaiki wahana yang kau sukai" baekhyun menatap lembut chanyeol, entahlah... baekhyun merasa namja didepannya ini memiliki perasaan yang lebih dari sekedar teman padanya, ini bukan kali pertama baekhyun diperlakukan manis seperti ini oleh seorang namja, banyak namja lain yang berusaha mendapatkan hati baekhyun dengan melakukan banyak cara, dan acara kencan seperti ini salah satu nya, dan baekhyun tahu apa yang namja seperti chanyeol harapkan darinya , sebuah hubungan. baekhyun cukup nyaman saat menghabiskan waktunya dengan chanyeol, namja ini bukan lagi namja dingin yang hanya berkutat dengan buku-bukunya, namja ini menjadi pribadi lain saat ia sedang bersama baekhyun, baekhyun bisa merasakan betapa lembutnya saat chanyeol memandangnya dan betapa lembutnya sikap chanyeol saat mereka sedang berdua seperti sekarang. tapi bukankah rasa nyaman tidak akan cukup kuat untuk memulai suatu hubungan?, baekhyun tersadar dari lamunannya saat chanyeol melambaikan tangannya di depan wajah baekhyun

"baek? kau kenapa? apakah aku melakukan kesalahan?" baekhyun menggeleng dan tersenyun sambil bergumam "gwaenchana, chanyeol-ah".

setelah menggumamkan kalimat itu, baik chanyeol maupun baekhyun hanya terdiam dan kembali menikmati pemandangan dari atas bianglala yang mereka naiki, sampai akhirnya baekhyun membuka suaranya

"kau tahu? ini kali pertama aku pergi kesini dengan seorang namja" chanyeol menolehkan kepalanya dan memasang raut bingung

"lalu kau biasa kemari dengan siapa? dengan kyungsoo?" baekhyun menganggukkan kepalanya dan terkekeh kecil saat nama sahabatnya disebut

"ne, aku hanya kemari dengan kyungsoo dan jongin kekasihnya, aku tidak pernah kencan di taman bermain sebelumnya, ternyata ini cukup menyenangkan" chanyeol tersentak saat baekhyun menyebut kata 'kencan', chanyeol kira hanya ia yang menganggap ini sebuah kencan, ternyata baekhyun mempunyai pikiran yang sama dengannya, chanyeol tersenyum tanpa sadar dan bertanya "ku rasa taman bermain cukup menyenangkan untuk memulai kencan pertama, aku terlalu bosan bila hanya menghabiskan waktu dengan pergi ke bisokop atau tempat lainnya. aku suka melihat sisi kekanak-kanakan dari yeoja yang aku sukai, itu terlihat menggemaskan di mataku" baekhyun tertawa pelan tanpa sadar

"kau menyukai yeoja yang kekanakan ,eoh?" chanyeol nampak berpikir

"ku pikir itu akan terlihat menggemaskan, tapi tetap saja aku menyukai yeoja yang mandiri dan kuat untuk dirinya sendiri, aku hanya ingin yeoja yang ku sukai itu memperlihatkan sisi manja dan kekanakan nya padaku, itu membuatku merasa ingin melindunginya." chanyeol tersenyum saat mengucapkannya.

" wah, ku rasa kau menyukaiku chanyeol-ah, bukankah aku yeoja yang kuat sekaligus manja" baekhyun mengedipkan matanya berusaha menggoda namja yang tengah memandangnya ini. chanyeol terkejut saat mendengar kalimat yang baekhyun ucapkan, tapi chanyeol hanya mengangguk dan menatap serius baekhyun yang masih memandangnya dengan wajah menahan tawa

" majayo, aku menyukaimu byun baekhyun" baekhyun yang mendengar keseriusan di wajah dan nada bicara chanyeol merubah ekspresi wajahnya.

"aku hanya sedang menggodamu chanyeol, jangan terlalu dipikirkan" baekhyun terkekeh setelahnya

chanyeol menggelengkan kepalanya pelan "aku sedang tidak berniat untuk bercanda baek, aku benar-benar menyukaimu, tidak kah tu terlihat dengan jelas?" chanyeol menatap baekhyun serius.

"aku tidak akan memaksamu untuk bisa menjalin hubungan yang serius dalam waktu dekat ini, ku rasa kita perlu mengenal lebih baik satu sama lain sebelum kita bisa menjalin sebuah hubungan" baekhyun mendongak menatap chanyeol yang tengah tersenyum memandangnya

"aku tidak akan menyerah hanya dengan kalimat penolakan yang akan kau katakan nanti, aku tidak akan menjauh bahkan jika kau yang memintanya, aku bukan tipe namja yang akan dengan mudahnya melepas apa yang aku sukai. jadi, byun baekhyun, bisakah aku mengenalmu lebih dari ini? bisakah?"

baekhyun tersentuh saat mendengar kalimat yang chanyeol ucapkan, belum ada namja yang mengungkapkan perasaan nya seperti chanyeol saat ini. chanyeol bahkan tidak memaksakan perasaannya pada baekhyun, tapi saat baekhyun ingin menjawabnya baekhyun teringat dengan peristiwa itu, baekhyun takut saat nanti jika ia akhirnya benar-benar mencintai namja ini. baekhyun bukan seseorang yang akan melepaskan apa yang dicintainya dengan mudah, dan satu-satunya yang baekhyun takutkan adalah chanyeol yang akan meninggalkannya pergi.

chanyeol mengerti apa yang sedang dipikirkan yeoja didepannya ini, dengan sabar chanyeol menggenggam tangan mungil baekhyun dan mengusap permukaannya pelan sambil menatap lembut baekhyun "aku tidak akan meninggalkanmu seperti apa yang kau takutkan didalam pikiranmu itu, baekki-ya. aku akan membuktikan ucapanku, maka dari itu bisakah kau memberiku kesempatan? kita tidak akan terikat sampai akhirnya kau siap memulai hubungan denganku." baekhyun memandang tangannya yang sedang di genggam chanyeol dan beralih menatap wajah chanyeol yang masih setia tersenyum dengan lembut padanya

"kau tahu? aku tidak bisa menjanjikan hal indah di masa depan nanti untukmu. aku bahkan bisa meninggalkanmu kapan saja saat aku ingin, aku bukan yeoja yang pantas untuk namja baik sepertimu chanyeol-ah" chanyeol menggelengkan kepalanya dan menggenggam tangan baekhyun lebih erat

"aku tidak akan membiarkanmu pergi meninggalkanku seperti saat kau meninggalkan namja lain yang pernah dekat denganmu dulu. aku tidak bisa menjanjikan yang akan kita jalani ini akan selalu terasa menyenangkan, aku hanya bisa berjanji kalau aku akan selalu berusaha dan berjuang untukmu baek. aku menyukaimu dan aku akan selalu memperjuangkanmu dan melindungimu"

baekhyun menatap chanyeol dan balas menggenggam tangan chanyeol, sebelum baekhyun sempat mengeluarkan suaranya chanyeol memotong ucapan baekhyun

"kau tahu satu hal yang selalu ingin aku lakukan saat bersamamu?" baekhyun mengatupkan bibirnya dan menggeleng pelan

"aku ingin memelukmu setiap kali kau menangis, aku ingin menghapus air mata yang keluar dari mata indahmu ini"baekhyun menutup matanya saat chanyeol mengusap kelopak matanya lembut sambil tersenyum, chanyeol melanjutkan kalimatnya

"aku ingin menjadi satu-satunya tempatmu pulang saat kau lelah dengan kehidupan yang kau jalani, aku ingin jadi satu-satunya orang yang menjadi tempatmu bersandar saat kau lelah dan butuh istirahat, aku ingin kau menganggaku sebagai rumah, rumah yang nyaman untukmu pulang saat dunia terasa kejam, kau bisa pulang dan menyandarkan separuh bebanmu padaku dan kita akan mengahadapinya berdua, kau dan aku" chanyeol menatap baekhyun yang menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca ,saat baekhyun berkedip air mata baekhyun mengalir dari matanya ,chanyeol yang melihatnya sontak menghapus air mata yang mengalir di pipi mulus baekhyun-nya ini

"wae? apakah aku mengatakan hal yang membuatmu sedih? mianhae" chanyeol menatap baekhyun penuh penyesalan, baekhyun menggeleng kuat

"lalu apa yang membuatmu menangis,hm?" chanyeol masih setia mengusap pipi mulus baekhyun

"aku hanya...aku terharu, kata-katamu tadi... bisakah aku mempercayainya?" tanya baekhyun

chanyeol kembali mengenggam kedua tangan baekhyun dan tersenyum " tentu saja, kau bisa memegang kata-kata ku. jadi...apakah kau menjawab 'ya' dengan tawaranku tadi? kita hanya akan saling mengenal satu sama lain tanpa harus terikat, sampai kau yang memintanya. aku akan menunggu sampai kau siap "

baekhyun mengangguk pelan "aku ingin mencobanya...aku ingin mencobanya dengamu chanyeol-ah"

chanyeol tersenyum lega dan menarik tubuh mungil baekhyun kedalam pelukannya "apapun yang terjadi setelah ini, bagi semua apapun yang kau rasakan padaku, rasa kecewa,sakit, dan semua yang menganggumu, bagi itu bersamaku. kau punya 'rumah'mu sekarang. gomawo baekhyun-ah, gomawo" chanyeol mengecup puncak kepala baekhyun pelan, baekhyun tersenyum dalam pelukannya dan balas memeluknya erat.

To Be Continue

hailooo readers, kali ini aku update di tengah-tengah mlm karena tadi sore emg lagi sibuk kerja huhuhu, inipun ngetiknya di sela-sela kerja. di chap ini aku bikin moment chanbaeknya lebih keliatan, tp aku agak ragu dengan feelnya tp aku berharap ini bisa memuaskan para readers. dan sekali lagi terima kasih untuk pembaca dan pe-review(?),yg udh favorite dan yang udh follow, sekali lagi terima kasih udh mengapresiasi dgn baik hehehe. review selalu dibuthkan supaya chapter yang akan datang bisa lebih baik lagi :), rnr pleaee. see you on the next chapter.