MY PAST MAKE ME LIKE THIS
Cast : -Byun Baekhyun
-Park Chanyeol
-Do kyungsoo
-Kim jongin
-Oh Sehun
-Wu Kris
and other cast
This is genderswitch
don't like don't read!
Genre: family, Romance, Hurt/comfort
Rte: T+
TYPO EVERYWHERE!
chapter 6
entah apa yang ada di benak baekhyun saat menerima tawaran yang chanyeol ajukan, yang baekhyun tahu ia hanya merasa bahwa namja yang sedang memeluknya ini benar-benar menyimpan perasaan yang tulus padanya, bukan hanya sekedar ingin bermain-main, tapi ia tahu bahwa namja ini serius dan akan membuktikan semua yang ia ucapkan pada baekhyun.
senyum chanyeol masih terlihat mengembang bahkan setelah mereka memutuskan untuk pulang menuju apartemen baekhyun. chanyeol memaksa untuk mengantarkan baekhyun dengan alasan 'aku ingin lebih banyak menghabiskan waktu denganmu, jadi biarkan aku mengantarmu, ne? aku tidak menerima penolakan! bukankah ini menyenangkan? kita bisa mengobrol dan mengakrabkan diri satu sama lain'.
mendengar jawaban chanyeol yang baekhyun lakukan hanya mendengus pelan lalu terkekeh kecil dan menganggukkan kepalanya, bukankah tadi ia sudah setuju dengan tawaran chanyeol, dan ide untuk pulang bersama bukanlah ide buruk.
dan disinilah mereka, di dalam mobil mewah berwarna hitam milik chanyeol. chanyeol melirik ke arah kanan nya,di lihatnya wajah lelah baekhyun yang tengah menyandarkan punggungnya pada jok mobil chanyeol dengan pandangan yang mentap lurus ke arah jalan raya. chanyeol yang gemas dengan tingkah diam baekhyun lalu memberanikan diri untuk mengusap kepala baekhyun lembut. baekhyun yang merasakan pergerkan namja disampingnya ini sontak menoleh dengan tatapan bertanya
"kau lelah ,hm?" chanyeol melirik baekhyun yang tengah menatapnya
"ani, waeyo?" baekhyun tersenyum kecil dan memegang tangan chanyeol yang masih mengusap kecil rambutnya lalu membawanya kepangkuannya sambil kembali menggenggam erat tangan namja bermarga park itu dengan kedua tangan mungilnya .
"jangan merusak tatanan rambutku chanyeol-ah" baekhyun mengerucutkan bibirnya, chanyeol yang meliriknya sekilas-karena masih harus fokus menyetir- hanya terkekeh kecil melihat ekspresi menggemaskan yang di perlihatkan baekhyun.
"tidurlah, kau terlihat lelah. lagipula kita masih punya waktu 30 menit sebelum sampai ke apartemenmu, aku akan membangunkanmu saat kita sampai" chanyeol terlihat masih fokus dengan jalanan didepannya tanpa melihat bahwa baekhyun tengah menatapnya dengan senyum teduhnya sambil menggelengkan kepalanya
"bukankah kau bilang ingin mengantarku karena ingin lebih mengenalku? jadi kenapa kau menyuruhku untuk tidur?" gerutu baekhyun sambil melepaskan tangan chanyeol yang sedari tadi di genggamnya, chanyeol yang mendengar gerutuan baekhyun hanya membalasnya dengan kekehan kecil
"aku tahu kau lelah, jadi istirahatlah. bukankah kita masih punya banyak waktu untuk bercerita satu sama lain,hm? dan yak! kenapa kau melepas genggaman tanganmu,eoh?" protes chanyeol
"ck! tutup mulutmu dan menyetirlah dengan benar, kita masih punya banyak waktu untuk sekedar saling berpegangan tangan" sisi sarkastik baekhyun muncul dan bagi chanyeol itu lucu dan menggemaskan.
"kau merajuk, hm? aigooo.. kau menggemaskan jika sedang merajuk seperti ini baek" chanyeol menampilkan senyum lebarnya dan dibalas baekhyun dengan memutar kedua mata sipitnya
belum sempat baekhyun membalas gombalan aneh chanyeol, baekhyun merasa smartphone miliknya bergetar didalam tas nya, di ambilnya smartphone nya yang terus bergetar dan dilihatnya nama penelpon dan terlihat nama "kyungsoo-ya" dengan segera baekhyun menggeser ikon hijau, chanyeol yang melihat baekhyun hanya bertanya "nugu?" dan di jawab baekhyun cepat "kyungsoo" lalu chanyeol menganggukan kepalanya kecil dan kembali fokus ke jalanan di depannya.
"yak! byun baek kau bicara dengan siapa?"
"jangan berteriak di telingaku kyung! ish"
"lalu kau pikir yang kau lakukan tadi itu bukan berteriak padaku? ish lupakan. kau dimana sekarang? aku dan jongin sudah lama menunggumu di apartemenmu, kau dimana?"
"jinjja? aku bersama chanyeol sekarang. aku akan sampai dalam 10 menit, jadi beritahu jongin untuk sabar dan berhenti melakukan hal aneh di apartemenku"
"kau bersama chanyeol? maksudmu park chanyeol? jinjja? daebak!, dan yak! apa yang kau maskud eoh? kau fikir aku cukup gila untuk melakukan hal seperti itu di apartemen sahabatku sendiri?!" baekhyun menghela nafas, tubuhnya terasa penat karena terlalu bersemangat saat di taman bermain tadi dan berdebat di telfon seperti ini dengan kyungsoo membuatnya makin merasa lelah
"aku akan sampai dalam 10 menit dan tunggu aku, baru setelah itu kita lanjutkan perdebatan bodoh kita ini. annyeong soo-ya" baekhyun memutuskan sambungan telfonnya secara sepihak bahkan sebelum kyungsoo sempat membalas kalimat yang di ucapkannya.
chanyeol menoleh dan menampilkan wajah ingin tahu nya "kau berdebat dengan kyungsoo?" baekhyun menoleh "ya, dan selalu karena alasan konyol. jongin bahkan akan memasang wajah bosan nya jika kami mulai berdebat" baekhyun terkekeh sambil mengingat wajah bosan jongin saat mendengar perdebatan konyol antara ia dan kyungsoo.
"dasar, kalian berdua bukan sedang dalam masa remaja kalian baek, tingkah kalian masih seperti remaja, kau tahu? kyungsoo bahkan tidak berubah, masih seperti bocah 5 tahun yang ku kenal saat aku kecil" chanyeol tersenyum kecil mengingat wajah sepupu yang sudah dianggapnya sebagai adiknya itu, baekhyun menoleh dengan tatapan penuh tanda tanya
"kau mengenal kyungsoo?" baekhyun tidak tahan untuk bertanya pada namja di sampingnya ini
"tentu saja aku mengenal kyungsoo, bahkan aku lebih dulu mengenal kyungsoo daripada jongin, kyungsoo tidak pernah menceritakan apapun tentangku padamu?"giliran chanyeol yang menatap baekhyun dengan pandangan bertanya
baekhyun berpikir bagaimana bisa chanyeol dan kyungsoo saling mengenal bahkan sejak kecil dan baekhyun tidak pernah mengetahui nya? yang baekhyun tahu kyungsoo tidak akan pernah menyembunyikan apapun darinya, atau jangan-jangan chanyeol ini...
"kau mantan kekasih kyungsoo?" tanya baekhyun
chanyeol yang mendengar pertanyaan baekhyun sontak menoleh dan tertawa sebelum akhirnya memfokuskan pandangannya lagi pada jalanan di depannya
"bagaimana bisa kau berpikir seperti itu,hmm? ,aku tidak mungkin mengencani sepupuku sendiri baek, aku bukan insect, kalau kau mau tahu" baekhyun lebih melongo setelah mendengr pengakuan chanyeol, chanyeol dan kyungsoo bersepupu? bagaimana bisa? batin baekhyun. seolah bisa membaca fikiran baekhyun, chanyeol menambahkan " ibu kyungsoo adalah adik satu-satunya appaku, ibu kyungsoo berganti marga karena mengikuti marga suami nya maka dari itu aku dan kyungsoo berbeda marga. aku dan kyungsoo sangat dekat karena aku menganggapnya sebagai adik kandungku. tapi saat di kampus kami sengaja untuk bertingkah seolah-olah kami tidak saling mengenal" baekhyun menganggukkan kepalanya tanda ia mengerti dan chanyeol yang terlihat gemas hanya mengusakkan tangannya pada rambut baekhyun dan dihadiahi baekhyun dengan tatapan tajam dan bibir yang mengerucut lucu
mobil mewah chanyeol memasuki basement apartemen baekhyun, chanyeol berniat pulang setelah mengantar baekhyun tapi ia kemudian mengurungkan niatnya setelah baekhyun dengan senyum manisnya memintanya untuk mampir dan karena mereka saling mengenal satu sama lain dengan kyungsoo dan jongin maka suasana tidak akan nampak canggung dan chanyeol yang mendengar tawaran baekhyun hanya menganggukkan kepalanya kecil dan mengikuti langkah baekhyun menuju apartemennya.
baekhyun menatap chanyeol yang berada di sampingnya saat mereka tengah menunggu lift yang akan membawa mereka berdua naik ke lantai dimana kamar baekhyun berada.
"wae? kenapa menatapku seperti itu,hm?" chanyeol yang merasa baekhyun menatapnya langsung menoleh dan memandang dengan penuh tanda tanya
"aku tampan, eoh?" chanyeol mengedipkan sebelah matanya pada baekhyun yang di balas baekhyun dengan memutar mata bosan, belum sempat baekhyun membalas kalimat chanyeol, chanyeol sudah menarik tangan baekhyun untuk masuk kedalam lift yang akan membawa mereka.
"kau tinggal dilantai berapa baek?" chanyeol menoleh ke arah baekhyun
"lantai empat chanyeol-ah" cicit baekhyun
chanyeol menggenggam erat tangan mungil baekhyun dengan senyuman yang tidak pernah lepas dari wajah tampannya. bahkan chanyeok tidak melepaskan genggamannya saat mereka keluar dari lift yang membawa mereka tadinya.
baekhyun menekan digit angka password apartemennya, dan saat pintu terbuka chanyeol dan baekhyun langsung disambut dengan wajah ingin tahu kyungsoo dan jongin
"chanyeol hyung? sedang apa kau kesini? bagaimana kau tahu alamat apartemen baekhyun noona?" jongin terkejut melihat chanyeol yang tiba-tiba ada di apartemen baekhyun dan jongin lebih di kejutkan lagi saat melihat tangan chanyeol yang menggenggam tangan mungil baekhyun
"yak! byun baek kenapa kau bisa membawa namja idiot ini ke apartemenmu hah? jangan bilang kau sedang berkencan dengannya" kyungsoo memandang penuh selidik ke arah baekhyun yang di balas baekhyun dengan memutar mata sipitnya bosan
"bisakah kami masuk dulu? tubuhku terasa pegal dan kau menyambutku dengan suara menyebalkanmu, kau benar-benar membuatku makin pusing, kyung" baekhyun menatap kyungsoo dengan pandangan puppy nya
" yak do kyungsoo! minggir! biarkan baekhyun masuk, kau ini benar-benar!" chanyeol membawa baekhyun masuk dengan menerobos jarak di antara jongin dan kyungsoo, kyungsoo hanya mendelikkan mata besarnya pada sepupu bodohnya dan mengikuti langkah chanyeol dan baekhyun yang menuju ruang tengah apartemen baekhyun.
"jadi, bisakah seseorang menjelaskan apa yang sedang terjadi disini?" kyungsoo melipat kedua tangannya di dada dan menatap ke arah chanyeol dan baekhyun bergantian dengan pandangan menuntut
"kami sehabis berkencan di taman bermain ,hanya itu. ada lagi yang ingin kau tahu, do kyungsoo?" chanyeol menatap kesal sepupu mungilnya ini
"kau berkencan dengan baekhyun noona? daebak!" jongin membuka suaranya dan menatap antusias chanyeol dan baekhyun bergantian
"kalian bicaralah bertiga, aku ingin mandi dan mengganti pakaianku yang terasa lengket ini"baekhyun bangkit dari sofa yang diduduki nya dan meninggalkan ruang tengahnya ,kyungsoo yang melihatnya langsung mengekori sahabatnya yang terlihat menuju ke arah kamarnya, menyisakan jongin dan chanyeol yang masih saling terdiam dan sibuk dengan pikirannya masing-masing.
"bagaimana bisa kalian pergi berkencan hyung? setahuku selama ini kau dan baekhyun noona bahkan tidak pernah berbicara satu sama lain? apa ada yang tidak pernah kau ceritakan pada kami tentang kemajuan hubungan kalian?"jongin menatap chanyeol dengan wajah penuh tanda tanya, jongin tahu sepupu dari kekasihnya ini selalu menjadi stalker setia baekhyun bahkan jongin sempat jengah dengan sikap chanyeol yang menurutnya kekanakan, apa susahnya untuk memulai pembicaraan dengan baekhyun?, tentu saja jongin dibuat terkejut saat melihat chanyeol yang mengantar baekhyun pulang, ditambah dengan chanyeol yang menggenggam tangan baekhyun ,tidak membantu jongin mengatasi rasa ingin tahu nya.
"kau terlalu sibuk berlibur dengan sepupuku yang menyebalkan itu jongin-ah, aku dan baekhyun hanya pergi berkencan, kau dan kyungsoo berhentilah memasang wajah penuh tanda tanya kalian yang menyebalkan itu" dengus chanyeol
"yang membuatku penasaran disini bagaimana bisa kalian pergi berkencan? hyung bahkan terlalu pemalu untuk mencoba berbicara pada baekhyun noona" jongin mengernyitkan dahinya
"aku dan baekhyun memutuskan untuk saling mengenal satu sama lain sebelum baekhyun siap untuk menjalin hubungan denganku" jongin menatap chanyeol dengan raut wajah terkejutnya, belum sempat jongin mengatakan apa yang ada di pikirannya,chanyeol menyambung kalimatnya dengan wajah yang menatap lurus
""aku tahu bagimu hubunganku ini tidak akan berhasil, tapi tidak bisakah aku mencobanya? bahkan baekhyun sudah menyetujuinya"chanyeol mengalihkan pandangannya pada jongin, jongin menatap sosok sepupu kekasihnya yang juga sudah di anggapnya sebagai hyung nya ini dengan tatapan iba
"kau tahu hyung? kau akan bernasib sama seperti namja-namja yang dekat dengan baekhyun noona sebelumnya. ia bisa meninggalkanmu kapan saja hyung, baekhyun noona bukan tipe yeoja yang kan betah untuk berada di satu hubungan, kau tahu itu dengan baik" chanyeol menghela nafas mendengar kalimat yang kekasih sepupunya ini ucapkan
"aku tahu, tapi aku ingin mencoba nya. baekhyun hanya belum menemukan sosok yang membuatnya percaya dengan hubungan semacam ini, dan aku akan berusaha untuk membuktikan padanya bahwa aku serius dengan ucapanku, bahwa aku tidak akan melukai dan meninggalkannya apapun yang terjadi" tegas chanyeol tanpa menoleh pada jongin
"kau benar-benar keras kepala hyung, aku bisa apa selain mendukungmu?"jongin tersenyum pada chanyeol dan menepuk pundak chanyeol sambil melanjutkan kalimatnya "aku berharap yang terbaik untukmu dan baekhyun noona, lakukan apapun yang menurutmu benar, aku dan kyungsoo akan selalu ada di belakangmu untuk mendukungmu" chanyeol menoleh pada jongin dan tersenyum tipis
"apakah ada cerita tentang baekhyun yang kyungsoo belum ceritakan padaku?" tanya chanyeol, jongin memasang wajah berpikirnya dan memandang chanyeol dengan wajah khawatirnya
"kyungsoo sudah mengatakan tentang oh sehun padamu?" chanyeol mengeryitkan dahi nya saat mendengar nama yang terdengar asing di telinganya
"oh sehun? nugu?" inilah yang di takutkan jongin, chanyeol tidak mengetahui sama sekali tentang oh sehun dan baekhyun noona nya
"kyungsoo tidak menceritakannya padamu?" chanyeol menggelengkan kepalanya pelan, jongin menghela nafas sebelum menceritakan cerita tentang oh sehun yang di ketahuinya
"kyungsoo pernah bercerita padaku tentang cinta pertama baekhyun noona, oh sehun adalah cinta pertama baekhyun noona, baekhyun noona sampai saat ini bahkan masih menyimpan sedikit perasaan pada cinta pertamanya itu, tapi setahuku mereka sudah tidak pernah bertemu lagi sejak 5 tahun yang lalu"
chanyeol mengerutkan dahinya saat mendengar cerita yang disampaikan jongin, bagaimana bisa ia melewatkan cerita tentang cinta pertama baekhyun.
"kyungsoo bercerita padaku bahwa oh sehun adalah satu-satunya yang mengetahui tentang masa lalu baekhyun, tapi kau tenang saja hyung, mereka hanya menjalani hubungan seperti hubungan yang sekarang ini kau jalani dengan baekhyun noona"
"mereka tidak menjadi sepasang kekasih? "chanyeol benar-benar penasaran tentang oh sehun yang diceritakan jongin, jongin menggelengkan kepalanya lalu tersenyun menenangkan namja yang lebih tua darinya ini "tenanglah hyung, bahkan oh sehun tidak tinggal di korea lagi. kau dan baekhyun noona akan baik-baik saja, jadi jangan pikirkan tentang oh sehun, ia hanya masa lalu bagi baekhyun noona"
chanyeol menganggukkan kepalanya dan tersenyum menenangkan jongin. namun di balik senyuman menenangkan chanyeol terdapat ribuan kekhawatiran yang dirasakannya ,bagaimana jika oh sehun tiba-tiba muncul lagi di antara hubungan nya dan baekhyun yang bahkan baru dalam tahap memulai, bagaimana jika baekhyun masih belum bisa melupakan cinta pertamanya, bukankah cinta pertama selalu meninggalkan kesan yang tidak akan terlupakan?,bagaimana jika oh sehun kembali ,baekhyun akan meninggalkannya?
"ku harap kau tidak akan pernah muncul lagi oh sehun" lirih chanyeol
TO BE CONTINUE
yihaaaaa setelah beberapa hari mikiriin beberapa ide untuk ngelanjutin ff ini, akhirnya chap 6 nya keluar juga kekekeke. gatau kenapa kepengen aja liat sehun yang jadi orang ketiga nya, kasian ya chanyeol nya huhuhu. thanks yang udah mau sekedar ngebaca ff abal-abal ini dan buat yang review maaf belum sempet buat sekedar ngebales review nya, tapi reviewnya udh aku baca semua kok, review kalian bener-bener bikin semangat. semoga chapter ini feelnya dapet yaaa. review ttp di tunggu untuk kelancaran ide dari ff ini. see you on the next chapter! annyeong.
