"naruto apa yang kau rencanakan dan sembunyikan dari kami"batin sakura dan sasuke memandang naruto yang diam.

Seorang pria surai kuning itu hanya pergi dalam diam dari ruang rapat tersebut

Disclaimer : Masashi kishimoto

Pairing : naruhina,sasusaku serta semua karakter masashi kishimoto

Rated : T

Genre : action, romance, slice of life, school. dll

Warning : OOC, ejaan tidak sesuai EYD, banyak kata-kata membingungkan dan salah, dll

Inspirasi : hunter x hunter.

Chapter 9 : congratulations.

Rapat pertemuan god father telah yang awalnya canggung, akhirnya kembali normal dengan adanya acara pesta mewah sebagai penghibur. Dan akhirnya pria berambut raven dan gadis berambut permen kapas mencoba menghampiri seseorang yang dikenalnya.

"sasuke,sakura kami pulang duluan ya, aku ingin mencari naruto kemana dia pergi tadi"ujar tsunade.

"hai,tsunade-san"jawab sasuke dan sebuah anggukan dari sakura.

Akhirnya semua rombongan tsunade pada pulanghanya menyisakan dua anak muda berbeda gende Itu, pria dengan mata hitam pekat itupun melihat seseorang yang dikenalnya lalu menghampiri orang tersebut.

"ojii-san"panggil sasuke.

"oh, rupanya kau sasuke,ada apa?"tanya madarasedikit terkejut melihat cucunya tersebut.

"kenapa kau bisa berada disini, apa kau datang kesini hanya karena misi ini atau karena hal yang lain?"Tanya sasukemencari informasi.

"woii..woii tak usah serius seperti itu sasuke, aku tau kau pasti akan menanyakan hal seperti itu, aku kesini karena hashiramalah yang memintaku untuk bergabung melawan akatsuki, jadi kau tak perlu khawatir, lalu aku tak menyangka bahwa kau juga seorang hunter sepertiku juga lalu, siapa gadis yang ada dibelakangmuitu?"ujar madara dengan tatapan tajam melihat gadis berambut kapas pink dibelakang sasuke.

"a-anoo, n-namaku haruno sakura. S-salam kenal"ucap sakura gugup karena dilihat dingin oleh madara.

"ooh, sasuke aku tak menyangka kau yang masih bocah bisa mendapatkan pacar secantik dia?"Tanya madara.

"a-aku tak berpacaran dengan dia ojii-san,d-dia hanya temanku saja"elak sasuke merona.

"oh begitu, ya terserah kau sajalah, lalu dimana temanmu itu yang berambutkuning ?"Tanya madara.

"naruto, aku juga tak tahu dimana dia. Ketika pertemuan tadi selesai naruto langsung pergi meninggalkan ruangan rapat begitu saja"jawab sasuke.

"begitukah, sasuke apa kau sudah menyempurnakan nen-mu itu seperti temanmu yang bernama narutoitu. kita disini melawan akatsuki bukan melawan orang-orang hunter normal, jika kau belum siap lebih baik kau pulang saja,daripada kau menyusahkan teman tim-mu?"Tanya madara dingin.

Sasuke yang mendengar itu langsung bungkam oleh pernyataan madara, karena kemampuan nen nya belum benar-benar sempurna.

"cih,ternyata benar aku masih jauh dari naruto"batin sasuke kesal membayangkan naruto yang sudah melangkah lebih jauh darinya.

"sasuke-kun, sudah baik dalam penguasaan nen-nya uchiha-san"ujar seseorangsecara tiba-tiba.

"sa-sakura"gumam sasuke tak percaya.

"Benarkah itu, sakura?"Tanya madaraantusias.

"hai"jawab sakurategas.

"ehm…begitukah, bagaimana jika kita bertaruh saja sasuke?"Tanya madara.

"b-bertaruh apa maksudmu ojii-san"Tanya sasuke.

"aku ingin bertaruh jika kau bisa mempelajari tahap ketiga pengembangan nen dalam waktu seminggu ini, aku akan mengakuimu bahwa kau adalah orang yang hebat dan layak dianggap hunter pro seperti temanmu itu serta aku akan memberikanmu sebuah hadiah dan jika kau tak bisa mempelajari itu maka kau akan digantikan dengan hunter yang lain, bagaimana"Tanya madaramengetes sasuke.

"baiklah aku setuju"jawab sasuketegas.

SKIP TIME.

Perjalanan pulang menuju kerumah.

"sakura"panggil sasuke.

"h-hai sasuke-kun"jawab sakura gugup.

""arigatou,karena sudah menolongku tadi"ujar sasuke.

"hmm, aku tak membantuapa-apa. Aku hanya mensupportmu saja kok"ucap sakuramerona

"sakura, kapan kita bisa mulai latihannya"Tanya sasuke.

"Eh,... etoo, mungkin nanti malam atau sekarangpun bisa, terserah sasuke-kun saja"ujar sakura gugup.

"Kalau begitu ayo kita mulai sekarang saja, ayoo"jawab sasukesenang meraih tangan sakura.

"cot-to mate, sasuke-kun"jawab sakura yang secara tiba-tiba diraih tangannya dan ditarik oleh sasuke.

SESAMPAINYA DIRUMAH KURENAI SENSEI.

Tok…tok…tok…ketukan di sebuah pintu meminta izin masuk kerumah dan akhirnya seseorang membukakan pintutersebut.

"tadaima kurenai sensei"ujar sasusaku.

"okaeri, sasuke-kun,sakura-chan"ucap kurenai.

"anoo, sensei apa naruto-kun sudah pulang?tanya sakura.

"ya dia sudah pulang, dia diruang latihan. Kalian jangan mengganggu dia yauntuk saaini"ujar kurenai yang mengajak sasusaku keruang latihan dan hanya melihatnya dari jauh naruto latihan dengan tsunade.

"memangnya ada apa sensei"Tanya sasuke.

"dia sedang dihukum oleh tsunade-sama karena menggunakan nen secara sembarangan waktu itu maka dari itu naruto harus menjalani hukuman itu dan tsunade-sama menyuruh naruto untuk mengembangkan nen nya tersebut"ujar seseorang dibelakang sakura.

"s-shizune-oneechan"gumam sakura.

"kalian sudah pahamkan jadi jangan ganggu naruto-kun ya"ucap shizune dan kembali melihat ke narutobegitu pun dengan yang lainnya yang kembali melihat pria surai kuningtersebut.

NARUTO POV.

Dua orang bersurai kuning sedang bertarung dengan hebatnya.

"KAU MASIH LEMAH DARIKU NARUTO, KAU HARUS BISA MEMBANGKITKAN KEN MU LEBIH BESAR DARI INI, KAU SAJA BELUM TENTU MENANG MELAWANKU APALAGI MELAWAN AKATSUKI, KAU HANYA BERUNTUNG SAJANARUTO, TAPI JIKA KAU BERTARUNG LAGI DENGAN MEREKA DENGAN KEMAMPUAN YANG SEKARANG KAU TAK AKAN MENANG. JIKA KAU TAK BISA MELAKUKAN TAHAP INI KAU SAMA SAJA MENGORBANKAN NYAWA HINATA SECARA SIA-SIA, AKU KECEWA DENGANMU YANG BERLAGAK SOK KUAT SEPERTI ITU"bentak tsunadesambil menyerang naruto.

Sedangkan naruto hanya berusaha fokus meningkatkan ken nya lebih sempurna mencoba menghindari semua serangan tsunade.

"hinata a-aku"batin naruto.

"a-aku minta maaf"gumam naruto tanpa sadar karena tak fokus, naruto pun terkena pukulan tsunade…buuuaaaghh…duaar menabrak tembok.

"naruto-kun"panggil kurenai dan shizune serta sakura mencoba mendekati pria kuning yang terbatuk darah tersebut.

"JANGAN MENDEKAT"ujar tsunade.

"kalian tak boleh ikut campur dalam masalah ini"sambung tsunade.

"t-tapi tsunade-sama, anda bisa saja membunuhnya"sinis shizune melihat itu.

"BIARKAN SAJA, AKU KECEWA DENGAN DIA YANG BERSIKAP SEPERTI ITU, JIKA DIA TAK BISA MENGUASAI TAHAP KETIGA NEN DALAM WAKTU SEMINGGU….AKU AKAN MEMBUNUHNYA TANPA SEGAN-SEGAN"ujar tsunade dingin membuat yang lain terdiam.

"huh..huh..huh…gomen…gomen…GOMEEENN..HIAAAATTT"teriak naruto mencoba melakukan KO 100% kearah tsunade.

"bagus seperti itu, pertahankanlah emosimu untuk melindungi orang lain, karena itu akan menjadi kekuatan terbesarmu, KEN 100%"batin tsunade lalu melakukan ken dititik tertentu untuk menghindari serangan naruto.

HIAAAAATTTT…TAAK…pukulan yang diarahkan ketubuh tsunade pun berhasil ditahannya.

"selamat atas kelulusanmu naruto"gumam tsunade tersenyum kecilmemberikan ucapan selamat.

Naruto yang mendengar itu pun lalu terdiam dan menghentikan ... tubuhnaruto pun ambruk.

"hmm, a-arigatou tsunade-san"gumam naruto menggangukkecil.

"tentu"jawab tsunade.

"anoo, aku tak mengerti kenapa tsunade-sama menghentikan pertarungan ini"Tanya shizune.

"aku tak menghentikannya aku hanya mengujinya saja, aku ingin tau tekad yang dia katakan ketika dipertemuan ten godfather sebelumnya serius atau tidak, makanya aku melatihnya secara paksa"ujar tsunade.

"begitukah, syukurlah jika memang sudah selesai"jawab kurenai merasa lega.

"shizune, tolong antarkan naruto keruangnya biarkan dia istirahat"ucap tsunade.

"hai tsunade-sama"jawab shizune lalu membawa naruto keruang kamarnya.

"sakura, tolong kamu juga latih sasuke dia masih membutuhkan latihan lagi dan jangan beri dia rasa kasihan mengerti"ujar tsunade meninggalkan sasusaku.

"h-hai tsunade-sama"jawab sakura sweatdrop.

"dingin sekali dia"batin sasuke.

"sasuke-kun, sakura-chan. Aku tinggal ya, jaa"ucap kurenai meninggalkan sasusaku.

"sasuke-kun ayo kita mulai latihannya"ujar sakura memasang kuda-kuda.

"h-hai"jawab sasuke mengikuti sakura memasang kuda-kuda bertarungjuga.

DITEMPAT YANG GELAP MARKAS AKATSUKI RUANG TAHANAN.

Seorang gadis berambut indigo diikat dengan sebuah rantai besi di kedua tangan dan kakinya seperti salib dan sebuah panggilan membuat hinata sedikit tersadar.

"ojou-chan..ojou-chan"panggil wanita paruh baya bersurai merah.

"emmmhzz..a-apa yang terjadi padaku"gumam hinata pelan.

"kau sudah bangun ojou-chan"panggil seseorang.

"huh..anda siapa?"Tanya hinata.

"kau sudah bangun rupanya, ojou-chan"Tanya pria paruh baya.

"a-aku ada dimana?"Tanya hinata yang masih belum begitu sadar akibat sebuah pukulan di tengkuk lehernya sebelumnya.

"kau ada dimarkas akatsuki dan menjadi tawanan seperti kami"ucap wanita surai merah.

"begitu ya, otou-san, neji nisan"gumam hinata mulai menangis.

"apa yang terjadi ojou-chan, apakah akatsuki membunuh keluargamu?"Tanya wanita berambut merah dan hinata hanya mengangguk kecil sebagai jawabannya.

"begitu ya, kau harus sabar ojou-chan kami-sama pasti punya alasan kenapa dia melakukan ini kepadamu, oh iya boleh ku tahu namamu?"Tanya wanita berambut merah.

"h-hai, n-namaku hyuuga h-hinata"jawab hinata gugup.

"Hmm..nama yang bagus sesuai parasmu, oh iya perkenalkan yang disampingku ini adalah suami ku namikaze minato, dan aku sendiri uzumaki kushina"ujar kushina.

Hinata yang mendengar nama marga kushina pun terkejut tapi dia berusaha mengendalikan emosinya.

"anoo..etoo.. apa kau seorang hunter"tebak hinata.

Kushina dan minato yang mendengar pernyataan hinata pun terkejut juga lalu mulai bertanya.

"apa kau seorang hunter juga hinata, lalu kenapa kau bisa ada disini dan siapa yang mengajarimu nen?"Tanya kushina bertubi-tubi.

"etooo, yang mengajariku nen adalah kurenai sensei, kushina-san dan a-aku disini bertukar posisi dengan seseorang"jawab hinata menunduk.

Minato yang melihat itu berusaha mencairkan suasana.

"kau wanita yang kuat ya hinata, jika aku melihat mu aku jadi teringat dengan anakku dan aku tak tahu dia sedang apa sekarang, aku merasa bersalah karena meninggalkan dia ketika dia masih kecil."ujar minato.

"minato-kun"gumam kushina merasa bersalah juga.

"a-aku percaya bahwa anak kalian baik-baik sajasekarang dan dia akan menjadi seorang hunter yang hebat"ujar hinata meyemangati kushina dan minato.

"arigatou, tapi kenapa kau bisa berbicara seperti itu hinata, apa kau pernah bertemu dengan anak kami"Tanya kushina memandang hinata begitu pun minato.

"ayo jawab hinata"Tanya kushina penasaran.

"e-etoo, sebenarnya a-aku satu kelas dengan a-anak kalian,d-dia menyelamatkanku dua kali k-ketika saat aku ditaman h-hiburan dan s-saat pulang sekolah,namanya u-uzumaki naruto-kun kah"jawab hinata gugup.

Kushina dan minato yang mendengar itu terkejut bukan main karena dia sangat rindu dengan anak semata wayangnya.

"bagaimana kabarnya dia hinata"Tanya kushina antusias.

"d-dia baik-baik saja"ujar hinata.

"yokatta kami-sama naruto masih kau selamatkan nyawanya"gumam kushina terharu.

"Begitukah, lalu kenapa kau bisa ada disini hinata"Tanya minato.

Hinata yang mendengar itu terdiam sejenak beberapa saat akhirnya mulai menjawab.

"a-aku bertukar posisi dengan naruto-kun karena dia sudah terluka parah saat bertarung dengan salah satu anggota akatsuki, saat kami akan menuju kerumah sakit, kami dihadang kembali oleh akatsuki lalu hiruzen-sama dan sakura-san mencoba melawan,mereka tidak yakin karena jumlah mereka lebih banyak dari kami dan kemampuan mereka juga lebih kuat dari hiruzen-sama dan sakura-san, akhirnya aku menyerahkan diri sebagai pengganti naruto-kun dengan syarat jangan lukai mereka, karena ketua akatsuki hanya ingin mengincar naruto-kun sejak awal untuk diambil energi kehidupannya dan menginginkan pertarungan juga dengan naruto-kun, akhirnya mereka menerimanya dan aku dibawa oleh mereka sebagai wadah Entah untuk apa aku tak mengertu. sebelum aku akhirnya berada disini, aku ini memang lemah."jawab hinata dengan senyum sedikit memaksa.

"jadi dia menyukai naruto ya"batin kushina dan minato bersama.

"jangan merendah hinata-chan kamu itu kuat. heii, hinata-chan boleh aku bertanya"Tanya kushina.

"A-arigatou, tentu apa yang anda tanyakan uzumaki-san"jawab hinata.

"apakah kau menyukai naruto"Tanya kushina.

"EHHH…eto…a-akuu"gumam hinata malu mendengar pernyataan kushina.

"jawab saja hinata, kami tak akan marah padamu"ucap minato.

"hemm"jawab hinata mengangguk kecil malu karena atas pertanyaan kedua orang tua naruto.

"huaa…akhirnya aku akan memiliki seorang menantu, ingin rasanya aku melihat dia sekarang, ne..hinata-chan maukah kau menceritakan tentang naruto saat kau bertemu dengannya"pinta kushina.

"anoo…b-baiklah jika seperti itu mau anda uzumaki-san "jawab hinata gugup dan mulai menceritakan kisah hinata dari awal bertemu sampai sekarang.

DIRUANGAN LAB.

"bagaimana orochimaru kau sudah menyelesaikan?"Tanya yahiko.

"ya, aku hampir menyelesaikannya mungkin sekitar 1 minggu lagi"ujar orochimaru.

"begitukah, conan aku berjanji akan menghidupkanmu kembali dan saat itu pula kita akan menguasai dunia bersama-sama, jadi tunggulah sebentar lagi "batin yahiko.

"baiklah lanjutkan kembali percobaanmu orochimaru"perintah yahiko. "

h-hai pimpinan"jawab orochimaru.

Yahiko pun meninggalkan ruangan lab.

DIRUMAH MODERN.

Seorang gadis berambut kapas sedang melatih pria yang berambut raven.

"sasuke-kun coba lakukan sekali lagi kamu ini serius atau hanya main-main sih"kesal sakura.

"aku sudah melakukannya memang sulit mengubah aura menjadi zat"ujar sasuke masih berusaha mengubah auranya menjadi zat.

"huh…kau ini benar-benar jauh sekali dari naruto-kun, mungkin latihan ini terlalu sulit untukmu kita istirahat dahulu saja kalau begitu"gumam sakura duduklalu menuangkan teh kedalam gelas.

"aku tidak mau"gumam sasuke.

"hah..a-apa maksudmu bukankah kamu- (aku akan mengejar naruto dan menjadi kuat dengan caraku sendiri)ujar sasuke mulai dingin.

"begitu ya, lakukan yang terbaikaku akan istirahat sebentar"ucap sakura duduk melihat sasuke.

"aku yakin kamu bisa sasuke-kun"batin sakura tersenyum.

SESEORANG SEDANG MENGAWASI LATIHAN SASUSAKU.

"ganbatte sasuke-kun, sakura-chan"batin kurenai melihat kedua muridnya.

NARUTO POV.

"emhhhzz… a-apa yang terjadi, d-dimana aku"gumam naruto mulai terbangun dan duduk.

"kau sudah bangun naruto-kun"jawab shizune.

"shizune nee, rupanya kau. Sudah berapa lama aku tertidur"Tanya naruto.

"kau sudah sehari semalam tertidur, ditambah kau selalu bergumam tentang hinata"jawab shizune.

"b-benarkah itu shizune"ucap naruto sedikit merona tetapi sesaat kembali murung.

"iya, ada apa naruto-kun kenapa kau kembali sedih dan oh iya aku lupa ini"ujar shizune memberikan kotak hitam.

"aku hanya sedikit…k-kelelahan … ehmm, aku hampir lupa dengan isi kotak ini"gumam naruto lalu melihat permukaan kotak tersebut.

"coba kamu buka saja isi kotak tersebut,"tawar shizune.

"baiklah…emhhhggh…hiiiat…huh…huh…huh, tidak bisa dihancurkan"gumam naruto.

"berarti kotak tersebut bukan kotak biasa, coba kau gunakan itu naruto-kun"ujar shizune.

"apa maksudmu shizune nee"gumam naruto bingung.

"huh..kamu ini maksudku nen"hela shizune.

"b-baiklah akan aku coba"ujar naruto mencoba menyalurkan shu kedalam kotak tersebut…krek..sebuah retakan kecil berhasil menghancurkannya.

"begitu ya, naruto-kun coba kau alirkan hatsu 100% kedalam kotak tersebut"perintah shizune menyuruh mengalirkan shu kedalam kotak tersebut.

Krak…krak….krak…krak… ting…ting…ting…ting… bunyi jatuhan besi yang menutupi kotak tersebut sampai akhirnya membuat kotak tersebut dikelilingi sebuah huruf yang aneh.

Tak kotak tersebut dan terlihatlah sebuah kalung kristal berwarna hijau yang menyala saat gelap.

"apa ini shizune nee"gumam naruto.

"itu hadiahmu dari orang tuamu naruto-kun simpanlah baik-baik dan jangan sampai hilang"nasehat shizune.

"arigatou shizune nee"ucap naruto.

"hai, karena kau sudah mendapatkan itu kau harus menjadi kuat dan memnyelamatkan hinata, janji"ujar shizune memberikan kelingking sebagai janji.

"aku berjanji akan menyelamatkan mereka"jawab naruto mengaitkan kelingkingnya dengan shizune.

"kalau begitu aku tinggal ya jaa"jawab shizune meninggalkan naruto dan keluar pintu kamarnya.

HARI DEMI HARI MULAI BERJALAN SELAMA ITU PULA SASUKE DAN NARUTO BERLATIH DENGAN SERIUS DAN ALHASIL LATIHAN MEREKA PUN BERHASIL SAMPAI PUNCAKNYA UNTUK SEBUAH MISI BERBAHAYA.

Semua orang sudah berkumpul dipimpin oleh hashirama dan madara digaris depan. Sasuke hanya memandang sedikit khawatir karena dia akan bertempur oleh anggota akatsuki. Sedangkan naruto hanya diam tenang mendengarkan intruksi hashirama dan madara.

"sasuke-kun, kamu tidak apa-apa?"Tanya sakura.

"ya aku tak apa-apa hanya sedikit kelelahan saja, habis menunjukkan hasil latihan ku pada ojii-san…"jawab sasuke kaku.

"begiu ya, fokuslah sasuke-kun kita akan mengalami hari yang panjang setelah ini"ucap sakura.

"hai"jawab sasuke.

"kenapa perasaan ku tidak tenang begini, terutama naruto. Apa yang kau rencakan dari kami"batin sasuke.

Seseorang baru muncul dengan santainya.

"go-gomen ne hashirama-sama kalau aku telat, a-aku habis menolong seorang yang tersesat …"ucap seseorang bermasker.

Naruto dan sakura melihat orang tersebut terkejut karena senseinya ketika di suna junior school ternyata seorang godfather juga

"KAKASHI-SENSEI APA YANG KAU LAKUKAN DISINI?"Tanya narusaku bersama.

"oh kalian rupanya. Salam kenal, jadi kalian sudah menjadi hunter pro ya"jawab kakashi tersenyum dibalik maskernya.

"hah, kau ini ada-ada saja kakashi, kalau begitu bersiaplah kakashi aku akan menjeleskan rencananya"ujar hashirama.

"hai hashirama-sama"jawab kakashi bergabung dengan guy.

"nauto, sakura, maafkan aku ya, jika ada waktu ayo kita mengobrol kembali" ujar kakashi.

"hai" jawab narusaku bersama memaklumi hal tersebut.

SKIP TIME.

"baiklah ayo kita pergi, minna"ujar hashirama.

"tou-san, kaa-san… aku datang dan hinata bertahanlah sebentar lagi aku akan menyelamatkan kalian"batin naruto.

Tutturu….akhirnya selesai juga, maaf jika kurang greget dan … mohon reviewnya saja deh. :D