"jadi dia sudah disini, biarlah sasori yang mengurus anak itu"batin yahiko melihat kearah naruto dan fokus kedepan.

hashirama dan madara yang mengetahui kehadiran naruto. Hanya melihatnya sesaat, hashirama pun memberi kode tangan kearah belakang dimana sasori berada dengan tersenyum dan fokus kedepan kembali untuk melawan yahiko meninggalkan naruto.

Naruto yang mengetahui posisi sasori berkat hashiramasudah diselimuti nen ,matapria blonde tersebut sudah berubah menjadi gelap akan amarah dan kebencian yang besar serta membuat matanya berubah jadi merah pekat seperti darah yang kental.

Hooaaaammm….

*EH ada readers ternyata, sorry author masih ngantuk… #author_jangan_dilempar_sapu_ya :v

Saya balik lagi author yang super keren dan tampan …krik…krik….sepi, langsung aja deh daripada makin ngaco mending langsung ke hunter selamat bingung.

*EH selamat membaca maksudnya. :D

Disclaimer : Masashi kishimoto

Pairing : naruhina,sasusaku serta semua karakter masashi kishimoto

Rated : T

Genre : action, romance, slice of life, school. dll

Warning : OOC, ejaan tidak sesuai EYD, banyak kata-kata membingungkan dan salah,BANYAK KATA-KATA KASAR dll

Inspirasi : hunter x hunter.

Chapter 14 : the last fight.

Pertemuan yang sangat tak terduga antara tim godfather dengan rekan lamanya yang tak tahu kabarnya selama 15 tahun, mereka akhirnya bertemu kembali, hal yang sangat tak terduga. Tim godfather masih berusaha guna untuk melawan seorang pria surai kuning dan wanita surai merah panjang yang terdiam seribu bahasa karena dikendalikan musuh.

"apa yang akan kita lakukan sensei, apa kita harus membunuhnya?"tanya tsunade ke orang yang lebih tua darinya.

"kita harus menghentikan pergerakannya, apakah kau bisa menghentikan pergerakan Nya, ohnoki?"ujar hiruzen bertanya ke ohnoki.

"a-aku tak tahu bisa atau tidak,karena lawan kita namikaze minato. Dia pengguna nen terbaik dan tercepat dalam teleportasinya"ujar ohnoki sedikit ragu.

"aku akan membantumu"ujar seseorang dibelakang kakashi.

"apa kau yakin bisa menghentikannya shikamaru"tanya kakashi.

"Ya, akan kucoba tapi yang terpenting harus ada yang rela menjadi umpan untuk mengalihkan pergerakan mereka berdua dan aku butuh cahaya yang cukup terang untuk membuat kemampuan nen ku bisa menggapai jarak dua orang itu"ujar shikamaru.

"aku akan ikut membantu" ujar seseorang semua yang lain lalu melihat kearah surai kuning.

"apa kau yakin bisa melakukannya tsunade kau-...

'tidak usah khawatir sensei, aku akan mencoba menahan gerakannya"ujar tsunade semangat

"aku juga akan ikut bertarung, aku ingin mencoba melawan namikaze minato yang dikatakan memiliki kecepatan seperi kilat itu dengan kecepatan petir berlariku"ujar ai.

"aku juga, bakayaro, konoyaro"ujar bee sedangkan hiruzen hanya tersenyum ala reff.

"baiklah kalau seperti itu, ayo kita mulai"ujar hiruzen.

"Hai"jawab tsunade, ai dan bee mulai menyerang minato dan kushina.

"shikamaru bersiaplah diposisimu"ujar ohnoki merapal tangannya jadi satu seperti berdoa.

"Aku tahu"ujar shikamaru.

Tak…tak…tak….buaghh…buaghh… tsunade dengan pukulannya mencoba melumpuhkan kushina, tapi dia bergerak dengan cepat untuk menghindari serangan tsunade dan sebaliknya kushina menyerang dengan rantai yang ada ditangan nya.

DUAAAR… masih dengan sengitnya pertarungan dua hunter pro melawan 4 hunter beast.

"mendekatinya sangat sulit, serangan tsunade-sama hanya memiliki damage yang besar, tapi dalam hal kecepatan sangat jauh perbandingannya, sedangkan ai memiliki kecepatan yang luar biasa tapi masih kalah dengan kecepatan minato-san, ditambah dia bisa melakukan teleportasi, walaupun mereka sama-sama cepat tapi pengelaman dan kemampuan bertarung mereka sangat jauh"batin kurenai melihat pertarungan didepan mereka.

DUAAAR…DUAAAR… bunyi irama rantai yang memukul tanah sampai hancur, seperti cambuk yang diarahkan ke musuhnya kedepan lawannya. Membuat lawannya sedikit kewalahan.

"susah sekali mendekatinya"batin tsunade mencoba maju, tapi rantai kushina selalu melindunginya dan menyerangnya seakan seperti tidak ada cela untuk melukai.

Dua pria paruh baya yang ahli dalam kecepatan saling beradu tinju dan tendangan untuk menghentikan lawan satu sama lain.

"cih, aku tak menyangka dia orang yang hebat"gumam ai kesal karena gerakannya dan gerakan minato sangat berbeda jauh.

"kusooo, cepat sekali mereka, aku tak bisa membidik dengan benar untuk menangkap mereka berdua"gumam ohnoki.

"kalau saja disini ada cahaya sesaat saja yang cukup terang, aku bisa menggunakan kagemane ku untuk menangkap mereka berdua"gumam shikamaru kesal.

"kenapa kau tak bilang dari tadi shikamaru, jika itu yang kau perlukan aku akan gunakan raikiri ku untuk membuat cahaya. aku akan mengarahkan nya ke sensei dan ketika ada kesempatan gunakan nen bayanganmu itu untuk menangkap mereka "ujar kakashi.

"baiklah aku siap"jawab shikamaru.

"Raikiri"teriak kakashi mencoba menyerang senseinya dengan cepat sambil berlari.

Tak….tak….tak…. bunyi pukulan yang saling beradu ditambah alunan pedang dari seorang berkacamata dengan lihainya wush..wush…wush…tak. ai pun berhasil menahan tangan kanan minato.

Crassh... pedang yang digunakan pria berkacamata hitam itu pun menusuk kedua kaki pria blonde tersebut dan menahan tangan pria itu yang sebelah kiri.

"sekarang shikamaru"ujar ai.

"Kagemane"teriak shikamaru mengeluarkan nennya berupa bayangan hitam yang mengikuti cahaya petir dari tangan kakashi.

"gawat"batin ai dan bee yang ternyata minato sudah terlepas dari cengkaraman ai dan bee, minato mengarahkan pisau 3 mata kearah bee dan ai.

Jleeeb…sebuah petir berhasil menembus tubuh seorang pria surai kuning.

"huh…huh…s-sensei, gomen. SEKARANG"gumam kakashi tertekan harus melukai gurunya sendiri dan bayangan shikamaru pun berhasil menangkap minato.

"ohnoki-san"ujar shikamaru.

"aku tahu, minna menyingkir. Keimusho no hokori" teriak ohnoki mengarahkan nen berbentuk kotak kearah minato.

Sriing….tang…tang…tang…minato pun tertangkap didalam kotak tersebut masih dalam keadaan tak sadarkan diri karena dia mencoba menebaskan pisau 3 mata secara kacau.

"tenang saja, jika dia sudah didalam dia tidak akan bisa kabur"ujar ohnoki.

"bagus tinggal kushina-san saja"ujar kurenai merasa sedikit lega.

Pertarungan masih sengit antara kushina dan dua orang yang melawannya yaitu hiruzen dan menghindari serangan kushina.

"dia terlalu sulit didekati sepertinya memang harus pakai cara itu saja"batin hiruzen.

"tsunade kita gunakan cara itu"ujar hiruzen.

"a-apa kau yakin s-sensei"tanya tsunade ragu.

"lakukan saja atau kita tak akan bisa menghentikannya"ujar hiruzen.

"Baiklah"jawab tsunade.

tsunade pun mengeluarkan sebuah pisau seperti belati yang disetiap goresannya terdapat cairan hitam keungu-unguan.

"i-itu"gumam shizune tak percaya bahwa tsunade akan menggunakan itu.

"baiklah, rasakan ini"teriak hiruzen mengarahkan tongkatnya yang besar kearah kushina.

Kushina dengan cepat menghindari serangan hiruzen dengan melompat keatas, crash…sebuah luka goresan berhasil mengenai muka kushina yang disebabkan oleh seorang wanita paruh baya berambut kuning.

"arrggh"ringis kushina yang mulai terjatuh akibat racun milik tsunade,tapi wanita itu mencoba berdiri kembali dengan susah payah.

"gomen ne kushina, ohnoki-san"gumam tsunade dan menyuruh ohnoki untuk menangkap kushina dengan Keimusho no hokori.

Sring…nen ohnoki berhasil menangkap minato dan kushina.

"akhirnya selesai juga, e-eto…tsunade-hime sebenarnya racun apa yang kau gunakan ke kushina"ujar ohnoki dan bertanya ke tsunade.

"itu racun nightshade, racun yang mengandung atropin dan alkaloid siapapun yang terkena racun tersebut, dia akan lumpuh, suaranya akan hilang dan pernapasannya akan terganggu sehingga menganggu kestabilan tubuh, tapi tenang saja dia akan sembuh dengan zat emetic"ujar tsunade sambil melihat kushina ambruk secara perlahan.

"begitu yah"gumam ohnoki.

"akhirnya misi selesai juga"lanjut ohnoki merasa senang.

"aku rasa ini belum, kita harus melumpuhkan minato juga"ujar hiruzen.

"tsunade"panggil hiruzen.

"Aku tahu"jawab tsunade lalu mengoreskan pisaunya ke lengan kanannya minato yang awalnya memberontak akhirnya bisa tenang.

"shizune, bantu aku sembuhkan mereka berdua"ujar tsunade.

"h-hai,tsunade-sama"jawab shizune lalu menyembuhkan kushina sedangkan tsunade menyembuhkan minato perlahan-lahan monster yang mengendalikan mereka berdua menghilang.

"hiruzen-sama"panggil seseorang.

"ada apa shikamaru?"tanya hiruzen.

"aku ingin pergi untuk menyusul hashirama-sama dan yang lainnya"ujar shikamaru.

"m-mate shikamaru, lalu siapa yang menunggu kushina dan minato, kita baru saja menghentikan mereka berdua lalu-...

"Pergilah sensei, kami tak apa-apa ditinggal disini, aku akan menyusul kalian nanti"ujar tsunade masih mengobati minato dengan shu bersama dengan shizune.

Hiruzen yang melihat tsunade pun akhirnya memutuskan untuk pergi menyusul hashirama dan yang lainnya.

"baiklah kami tinggal"ujar hiruzen menghilang dengan cepat bersama yang lain.

SASUSAKU POV.

Dua pemuda berbeda gender yang terluka akibat serangan salah satu anggota akatsuki yang kuat. Membuat kedua insan ini sedikit kewalahan karena dibenak mereka lawan yang dihadapi sangat berbeda jauh dengan lawan-lawan yang pernah mereka lawan.

"ayo kita mulai bocah"ujar nagato mengarahkan tangannya kedepan seperti sebelumnya.

Wush…angin dengan cepat mengarah kearah sasusaku, sasuke pun tak membiarkan hal tersebut dia mengeluarkan monster berwarna ungu untuk menahan serangan nagato.

"sakura dibelakangku"ujar sasuke, sakura pun hanya menuruti perkataan sasuke.

BRAAAK... UGH...ringis pria berambut hitam pekat itu.

"dia bocah yang cukup hebat juga, sepertinya aku akan mengambil energi kehidupannya untuk membantu yahiko menghidupkan conan"batin nagato menarik sasuke.

Wush…sasuke pun tertarik seperti magnet menuju nagato.

"SASUKE-KUN"teriak sakura mencoba berlari menuju sasuke untuk menyelamatkannya.

"k-kenapa badanku tertarik kearahnya, kalau seperti ini"batin sasuke terkejut karena sasuke ditarik secara paksa oleh nagato dan mulai mengaktifkan petir ditangan kanan dan kirinya.

"d-dia bisa menggunakan henka juga, semakin menarik"batin nagato terkejut melihat sasuke menggunakan petir ditangan kiri dan kanannya, nagato masih menarik sasuke.

"rasakan ini chidori "ujar sasuke mengarahkan dua bola listrik itu kearah depan untuk menabrakkannya ke nagato.

DUAAAR….ledakan besar pun membuat ruangan hancur berantakkan sasuke pun terlempar dan tergeletak ditanah terluka akibat serangannya yang belum sempurna dalam yang melihat itu menghampiri sasuke dengan perasaaan kacau dan takut.

"SASUKE-KUN BERTAHANLAH"ujar sakura lalu mengobati sasuke dengan mengalirkan shu kedalam tubuh sasuke.

"s-sakura apa aku berhasil"gumam sasuke.

"lupakan hal itu, yang terpenting kau harus sembuh dahulu"ujar sakura panik mengabaikan pertanyaan sasuke.

Secara tiba-tiba…DUAAAARRRR….sebuah ledakan membuat batu-batu yang tertimbun salah satu anggota akatsuki yang dilawan sasuke masih hidup.

"kau pikir kau bisa membunuhku dengan hal seperti itu"ujar nagato yang kembali berdiri.

"bagaimana bisa, padahal chidori sasuke-kun sangat kuat dan daya serangnya besar untuk menciptakan kerusakan, tapi kenapa dia tidak terluka, jika dia menggunakan ten ataupu en seharusnya tubuhnya terluka,GYO"batin sakura terkejut dan melihat kearah nagato dengan gyo.

Seluruh tubuh nagato pun sudah dilapisi ren yang besar dan mulai melangkah mendekati sasusaku.

"jadi begitu yah"gumam sakura.

"Baiklah kita akhiri disini"ujar nagato.

"kamu..apakah tipe nen mu houshutshu dan mengubah nya menjadi medan magnet?"tanya sakura.

Nagato yang mendengar pertanyaan sakura terdiam …prok…prok… sebuah tepuk tangan dari nagato.

"kau benar-benar gadis yang hebat"ujar nagato tersenyum datar atas pernyataan sakura.

"tapi itu tak akan merubah segalanya"ujar nagato mengarahkan kembali tangannya kedepan.

"gawat"batin sakura melompat sambil membawa sasuke.

DUARRR…DUAAARRRR…DUARRR… sebuah ledakan yang berasal dari serangan nagato membuat dinding gua makin runtuh. Sakura yang mendapat kesempatan untuk bersembunyi dari serangan nagato pun akhirnya menyembunyikan sasuke ditempat yang aman

"sasuke-kun, tunggulah disini"ujar sakura meninggalkan sasuke.

"s-sakura"ringgis sasuke.

"kau tak akan bisa sembunyi dariku gadis kecil, keluarlah"ujar nagato.

"aku tak akan sembunyi dari mu" ujar seseorang dari balik kanan nagato.

"oh, dimana teman pria mu itu dia sangat buruk dalam menggunakan nen, dia seperti sampah tak bisa melakukan apa-apa"ujar nagato.

"h-hentikan perkatanmu atau kubunuh kau"gumam sakura yang tertunduk tak terima dengan perkataan nagato.

"hn. Kenapa kau tak terima,hah"ujar nagato mengarahkan tangannya kesakura.

Teng…sakura tak menyadari serangan tersebut gadis permen kapas itupun sudah ditarik oleh nagato seperti yang dialami sasuke.

"g-gawat"batin sakura yang tak menyadari serangan nagato.

Tak…leher sakura pun ditangkap oleh tangan kanan nagato.

"ikkhh"ringis sakura yang memegang lehernya yang tercekik oleh nagato.

"hn…kenapa kau tak melawan atau kau sudah kehabisan tenaga, jika seperti itu"ujar nagato memunculkan sesuatu dibelakang punggungnya.

"a-apa itu"batin sakura melihat monster yang besar seperti susanoo sasuke hanya saja bentuknya berbeda.

"Padahal aku ingin bermain dengan mu dan bocah tersebut lebih lama lagi, tapi aku akan mengambil energi kehidupanmu sayounara ojou-chan"gumam nagato tersenyum datar mulai menggerakan monster tersebut.

Jleeeb…sebuah benda berhasil menembus tubuh nagato dengan pun terlepas dari cengkraman nagato dan akhirnya pingsan Karena kelelahan.

"uhuk…uhuk…a-apa yang terjadi,hah i-ini"gumam nagato tak percaya melihat sebuah panah menembus jantungnya dan melihat kebelakang dan betapa terkejutnya bahwa yang menyerang nagato adalah sasuke dengan susanonya ditambah dengan chidori nya.

"j-jadi begitu ya, dia menggabungkan gugenka dan henka secara bersama untuk membuat serangan 10 kali lipat lebih kuat dan cepat, teknik nen penggabungan ini sangat mustahil dan tidak mungkin dilakukan, tapi dia berhasil. akulah yang kalah dalam pertarungan ini. Yahiko maafkan aku"batin nagato mengerti lalu ambruk.

Sasuke pun mendatangi sakura yang ambruk ditanah.

"sakura bangunlah…sakura"panggil sasuke menampar pelan sakura.

"ehm…s-sasuke-kun, a-apa yang terjadi l-lalu orang dari a-akatsuki itu?"tanya sakura masih pusing.

"yah dia sudah kukalahkan"ujar sasuke.

Tik... tik... tik... beberapa saat akura berpikir.

"Eh,... kamu yang mengalahkannya?" Tanya sakura terkejut.

"Memangnya kenapa?"Jawab sasuke.

"sudahlah tapi, sasuke-kun sudah menjadi lebih kuat sekarang"ujar sakura.

"a-arigatou, ayo kita pergi menyusul naruto"ujar sasuke.

"he'em"jawab sakura mengangguk mencoba berdiri

"Ittai" gumam sakura merasakan sedikit sakit dikakinya.

"Sakura kaki mu terkilir, apa tidak apa-apa?" Tanya sasuke khawatir.

"A-aku tidak apa-apa, ayo kita pergi" jawab sakura sedangkan sasuke hanya mengangguk kecil dan mereka mulai berlari kembali menyususl ketempat naruto.

HASHIMADA POV.

Dua pimpinan tertinggi mengikuti seorang pimpinan akatsuki berambut orange yang mengajaknya bertarung ditempat lain agar tak melukai seorang wanita berambut biru yang berada didalam gua sebelumnya. Dan sampailah berhenti disebuah air terjun yang besar.

"kita bertarung disini, aku tak punya masalah apapun dengan kalian yang kuinginkan hanya orang yang bernama uzumaki naruto, aku akan membunuh kalian disini jadi tak akan ada yang menggangu kita disini"ujar yahiko mengaktifkan nen nya begitu pun hashirama dan madara mengaktifkan nen nya juga.

"sebelumnya aku mau bertanya dahulu, kenapa kau ingin sekali menangkap uzumaki naruto, padahal dia hanya seorang anak remaja yang tak tahu apa-apa tentang ini, apa yang kau inginkan dari dia sebenarnya?"tanya hashirama.

"yang aku inginkan adalah energi kehidupan yang besar dari anak itu, karena dari semua pengguna nen yang kulawan akan kuambil energinya dari mereka semua, itulah alasanku akan menangkap dia untuk menghidupkan seseorang yang berarti bagiku, aku rasa pembicaraan ini tak berguna bersiaplah kalian berdua"ujar yahiko menyerang lebih dulu dari hashimada.

"madara bersiaplah"ujar hashirama mengingatkan madara.

"aku tahu"jawab madara.

NARUTO POV.

Pria bersurai kuning sedang berlari menuju kearah barat, sreeeeet….bunyi gesekan kaki yang berhenti berlari karena melihat ruangan seperti gedung tua didalam hutan dan terlihatlah seorang pria berambut merah sedang terduduk seperti menunggu seseorang.

Tap…tap…tap…. Langkah kaki sang pria bersurai kuning membuat salah satu anggota akatsuki itu pun mengetahui kedatangan naruto.

"lama tak berjumpa, naruto"ujar sasori.

"dimana hinata?"tanya naruto dingin.

"hn, tak perlu terburu-buru seperti itu kita baru saja bertemu-...

"Aku tanya dimana hinata?" Tanya naruto memotong perkataan sasori.

Sasori pun berdiri dari tempat duduknya dan sriiing….sasori pun menghilang.

"c-cepat sekali"batin naruto yang terkejut karena sasori sudah berada didepannya.

sebuah pedang diayung kan dengan cepat mengarah ke arah naruto…wush…crash… sebuah luka berhasil bersarang dilengan kanan naruto...tik…tik…tik…sebuah tetesan darah segar yang mengalir dari lengan naruto.

"cih dia lebih kuat dari sebelumnya"batin naruto kesal.

"ayo kita mulai saja, uzumaki naruto"gumam sasori memunculkan dua gulungan ditangan kanan dan kirinya, terlihat beberapa jasad tubuh manusia yang banyak dan memegang banyak senjata tajam seperti pedang, panah, tombak dan yang lain-lainnya.

"Mereka…?"gumam naruto tak percaya dengan apa yang dilihatnya, beberapa teman lamanya yang naruto kenal dan terutama seseorang yang berambut indigo.

ALHAMDULILLAH AKHIRNYA SELESAI JUGA GIMANA MINNA KURANG BAGUS KAH ATAU KURANG GREGET KAH, YA NAMANYA JUGA BUATAN MANUSIA HARAP MAKLUM…

MAAF GAK BISA BALES REVIEW KALIAN SATU PERSATU DARI AWAL SAMPAI SEKARANG.

MOHON REVIEWNYA SAJA. SAMPAI BERTEMU KEMBALI,JAA :D