"M-mereka…?"gumam naruto tak percaya dengan apa yang dilihatnya, beberapa teman lama naruto yang dia kenal dan terutama seseorang yang berambut indigo yang berada disamping dua orang teman lama naruto itu.

Hallo minna-san bertemu lagi dengan saya author yang super keren dan ganteng ini (hueeek) ane mau lanjutkan nih fanfic saya the hunter, selamat bingung *EH maksudnya selamat ….

Disclaimer : Masashi kishimoto

Pairing : naruhina,sasusaku serta semua karakter masashi kishimoto

Rated : T

Genre : action, romance, slice of life, school. dll

Warning : OOC, ejaan tidak sesuai EYD, banyak kata-kata membingungkan dan salah,BANYAK KATA-KATA KASAR dll

Inspirasi : hunter x hunter.

Chapter 15 : past.

Dua orang hunter yang bisa dikatakan veteran sedang bertarung dengan sang pemimpin akatsuki yang sangat berbahaya dan kuat menggunakan senjata pedangnya. Hashirama dan madara pun merasa sedikit kewalahan dengan musuh yang hadapinya kali ini.

"cih serangan nya berbahaya sekali, dia menggunakan pedangnya untuk memperkuat jangkauan serangan dan daya serangannya"batin madara menjaga jarak dengan yahiko.

"aku rasa ini tidak akan mudah kalau sudah seperti ini"batin hashirama mengaktifkan nen nya serta menjaga jarak yang sama dengan madara untuk menghindari serangan yahiko.

"madara, tolong tahan dia untukku beberapa menit saja"ujar hashirama, madara yang mendengar itu mengerti lalu mencoba melawan yahiko seorang diri.

Madara pun mengeluarkan monster berwarna merah yang sangat besar dengan membawa pedang ditangan kanannya.

"susanoo"gumam madara lalu mencoba mendekati yahiko.

Trang…trang…trang…wusshh bunyi aduan pedang saling menyerang dengan kuatnya serta saling menghindari serangan musuh satu sama lain ketika madara dan yahiko sedang sengitnya bertarung, hashirama pun mencoba diam sejenak beberapa saat untuk fokus, kemudian matanya sudah berubah warna menjadi kuning dengan garis-garis merah yang keluar dimukanya dan mulai mengaktifkan nen nya.

"apa yang dia lakukan"batin yahiko melihat hashirama sejenak masih sedang bertarung dengan madara.

"top transformed Buddha guanjin" gumam hashirama memunculkan nen berbentuk patung budha guan yin bertangan banyak.

"apa itu"gumam yahiko bingung.

"madara, menyingkir"ujar hashirama memerintahkan madara untuk menyingkir, madara pun menghindar mengikuti intruksi hashirama.

"bersiaplah kau rasakan ini"ujar hashirama tersenyum yang tak bisa diartikan mengarahkan serangannya ke yahiko.

Yahiko yang melihat itu membuat dinding air yang besar.

"Mizu no kabe"gumam yahiko membuat dinding air yang besar.

"percuma pertahananmu tak akan berguna, madara sekarang"ujar hashirama memanggil madara.

"baiklah"ujar madara membantu hashirama menembas dinding air yang sangat luas tersebut.

Wussh…air pun terbelah akibat serangan madara dan tangan budha guanjin yang sangat besar, cepat dan banyak mengarah ke yahiko.

"gawat"batin yahiko.

DUAAARRR…..ledakan yang besar membuat semua hunter yang sedang dalam perjalanan merasakan nen yang sangat besar dari dua veteran ini, tapi mereka tetap mengacuhkan hal tersebut untuk menyusul tim lainnya. Sebuah asap kepulan yang disebabkan oleh dua hunter beast tersebut membuat kerusakan yang cukup besar.

"apa kita berhasil"tanya hashirama.

"aku tidak tahu"jawab madara.

Beberapa saat kemudian, terlihatlah sosok surai kuning yang sudah berlumur darah akibat serangan hashirama dan madara.

"huh…huh…huh…kenapa…kenapa aku bisa kalah dari orang seperti kalian,padahal a-aku sudah berjanji untuk menghidupkannya…kenapa,…conan…minna?"ujar yahiko kesal serta terluka parah dan ambruk ditanah.

Hashirama pun menghilangkan nen nya dan mencoba mendekati yahiko.

"hashirama apa yang kau lakukan?"tanya madara.

"tenanglah madara" jawab hashirama.

"menyerahlah, jika kau menyerah sekarang mungkin aku akan mengampuni nyawamu"ujar hashirama.

"AKU TAK PERLU BELAS KASIHANMU, KARENA KALIAN LAH CONAN…MINNA TEWAS AKIBAT ULAH KALIAN…AKU….AKU AKAN MEMBUNUH KALIAN"ujar yahiko mengaktifkan nennya kembali dan mengalirkannya kedalam pedang.

"hashirama"panggil madara.

"begitu yah, baiklah kalau ini keinginanmmu"gumam hashirama mengaktifkan nen nya kembali.

"shizuseka no ki"gumam hashirama mengarahkan satu telapak tangannya kearah yahiko dan muncullah akar pohon yang langsung melilit tubuh yahiko.

"a-apa yang kau lakukan"tanya yahiko yang semakin lama semakin terlilit oleh pohon hashirama.

"tenang saja, kau akan mati seketika jika pohon ini sudah menutupi seluruh tubuhmu"ujar hashirama dingin.

"aku masih tak kan kalah dari orang seperti kalian, akuu… akkkhrrrgh..crasssh tubuh yahiko pun hancur berkeping-keping didalam pohon yang hashirama ciptakan.

"selesai sudah"gumam hashirama berdoa sejenak untuk yahiko.

SASUSAKU POV.

Tim godfather sedang serius mengejar ketua dan orang-orang yang berada didepannya, tanpa mereka sadari disebuah perempatan jalan yang sebelumnya sasusaku lewati mereka bertemu dengan rombongan ten godfather.

"minna kenapa kalian disini, lalu dimana shishou dan shizune nee?" Tanya sakura yang terkejut melihat semua anggota godfather, kecuali dua orang yang ditanyakan tadi.

"kami berniat untuk menyusul hashirama-sama dan madara-sama, tapi mereka berdua sedang mengobati seseorang, ketika kami dihadang oleh anggota akatsuki sebelumnya, lalu dimana naruto?"Tanya hiruzen.

Sakura yang mendengar itu langsung bungkam atas pernyataan hiruzen.

"d-dia-...

"kami terpisah karena melawan musuh yang menghadang kami berdua dan akhirnya kami terpisah dengan naruto" potong pria berambut hitam.

"Berarti mereka berhasil melawan musuh,mengagumkan sekali"batin hiruzen senang.

"begitu ya, nanti kita bertemu lagi diluar gua, sakura, sasuke" ujar hiruzen meninggalkan sasusaku sendirian dan menghilang bersama hunter yang lainnya.

Sakura hanya terdiam entah apa yang dia pikirkan sampai sebuah panggilan menyadarkannya.

"sakura…sakura…SAKURA"panggil sasuke.

"h-hai, ada apa sasuke-kun?"Tanya sakura.

"jangan berpikir yang macam-macam, ayo kita harus segera menyusul naruto, aku memiliki felling yang buruk akan terjadi sesuatu padanya jika kita tak segera mrmbantu dia" ujar sasuke menarik tangan sakura berlari kembali menuju tempat naruto.

"h-hai…kyaaaaa…cootto mate,sasuke-kun"teriak sakura terkejut karena ditarik tangannya oleh sasuke.

TSUNADE AND SHIZUNE POV.

Dua wanita hunter berstatus pro dan beast sedang mengobati dua orang yang sedang terluka akibat pertarungan sebelumnya, dua orang bersurai merah dan kuning yang terluka pun perlahan mulai sadar dari tidurnya.

"ehmmz…a-apa yang terjadi, a-ano tsunade-sama, shizune. Kenapa kalian ada disini?"tanya minato yang mulai sadar dari tidurnya.

"emmhz…ittai"ringgis kushina yang mulai bangun, tapi masih sedikit terluka akibat pertarungan sebelumnya yang kushina tak ketahui.

"kalian tak perlu khawatir, kami disini untuk menyelamatkan kalian berdua?"ujar tsunade.

"begitu kah, h-hinata, dimana hinata sekarang?"tanya kushina yang baru teringat sama hinata.

"d-dia, tidak ada disini. Semua hunter pada bergegas menyusul tim kakek, tim sakura dan sasuke serta bersama naruto"ujar tsunade.

Kushina dan minato yang mendengar nama naruto benar-benar terkejut karena nama orang yang sudah lama mereka tak pernah temui, akhirnya baru terdengar kembali.

"D-DIMANA NARUTO TSUNADE-SAMA, DIMANA,... AKU INGIN BERTEMU DENGAN DIA?"ujar kushina yang ingin bertemu naruto.

"d-dia sedang bersama hashirama-sama, madara-sama, sasuke, sakura. Kushina-san"ujar shizune yang mulai berbicara.

"begitu yah,baiklah. kaifuku chen"gumam kushina mengaktifkan nen nya dan rantai dijari kelingking kushina secara tiba-tiba bergerak kearah tempat yang terluka dan menghampiri minato juga untuk pemulihan.

"kushina-chan, i-ini"gumam minato.

"ya, aku memakai ini untuk penyembuhan kita berdua minato-kun jadi kamu tak perlu khawatir"jawab kushina tenang.

Luka pun tertutup dengan cepat dan shizune yang melihat itu benar-benar terkejut karena pemulihannya benar-benar lebih cepat daripada kemampuan nen milik mereka berdua.

"penyembuhan lukanya benar-benar luar biasa, walaupun aku seorang pengguna tokushitsu, tapi level penyembuhan aku dan tsunade-sama sangat berbeda jauh dengan kushina-san"batin shizune.

"selesai, ayo kita susul naruto"ujar kushina semangat.

"apa kalian tidak apa-apa, kalian kan masih terluka lebih baik-...

"aku tidak apa-apa shizune, aku khawatir dengan hinata dan naruto oleh sebab itu aku tak mau membuang-buang waktu" gumam kushina.

"baiklah, ayo kita pergi"ujar tsunade.

Mereka berempat pun menghilang dalam sekejap untuk menyusul rombongan hashirama dan yang lainnya.

NARUTO POV.

Sosok pria surai kuning itu benar-benar tak mempercayai dengan apa yang ada dihadapan nya, dua teman lamanya dan satu teman yang naruto kenal berambut indigo.

"sai…sara…hinata"gumam naruto tak mempercayai dengan apa yang dilihatnya.

"hahahaha…jangan salahkan aku naruto. Aku hanya mendapatkan hadiah ini dari orochimaru dan yahiko-sama, mereka boneka mati yang menyenangkan juga ternyata"ujar sasori tertawa senang.

"j-jadi. Mereka sudah mati?"jawab naruto tak percaya dengan pernyataan sasori dan ambruk ketanah karena benar-benar frustasi sambil memegang kepalanya sendiri.

"ya mereka semua sudah mati"ujar sasori dingin dan mulai mengaktifkan nen nya.

"beraninya kau….BERANINYA KAU MENGGUNAKAN MEREKA SEBAGAI BONEKAMU,TAK AKAN KUMAAFKAN KAU,HIIIIAAAATTTT…."teriak naruto geram berlari menuju sasori dengan mengaktifkan nen nya dengan aura hitam yang keluar dari seluruh tubuh pria blonde itu.

"d-dia benar-benar monster nen nya benar-benar besar, tapi aku akan menghentikannya"batin sasori tersenyum mengerakkan semua orang yang berjumlah 100 yang diarahkan untuk membunuh naruto beserta 3 boneka spesial sasori.

Sriing…dengan cepat 3 orang sudah berada dipundak tubuh hinata,sara dan sai lalu memindahkannya dijarak yang cukup jauh dari lokasi pertarungan agar tak terkena serangan dari pertarungan nen, semua 100 orang boneka tersebut ambruk ketanah semua, karena naruto sudah memotong benang nen yang menghubungkan sipengguna nen dengan objek yang dikendalikannya.

"tidak mungkin, b-bagaimana bisa"ujar sasori tak mempercayai dalam beberapa detik naruto sudah mengambil tubuh 3 orang temannya.

Sriiing..naruto pun sudah berada didepan sasori.

"g-gawat dia" batin sasori.

buaaagh…pukulan dengan kuat dan cepat membuat sasori terlempar beberapa meter kebelakang, naruto kembali menghampiri sasori yang sudah terkapar ditanah lalu kembali memukulnya tanpa ampun.

Buagggh… buagggh… buagggh… buagggh… buaggh… sebuah pukulan tanpa ampun yang sangat kacau, tubuh pria bonde itu pun sudah ternodai oleh darah sasori.

"d-dia…dia merelakan tubuhnya hanya untuk teman-temannya dan menggunakan nen secara berlebihan seperti itu, dia tak peduli bisa menggunakan nen kembali atau tidak, a-aku senang bisa bertarung dengan dia yang ketiga kalinya. Mungkin aku adalah orang pertama yang dibunuhnya dengan menggunakan kekuatan ini. U-uzumaki naruto kau b-benar-benar mons..ter"batin sasori tersenyum kecil melihat naruto yang memukuli dirinya tanpa henti.

"KEMBALIKAN HINATA…KEMBALIKAN SAI….KEMBALIKAN SARA…KAU PIKIR NYAWA MEREKA ITU MAINAN…AKU….AKU….TAK AKAN MEMAAFKANMU"teriak naruto geram masih memukul sasori dan mengumpulkan nen ditangan kanannya sasori sudah terkapar ditanah sudah tidak bisa melawan.

"RYUUU…KEEEN….HIAAAAAATTTT"ujar naruto mengarahkan pukulan terakhirnya ke sasori.

Buaaaaghhh,…. tanah pun hancur memendam kedalam bumi.

"akhhhrrgghh..." erang sasori mati seketika.

Tap…tap…tap…bunyi langkah kaki dua insan berbeda gender telah sampai ditempat naruto.

"a-apa yang terjadi kenapa banyak sekali tubuh orang?" gumam sakura.

"sakura" panggil sasuke. Sakura pun melihat kearah naruto yang sudah dialiri nen hitam pekat bercampur merah.

"n-nen nya mengerikan sekali belum pernah aku melihat aura nen yang seperti itu"batin sakura melihat kearah naruto.

Naruto yang merasakan kehadiran sasusaku lalu melihat kearah belakang dan membalikkan badannya serta menundukkan kepalanya.

"sasuke, sakura…hinata… hinata, dia…sudah mati,a-aku…"gumam naruto menunduk menyesal karena tiba bisa menyelamatkan hinata dan mulai menangis.

Tanpa naruto sadari bahwa sasori hidup kembali dan mengambil sebuah pedang dari tubuh manusia yang tergeletak disebelahnya, karena nen nya mengambil alih tubuh sasori. Sasuke dan sakura yang melihat dibelakang naruto tersebut karena sasori bangkit kembali, dua teman pria blonde itupun berlari untuk menyelamatkan naruto.

"narutoooo…awas"peringatan sasuke berlari bersama sakura.

Naruto hanya memandang kebelakang dan Crasssh…sebuah lengan tangan kanan putus akibat serangan sasori tersebut, sasuke dan sakura yang melihat kejadian itu benar-benar terkejut dengan apa yang dilihatnya bahwa tangan kanan naruto sudah putus akibat tebasan serangan sasori.

"naruto kau"gumam sasuke tak percaya dengan apa yang dilihatnya sedangkan sakura hanya bungkam dengan apa yang menimpa temannya sambil menangis.

"gomen…jika aku menyusahkan kalian berdua selama ini, aku baik-baik saja…bukan berlagak sok kuat hanya saja. Aku sudah tak bisa membedakan mana rasa sakit hati dan mana rasa sakit luka, kalian menyingkirlah"ujar naruto mendorong tubuh sasusaku dengan kuatnya menggunakan tangan kirinya.

"Kyaaaa…huaaa…" teriak sasusaku karena terlempar akibat dorongan kuat dari naruto hingga beberapa meter dan terjatuh ketanah dengan kasarnya. Naruto pun mencoba menghadapi sasori kembali meskipun hanya dengan satu tangan kirinya saja,

BUAAGGGH…DUAAAR….sebuah pukulan berhasil mendarat diperut sasori membuatnya terlempar jauh dan dengan cepat naruto berlari kembali dan membanting tubuh sasori ditanah.

"ini yang terakhir" ujar naruto mengumpulkan nen ditangan kirinya aura berwarna merah bercampur hitam bercampur menjadi satu.

"NARUTO-KUN HENTIKAN…JIKA KAMU MELAKUKAN ITU KAU AKAN MATI"teriak sakura khawatir melihat teman pria blonde itu.

Naruto hanya tersenyum kecil kearah sasusaku.

"arigatou"gumam naruto tersenyum kecil.

"NARUTO-KUUN..."teriak sakura.

DUAAAAAARRRRRR…ledakan besar telah terjadi. membuat semua hunter benar-benar terkejut.

"apa yang terjadi?"tanya ohnoki.

"aku tidak tahu, tapi yang pasti pengguna nen ini benar-benar hebat"ujar hiruzen.

"nen ini, milik naruto-kun jangan-jangan"batin shizune khawatir.

"kita harus cepat"ujar tsunade.

"aku memliki firasat burut"batin tsunade.

Dua orang insan sedang mencoba menyelamatkan seorang pria surai kuning.

"BERTAHANLAH…BERTAHANLAH…BERTAHANLAH…AKU MOHON BANGUN…AYO BANGUN,... BANGUN,… BANGUN... BANGUN"ujar sakura yang ketakutan dan khawatir sambil menekan badan pria surai kuning itu.

Sakura yang sudah tak merasakan detak jantung naruto, benar-benar histeris menyesal.

"HUAAA….BAKA…KENAPA…KENAPA… MENJADI SEPERTI INI SASUKE-KUN KENAPA…"teriak surai berambut pink menyesal tak bisa menyelamatkan temannya

Sasuke pun memeluk sakura untuk menenangkannya.

"kau harus sabar sakura"jawab sasuke mengelus rambut sakura perlahan.

Tap…tap…tap… sebuah langkah kaki berhasil sampai ditempat naruto.

"ti-tidak mungkin, n-naruto, hinata"teriak kushina lalu menghampiri naruto dan hinata yang sudah dibawa sebelumnya oleh sasusaku ketempat yang aman, tubuh naruto dipeluk oleh kushina sedangkan minato memeluk tubuh hinata.

"NARUTO BANGUN… AYO BANGUN…INI KAA-SAN DAN TOUSAN JUGA ADA DISINI,KUMOHON AYO BANGUN….MINATO-KUN…KENAPA JADI SEPERTI INI, KAMI-SAMA TOLONG JAWAB AKU KENAPA KAU MEMPERMAINKAN KAMI HIKS…HIKS…KENAPA…!"ujar kushina yang mulai menangis sedangkan minato hanya menunduk menangis dalam diam.

Disebuah tempat lain terdapat seseorang yang sudah dikatakan sudah mati menjadi hantu sedang mengawasi para hunter tersebut dekat pohon besar.

"kaa-san, tou-san padahal aku sudah berjanji untuk bertemu dengan kalian, tapi aku akhirnya gagal. Selamat tinggal kaa-san, tou-san"batin naruto menyesal karena tak bisa menepati janji pada dirinya sendiri,saat naruto akan melangkah meninggalkan para hunter yang menangisi kematian naruto dan hinata. sebuah panggilan menyadarkan naruto.

"naruto-kun"panggil seseorang berambut indigo dengan lembutnya. naruto yang mendengar suara tersebut lalu melihat kearah belakang.

" h-hinata…"gumam naruto tak percaya bahwa dibelakangnya sejak awal diawasi oleh gadis berambut indigo tersebut.

Dua insan ini pun terdiam dalam pikirannya masing-masing, naruto pun mencoba memulai percakapan lebih awal.

"hinata,..a-aku... aku minta maaf, karena tak bisa menyelamatkanmu. a-aku-...

Bruuk…sebuah pelukan membuat naruto terkejut karena ulah hinata.

"baka…naruto-kun no baka"gumam hinata yang menangis didada bidang naruto.

"kenapa kamu mengorbankan nyawamu untukku, a-aku-... hnghh...

cup sebuah ciuman dibibir yang tiba-tiba membuat hinata merona hebat.

"EH…a-apa yang kamu lakukan naruto-kun, a-aku m-malu"ujar hinata merona dan gugup lalu mundur menjaga jarak dengan naruto.

"karena aku mencintaimu hinata" ujar naruto tiba-tiba.

hinata yang mendengar pernyataan naruto, benar-benar terkejut dan merona, tapi sesaat hinata mulai kembali tenang dan menundukkan kepalanya.

"b-benarkah itu n-naruto-kun, bukankah kamu sudah bertunangan dengan sakura-san dan kamu hanya menyukai sakura-san kan?"tanya hinata menunduk.

"hinata coba kau lihat kearah sakura"ujar naruto, hinata hanya menuruti kata naruto dan terlihat dua insan berambut raven yang memeluk gadis berambut kapas dengan lembutnya seperti seorang kekasih.

"kau pahamkan hinata, sejak sakura datang kesini dia hanya mencintai sasuke, jadi aku rasa soal pertunangan itu bukan masalahmu dan masalahku lagi bukan, kuulangi sekali lagi aku mencintaimu hinata"ujar naruto tersenyum lembut.

"benarkah, k-kamu mencintaiku n-naruto-kun?"tanya hinata kembali memastikan pernyataan naruto. naruto hanya mengangguk sebagai jawabannya.

GREEP... sebuah pelukan telah terjadi kembali.

"a-arigatou gozaimasu, naruto-kun"jawab hinata memeluk naruto sambil menangis terharu.

Naruto hanya membalas pelukan hinata dan membelai rambut hinata dengan lembut sambil melihat kearah minato dan kushina yang masih sedih dan beberapa orang hunter yang baru saja tiba ketempat mereka.

"hinata-chan"panggil naruto.

"h-hai naruto-kun ada apa?"tanya hinata.

"sudah saatnya kita pergi ayo"ujar naruto melepas pelukan hinata dan mencoba menautkan tangan kanannya sedangkan hinata hanya menerima tangan naruto sedikit malu-malu karena terlalu gugup dan akhirnya hinata menautkan tangan kirinya ketangan kanan naruto.

"sayounara"gumam naruto yang mulai menghilang menjadi serpihan-serpihan cahaya kecil.

KEESOKKAN HARINYA.

Semua siswa-siswi sma konoha high school hari ini memakai baju hitam semua, untuk memperingati acara kematian naruto dan hinata. Semua siswa, guru menangisi kepergian uzumaki naruto dan hyuuga hinata.

"h-hinata…kenapa..hiks… kamu… cepat…hiks… sekali perginya"ujar ino menangis tanpa henti.

"hinata, maaf ya jika kami punya salah"ujar tenten yang merasa pernah bersalah.

"hinata" gumam kiba sedih.

"dimana sakura dan sasuke?"tanya shizune ke kurenai.

"dia menghubungi ku katanya, mereka tidak bisa hadir"bisik kurenai sedangkan shizune hanya mengangguk mengerti.

"naruto-kun, hinata-chan kalian harus bahagia ya"batin shizune melihat kearah langit.

MINAKUSHI POV.

Seorang wanita paruh baya sedang terduduk dipinggir danau dekat taman kota konoha melihat kearah air yang ada didanau dengan pikiran kosongnya, datanglah pria surai kuning dewasa yang menghampiri wanita tersebut.

"kushina-chan rupanya kamu disini, ayo kita kembali tsunade-san, shizune, kurenai dan hiruzen-sama sedang menunggu kita disekolah tak baik jika kita berada disana-...

"Hei…minato-kun, bisa kau tinggalkan aku sendirian dulu"gumam kushina pelan.

"ada apa apakah kau kurang sehat atau-...

"a-aku benar-benar payah yah,…aku bukanlah ibu yang baik untuk naruto, k-kalau saja a-aku lebih kuat hal ini tak akan terjadi kepada naruto dan hinata, a-aku…hiks…hiks" ujar kushina mulai menangis.

Bruuuk…sebuah pelukan dari pria bersurai kuning membuat kushina terkejut.

"mi-minato-kun"gumam kushina.

"jangan menyalahkan dirimu sendiri, aku pun orang tua yang gagal dalam menjaga dan melindungi naruto"jawab minato merasa bersalah.

"MINATO-KUN"teriak kushina histeris dan menangis dipelukan minato.

"menangislah…jangan kau pendam, dengan menangis kita bisa merasa lebih baik kan"gumam minato sedangkan kushina hanya mengangguk kecil.

SASUSAKU POV.

Dua orang yang bisa dikatakan berbeda gender sedang mengobrol dengan dua orang yang sebelumnya dikenalnya di sebuah café yang cukup mewah. Perbincangan pun dimulai. Dua pemuda sedang terlarut dalam pikirannya masing-masing. Dan beberapa saat kemudian datanglah dua orang yang ditunggunya.

"lama tak berjumpa sasuke, sakura"tanya seseorang berambut panjang dan mulai duduk bersama sasusaku didepannya.

"akhirnya kau datang juga, nii-san kenapa kau memanggil aku, ada apa?"tanya sasuke tak semangat.

"heii…tak perlu sedih begitu, aku punya informasi penting buat kalian berdua, itupun jika kalian mau mendengarnya"ujar itachi sedangkan orochimaru sedang memesan 2 kopi ke seorang pelayan.

"Infomasi apa?"tanya sasuke kembali.

"Aku tahu apa yang membuat kalian sedih, tapi jika kalian siap aku akan memberitahunya,...

(beberapa saat terdiam dan mulai berbicara kembali)

"Dengarkan baik-baik, apakah kau ingin menghidupkan naruto dan hinata kembali sasuke, jika kau ingin tahu. aku akan membantu mu untuk menghidupkan mereka berdua?"ujar itachi.

Sasusaku yang mendengar itu benar-benar terkejut atas pernyataan itachi.

Alhamdulillah akhirnya selesai juga, bagaimana minna keren kan atau kurang grerget kah, mohon reviewnya saja deh.

Jaa.