Dear Bleach Fanfiction Authors
By: Sariniste
Chapter 11 – Rukia Kuchiki
*KaSaHa*
Untuk para author fanfiction Bleach,
Kenapa ada banyak genre kegelisahan dan rengekan? Kalian sebenarnya punya kesempatan menulis sesuatu pada tulisan kalian, memperbaiki plot-plot yang hilang pada cerita Kubo-sensei dan membuat sesuatu yang bermutu dari sebuah perubahan seni. Tetapi nyatanya, kalian menghabiskan waktu untuk menulis cerita cinta yang buruk diantara para character yang di manganya sendiri tidak memiliki hubungan.
Aku benar-benar harus menyadarkan kalian! *menatap tajam*
Tetapi kalian beruntung sekarang, karena aku memiliki sesuatu yang lebih penting untuk dibicarakan, sesuatu yang pantas mendapatkan banyak perhatian dan hormat!
Dan itu adalah... kenapa hanya karena Ichigo menghina kemampuan menggambarku, kalian semua berpikir bahwa aku adalah pelukis yang buruk? Dia adalah satu-satunya yang tidak menyukai gambarku, tetapi sepertinya hal itu sudah menjadi 'sebuah fakta nyata' bahwa aku tidak bisa menggambar.
Dengar ya, tujuan dari gambar-gambar itu adalah untuk mendapatkan sebuah poin penting. Kadang-kadang gambar yang nyata itu sama dengan seribu kata. Menambahkan gambar telinga kelinci pada wajah membuatnya lebih emosional dan sehingga mudah diingat. Itu adalah teknik yang sudah dikenal oleh tentara di manapun juga. Saat seseorang berada di pertarungan dan takut akan nyawa mereka, mereka cenderung melupakan argumen yang memiliki intelektual tinggi, tetapi mereka mengingat gambar yang sederhana.
Kalian bisa bertaruh bahwa Ichigo tidak pernah melupakan gambar kelinciku, walaupun pada saat dia gemetar ketakutan melawan monster yang besarnya sepuluh kali lipat dari ukurannya.
Dan aku tahu kalian ingin aku lebih memperpanjang surat ini tentang orang-orang yang dipasangkan dengan diriku dalam khayalan menyedihkan milik kalian. Tetapi, aku tidak punya waktu untuk itu. Aku hanya bisa mengatakan: Ichigo adalah temanku, begitu juga dengan Renji dan Orihime. Nii-sama adalah kakakku. Kaien Shiba sudah menikah.
Akhir kata, aku akan mengatakan satu hal tentang "pertarungan pair" bodoh kalian: Sadarlah!
Dan bagaimana bisa aku menjadi seseorang yang ahli dalam hal zombie? Ada apa dengan itu? (1)
Hormat saya,
Rukia Kuchiki
*KaSaHa*
(1): Kata authornya ini berkaitan dengan chapter 501. Mungkin tentang Rukia yang mengambang di kolam itu? Waktu dibawa sama Zero division. Entahlah...
T/N (Translator's Notes): Waaa, maaf atas keterlambatan yang amat sangat. Karena udah mulai masuk sekolah dan gangguan internet, membuat Saichi akhirnya tidak meng-update padahal sudah selesai. Maaf juga atas kekurangan kata di chapter sebelumnya. Sepertinya itu kesalahan dari FFn sendiri. Sekian dan terima kasih!
Next chapter: Mary Sues (saya juga tidak tahu ini siapa)
See ya in the next chapter!
