Tamma: akan terjawab dichapter ini.
Zukito: tenang aja Naruto masih punya kelemahan kok.
Nokia 7610: iya
Reyvanrifqi: tidak punya.
Blood D. Cherry: pantes
Genesis Of Aquarion: karna saya suka rave master jadi saya bikin aja
WTS-gaki: chapter depan.
Neko Twins Kagamine: tentu
Yuuki Tokabito, Dark Namikaze Ryu, nanaleo099, Uzumaki 21, A'Raion No Su, HarisHeavenStar, Nokia 7610, samsulae29, kirisaki shin, , , agung. , blue-senpai, Genesis Of Aquarion, Namikazekevin, Rizukami, akbar123, Nyuga totong, rifal vengeance, leotujuhempat, , tnma, dan para Reader dengan nick name Guets, Terimakasih telah merieview.
Disclamer
Naruto, High School DxD dan Rave Master bukan punya saya.
Naruto & High School DxD: Dark Bring Master
Raiting: M
Genere: Adventure, Fantasy, Romance, Supernatural
Pairing: Naruto X Harem
Warning: Abal, Gaje, OOC, OC, Typo
.
Chapter 3: Dark Bring Master VS Magic Master
.
Dirungan penelitian ilmu gaib, kini terdapat 7 orang iblis muda, dan salah satunya Naruto, yang dipaksa untuk ikut keruangan penelitian ilmu gaib.
"Ada apa sebenarnya kalian menyeret ku?" Tanya Naruto dengan datar kepada anggota penelitian ilmu gaib.
"Naruto-kun mau kah kau menjadi salah satu budak ku?" Tanya Rias dengan nada seksual.
"Maaf Rias, sepertinya aku tidak tertarik dengan penawaran mu" jawab Naruto datar, dan juga memasang wajah datar.
"Apa maksud mu berengsek tidak tertarik dengan penawaran Boucho?" teriak Issei dengan marah.
"Aku hanya tidak tertarik menjadi budak dari keluarga Gremory, terlebih lagi aku juga iblis murni" jawab Naruto datar.
"Jangan sombong kau berengsek" teriak Issei dengan emosi, dan mengaktofkan Bossted Gearnya yang sudah mengarah pada Naruto.
DUAAKKK!
Selueuh penghuni yang berada di ruangan penelitian ilmu gaib membulatkan matanya, kecuali Naruto, saat melihat Issei yang mengarahkan tijunya yang berlapis sarung tangan naga pada Naruto, dapat ditahan oleh Naruto, bukannya hanya ditahan, tapi membuat Issei terpental hingga dinidng hanya dengan jari telunjuknya, dan jari tengahnya.
"Bukannya kau sombong Issei, buktinya kau percaya diri sekali dapat mengalahkan ku, dengan Sacred Gear tidak berguna milik mu itu" ucap Naruto datar. Issei yang terjatuh bangkit kembali, dan menatap Naruto dengan penuh emosi.
"APA MAKSUD PERKATAAN MU HAH" teriak Issei dengan emosi yang mengebu-ngebu.
"Kalian berdua cukup" ucap Rias tegas, yang akhirnya memberhentikan perkelahian mereka. "Tolong maafkan perkatan Issei, Naruto-kun" ucap Rias meminta maaf pada Naruto, atas kelakuan Issei.
"Itu tidak masalah Rias" balas Naruto datar. Naruto yang dari tadi berdiri, menyandarkan tubuhnya kepada tembok, dengan melipat kedua tangannya didepan.
"Kalau kau tidak mau menjadi budak ku tidak masalah, tapi apa kau mau bekerjasama dengan kami?" Tanya Rias kepada Naruto, yang sedang memejamkan matanya.
"Bekerjasama apa yang kau maksud Rias?" Tanya balik Naruto dengan tenang.
"Melakukan kerjasama dalam hal pekerjaan, sebagai contoh, kami membantu mu jika kau dalam kesulitan, dan kau membantu kami, jika kami kesulitan, bagaimana? Apa kau mau?" Tanya, dan jawab Rias.
"Menurut ku tidak ada salahnya" jawab Naruto.
Tiba-tiba, muncul sebuah lingkaran sihir, diiringi dengan muncul kobaran api, dan memunculkan seorang pemuda berambut pirang berwajah sombong, yang memakai jas merah, dengan kemeja putih didalamnya.
"Sudah lama aku tidak kesini" ucap pemuda itu. "Aku kesini untuk menjemput mu Rias-hime" tambah pemuda itu, yang mendekati Rias.
"Cih, jangan panggil aku dengan sebutan itu, jika kau yang menyebutkannya, rasanya menjijikan" ucap Rias dingin.
"Ayo lah Rias, apa kau akan tetap menolok perjodohan kita, aku yakin keluarga Gremory akan menanggung malu jika kau menolok pertunangan kita, terlebih lagi, aku sangat yakin mereka tidak memberikan mu pilihan" balas pemuda itu dengan angkuh. Sedangkan Naruto hanya menyeringai mendengar ucapan dari sang pemuda itu.
"Jadi dia orangnya dari keluarga Phenex" batin Naruto yang masih memajamkan matanya.
"Aku bilang tidak ya tidak Raiser, apa kau mengerti hah?" bentak Rias dengan keras.
"Tapi kau harus tetap menikah dengan ku, atau seluruh budak mu ini akan aku bakar dengan api abadi ku" ucap Raiser dingin.
"Apa kau tidak mendengarkan perkatannya" ucap Naruto yang mulai membuka matanya. "Dia sudah menolok perjodahan kalian, dengan kata lain kau itu ditolok mentah-mentah oleh Rias" tambah Naruto dengan dingin.
"Apa maksudmu hah? Rias itu milik ku" balas pemuda itu yang diketahui bernama Raiser.
"Apa Rias milik mu, apa aku tidak salah dengar?" ucap Naruto yang berjalan dengan tenangnya kearah Raiser. "Rias hanya milik ku jadi kau jangan menggangunya atau kau akan kubunuh" tambah Naruto dingin. Seluruh iblis yang ada di Ruangan Penelitian Ilmu Gaib membulatkan matanya, kecuali Rias yang mukanya sudah memerah hingga kedua tangannya menutupi wajah cantiknya.
"Heh Iblis rendahan seperti mu memang bisa apa?" sombong Raiser.
"Membunuh mu" Jawab Naruto dingin. Raiser yang sudah mulai emosi berdiri, dan berniat memukul Naruto, tapi secara tiba-tiba datang perempuan berambut perak dengan pakaian Maid.
"Grayfia, apa yang kau lakukan disini?" tanya Rias ketika melihat gadis berumuran 20 tahun didepannya.
"Saya disini atas perintah Sirzechs-sama, jika Rias-sama tetap menolok perjodohan ini makan akan diadakan Raiting Game" jawab Grayfia.
"Hahaha kau tidak akan bisa menang dari ku dalam Raiting Game Rias, aku memiliki satu set penuh bidak-bidak ku" ucap Raiser dengan menjentikan jarinya, dan muncul kobaran api dirini dengan 15 gadis cantik.
"Apa dia mempunyai 15 gadis cantik?" ucap Issei ketika melihat 15 gadis cantik muncul diiringi dengan kobaran api. Sedangkan Naruto hanya menatap bosan Issei, dan Raiser yang mulai berkelahi, atau lebih tepatnya Issei marah ketika Raiser yang notebatnya adalah calon Suami Rias bernai menyantuh wanita lain, dan itu berlangsung hingga beberapa menit hingga Raiser, dan budak-budaknya pergi.
"Jadi kalian hanya punya waktu 1 minggu?" Tanya Naruto pada kelompak Rias yang menundukan wajahnya.
"Ya Naruto-kun" jawan Rias dengan nada sedih.
"Kalian berlatih dengan giat tadi aku sudah semampu ku membantu kalian walaupun harus berbohong, tapi nyatanya masalah ini harus diselesaikan dengan pertempuran, jadi aku tidak bisa apa-apa" balas Naruto. "Aku akan menyaksikan pertandingan kalian nanti, jadi kalian harus memang" itulah perkatan terakhir Naruto sebelum Naruto pergi terhisap dengan lubang vortex yang muncul dari kalungnya.
.
Naruto muncul kembali dikamar apartemennya, dengan lubang vortex. Naruto berjalan kearah lemari pakaiannya, dan mengganti seragam Kuoh Akademinya dengan pakian serba hitamnya. Setelah selesai mengganti bajunya, Naruto berjalan kearah pedang Elucidator Dark Bring yang terpampng didinding.
"Waktunya kita berpesta Elucidator Dark Bring"
.
Di hamparan gurun pasir terlihat seorang pemuda berambut raven, yang memakai jaket hitam berkerah tinggi dibiarkan terbuka, sedang berjalan dengan santainya. Baru berjalan beberapa langkah pemuda berambut raven itu bertemu dengan seseorang yang dicarinya.
"Aku pikir akan susah untuk mu mencari mu Dark Bring Master" ucap pemuda berambut raven itu dengan datarnya.
"Untuk apa kau mencari ku? Aku sedang banyak kerjaan, jadi bisa biarkan aku lewat" pinta Naruto datar.
"Tentu saja untuk membunuh mu" ucap pemuda raven itu yang melemparkan bola api ditangan kanannya, kepada Naruto yang sedang menatapnya dengan datar.
DUUUAAARRRR!
"Kau pikir itu akan melukai ku" ucap Naruto datar, dan mengarahkan pedangnya kedepan yang sudah berubah menjadi berwarna hijau kehitam-hitaman.
"Bagaimana kalau ini" ucap pemuda raven itu. Tiba-tiba langit menjadi gelap disekitar mereka.
DUAARRR!
Pemuda raven itu membulatkan matanya, seakan tidak percaya, serangan petir dari arah langit langsung hanya menembus tubuh Naruto.
"Sudah ku bilang, sampai kapanpun kau tidak akan bisa mengalahkan ku Magic Master" ucap Naruto. Pedang Elucidator yang Naruto gemgam berubah bentuk, menjadi lebih besar, dan bernawar merah kehitam-hitaman.
[Dark Explosion: Phoenix Blast]
DUARR!
Serangan Naruto menimbulkan asap dan debu menjadi satu ditempat pemuda raven itu, saat asap, dan debu itu mulai menipis memperlihatkan pemuda raven itu yang dilindungi oleh sebuah perisai yang terbuat dari cahaya berwarna hijau.
"Jadi kau bisa menangkis serngan ku ya" ucap Naruto. Pedang Elucidator Naruto berubah lagi menjadi 2 pedang tipis.
[Dark Blue Crimson: flow dual sword]
TRANK!TRANK!TRANK!
Setiap ayunan pedang Naruto berhasil ditahan oleh pemuda berambut raven itu yang membuat dua buah pedang dari cahaya yang berwarna hijau.
Naruto yang merasa usahanya sia-sia segera mundur kebelakang, dan pedang yang Naruto gunakan berubah bentuk kembali menjadi sangat tipis.
[Dark Silfarion: flash of darkness] [Dark Explosion: Exploisons]
DUAR!DUAR!DUAR!DUAR!DUAR!DUAR!
Ledakan secara beruntun terjadi ditempat Naruto berdiri tadi hingga tempat Naruto berdiri sekarang, tapi ledakang itu tidak melukai pemuda raven itu.
"Aku tidak menyangka serngan ku tidak melukai mu sama sekali Magic Master" ucap Naruto datar."Boleh kah aku tahu nama mu yang sebenarnya?" Tanya Naruto datar.
"Itachi, Itachi Uchiha"
.
Disebuah rungan yang cukup terang, terdapat sosok gadis berambut hitam panjang, yang sedang duduk ditepi ranjang tempat tidur, dengan melihat-lihat fotonya, dengan pemuda berambut pirang.
"Semoga kau baik-baik saja Naruto" ucap gadi itu yang diketahui adalah Ophis.
.
"Itachi Uchiha, seorang Magic Master, atau yang lebih dikenal dengan nama Elemental Master, dan sekaligus pemegang Sacred Gear Sharinggan, sebuah Sacred Gear Mata, sungguh aku sangat tersanjung bisa bertemu dengan mu" ucap Naruto datar.
"Naruto Namikaze, seorang iblis murni tanpa kekuatan apapun, tapi satu-satunya orang didunia ini yang memiliki kemampuan Energy Dark Bring, senang bertemu dengan mu" balas pemuda raven itu yang diketahui adalah Itachi.
Pedang Elucidator yang Naruto gemgam berubah kembali menjadi besar, dan berat."Tapi sayang sepertinya aku harus membunuh mu" ucap Naruto yang sudah ada didepan Itachi, dan mengayunkan pedangnya.
[Dark Grafity Core: lacing gravity]
DUAKKKGG!
Itachi terpental jauh saat Naruto berhasil menghantamkan pedang besarnya pada Itachi. Itachi yang terjatuh mulai bangkit kembali. Itachi merentangkan tangannya keatas, tiba-tiba muncul sebuah bola api ditangan Itachi, Itachi yang mereasa sudah cukup dengan tekanannya, melemparkan bola api itu.
[devastating fireball]
DUUUAAAARRRR!
Ledakan terjadi ditempat Naruto, asap dan debu saling mengumpul, saat asap, dan debu itu menipis, memperlihatkan Naruto yang mengayunkan pedang berwarna hijau kegelapan.
"Apa kau tidak pernah belajar dari kesalahan, kalau kekuatan sihir tidak akan mempan kepada ku" ucap Naruto menyeringai.
"Kekuaran sihir memang tidak mempan, kecuali sihir cahaya, karna kau iblis pasti itu akan mempan kepada mu" balas Itachi datar. Muncul sebuah lingkaran sihir berwarna hijau diatas Itachi.
[shot light saber]
Muncul ratusan, tidak bahkan ribuan pedang cahaya yang mengarah pada Naruto. Tapi Itachi membulatkan matanya ketika pedang-pedang cahayanya menembus tubuh Naruto.
"Kau pikir serngan seperti itu akan melukai ku" ucap Naruto menyeringai. Sedangkan Itachi tampak berfikir keras bagaimana cara mengalahkan Naruto.
"Hanya ada satu cara, serangan secara langsung menggunakan bagian tubuh" batin Itachi. Dua buah pedang cahaya terbentuk dikedua tangan Itachi. Itachi berlari kearah Naruto, dengan pedang cahaya, serta matanya, yang sudah berubah menjadi merah darah, dengan tiga temoe dipupuil matanya.
TRANK!TRANK!TRANK!
Setiap ayunan pedang cahaya Itachi, dapat ditahan oleh Naruto, begitu juga dengan Itachi yang dapat menahan setiap ayunan pedang Naruto.
TRANK!
Pedang Elucidor yang Naruto gemgam terpental jauh kesamping, Naruto yang tidak menggunakan senjatanya mundur kebelakang.
"Sungguh terhormat kau dapat mengathui kelemahan ku Itachi Uchiha" ucap Naruto.
"Itu bukalah hal yang sulit untuk mengtahui kelemahan mu" ucap Itachi, yang mengarahkan tangannya kedepan, dan tercipta sebuah bola berwarna merah ditengan Itachi.
[fireball crusher]
Bola api didepan tangan Itachi meluncur kearah Naruto dengan cepat, tapi Naruto hanya menatap datar bola api itu.
DUUUAAARRR!
Ledakan besar terjadi didepan Itachi, tapi Itachi hanya memandang datar ledakan didepannya itu.
"Sudah selesai" guman Itachi, tapi saat asap itu menipis memperlihatkan Naruto, yang tanpa luka sedikit pun.
"Apa kau tidak pernah belajar dari kesalahan mu? Serngan sihir, atau benda apapun tidak akan mempan kepada ku, keculi kau menyerang ku secara langsung menggunakan tubuh mu, baru aku bsa terluka, walaupun kau menggunakan senjata" ucap Naruto datar.
[Kamui: Vomit Demension]
Keluar tiga buah Fuma Shuriken dari sebuah lubang vortex yang muncul dari didepan Naruto. Dengan gesit Itachi dapat menghindari tiga buah Fuma Shuriken yang mengarah padanya. Tapi tiba-tiba Naruto sudah ada diatasnya yang terbang menggunakan dua pasang sayap iblisnya.
{kamui: Vomit Demension]
Keluar puluhan tombak cahaya dari depan Naruto yang mengarah pada Itachi, Itachi yang masih menggamgam erat dua pedang cahyanya segera menangkis tombak-tombak cahya yang mengarah padanya.
TRANK!TRANK!TRANK!TRANK!TRANK!
Tombak-tombak cahaya yang mengarah padanya dapat ditangkis oleh Itachi dengan sempurna, tapi Itachi membulatkan matanya, saat Naruto sudah ada dibelakangnya, dan melingkarkan pedang Elucidatornya dileher Itachi.
"Sebenarnya apa tujuan mu menyerang ku Itachi?" Tanya Naruto datar yang masih tetap melingkarkan pedang Elucidaornya dileher Itachi.
"Karna kau akan merusak aliran waktu" jawab Itachi yang tidak kalah datarnya.
"Merusak aliran waktu? Jangan bercanda kau, mana mungkin aku melakukan itu, aku lebih suka hidup mengikuti takdir, walaupun itu pahit, dari pada harus Merusak, atau menghancurkan aliran waktu" balas Naruto datar.
"Aku tidak percaya ucapan mu" ucap Itachi yang tidak kalahnya datar.
"Apa ini tidak cukup, kau bisa saja aku bunuh bila aku ingin menghancurkan, atau merusak aliran waktu, karena kau adalah satu-satunya penghalang besar, bila aku ingin merusak aliran waktu, tapi nyatanya kau tidak akan aku bunuh" balas Naruto datar, dan menjauhkan pedang Elucidatornya dari leher Itachi.
"Lalu untuk apa kau mempunyai kekuatan Drak Bring Master jika tidak ingin menghancurkan aliran waktu?" Tanya Itachi.
"Untuk membunuh seseorang yang telah membuang ku, dan menganggap aku ini tidak berguna" jawab Naruto.
"Kalau begitu maafkan aku atas penyerang tadi Naruto-san" balas Itachi meminta maaf.
"Itu tidak masalah Itachi" balas Naruto. "Itachi apa kau mau menjadi anggota keluarga ku?" Tanya Naruto pada Itachi yang sedang berjalan, atau lebih tepatnya mereka berjalan bersama untuk mencapai kota, dan terbebas dari tempat gurun pasir ini.
"Apa maksud mu dengan keluarga Naruto-san?" Tanya Itachi yang tidak mengerti, Naruto hanya menghela nafas saat Itachi bertanya itu padanya.
"Apa kau tahu Evil Pieces?" Tanya balik Naruto pada Itachi, Itachi hanya mengangguk. "Kau akan aku rengkarnasi menjadi iblis, dengan Evil Pieces dan menjadikan mu keluarga ku, apa kau mau?" Tanya Naruto.
"Baiklah aku terima penawaran mu Naruto-san, tapi aku akan tetap fokus dalam tugas sebagai penjaga aliran waktu, dan jika bidak mu, atau dirimu ingin menghancurkan waktu, aku akan membunuhnya" jawab Itachi.
"Kalau bidak ku berani melakukan itu aku yang akan membunuhnya, dengan tangan ku sendiri" balas Naruto.
"Aku pegang janji mu Naruto-san" ucap Itachi.
"Kau bisa pegang kata-kata ku Itachi" ucap Naruto, yang segera melakukan ritual rengkarnasi iblis kepada Itachi yang cocok dengan bidak bishop.
.
Disebuah ruangan yang hanya diterangi oleh beberapa lilin terdapat seseorang yang sedang duduk dengan santainya, yang diketahui adalah saudara kembar Naruto, Menma Namikaze.
"Mungkin sudah waktunya kalian beraksi sekarang" ucap Menma dengan seringai.
"Akhirnya sudah bosan aku menunggu selama beberapa tahun ini untuk tidak menunjukan diriku" ucap seseorang berambut hitam panjang dengan mata ular.
"Kau benar manusia menjijikan, aku juga sudah bosan, untuk menahan diri" balas pemuda berambut coklat jabrik.
"Bisa kah kalian diam, kalian terlalu berisikik" bentak seorang wanita yang memiliki rambut merah panjang, dibiarkan tergerai, dan memakai kacamata.
"Kalian itu lama-lama seperti si putih saja" ucap pemuda berambut abu-abu pendek, dan memakai kacamata.
"Jangan sama kan aku dengan dia" balas pemuda berambut hitam panjang dengan mata mata ular. "Terlebih lagi kau juga putih bodoh" tambahnya.
"Itu abu-abu pak tua menjijikan, bukan putih, dasar buta warna" balas gadis berambut merah panjang yang memakai kacamata.
"Bisakah kalian tidak bertengkar sehari saja, kuping ku sudah bosan mendengar ocehan-ocehan kalian" ucap pemuda berambut merah pendek, dengan poni menutpi matanya bagian kanan, dan memperlihatkan mata kirinya dengan bentuk pola riak air.
"Sudah kalian diam lah, Raja ingin bicara" ucap pemuda berambut hitam panjang, dengan mata kanannya yang tertutup poni.
"Terimakasih telah mendiamkan mereka 'Witch Devil' aku ada misi untuk kalian Oracion Seis" ucap Menma dengan seringai.
"Misi apa itu Raja?" Tanya pemuda berambut hitam pnjang dengan poninya menutupi wajahnya bagian kanan.
"Hancurkan Desa Yukigakure"
.
.
.
TBC
.
Akhirnya selesai juga chapter 3.
.
Ada yang tau keenam orang yang bersama Menma siapa, tentu tau kan? Saya suah memberi ciri-cirinya loh
.
Ada yang tau disini Itachi berperan sebagai siapa kalau di Rave Master? Sang Elemental Master, penjaga aliran waktu, sekaligus teman Haru dkk.
.
Evil Pieces Naruto:
King: Naruto
Queen: -
Bishop: Itachi
Bishop: -
Kinght: -
Kinght: -
Rook: -
Rook: -
Pawn: -
Pawn: -
.
Keterangan jurus
Kamui: Vomit Demension: mengeluarkan sebuah senjata dari dimensi milik Naruto.
Dark Grafity Core: lacing gravity: sebuah tekanan gravitasi tingkat tinggi.
.
Chapter depan: Formation Of Akatsuki
.
