Airigato telah mereview cerita yang acak-acakan ini, dan kurang menarik.

.

Disclamer

Naruto dan High School DxD bukan punya saya.

Naruto & High School DxD: Dark Bring Master

Raiting: M

Genere: Adventure, Fantasy, Romance, Supernatural

Pairing: Naruto x Harem

Warning: Abal, Gaje, OOC, OC, Typo

.

Chapter 8

.

Naruto memandang datar sosok Raiser yang menabrak dinding hingga dinding yang ditabrak Raiser retak, lebih tepatnya bolong. Naruto melangkahkan kakinya menuju tempat Raiser yang terkapar dengan darah disudut bibirnya.

Perlahan-lahan Raiser mulai bangkit, dan secara ajaib, luka yang dialami Raiser sembuh dengan cepat. Raiser menyeringai ketika Naruto memberhentikan langkahnya tiba-tiba, dan menatapnya dengan datar.

"Heh ada apa? kau tidak jadi menyerang ku, apa kau takut?" ejek Raiser pada Naruto yang memandang datar.

"Takut kata mu, jangan buat aku tertawa" ucap Naruto sinis. "Kau itu cuma pecundang yang bersembunyi dibalik nama Phenex, jadi jangan berlagak kuat kau" lanjut Naruto datar dan kembali melangkahkan kakinya kearah Raiser. "Akan aku tunjukan perbedan kekuatan kita Raiser"

.

Kelompok Rias, dan Sona menatap tidak percaya pada sosok Naruto yang mampu mengimbangi, kekuatan Raiser dengan Taijutsu saja, dan Kamui Dark Bring.

"Fufufu~Naru-kun begitu kuat" Akeno berucap dengan nada menggoda.

"Aku tidak percaya orang sekelas Raiser mampu diimbangi hanya dengan tanpa kosong" ucap Kiba menatap tidak percaya pada sosok Naruto.

Berbeda dari kelompok Rias dan Sona yang menatap kagum sosok Naruto. Sirzerch, Grayfia, dan Lord Gremory tersenyum menatap layar prokyektor.

"Tanpa pedang mu kau sudah sekuat itu, aku yakin Raiser akan langsung tamat jika kau menggunakan pedang kesayangan mu" guman Sirzerch yang menatap layar monitor dengan senyum.

.

(Kembali ke Arena)

Dengan santainya Naruto berjalan ketempat Raiser yang terkapar dipingir arena karena pukulan Naruto yang begitu kuat yang telah dialiri energy Dark Bring.

"Ayo berdiri lagi tunjukan kemampuan api mu lagi Raiser" ucap Naruto datar, yang terus berjalan ketempat Raiser terkapar.

"Sialan kau" balas Raiser kesal, yang berdiri kembali dan mengelap darah yang keluar dari sudut bibirnya. Tanpa buang waktu Raiser menembakan bola apinya kearah Naruto yang menatapnya datar.

"Percuma"

DUAR!

Raiser membulatkan matanya tidak percaya, bola api besarnya hanya menembus tubuh Naruto layaknya hantu.

"Kau tidak pernah belajar dari kesalahan, kalau serangan api mu itu tidak akan mempan pada ku" ucap Naruto datar, yang terus berjalan kearah Raiser.

"Brengsek kau iblis rendahan" kesal Raiser, yang berlari dan mengarahkan tinjunya kewajah tampan Naruto.

"Terlalu lambat" dengan mudahnya Naruto menghindari pukulan Raiser yang mengarah kewajahnya. Raiser tidak kehabisan akal, mengarahkan tinju berlapis api keperut Naruto, dan Naruto kembali menghindarinya dengan sangat mudah.

"Sekarang giliran ku" tangan kanan Naruto yang terkepal memancarkan aura ungu pekat, dan tanpa menghabisan waktu, Naruto memukul perut Raiser dengan tangannya yang dialiri energy Dark Bring.

BUAKH!

Dengan sekali pukul Raiser terpental hingga dinding arena yang menyebabkan lubang cukup besar didinding Arena.

Semua penonton kembali terbengong melihat pukulan Naruto yang sangat mengerikan, yang bahkan membuat arena berlubang hanya sekali pukul.

"Tunjukan lagi kekuatan yang kau sombongkan itu Raiser" pinta Naruto datar, yang berjalan kearah Raiser dengan tenang.

Raiser mendicih kesal, pukulannya dapat dihindari dengan sangat mudah, ditambah membuatnya menabrak dinding arena sekali pukul.

Raiser mencoba berdiri walaupun kesusahan, wajah kesalnya berubah seketika menjadi menyeringai sadis.

"Apa kau bisa mengalahkan ku setelah ini iblis rendahan" Raiser menjentikan jarinya, seketika muncul sebuah lingkaran sihir berlambang clan Phenex disebelah Raiser, diikuti dengan munculnya 15 gadis budak Raiser. "Kau akan kalah setelah ini iblis rendahan"

.

Akatsuki beserta Sasuke menatap tidak percaya pada sosok didepan mereka yang dapat merubah tubuhnya menjadi api, yang sama seperti Haku, tapi Haku berubah menjadi es.

"Kekuatan yang sama dengan Haku, merubah bentuk menjadi elemen, ini akan sulit" guman Kimimaro, yang menatap pemuda didepannya yang menatap mereka dengan santai.

"Ayo buat aku terhibur Akatsuki" ucap Lee santai, yang menatap Akatsuki dengan mata menyepit. "Kurang satu, dimana satunya" batin Lee bingung.

"Kena kau"

CRAZ!

Tubuh Lee berdarah dibagian pipi setelah terkena tebasan pedang cahaya milik Itachi yang menyerangnya dari belakang.

"Jadi benar apa yang dikatakan Haku, kalau pemegang Sacred Gear salah satu Logia hanya bisa merubah postur tubuh menjadi elemen jika diinginkannya" ucap Itachi yang membetulkan posisinya.

"Apa maksud mu Itachi?" tanya Sasuke tidak mengerti apa yang dimaksud Itachi.

"Dengan kata lain seorang pemegang Sacred Gear salah satu bertipe Logia, hanya mampu merubah dirinya menjadi elemen jika dimau, atau bisa dibilang, dia hanya mampu diserang dititik butanya, atau sesama pemegang Sacred Gear Logia, mungkin juga bisa dengan serangan kilat karena tidak mungkin dia berubah begitu saja menjadi apa tanpa jeda waktu" bukan Itachi yang menjawab melainkan Kimimaro.

"Jadi begitu? aku mengerti sekarang" guman Sasuke memasang pose bertarung aliran satu pedang, yang sangat Itachi kenal.

"Sasuke jangan katakan kau mau..." Itachi tidak bisa melajutkan kata-katanya yang berhenti mendadak. Sedangkan Sasuke tersenyum tipis menatap Itachi.

"Ya aku melakukan itu, teknik terkuat berpedang, teknik yang tidak bisa dikuasi siapapun termasuk penciptanya, teknik kutukan yang langsung membuat orang tewas setelah melakukannya, dan teknik masa kuno yang telah hilang 1000 tahun yang lalu" Sasuke mengalihkan pandangannya, dan menatap Lee dengan tajam. "Bersiap untuk mati Portgas D. Lee"

[Itaryu: Condemnation]

CRAZ!CRAZ!CRAZ!

.

Para penonton, beserta Sirzerch, Lord Gremory dan Lord Phenex menatap tidak percaya pada pertarungan yang ditunjukan oleh layar proyektor didepan mereka.

"Tidak mungkin Naruto bisa tewa-" belum sempat Sirzerch selesai berbicara sudah dihentikan oleg gadis yang dianggap adiknya sendiri yang mengisyaratkan untuk diam.

"Naruto-kun tidak akan tewas begitu saja, Naruto-kun akan menunjukan kekuatan yang lama ia sembunyikan" potong Grayfia setelah Sirzerch berhenti bicara.

"Apa mak-"

"Kekuatan yang telah menolongku dari kumpulan iblis liar, kekuatan terliar yang dia miliki, kekuatan yang aku suka sekaligus benci" lagi-lagi ucapan Sirzerch dipotong oleh Grayfia.

Sirzerch mencoba mencerna apa yang dikatakan Grayfia, beberapa detik kemudian Sirzerch terkejut, bahkan benar-benar terkejut.

"Reaksi mu terlalu lama Sirzerch-sama"

Berbeda dari Sirzerch dan para penonton yang menatap tidak percaya layar proyektor, anggota clan Phenex menatap layar proyektor dengan seringainya.

"Tamat riwayat mu iblis rendahan"

.

(Kembali ke Arena)

Raiser tidak menghilangkan seringainya, ketika Naruto memberhentikan langkahnya dan menatapnya dengan mata menyipit.

"Kenapa? kau takut? ayo mendekat lagi" ejek Raiser yang berdiri kembali dengan luka-luka yang memulih kembali seperti semula dengan cepat.

"Takut kata mu" Naruto memberhentikan ucapannya dan menggambil sebuah benda yang mirip seperti gelang disaku celana pensilnya. "Aku tidak akan takut pada seorang raja yang beraninya bersembunyi dibalik bidak-bidaknya" lanjutnya datar, yang telah memasangkan benda seperti gelang ditangan kanannya.

"Sialan kau" kesal Raiser mendapat sebuah hinaan dari iblis didepannya dan budak-budaknya. "Kalian maju" tanpa disuruh dua kali dua pawn Raiser maju kearah Naruto dengan mengayunkan tongkatnya kearah Naruto.

"Terlalu lambat"

Dua pawn Raiser menatap tidak percaya pada sosok Naruto yang berhasil menghindari serangan kombinasi mereka dengan sangat mudah.

Dua pawn Raiser melompat kebelakang, tapi dari arah belakang muncul 4 pawn Raiser yang lainnya.

[Shadow: Shadow Slash]

CRAZ!CRAZ!CRAZ!CRAZ!

Dengan gerakan yang tidak terlihat seperti bayangan Naruto berhasil melukai 4 pawn Raiser dengan tangannya yang terselimuti bayangan dan membuat 4 pawn Raiser tergeletak tidak berdaya.

.

Para penonton, beserta Sirzerch, Lord Gremory, dan Lord Phenex menatap tidak percaya pada sosok Naruto yang berhasil melukai 4 pawn Raiser dengan sangat cepat.

"Kecepatan kekuatan itu bertambah dari yang terakhir ku lihat" guman Sirzerch menatap tidak percaya pada layar proyektor dihadapannya.

"Itu lah yang aku benci dari kekuatan itu" ucap Grayfia datar dan menatap layar proyektor yang mata indahnya tidak pernah lepas dari sosok yang telah merebut hatinya.

"Yang mana yang kau benci, Grayfia?" tanya Sirzerch yang mendengar apa yang dikatakan Grayfia, walaupun sedikit pelan.

"Sifat Naruto-kun berubah 180 derajat dari sifat aslinya, itu lah yang aku benci" jawab Grayfia datar, yang tetap menandangi sosok Naruto dari layar proyektor.

Berbeda dari iblis-iblis kelas atas, kelompok Rias beserta Rias menatap kagum pada sosok Naruto yang muncul dilayar proyektor didepan mereka.

"Ara ara, aku tidak menyangka Naruto-kun mempunya kekuatan seperti itu" ujar Akeno menatap layar proyektor, lebih tepatnya menatap sosok Naruto.

"Fufufu~ Aku tidak menyangka calon suami ku begitu kuat" ucap Rias sensual dan menatap Naruto dilayar proyektor dengan pandangan 'lapar'.

.

Raiser diam terpaku menatap tidak percaya pada 8 pawn yang kalah dengan mudahnya. 4 pawn dikalahkan Naruto dengan tangan bayangan, 4 pawn sisanya dikalahkan dengan tendangannya yang terselimuti bayangan hitam.

"Khukhukhu ayo buat aku lebih bergairah lagi iblis-chan"

.

Sirzerch dan yang lainnya terpaku diam, sosok Naruto yang mereka kenal tenang, datar, selalu tepat memperhitukan sesuatu, kini berubah 180 derajat, menjadi, sadis, gila, dan tidak beraturan.

"Itu lah mengapa aku benci kekuatan Naruto-kun yang itu" ucap Grayfia datar, yang tetap menatap sosok pujian hatinya.

"Grayfia, apa kau tahu sesuatu tentang sikap Naruto-kun?" tanya Rias dari jauh yang berlari kearah Grayfia diikuti budak iblis, termasuk, Issei dan Sona.

"Ah Rias-sama" ujar Grayfia mengalihkan pandangannya kearah Rias. "Itu adalah efek dari kekuatan bayangan Naruto-kun, jadi nanti akan hilang jika Naruto-kun menonaktifkannya" jawab Grayfia ramah, layaknya seorang Maid.

"Souka, baiklah" ujar Rias membalik badannya. "Aku pergi dulu Nii-sama, Grayfia" ucap Rias pergi dari tempat Sirzerch, dan dua Lord dari clan masing-masing.

"Selain itu apa lagi? Kenapa Naruto bisa seperti itu?" tanya Sirzerch menatap tajam Grayfia. Grayfia hanya menghela nafas pada sang kakak angkatnya.

"Dark Bring Shadow, adalah salah satu dari 5 Dark Bring Kutetsu, Dark Bring Shadow memiliki kutukan peringkat 3 dari 5 Dark Bring Kutetsu yang ada. Naruto-kun belum dapat mengatasi kutukan itu, jadi efek dari kutukan itu merubah sifat Naruto-kun 180 derajat dari aslinya, walaupun sekarang sudah mulai bisa dikendalikan oleh Naruto-kun" jelas Grayfia datar, yang menatap sosok pujaan hati dari layar proyektor.

"Jangan katakan..." Sirzerch tidak dapat melanjutkan kata-katanya, yang lebih memilih diam.

"Ya kau benar, Elucidator ke 4 dan Kamui ke 5" balas Grayfia datar yang tau apa yang dimaksud kakak angkatnya.

.

Lee menatap tidak percaya pada sosok yang kini telah pingsang dihadapannya, dia satu-satu orang yang dapat melukai tubuhnya secepat ini mungkin sekitar 30 detik.

"Aku kalah" Lee terjatuh dengan lutut sebagai tompangan tubuhnya, dan menundukan kepalanya sehingga eksprsinya tidak terlihat.

"Apa maksud mu Hiken no Lee?" tanya Itachi menatap tajam sosok Lee yang terjatuh tidak jauh darinya.

"Aku berkeliling dunia untuk menenjukan kalau aku yang terkuat, tapi orang itu telah mengalahkan ku, dia membuat ku tidak berdaya dalam waktu 30 detik, dia benar-benar mengalahkan ku" Lee semakin menundakan kepalanya, sehingga ekspresi tertutup bayangan rambutnyag

"Sudah lah, Akatsuki selalu terbuka untuk mu Lee" ucap Itachi berjalan kearah Lee. "Kalau kau mau ikut kami, aku yakin ketua kami akan melatih insting mu yang sangat lamban" lanjutnya.

"Benarkah?" tanya Lee menatap tidak percaya pada Itachi yang ada didegannya.

"Tapi kau harus menjadi seperti kami, iblis" balas Kimimaro yang juga mendekat kearah Lee.

"Tenang saja Lee, kau tidak diperlakukan buruk olehnya" ucap Haku yang tahu apa yang ada dipikiran Lee.

"Jadi apa kau mau Portgas D. Lee?" tanya Itachi mengulurkan tangannya kepada Lee. Sesuai yang ia duga, Lee menerima uluran tangan Itachi.

"Ya aku akan menerimanya, dan membunuh orang yang telah menghancurkan hidup ku"

.

Raiser kali ini hanya diam ditempat, tidak berani berkata apa-apa lagi. Pertama 8 pawnnya yang dibantai habis dengan cepat, sekarang 2 rooknya yang sebentar lagi akan kalah.

"Ayo lah gadis-gadis manis tunjukan kekuatan kalian pada ku, Khukhukhu" ujar Naruto disertai tawa iblisnya yang membuat siapa saja merinding.

Dua Rook Raiser, yang sudah meringding ketakutan melihat Naruto yang bagaikan orang gila terus tertawa layaknya Shinigami.

"Khukhukhu jadi kalian tidak mau maju kalau begitu biar aku yang maju"

[Shadow: Shadow Claw]

BUAKH!BUAKH!BUAKH!

Dengan gerakan yang berubah menjadi bayangan, sehingga tidak terlihat, Naruto berhasil memukul 2 Rook Raiser hingga terkapar tidak berdaya dihadapannya.

"Khukhukhu ayo siapa lagi yang mau maju kesini?" tawa iblis Naruto yang membuat Raiser beserja budak-budaknya menjadi merinding.

"Kalian maju lah" perintah Raiser pada 2 bidak Knightnya dan 1 bishopnya untuk menyerang Naruto.

3 Bidak Raiser yang biasanya disuruh Ravel untuk menyerang kini disuruh oleh Raja mereka sendiri, Raiser Phenex. Tanpa buang waktu mereka bertiga maju dan menyerang Naruto yang menatap mereka dengan pandangan sadis dan gila.

"Khukhukhu kalian punya nyali juga untuk maju, tapi sayangnya aku tidak banyak waktu, Khukhukhu" Naruto menapakan tangan kanannya ketanah, dengan sebuah seringai sadis.

[Shadow: Black Hole]

WUSH!

Sebuah lubang hitam dengan cepatnya menjadi besar, bahkan hampir memenuhi 1/4 dari Arena pertarungan, seandanya Raiser tidak pinggir Arena, sudah dapat dipastikan dia akan senasib dengan 3 bidaknya yang mencoba menyerang, dan 1 bidaknya yang menjadi alih strategi, termakan bayangan, lebih tepatnya dipindahkan secara paksa oleh Naruto kesuatu tempat yang ia ketahui.

"Kau bawa kemana budak-budak ku Kaparat" teriak Raiser emosi pada sosok Naruto yang berdiri tak jauh darinya.

"Khukhukhu, siapa yang tahu" balas Naruto. Bayangan yang berada dibawah Naruto, lebih tepatnya bayangan Naruto perlahan-lahan keluar dari tempatnya dan menyelimuti Naruto.

[Shadow Drive]

.

Para penonton diam terpaku tidak berani mengatakan apapun, melihat pertama yang unggul Raiser kini berbalik menjadi Raiser yang terpojok, karena hanya dengan satu orang yang memiliki kemampuan aneh.

Berbeda dari penonton yang menatap Naruto diam terpaku karena kagum, anggota clan Phenex menatap kesal Naruto karena berhasil 14 bidak Raiser tanpa sisa, yang kini hanya tersisa Raiser dan Yubellia, sang Ratu dari bidak Raiser.

"Cih sekuat apa iblis rendahan itu.

.

Sirzerch menatap kagum sosok Naruto sekaligus menatap ngeri Naruto dengan tawa gilanya, begitu juga dengan Lord Gremory dan Lord Phenex, kecuali Grayfia yang tampak tersenyum.

"Grayfia ada apa? kenapa kau tersenyum seperti itu" tanya Sirzerch kepada sang adik angkatnya yang tersenyum, menatap Naruto terselimuti bayangan, dilayar proyektor.

"Kekuatan ini yang aku suka dari Dark Bring Shadow" jawab Grayfia yang tetap tersenyum menatap Naruto, diproyektor.

.

Bayangan yang menyelimuti Naruto menghilang, dan memperlihatkan sosok Naruto yang berubah.

Sebuah bercak hitam, yang mirip seperti sisik terpampang ditubuh Naruto. Tampaknya gila dan sadisnya berubah 180 derajat menjadi tenang dan datar yang memandang Raiser berserta Ratunya secara bergantian.

"Tunjukan kemampuan kalian pada ku iblis muda" ucap Naruto datar, yang memandang 2 iblis yang lebih muda darinya, beberapa tahun.

"Yubellia habisi dia" perintah Raiser kesal yang merasa diremehkan oleh Naruto.

"Ha'i Raiser-sama" Yubellia terbang kelangit hitam dengan sepasang sayap iblisnya yang menyerupai sayap kelelawar. Yubellia yang merasa terbangnya sudah cukup, berhenti, dan memandang kebawah, tempat Naruto berdiri yang memejamkan matanya. Yubellia menciptakan sesuatu dari Sacred Gearnya, sebuah bola peledak berwarna hitam dengan jumlah banyak.

"Rasakan ini iblis rendahan"

DUAR!DUAR!DUAR!

.

Sirzerch memandang tidak percaya pada sosok Naruto yang sifatnya benar-benar berubah 180 derajat dari sifat sebelumnya, yang gila dan sadis, menjadi tenang dan datar.

"Grayfia apa yang sedang terjadi? kenapa Naruto kembali kesifat aslinya?" tanya Sirzerch bingung, yang menatap layar proyektor.

"Jika Naruto-kun menggunakan itu, maka Naruto-kun sedang terdesak" jawab Grayfia tanpa mengalihkan pandangannya dari proyektor, yang menunjukan sang pujaan hati.

"Maksud mu Naruto terdesak oleh Raiser dan Quennya?" tanya Sirzerch (lagi)

"Tidak" dengan cepat Grayfia menggelengkan kepalanya. "Naruto-kun bukan terderak oleh mereka, tapi oleh Dark Bring Shadownya" lanju Grayfia.

"Maksud mu?"

"Dark Bring Kutetsu dikenal dengan kutukannya yang dapat merubah sifat orang 180 derajat dari sifat aslinya, tapi

jika orang telah mengalahkan kutukan itu maka kutukan itu tidak akan bekerja, seperti Elucidator Dark Bring, dan Kamui Dark Bring yang tidak bekerja pada Naruto-kun, karena kutukannya telah dikalahkan olehnya, tapi ada satu cara untuk memakai Dark Bring Kutetsu tanpa kenapa terkena kutukan, Drive, sebuah kekuatan yang dapat mengeluarkan kekuatan tersebunyi Dark Bring, kekuatan yang dapat menghilangkan kutukan Dark Bring Kutetsu, dan kekuatan yang hanya dipunyai Dark Bring Master, tapi itu menguras 50% dari energy Dark Bring yang dipunya, dan jika memakainya terlalu berlebihan, maka akan sangat beresiko, atau bisa disebuat Blance Breaker jika itu Sacred Gear" jelas Grayfia panjang lebar.

"Jangan katakan..."

"Ya energy Dark Bring Naruto-kun tinggal 15%" potong Grayfia cepat.

.

Yubellia tidak menghilangkan seringainya ketika musuhnya sama sekali tidak bergerak, ketika ia menjatuhkan bom peledaknya dalam jumlah banyak ke Naruto.

"Ternyata mudah melawan mu" guman Yubellia menyeringai, tapi seketika seringainya hilang, ketika kabuat menipis, dan memperlihatkan Naruto yang tanpa luka sedikitpun.

"Apa hanya itu kekuatan mu nona pelacur" sebuah hinaan yang benar-benar menusuk hati Yubellia. Yubellia menggeram, dengan menggeretakan giginya kuat-kuat.

"Brengsek kau"

WUSH!

Belum sempat Yubellia menciptakan bm peledak, kini didepannya terdapat sesosok iblis dengan dua pasang sayap iblisnya.

"Ini lah kekuatan nona pelacur"

[Shadow: Iron Shadow]

BUAKH!

Dengan sekali pukulan yang amat kuat, dan juga dilapisi bayangan yang sekeras besi, berhasil membuat Quen dari Raiser Phenex tergeletak tidak berdaya.

"Mereka terlalu lemah, atau aku yang terlalu kuat ya" batin Naruto bingung dengan menatap Yubellia yang berhasil mengalahkan salah satu wanita yang suka padanya, Akeno.

Raiser merinding ketakutan, bagaimana pun iblis yang terbang didepannya mempunyai dua pasang sayap iblis, sedangkan dirinya hanya satu, yang berarti ia tidak sebanding dengannya.

"Si-siapa kau sebenarnya?" tanya Raiser tergagap ketakutan melihat sosok Naruto.

"Naruto Namikaze, orang yang akan merebut Rias dari mu, dan tangan kanan Sirzerch Lucifer"

.

Para penonton diam terpaku termasuk Rias, Lord Gremory dan, Lord Phenex, tidak menyangka kalau orang yang kini bertarung dengan Raiser adalah tangan kanan dari Maou Lucifer, ditambah ia mempunyai 2 pasang sayap iblis yang berarti dia adalah High Cllas Devil.

Bukan hanya mereka, anggota clan Phenex juga diam terpaku, mereka telah mengejek sang tangan kanan Maou Lucifer, seorang iblis yang terkenal karena tak pernah gagal dalam melakukan misi. Seorang iblis yang memiliki umur lebih tua dari Raiser, tapi masih mempunyai paras seorang remeja berumur 18 tahun, seorang iblis yang banyak dikagumi oleh wanita, baik kaum Iblis, Manusia, Da-tenshi, dan Malaikat.

"Apa kami akan selamat? setelah ini" itulah yang ada difikiran mereka.

.

Raiser diam terpaku, keringat mulai mengucur keras dari dahinya. Semua budaknya dibantai habis tanpa sisa dengan mudahnya, itu semua masuk akal menerutnya. Jangankan budaknya, dia yakin Clan Phenex bisa dibantai habis oleh pemuda didepannya yang terbang dengan gagah diatas dirinya.

"Hidup lah dengan ketakutan biar kau tahu bagaimana rasa takut pada seseorang yang lebih kuat mu" ucap Naruto tenang. Naruto mengepakan 2 pasang sayap iblis dan turun kebawah. "Kalau kau masih bersikeras melanjutkan pertarungan ini, aku akan meladeni mu Raiser"

Raiser tidak kuat menopang berat tubuh. Dengan perlahan Raiser jatuh dihadapan Naruto dengan bersujud, dan meneteskan air mata kekalahannya.

"Aku menyerah"

.

Seluruh penonton tidak bisa menahan tangis bahagia, begitu juga Rias dan kelompoknya. Mereka bahagia Raiser telah terkalahkan, tapi bukan itu bagian yang penting, bagian penting, Naruto dapat merubah sifat Raiser yang arogant dan serakah dengan kekuatan bayangannya, dan kata-katanya.

.

Bayangan-bayangan yang menyelimuti Naruto perlahan menghilang. Sebuah benda yang mirip seperti gelang Naruto lepaskan dari tangannya dan memasukan kedalam saku celananya.

"Jangan pernah menyesal menerima kekalahan dari seseorang yang belum kau ketahui, sehasurnya dari pertandingan ini kau belajar kalau sebenarnya meremehkan orang lain akan membuat kekalahan untuk mu sendiri" Naruto membalik badannya. "Sampai jumpa dipertemuan berikutnya semoga kau telah menjadi kuat Raiser"

.

Tanpa disadari siapapun seseorang berjaket biru dongker yang menutupi wajahnya dengan tudung jaketnya mengawasi pertandingan Naruto dan Raiser.

"Kau semakin kuat Naruto"

.

.

.

BERSAMBUNG!

.

Chapter depan akan terbongkar kenapa Rias dan Grayfia menyukai Naruto, mereka tidak secara instan menyukai Naruto, tapi karena ada sebab dan peristiwanya, begitu juga Akeno dan Ophis, tapi kalau mereka terbongkar di Season 2.

.

Kenapa Menma ngebunuh Minato, Khushina dan Naruko, itu akan terbongkar disaat pertarung Naruto Vs Menma.

Apa Sasuke membeci Itachi? tidak, ia membeci Madara.

.

Akatsuki [Evil Pieces Naruto]

King: Naruto Namikaze

Quen: -

Bishop: Itachi Uchiha

Bishop: -

Knight: Sasuke Uchiha

Knight: -

Rook: Portgas D. Lee/Rock Lee

Pawn: Kimimaro Kaguya

Pawn: Haku Yuki

.

Untuk nama Sacred Gear Kimamaro aku ambil di Translate.

.

Mohon Review

.