Tittle : Thanatos and Ker

Author : Kim Kyusung (Kimmie)

Genre : Adventure, Fantasy, Romance, Humor, Action, DC

Pairing : KyuSung

Slight Pair : HaeSung, WonSung/YeWon and BumYe/KiSung

Cast : Member Super Junior

~Member Boyfriend

~Member EXO

~Yonghwa CNBlue

~Member SNSD

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, Orang tua, Sment, Fans ya ^^

Dan, FF ini murni hasil kerja keras Kimmie ngetik~

Rating : K/T/M

Warning : YAOI (Boy X Boy ) yang ga suka Yaoi jangan baca, arraso !

G a suka sama FF dan Pairingnya, lebih baik langsung OUT.

.

Summary

Dewa Kematian dua jiwa satu tubuh. Buruk & baik. Ketika sosok Buruknya memakan Jiwa dari 12 pemegang elemen(EXO).Ia harus dihukum. Namun,Siapa sangka jika Dewa kematian diberikan sebuah nama –Yesung- oleh seorang manusia bernama Kyuhyun. Berhasilkah Pemegang elemen (EXO) membalaskan dendam kepada Yesung. Petualangan Yesung beserta 4 Guardian hadir disini :)

.

Preview

Chapter 4

.

.

"Hooaam... Hari ini benar-benar melelahkan." Ucap namja tampan yang sedang duduk di kasur king sizenya dengan wajah yang sangat lesu. Direnggangkannya otot-otot tubuhnya yang lelah, saat ini dirinya benar-benar lelah dan yang dia butuhkan sekarang adalah tidur.

BRAAK.. Terdengar suara pintu yang di buka dengan kasar, namja tampan itu sudah tahu siapa yang datang. Sehingga, ia mengacuhkan sang tamu yang masuk ke dalam kamar.

"Hyung...Kita akan pindah sekolah." Tanya namja manis yang sesuka hati masuk dan ikut tidur disamping namja tampan itu.

"Hemm." Balas namja tampan itu tanpa membuka matanya dan malah memilih merapatkan tubuhnya dengan selimut hangatnya yang bergambar crown.

"Aku merasakan firasat hyung. Kalau disekolah baru kita, akan ada hal yang menarik."

"..."

Tidak mendapatkan jawaban dari sang lawan bicaranya, namja manis itu pun akhirnya melirik unuk mengecek dan wajahnya seketika berubah menjadi sedikit kesal.

"Dia sudah tidur, hyung tidak asik!." Kesel namja manis tersebut, merasa dirinya juga sudah menggantuk ia pun memutuskan untuk ke kamarnya dan menutup pintu itu dengan keras lagi.

BRAKK... membuat namja tampan yang sudah hampir tidur pulas, kembali terlonjak kaget.

"YAK! HYUKJAE!." Teriak namja tampan itu dengan keras, membuat namja manis yang bernama Choi Eunhyuk tertawa geli dilorong rumahnya saat menuju kamar.

Setelah meredakan rasa kagetnya akibat sang adik, namja tampan tersebut kembali tidur bermaksud melanjutkan tidurnya. Tapi tepat tengah malam cincin yang berada di saku kemeja yang berada tidak jauh dari tempat tidurnya persis di sofa dekat jendela kamar mengeluarkan sinar dan melayang menuju kearah namja tampan yang sedang tertidur dengan sangat pulas. Seperti cincin yang hidup dan memiliki jiwa, Cincin itu mendekati jemari kanan sang namja dan masuk ke jari manis pria itu tanpa membangunkan sang majikan yang akan ia beri kekuatan nanti.

.

.

Thanatos and Ker

Happy Reading^^

Chapter 5

.

.

Choi Siwon dan Choi Eunhyuk dua orang pria muda yang merupakan anak dari keluarga kaya raya. Ibunya yang memiliki hobi atau biasa disebut dengan seorang kolektor, merupakan wanita yang senang sekali membeli dan mengumpulkan benda-benda langka yang bernilai tinggi. Sedangkan, sang Ayah yang merupakan seorang ilmuwan cerdas yang sudah terkenal akan temuan berbasis teknologi yang menakjubkan, sebut saja salah satu temuanya shoes flyyaitu sebuah sepatu biasa yang memiliki fungsi tidak berbeda jauh dengan sepatu lainnya, hanya saja yang membedakannya adalah sebuah tombol kecil dibelakang sepatu tersebut, jika tombol itu ditekan maka keluarlah api seperti turbo yang dapat membuat pemakainya terbang tinggi kemana saja.

Walaupun keluarga Choi sangat kaya tapi tidak banyak yang tahu akan kehidupan keluarga Choi ini, sang Ayah yang lebih suka menghabiskan waktunya di lab temuannya, dan sang ibu yang berpergian keliling dunia menghadiri berbagai lelang benda langka. Dan, tahun ini keluarga Choi memutuskan untuk pindah dan menetap di sebuah kota kecil Seoul yaitu Nohwon.

"Hyung kenapa appa memilih kota ini ? lebih enak di pusat kota Seoul kan." Tanya Eunhyuk kepada sang kakak yang sedang berdiri didepan sebuah cermin besar. Tetapi, sang kakak sibuk merapikan seragam sekolahnya dan sesekali ia merapikan tatanan rambutnya dengan tangan yang dijadikan sisir.

"Appa membutuhkan tempat sunyi dan tenang, kau tahu kan di pusat kota seoul sangat ramai dan bising." Jelas sang kakak pada adiknya, dengan memberikan senyum dimple khasnya. Sang kakak yang bernama Siwon berjalan mendekati Eunhyuk yang sedang memperhatikan dirinya.

"Kau tidak membawa benda-benda temuan appa kesekolah kan ?." Selidik Siwon pada Eunhyuk dengan mata yang melihat Eunhyuk dari bawah sampai atas.

"I-ituuu..." Gugup Euhnyuk saat Siwon makin menatap dirinya dengan tajam.

"Baiklah kau boleh membawanya, tapi jangan sampai membuat sekolah heboh." Ucap Siwon dengan mengacak rambut Eunhyuk dengan gemas. Siwon tahu, Eunhyuk sangat suka dengan hasil ciptaan sang Appa. Menurut Eunhyuk Appanya adalah orang terhebat di dunia dan Eunhyuk sangat menggagumi Appanya bahkan mengidolakannya.

"Baik Hyung!." Kini wajah Eunhyuk yang tadi gugup berubah menjadi ceria. Hyungnya memang sangat pengertian dan Eunhyuk sangat sayang pada Siwon. Kini Choi bersaudara berjalan bersama untuk pergi kesekolah. Sekolah yang akan mempertemukan mereka dengan takdir baru.

.

[Kyunghee High School |pukul 07:00AM]

.

.

"Apa kau yakin kyu, Yesung akan baik-baik saja disini ?." Tanya Donghae yang saat ini sedang memperhatikan tingkah lucu Yesung. Saat ini Yesung sedang asik bermain dengan Heebum di ruangan salah satu gedung yang sudah tidak terpakai.

"Sebenarnya aku juga tidak yakin Hae." Balas Kyuhyun yang sama khawatirnya dengan Donghae.

"Setidaknya tempat ini masih dekat dengan sekolah dan tidak akan ada orang yang kesini." Timpal Kibum agar kudua sahabatnya tidak merasa khawatir. Sejujurnya Kibum juga merasa khawatir, tapi mau gimana lagi. Ini bermula ketika...

.

[Flashback | Apartement KiHae |pukul 06:15AM ]

.

.

"Kalian mau kemana ?." Tanya Yesung yang baru saja keluar dari kamar melihat Kibum dan Donghae yang sedang bersiap-siap untuk pergi kesekolah. Donghae yang melihat Yesung sudah bangun langsung mengambil segelas susu yang sudah ia buat dan memberikannya kepada Yesung, tidak lupa dengan Heebum.

"Kami mau pergi ke sekolah." Ucap Kibum yang sudah selesai mengikat tali sepatunya.

"Sekolah ?!." Tanya Yesung untuk memastikan bahwa apa yang ia dengar itu tidak salah.

Yesung yang mendengar kata 'sekolah' langsung berubah antusias. Dulu ketika masih bertugas menjadi malaikat kematian. Yesung dan Ker sering sekali membawa roh dari remaja yang masih berstatus pelajar, banyak pelajar yang bunuh diri akibat stress belajar. Padahal bagi Yesung sekolah adalah tempat yang indah dan menyenangkan.

"Yak! Yak!..." Donghae yang berada di samping Yesung seketika menjadi kaget dan kewalahan saat memegang gelas yang diberikan Yesung. Pasalnya Yesung dengan tiba-tiba menghentikan acara minum susunya dan langsung memberikan gelas susu yang masih setengah itu ketangan Donghae.

Sedangkan Kibum yang melihat hanya tersenyum kecil, perlahan Kibum berjalan kearah Yesung dan mengusap bibir Yesung dengan ibu jarinya untuk membersihkan sisa cairan susu yang berceceran dipermukaan bibir mungilnya. Tepat, disaat yang bersamaan Kyuhyun yang baru saja datang ke apartement KiHae untuk berangkat bersama langsung terpaku saat melihat pemandangan KiSung moment dihadapannya.

"Apa yang kau lakukan ?." Tanya Kyuhyun dengan wajah datarnya dan suara yang seperti meminta penjelasan pada Kibum. Kibum yang menyadari suara Kyuhyun berbeda langsung menoleh ke belakang dan menatap Kyuhyun dengan santai.

"Mengusap sisa cairan susu di bibir Yesung." Jawab Kibum dengan memberikan senyuman killernya pada Kyuhyun. Entah apa yang merasuki Kibum hingga dirinya menjilat ibu jarinya sendiri yang bekas mengusap bibir Yesung.

"Manis." Kyuhyun yang mendengar langsung terbelak atas uapan Kibum. Sedangkan Donghae yang melihat tingkah kedua sahabatnya hanya dapat menggelengkan kepalanya.

"Sial...awas kau Kibum!." Ucap Kyuhyun kesal. Sedangkan Kibum hanya dapat tertawa renyah melihat wajah kesal Kyuhyun. Tanpa di duga, Yesung menghampiri Kyuhyun dan memeluk lengannya dengan erat sesekali menggoyangkan lengan Kyuhyun layaknya anak kecil.

"Kyu... apa aku boleh ikut dengan kalian ke sekolah ?."

"Enng? Ke sekolah ? i-ituu " Gugup Kyuhyun saat dirinya pertama kali mendengar suara Yesung yang sedang meminta sesuatu. Terdengar imut, merasa tidak mendapat jawaban. Yesung langsung menundukkan kepalanya, memainkan kedua jari telunjuknya dan mempoutkan bibir. Ahh...benar-benar sangat imut.

"Aku akan jadi anak baik disana, kumohon..." Refleks baik Donghae, Kibum dan Kyuhyun atau siapapun yang melihat Yesung saat ini, di pastikan tidak akan bisa menolaknya.

"Baiklah, kau boleh ikut."

.

[ Back to Kyunghee High School KyuKiHae side]

.

.

Teng...Teng...Teng...

Suara bel sekolah Kyunghee High School pun terdengar. Kibum, Donghae dan Kyuhyun mulai beranjak dari duduknya dan merangkul ransel mereka.

"Yesung..." Panggil Kyuhyun lembut dan menyuruh Yesung untuk mendekat kearahnya.

"Ne, kyu ?" Yesung yang saat ini sudah berada di depan Kyuhyun, Donghae dan Kibum, menatap ketiga pria di depannya dengan wajah polos.

PUK...

"Tetaplah di sini, setelah jam makan siang aku akan kembali." Ucap Kyuhyun sambil menepuk bahu kiri Yesung.

"Nanti aku akan membawakan mu susu yang banyak Yesungie." Ucap Donghae sambil menepuk bahu kanan Yesung.

"Jangan kemana-mana, aku akan mengawasi mu dari sana." Ucap Kibum dengan menunjukkan arah gedung sebelah yang Yesung yakini itu adalah kelas mereka. Melihat bahu Yesung yang sudah dikuasai oleh Kyuhyun dan Donghae. Alhasil Kibum pun menepuk kepala Yesung dengan lembut.

"Yak! Apa yang kau lakukan ?!." Tanya Kyuhyun pada Kibum sebel.

"Sama seperti kalian, karna bahu kiri dan kanan Yesung sudah ada tangan kalian. Yaa...aku menepuk tempat yang kosong." Jawab Kibum sambil berjalan meninggalkan Kyuhyun yang sedang ngomel-ngomel tidak jelas. Donghae yang tidak mau telat masuk ke kelas langsung menyeret kerah belakang baju Kyuhyun untuk menyusul Kibum ke kelas. Sedangkan, Yesung yang melihat tingkah mereka bertiga hanya dapat tertawa.

"Meow... "

"Kau benar Heebum, mereka aneh.." DHEG.

Tiba-tiba Yesung yang tadinya sedang tertawa bersama Heebum, langsung menghentikan tawanya saat dirinya merasakan sesuatu...

"Meoww...meoow.."Sama halnya dengan Yesung, Heebum juga merasakan hal yang sama. Merasakan kekuatan, kekuatan yang sangat hebat.

"Kau juga merasakannya Heebum ? Orang itu ada disini..." Tanya Yesung yang sedari tadi bolak-balik seperti mencari arah, arah dimana 'sesuatu' itu berada.

"Pemegang kekuatan ke 4 ada disini." Gumam Yesung sambil melihat kearah gedung sekolah dimana Kyuhyun, Kibum dan Donghae berada.

.

[Lorong gedung Kyunghee High School ]

.

.

TAP…TAP…TAP…TAP…TAP

Suara langkah sepatu berbunyi dilorong sekolah Kyunghee yang sangat sepi. Sepi ? Yaa...di semester baru ini, sekolah telah menetapkan peraturan baru bahwa saat bel sudah berbunyi tidak ada seorang murid pun murid berkeliaran di lorong saat jam pelajaran sudah dimulai.

"Kalian berdua akan berada dikelas 12-F." Ucap murid dengan wajah tampan namun dingin, membuat kedua orang pria yang dengan setia mengikuti dibelakangnya dari tadi hanya mengganguk.

Berjalan di lorong sekolah ini sangat nyaman,sepanjang jendela lorong ini dibiarkan terbuka sehingga angin yang berhembus dapat masuk dan itu sangat nyaman, terlebih lagi pohon rindang yang tumbuh di sekolah ini, mungkin saat musim gugur atau semi akan banyak pohon yang indah bermunculan.

"Hyung kita sekelas." Bisik namja bergummy smile kepada namja disampingnya.

"..."

"Hyung..." Panggil namja itu lagi saat dirinya tidak mendapatkan respon.

"Awww!...Yak!." Jawab namja tampan dengan meringgis kesakitan ketika lengan kirinya dicubit keras oleh namja yang tidak lain adalah adiknya sendiri.

"Kau tidak mendengar ku Siwon hyung, apa yang kau lihat. hah ?." Tanya sang adik dengan kesal.

"Mianhae Hyukkie, aku juga tidak tahu. Saat aku menginjakkan kaki di sekolah ini, mata ku selalu saja melihat gedung tua itu."

TAP..

Tiba-tiba murid berwajah dingin menghentikan langkah kaki mereka, membuat kedua namja yang tadinya mengikuti mau tidak mau jadi ikut berhenti. Apa mereka salah bicara ? atau mereka terlalu berisik jadi membuat namja dingin ini jadi marah.

"Jangan kesana, atau kalian akan mati." DHEG.

Seketika tubuh Siwon dan Eunhyuk langsung merinding. Namja di depan mereka ini benar-benar sangat menakutkan.

"Orang ini menakutkan Siwon hyung." Bisik Eunhyuk dengan suara teramat pelan.

"Kau benar Hyukkie." Jawab Siwon setuju dengan perkataan Eunhyuk. Akhirnya mereka bertiga melanjutkan jalan di lorong kelas dengan tenang. Hingga mereka sampai di depan kelas yang bertuliskan (12-F)

"Ah..kalian sudah datang, ayo masuk." Siwon dan Eunhyuk masuk dengan gugup saat melihat seorang wanita bertubuh bagus dan cantik yang mereka yakini adalah wali kelas mereka sedang tersenyum.

"Baiklah silakan perkenalkan diri kalian berdua." Ucap guru Jung kepada dua murid baru.

"Perkenalkan nam-."

.

.

Saat Siwon dan Eunhyuk memperkenalkan diri dihadapan semua murid kelas 12-F terdengar 3 orang murid sedang asik mengobrol.

"Merepotkan."

"Harusnya kau wakil ketua yang menjemput anak baru itu."

"Hahahaha...kau kan ketua kelasnya, kenapa harus aku."

PLETAK...PLETAK..PLETAK..

"YAK! DI BELAKANG SANAA... KENAPA RIBUT-RIBUT!" Ucap guru Jung pada 3 murid di bangku paling belakang, guru Jung memang sangat hebat. Lihat saja kapur papan tulis yang di lempar secara bersamaan itu, melayang dan tepat sasaran mengenai kepala ketiga namja itu.

"Kalian bertiga! Kalian tidak sopan, ada teman baru memperkenalkan diri tapi kalian bertiga malah asik bicara." Omel guru Jung.

"Seongsangnim...kami mendengarkan." Bela namja berkulit pucat yang masih menggelus kepalanya.

"Benarkah ? kalau begitu siapa nama mereka berdua." Tanya guru Jung.

"Choi Eunhyuk dan Choi Siwon, pindahan dari Seoul. Aku benarkan ?."

"Baiklah…kau benar. Kalian berdua boleh duduk dibangku kosong sana. Jika ada perlu apa-apa, kalian berdua bisa bertanya pada mereka, angkat tangan kalian ketua dan wakil ketua kelas." Ucap guru Jung. Hening…

Siwon dan Eunhyuk yang melihat sekeliling ruangan kelas menjadi bingung, siapa ketua dan wakil kelas ? tidak ada murid yang menggangkat tangannya.

"KALIAAAAAAAAN!." geram guru Jung dibuat emosi lagi oleh orang-orang yang menurut guru Jung sangat menyebalkan. Kalau saja mereka bukan murid terpintar di sekolah ini. Habislah mereka. Donghae yang melihat kedua temannya tidak mau angkat tangan hanya dapat menghela nafasnya. Dengan sukarela Donghae bangun dari duduknya dan memperkenalkan kedua temannya.

"Ini ketua kelas namanya Kim Kibum dan ini wakil ketua kelas Cho Kyuhyun. Dan, nama ku Lee Donghae." Ucap Donghae dengan senyum ramahnya, membuat salah satu murid baru terpesona padanya. Dan, acara belajar pun di mulai dengan tenang dan serius walaupun murid di bagian belakang santai, sangat santai.

.

[Yesung Side]

.

.

"Aku yakin pemegang kekuatan ke 4 ada di sini."

"Meow meoow."

"Tidak... tidak, jika aku meninggalkan tempat ini. Mereka akan memarahi ku.".

"Meoooow..."

"Kau benar, memastikan tidak ada salahnya. Lagi pula kita akan kembali sebelum mereka datang. Kau sangat pintar Heebum.." Heebum yang mendengar ucapan sang majikan hanya dapat menatap Yesung malas. Tuannya ini kadang-kadang kenapa bisa bodoh.

Di raihnya tubuh Heebum ke dalam pelukannya dan dengan wajah senang Yesung keluar dari gedung tua. Yesung sangat takjub melihat sekeliling sekolah Kyunghee , berbagai hal yang ada di sekolah ini membuat Yesung lupa akan tujuannya yaitu memastikan apakah di sekolah ini ada pemegang kekuatan ke 4 atau tidak. Dengan mengendap-endap masuk ke dalam sekolah, Yesung mengintip aktifitas murid-murid yang belajar dikelas.

"Hei..Heebum, menurut mu apakah aku juga harus memakai pakaian seperti manusia ?."

"Meow ."

"Pakaian seperti apa yang harus ku pakai." Heebum yang di tanya oleh Yesung ikut bingung, masalahnya Heebum hanyalah seekor kucing yang tidak pernah ke Bumi.

Sejenak Heebum berpikir sang master ini harus berpakaian seperti apa agar bisa leluasan di dalam sekolah tanpa harus mengendap-endap seperti seorang pencuri. Melihat ada murid yang keluar dari salah satu toilet akhirnya Heebum menunjuk murid tersebut ke Yesung.

"Seperti itu ? tapi... pakaian itu berbeda dengan Kyuhyun, Donghae dan Kibum pakai." Gumam Yesung saat melihat ada perbedaan, Yesung yang tidak mau ambil pusing akhirnya mengubah pakaiannya dengan kekuatan yang ia miliki dengan murid yang di tunjuk Heebum. Seketika tubuh Yesung bersinar dan tadaaa...kini Yesung sudah berganti pakaian dengan seragam sekolah.

"Baiklah, sekarang aku terlihat seperti murid sekolah." Gleg.

Heebum menelan ludahnya susah payah saat melihat penampilan Yesung. Heebum terkejut dengan penampilan masternya, tanpa membuang waktu Yesung berjalan di koridor sekolah dengan leluasa sambil membawa Heebum di gendongannya dengan ekpresi yang sulit di artikan, sepertinya Heebum telah salah.

Yesung menelusuri koridor kelas 10, sesekali mengintip aktifitas murid-murid yang sedang belajar lewat jendela kecil yang berada di pintu. Namun, saat sedang asik berjalan di lorong sekolah namja bertubuh besar dengan rotan ditangannya memegang dan menahan bahu Yesung dari belakang.

"Kau..." Gleg.

Yesung yang merasa bahunya dipegang oleh namja di belakangnya hanya dapat menelan ludahnya susah payah.

"I-iyaa." Jawab Yesung gugup.

"Kau membolos pelajaran eoh ? Berbaliklah. Sebutkan nama dan kelas mu." Tanya guru yang di ketahui adalah guru penegak disiplin sekolah. Shindong.

Sreet..Yesung membalikkan tubuhnya dan kini guru Shin dapat dengan jelas melihat murid yang baru saja akan ia ingin catat di 'buku hukuman' menjadi terpaku. Bagaimana tidak terpaku, Yesung kini berpakaian seragam sailor khas sekolah, dengan rok di atas lutut dan koas kaki panjang berwarna hitam menutupi kaki hingga lutut ditambah dengan rambut pendek layaknya perempuan berambut bondol berwarna pink. Jangan lupakan wajah Yesung yang baby face itu. Ah..perfect.

Melihat guru Shin diam mematung, membuat Yesung tidak mensia-siakan kesempatan. Dengan perlahan Yesung berjalan melewati guru Shin dan detik kemudian Yesung langsung melarikan diri membuat guru Shin sadar dan langsung mengejar Yesung.

"HEIIII...TUNGGU KAUUU." Teriak guru shin mengejar Yesung. Berlari dan berlari itu yang Yesung lakukan, hingga akhirnya berada di lorong kelas 12.

'Bagaimana ini.' Batin Yesung dan tanpa sadar Yesung masuk kedalam sebuah ruangan, berharap dirinya bisa bersembunyi dan berhenti di kejar-kejar oleh namja tambun tadi.

.

.

"Kau..apa kau melihat wanita berambut pink masuk ke dalam sini ?." Tanya guru Shin pada namja yang sedang mencuci tangannya di wastafel.

"Tidak seongsanim.. ini kan toilet pria mana mungkin ada wanita." Jelas namja itu pada guru Shin.

"Kau benar.. hahahha, baiklah terima kasih." Guru Shin pun keluar dari toilet dan melanjutkan acara mencari murid yang akan dia hukum.

Merasa sudah aman, namja yang tadi mencuci tangannya mengetuk salah satu pintu toilet, hingga sosok namja yang berpakaian wanita menyembulkan kepalanya keluar.

"Apa dia sudah pergi ?."

"Sudah...keluarlah, kau aman sekarang."

"Terima kasih..en.."

"Siwon..nama ku Choi Siwon."

"Ah... terima kasih Siwon."

Sreeet..Tiba-tiba Siwon menahan pergelangan tangan sosok di depannya ini yang hendak pergi. Entahlah, kenapa Siwon bertindak seperti ini pada orang lain. Sebelumya Siwon tidak pernah tertarik pada wanita atau pria sampai seperti ini. Tapi, kini ketika dia bertemu pada sosok di depannya ini 10 menit yang lalu, membuat dirinya menjadi penasaran. Apakah dia terkena cinta pada pandangan pertama.

"Bukankah sangat tidak sopan, bila seseorang sudah memperkenalkan diri tapi kau tidak memperkenalkan diri mu." Tegas Siwon, membuat Yesung sedikit terhentak.

"Nama ku Thana...Ah maksud ku Yesung." Hampir saja Yesung menyebutkan nama aslinya.

"Siwon, bisakah kau melepaskan tangan mu dari ku ?." Ucap Yesung memohon karena Siwon tidak juga melepaskan tangannya. Namun saat Yesung memegang tangan Siwon bermaksud untuk melepaskan pegangan tangannya, Yesung melihat sesuatu yang melingkar di jari manis Siwon. Cincin, cincin perak yang sangat Yesung kenal. Itu miliknya, milik pemegang kekuatan ke 4.

.

[Diwaktu yang bersamaan ruang kelas 12-F]

.

.

Kelas 12-F , kelas yang berisi kepala suku dari murid jahil, pembuat onar, susah diatur dan dikenal tidak takut dengan guru yaitu Kyuhyun, Kibum dan Donghae. Walaupun mereka bermasalah dengan attitude namun memiliki kepintaran di atas rata-rata.

Brak...Terdengar suara kursi yang ditendang, membuat murid-murid yang sedang fokus pada aktivitas masing-masing menjadi kaget.

"Hahahaha...Hei Donghae kau membuat teman baru kita kaget, hahahha." Ucap Kyuhyun sambil tertawa terbahak-bahak saat melihat namja yang berada di depan Donghae kaget dengan reaksi yang membuat Kyuhyun tidak bisa menahan tawanya.

'Aish...hampir saja jantung ku copot.' Batin namja di depan Donghae yang diketahui bernama Eunhyuk ini. Donghae yang melihat murid baru di depannya langsung ber-smirk.

'Ada mainan baru.' Batin Donghae. Di sobeknya buku tulis miliknya, dan diremas kertas tersebut sehingga terbentuk bola kertas.

TUK...TUK...

'Tahan...tahan..' Batin Eunhyuk bersabar saat kepalanya di lempar sesuatu dari arah belakang. Donghae yang melihat tidak ada reaksi menjadi semakin gencar melempar bola kertas ke arah Eunhyuk bertubi-tubi.

TUK...TUK..TUK...TUK... Kali ini sepertinya kesabaran Eunhyuk sudah di ambang batas. Kibum yang melihat gerak-gerik Eunhyuk yang sepertinya akan marah memperingatkan temannya untuk berhenti.

"Hentikan Lee Donghae." Ucap Kibum memperingatkan Donghae. Tapi, Donghae yang memang sangat suka berbuat jahil malah menjulurkan lidahnya ke arah Kibum yang bertanda dirinya tidak mau berhenti.

Kreet..

Eunhyuk bangun dari tempat duduknya dan langsung menghadap kearah bangku tiga sekawan yaitu Kyuhyun, Kibum dan Donghae membuat ketiganya sedikit kaget. Eunhyuk mengambil bola-bola kertas yang berjatuhan di dekat mejanya dan mengumpulkan kembali. Dan, dengan serangan bertubi-tubi juga Eunhyuk melempar bola-bola kertas tersebut kearah...

"Yak! Yak! Aiihh..." Meringgis Donghae saat bola-bola kertas tersebut dilempar kearah wajahnya.

"HAHAHHAHAHAHHAHAHAH." Kini tawa Kyuhyun dan Kibum pecah saat mendapati Eunhyuk membalas Donghae.

.

[Back To Siwon & Yesung | Toilet]

.

.

"Kau..." kali ini berbalik Yesung menahan pergelangan tangan Siwon, di lihatnya dengan seksama cincin tersebut.

"Dimana kau menemukannya ?." Tanya Yesung dengan menatap Siwon lekat, Yesung sangat yakin cincin ini adalah cincin pemegang kekuatan ke 4 miliknya.

'Mungkinkah Siwon adalah Guardian ke 4.' Batin Yesung.

"Kenapa ? kau sepertinya tertarik sekali dengan cincin ku ini." Tanya Siwon dan tidak menjawab pertanyaan Yesung.

"Apa kau bisa menggunakan kekuatan di dalam cincin itu ?." Kali ini Yesung bertanya lagi, tanpa menjawab pertanyaan Siwon.

"Kekuatan ?Tidak." Akhirnya Siwon menjawab pertanyaan Yesung tanpa balik melemparkan pertanyaan. Yesung dengan paksa langsung melepaskan cincin ditangan Siwon tanpa permisi, tapi Cincin itu sama sekali tidak bisa di lepaskan.

"Hentikan! Itu sakit." Mendengar suara Siwon kesakitan, Yesung dengan refleks langsung meminta maaf.

"Meoww."

"Cincin itu sudah memilihnya Heebum."

Siwon yang melihat Yesung berkomunikasi dengan kucing menjadi bingung, sosok wanita di depannya ini sangat aneh menurut dirinya.

Kreek...kreek.. tiba-tiba atmosfer di ruangan berubah, secara perlahan sekeliling dinding toilet terselimuti oleh es membuat toilet sekarang berubah menjadi beku dan hawa yang sangat dingin mulai menyerang tubuh Siwon dan Yesung.

"A-apa yang terjadi.. brr." Tanya Siwon yang mulai mengigil kedinginan, sambil mengusap kedua lengannya dengan tangan berharap ada sedikit kehangatan di tubuhnya.

Siwon adalah manusia biasa yang tidak kuat menahan hawa dingin luar biasa seperti ini, berbeda dengan Yesung. Yesung yang bukan manusia masih bisa sedikit menahan hawa dingin yang menusuk kulitnya putihnya.

"Kau baik-baik saja ?." Tanya Yesung khawatir kepada Siwon, wajah dan bibir Siwon sekarang terlihat pucat.

Ingin sekali Yesung membawa Siwon keluar dari sini, tapi melihat pintu keluar toilet yang membeku sangat tidak mungkin untuk dirinya keluar tekecuali Yesung menghancurkan pintu tersebut agar dapat keluar. Disaat Yesung sedang bingung di dalam pikirannya untuk menghancurkan pintu atau tidak, di sudut dinding lain perlahan satu sosok berjubah dengan topeng yang menutupi wajahnya keluar dan melayang menghampiri Yesung dan Siwon dari arah belakang mereka.

"Dalam waktu 15 menit manusia itu akan mati membeku." Mendengar asal suara dari arah belakang, Yesung refleks membalikkan tubuhnya. Yesung mengenali sosok tersebut.

"Pemegang elemen." Gumam Yesung saat melihat namja yang sekarang ada di depan Yesung menyentuh simbol yang berada di dada kirinya, kini hawa dingin di ruangan semakin terasa dan dahsyat.

"Siwooonn!." Panggil Yesung dengan suara keras saat mendapati tubuh Siwon semakin bergetar, di tepuk-tepuknya pipi kiri Siwon agar Siwon tetap dalam kesadarannya.

"Kau...Dewa Frost ? Kau telah melibatkan manusia dan itu melanggar peraturan langit." Ucap Yesung dengan menatap Dewa Frost.

"Aku sudah tidak peduli dengan peraturan langit. Aku Dewa Frost akan membalas dendam karna Dewa Thunder sudah kau bunuh." Geram Dewa Frost.

Diarahkannya telapak tangan kanan ke arah Yesung dan Siwon dan dalam hitungan detik dari tangan Dewa frost keluar semburan salju yang sangat lebat mengarah ke Yesung. Dengan sigap Yesung langsung melindungi tubuh Siwon dengan memeluk tubuh Siwon erat. Yesung tahu tubuhnya sangat kecil dan sangat tidak mungkin melindungi Siwon yang bertubuh besar. Tapi, Yesung tidak bisa membiarkan Siwon diserang.

"Akkhh... Siaaal!." Erang Yesung yang sekarang area punggung dan bahu sudah mulai sedikit tertimbum salju. Karena dendamnya itulah membuat kekuatan Dewa frost menjadi dua kali lipat dan menjadi sangat kuat.

"Meoow...meooww." Panik Heebum saat melihat majikannya di serang Dewa Frost.

"Aku tidak bisa menggunakan kekuatan petir milik Dewa Thunder, jika aku menggunakannya akan membahayakan semua manusia di sekolah ini." Sesal Yesung.

jika saja Yesung melawan Dewa frost di luar, mungkin dia akan menggunakan kekuatan pemegang Dewa elemen petir untuk menghabisi Dewa Frost. Tapi, ini adalah gedung sekolah. Sangat bahaya bila petir digunakan di gedung sekolah. Lalu, apa yang harus Yesung lakukan. Tubuh Siwon sudah tidak bisa menahan dinginnya kekuatan Dewa frost.

Geerrrrr...Erang Heebum ke Dewa frost. Heebum juga tidak bisa berbuat apa-apa, dirinya tidak bisa berubah menjadi besar, mengingat ruangan toilet ini sangat kecil.

"Tidak ada pilihan lain." Kini di arahkannya tangan kanan Yesung ke arah pintu toilet dan seketika cahaya putih bersinar terang menuju ke arah pintu toilet.

Duaar.... Pintu toilet meledak dan hancur berkeping-keping membuat gedung sekolah yang tadinya hening menjadi gempa akibat perbuatan Yesung. Murid-murid beserta guru yang berada di dalam kelas pun berhamburan untuk keluar.

Tanpa membuang waktu, di angkatnya tubuhnya Siwon sebisa Yesung untuk dibawa keluar dan saat Yesung berhasil, Yesung menyuruh Heebum untuk berubah dalam mode besar. Di letakkannya tubuh Siwon di punggung Heebum perlahan, dan sekarang masalah muncul kembali, bagaimana Yesung mengalihkan perhatian semua orang yang berada di sekolah ini agar tidak melihat Yesung dan Heebum.

"Baiklah aku akan menggunakan kekuatan dewa Thunder." Yesung bersiap menggunakan kekuatan Dewa Thunder.

Kini saatnya Yesung beraksi, dimulai dengan mengalikan perhatian orang-orang yang berada disini, dengan berkonsentrasi penuh Yesung menatap langit yang bercuaca sangat cerah, perlahan kornea mata Yesung berubah menjadi putih. Langit yang tadinya cerah kini perlahan menjadi gelap, kilat petir dimana-mana seperti sedang saling beradu satu sama lain. Membuat murid satu sekolah yang berada di tengah lapangan menjadi tertunduk karena takut tersambar petir.

"Heebum ini saatnya." Tanpa membuang waktu Yesung langsung naik ke punggung Heebum, memegang erat tubuh Siwon dan langsung menyuruh Heebum untuk pergi membawa mereka ke tempat yang jauh dari pemukiman manusia. Dewa Frost yang melihat Yesung kabur langsung mengikuti Yesung untuk mengejarnya.

.

[Kyuhyun-Kibum-Donghae-Eunhyuk side]

.

.

Saat ini Kyuhyun, Donghae, Kibum dan Eunhyuk berada tidak jauh dari lapangan bersama murid lainnya. Berbeda dengan para murid yang saat ini berteriak histeris ketakutan, mereka bertiga malah bersikap seperti biasa sambil memperhatikan keadaan langit.

"Ini aneh.." Ucap Kibum melihat perubahan cauca yang menurut dia sangat tidak masuk akal.

"Kau benar..kilat ini tidak asing bagi ku." Kini ucapan Kyuhyun di setujui oleh Kibum dan Donghae. Mereka bertiga saling tatap dan...

"YESUNNG...!." Ucap mereka bertiga serentak.

"AAA-APA ITUUUU!." Teriak Eunhyuk sambil menunjuk ke arah langit, membuat Donghae, Kyuhyun dan Kibum langsung menatap arah tunjuk Eunhyuk.

Dheg...

Mereka bertiga terkejut saat melihat Heebum terbang membawa wanita di punggungnya dan seorang namja...

"Siapa dua orang itu, kenapa Heebum membawa mereka?" Tanya Donghae.

"Wanita itu pasti Yesung, rambutnya pink." Balas Kyuhyun.

"SIWOOOON HYUUUNG." Tiba-tiba Eunhyuk sekali lagi berteriak.

"SIWOOON HYUNG DI CULIK MAKHLUK ASIINGG, YAK! KEMBALIKAN SIWON HYUNG." Kyuhyun dan Kibum langsung menahan tubuh Eunhyuk yang ingin mengejar Heebum.

"Lepaskan akuuuu." Ronta Eunhyuk saat tubuhnya ditahan.

'Bagaiamana ini.' Batin Kyuhyun. Seperti mengerti akan pertanyaan yang di lontarkan temannya, Donghae dan Kibum mengangkat bahu tidak tahu.

"Kyu..Hae lihat itu." Ucap Kibum saat melihat seseorang yang terbang tidak jauh dari Heebum dan Yesung.

"Pemegang elemen." Ucap mereka bertiga bebarengan lagi. Jika itu pemegang elemen berarti benar wanita yang Kyuhyun, Kibum dan Donghae lihat di atas punggung Heebum adalah Yesung.

Tanpa pikir panjang lagi Kyuhyun, Kibum, dan Donghae mengeluarkan sayap putihnya dan bersiap untuk terbang tanpa memperdulikan Eunhyuk yang berada dibelakang mereka.

"KYAAAA... KALIAN INI MAKHLUKK APAAAA ?!." Teriak Eunhyuk kaget melihat tiga namja pembuat onar yang baru saja ia kenal mengeluarkan sayap dari punggungnya. Dirinya shock tidak percaya apa yang sedang ia lihat saat ini.

'Siwon hyung diculik makhluk asing dan sekarang di depan ku ada manusia yang memiliki sayap.' Batin Eunhyuk tidak percaya.

"Si-siapa kalian." Tanya Eunhyuk sedikit ketakutan.

"Pabo... saking paniknya kita mengeluarkan sayap di depan dia." Ucap Kyuhyun sambil menepuk keningnya. Kibum yang melihat Eunhyuk takut perlahan menghampirinya dengan memberikan killer smilenya pada Eunhyuk. Blush.. Eunhyuk merona.

"Kami adalah Guardian Angel." Ucap Kibum.

'Angel' Eunhyuk langsung menggerutkan keningnya. Angel yang dia tahu itu memang memiliki sayap putih. Tapi…Tapi Angel itu identik dengan wanita sexy dan kecantikan yang luar biasa, tubuh yang mulus bercahaya, pembawaan dan aura yang siapa saja berada di dekatnya akan takjub. Tapi ini...

"Bawa saja dia dan cepat kita pergi mengejar Yesung, aku takut dia memberitahu rahasia kita kepada seluruh sekolah" Ucap Kyuhyun yang sudah tidak sabaran.

"Kalau begitu, Hae kau bawa dia." Tanpa persetujuan dari pihak yang bersangkutan, Kibum menyuruh Donghae dan langsung melesat menyusul Kyuhyun yang sudah terbang terlebih dahulu.

"Yak! Kenapa harus aku sih." Dengan sebel Donghae menghampiri Eunhyuk dan langsung menggendong Eunhyuk untuk ikut terbang bersama dirinya.

.

[Di atas langit]

.

.

Kini Kyuhyun, Kibum, Donghae beserta Eunhyuk yang masih meronta di gendongan Donghae berada di atas langit untuk mencari dan mengejar Yesung.

"Hei.. Donghae apa kalian bukan manusia ?." Tanya Eunhyuk yang berada di gendongan Donghae dengan sedikit agak takut.

"Panggil saja Hae. Dan kami manusia." Jawab Donghae yang sepertinya kerepotan menggendong Eunhyuk ala bridal ditambah Eunhyuk terus meronta.

"Tidak bisakah kau diam." Melihat Donghae yang terus-terusan membenarkan gendongannya membuat Eunhyuk jadi tidak enak. Dan, Eunhyuk pasrah dibawa oleh mereka kemanapun. 20 menit sudah mereka terbang dilangit tanpa tujuan.

"Bisakah kau melapaskan aku Hae ?." Donghae yang mendengar permintaan Eunhyuk dibuat heran.

"Kau ingin jatuh dan mati ? Kau tahu kita sedang di langit. L-A-N-G-I-T." Ucap Donghae dengan sengaja mengeja kata –langit- untuk Eunhyuk.

"Aku tahu, aku juga bisa terbang kau tahu." Lagi-lagi Donghae dibuat bingung oleh perkataan Eunhyuk.

"Hahahaha... Jangan bercanda."

"Aku tidak bercanda." Setalah menyakinkan Donghae, akhirnya Donghae menuruti permintaan Eunhyuk. Sebelum Donghae melepaskan Eunhyuk sepenuhnya, Eunhyuk menekan tombal kecil yang berada di belakang sepatunya dan klik... sepasang turbo kecil menyala dibawah sepatu Eunhyuk layaknya sepatu Astro Boy salah satu anime yang memiliki sepatu boot turbo yang digunakan untuk terbang.

"MWOOOYAA!." Kaget Donghae saat melihat Eunhyuk kini terbang di sampingnya. Mendengar keributan di arah belakang Kibum dan Kyuhyun menoleh kebelakang untuk melihat apa yang dilakukan Donghae dan Eunhyuk dan mereka sama terkejutnya dengan Donghae.

.

[Diwaktu yang bersamaan ||Yesung – Heebum VS Dewa Frost]

.

.

"Sepertinya disini aman." Ucap Yesung saat memasuki sebuah gua yang ia temui dalam hutan. Untuk sementara Yesung bersembunyi di sini, Heebum perlahan meletakan tubuh Siwon ke sebuah batu besar yang berbentuk persegi panjang dan Yesung mulai memulihkan Siwon dengan menggunakan kekuatan Dewa Healing.

Perlahan kedua telapak tangan Yesung megeluarkan cahaya hijau, mulai dari ujung telapak kaki sampai ujung kepala, perlahan Yesung menyinari tubuh Siwon dengan kekuatan Dewa Healing.

"Selesai. Suhu tubuhnya sudah normal, kita tunggu dia sadar." Setelah menetralkan suhu tubuh Siwon, Yesung mengusap rambut Siwon dan tersenyum. Entahlah, Yesung juga tidak tahu kenapa dia begini tangannya seperti bergerak sendiri.

"Dia mendekat." Mendengar ucapan Heebum, Yesung langsung menjauhkan dirinya dan menyuruh Heebum untuk tetap di dalam goa agar menjaga Siwon.

"Jaga dia, aku akan menghadapi Dewa Frost itu.."

"Tapi master kau tidak mungkin melawan dia sendirian."

"Jangan takut, kau tidak ingat aku juga kuat walaupun tidak sekuat kembaran ku." Sambil tersenyum miris Yesung meninggalkan goa, berdiri di depan Goa menunggu Dewa Frost datang. Yesung tahu dia mungkin bisa mati tapi Yesung yakin para Guardiannya akan datang kesini secepatnya, jadi sampai Guardiannya datang dia harus melawan Dewa Frost sendirian.

Cring... dari tangan kanannya muncul sebuah tongkat yang memiliki ujung berbentuk bulan sabit. Tongkat yang menjadi ciri khasnya bahwa dia adalah malaikat kematian.

"Menunggu kematian mu eum ?." Mendengar intrupsi suara, Yesung langsung melirik dahan pohon yang tidak jauh dari sampingnya, dimana Dewa Frost sedang berdiri disana sambil menatap dirinya dengan tajam.

"Aku hanya tidak mau kau kelelahan mencari ku." Senyum Yesung seperti mengejek Dewa Frost. Ah... entah kenapa Yesung jadi sedikit memiliki sifat Ker yang suka sekali menantang orang. Tanpa pikir panjang Dewa Frost langsung turun dan menyerang Yesung.

.

[Back To Kyuhyun-Donghae-Kibum-Eunhyuk Side]

.

.

"Jadi, keluarga mu adalah penemu teknologi canggih." ucap Donghae kepada Eunhyuk sambil mengganguk-angguk.

Saat ini mereka berempat sedang terbang beriringan. Awalnya mereka kaget melihat Eunhyuk bisa terbang juga seperti mereka, tapi setelah Eunhyuk menjelaskan siapa keluarganya dan barulah mereka percaya begitu juga para Guardian Angel pun menjelaskan siapa mereka kepada Eunhyuk dan siapa yang membawa hyungnya Siwon.

"Lalu untuk apa dia membawa Hyung ku ?." Tanya Eunhyuk kepada guardian.

"Kami juga tidak tahu, tapi yang jelas hyung mu tidak akan terluka. Yesung pasti akan menjaga hyung mu dari pemegang elemen itu." jawab Kyuhyun panjang lebar. Kini mereka ber-empat terbang dan terus terbang tanpa tahu harus kemana lagi.

"Dimana Yesung." frustasi Kyuhyun yang tidak berhasil menemukan lokasi dimana Yesung berada.

"Hei.. Hyukjae, kau membawa alat apa saja dari temuan ayah mu ?." Tanya Donghae antusias di saat Kyuhyun dan Kibum frustasi. Donghae memang sangat antusias bila mengenai hal-hal yang ada di komik menjadi kenyataan.

"Aku membawa permen peledak, pulpen listrik, gelang elastis, kaca mata pencari jejak, lalu..."

"Tunggu... kau bilang kaca mata pencari jejak ? apa kau bisa menggunakannya untuk mencari Yesung?." tanya Kibum yang awalnya tidak tertarik dengan obrolan Donghae dan Eunhyuk.

"Tidak bisa, alat ini hanya bisa di pakai selama yang di lacak memakai alat pelacak." Mendengar jawaban Eunhyuk membuat Kyuhyun dan Kibum semakin frustasi. Kenapa disaat seperti ini tidak ada alat yang berguna.

"Akh! Aku ingat... aku dan Siwon hyung selalu memakai jam tangan yang di dalamya sudah di pasang alat pelacak." Jelas Eunhyuk. Kini Eunhyuk mulai memakai kaca matanya dan mengaktifkan kacamata tersebut dimana sekarang Eunhyuk melihat layar yang menampilkan arah titik koordinat dimana Siwon berada.

"Kesana..." Donghae, Kibum dan Kyuhyuh pun mengikuti arah perginya Eunhyuk.

.

[Back To Yesung VS Dewa Frost]

.

.

Duaar... Brakk! Pohon satu persatu roboh saat Yesung menghindari serangan Dewa Frost. Akibat pertarungan mereka kina hampir sepertiga hutan di tutupi oleh salju.

"Snow ball." Dewa Frost melemparkan bola-bola salju kearah Yesung dengan cepat dan bertubi-tubi. Namun, bola salju tersebut bisa Yesung tepis dengan menggunakan tongkat miliknya yang ia putar 360 derajatnya dengan cepat.

"Sial..." Kesal Dewa Frost saat melihat serangannya bisa di tepis, dengan ayunan tangannya yang lincah Dewa Frost mengarahkan segumpal gundukan bola salju hingga berbentuk manusia salju berukuran tinggi 10 meter.

"Apa kau ingin mengajak ku bermain, hahaha ?." Tawa Yesung saat Dewa Frost membuat manusia salju kini yang sudah berjumlah 10 buah. Dengan sedikit matra yang di ucapkan oleh Dewa Frost, Manusia salju yang telah ia buat hidup dan bergerak.

"Serang diaaa!." Manusia salju yang memiliki tinggi 10 meter tersebut langsung menyerang Yesung.

Yesung yang diserang oleh 10 manusia salju dengan tinggi 10 meter sekaligus menjadi kesulitan saat terbang. Berkali –kali sayap Yesung terkena bogeman dari manusia salju tersebut, walaupun ada beberapa manusia salju yang berhasil Yesung hancurkan tapi manusia salju itu seperti punya kekuatan memulihkan tubuhnya. Hancur dan kembali seperti semula.

'Inikah kekuatan Dewa Frost.' Batin Yesung disela-sela pertempurannya.

"Hahahahha... RASAKAAAN ITU MALAIKAT KEMATIAN!." Puas Dewa Frost mentertawakan Yesung yang sedang kesulitan. Tapi tiba-tiba Dewa Frost yang melihat sebuah kilat dari langit yang mengarah kearahnya langsung menghindar.

"Kauu!." Geram Dewa Frost saat tahu Yesung menggunakan kekuatan dari Dewa Thunder kekasihnya. Yesung yang melihat wajah kesal Dewa Frost bersmirk karna berhasil membalas.

"Trapped!." Teriak Yesung saat akar-akar pohon dan tanaman merambat meliliti tubuh dan pergerakan semua manusia salju. Dewa Frost lagi-lagi terkejut saat melihat Yesung memakai kekuatan temannya Dewa Healing. Yesung memerintahkan pohon-pohon yang ada di hutan untuk melilit tubuh manusia salju agar tidak bisa bergerak.

"Haah...Haah kau benar-benar membuat ku lelah." Ucap Yesung yang merasakan tubuhnya sudah berada di titik lelah akibat bertarung dengan manusia salju.

.

[Diwaktu yang bersamaan Heebum dan Siwon]

.

.

"Dimana aku..." bingung Siwon saat dirinya bangun ia menemukan dirinya berada di tempat yang ia tidak ketahui.

"WAAAA." Teriak Siwon terkejut saat melihat Heebum yang bertubuh besar berada persis saat dirinya menoleh kearah samping melihat wajah kucing besar.

"Jangan takut aku tidak akan menyakiti mu manusia." Ucap Heebum dan membuat Siwon terkejut kembali karena se-ekor kucing bisa bicara. Heebum yang melhat hanya dapat mengehala nafas, sepertinya dia akan sulit menyakinkan manusia di depannya ini.

.

.

"Jadi Yesung ada di dalam sini ?." Tanya Kyuhyun yang saat ini berdiri di depan mulut Goa besar.

"Semoga saja, karena menurut alat ini Siwon Hyung ada di dalam." Jelas Eunhyuk dan para Guardian Angel mau tidak mau percaya pada Eunhyuk untuk masuk ke dalam Goa. Tidak memerlukan waktu lama, mereka melihat siluet manusia dan kucing besar sedang berbicara.

"Siwon Hyuung!" Dipeluknya tubuh Siwon langsung saat Eunhyuk melihat hyungnya. Sedangkan Kyuhyun, Kibum dan Donghae menghampiri Heebum.

"Dimana Yesung ?." Tanya Kyuhyun karena tidak melihat Yesung di dalam Goa ini.

"Dia sedang bertarung dengan Dewa Frost."

"APAAAA!." Teriak Kyuhyun, Donghae dan Kibum berbarengan. Teriakan ketiga sekawan ini membuat kedua bersaudara Choi yang sedang asik berpelukan menoleh kearah mereka.

"Mereka itu..." Gumam Siwon saat memperhatikan Kyuhyun, Donghae dan Kibum yang memiliki sayap dipunggungnya.

"Mereka para Guardian angel hyung." Ucap Eunhyuk yang dengan se-enaknya memotong ucapan sang kakak.

"Aku tahu..."

"Kau tahu mereka hyung ?." Tanya Eunhyuk yang sedikit terkejut saat Siwon sudah mengetahui para Guardian Angel sebelum dia.

"Ya...karena aku adalah salah satu dari mereka." Balas Siwon dengan senyum dimplenya.

"AAAPAAAA!." Kali ini giliran Eunhyuk yang berteriak membuat Heebum dan tiga sekawan menoleh kearah mereka.

"Tapi... aku tidak mau membantu mereka, ayo kita pulang." Ucap Siwon yang sengaja meninggikan volume suaranya agar dapat didengar oleh Heebum, Kyuhyun, Donghae dan juga Kibum.

Tanpa banyak piker Siwon langsung menarik Eunhyuk untuk pergi dari Goa. Ya...Siwon menolak untuk bergabung dengan Guardian Angel dan membantu Yesung demi mencapai tujuannya.

"Dia kenapa ?." Tanya Donghae bingung pada Heebum.

"Dia adalah gaurdian angel ke-empat dan dia menolak bergabung dengan kita." Kyuhyun, Kibum dan juga Donghae terkejut saat mengetahui bahwa Siwon adalah guardian keempat.

"Cih...sombong sekali dia." Ucap Kyuhyun sinis.

"Sudah lebih baik kita cepat temukan Yesung." Mendengar perkataan Kibum, semua setuju dan bergeges keluar Goa dan mulai mencari Yesung. Dan, tidak memerlukan waktu lama mereka menemukan lokasi yang mencurigakan, dimana area tersebut tertutup oleh salju.

.

[Siwon and Eunhyuk Side]

.

.

"Hyuung Tungguuuu." Ucap Eunhyuk sambil berusaha mengejar Siwon yang sudah mulai menjauh dari Goa. Brak... Eunhyuk menabrak punggung Siwon yang berhenti tiba-tiba. Seketika percapakan antara Siwon dan Heebum berputar di kepala Siwon, dimana percakapan tersebut terjadi ketika Eunhyuk dan Kyuhyun CS belum datang.

"Cincin yang kau pakai itu adalah milik master ku. Dan, sepertinya cincin itu memilih diri mu." Ucap Heebum yang sudah berhasil membuat Siwon tidak takut terhadap dirinya.

"Jadi wanita ah..maksud ku Yesung. Aku harus membantu dia menghabisi pemegang elemen ?."

"Iya.."

"Bagiamana caranya ?."

"Kekuatan mu sangat kuat di antara guardian angel lainnya."

" Benarkah ? memang kekuatan apa yang ku miliki ?."

"Jika kau bisa menggunakan kekuatan cincin itu 100% hanya dengan jari telunjuk mu saja kau bisa menghancurkan sebuah tebing."

Mendengar penjelasan Heebum, Siwon dibuat kaget. Sebesar itukah kekuatan yang akan ia miliki. Sambil melihat dan memainkan cincin dijemari manisnya, Siwon menyakinkan dirinya apakah benar yang dikatakan kucing di depannya ini. Apa Siwon sedang berada di dunia lain atau saat ini dirinya sedang bermimpi. Ayolah... ini dunia nyata mana ada hal seperti itu, terlebih lagi jalan pikir Siwon masih waras.

.

.

"Hyukkie...ini dunia nyata, tidak mungkin ada hal seperti itu kan ?." Mendengar pertanyaan Siwon yang ambigu membuat Eunhyuk bingung, Namun Eunhyuk dapat mencerna kalimat 'seperti itu' yang dilontarkan Siwon pada dirinya adalah mereka yang di sebut para guardian angel.

"Hyung...kenapa kau tidak bisa mempercayai sesuatu yang tidak masuk akal. Appa kita saja membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Lalu, kenapa dunia yang tidak mungkin ini ada menjadi mungkin."

Mendengar perkataan Eunhyuk membuat Siwon berpikir sejenak benar yang dikatakan sang adik. Siwon menolak bergabung hanya karna merasa ini tidak masuk akal. Siwon harus melihat dan memastikan bahwa apa yang ia anggap tidak mungkin menjadi mugkin.

DUAAAARRRR...terdengar suara ledakan yang sangat besar, dari arah bukit di belakang Siwon dan Eunhyuk saat ini.

"Hyuuung!." Panggil Eunhyuk saat melihat Siwon yang wajahnya sedikit tersirat rasa khawatir. Entahlah, Siwon merasakan takut..takut sosok yang Siwon temui tadi pagi mengalami sesuatu yang mengerikan.

"Apa dia sudah pergi ?."

"Sudah...keluarlah, kau aman sekarang."

"Terima kasih..en.."

"Siwon..nama ku Choi Siwon."

"Ah... terima kasih Siwon."

Tiba-tiba percakapan antara dirinya dan Yesung berputar di kepalanya, wajah polos Yesung, senyumannya dan sentuhannya ketika Siwon memegang tangan Yesung. Itu sangat nyaman bagi Siwon.

.

[Back To Yesung Side]

.

.

"Bagaimana rasanya di serang oleh kekuatan kekasih mu, eum ?." Tanya Yesung saat ini sedang melihat tubuh Dewa Frost yang tergeletak tak berdaya dan hangus karena tersambar oleh kilat atau petir yang di hasilkan oleh kekuatan Thunder yang Yesung gunakan.

"Kauu!." Geram Dewa Frost, dengan susah payah Dewa Frost bangun sambil memegang bahu kanannya yang terluka akibat serangan Yesung.

"Awas kauu, aku akan kembali." Dewa Frost pun menghilang dari hadapan Yesung tanpa jejak.

"Yesuuung." Panggil Kyuhyun saat berhasil menemukan Yesung dengan bekas luka yang menyayat tubuhnya.

"Kalian..." Dengan senyuman cerahnya Yesung menyambut ketiga guardian angelnya dan juga Heebum, berlari layaknya anak kecil saat bertemu dengan teman sepermainannya.

"Kau tidak apa-apa kan ?."

"Dimana yang luka ?."

"Mana pemegang elemen itu ?."

Pertanyaan demi pertanyaan Kyuhyun, Kibum dan Donghae lontarkan kepada Yesung.

"Aku tidak apa-apa, aku tidak luka dan pemegang elemen itu berrhasil melarikan diri, hehehe." Jawab Yesung dengan memberikan jawaban dari masing-masing pertanyaan Kyuhyun, Kibum dan Donghae dengan sedikit candaan.

"Aihh... kita telat." Eluh Donghae kesal sambil menendang manusia salju yang sekarang hanya berbentuk tumpukan salju biasa. Kyuhyun, Kibum dan Heebum yang melihat hanya bisa tertawa melihat Donghae kesal sambil mendendang-nendang salju.

"MASTERR..!." kaget Heebum saat melihat tubuh Yesung yang hampir terjatuh.

"Akuuu..ti..tidak apa-apa." Jawab Yesung tertatih agar ketiga Guardian angelnya tidak mengkhawatirkan dirinya. Tapi, ketiga namja di depannya ini tidak percaya jika Yesung tidak baik-baik saja.

Dan, sedetik kemudian mata Yesung tertutup. Yesung pingsan karena terlalu banyak menggunakan kekuatannya. Terlebih lagi kekuatan pemegang elemen, setiap Yesung menggunakan kekuatan pemegang elemen itu akan menyedot energi dirinya lebih banyak 3x lipat dari biasanya.

.

[Apartement Kibum - Donghae]

.

.

Tik...Tik..Tik...Tik... hanya suara jarum jam yang terdengar di dalam ruangan ini, 10 jam berlalu sudah sejak pertempuran Yesung dengan pemegang elemen es berakhir namun Yesung juga tidak kunjung bangun dari tidurnya. Tidak jauh dari tempat dimana Yesung tertidur,Heebum dengan setia menemani masternya dengan tidur disamping kepala Yesung, bukan hanya Heebum saja tapi terlihat Kibum sedang duduk di sofa sambil membaca buku dengan menahan tubuh Donghae yang sudah tertidur pulas karena Donghae menjadikan bahu Kibum sebagai bantal. Lalu pemuda yang sendari tadi tidak lelah mengenggam tangan Yesung selama 10 jam itu menghela nafasnya. Cho Kyuhyun mengehala nafasnya sekali lagi.

Drrrt...drrtt... merasakan getaran dari handphone miliknya, Kyuhyun meronggoh saku celananya untuk mengambil benda kecil yang sering ia gunakan untuk berkomunikasi. Melihat layar handphone bertuliskan 'Mommy' Gleg... Kyuhyun menelan ludahnya kasar. Dilepaskannya genggaman tangan Yesung dan menekan tombol untuk menerima panggilan masuk.

"Yebo..." Baru saja Kyuhyun ingin menjawab suara di sebrang telfon tersebut sudah bergema sangat dahsyat lebih dulu, sehingga Kyuhyun harus menjauhkan handphone tersebut dari telingannya.

"CHOOOO KYUHYUN KAU DIMANA ? KENAPA BELUM PULANG JUGA DASAR ANAK NAKAL." Kerasnya suara di sebrang sana membuat Donghae yang tertidur pulas menjadi terbangun karena kaget membuat Kibum yang melihat wajah panik Donghae saat terbangun menjadi terkikik.

"Mo-mommy…aku sedang ditempat Donghae dan Kibum jangan khawatir." Jawab Kyuhyun dengan sedikit takut.

"JANGAN KHAWATIR KAU BILAANG ?! SUDAH JAM 10 MALAM KAU BELUM PULANG JUGA.. CEPAT PULANG ATAU KAU AKAN KU CORET DARI DAFTAR KELUARGA CHO." Tuut...tuuut...dengan seenak hati line telfon terputus membuat Kyuhyun yang mendengar ancaman sang mommy hanya bisa terperangah.

"Hahhahahhaha... anak mami sudah waktunya pulang Hahahha." Ledek Donghae yang sepertinya sudah tersadar sepenuhnya dari tidur. Kyuhyun yang di ledek oleh temannya hanya dapat mendengus.

"Lebih baik kau pulang Kyu, besok kita sekolah." Ucap Kibum.

"Jangan khawatir, ada kami." Ucap Donghae saat melihat Kyuhyun sepertinya tidak rela jika ia harus pulang.

"Baiklah, aku pulang...tolong jaga dia untuk ku." Setelah selesai berpesan, Kyuhyun langsung beranjak pergi dari apartement Donghae dan Kibum. Meninggalkan kedua sahabatnya untuk menjaga Yesung.

.

[Diwaktu yang bersamaan || Kediaman keluarga CHOI]

.

.

Siwon sang Guardian ke-empat terlihat sedang menatap bulan di balkon kamarnya. Siwon sedang memikirkan kejadian hari ini, peristiwa-peristiwa yang terjadi terekam dengan baik didalam memorinya.

"Yesung..." Gumam Siwon sambil memegang cincin perak yang melingkar di jari manisnya. Siwon yang sedang melamun tidak menyadari kehadiran Eunhyuk yang sedari tadi menatap punggungnya cemas dari ambang pintu kamar.

"Hyung.." Panggil Eunhyuk, dengan ragu Eunhyuk menghampiri Siwon dan berdiri tepat disamping hyungnya yang dia yakinin hyungnya sedang bimbang.

"Hyung... ke-."

"Hyung ngantuk, kembalilah ke kamar mu. Hyung tidak mau besok telat ke sekolah." Tanpa peduli dengan Eunhyuk, Siwon berlalu meninggalkan Eunhyuk. Siwon benar-benar tidak mau membicarakan hal itu lagi. Eunhyuk yang melihat sikap acuh Siwon hanya dapat cemberut, dirinya di acuhkan oleh Siwon.

"Hyung menyebalkan." Gerutu Eunhyuk saat dirinya melewati Siwon yang sudah tidur dikasurnya.

.

.

[Next Day ||Kyunghee High School | 06:20 AM]

.

"Kau yakin Yesung akan baik-baik saja kita tinggalkan di apartement ?." Tanya Kyuhyun khawatir yang saat ini dirinya sudah berada di kelas bersama dengan Kibum dan Donghae.

"Jangan khawatir kyu, ada Heebum yang akan menjaganya." Balas Donghae yang di angguk setuju oleh Kibum.

"Tapi ken-." Belum sempat Kyuhyun melontarkan ucapannya, dua namja yang baru saja datang dan masuk kedalam kelas mencuri perhatian mereka bertiga.

"Selamat pagi.." Sapa Eunhyuk kepada Kyuhyun, Kibum dan Donghae dengan riang.

"Pagi Hyukkie." Balas tiga sekawan dengan ramah. Berbeda dengan Eunhyuk, Siwon hanya berjalan melewati barisan tiga sekawan tanpa ucapan satu kata pun dan duduk di kursinya.

"Maafkan siwon hyung teman-teman." Ucap Eunhyuk dan langsung disambut senyuman oleh Kyuhyun, Kibum dan Donghae sebagai tanda 'tidak apa-apa.'

"Jadi, bagaimana kemarin ?." Tanya Eunhyuk.

"Musuh berhasil melarikan diri dan Yesung belum sadar sampai SEKARANG." Dengan sengaja Kyuhyun sedikit meninggikan nada suaranya berharap Siwon mendengarnya.

"MWOO... benarkah ? akh.. aku penasaran ingin bertemu dengan Yesung yang kalian ceritakan itu." Ucap Eunhyuk dengan wajah penasarannya.

Sejak kemarin Eunhyuk yang ikut dengan Kyuhyun, Donghae dan Kibum untuk mencari Yesung membuat dirinya menjadi tertarik dengan petualangan mereka, sejujurnya Eunhyuk yang mengetahui bahwa sang hyung memiliki kekuatan yang sama dengan mereka, membuat Eunhyuk senang dan Eunhyuk berharap hyungnya bisa ikut bergabung tapi sepertinya sang hyung masih bimbang.

"Hyukkie...duduk dibangku mu." Mendengar perintah sang hyung, Eunhyuk dengan cepat langsung duduk dibangku tepat samping Siwon sambil mempoutkan bibirnya sebel. Sebenarnya Siwon sedikit merasa khawatir mendengar Yesung belum sadar. Perasaannya sedikit tidak tenang semenjak dia bertemu dengan Yesung atau mungkin saat dirinya memakai cincin ini.

.

[Markas pemegang elemen]

.

.

"Luka mu sudah sedikit membaik, mugkin dalam 3 hari ini kau akan sembuh." Ucap Dewa Earth yang selesai mengganti balutan kain di lengan Dewa Frost akibat pertarungan kemarin dengan Yesung, Dewa Frost mengalami luka yang cukup parah.

"Sepertinya kita harus membuat strategi, mulai sekarang kita jangan main serang dulu." Ucap Dewa Droplet kepada rekannya. Saat ini para pemegang elemen sedang berkumpul dan berdiskusi bagaimana cara melawan dewa kematian.

"Jika kita menyerang tanpa tahu bagaimana musuh, itu kan merugikan kita." Kali ini ucapan Dewa Telekinesis disetujui oleh semua pemegang elemen. Mereka pemegang elemen tidak mau teman mereka satu persatu mati akibat mereka gegabah daalam penyerangan.

"Untuk menang melawan musuh kita harus menjadi teman terlebih dulu, bukankah begitu." Sontak ucapan Dewa Teleportatio membuat ruangan menjadi gaduh, yang dikatakan oleh Dewa Teleportatio itu ada benarnya. Bukankah ada kiasan - kenali musuh layaknya teman maka kau akan menang-

"Tenang..tenang semuanya." Intrupsi Dewa Droplet agar suasana diruangan menjadi tenang kembali.

"Lalu, bagaimana caranya supaya kita menjadi teman mereka." Tanya Dewa Time Controller.

"Kita bisa berpura-pura menjadi manusia." Usul Dewa Fire sambil memainkan bola api di kedua tangannya.

"Oke! Kita jalankan rencana kita itu." Ucap Dewa Droplet semangat dan serempak seluruh pemegang elemen mengganguk setuju.

.

[Apartement KiHae ||pukul 09:00AM]

.

.

"Jadi berapa lama kalian akan ke Osaka ?" Tanya Kyuhyun yang saat ini sedang membantu Kibum dan Donghae berkemas.

"Seminggu kyu..Hae haruskah kita membatalkan lomba kita ?." Balas Kibum yang masih berat hati meninggalkan Yesung bersama Kyuhyun.

"Yak! Kim Kibum kau tahu aku sudah menantikan pertandingan ini sejak lama."Omel Donghae saat mendengar ucapan Kibum. Donghae tidak percaya Kibum seenaknya membatalkan pertandingan bola basket se-Asia ini dengan mudah. Kyuhyun yang mendengar hanya dapat terkikik geli, lihat saja wajah Donghae yang sedang memarahi Kibum seperti Ibu-ibu yang sedang memarahi anaknya.

"Menyesal aku mengikuti club basket." Eluh Kibum yang merutuki dirinya mengikuti club basket. Harusnya ia mengikuti club seni saja seperti Kyuhyun. Tapi, mengingat Kibum tidak ada skill dalam memainkan alat musik, Kibum akhirnya bergabung dengan Donghae di club basket. Lihat saja ABS Kibum dan Donghae, ABS itu mereka dapatkan selama mengikuti klub basket selama tiga tahun. Kini, mereka berdua di utus untuk mewakili sekolah mereka dalam pertandingan basket antar sekolah se-Asia.

"Aku pasti merindukan kalian." Ucap Yesung dengan wajah sedihnya. Kibum dan Donghae yang melihat wajah sedih Yesung langsung menghampiri dirinya, mengusap dengan lembut. Sejujurnya Donghae sama dengan Kibum berat untuk meninggalkan Yesung. Tapi, ini adalah kesempatan emas bagi Donghae dan Kibum untuk mengharumkan sekolah mereka dimata dunia.

"Kyu… berjanjilah jangan pernah meninggalkan Yesung sendirian." Ucap Kibum kepada Kyuhyun.

"Jangan melakukan tindakan bodoh selama dirumah Kyuhyun, jika kau bersikap baik aku akan membelikan mu pudding susu yang enak dari Jepang nanti." Janji Donghae pada Yesung.

Layaknya anak kecil berumur lima tahun, Yesung mengganguk patuh kepada Donghae. Kyuhyun yang melihat Yesung dimanjakan oleh Donghae hanya mengumpat kesal.

"Ayoo… Yesung kita pergi." Setelah acara berpamitan dengan Donghae dan Kibum, Kyuhyun pun membawa Yesung pergi dari Apartement. Selama seminggu ini Yesung akan tinggal dirumah Kyuhyun. Tidak mungkin membiarkan Yesung sendirian di Apartement KiHae. Sedangkan KiHae kembali melanjutkan acara menggemas pakaian mereka kedalam koper untuk dibawa besok hari.

.

[Mansion keluarga CHO]

.

.

"Kyu.. kita tidak masuk ?." Tanya Yesung pada Kyuhyun yang sedari tadi diam di depan pintu Apartement rumahnya. Sudah 15 menit berlalu tapi Kyuhyun tidak juga membuka pintu ataupun menekan password Apartement rumahnya.

"Sebentar Yesung, aku menyiapkan batin ku dulu." Ucap Kyuhyun membuat Yesung bingung, Kyuhyun menghembuskan nafasnya sebanyak tiga kali. Dan, perlahan tangan Kyuhyun menekan beberapa angka dan klik… diraihnya knop pintu itu.

"Yesung.. tunggu sini, okey." Kyuhyun meminta Yesung untuk menunggu diruang tamu dan dengan senang hati Yesung menunggu. Sambil menunggu Kyuhyun, Yesung memperhatikan rumah kediaman keluarga CHO sambil menggelus-elus kepala Heebum yang berada di pangkuannya. Apartement disini sungguh mewah Yesung sangat takjub, berbeda sekali dengan Apartement KiHae.

"Awas Kyu.. mommy ingin melihatnya."

"Mommy yak!... tunggu.."

"Aish..Kyu mommy berjanji tidak akan melakukan hal aneh padanya."

Samar-samar Yesung dapat mendengar suara dua orang yang Yesung yakini itu adalah Kyuhyun dan…

"OMOOO!." Ucap namja cantik dengan rambut pirang sebahu dengan pakaian yang sangat mencolok dan nyentrik terkaget saat melihat Yesung. Sedangkan, Yesung langsung berdiri dan membungkukkan badannya mengucapkan salam dengan senyuman yang sangat manis.

"YEPPOOO!."

"Mommy…Aish.." Ucap Kyuhyun yang sedang menarik-narik mommy-nya agar melepaskan pelukannya kepada Yesung.

"Haaaa.." Pasrah Kyuhyun pada akhirnya, lihat saja mommy-nya tidak berhenti mencubiti kedua pipi Yesung dan selalu menempelkan pipinya ke pipi Yesung dengan gemes. Sepertinya Cho Heechul sangat senang melihat Yesung datang. Setelah memperkenalkan diri, Heechul berbicara banyak kepada Yesung, membuat Yesung kadang menunjukkan ekpresi bingung tidak mengerti, kadang tertawa jika Cho Heechul melontarkan kalimat-kalimat lucu membuat Kyuhyun menjadi senyum sendiri.

"Kalian harus segera menikah."

"YAK! YAK! MOMMY.. BU-BUKAN…ITU." Kaget Kyuhyun saat mendengar kalimat sang mommy, dengan ucapan yang terbata-bata, wajah memerah Kyuhyun langsung menarik sang mommy untuk ikut dengannya ke dapur. Sedangkan Yesung hanya memiringkan kepalanya sebelah. Namun, Yesung langsung tersenyum saat melihat wajah lucu Kyuhyun ketika sedang berbicara dengan ibunya.

"Meow meoow…"

"Aku juga tidak tahu apa itu menikah." Jawab Yesung saat Heebum bertanya 'Menikah itu apa.'. tidak lama Kyuhyun dan Heechul kembali,

.

[Malam Hari di kediaman keluarga CHO]

.

.

"Honey… pacar Kyuhyun sangat cantik." Ucap Heechul pada Hangkyung yang sedang menata meja dengan makanan untuk mereka makan malam. Sedangkan Hangkyung yang baru pulang kerja hanya tersenyum melihat Heechul. Greb.. dipeluknya pinggang sang istri dengan jahil.

"Benarkah ? apa dia secantik istri ku ini eum ?." Tanya Hangkyung.

"Tentu saja lebih cantik diriku, kkkk~." Jawab Heechul dengan tertawa.

"Syukurlah, jadi aku tidak akan berpaling dari mu." Mendengar gombalan sang suami, membuat Heechul menjadi merona.

"Ehem." Kyuhyun berdehem saat melihat daddy dan mommy-nya sedang bermesraan di ruang makan.

"Annyeong…Yesung imnida." Salam Yesung pada Hangkyung dengan manis. Bukannya membalas, Hangkyung menatap Yesung dari atas sampai bawah, entahlah Hangkyung merasa dirinya pernah melihat Yesung sebelumnya.

"Daddy…" Panggil Kyuhyun dan menyadarkan Hangkyung dari rasa penasarannya.

"Ah.. ya, jadi kau pacarnya Kyuhyun ?."

"MWOYAA! A-ANIYAA DAD." Elak Kyuhyun walaupun tidak dipungkiri Kyuhyun senang mendengarnya.

"Sudah.. sudah, ayo makan." Lanjut Heechul saat melihat wajah sang anak sudah sangat memerah karena tersipu malu. Kini mereka ber-empat duduk dan mulai menyantap makanannya.

"Yesung, kenapa hanya memakan daging saja ? apa makanan ku tidak enaknya ? hiks…" sedih Heechul saat melihat Yesung hanya mengambil daging saja, padahal dimeja makan Heechul sudah memasak banyak menu makanan.

"A-aniyo.. te-tentu saja masakan Heechul ahjumma sangat enak." Balas Yesung dengan senyum cerianya.

"Benarkah ? kalu begitu cicipilah kacang ini dan sayur lobaknya juga." Heechul pun mengambil lauk-pauk dan menaruhnya ke atas mangkuk nasi Yesung.

Gleg… Yesung hanya bisa mengigit sumpitnya dan menatap Kyuhyun seperti meminta pertolongan. Pasalnya Yesung hanya bisa makan daging dan minum susu saja. Melihat sayur yang berada di mangkuk Yesung membuat Kyuhyun menatap horror. Ayolah, Kyuhyun sangat membenci sayuran. Tapi, dia juga tidak mau keluarganya curiga pada Yesung.

Yesung yang di tatap oleh Heechul dan Hangkyung hanya dapat tersenyum saja, diraihnya sendok disebelah kanannya dan menyendok nasi beserta lauk tersebut.

'Aish.. jinjja.' Batin Kyuhyun frustasi.

"AKHH… ITUU DIBELAKANG KALIAAAAN! " Teriak Kyuhyun membuat Heechul dan Hangkyung refleks langsung menengok kearah belakang dan Hup… satu sendok penuh Yesung memasukkan makanan yang akan ia makan kedalam mulut Kyuhyun.

"Ada apa sih Kyu, tidak ada apa-apa juga." Ucap Hangkyung.

"Eh.. bagaimana rasanya Yesung." Tanya Heechul saat melihat Yesung mengunyah (berpura-pura) makanan.

"Sangat enak ahjumma." Balas Yesung dengan eye smilenya.

"Kalau begitu makan yang banyak." Heechul pun mengambil lauk dan memberikannya pada Yesung kembali. Dan tentu saja, Kyuhyun yang baru saja menelan habis makanan langsung menatap Yesung seakan berkata 'Lagi ?.' begitulah.

"YAK! HEEBUUM KENAPA MEMANJAT KULKAS." Teriak Kyuhyun sekali lagi untuk mengalihkan perhatian ibu dan ayahnya. Dan, Hup… dengan mulut penuh makanan Yesung tertawa renyah saat melihat Kyuhyun yang susah payah memakan makanan yang seharusnya dia makan itu.

Begitu seterusnya hingga acara makan malam berakhir dengan omelan sang Heechul yang melihat Kyuhyun selalu mempermainkan dirinya.

"Perut ku seperti ingin meledak." Adu Kyuhyun yang saat ini sedang tiduran dikasur miliknya sambil meggusap-usap perutnya. Sedangkan Yesung hanya dapat terkekeh. Sadar bahwa saat ini Kyuhyun sedang berduaan dengan Yesung, membuat Kyuhyun tidak ingin membuang-buang waktunya.

"Yesung." Panggil Kyuhyun pada Yesung yang saat ini sedang melihat-lihat kaset video game milik Kyuhyun yang berada di rak lemari.

"Nde ?." Dheg… Yesung terhentak saat melihat sorot mata Kyuhyun yang berbeda sekarang. Langkah kaki Kyuhyun perlahan mendekati Yesung hingga sekarang Yesung terhimpit oleh tubuh Kyuhyun.

.

[Kediaman keluarga CHOI]

.

.

Duaaaar… Duaar….Sssh… perlahan asap yang menggebul hilang sedikit demi sedikit. Sejauh mata memandang hanya terdapat bongkahan-bongkahan batu kecil yang hancur dimana-mana.

"Hyung… ini jus mu." Eunhyuk memberikan segelas juice jeruk kepada Siwon.

"Gomawo Hyukkie." Balas Siwon dan langsung meminum habis juice buatan sang adik tersayang. Disampingnya Eunhyuk yang sedang menatap serius Siwon.

"Hyung kau sudah bisa menggunakan kekuatan mu. Tapi, kenapa kau tidak ingin bergabung dengan mereka Hyung ?." Tanpa menjawab, Siwon langsung berdiri dan masuk kedalam rumahnya, meninggalkan Eunhyuk dengan wajah cemberutnya.

.

[Back To KyuSung]

.

.

Perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Yesung, hingga sekarang Yesung dapat merasakan hembusan nafas Kyuhyun…hanya satu yang ditatap oleh Kyuhyun saat ini yaitu bibir ranum milik Yesung.

"Kyuuu.." Panggil Yesung yang tidak nyaman di posisi seperti ini. Sedangkan, Kyuhyun malah semakin menghimpit tubuh Yesung yang sudah terpojok.

"Enhhh.." Leguh Yesung saat Kyuhyun membenamkan wajahnya di perpotongan leher miliknya, menghirup aroma tubuh Yesung yang beda dari yang lain. Yesung tidak tahu apa yang Kyuhyun lakukan saat ini, Yesung hanya menikmatinya pasalnya perlakuan Kyuhyun sangat lembut.

"Your is mine." Ucap Kyuhyun kemudian dengan memperlihatkan –smirk evil- khas Kyuhyun pada Yesung. Dan detik itu juga, Kyuhyun terlihat seperti Devil bukan Angel.

.

.

"Honey… Kau kenapa ?." Tanya Heechul pada Hangkyung. Saat ini Hangkyung sedang membaca sebuah buku yang Nampak sudah lusuh.

"Gwechana…Ah itu kucing milik Yesung kan ?." balik Hangkyung bertanya kepada Heechul. Dengan, senyum lembut Heechul mengganguk.

"Kucing ini sangat lucu." Dengan gemes Heechul mencium Heebum, terlihat keduanya sangat akrab. Hangkyung yang melihat istrinya sedang bermain dengan kucing menjadi geli sendiri. Istrinya ini sudah berumur tapi kenapa masih terlihat cute sampai sekarang.

Perlahan Hangkyung mendekati istrinya dan menaruh buku yang ia baca di meja kerjanya. Angin yang berhembus dari jendela kamar membuat buku Hangkyung yang tadinya tertutup secara ajaib perlahan terbuka lembar demi lembar sehingga menampilkan gambar yang mirip dengan Yesung.

.

.

Sepertinya Hangkyung mengetahui siapa itu Yesung.

Apa yang akan terjadi selanjutnya kepada Kyuhyun dan Yesung di kediaman keluarga CHO, selama Kibum dan Donghae di Osaka ?

Sampai kapan Siwon bimbang untuk bergabung dengan team Yesung ?

Bagaimana team Pemegang elemen mendekati Guardian angel ?

.

TBC

.

*Hello… berapa lama FF ini vakum, sepertinya 6 bulan… hehehehe

Bagaimana part 5 ini, panjang sekali ya^^a

Chapter demi chapter sepertinya tambah panjang… Maaf atas lamanya FF ini publish.

Tadinya FF ini pingin discontinue. Tapi, pas buka folder FF dan lihat FF ini udah setengah jadi akhirnya dilanjut dan di publish. Hehehe

Tapi, untuk chapter selanjutnya Kimmie mau liat antusias para reader apakah FF ini layak Next atau End sampai di sini.

OKE… See you.

Sehat selalu untuk reader^^

Author

-Kimmie-

And Last… Big Thanks To :

Jeremy kim84v, Ddangko Appa, yesung ukeku, Dor4cloudELF, lufff yesung, iceKyureaam, xelo, yesungie lover, , ryani clouds, Mukhaclouds, olla clouds, sekarzane, yesung ukeuke, Ye'Im, purieCloudsYesungie, Harpaairiry, KSfrvr, ajib4ff, 00000blok00000, jeremy kim84, Xxx, rina afrida, JustCallMeAzi, ErmaClouds13, Mylivelyyeye, sukayesunguke, Almun, Fazar648, , Iu cloud'z kyusungshipper ,cassandraelf, YeShaSparkClouds, kyutiesung, alinzajazky.