Tittle : Thanatos and Ker

Author : Kim Kyusung (Kimmie)

Genre : Adventure, Fantasy, Romance, Humor, Action, DC

Pairing : KyuSung

Slight Pair : HaeSung, WonSung/YeWon and BumYe/KiSung

Cast : Member Super Junior, Boyfriend, EXO, Yonghwa CNBlue dan SNSD.

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, Orang tua, SMentertainment, Fans ya ^^

Rating : K/T/M

Warning : YAOI (Boy X Boy) Yesung UKE!


Original Fanfiction by KimKyusung (kimmie)

©2015

Please don't copy paste without permission.

Summary

Dewa Kematian dua jiwa satu tubuh. Buruk & baik. Ketika sosok Buruknya memakan Jiwa dari 12 pemegang elemen(EXO).Ia harus dihukum. Namun,Siapa sangka jika Dewa kematian diberikan sebuah nama –Yesung- oleh seorang manusia bernama Kyuhyun. Berhasilkah Pemegang elemen (EXO) membalaskan dendam kepada Yesung. Petualangan Yesung beserta 4 Guardian hadir disini :)

.

.

"Eungh…" Leguh sosok manis yang sudah lama tertidur untuk memulihkan tenaganya.

"Yesung ?!." Terdengar suara yang memanggil namanya secara berbarengan.

"Kyuu… ahh Hae.. dan enn Bum.." Panggil Yesung dengan suara paraunya saat melihat para guardiannya sedang menatap khawatir.

'Kenapa nama ku terakhir disebut.' Batin Kibum sedikit kesal karena namanya terakhir disebutkan oleh Yesung saat dirinya telah sadar. Dengan sigap Donghae langsung memberikan segelas susu putih segar kepada Yesung.

"Kau pasti lapar, minumlah." Ucap Donghae dengan nada khawatir, perlakuan Donghae terhadap dirinya membuat Yesung menyunggingkan sebuah senyuman manis sebagai tanda bahwa Yesung sangat bersyukur mendapatkan seorang guardian yang sangat perhatian.


Chapter 7

Original Fanfiction by KimKyusung (kimmie)

Happy Reading^^

.

.

[Taman belakang sekolah | Malam hari]

.

Huk…Huk…

"Su-suara apa itu Kyu." Tanya Donghae yang sedang ketakutan saat mendengar suara burung hantu. Sedangkan Kyuhyun yang ditanyai Donghae hanya bisa terkekeh melihat wajah Donghae yang ketakutan. Begitu juga dengan Kibum namja yang memilih diam, cuek dan acuh ini terus melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam gedung sekolah mereka. Namun dibalik diamnya itu sebenarnya Kibum selalu waspada, mengamati gerak-gerik diarea sekitar mereka.

"Kenapa Yesung minta ketemu kita dibelakang sekolah pada malam hari sih." Omel Donghae lagi yang meluapkan rasa ketakutannya dengan mengomel tidak jelas. Entah kenapa dimata Donghae gedung sekolah yang pagi hari terlihat megah dan mewah ini saat malam hari menjadi seperti gedung tua yang sangat menyeramkan.

"Haeee~…"

DHEG...PUK.. Donghae yang merasakan bahu kanannya ditepuk seketika menjadi mematung. Keringat dingin bercucuran, kaki yang dicoba dipertahankan untuk tetap tegak berdiri dan detak jantung yang semakin cepat membuat Donghae kini mengalami panik.

"Donghae~." Panggil sebuah suara lirih lagi dari arah sampingnnya.

"Gyaaa…. HANTUUUU."Teriak Donghae yang sembari berlari, entah kenapa kecepatan lari yang ia miliki saat ini menjadi semakin cepat.

Wushh… seperti angin Kyuhyun dan Kibum yang tadinya berada didepan Donghae seketika menjadi heran saat namja ikan tersebut melewati Kibum dan Kyuhyun secepat kilat.

"AHAHAHHAHA." Terdengar tawa yang menggelegar dari arah belakang.

"Hyukjae!." Seru Kyuhyun saat melihat namja yang entah kapan datangnya kini sedang memegang perutnya yang ia yakini sedang mencoba menghentikan tawanya dan Pletak.. sebuah jitakan mendarat dengan mulus dikepala Eunhyuk sangat keras.

"Yak! Siwon hyung." Dumel Eunhyuk sambil menggelus kepalanya yang terasa berdenyut-deyut.

"Salah mu sudah mengerjai orang."

Setelah menjitak adik tercintanya, Siwon kembali melanjutkan jalannya lagi untuk masuk kedalam sekolah.

"Yesung juga meminta kalian datang ?." Tanya Kyuhyun yang saat ini sedang jalan beriringan dengan Eunhyuk.

"Ne, sebenarnya ada apa sih ?." Kali ini Eunhyuk yang bertanya balik pada Kyuhyun, sejujurnya dirinya dan Siwon tidak mengerti tiba-tiba saja seekor kucing datang kerumahnya dan memberikan sepucuk surat yang berisi Siwon untuk datang ke taman belakang sekolah pada malam hari.

"Aku juga tidak tahu." Balas Kyuhyun yang juga tidak mengerti, yang ia tahu ketika mereka bertiga Kyuhyun, Kibum dan Donghae pulang kerumah dari sekolah. Didalam kamar hanya ada Heebum yang mengatakan agar mereka menemui Yesung dibelakang sekolah dan setelah itu Heebum langsung pergi.

Setelah beberapa menit menyelusuri lorong sekolah akhirnya mereka tiba ditaman belakang sekolah dimana Donghae dan Heebum sedang duduk manis disana.

"Dimana Yesung ?." Tanya Kyuhyun yang tidak melihat keberadaan Yesung dimana pun. Donghae yang sudah lebih dulu sampai juga awalnya menanyakan pertanyaan yang sama seperti Kyuhyun kepada Heebum dan hasilnya Yesung tidak ada disini sampai sekarang.

"Kita tunggu saja." Ucap Kibum dan memilih menyandarkan tubuhnya disalah satu pohon besar. Memejamkan kedua matanya untuk sekedar menikmati udara dimalam hari . Begitu juga dengan Siwon dan Eunhyuk mereka berdua memilih untuk mengobrol sedangkan Kyuhyun mengeluarkan PSP yang ia baru saja ia beli untuk dimainkan.

TAP

TAP

TAP

Terdengar suara langkah kaki yang semakin mendekat, Kibum yang mendengar langkah kaki mendekati arah mereka akhirnya membuka kedua matanya dan bangun dari duduknya membuat semua orang yang berada disana menjadi menatap Kibum.

"Dia datang." Ucap Kibum yang mengerti arti tatapan mereka semua.

Dan, benar saja perlahan sosok yang mereka tunggu menampakkan dirinya wajah manis dengan tubuh mungil yang dibalut dengan baju warna hitam yang senada dengan sayapnya itu dan jangan lupakan rambut pink soft yang diterpa sinar bulan membuat Yesung saat ini terlihat wonderful dimata guardian.

"Semuanya sudah berkumpul ne ?." Tanya Yesung yang saat ini melangkahkan kakinya untuk mendekati para guardiannya.

"Yesungie, untuk apa kau mengumpulkan kami semua disini ?." Tanya Donghae yang dianggukan oleh mereka semua, pertanyaan Donghae seperti mewakili apa yang saat ini mereka pikirkan.

"Latihan team work." Jawab Yesung santai. Mendengar jawaban Yesung membuat Kyuhyun, Kibum, Donghae dan Siwon menatap bingung satu sama lain.

"Team work ?." Ucap mereka berempat serempak, Yesung yang melihat wajah bingung guardiannya hanya dapat terkekeh. Perlahan Heebum yang berada digendongan Donghae turun dan menuju Yesung, merubah dirinya dalam bentuk mode besar.

"Untuk menghadapi pemegang elemen kerja sama tim sangat diperlukan. Kalian semua tahu kan, pemegang elemen memiliki kekuatan yang berbeda-beda tapi mereka memiliki kerja sama tim sangat bagus. Maka dari itu Yesung ingin kalian dapat bertarung dan memiiki kerja sama khususnya untuk Siwon dan Kyuhyun mereka berdua susah sekali diajak kerja sama." Jelas Heebum pada guardian, sedangkan nama yang disebutkan oleh Heebum dalam penjelasan tadi langsung menatap satu sama lain dan kemudian membuang wajahnya.

"Sudah… sudah, ayo kita mulai." Ucap Heebum kembali mencairkan suasana yang sedikit tidak enak.

"Eng.. anu..sebaiknya aku pulang saja."

"Hyukkie, kau disini ?!." kaget Yesung saat melihat Eunhyuk. Sedangkan Eunhyuk yang sendari tadi hanya dapat diam ingin pulang menjadi serba salah karena Eunhyuk bukanlah dari para guardian.

"Ikutlah dengan kami." Ajak Yesung sambil merangkul lengan Eunhyuk.

"Tidak, aku bukan bagian dari ini."

"Kau ini bicara apa ?. Kajja… Kita berangkat Heebum." Perintah Yesung membuat keempat guardian harus menautkan kedua alisnya bingung.

"Pergi ke-.. apa ini ?." Kaget Kyuhyun saat melihat sinar berwarna merah menyelimuti tubuh masing-masing para guardian dan Syuut… mereka semua telah hilang dan menuju dimensi lain.

.

.

[Dimensi lain]

.

BRUUGH… Detik kemudian mereka semua jatuh ketanah dengan saling menumpuk.

"Yak! Yak! Bangun dari tubuh ku." Teriak Kyuhyun yang saat ini tubuhnya di tindih oleh Eunhyuk dan Donghae. Melihat amukan Kyuhyun buru-buru Donghae dan Eunhyuk bangun dan membantu Kyuhyun beserta yang lain untuk bangun. Berbeda dengan para guardiannya, Yesung mendarat dengan mulus.

"Dimana ini Yesungie ?." Tanya Donghae yang menatap sekeliling, disini hanya ada pohon layaknya hutan yang tidak jauh berbeda didunia manusia.

"Lihat diatas sana ?." Tunjuk Yesung kearah jarum jam dua belas dan semua mata menatap rumah besar yang berada diatas bukit. Rumah itu terlihat sangat megah dan hanya ada satu rumah disini.

"Apa itu rumah mu Yesung ?." Tanya Kyuhyun sambil menatap horror. Sejujurnya rumah yang sedang ia tatap itu memiliki aura seram dan terkesan angker.

"Bukan, disana terdapat monster yang akan kalian kalahkan sebagai bahan latihan." Balas Yesung santai sambil tersenyum dan berjalan menuju rumah itu. Dan, detik kemudian terdengar suara teriakan kaget dari Eunhyuk dan Donghae.

"MONSTEEEERR ?."

.

.

[KyuSung Side]

.

Kini mereka semua berjalan menuju rumah itu dengan Heebum sebagai penunjuk jalan, Donghae yang sedang memeluk lengan Kibum karena tidak henti-hentinya dia mengoceh ketakutan jika monster yang akan ia hadapi berwajah seram. Tidak jauh berbeda dengan Donghae, Eunhyuk juga sama seperti dirinya. Digenggamnya erat tangan Siwon agar sang hyung tidak jauh-jauh dari sisinya. Paling belakang kita bisa melihat Yesung dan Kyuhyun sedang berjalan beriringan.

"Aku akan menjadi kuat dan akan melindungimu." Ucap Kyuhyun memecahkan keheningan diantara mereka. Yesung yang mendengar kalimat Kyuhyun hanya dapat mengganguk dengan wajah memerah. Jalan beriringan membuat tangan keduanya jadi saling bersentuhan. Dan, Kyuhyun memanfaatkan kesempatan itu untuk menggengam tangan mungil Yesung.

"Aku tidak ingin kau tersesat."

Mendengar kalimat Kyuhyun membuat Yesung hanya bisa tertawa renyah. Tersesat ? bagaimana mungkin Yesung bisa tersesat didunia yang sudah ia hafal ini. Melihat wajah Kyuhyun yang sedang memerah malu dari samping membuat Yesung tersenyum, sekarang Kyuhyun semakin menggeratkan genggamannya dan dengan senang hati Yesung membalas genggaman itu.

"Kyu…" Panggil Yesung tanpa menoleh kearah Kyuhyun.

"Hemm."

"Apa kau tahu permainan catur ?."

"Nde ?." Kyuhyun pun menoleh kearah Yesung saat mendengar pertanyaan yang sedikit membingungkan menurutnya.

"Dalam catur terdapat King, Queen, Knight , Rooks, Bishops dan Powns." Jelas Yesung sambil menoleh kearah Kyuhyun. Hingga ini keduanya saling menatap satu sama lain.

"Lalu ?." Tanya Kyuhyun balik yang masih tidak mengerti arah dan maksud dari Yesung mengatakan hal itu semua pada Kyuhyun. Kyuhyun tahu nama-nama bidak catur yang Yesung sebutkan tadi masalahnya untuk apa Yesung membicarakan permainan catur.

"Itu seperti kita sekarang Kyu."

"En..Tunggu, sejujurnya aku tidak mengerti apa yang kau maksud Yesung."

Yesung yang melihat wajah bingung Kyuhyun menjadi tidak tahan untuk tertawa, Kyuhyun yang ditertawakan oleh Yesung menggerutkan keningnya. Dirinya bingung dimana letak kelucuannya, apakah Kyuhyun sekarang menjadi bodoh sehingga tidak mengerti jalan pikiran Yesung atau memang Yesung yang tidak bisa dimengerti.

"Kalau di ibaratkan bidak catur aku adalah Queen, Siwon itu King, Knight itu Kibum, Rooks adalah Heebum, Bishop itu Donghae dan Kyu adalah Powns." Jelas Yesung secara sederhana.

Sedangkan Kyuhyun yang sudah mendengar penjelasan dan pembagian posisi yang dikatakan oleh Yesung terbelak kaget. Powns ? Yesung mengibaratkan dirinya sebagai powns ? kau tahu Powns atau pion itu dibidak catur. Powns itu adalah bidak berbentuk kecil-kecil yang berbaris paling depan dipapan catur.

"Yak! Kenapa aku powns!." Kesal Kyuhyun pada Yesung. Harga diri Kyuhyun benar-benar jatuh saat Yesung mengatakan dirinya adalah powns.

"Wae, itu bagus Kyu."

"Bagus apanya ? Kenapa Siwon jadi King ? harusnya aku yang jadi King. Yaa… setidaknya Knight minimal. Aishh." Frustasi Kyuhyun yang benar-benar tidak bisa terima dengan penjelasan Yesung. Kesal pada Yesung, akhirnya Kyuhyun meninggalkan Yesung melewati teman-temannya yang berada didepan.

"Hei.. Kyu!." Tegur Kibum ketika bahunya ditabrak dari samping oleh Kyuhyun. Baru saja ingin memaki, Kyuhyun sudah lebih dulu jalan paling depan menyusul Heebum yang berada didepannya.

"Kenapa dia ?." Tanya Donghae yang bingung. Sedangkan Yesung yang berada dibelakang menjadi tertawa saat melihat wajah kesal Kyuhyun.

.

.

[Dimensi lain | Rumah misterius ]

.

KREEEET…. Yesung membuka pintu rumah dengan perlahan, didalam rumah megah ini tidak ada perabotan sama sekali bahkan pecahayaan dirumah ini hanya bergantung pada cahaya rembulan yang masuk melalui jendela.

TAP

TAP

TAP

Mereka semua kini mengikuti Yesung untuk masuk kedalam rumah, tanpa tahu ada makhluk yang sedang mengamati gerak gerik mereka semua.

"Hello… ada tamu rupanya." DHEG.

Secara serempak mereka semua menatap arah sumber suara. Dari arah tangga mereka melihat seorang perempuan sangat cantik sedang berdiri dengan balutan pakian khas cina, kaki jenjang yang mulus dibiarkan terlihat dan jangan lupakan tubuh sexy itu.

"Da-dadanya besar sekali." Ucap Donghae yang refleks saat melihat sesuatu yang menonjol dari tubuh wanita didepannya ini dan ucapan Donghae tersebut dianggukan setuju oleh Eunhyuk. Berbeda dengan Donghae, Kibum dan Siwon hanya menatap wanita cantik itu dengan wajah datarnya. Sedangkan, Kyuhyun terlihat sangat terkejut karena melihat ukuran payudaranya sungguh besar dan tidak normal untuk ukuran wanita.

"Kkkkk~ jangan tertipu, dia itu sebenarnya monster jelek." Ledek Yesung sambil tertawa. Sedangkan, wanita cantik yang ditertawakan oleh Yesung hanya dapat bersmirk.

"Aku mencium sesuatu yang buruk, apa kalian kesini untuk membunuhku ?." Tanya wanita tersebut sambil memainkan kedua payudaranya dengan tangan. Sehingga, membuat Donghae dan Eunhyuk teriak histeris.

"MWOOOYAA!." Teriak Donghae dan Eunhyuk berbarengan dengan wajah mesumnya, gerakan wanita itu sungguh sensasional.

Gleg. Baik Kibum, Kyuhyun dan Siwon yang notabennya juga murid sekolah menegah atas yang aslinya lelaki biasa memiliki rasa hasrat sebagai lelaki seusianya juga menelan ludahnya susah payah saat melihat adegan dewasa didepannya ini.

"Dia adalah makhluk dengan tipe Janus. Memiliki penampilan buruk, maka dari itu dia menyembuyikan jati dirinya dengan wajah cantik sebagai daya pikat untuk menarik musuh." Jelas Heebum kepada guardian dan mereka semua yang mendengar hanya menggauk saja tidak peduli.

"BERSIAPLAH KAU MONSTER JELEEEK!." Teriak Yesung membuat semua guardian dan Eunhyuk tersadar dari acara fantasi liar mereka. Dengan cepat Eunhyuk memundurkan langkahnya dan berdiri tepat disamping Yesung untuk melihat bagaimana para guardian melawan sosok monster yang bersembunyi dibalik wajah cantik.

"Hahaha… apa yang kau katakan, akulah yang akan menghabisimu." Ucap wanita tersebut sambil menatap Yesung seperti makanan lezat yang dihidangkan khusus untuknya. Seketika aura suasana disekitar berubah menjadi semakin mencengkam ditambah wanita itu sekarang sudah tertawa dengan sangat menggerikan.

"Inikah kekuatannya ?." Ucap Kyuhyun yang merasakan udara di area sekitarnya berubah menusuk dan membuat Kyuhyun menjadi sedikit takut.

"Ah… Tapi tubuhnya benar-benar sexy, kkkk~." Celoteh Kyuhyun dan kembali dianggukan setuju oleh para guardian.

"Konsetrasi! Konsetrasi!." Ucap Yesung sedikit agak kesal dengan ucapan Kyuhyun.

"AHAHHAHAHA." Tawa makhluk tersebut dan detik kemudian makhluk itu berubah, kaki jenjang wanita cantik itu kini berubah menjadi kaki berbulu seperti srigala dengan ukuran sangat besar hingga lima meter, kuku kaki yang dimilikinya pun panjang dan runcing sedangkan tubuh dari pinggang keatas masih tetap sama. Bibir yang berwarna merah kini berubah menjadi bibir besar dengan penuh liur yang menetes.

"HIiiiii." Teriak Kyuhyun dan Donghae berbarengan saat melihat wujud asli wanita tersebut.

"Apa kubilang." Ucap Heebum yang juga jenggah pada para guardian.

"Rasakan iniii!." Detik kemudian makhluk tersebut membuang ludah kearah para guardian. Heebum yang melihat arah serang wanita itu menuju Kyuhyun langsung menarik tubuh Kyuhyun untuk menghindar.

CHESSS… tembok dinding rumah meleleh seketika saat serangan wanita itu mengenai dinding. Kyuhyun yang melihat menatap ngeri seandainya tadi serangan itu mengenai dirinya habislah Kyuhyun seperti karet yang meleleh akibat dibakar.

"Bersiap diposisi! Jangan ada yang menyerang sebelum aku perintahkan, mengerti!." Teriak Yesung pada guardiannya dengan lantang.

"BAIIKK!." Balas Kibum, Donghae, Siwon dan Kyuhyun secara serempat. Sedangkan Eunhyuk yang berada disamping Yesung menatap kagum.

'Inikah Guradian sebenarnya ?.' Batin Eunhyuk sambil menatap Kyuhyun, Kibum, Donghae dan hyungnya Siwon.

Sekarang Kibum sudah diposisi siap dengan busur andalanya yang kapan saja bisa melesatkan anak panahnya, tidak jauh dari Kibum terlihat Donghae yang juga sudah siap dengan senjata haclkernya. Siwon yang bertempur tanpa senjata pun terlihat memposisikan tangannya untuk meninju makhluk jelek didepannya ini. Sedangkan, Kyuhyun dengan pedang aisemetoernya sudah tidak sabar ingin menusukkan pedangnya itu kedalam tubuh monster ini.

"Donghae tembak bagian atasnya." Perintah Yesung dan dengan senang hati Donghae lakukan. Dengan gerakan cepat Donghae menekan pelatuk senjatanya bertubi-tubi menyerang wajah dan tubuh bagian atas makhluk itu.

"ARRGHHH." Erang kesakitan makhluk tersebut saat Donghae berhasil menembak tubuhnya hingga kedua tangannya putus, darah berwarna hitam pekat pun berceceran dilantai.

"Kibum tahan kakinya." Perintah Yesung kali ini kepada Kibum. Dan, Kibum yang mengerti maksud dari perkataan Yesung langsung membidik busurnya kearah kaki monster itu dan Shuuut… dua anak panah dilesatkan secara bersamaan dan seketika dua anak panah tersebut langsung membelokkan diri ke kiri dan ke kanan menuju kaki monster itu.

ZEB.. ZEB… dengan tepat anak panah tersebut menancap ke kaki monster tersebut untuk menahan pergerakannya.

"SIWON HYUUNG." Teriak Eunhyuk kaget dan khawatir saat melihat Siwon maju kearah monster itu. Merasa seperti ditantang oleh Siwon, monster itu semakin marah. Giginya kini semakin panjang dan runcing. Membuat sosok wanita itu semakin menggerikan.

"Siwon kau tahu kan apa yang akan kau lakukan ?." Ucap Yesung.

"Matiii kauuu!." Teriak monster itu sambil mengarahkan taringnya ke Siwon.

BUUGGH…. Siwon langsung meninju kepala monster itu hingga tubuh monster tersebut mental dan menabrak tiang-tiang dinding yang didalam rumah dengan keras.

'A-aku mulai sekarang tidak akan membuat Siwon hyung marah." Batin Eunhyuk saat melihat kekuatan Siwon. Seketika badannya bergedik ngeri melihat kekuatan hyungnya.

"HEEBUUM." Teriak Yesung dan dengan cepat Heebum si kucing raksasa milik Ker ini menindih tubuh sang makhluk dan mencabik-cabik tubuh monster itu dengan cakaran layaknya seekor tikus. Yesung pun sejenak membiarkan Heebum bermain-main dulu dengan monster itu.

"Yesung… kapan giliran ku ?." Tanya Kyuhyun yang sepertinya tidak dianggap oleh Yesung di arena pertarungan latihan ini.

Dilain tempat tidak jauh dari mereka tangan monster yang sudah terputus akibat ulah Donghae tadi menjadi bergerak-gerak sendiri dan langsung terbang menuju kearah Yesung dan Eunhyuk. Kyuhyun yang melihat Yesung akan diserang dengan sigap berlari kearah Yesung dan Crushh

"Go-gomawo Kyuu." Ucap Yesung kaget melihat serangan tak terduga dari monster itu.

"Tidak masalah, sudah seharusnya kan." Blush… Wajah Yesung memarah seketika saat melihat Kyuhyun dengan sengaja mengedipkan sebelah matanya.

"Heebum sudah cukup."

Mendengar perintah majikan, Heebum menghentikan acara bermain-mainnya. Kini Yesung mendekati tubuh monster tersebut yang sudah babak belur.

TAP

TAP

TAP

"Ada kalimat terakhir eum ?." Tanya Yesung dengan wajah khas pencabut nyawa. Smirknya kini benar-benar mirip sang kakak Ker sadis dan menyeramkan.

"Aku akan membunuh mu."

"Benarkah ? kkkk~." Yesung pun mengeluarkan tongkat pencabut nyawanya untuk menebas tubuh monster itu.

Crushh… setelah Yesung menebasnya, tubuh monster itu menghilang seperti debu.

"Kita selesai, mari kita pulang."

"YAK! Tunggu duluuu Yesung… kenapa dipelatihan ini hanya aku saja yang sepertinya tidak berguna!." Kesal Kyuhyun saat mendengar Yesung dengan seenaknya menyudahi pelatihan ini sedangkan dirinya belum benar-benar melawan monster seperti Siwon, Kibum dan Donghae.

"Itu karena kau powns Kyu."

"APAA! KALAU BEGITU AKU TIDAK MAU JADI POWNS!."

.

.

[Next Morning | Kyunghee High School]

.

"Haaa…" Hela nafas terdengar dari seorang Cho Kyuhyun dipagi yang cerah ini, tidak biasanya Kyuhyun menghela nafas seperti ini.

"Aku tidak mau jadi powns." Ucap Kyuhyun entah pada siapa dengan wajah tidak semangat dan seperti minta dikasihani. Kibum yang duduk didepan Kyuhyun sebenarnya mendengar hanya saja Kibum tidak mau merespon Kyuhyun, Kibum memilih menyibukan diri dengan membolak balikan buku bacaannya.

"Kenapa namja kuda itu yang harus jadi King ? harusnya kan aku, benarkah hae ?." Tanya Kyuhyun yang saat ini mengajak bicara namja disampingnya sambil menatap Siwon yang duduk tidak jauh dari dirinya.

"….."

"Hae… aku ingin mejadi King." Ucap Kyuhyun sekali lagi karena tidak mendapatkan respon dari Donghae.

"Kyu tidak bisakah kau diam, aku sedang menyalin PR. Kau merusak konsentrasi ku." Kesal Donghae sambil tetap menyalin PR Kibum, dari perjalanan ke sekolah sampai sekarang Kyuhyun tidak henti-hentinya berbicara. Kibum yang mendengar umpatan Donghae langsung menutup buku bacaannya dan mengubah posisi duduknya jadi menghadap kearah Kyuhyun.

"Jangan seperti anak kecil Kyu." Ucap Kibum yang membuat Kyuhyun menjadi tambah kesal.

"A-anak kecil aku bu- ."

"Kalau bukan anak kecil lalu apa ? Kau mencueki Yesung hanya karena dia memposisikan mu sebagai Powns." Jelas Kibum yang langsung memotong ucapan Kyuhyun dan hal itu membuat Kyuhyun menjadi diam seribu bahasa, bukan karena Kyuhyun takut pada Kibum tapi apa yang dikatakan Kibum itu benar sehingga dirinya tidak bisa membalas argument Kibum seperti biasanya.

Memang benar setelah latihan tadi malam Kyuhyun menjadi kesal pada Yesung karena dirinya diposisikan sebagai Powns. Kyuhyun merasa diremehkan oleh Yesung dan itu membuat dirinya menjadi tidak terima hingga rasa kesalnya berlanjut saat dirinya tadi pagi ingin berangkat sekolah tidak mau berbicara pada Yesung bahkan menatap wajahnya pun tidak.

"HOREE AKHIRNYA SELESAI JUGAAA." Teriak Donghae senang hingga membuat Kyuhyun menjadi tersadar dari lamunannya. Pletak

"Yak! Hyukjae!." Kesal Donghae saat dirinya dijitak oleh Eunhyuk yang duduk didepannya.

"Kau mengagetkan ku." Balas Eunhyuk yang membuat teman sekelas mereka sekarang menjadi tertawa karena melihat tingkah dua pria ini.

"Seongsanim datang."

Mendengar salah satu teman yang baru saja masuk kedalam kelas, dengan cepat semua murid yang berada dikelas langsung duduk dibangku masing-masing. Terlihat Kevin sang pemegang elemen yang menyamar sebagai guru masuk kedalam kelas dengan tenang.

"Aku diperintahkan kepala sekolah untuk membagikan angket ini pada kalian." Ucap Kevin Seongsanim sambil menggangkat tumpukan angket kepada muridnya.

Kevin Seongsanim pun berjalan dari meja ke meja untuk membagikan angket tersebut kepada muridnya dan saat dimeja kawasan pemegang elemen Kevin seongsanim menatap mereka dengan seksama mulai dari Siwon, Donghae, Kibum dan Kyuhyun.

"Tolong di isi dengan baik. Arraso." Ucap Kevin Seongsanim kepada para guardian dengan menekan kata terakhir sebagai arti mereka para guardian harus mengisi dengan benar. Dan, tentu saja hal itu tidak membuat mereka para guardian merasa curiga. Kyuhyun yang awalnya curiga hari ini menjadi acuh karena saat ini dirinya sedang memikirkan hal lain yaitu Yesung.

.

.

[Lain tempat |Mansion keluarga CHO]

.

"Meoow." Panggil Heebum yang saat ini melihat sang majikan duduk disofa sambil menekuk wajahnya cemberut tidak semangat.

"Aku sedang tidak ingin main." Balas Yesung sambil mengacuhkan Heebum, tidak mau menyerah Heebum pun menggangu Yesung dengan menarik-narik bajunya untuk mengajak bermain. Tapi, hasilnya tetap sama Yesung mengacuhkan dirinya.

Tidak jauh dari Yesung dan Heebum, Heechul yang baru saja pulang dari berbelanja di supermarket langsung tertawa melihat betapa frustasinya kucing kecil itu ketika sang majikan mencueki dirinya. Heebum terlihat lucu dan konyol saat berguling-guling didepan Yesung hanya untuk mendapatkan perhatiaanya.

"Aigoo… ada apa ini ?." Tanya Heechul yang membuat Heebum langsung menghampiri Heechul dan dengan senang hati Heechul menyambutnya, dengan menggendong Heebum perlahan Heechul duduk disamping Yesung dan menggelus kepala Yesung lembut.

"Kyuhyun tidak mau bicara dengan ku." Ucap Yesung dengan lirih.

"Apa yang harus aku lakukan ?." Tanya Yesung yang saat ini sedang menatap Ibu kandung dari Kyuhyun, Heechul yang mendengar pertanyaan Yesung hanya terkekeh pelan.

"Kalian bertengkar ?." Tanya Heechul balik dan hanya anggukan kecil yang diberikan oleh Yesung.

Sejujurnya Yesung tidak tahu apakah dirinya dan Kyuhyun bertengkar atau tidak. Saat ini Yesung merasa dirinya tidak bersemangat saat Kyuhyun tadi pagi tidak mau bicara bahkan menatap Yesung walau sebentar.

"Heem… mungkin mengajak dia kencan, Kyuhyun akan memaafkan mu ." Balas Heechul yang memberikan peluang pada anaknya, Heechul tahu bahwa Kyuhyun sangat menyukai Yesung.

"Kencan ? kencan itu apa ?."

"Omo… kau tidak tahu kencan Yesungie ?." Kaget Heechul mendengar pertanyaan Yesung. Dan, detik kemudian smirk andalan keluarga CHO keluar dari bibir Heechul. Ah… buah memang tidak pernah jatuh jauh dari pohonnya. Heechul pun membisikan sesuatu ke telinga Yesung dan dengan wajah serius Yesung mendengarkan tiap kalimat yang Heechul bisikan, mencatatnya kedalam otak agar tidak ada yang terlewati.

"Bagaimana tidak sulitkan."

"Baiklah ahjumma, akan aku lakukan."

"OK! Kalau begitu pertama-tama kau harus ganti baju."

Dan, Heechul dengan wajah senang dan bahagianya langsung menyeret Yesung kedalam kamarnya untuk mendadani Yesung agar Kyuhyun senang saat bertemu dengan Yesung.

.

.

[Back Shcool]

.

From : Mommy

Kyu habis pulang sekolah jemput mommy di Taman Han.

Tidak ada penolakan! Kalau kau tidak datang…Kau tahu akibatnya kan ~^^

DHEG

"Kau kenapa Kyu ?." Tanya Donghae yang sedang makan siang di Kantin dengan Kibum, menatap Kyuhyun khawatir pasalnya wajah Kyuhyun langsung berubah menjadi pucat basi setelah melihat handphonenya.

"Mommy mu." Tebak Kibum.

Kyuhyun langsung meletakkan handphone miliknya dimeja sembarangan dengan pesan yang belum terclose. Kyuhyun sebenarnya sangat malas hari ini dirinya sedang badmood karna Yesung, tapi setelah membaca barisan isi pesan sang Ibu paling akhir membuat Kyuhyun bergedik ngeri ditambah dengan emoticon yang sangat jarang diberikan oleh sang Ibu.

"Pufftt… anak mommy~."Ledek Donghae ketika selesai membaca pesan di handphone milik Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun hanya melirik Donghae sekilas tanpa meladeni ledekannya.

"Annyeong, boleh ikut gabung makan disini..." Sapa namja dengan gummy smile khasnya sambil membawa nampan berisi makan siang.

"Tentu." Balas Kibum melihat kedua temannya tidak ada yang menyahut dikarenakan sedang sibuk, Kyuhyun yang sibuk badmood sehingga dirinya hari ini akan banyak diam. Lalu Donghae yang sedang sibuk makan ramen dengan lahap.

"Eh, Hyukjae mana hyung mu ?." Tanya Donghae yang sadar ketika Eunhyuk duduk dihadapannya.

"Siwon hyung sedang di perpustakaan." Jawab Eunhyuk, kini perhatian Eunhyuk mengarah kearah Kyuhyun yang wajahnya mengatakan 'jangan menggangu ku' membuat Eunhyuk mengurungkan niatnya untuk bertanya lalu kearah namja yang disampingnya sibuk membawa buku lagi.

"Kau tidak makan bum ?." Kibum yang ditanyai Eunhyuk hanya membalas dengan sebuah senyuman dan menunjukkan nampan didepan yang sudah kosong.

.

.

[Perpustakaan Kyunghee High School |Siwon]

.

"Dewa dan dewi dalam mitologi Yunani memiliki setidaknya satu unsur yang dikuasai dan dilindunginya, masing-masing dewa-dewi juga memiliki tugas untuk kelangsungan dibawah dunia yaitu dunia manusia" Ucap Siwon yang sekarang sedang membaca sebuah buku kuno tentang dewa di perpustakaan. Dibaliknya buku tersebut dan menuliskan catatan-catatan kecil kedalam sebuah note.

Merasa kurang puas dengan informasi yang ia dapat dari satu buku, Siwon pun kembali berjalan ke lorong rak buku dimana rak-rak yang saat ini sedang ia telusuri merupakan kumpulan buku-buku penelitian tentang makhluk kuno. Satu persatu buku diambil dari rak oleh Siwon.

BUGH…Siwon tanpa sengaja menabrak bahu namja disebalahnya saat ingin berjalan melewatinya. Lorong antara rak satu dengan rak yang lainnya di Sekolah ini memang kecil sehingga sering kali jika murid yang ingin lewat harus ada yang mengalah dan memberikan jalan.

"Mianhae.." Ucap namja bertubuh tinggi dan ramping sambil mencoba memungut buku-buku yang jatuh dilantai.

"Gweachana, badan ku yang terlalu besar jadi tidak sengaja menabrak mu." Balas Siwon yang juga mengambil buku-buku yang jatuh, melihat buku yang ia pegang bukan miliknya Siwon menggerutkan dahinya ketika membaca judul buku itu.

"Kau suka membaca buku ilmiah ?." Tanya Siwon yang membuat namja didepannya ini sedikit terhentak.

"I-iya, apakah aneh ?." Tanya balik namja yang memiliki mata panda yang sangat cute. Siwon yang melihat namja di depannya ini tertunduk takut hanya dapat terkekeh.

"Jangan takut pada ku, aku Choi Siwon murid kelas 12-F." Siwon pun menggenalkan diri pada murid didepannya ini. Dengan ramah Siwon menggulurkan tangan kanannya yang membuat namja didepannya ini menjadi sedikit kikuk.

"A-aku Edison Huang, Kelas 10-B sunbaenim." Balas Edison Huang dengan menyambut tangan Siwon.

Kini mereka berdua duduk dimeja perpustakaan bersama. Dimana Siwon masih sama sibuk mengumpulkan informasi sedangkan namja yang bernama Edison Huang yang sebenarnya adalah pemegang elemen yang menyamar hanya dapat menggeluarkan smirk karena telah berhasil mendekati salah satu guardian dewa kematian.

Pemegang elemen memang tidak salah telah mengambil strategi menjadi manusia. Terbukti dengan menjadi manusia para guardian bahkan tidak bisa mendeteksi hawa keberadaan mereka.

"Sunbaenim ." Panggil Edison yang mulai melancarkan aksinya mencari informasi.

"Panggil saja hyung."

"Ah… Hyung apa yang kau lakukan ?."

"Mengerjakan tugas hehehe." Jawab Siwon berbohong, walaupun Siwon tidak tahu siapa sebenarnya namja yang ada dihadapannya ini adalah pemegang elemen, tetapi dirinya tidak bodoh untuk mengatakan apa yang ia lakukan sekarang pada orang lain.

"Begitu, mau ku bantu hyung ?." Tawar Edison Huang sambil mengambil salah satu buku Siwon.

"Ti-.."

"Dewa Hades adalah pemimpin atau raja dari para dewa yang ada, dengan istri bernama Perefone yang selalu setia mendampingi raja." Ucap Edison dengan cepat memotong ucapan Siwon, Siwon yang mendengar perkataan Edison menjadi sedikit tertegung.

"Apa Informasi itu dari buku yang sedang kau pegang ?" Tanya Siwon kepada Edison.

"Tidak, aku banyak tahu tentang dewa karena hobby ku yang suka membaca buku ilmiah hyung." Jelas Edison yang berbohong pada kalimat terakhirnya, tentu saja Edison tahu banyak tentang Dewa bukankah dirinya termasuk salah satu dari sekian banyak dewa yang ada.

"Apa kau bisa menceritakan semua yang kau ketahui tentang dewa ?." Pinta Siwon yang tidak menaruh curiga sedikit pun pada namja yang sekarang ia anggap sebagai Hoobaenya ini.

"Tentu." Senyum Edison pada Siwon.

"Hekate adalah dewi yang sangat ahli dalam sihir, ilmunya tidak mudah dipatahkan. Stix adalah dewi air, Ploutos adalah dewa kekayaan. Morfeus adalah dewa mimpi yang sangat ahli dalam merubah wujud dewa-dewi menjadi manusia…."

.

.

[Flashback]

.

"Ayolah dewa Morfeus hanya kau yang dapat mengubah kami menjadi manusia." Mohon dewa droped Suho pada seorang pria tua berjenggot panjang berwarna putih. Kini semua pemegang elemen sedang berkumpul disebuah bukit yang sangat sepi.

"Hanya dengan menjadi manusia saja kami bisa mendekati pelindung dari dewa kematian itu, bukankah kerajaan Myrtos ingin kami membunuh dewa kematian." Sambung dewa Fire yang mencoba menyakinkan dewa tua yang berada didepannya ini. Sedangkan dewa Morfeus sibuk melihat satu persatu pemegang elemen yang sekarang jumlah mereka sudah berkurang menjadi sepuluh.

"Baiklah, aku akan mengubah kalian menjadi manusia. Menyembunyikan identitas kalian agar bisa mendekati pelindung dewa kematian untuk segera membunuhnya." Ucap Dewa Morfeus yang membuat pemegang elemen bersorak gembira.

"Tapi ada syaratnya…" Uca Dewa Myrtos yang seketika membuat pemegang elemen menjadi diam. Ah… mereka lupa, dewa Morfeus tidak bisa dimintain tolong tanpa adanya imbalan.

"Baiklah, katakan apa mau mu ?."

"Berikan umur kalian setengahnya pada ku, bagaimana ?."

Mendengar tawaran yang diberikan Dewa Morfeus membuat mereka semua terkaget. Imbalan yang harus mereka berikan adalah setengah umur dari masing-masing pemegang elemen, itu merupakan harga yang sangat mahal. Sejenak pemegang elemen berunding satu sama lain.

"Baiklah, kami setuju." Ucap pemegang elemen serempak membuat dewa Morfeus tersenyum senang. Karena dirinya akan berumur lebih panjang dan hidup lebih lama lagi setelah menerim setengah umur dari masing-masing pemegang elemen. Dan, dewa Morfeus pun mengubah pemegang elemen menjadi manusia yang setiap saat dapat merubah wujudnya menjadi pemegang elemen dan manusia kapan saja mereka mau.

.

.

[Back Perpustakaan | Siwon & Edison (pemegang elemen)]

.

".. Lalu Fobetor merupakan dewa yang bisa mengubah wujud dewa lain menjadi binatang. Minos, Rhadamanthus dan Aiakos adalah tiga dewa yang bertugas menghakimi roh manusia yang sudah mati. Dan, terakhir dewa ini adalah dewa yang paling ku benci hyung." Ucap Edison sambil tersenyum kearah Siwon yang sendari tadi menuliskan apa yang Edison telah katakan.

"Paling dibenci ? kenapa ?." Tanya Siwon penasaran.

"Karena, dewa ini paling kejam. Dia adalah Dewa kematian Thanatos dan Ker yang bertugas mencabut nyawa manusia dan juga dewa lainnya."

DHEG… Siwon yang mendengar nama dewa yang diucapkan oleh Edison menjadi terkaget. Dewa kematian Thanatos dan Ker adalah Yesung. Siwon tahu benar itu, karena pada saat di Goa waktu pertama kali dirinya bertemu dengan Yesung. Heebum telah menceritakan siapa sebenarnya Yesung. Edison yang melihat raut wajah Siwon berubah hanya dapat mengeluarkan smirk tipisnya.

"Hyung… Gweachanayo ?." Tanya Edison pura-pura khawatir dengan mengguncang tubuh Siwon.

"Ah, Yaa… Akh, aku harus kembali ke kelas. Hehehe… tidak apa-apa kan hyung duluan." Ucap Siwon sambil merapikan buku yang berserakan dimeja dan tidak lupa membawa buku notenya.

"Tentu hyung." Balas Edison, dan setelah pamitan Siwon berjalan keluar perpustakaan meninggalkan Edison sang pemegang elemen sendirian. Ah… tidak sendirian tapi bertiga.

"Permulaan yang bagus Edison ah maksud ku Dewa Time Controller Tao, kkkk~." Ledek namja yang memiliki warna kulit tan. Sedangkan namja yang diledek hanya dapat terkekeh.

"Jangan menggunakan kekuatan Teleportation selama digedung ini Kai." Balas namja dengan mata bulatnya yang sedang menyadarkan tubuhnya di salah satu rak buku siapa lagi kalau bukan Dewa Earth DO.

"Benar yang dikatakan Kyungsoo hyung. Kau mau kita ketahuan."

"Baik… baik."

.

.

[Kyuhyun Side]

.

"Kyu kau jadi menjemput Chullie ahjumma ?." Tanya Donghae yang kini sedang berada di parkiran sekolah. Dimana Kyuhyun dan Kibum sekarang sedang bersiap-siap.

"Begitulah, oh ya kalian akan kembali ke apartement atau kerumah ku lagi ?." Tanya Kyuhyun yang sedang memakai sarung tangan.

"Sepertinya akan kembali apartement. Kami tidak enak jika harus menginap di rumah mu Kyu." Jawab Donghae yang sedang menunggu Kibum menggeluarkan motornya.

"Baiklah barang kalian yang berada dirumah ku akan kubawa besok." Kyuhyun pun memakai masker wajah dan helm saat dirinya sudah menaiki motor soprt berwarna hijaunya.

"Aku duluan." Ucap Kyuhyun dan melajukan motornya keluar gerbang sekolah.

.

.

"Kau lurus saja setelah itu belok kanan dan tidak jauh dari kau berjalan taman Han akan terlihat." Ucap ahjumma penjual ttobokkie yang saat ini sedang Yesung tanyai.

"Kamshammida." Balas Yesung dan dengan cepat Yesung berjalan kearah yang ditunjuk oleh ahjumma penjual ttobokkie. Yesung yang sesungguhnya bukan manusia wajar jika tidak tahu arah, sehingga mengharuskan dirinya bertanya terus menerus selama perjalanan.

Dengan nafas ter-enggah Yesung sebisa mungkin berjalan cepat, Yesung benar-benar kelelahan ketika berjalan. Yesung lebih suka terbang menggunakan sayap kokohnya untuk membawa dirinya kemana saja tanpa harus capek seperti ini.

'Lalu belok kanan kan.' Batin Yesung yang melihat pertigaan didepannya.

DHEG… dari jauh Yesung sudah melihat seorang namja sedang bersandar di motor sportnya. Tubuh tinggi itu dibalut dengan seragam sekolah ditambah dengan jaket kulit berwarna hitam, sarung tangan yang dibiarkan terpakai begitu saja. Rambut coklatnya yang sedikit berantakan membuat kesan bad di dirinya. Semua orang yang melewati namja itu selalu berbisik kagum karena murid sekolah yang saat ini berdiri didepan gerbang taman sangat keren dan tampan.

"Kyu-Kyuhyun." Gumam Yesung pelan, kali ini Yesung tidak berjalan cepat. Langkah kakinya menjadi lambat dikarenakan dirinya berdebar-debar tidak karuan.

"Yak! Mommy kenapa kau tidak muncul juga, hah!." Teriak Kyuhyun yang saat ini sedang menelfon Heechul. Tidak peduli pada orang-orang yang terkaget saat mendengar suaranya.

"Jangan-jangan Mommy mengerjai ku eoh!." Kembali Kyuhyun berteriak. Kyuhyun saat ini sedang dalam keadaan badmood sehingga kesalahan sekecil apapun bisa membuat Kyuhyun tersulut api kemarahan.

PUK… Sebuah tepukan Kyuhyun rasakan dari arah belakang punggungnya.

"JANGAN MEN-…ggangu ku." Ucapan Kyuhyun menjadi melembut setelah menoleh kebelakang untuk melihat siapa yang berani menggangunya.

"Ye-Yesung." Panggil Kyuhyun saat melihat namja yang membuat harinya terasa menjengkelkan kini sedang tersenyum. Diliriknya pakaian Yesung hari ini dari atas sampai bawah. Cute overall.

"Ayo kita kencan Kyu~." Ucap Yesung dan langsung memeluk lengan Kyuhyun manja. Mungkin jika di animasi Kyuhyun akan menyemburkan darah dari hidungnya saking bahagianya mendengar ucapan Yesung saat ini. Helo… Yesung mengajaknya kencan! Kencan ingat itu.

"Ka-kau…mengajak ku apa ?." Tanya Kyuhyun untuk memastikan bahwa saat ini dirinya sedang tidak bermimpi.

"Kencan, tidak mau yaa." Ucap Yesung dengan nada dibuat sedih.

"TENTU SAJAA MAU! LET'S GOOOO." Dengan semangat membara Kyuhyun membawa Yesung pergi untuk berkencan. Sepertinya Cho Kyuhyun melupakan rasa kesalnya pada Yesung.

.

.

"Apa eskrim ya enak Yesung ?."

"Enak sekali Kyu, gomawo."

"syukurlah."

Saat ini Kyuhyun dan Yesung sedang makan es krim bersama di taman Han, Kyuhyun sangat senang melihat wajah Yesung yang seperti ini. Ditambah hari ini pakaian Yesung sangat cute. Lihat saja baju berlengan panjang berwarna putih agak besar dengan celana jeansnya, ditambah Yesung memakai topi rajutan berwarna hitam dan kaca mata besar yang membingkai mata indahnya membuat Yesung terlihat cute.

"Kenapa tiba-tiba kau mengajak ku kencan ?." Tanya Kyuhyun yang sebenarnya sudah penasaran dengan Yesung yang tiba-tiba datang dan mengajaknya berkencan. Yesung pun menghentikan makan eskrimnya dan meletakkan sendok eskrim itu.

"Karna Kyu tidak mau bicara dengan ku, maka aku bertanya pada Chullie Ahjumma bagaimana caranya agar Kyuhyun mau menatapku lagi. Lalu, kata Ahjumma mengajak Kyu berkencan." Jelas Yesung sambil menunjukkan wajah polosnya tanpa malu, karena sejujurnya Yesung tidak tahu arti kencan. Sedangkan Kyuhyun yang mendengar penjelasan Yesung hanya tersenyum senang.

"Apa kau sedih karna aku tidak bicara dan menatap mu Yesung ?."

"Hemm… sangat sedih, dan disini rasanya sangat sakit." Ucap Yesung sambil menekan dada kirinya. Entah apa namanya Yesung tidak tahu, yang jelas ketika Kyuhyun tidak menatap Yesung dan tidak mau berbicara padanya itu terasa sakit.

"Kau tahu hari ini aku uring-uringan di sekolah, alasan aku tidak mau bicara dan menatap mu adalah aku…" Kyuhyun menghentikan ucapannya sejenak, sungguh sangat malu mengatakan hal itu pada Yesung saat ini. Sedangkan, Yesung yang menunggu lanjutan Kyuhyun hanya menatapnya.

"…Aku cemburu." Blush… Wajah Kyuhyun langsung memerah saat menyelesaikan ucapannya. Tidak mau Yesung melihat wajahnya Kyuhyun dengan cepat memalingkan wajahnya ke samping.

"Cemburu ? apa itu ?." Tanya Yesung polos dan seketika saat mendengar pertanyaan Yesung, Kyuhyun berusaha menahan kepelan tangannya karena Kyuhyun sudah susah payah mengatakan hal itu tetapi Yesung ternyata tidak mengerti.

"Artinya aku tidak suka, kau mengatakan Siwon adalah King, Kibum adalah Knight. Lalu aku jadi Powns." Ucap Kyuhyun yang sedikit mengeluarkan kekesalannya pada Yesung. Walaupun kata Kibum Kyuhyun kekanak-kanakan karena marah hanya dengan istilah seperti ini. Tapi, bagi Kyuhyun itu sangat penting.

"kau tidak mau jadi Powns Kyu ?." Tanya Yesung yang sedikit tertawa.

"Tidak." Ucap Kyuhyun sambil memakan eskrimnya dengan rasa kesal.

"Powns dalam bidak catur itu terletak paling depan, Karena Powns yang letaknya paling depan menjadikan Powns sangat penting. Powns memang terlihat sangat kecil bahkan banyak yang menggangap itu tidak penting. Tapi, tanpa Powns, King, Queen, Knight , Rooks, Bishops akan mudah diserang dan dijatuhkan oleh lawan. Aku sangat berharap Powns yang ku miliki sangat kuat, sehingga sekuat apapun musuh yang menyerang, mereka harus melewati Powns itu. Powns akan melindungi Queennya dan juga yang lain. Benarkan ?." Jelas Yesung panjang lebar dan penjelasan Yesung membuat Kyuhyun sekarang tahu dan mengerti kenapa Yesung menjadikan Kyuhyun Powns.

"…" Tidak ada balasan dari Kyuhyun membuat Yesung hanya tersenyum tipis.

"Jika Kyu tidak mau menjadi Powns, baiklah. Tidak-."

SREET…Dengan cepat Kyuhyun berdiri dari duduknya, membuat Yesung sedikit terlonjak karena kaget.

"AKU MAUU! AKU AKAN JADI POWNS YANG KUAT." Teriak Kyuhyun dengan lantang tanpa menyadari orang-orang yang berada di Taman menatap dirinya.

.

[Di tempat lain]

.

"Bagaimana sekolah kalian ?." Tanya Dewa Wind saat melihat ketiga hyungnya masuk kedalam rumah. Bukannya menjawab pertanyaan Sehun sang Dewa Wind mereka Dewa Earth DO dan Dewa Teleportation Kai malah mencuekinya, berlalu melewati Sehun begitu saja.

"Yak! Dasar pasangan aneh malah mencueki ku." Kesal Dewa Wind yang ingin sekali menerbangkan kedua hyungnya itu dengan angin tornado miliknya.

"Tao hyung ceritakan bagaimana sekolah dunia manusia ?." Tanya Sehun yang kini sedang menatap Tao sang Dewa Time Controller dengan mata berbinar.

"Biasa saja, tapi aku sudah berhasil mendekati salah satu guardian."

Mendengar perkataan Tao membuat Sehun refleks langsung memberikan jempolnya menandakan bahwa hyungnya sangat hebat. Baru kemarin mereka menjadi manusia dan hari ini hyungnya sudah berhasil mendekati salah satu guardian dewa kematian.

"Benarkah ? Ceritakan hyung."

"Ah… nanti saja, oh ya dimana Dewa Forst ?." Tanya Dewa Controller Tao yang sendari tadi tidak melihat sosok salah satu hyung kesayangannya di markas pemegang elemen. Biasanya hyung pemegang elemen akan mondar-mondir dimarkas. Tapi, hari ini hanya Dewa Forst Xiumin saja yang tidak terlihat.

"Molla"

.

.

[Back KyuSung Side]

.

"Hei Kyu…" Panggil Yesung yang saat ini matanya menatap anak kecil berusia empat sampai lima tahun yang sedang bermain pasir bersama temannya. Sedangkan Kyuhyun yang dipanggil hanya menjawab dengan berdehem saja sambil memakan eskrimnya.

"Bagaimana manusia membuat anak sekecil itu ?."

Uhuk… Kyuhyun langsung tersedak saat mendengar pertanyaan Yesung.

"Yaak! Kenapa kau bertanya seperti itu ?." Balik Kyuhyun kini bertanya pada Yesung dengan wajah memerah karena kenapa diusianya yang baru menginjak 18 tahun harus membahas masalah itu di Taman dengan Yesung.

"Di negeri Myrtos ada Dewi kelahiran dia sangat cantik dan semua orang sangat menghormatinya bahkan Raja juga. Karena, tanpa dirinya kami tidak akan ada. " Jelas Yesung dengan masih menatap anak-anak manusia itu dengan wajah serius dan rasa penasaran. Sedangkan Kyuhyun, dirinya bingung bagaimana memberikan jawaban yang tepat pada Yesung. Haruskah dirinya menjawab dengan kalimat vulgar atau menjawab dengan kalimat yang Kyuhyun yakini Yesung pasti tidak akan mengerti juga.

"Begini Ye-."

"WAAAH…. SALJUUU." Teriak senang anak-anak di Taman ketika melihat salju perlahan turun. Kyuhyun yang baru saja ingin menjawab pertanyaan Yesung menjadi mengalihkan perhatiannya.

"Salju ? Dimusim panas seperti ini ?." Tanya Kyuhyun yang bingung sekaligus kaget. Bukan hanya Kyuhyun yang heran tetapi semua orang yang berada di Taman Han juga merasa aneh. Bukankah di Korea sedang memasuki musim panas. Kenapa bisa ada salju turun ? apakah cuaca didunia sedang tidak stabil.

.

.

[Apartement Kibum dan Donghae ]

.

"Bum…masakan aku sesuatu eoh, aku lapaaar~." Renggek Donghae yang saat ini sedang tiduran disebuah sofa besar dengan muka yang hampir pucat sambil memegangi perut yang sendari tadi sudah berbunyi minta diisi. Sedangkan, Kibum yang duduk tidak jauh dari Donghae melirik sekilas dan untuk beberapa saat dirinya menghela nafas.

"Kenapa dulu aku mau tinggal bersamanya." Gumam Kibum meruntuki dirinya sendiri karena memilih tinggal bersama Donghae. Tahu begini Kibum lebih suka memilih tinggal di apartement yang ditawarkan oleh Ibunya.

"Karena aku takut hidup sendiri dan kau sebagai sahabat ku sudah seharusnya menjaga teman mu ini." Jawab Donghae yang sepertinya mendengar gumaman Kibum. Dan, jawaban Donghae membuat Kibum menjadi tertawa renyah. Akhirnya Kibum membuatkan Donghae beberapa potong sandwich.

"Bum, kau merasa tidak suhu diruangan jadi semakin dingin." Tanya Donghae yang sedang memakan sandwich buatan Kibum dengan lahap.

"Diam dan makan saja." Ucap Kibum yang tidak memperdulikan Donghae.

"Apa diluar sedang hujannya ?." Merasa penasaran Donghae pun melangkahkan kakinya mendekati jendela apartement untuk menyibakkan korden yang menutupi jendela. Sraak….

"Oh… salju turun." Ucap Donghae dan kembali duduk disofa sambil memakan sandwichnya. Kibum yang mendengar perkataan Donghae seketika menjadi sedikit bingung.

"Kau tadi bilang apa Hae ?."

"Salju turun."

Hening… untuk beberapa saat ruangan yang dihuni Donghae dan Kibum menjadi hening. Sepertinya mereka berdua tersadar ada yang janggal.

"APAAAA! SALJUUU.." Teriak Donghae yang kembali membuka jendela luar, kini dari balkon apartement mereka terlihat salju perlahan turun dengan deras. Kini Korea Selatan sedang ditutupi salju tebal.

.

.

[Kediaman keluarga CHOI]

.

"Berita hari ini, terjadi hal yang mengejutkan. Korea selatan yang kita ketahui memasuki musim panas kini turun salju. Kini para pakar cuaca sedang menyelidiki apa yang sedang terjadi. Untuk para warga dihibau agar tidak keluar rumah. Dikarenakan salju yang turun semakin lebat. Terima kasih."

"Siwon hyung…" Lirih Eunhyuk saat selesai melihat berita di Televisi.

"Ini aneh." Gumam Siwon yang berada disamping Eunhyuk, berita hari ini membuat semua orang di Korea bahkan di dunia menjadi terkejut dan dibuat bingung.

"Hyukkie, apa appa sedang di Laboratoriumnya ?." Tanya Siwon yang sepertinya ingin memastikan sesuatu, bahwa apa yang sekarang sedang terjadi bukanlah disebabkan oleh alam.

"Tidak hyung, apa hyung ingin kesana ?."

"Iya, kau mau membantu ku Hyukkie ?."

"Tentu hyung."

Choi bersaudara pun bergegas ke ruang khusus dimana tempat sang appa bekerja membuat sesuatu yang menakjubkan terjadi disana. Laboratorium keluarga Choi.

.

.

[Back KyuSung Side]

.

Perlahan salju yang turun semakin banyak membuat orang-orang yang berada disekitar Taman menjadi panik, para orang tua segera menggendong anak-anak mereka untuk segera pulang. Begitu juga dengan Kyuhyun. Namun, saat mereka ingin meninggalkan taman orang-orang yang berada di Taman sudah membeku layaknya patung es.

"Hellooooo…" Sapa sosok yang tidak jauh dari Kyuhyun dan Yesung. Sosok itu perlahan turun dari langit menuju air mancur besar yang berada di Taman Han.

KreekKreek… air mancur perlahan berubah menajadi beku ketika kaki itu menyentuh ujung air mancur dan sosok itu kini berdiri tepat diatas air mancur yang sudah membeku.

"Kau! Pemegang elemen Forst!." Ucap Kyuhyun yang melihat simbol salju di dada kirinya. Sedangkan, Yesung yang berada dibelakang Kyuhyun hanya menatap datar.

"Bagaimana, kalian suka dengan salju yang ku turunkan ? Bukankah itu romantis berkencan dibawah salju seperti ini. Harusnya kalian berterima kasih pada ku. Hahaha"

"Pedang Eisemeteor!." Teriak Kyuhyun dengan langsung menggeluarkan pedang andalannya. Diposisikan tubuhnya kini menjadi siaga untuk menyerang.

"Wooow… woow… tenanglah, hahaha."

"Kyu, berhati-hatilah, dia sangat kuat." Ucap Yesung memperingati Kyuhyun. Yesung teringat bagaimana pertempuran saat dulu Yesung melawan Dewa Frost, walaupun Yesung menang tapi Yesung terluka sangat parah dan Dewa Forst pun dapat berhasil kabur. Sekarang, mungkin Dewa Frost akan menggunakan kekuataan sepenuhnya untuk melawan Yesung dan juga Kyuhyun.

Sejujurnya, walaupun salah satu guardiannya yaitu Kyuhyun saat ini sedang bersamannya, Yesung agak khawatir untuk bertarung dengan Dewa Forst. Kyuhyun masih belum bisa menggunakan kekuataanya secara maksimal. Jika, disini empat guardiannya ikut bertarung mungkin Yesung akan menang dengan mudah. Karena, ada Donghae yang lincah, Kibum yang selalu bisa menganalisa pertarungan dan juga Siwon yang memiliki kekuataan yang besar.

"Apa kau sedang meragukan ku….. Yesung?"

DHEG… Yesung yang sedang sibuk dengan pikirannya menjadi tersadar dan langsung menatap Kyuhyun.

"Bu-bukan begitu Kyu."

Kini Yesung tidak tahu harus berkata bagaimana, Yesung bukannya meragukan kekuatan Kyuhyun. Hanya saja saat ini Yesung tidak mau Kyuhyun terluka dan mati itu saja. Kyuhyun yang melihat Yesung gelisah membawa namja mugil itu untuk masuk kedalam pelukannya.

"Aku akan melindungi mu. Pasti." Ucap Kyuhyun dengan lembut dan Wushh… lagi-lagi dada kiri Yesung berdesir. Hanya kalimat seperti itu saja yang Kyuhyun ucapkan sudah bisa membuat kegelisahan Yesung sirna.

"Cih… Karna kau sudah membunuh kekasihku. Maka aku akan membunuh kekasih muu!."

Dewa forst langsung menggeluarkan pedang yang terbuat dari kristal es dari tangannya dan melemparkan pedang Kristal es tersebut kearah Kyuhyun yang sedang memeluk Yesung. Sontak Yesung yang melihat pedang Kristal es tersebut mengarah kearahnya langsung berteriak dan menggeratkan pelukannya pada Kyuhyun.

"Kyuuu!."

TIING… Dengan gerakan cepat Kyuhyun merubah posisinya dan menangkis pedang Kristal es tersebut dengan pedang eisenmeteornya.

"Apa hanya itu saja kemampuan mu eum." Ucap Kyuhyun dengan smirk andalannya. Kyuhyun perlahan melepaskan pelukannya pada Yesung dan menyuruh Yesung untuk tetap di posisinya.

"Tetap disini, okey."

.

.

[Back Kibum dan Donghae Side]

.

Drrrrt… Drrrt…. Suara getaran handphone terdengar diruangan ini. Namun, dua manusia yang saat ini sedang duduk dan sibuk dengan pikirannya masing-masing tidak ada yang berniat untuk bergerak menggangkatnya.

Drrrrt… Drrrt…. Sekali lagi handphone itu bergetar menandakan bahwa seseorang yang saat ini sedang mencoba menghubungi Donghae dan Kibum ingin segera menggangkatnya.

"Yeoboseyo." Ucap Donghae yang akhirnya menggangkat handphonenya.

"….."

DHEG… jantung Donghae langsung berdetak tidak karuan setelah mendengar penjelasan dari sebrang telefon. Kibum yang melihat raut wajah Donghae berubah langsung merebut handphone itu dan menloudspeakernya.

"Kemungkinan ini adalah ulah pemegang elemen, adik ku Euhnyuk sudah menganalisa cuaca yang sedang terjadi saat ini di Laboratorium milik appa ku. Dan, benar bahwa ini bukanlah akibat alam. Hyukkie juga mendeteksi bahwa terdapat energy yang sangat kuat didaerah Taman Han, dan itu adalah…..." Suara disebarang telfon sengaja menghentikan kalimatnya.

"Siapa ? energi siapa itu Siwon!." Balas Kibum yang sedikit meninggikan suaranya.

"Pemegang elemen dan Yesung…"

DHEG… kini jantung Kibum yang berdetak tidak karuan saat mendengar nama Yesung.

"Tunggu sebentar, sepertinya Hyukkie mendeteksi energi lainnya."

"…" Baik Kibum dan Donghae kini terdiam, benar yang mereka pikirkan saat tadi bahwa apa yang terjadi adalah ulah pemegang elemen dan sekarang Yesung sedang bersama pemegang elemen.

"Hyukkie menangkap sinyal bahwa Kyuhyun sedang berada disatu titik yang sama dengan pemegang elemen dan Yesung."

Mendengar nama Kyuhyun membuat Kibum dan Donghae menjadi tersadar. Setidaknya mereka masih bisa sedikit bernafas lega karena Yesung bersama Kyuhyun, dimana Kyuhyun akan melindunginya.

"Dimana lokasinya ?."

"Taman Han."

.

.

[Back KyuSung Side]

.

"Kyu berhati-hatilah, jangan sampai menyakiti manusia yang berada disini." Teriak Yesung saat melihat Kyuhyun hampir saja menjatuhkan manusia-manusia yang membeku akibat ulah Dewa Forst.

'Aku harus memindahkan manusia ini ditempat yang aman agar Kyuhyun bisa bergerak leluasa.' Batin Yesung sambil melihat dan menghitung jumlah manusia yang membeku di Taman ini. Setidaknya terdapat 20 manusia di Taman ini dan itu jumlah yang cukup banyak bagi Yesung.

"Sial." Runtuk Yesung saat melihat sekeliling taman semua pohon sudah membeku menjadi es. Jika saja terdapat satu pohon yang tidak membeku Yesung bisa menggunakan kekuatan pemegang elemen healing untuk mengendalikan akar-akar pohon itu untuk menarik manusia yang ada disini dan memindahkan manusia itu ditempat yang aman.

"Berpikrlah Yesung… ayo berpikir." Ucap Yesung sambil berpikir dengan keras. Dan, bingo Yesung mendapatkan akal.

"Kyuu…alihkan dia, jangan sampai dia mendekati ku." Perintah Yesung pada Yesung mengeluarkan sepasang sayap hitam legamnya yang lebar dan kokoh itu.

"Apa yang mau kau lakukan ?." Tanya Kyuhyun disela-sela menghadapi Dewa Forst.

"Sudah lakukan saja."

Perlahan Yesung terbang dari satu manusia yang membeku ke manusia yang satunya, hingga kini Yesung membawa manusia yang membeku tersebut di tangan kanan dan kirinya. Terus seperti itu, sepuluh kali Yesung harus mondar-mandir memindahkan manusia itu dan meletakkannya ditempat aman.

"Akhh..." Erang Kyuhyun ketika mendapatkan serangan tak terduga dari Dewa Forst. Kini Kyuhyun tersungkur dan tersudut dengan luka di perut bagian bawah yang telah robek.

TING… Dilemparnya pedang Kyuhyun oleh Dewa Forst saat Kyuhyun mencoba kembali melawan. Hingga kini jarak antara Kyuhyun dan pedangnya sangat jauh. Dewa Forst yang melihat guardian dewa kematian dibawahnya ini sudah terpojok menjadi menyeringai.

Diayunkannya perlahan tangan Dewa Forst dengan beberapa matra yang ia baca, perlahan dari ujung kaki Kyuhyun terjadi pembekuan, Kyuhyun dapat merasakan dingin yang luar biasa dikakinya itu dan pembekuan itu pun naik ke tubuhnya secara perlahan namun pasti.

"KYUUUU!." Teriak Yesung yang sudah selesai memindahkan manusia ketempat yang lebih aman. Betapa terkejutnya Yesung melihat separuh kaki Kyuhyun sudah tertutup oleh es.

"HENTIKAAN!." Teriak Yesung pada Dewa Forst, dengan kecepatan yang luar biasa Yesung menyerang Dewa Forst dengan pedang bulan sabitnya, hingga dewa Forst terpental ke arah pohon besar.

"JANGAN MENYENTUH KUUU!."

DHEG… sakit. Itu yang Yesung rasakan saat Kyuhyun berteriak padanya untuk tidak mendekatinya.

"Kyu… ke-kenapa ?." Tanya Yesung yang badannya sekarang sedikit bergetar. Bergetar karena rasanya hati Yesung sesak dan sakit.

"Jangan menyentuh ku. Jika kau menyentuh ku, kau akan membeku." Ucap Kyuhyun melembut. Kini perlahan Kristal es sudah mencapai paha Kyuhyun. Apakah, Yesung hanya bisa melihat namja didepannya ini perlahan menjadi salah satu manusia yang membeku yang baru saja ia pindahkan tadi. Tidak! Yesung tidak mau!

"Kauuu!." Tunjuk Yesung pada Dewa Forst dengan tatapan tajam. Sedangkan yang ditatap hanya tertawa meremehkan.

'Inikah kekuatan Dewa forst, padahal terakhir kali bertarung dengan ku dulu kekuatannya tidak sampai sebesar ini.' Batin Yesung.

"Sepertinya aku telah meremehkan mu." Ucap Yesung dan dibalas smirk oleh Dewa Forst.

"Jika kau ingin menyelamatkan kekasih mu itu, kau harus membunuhku…."

"….."

"…..Dan waktu mu hanyalah 30 menit wahai Dewa Kematian."

.

.

[Kibum, Donghae, Siwon dan Eunhyuk Side]

.

Selama salju turun lebat dikarenakan oleh pemegang elemen, semua aktivitas dijalan Korea Selatan menjadi lumpuh total. Sesuai dengan berita semua warga berada didalam rumah mereka masing-masing. Banyak mobil-mobil dijalan dibiarkan begitu saja. Diujung jalan terlihat empat pemuda sedang berlari.

"Lihat ini, kota seoul seperti kota tak berpenghuni." Ucap Donghae yang berlari sambil memperhatikan sekeliling mereka. Baik Eunhyuk, Siwon dan juga Kibum mereka setuju dengan ucapan Donghae.

"Shhhh."

"Hyukkie, apa kau tidak apa-apa ?." Tanya Donghae yang melihat Eunhyuk dibarisan belakang selama mereka berlari sering sekali mengusap lengan dan tangannya.

"A-aku tidak apa-apa hanya sedikit kedinginan saja." Balas Eunhyuk yang masih memegang Handycamp yang sedang menyala itu.

"Pakai ini setidaknya bisa menutupi telinga mu yang memerah karena kedinginan itu dan kenapa kau membawa Handycamp ?." Tanya Donghae yang penasaran dan menyamai langkah larinya dengan Eunhyuk.

"Tentu saja merekam aksi kalian."

"MWOOO."

"Tenang saja, aku tidak akan mempublishnya."

"Kalau begitu rekam bagian ku paling banyak."

"Iiish…. Tidak mau."

"Yak!..."

"Hei…. Kalian dibelakang, jika kalian berisik dan lambat. Aku akan menghantam kalian dengan satu pukulan." Ucap Siwon sambil memperlihatkan kepelan tangan tinjunya.

GLEG… baik Donghae dan Eunhyuk hanya bisa mengganguk dan ketika melihat tatapan Kibum yang mematikan mereka berdua langsung berlari dengan sangat cepat bagai kilat.

.

.

[KyuSung VS Dewa Forst]

.

Hosh… Hosh… terdengar deru nafas yang semakin cepat menandakan betapa lelahnya dia menghadapi musuh didepannya ini. Yesung sudah menghabiskan waktu selama 10 menit tapi tidak ada satu pun serangan yang membuat Dewa forst terluka dan tumbang. Dilirknya Kyuhyun yang sudah mencapai pembekuan sebatas perut.

"Sial…" Umpat Yesung, tidak mau menyerah Yesung terus menyerang Dewa forst dengan gencar. Kyuhyun yang tubuhnya sudah separuh beku hanya mengumpat kesal. Sekarang lagi-lagi Yesung yang melindunginya.

'Kenapa, padahal aku sudah mengatakan akan melindungi mu. Kenapa lagi-lagi kau yang melindungi ku. Aku benar-benar Powns yang payah.' Batin Kyuhyun sambil melihat Yesung yang sedang bertarung dengan Dewa Forst. Sekilas perbincangan Kyuhyun dan Yesung hari ini terlintas dikepalanya.

"Ayo kita kencan Kyu~."

"Ka-kau…mengajak ku apa ?."

"Kencan, tidak mau yaa."

"TENTU SAJAA MAU! LET'S GOOOO."

"Powns dalam bidak catur itu terletak paling depan, Karena Powns yang letaknya paling depan menjadikan Powns sangat penting. Powns memang terlihat sangat kecil bahkan banyak yang menggangap itu tidak penting. Tapi, tanpa Powns, King, Queen, Knight , Rooks, Bishops akan mudah diserang dan dijatuhkan oleh lawan. Aku sangat berharap Powns yang ku miliki sangat kuat, sehingga sekuat apapun musuh yang menyerang, mereka harus melewati Powns itu. Powns akan melindungi Queennya dan juga yang lain. Benarkan ?."

"AKU MAUU! AKU AKAN JADI POWNS YANG KUAT."

DHEG… teringat akan ucapannya sendiri, Kyuhyun bertekad bahwa dia. Kyuhyun akan melindungi senyuman itu. Senyuman Yesung yang sangat berharga. Entah kenapa Kyuhyun merasakan sesuatu, sesuatu gejolak yang luar biasa.

Dari kejauhan pedang eisenmeteor yang terlempar sangat jauh bersinar dengan terang. Dengan susah payah, Kyuhyun menggerakan tangan yang sudah setengah membeku itu untuk terangkat.

"Se…dikit… la-lagi…" Ucap Kyuhyun yang sedang berusahan menggrahkan tangannya kepedang itu dan….

Kreek… Duaarhh…. Terdengar suara ledakan cukup besar dan itu berasal dari arah Kyuhyun. Akibat ledakan itu membuat asap menggebul sangat lebat.

"Kyuuu!." Panggil Yesung dengan rasa panik dan khawatir yang cukup besar. Dewa Forst yang melihat Yesung lengah tidak mensia-siakan kesempatannya.

CRUUSSH…. Helai demi helai bulu hitam dan putih itu bercampur terbang menjadi satu karena terlepas dari induknya. Yesung dapat jelas melihat bulu-bulu indah itu jatuh dan bertebaran didepan matanya.

"Sa…yap kuuu." Lirih Yesung dengan tatapan kosong. Kini rasanya tubuh Yesung seperti tidak terkoneksi dengan otaknya. Perlahan rasa sakit dan perih menyerang punggungnya. Ah... tidak itu bukan dipunggung tetapi sayapnya.

"Eomma… Ker, mianhae."

BRUUK… Tubuh Yesung jatuh ke tanah. Berbarengan dengan jatuhnya tubuh Yesung, asap tebal yang menyelimuti tubuh Kyuhyun perlahan menghilang dan menampilkan sosok Kyuhyun yang sudah terbebas dari matra pembekuan. Kini ditangan Kyuhyun terlihat pedang dengan tampilan baru bukan lagi pedang perak dengan diameter panjang 3m melainkan pedang berukuran sedang . Dimana pedang ditangan kanan Kyuhyun berwarna merah dan pedang ditangan kiri berwarna biru.

"Yesuuung!." Panggil Kyuhyun saat melihat tubuh Yesung tergeletak tak berdaya. Diraihnya tubuh Yesung dan betapa terkejutnya Kyuhyun saat melihat sinar mata Yesung. Sinar mata yang biasanya terpancar keceriaan, kini yang ada hanya tatapan kosong seakan dirinya tidak berguna lagi.

"Kauu!." Geram Kyuhyun yang tersulut emosi.

DUARAAHH… DUAARRH… DUARHHH…. Kyuhyun menyerang Dewa Forst tanpa ampun. Emosi yang merasuki dirinya kini tidak bisa dikendalikan.

"A-anak ini, kekuatannya bertambah." Lirih Dewa Forst disela serangan yang ia terima. Kini Kyuhyun menyatukan kedua pedang beda warna tersebut hingga seperti berbentu X. Dan, saat kedua pedang itu bergesekan satu sama lain menghasilkan suatu serangan yang maha dahsyat.

.

.

"Ini dia tamannya." Seru Donghae saat mereka berempat telah berhasil menemukan taman yang ia cari. Baru saja mereka berempat ingin memasuki taman, mereka sudah disambut oleh ledakan yang luar biasa. Bahkan bumi ikut bergetar hebat.

DUUAAAARHHH….

"Kekuatan yang sangat luar biasa." Ucap Kibum takjub.

Buru-buru mereka berempat masuk kedalam taman dan betapa terkejutnya mereka semua melihat taman yang semula banyak sekali pohon besar yang tersusun rapi dengan pemandangan indah. Kini berganti dengan taman yang sudah porak poranda.

"KYUHYUUUN." Teriak Kibum dan Donghae berbarengan saat melihat sosok namja bertubuh tinggi ditengah-tengah taman yang sudah hancur parah. Siwon tidak peduli pada Kyuhyun, dengan cepat Siwon mencari Yesung.

"Kyu… dimana Yesung ?. " Tanya Donghae yang sudah sangat khawatir.

"…"

"Kyuu, cepat katakan!." Kali ini Donghae berteriak pada Kyuhyun. Kibum yang melihat Kyuhyun tertunduk tidak menjawab sepatah kata pun menghela nafasnya.

"Percuma Hae, dia tidak akan bicara." Ucap Kibum dan baru saja dirinya ingin meninggalkan Kyuhyun untuk mencari Yesung. Dari kejauhan Kibum melihat Siwon berjalan menghampiri mereka dengan cepat.

PLAAAK… Satu tamparan berhasil Siwon layangkan pada Kyuhyun. Donghae yang tidak terima sahabatnya ditampar oleh Siwon langsung menggangkat kerah baju Siwon tidak santai.

"Kauu! Apa yang kau lakukan Siwon-ah ?." Geram Donghae yang sudah siap melayangkan tinjunya.

"AKU ? SEHARUSNYA KAU TANYAKAN ITU PADA TEMAN MUU!." Teriak Siwon sambil melepaskan cengkraman Donghae dikerah bajunya. Kibum yang melihat dari kejauhan Eunhyuk sedang menggendong tubuh Yesung menjadi terkaget.

"Itu, mungkin kah."

"Mulai sekarang, Yesung akan berada dikediaman ku." Ucap Siwon sepihak. Membuat Kibum yang mendengar hanya dapat menahan kesalnya. Kesal karena Yesung diambil oleh Siwon dan juga kesal karena Kibum tidak bisa melindungi Yesung lagi.

"Hiks…Mianhae, hiks…"

Kyuhyun perlahan jatuh tertunduk dan menangis. Kyuhyun memang telah berhasil mengalahkan Dewa Forst tapi Kyuhyun tidak berhasil melindungi Yesung seperti janjinya. Baik Kibum dan Donghae, mereka berdua bisa merasakan hal itu. Merasakan perasaan Kyuhyun yang menyesal tidak bisa melindungi Yesung.

"Kajja… kita obati luka mu dulu Kyu." Ajak Donghae yang berusaha membantu Kyuhyun untuk berdiri.

.

.

[Dua hari kemudian]

.

Setalah Dewa Forst mati, kota seoul kembali ke kondisi semula. Salju-salju yang menutupi Korea seakan hilang begitu saja seperti sihir. Taman yang rusak parah pun kembali ke kondisi semula. Warga Korea bahkan tidak ingat akan kejadian kemarin.

"Yesung menggembalikan kota seperti semula dan menghapus ingatan warga kota tentang kemarin. " Ucap Kibum yang baru saja mematikan sambungan telefonnya.

"Siwon benar-benar membuktikan ucapannya, Yesung sekarang berada dikediamannya." Kali ini Donghae menimpali.

"Kalian datang menjenguk Kyuhyun lagi ?." Tanya Heechul yang melihat Kibum dan Donghae kini duduk diruang tamu.

"Ne, ahjumma. Bagaimana keadaan Kyuhyun ?."

"Ah… makin parah, dia bahkan tidak mau menyentuh makanannya. Aku semakin khawatir padanya. Naiklah keatas."

Kibum dan Donghae pun naik kelantai dua. Sejak pertempuran kemarin Kyuhyun tidak mau makan bahkan berbicara pada siapapun. Setiap Donghae Tanya apa yang terjadi, Kyuhyun hanya dapat merancau tidak jelas.

"Oh ya, apa kalian tidak bisa membawa Yesung yang menginap dirumah temannya itu ?." Tanya Heechul yang baru saja Kibum dan Donghae baru setengah naik.

"Akan kami usahakan ahjumma." Jawab Donghae, bahkan mereka harus berbohong pada Heechul seperti ini.

Kreet… Perlahan pintu kamar Kyuhyun terbuka, menampilkan sosok Kyuhyun yang sedang duduk didekat jendela kamarnya termenung.

"Kyu...mau sampai kapan kau begini."

"….."

"Kyu, kami tidak akan menyalahkan mu. Kami hanya ingin tahu apa yang terjadi."

"…"

Donghae hanya menghela nafasnya lagi. Disini hanya Kibum dan Donghae saja yang tidak tahu apa yang sedang terjadi. Siwon bahkan tidak mau memberitahu Kibum dan Donghae apa yang sebenarnya terjadi. Perlahan Kibum bangkit dari duduknya, memposisikan badannya sejajar dengan Kyuhyun. Perlahan ditangan kiri Kibum keluar busur beserta anak panahnya.

"Mwoyaa! Yak! Bum… apa yang mau kau lakukan!."

"Membunuh orang didepan ku ini." Jawab Kibum dengan muka datarnya, Kibum sudah muak dengan tingkah Kyuhyun yang hanya bisa berdiam diri seperti mayat hidup. Donghae yang melihat kedua temannya ini hanya dapat menghela nafasnya lagi.

'Cara mu benar-benar ekstrim bum.' Batin Donghae.

"Katakan atau aku akan melesatkan anak panah ini tepat dijantung mu." Ucap Kibum yang sudah membidik anak panahnya itu tepat dijantung Kyuhyun. Sedangkan Donghae sedang berdoa memohon pada Tuhan agar evil didepannya ini mau bicara.

"….."

"Baik, jika itu mau mu." Gleg… Donghae menelan ludahnya kasar.

'Apakah Kibum serius.' Batin Dongahe yang menatap Kibum dan Kyuhyun bergantian.

"KYUUU." Teriak Donghae yang melihat anak panah itu sudah terlepas dari busur dan Syuut… Donghae langsung tertunduk lemas.

"Ka-kalian, tidak bisakah berbicara layaknya orang normal." Lega Donghae yang melihat anak panah Kibum berhasil meleset tidak kena atau memang sengaja Kibum melakukan itu.

"Sayap itu telah patah." Ucap Kyuhyun yang akhirnya berbicara. Kyuhyun menceritakan semua yang terjadi pada Donghae dan KIbum tanpa kurang sedikit pun.

Kibum dan Donghae yang mendengar sangat kesal, kesal pada diri mereka sendiri. Bukankah mereka di rekrut untuk melinndungi Yesung. Jika mereka diposisi Kyuhyun, mereka juga akan bersikap seperti halnya Kyuhyun sekarang.

"Apa sayap itu tidak bisa di sembuhkan ? bukankah Yesung memiliki kekuatan salah satu pemegang elemen healing yang bisa menyembuhkan luka." Jelas Kibum.

"Itu tidak akan berhasil." Ucap suara dari balik pintu Kyuhyun yang perlahan terbuka menampilkan sosok Hanggeng ayah dari Cho Kyuhyun yang sedang menggendong Heebum.

"Daddy" Kaget Kyuhyun melihat sang ayah sudah masuk kedalam kamarnya. Sedangkan, Hanggeng berjalan santai masuk dan duduk bersama dengan para guardian Yesung seakan Hanggeng adalah bagian dari team.

Hanggeng pun menceritakan silsilah keluarga Cho pada Kibum, Donghae dan juga anaknya Kyuhyun. Kyuhyun yang mengetahui masa lalu keluarga Cho menjadi kaget, ternyata Yesung dan keluarga Cho memang benar-benar sudah ditakdirkan untuk saling terhubung.

Mendengar cerita Hangggeng, Heebum sang kucing dengan warna mata berbeda milik Yesung pun perlahan turun dari gendongan Hanggeng. Berjalan dan naik ke Kibum, Donghae dan Kyuhyun secara bergantian untuk menepuk kening mereka bertiga dengan kaki mungilnya. Dan, detik kemudian Kyuhyun, Donghae dan Kibum pun langsung tertarik ke masa lalu Yesung. Masa lalu yang memilukan, penuh dengan ambisi dan juga penghinaan.

"Dewa yang memiliki sayap cacat akan terbuang." Ucap Donghae yang benar-benar shock setelah melihat peristiwa yang baru saja ia lihat dengan sangat jelas.

"Sayap merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi dewa, karena tidak semua dewa memiliki sayap. Jika sayap itu rusak maka…." Putus Kibum yang tidak bisa melanjutkan kalimatnya. Kibum sungguh tidak pernah membayangkan bahkan di dunia dewa sekalipun terjadi hal seperti itu, ini lebih kejam dari dunia manusia.

"…Kau tidak akan dihormati oleh kaum mu." Sambung Kyuhyun yang masih teringat jelas dibenaknya keadaan Yesung kemarin.

Bagaimana masa lalu Yesung di negeri Myrtos ?

Yesung yang sudah tinggal dikediaman keluarga CHOI,

Membuat Kyuhyun menjadi sulit untuk bertemu dengan Yesung.

Bagaimana kelanjutan hubungan antara keduanya ?

.

.

TBC

.

.


Gimana sama chapter 7 ini ? :3

Semoga tidak mengecewakan dan semakin seru~

sebenarnya kesulitan buat FF ini terletak di scene berantem sama musuh (T.T) Ternyata FF action dan fantasy itu sangat susah. Suka mabok sendiri ( _ ).

NB: ada dua FF baru yang aku Update!

FF – HaeSung yang endingnya malah KyuSung 0,0)a

FF – KyuSung & GTOP

Yah…. Anggap aja abis baca FF berat kaya 'Thanatos and Ker' aku kasih FF ringan sebagai dessert XD

Tenang aja FF ya ga panjang ko ceritanya, Cukup FF ini aja yang panjang, takut kalian pada mabok (T.T)v


Last word: Big Thanks yang udah review dichapter kemarin^^

dewinyonyakang, Kim YeHyun, ziekyusung, kyutiesung, Jeremy kim84, , lyflink97, kys134, deraelf, CloudSparkyuLove, Mylovelyyeye, FTafsih, MeganLim, AuraKim, kim rose, sekarzane, CloudYesungie, choi rose, kyubumsunghae, yesung ukeku, ajib4ff, Xxx, cassandraelf

OKE… See you next story.

Sehat selalu untuk reader^^

.

Author

-Kimmie-

Original Fanfiction ©2015