KUROKO NO BASKET milik FUJIMAKI TADATOSHI
STORY milik AUTHOR Levy Aomine Michaelis
SETTING: GYM
MAIN CHARACTER:
GENERATION of MIRACLE
NIJIMURA
SUPPORTING CHARACTER:
KAGAMI/TAKAO/KASAMATSU/HIMURO/OGIWARA/KARMA (AC)/NAGISA (AC)/ IRINA JELAVIC (AC)
READ AND REVIEW
~Happy Reading~
Haizaki menatap wajahnya yang terpantul dari kaca ruang ganti, kedua tangannya terpaut pada bayangan dalam kaca. Dengan raut kesal ia memaki-maki Nijimura.
"Shuuzo brengsek! Sialan! Arghhh!"
Ditatapnya lagi wajah nya dikaca, lalu tangannya menyentuh bibir yang tadi disentuh oleh bibir Nijimura. "Ciumanku.." Lirihnya. Wajah Haizaki langsung kembali memerah.
Apa mungkin dia...
"Kau memang kuat, tapi tetap saja wajahmu itu manis di mata para seme sepertiku Haizaki." Tergiang lagi perkataan kakak nya—Mayuzumi—waktu itu. haizaki mendecih kesal. Sebegitu kuat nya kah pesona uke nya dimata Nijimura?
"Yang benar saja, aku tidak akan jadi uke. Dan juga aku masih normal.." Gerutunya. Namun terpampang lagi wajah konyol Kise dalam pikirannya. Pengakuannya sebagai pria normal akan cepat disangkal orang-orang karena sangat terbukti dia selalu melirik dan memperhatikan diam-diam pria blonde itu. Haizaki menundukkan kepalanya. "Emaakk.. anak mu yang perkasa ini tidak mau diperkasai" Imajiner Haizaki nangis langsung muncul. Para reader kebinggungan melihat layar bioskop ini #plak!
"C-c-c-c-c-c-c-c-ciuman!" Kagami terlonjak kaget.
"K-kapten kau serius? S-soalnya kan kami kan baru bertemu sekarang..La-lagi pula-" Aomine menunduk malu, meski dalam hati ingin sekali mencium Kagami.
"Oi Nijimura! Kau ingin aku berciuman dengan mahluk hitam belang dekil bau dan mesum ini!?" Kagami menunjuk-nunjuk Aomine. Yang ditunjuk ga terima. "Hoi apa-apaan kau menghina ku begitu? Gini-gini kulit ku terkenal akan ke-eksotisnya brooo..." Aomine langsung mengangkat kedua tangannya lalu goyang-goyang nunjukin ketek nya yang berbulu dan dakian.
"Menjijikan!" Kagami refleks nendang Aomine sampe kejungkang. "AOMINECCHI!" Kise refleks nangkep badan Aomine yang mau jatuh dari samping, memeluk tubuh itu dengan kedua tangannya. "Itta—eh?" Aomine binggung, ia tidak merasakan tubuhnya membentur lantai.
"Kau baik-baik saja Aominecchi?" Pupil Navy blue dan Golden itu saling bertemu saat keduanya menatap wajah secara bersamaan. Jarak yang begitu dekat, posisi yang ambigu (dengan Aomine berada dipelukan Kise saat ditangkep), dan kilauan mata masing-masing yang memberi pesona tarik-menarik seperti magnet.
"Ryouta... "
"Aominecchi... "
Deru nafas mulai saling terasa saat wajah keduanya saling mendekat, tangan dekil Aomine menyentuh pipi porselen milik Kise, menarik kepala si blonde itu semakin dekat.
Sedikit lagi..
Sedikt lagi..
Tinggal 1 centimeter lagi bibir mereka akan bertemu dan...
GRABB! JDUAKK!
Aomine ditarik bajunya dari belakang secara paksa oleh Kagami dan Kise langsung di injek sama Kasamatsu yang muka nya sudah mesem-mesem kesal ngeliat adegan AoKise.
"Apa yang kau lakukan bodoh! Pasangan akting nya itu Kagami bukan kau!" Gerutu Kasamatsu sambil ijek-ijek bokong Kise. "Kyaaaa ampun senpai..." Kise nangis buaya seperti biasa.
"Uaghh lepaskan aku.. tidak bisa bernafas—" Aomine kecekik bajunya sendiri, ia berontak hingga bisa melepaskan diri. "Uhuk-uhuk.. apa kau.. ingin membunuhku?" Bentaknya. Kagami sang pelaku pencekik langsung berpaling muka, "Ma-maaf, tapi a-akting c-ciuman itu kan h-harusnya antara kau dan... aku... " Ujar Kagami gugup, kedua jemari tangannya saling bertautan didepan depan perut, dan wajahnya ngeblush merah banget.
Aomine masih kebawa kesel.. "Ooh gitu ya? Jadi kamu tipe malu-malu.." Seringai nya nampak. Dengan kecepatan jaguarnya menangkap mangsa ia menarik pinggang Kagami mendekat. GRAB! Dagu Kagami langsung ditarik keatas menghadap Aomine dan.. Chuup~
"WHAAATTTTT DICIUM BENERAN!" Takao berteriak. Midorima langsung tutup kuping. Himuro menatap tak percaya first kiss adik nya dicium lelaki abal-abal macam Aomine tepat dimata nya.
"Mine-chin berani sekali..nyamm nyamm" Murasakibara woles aja. Akashi langsung ngedekap Kuroko dari samping, "Yank, apa kita mau niruin nya?" Tanya Akashi OOC. Kuroko langsung mingkemin Akashi dengan sepatunya.
Yah padahal tadi aku udah rapopo first kiss ku diambil Aominecchi.. Batin Kise tersenyum miris.
Nijimura yang tadi sempet ngelamun gegara kejadian dikamar mandi ikutan melongo bahkan terhibur, "Dasar bocah itu.."
Sementara yang jadi objek perhatian masih diposisi, Kagami masih ngga loading sama yang terjadi. Aomine memanfaatkan kesempatan itu, ia menggerakan bibirnya sedikit untuk melumat bibir kenyal Kagami.
Dia..
Dia...
Dia...
MENCIUMKU!
"Puah!" Kagami mendorong keras Aomine, ia langsung menutup bibir dengan lengannya. Wajahnya bak gajah rebus—ekhm maksudku udang rebus sekarang. Jantungnya berdetak tak beraturan, samar-samar tercium aroma parfum maskulin di lengannya yang tadi sempat disentuh Aomine membuat nya tambah tak bisa berpikir jernih. Dengan wajah ingin menangis Kagami langsung kabur dari sana.
"O-oi Kagami!" Aomine yang merasa bersalah langsung ngejer Kagami yang keluar gym. Meninggalkan mahluk penuh kebinggungan disana. " Seperti nya anak didik mu pada pinter akting ya.." Sindir Karma.
"Hmm.. mereka memang berbakat dalam keadaan apapun." Ujar Nijimura.
"Kami pamit dulu, ada kelas senpai.. ayo Akabane-kun.." Nagisa langsung nyeret Karma dan Irina pergi dikarenakan koro-sensei udah calling buat balik ke kelas.
"Yak terimakasih sudah mau datang" Nijimura melambaikan tangan, ia cukup bebas sekarang tanpa keluhan tante si pirang yang lagi guling-guling disana.
"Hueee Aominecchi hidoi suu~ TwT"
"Aomine-kun menakutinya." Kuroko menyahut, "Lebih tepat nya Daiki sudah merebut keperawanan bibirnya—mungkin.."
"Mungkin?" Kuroko memiringkan kepala. Leher jenjang mulusnya langsung digigit ama Akashi.
GPLAK!
Akashi langsung sekarat ditabok Kuroko dengan ignite pass (?).
"Aku serius Akashi-kun!"
"Yare-yare.. " Dengan gaya iblis yang abis ditembak terus masih bisa idup lagi seperti cuplikan di Anime tema babu sebelah, Akashi pun kembali bangkat dengan wajah cool bak zombie kehujanan.
"Taiga itu mantan nya Nijimura, mereka sempat pacaran selama seminggu."
"APA!" Pekik Kise lebay.
"S-serius nodayo?" Midorima ikutan penasaran.
"Pacaran?" Murasakibara berguman, Tatsuya menunduk.
"Apa Muro-chin tau tentang itu?" Sahut si titan. Tatsuya mengangguk pelan.
"S-sebenarnya.." Tiba-tiba perhatian semua orang langsung fokus kearah MuraHimu.
"Aku juga... mantan Nijimura-san.."
"Ooh.." Murasakibara nelen coklat.
1 Detik..
2 Detik..
3 Detik..
10 Menit..
Satu jam..
"APAAAAAA!" Coklat yang tadi nya ditelen balik dimuntahin ama Murasakibara.
"J-jadi... " Murasakibara langsung noleh ke Nijimura, di ikuti peserta lain yang sama kagetnya.
-Skip-
Nijimura menghela nafasnya. Ia tiba-tiba dikerumuni oleh mahluk warna-warni sekarang. Sepertinya ia akan segera disidang. Dengan ajaibnya arena di Gym langsung berubah menjadi arena meja hijau pengadilan.
Di ilustrasikan saat ini Nijimura sedang duduk di depan hakim, tepatnya menjadi tersangka yang sedang menjalani sidang.
"Jadi Nijimura-san! Apa kah kau mengakui telah pernah memacari Taiga dan Tatsuya?" Ketus Akashi selaku jaksa. Disebelahnya ada Kuroko yang tengah menyesap Milkshake nya.
"Ya." Jawab Nijimura singkat.
Terdengar decak kejut dari para saksi di yang duduk dibelakang Nijimura.
"Mohon tenang! Lalu apa diantara kesemua tamu kita. Kau hanya pernah memacara Taiga dan Tatsuya, atau ada yang lain?"
"Sebenarnya mereka semua adalah mantan-mantanku." Kata Nijimura dengan wajah cuek bebek, ia tak peduli lagi dengan decakan menghina dibelakangnnya. Ingatan nya tentang mencium Haizaki tadi tiba-tiba memenuhi pikirannya.
"Termasuk Kazunari yang merupakan adik mu sendiri?"
Takao yang berdiri diujung sana langsung ngumpet malu dibelakang Midorima. "Akan kuceritakan nanti Shin-chan." Bisiknya pada Midorima. Si hijau hanya mendengus.
"Ya, bisa disebut kami incest meski hanya pacaran satu bulan."
"Wuaahhh Nijimura-san parah." Ledek Kise. "Eh—tunggu, semua berarti,.. " Kise langsung noleh ke Kasamatsu, dan benar saja lelaki itu sudah merah merona menahan malu.
"Ekhm aku minta para saksi dan penonton bisa tenang. Baiklah pertanyaan terakhir, apa kah mereka semua masih perawan?"
"Ya, aku belum menyentuh apapun dari mereka kecuali rambut mereka dan mengecup dahi." Wajah Nijimura merona.. Kecuali pada dia..
"Pembela ?" Akashi langsung noleh ke Ogiwara yang ada dipojokan kiri depan penonton. "Maaf jika anda tak berkenan, tapi dari semua jawaban dan pengakuan dari tersangka saya rasa ia tak pantas disalahkah yang mulia.. bahkan meski ia memacari mereka semua tapi ia tetap menjaga kesucian mereka. Tidak seperti mahluk dekil yang masih mengejar Kagami Taiga diluar." Tutur Ogiwara yang author juga gak tau kenapa dia tiba-tiba jadi pembela Nijimuraa.
"Bagaimana keputusanmu Akashi-kun?" Tanya Kuroko. Sang kekasih berpikir sejenak.
"Baiklah. Dengan ini kunyatakan Nijimura Shuuzo dinyatakan.. Tidak bersalah!"
Palu pun dipukul tiga kali sebagai pernyataan absolutnya.
Tuk.. tuk.. tukk..
"Tunggu yang mulia?" Tiba-tiba Nijimura angkat tangan.
"Ada apa?" Jawab Akashi.
"Sebenarnya, ada seseorang disini yang telah aku perawani.. err.. bibirnya.."
"Eh?" Akashi tidak menduga Nijimura akan mengakui itu.
"Apa maksudmu Nijimura-san?" Ogiwara menyahut dengan kesal, udah dibelain malah bikin masalah.
"Siapa korbanmu selanjutnya Nijimura-san?" Himuro ikut membeo, Takao mengamini pertanyaannya.
"Dia bukan korbanku dan kenapa kalian bicara begitu?" Jawab Nijimura. Himuro dan Takao menjawab bersamaan. "LUPAKAN!" dan secara bersamaan pula mereka pundung dipojokan, para seme yang memang tercipta untuk mereka pun mencoba menghibur. Dasar Nijimura tak paham rasa hati seorang wani—maksudku para Uke .
"Lalu siapa orang kau maksud itu Nijimura-san?"
"Oh dia adalah—"
"AKU!"
Haizaki muncul ditengah kerumunan, kedua jemari tangannya terkepal dan seluruh wajahnya memerah hingga ketelinga. Dengan jiwa yang siap menghajar Nijimura habis-habisan.
OWARI or Continue?
Well mau ending atau lanjut? Menurutku ceritaku udah mulai gak menarik :3
Balasan Review:
mefatataavers31 : Komentar anda bikin greget, makasih ya Xd Permintaan iklannya kuterima Xd
Fujisaki B-Rabbit New : Sebenarnya auth juga gak kebayang Xd
Kurotori Rei : Thanks thanks Xd
J'TrimFle: Udah hadir xd
: Kisatsu :v
momonpoi,Ichimaru Kyoshiro : Aduh maaf karunagi udah dibuang Xd
Rzakkia14, Youri-Chan : Kyahaha senangnya banyak fans Nijihai desu.
Indah605: (y)
