" Baiklah, tapi.. Apa keuntungan ku jika aku berpura-pura menjadi yeoja chingu mu?" tanya Kyungsoo.
" Kau akan tinggal di dorm EXO " jawab Kai yang membuat Kyungsoo membelalakan matanya.
" Mw-mwo?! Ti-ti-tinggal di dorm EXO?! " tanya Kyungsoo tidak percaya.
" Eoh..Untuk sementara kau akan tinggal di sana " jawab Kai. Antara percaya dan tidak, Kyungsoo akan tinggal di dorm EXO. Selama ini dia dan Baekhyun selalu membayangkan bagaimana rasanya tinggal bersama para member EXO dan kini akan menjadi kenyataan bagi Kyungsoo. " Kajja! Kita harus kembali ke pesta ! " ajak Kai sambil menggandeng tangan Kyungsoo.
Di tengah pesta terlihat semua orang sedang membicarakan Kyungsoo dan Kai. Para member EXO pun tidak percaya dengan kejadian tadi. Manager EXO masuk ke dalam aula dengan tergesa-gesa
" Manager hyung? " kata Luhan ketika melihat sang manager tengah berlari menuju ke padanya.
" Mana Kai? " tanya Manager.
" Molla. Tadi dia membawa yeoja itu ke suatu tempat. Waeyo? Kenapa kau terlihat panik? " tanya Luhan.
" Para wartawan.. Mereka akan segera datang kemari. Aku tidak tahu darimana mereka bisa mengetahui kejadian ini " jawab Manager.
Tiba-tiba para wartawan masuk ke dalam pesta dan mencari para member EXO. " Itu para member EXO! " teriak salah satu wartawan. Manager EXO mencoba menghalangi wartawan yang ingin mewawancarai para member EXO.
" Luhan-ssi, benarkah Kai memiliki yeoja chingu? " tanya salah satu wartawan.
" Sejak kapan mereka memiliki hubungan? " tanya yang lain. Ketika Luhan akan menjawab, salah satu wartawan melihat Kai dan Kyungsoo masuk ke dalam aula.
" Itu Kai dan yeoja chingunya ! " teriaknya. Para wartawan pun berlari menuju Kai dan Kyungsoo.
Kyungsoo yang mengetahui hal itu terlihat ketakutan karena dia tidak pernah mengalami kejadian seperti ini. Kai yang melihat Kyungsoo ketakutan langsung menggenggam tangan Kyungsoo dan menarik Kyungsoo agar berada di belakangnya.
" Kai-ssi, benarkah dia yeoja chingu mu?" tanya wartawan.
" Eoh.. " jawab Kai singkat.
"Sudah berapa lama kalian saling mengenal? " tanya wartawan lagi.
" Sudah lama " jawab Kai. Para wartawan mencoba mengambil foto Kyungsoo namun Kai menghalanginya. " Dia adalah yeoja chingu ku, dia bukan dari kalangan artis. Jadi dia belum terbiasa berhadapan dengan wartawan, aku mohon kerja sama kalian. Ini adalah privacy ku, jangan terlalu banyak mencari info tentang dia " kata Kai, namun para wartawan tidak menghiraukan Kai mereka tetap ingin mengambil foto Kyungsoo. Tiba-tiba sebuah tangan menarik Kyungsoo, Kai langsung menoleh ke belakang terlihat Luhan menarik tangan Kyungsoo.
" Aku akan membawanya pergi dari sini. Kau urus mereka " kata Luhan. Dengan berat hati Kai melepaskan genggaman tangannya pada Kyungsoo karena dia tidak tega melihat Kyungsoo. Luhan pun mengajak Kyungsoo keluar dari aula sekolah.
" Gwaenchana? " tanya Luhan ketika melihat wajah Kyungsoo pucat.
" Gwaenchana.. " jawab Kyungsoo.
" Kau terlihat tidak sehat Kyungsoo-ssi, apa kau mau aku antarkan pulang? " tanya Luhan.
" A-aniyo.. Gwaenchana oppa.. " jawab Kyungsoo.
" Baiklah.. Kau pasti tidak terbiasa dengan para wartawan itu. Aku mengerti, awal debut sebagai member EXO aku juga seperti mu. Aku sangat gugup jika berhadapan dengan kamera " kata Luhan.
" Geundae.. Apakah kau benar-benar yeoja chingu Kai? " tanya Luhan tiba-tiba.
" Ne? A-aniyo.. Eh.. N-ne.. Aku yeoja chingunya " jawab Kyungsoo.
" Geurrae? Selama ini aku mengira Kai menyukai Krystal, ternyata aku salah. " kata Luhan.
" Krystal? " tanya Kyungsoo.
" Krystal Jung, yeoja yang tadi membuat keributan di pesta. Dari dulu Kai menyukainya,mereka teman dari kecil. Tapi Krystal menyukai ku, aku menganggapnya sebagai yeodongsaeng ku. " jawab Luhan.
Mendengar jawaban dari Luhan membuat Kyungsoo mengerti kenapa Kai menyuruhnya berpura-pura menjadi yeoja chingu Kai. " Tenang saja Kyungsoo-ssi.. Kai sudah menjadikan mu yeoja chingunya, aku rasa dia sudah tidak menyukai Krystal lagi " kata Luhan.
" Ne.. " jawab Kyungsoo singkat.
" Kyungsoo " panggil seseorang.
Kyungsoo dan Luhan refleks menoleh ke sumber suara, ternyata suara itu berasal dari Kai.
" Oppa.. " kata Kyungsoo saat Kai mendekat.
" Kajja kita pulang, aku antarkan kau ke rumahmu " ajak Kai sambil menarik tangan Kyungsoo. Kai menatap tajam ke mata Luhan dan Luhan membalasnya. " Kajja ! " perintah Kai dan menarik tangan Kyungsoo lalu meninggalkan Luhan sendirian. Luhan melihat Kai dan Kyungsoo hingga bayangan mereka menghilang. Luhan merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya
" Kenapa.. Kenapa aku berdebar saat berada di dekat Kyungsoo? " tanyanya pada diri sendiri.
Kai meminta ijin pada Managernya untuk mengantar Kyungsoo pulang. Kebetulan malam ini Kai membawa mobil pribadinya. Sampai di rumah Kyungsoo, Kai membukakan pintu mobil untuk Kyungsoo.
" Gomawo sudah mengantarkan ku, oppa.. " kata Kyungsoo.
" Eoh.. Apa aku perlu memintakan ijin pada orang tua mu? " tanya Kai.
" Meminta ijin? Untuk apa? " Kyungsoo malah berbalik bertanya dengan polosnya pada Kai.
" Yak! Kau bodoh atau apa hah?! Kau lupa? Besok kau harus menginap di dorm ku ! " bentak Kai yang membuat Kyungsoo menutup telinganya.
" Ne.. Ne.. Arraseo.. Baiklah, masuklah ke rumah " jawab Kyungsoo.
" Lihat, anakmu ! Sudah jam berapa sekarang?! Dan dia baru pulang?! " teriak Appa Kyungsoo di dalam rumah. Kyungsoo dan Kai masih ada di luar rumah, sehingga tidak mengetahui kalau sedari tadi Appa Kyungsoo melihat mereka dari dalam.
" Akan aku hukum dia ! " teriak Appa Kyungsoo lagi.
" Yeobeo, bisakah kau tenang sedikit?! Aku pusing melihat mu marah-marah ! " bentak Eomma Kyungsoo.
Kai dan Kyungsoo pun hendak masuk ke dalam rumah, ketika Kyungsoo membuka pintu rumahnya tiba-tiba..
PLAKKK..!
Sebuah sandal melayang dan tepat mendarat di….
PIPI KAI!
Appa, Eomma dan Kyungsoo hanya bisa melongo melihatnya. Kai terdiam merasakan rasa sakit di pipi kanannya. " APPA…! " teriak Kyungsoo.
Kai sudah duduk di kursi tempat belajar Kyungsoo di dalam kamar. " Ahhh.. Sakittt.. Pabbo ! " teriak Kai saat Kyungsoo mengompres pipi Kai dengan air es.
PLETAK..!
Tangan Appa Kyungsoo menjitak kepala Kai yang ada di sampingnya. " Ya! Beraninya kau memanggil anak ku seperti itu ! " bentak Appa Kyungsoo.
" Appa! Hentikan ! " Kyungsoo menyuruh Appa nya agar berhenti menyiksa Kai.
" Kyungsoo, sebenarnya siapa anak ini?! Kenapa rambutnya aneh sekali? " tanya Appa heran karena melihat rambut Kai yang tidak seperti namja normal ( Bayangin rambutnya Kai di MV Overdose ).
" Dia chingu ku " jawab Kyungsoo singkat. Tiba-tiba mata Appa tertuju pada poster EXO yang ada di dinding kamar Kyungsoo. Appa mendekati poster itu dan tertuju pada gambar namja yang tidak asing baginya. Dia melihat ke arah poster lalu melihat Kai begitu seterusnya.
" Ya! Kenapa wajah mereka sama?! " tanya Appa sambil menunjuk Kai.
" Karena mereka memang orang yang sama Appa " jawab Kyungsoo.
" M-mworago?! Jadi dia adalah salah satu dari berandalan yang sering membuat mu pulang malam?! " bentak Appa Kyungsoo.
" Jinjja?! " tanya Eomma tiba-tiba berada di dalam kamar juga.
" Ne.. " jawab Kyungsoo singkat masih sibuk mengompres pipi Kai. "
Wae?! Wae dia bersama mu, hah?! " bentak Appa lagi.
" Kami berpacaran, ahjussi " jawab Kai tiba-tiba.
" M-Mwo?! " teriak Appa dan Eomma Kyungsoo bersamaan.
" Soo baby.. Apa itu benar? " tanya Eomma, Kyungsoo hanya mengangguk mengiyakan.
" Dasar ! Aku tidak se- " belum selesai Appa melanjutkan kalimatnya,Eomma sudah menyelanya
" Kami setuju " katanya sambil tersenyum.
" Y-Ya! Apa maksudmu? Aku tidak se- " Eomma segera menutup mulut Appa dengan jari telunjuknya. Eomma mendekati Kai " Siapa nama mu? " tanya Eomma.
" Kim Jongin imnida.. Tapi ahjumma bisa memanggil ku Kai " jawab Kai sambil membungkukan badan.
" Ah, ne.. Jangan memanggil ku ahjumma, panggil aku eommonim. Dan panggil ahjussi itu abeonim " kata Eomma seraya menunjuk Appa
" Y-Ya! Apa maksudmu dengan abeonim?! Andwae ! Jangan sampai kau memanggil ku dengan sebutan itu ! " teriak Appa lalu pergi keluar kamar Kyungsoo.
" Biarkan saja dia, meskipun dia kelihatan galak tapi sebenarnya dia orang yang sangat baik " Eomma menenangkan Kai agar Kai tidak berpikiran buruk pada nampyeon nya.
" Ne, ahju- eh eommonim " jawab Kai.
" Ini sudah larut malam, kau bisa menginap di sini kalau kau mau. Kebetulan ada satu kamar kosong di sebelah kamar Kyungsoo " kata Eomma.
" A-andwae ! " teriak Kyungsoo.
" Ya! Wae? Ini sudah malam, Kai kelihatan lelah sebaiknya dia menginap di sini. Bukankah dia namja chingu mu? " tanya Eomma. Kai tersenyum evil sambil melihat Kyungsoo yang sepertinya tidak setuju kalau Kai menginap di rumahnya.
" Eommonim benar chagi.. Aku sangat lelah~ " kata Kai memamerkan aegyonya.
" Cha-chagi? " tanya Kyungsoo terbata-bata.
" Eoh.. Bukankah kau yeoja chingu ku? Jebal~ Biarkan aku menginap di sini, eoh eoh~? " jawab Kai dengan puppy eyes nya.
" Aigoo~ Aku tidak bisa menolaknya.. Jinjja kyeopta~ Jarang dia memamerkan aegyonya " batin Kyungsoo.
" Sudahlah.. Kyungsoo siapkan kamar untuk Kai dan bawakan dia baju milik Appa mu " perintah Eomma lalu pergi meninggalkan Kai dan Kyungsoo.
" Oppa kau di sini dulu, aku akan menyiapkan pakaian dan kamar untuk mu " kata Kyungsoo hendak pergi tapi ditahan oleh Kai. Kai menarik tangan Kyungsoo sehingga jarak mereka sangat dekat sekarang.
"Gomawo… Chagi-ah~ " bisik Kai di telinga Kyungsoo sambil tersenyum.
BLUSSHH~
Wajah Kyungsoo berubah menjadi merah karena malu, dia pun menjadi salah tingkah.
" A-aku akan menyiapkan semuanya " kata Kyungsoo lalu melepaskan tangan Kai dan keluar dari kamar. Kai tertawa melihat tingkah Kyungsoo. Kai mengambil ponselnya lalu menelepon Manager.
" Yeobeoseyo.. Hyung, mungkin aku tidak pulang malam ini. Ada sesuatu yang harus aku selesaikan… Ne… Mungkin aku pulan besok pagi… Arraseo.. Baiklah, gomawo hyung " kata Kai lalu mematikan teleponnya.
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Kyungsoo kembali ke kamar. Saat masuk ke kamar dilihatnya Kai sedang tertidur di kasurnya. Kyungsoo mendekati perlahan agar Kai tidak terganggu, dilihatnya wajah Kai yang sedang tertidur. " Dia benar-benar terlihat polos ketika tertidur " batin Kyungsoo.
" Kenapa kau melihat ku seperti itu? " tanya Kai tiba-tiba yang membuat Kyungsoo kaget. Kyungsoo melihat Kai, ternyata Kai masih memejamkan matanya.
" Kau sudah bangun? Kamar dan pakaian sudah aku siapkan. Apa kau mau mandi dulu? " tanya Kyungsoo. Kai bangun dan duduk di sebelah Kyungsoo,
" Tidak.. Aku akan langsung istirahat saja. Jarang ada waktu istirahat lama, aku akan memanfaatkannya " jawab Kai.
" Baiklah.. Jaljjayo oppa.. " kata Kyungsoo. Kai berdiri hendak keluar dari kamar Kyungsoo, tiba-tiba dia berbalik lagi.
" Chagi-ah~ Kau tidak mau menemani ku? " tanya Kai jahil.
" M-mwo?! Shirreo! " teriak Kyungsoo sambil melempar bantalnya pada Kai lalu ditangkap oleh Kai.
" Hahaha.. Aku hanya becanda.. Geundae.. Gomawo, Kyungsoo " kata Kai sambil tersenyum manis lalu keluar dari kamar Kyungsoo.
" Sepertinya aku sudah gila.. " kata Kyungsoo pelan.
Pagi harinya..
Tok..Tok..Tok..
Kyungsoo mengetuk kamar Kai " Oppa.. Kau sudah bangun? Keluarlah, kajja kita sarapan " kata Kyungsoo di depan pintu kamar. Namun tidak ada jawaban dari dalam, " Oppa.. Kau masih tidur? " tanya Kyungsoo tapi tetap tidak ada jawaban. Kyungsoo pun memberanikan diri membuka pintu kamar, terlihat Kai masih tidur dengan lelap. Kyungsoo mendekati Kai dan duduk di tepi kasur.
" Oppa.. Ireona.. Kajja kita sarapan " kata Kyungsoo pelan. Kai tetap pada posisinya membelakangi Kyungsoo. " Aish.. dasar pemalas.. Ya! Palli ireona! " teriak Kyungsoo mengguncang-guncang badan Kai agar segera bangun. Karena tidak ada jawaban Kyungsoo memukul badan Kai dengan keras. Tiba-tiba Kai bangun lalu menarik badan Kyungsoo sehingga Kyungsoo jatuh ke kasur. Kai segera menindih tubuh Kyungsoo dan menguncinya.
" Y-Ya! Apa yang kau lakukan?! Lepaskan aku! " teriak Kyungsoo sambil memukul dada Kai.
" Kau sangat berisik! Apa kau tidak bisa membangunkan orang dengan sopan, eoh?! " bentak Kai tidak mau kalah. Kyungsoo masih berusaha melepaskan diri dari Kai tapi tenaganya tidak bisa menandingi Kai. Sekejap kemudian mata Kyungsoo dan Kai bertemu, mereka saling memandang penuh arti. Tanpa disadari wajah Kai mulai mendekat ke wajah Kyungsoo hingga jarak diantara mereka hanya terpaut beberapa centi. Kyungsoo memejamkan matanya enggan melihat wajah Kai. Hingga Kyungsoo merasa ada sesuatu yang menyentuh bibirnya.
" Ya! Apa yang kalian lakukan?! " bentak seseorang.
Secara refleks Kai dan Kyungsoo menoleh ke sumber suara
" Appa?! / Abeonim?! " teriak Kai dan Kyungsoo bersamaan.
Kai langsung bangun dan turun dari kasur diikuti oleh Kyungsoo. Appa menghampiri Kai dan Kyungsoo, tiba-tiba Appa menjambak rambut Kai sambil memukul tubuh Kai dengan keras
" Kalian.. Jinjja.. Aigoo~ Dasar kau namja mesum ! Kau apakan anak ku, eoh?! " bentak Appa terus memukuli tubuh Kai, tangan yang satunya pun tak lepas dari rambut Kai.
" Appo..! Lepaskan.. Jebal..! Aaarrrghhh.. Appo! " teriak Kai berusaha melepaskan diri dari Appa, Kyungsoo turut membantu melepaskan tangan Appanya dari Kai.
" Appa..! Hentikan..! Ya! Appa! " teriak Kyungsoo membantu Kai.
" Dasar kau, seenaknya saja menyentuh anak ku! Dia gadis baik-baik, tidak pantas untuk namja mesum seperti mu ! " bentak Appa lagi tak berhenti memukul Kai. Eomma yang mendengar keributan langsung berlari menuju kamar.
" Aigoo! Ya! Yeobeo! Apa yang kau lakukan?! " teriak Eomma ketika melihat keributan di kamar. Appa berhenti menjambak dan memukuli Kai namun tangannya masih berada di rambut Kai.
" Dia namja mesum.. Seenaknya saja menyentuh anak kita " kata Appa. Eomma menoleh pada Kyungsoo
" Kalian.. Kisseu? " tanya Eomma yang membuat wajah Kai dan Kyungsoo memerah.
" Benar! Namja ini mencium Kyungsoo, dasar namja mesum ! " Appa kembali memukuli Kai,
" Yeobeo! Hentikan! " bentak Eomma. " Itu hal yang biasa di lakukan sepasang kekasih kan? Bukankah kita dulu juga sering melakukannya yeobeo? " tanya Eomma pada Appa membuat Appa salah tingkah.
" Aish! Kenapa kau mengatakannya di hadapan bocah tengik ini?! " Appa langsung pergi keluar kamar yang diiringi tawa dari Eomma,Kai dan Kyungsoo.
" Sudahlah.. Lupakan kejadian tadi, kalian turunlah ke bawah kita sarapan " ajak Eomma yang dijawab anggukan oleh Kai dan Kyungsoo. Eomma keluar dari kamar, suasana di antara Kai dan Kyungsoo menjadi canggung.
" K-Kau turunlah dulu, aku mau ke kamar mandi " kata Kai gugup.
" N-ne.. "jawab Kyungsoo singkat lalu keluar kamar dengan tergesa-gesa.
" Kenapa jantung berdegup kencang? "batin Kai.
Sementara itu di apartemen Krystal
Krystal terlihat sangat berantakan, matanya bengkak dan merah. Rambutnya kusut dan make up yang dipakainya luntur tanpa dibersihkan. Sejak kejadian semalam Krystal hanya bisa menangis karena malu. Bau alkohol sangat menyengat di sana. " Kim Jongin.. Kau.. Neo.. Nappeun namja.. " katanya sambil menangis. " Luhan oppa.. Aku.. Aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan mu.. " Krystal kembali meneguk minuman yang ada di tangannya. " Dan kau..Yeoja sialan.. Kau akan menyesal telah merebut Kai dari tangan ku.. ".
Di jalan..
Kai sudah meminta ijin pada orang tua Kyungsoo untuk mengajak Kyungsoo ke dorm EXO. Meskipun Appa awalnya tidak setuju tapi akhirnya dia pasrah karena Eomma terus merayunya agar mengijinkan Kyungsoo pergi. Kini Kai dan Kyungsoo dalam perjalanan menuju dorm EXO menggunakan mobil Kai.
" Oppa.. Apa tidak apa-apa aku pergi ke dorm mu? " tanya Kyungsoo.
" Gwaenchana.. Aku sudah meminta ijin pada Manager hyung " jawab Kai sambil terus menyetir. " Dan juga.. Hmm.. Tentang kejadian tadi pagi.. Lupakan saja, aku tidak bermaksud untuk menci- " belum selesai Kai melanjutkan kalimatnya Kyungsoo menyela.
" Ah! Gwaenchana oppa, gwaenchana.. ! Wah.. Hari ini cuaca sangat panas,hahahaha.. " Kyungsoo mengalihkan pembicaraan.
Akhirnya Kai dan Kyungsoo sampai di dorm EXO. Kyungsoo mengikuti di belakang Kai, ketika Kai membuka pintu dorm terlihat para member EXO tengah berkumpul menonton TV.
" Kai-yah.. Akhirnya kau pulang? " kata Suho ketika melihat Kai masuk diikuti oleh Kyungsoo.
" Oh, yeoja chingu Kai..! Annyeong haseyo.. " sapa Suho pada Kyungsoo.
" Annyeong haseyo.. Do Kyungsoo imnida.. " Kyungsoo memperkenalkan dirinya di hadapan para member EXO yang dibalas member EXO dengan membungkukkan badan.
" Kai-yah.. Semalam kau tidak pulang ke dorm.. Kau.. Jangan-jangan.. " kata Chanyeol sambil tersenyum jahil.
" Ne.. Aku menginap di rumahnya " jawab Kai.
"Aigoo~ Dia sudah dewasa rupanya " kata Chanyeol. Satu persatu member EXO pun memperkenalkan diri pada Kyungsoo.
" Kalian tidak usah memperkenalkan diri padanya dia adalah EXO L " Kai pun menarik tangan Kyungsoo agar ikut dengannya. Kai mengajak Kyungsoo ke kamarnya.
" Mulai hari ini, kamar mu ada di sini " kata Kai pada Kyungsoo.
" I-ini.. Ka-ka-kamar mu, oppa? Kamarmu dengan Chanyeol oppa? " Kyungsoo gugup karena impiannya untuk bisa mengetahui isi kamar Kai terwujud.
" Ne.. Ini kamarku dengan Chanyeol hyung. Sementara aku akan tidur bersama Chanyeol hyung di kamar Chen hyung " Chen dan Chanyeol yang mendengar jawaban Kai langsung menghampiri Kai.
" Kenapa kalian tidak tidur sekamar saja? " Chen mengeluarkan smirknya menggoda Kai dan Kyungsoo.
" SHIRREO..! " jawab Kyungsoo dan Kai serempak lalu saling pandang dan wajah mereka berdua berbuah merah.
" Ya, bukankah kalian sepasang kekasih? Tidak ada salahnya kan jika kalian tidur satu kamar? " goda Chanyeol sambil menyenggol bahu Kai.
" Shirreo! Suho hyung dan Kris hyung pasti tidak akan setuju. " jawab Kai.
" Gwaechana, Kai.. Kau tidurlah sekamar dengan Kyungsoo" kata Suho tiba-tiba.
" M-mwo..?! " Kyungsoo dan Kai tidak percaya kalau Suho menyetujui rencana bodoh Chen dan Chanyeol.
" Andwae! " teriak Luhan tiba-tiba yang membuat semua member dan Kyungsoo menoleh ke Luhan. "Biar Kyungsoo tidur sendiri di kamar itu. Kai tidur di kamar ku " kata Luhan.
" Shirreo ! " jawab Kai tiba-tiba.
" Jadi kau mau tidur satu kamar dengan Kyungsoo? " goda Chanyeol yang membuat Kai salah tingkah.
" A-ani.. Aku tidak bisa tidur tanpa Chanyeol hyung.. " Kai bergelayut di lengan Chanyeol
" Apa kau tidak malu bertingkah seperti ini di hadapan Kyungsoo? Sudahlah, kau tidur dengan Kyungsoo " kata Chanyeol sambil melepaskan tangan Kai dari lengannya. Kyungsoo hanya menghela nafas
" Eotteokhae? " tanya Kyungsoo dalam hati.
Setelah membereskan barang-barangnya di kamar Kai, Kyungsoo keluar kamar. Para member EXO tengah berkumpul di depan TV, pakaian mereka sudah rapi sepertinya akan ada jadwal hari ini. Kai menghampiri Kyungsoo yang tengah memperhatikan member EXO bersiap-siap
" Kyungsoo, kami akan pergi ke M!Countdown untuk syuting. Sebaiknya kau di sini saja menunggu kami sampai kami pulang. Kalau ada apa-apa kau tinggal menelepon ku " kata Kai.
" Ajak saja Kyungsoo, daripada dia sendirian di dorm. Kajja Kyungsoo! " ajak Chen lalu pergi keluar dorm.
" Y-Ya! Hyung.. Mau kemana kalian?! " Kai mengikuti Chen dan Kyungsoo keluar dorm.
Akhirnya sekarang Kyungsoo berada di antara member EXO. Dia naik van yang sama dengan member EXO, Kyungsoo duduk di samping Kai. Chanyeol yang melihat kecanggungan di antara Kai dan Kyungsoo angkat bicara
" Chen, apa yang akan kau lakukan jika berada dalam satu mobil dengan yeoja mu? " Chanyeol sedikit mengeraskan suaranya dan menyenggol pundak Chen. Tahu apa yang dimaksud dengan Chanyeol, Chen pun menjawab
" Tentu saja aku akan memegang tangannya, bercanda dengannya. " jawab Chen. Kai dan Kyungsoo yang merasa tersindir saling bertatapan
" Hyung, berhentilah berbicara. Aku bosan mendengarkan ocehan kalian " kata Kai, Chanyeol segera menjitak kepala Kai
" Ya! Begitukah caramu berbicara dengan hyung mu?! Pabbo! ". Kyungsoo tertawa melihat Chanyeol yang menjitak kepala Kai
" Ya! Wae kau tertawa?! Lucu?! " bentak Kai.
" Benar.. Memang lucu, wae?! Aku tidak boleh tertawa?! Dasar.. " Kyungsoo memanyunkan bibirnya.
" Hahaha.. Wajahmu sangat konyol.. Hahahaha" ledek Kai.
" Ya! Wae kalian bertengkar terus?! Aish.. " Suho menyela agar Kai dan Kyungsoo tidak bertengkar lagi.
Mereka sampai di tempat tujuan. Wartawan sudah menunggu di depan gedung. Satu persatu member EXO masuk ke dalam gedung yang langsung diserbu oleh wartawan.
" Wah, itu Kai dan yeoja chingunya! " teriak salah satu wartawan. Luhan yang mendengar hal itu segera menghampiri Kyungsoo dan menariknya agar mengikutinya, namun ditahan oleh Kai.
" Lepaskan.. Banyak wartawan di sini, aku akan membawanya ke dalam " kata Luhan. Kai yang menyadari para wartawan memandang ke arahnya segera melepaskan tangannya dan membiarkan Kyungsoo pergi dengan Luhan. Ketika akan masuk ke dalam ruangan, Luhan dan Kyungsoo bertemu dengan Krystal.
" Luhan oppa? " sapa Krystal. Senyum Krystal mengembang karena sudah lama dia tidak bertemu dengan Luhan namun senyum itu seketika hilang ketika melihat Kyungsoo di belakang Luhan.
" Krystal? Wasseo? " Luhan masih menggenggam tangan Kyungsoo.
" Oppa..Kenapa dia ada di sini? " tanya Krystal sambil memandang sinis Kyungsoo yang ada di belakang Luhan.
" Mulai hari ini dia tinggal di dorm untuk sementara. Kami mengajaknya kemari. Kau sedang apa di sini? " Luhan semakin mengeratkan genggamannya pada tangan Kyungsoo karena Kyungsoo mencoba melepaskan tangannya.
Krystal masih memandang tajam pada Kyungsoo " Tentu saja aku rindu padamu, oppa.. " ucap Krystal manja.
" Geurrae? Baiklah, aku akan masuk dan bersiap-siap. Kajja Kyungsoo " Luhan menarik tangan Kyungsoo lalu masuk ke dalam standby room. Krystal merasa kesal dengan Kyungsoo, dilihatnya Kyungsoo dengan tatapan sinis. " Awas kau! ".
Kai dan member EXO lain sudah masuk ke dalam standby room. Mereka sedang di make up sekarang. Kyungsoo hanya memandanginya,
" Daebak.. Sekarang aku tahu saat member EXO sedang di make up dang anti baju.. Hahahaha.. Baekhyun pasti iri " kata Kyungsoo dalam hati.
" Kyungsoo, wae kau senyum-senyum sendiri? " tanya Chen tiba-tiba yang mengagetkan Kyungsoo.
" A-ani.. Hehehehe " jawab Kyungsoo.
" Ah iya.. Siapa nama teman mu yang sering pingsan itu? Baekhyun? " tanya Chanyeol.
" Ne.. Baekhyun. Wae, oppa? " tanya Kyungsoo kembali.
" Ani.. Dia benar-benar manis, hehe " jawab Chanyeol tersipu malu.
" Oppa.. Kau menyukainya? " goda Kyungsoo.
" Aish.. A-ani... Dia yeoja yang menarik " jawab Chanyeol lalu pergi untuk ganti baju.
" Daebak.. Baekhyun pasti senang sekali mendengarnya. Harusnya aku rekam kata-kata Chanyeol oppa tadi " gumam Kyungsoo pelan.
" Apa yang di rekam? " Luhan mendekatkan wajahnya pada Kyungsoo tiba-tiba. Kyungsoo seketika menjauhkan diri dari Luhan.
" Op-Oppa.. Kau mengagetkan ku.. Aish.. " Kyungsoo mengelus dadanya.
Luhan tertawa melihat tingkah Kyungsoo,
" Eottae? Aku tampan? " tanya Luhan sambil membenarkan bajunya. Kyungsoo melihat Luhan dari ujung kepala hingga ujung kaki.
" Kau cantik sekali oppa~ " ucapnya.
" Mwo? Cantik? Ya! Aku ini seorang namja, aish dasar kau " Luhan tidak pernah suka jika ada yang memanggilnya cantik. Kyungsoo hanya tertawa melihat Luhan marah.
" Ya! Yeoja aneh, ke sini kau! " seru Kai tiba-tiba.
" Mwo?! Yeoja aneh?! Ya! Lihat sendiri dirimu, rambut mu benar-benar aneh! " bentak Kyungsoo. Penata rambut yang sedang menata rambut Kai pun langsung menghentikan aktifitasnya.
" A-aneh? Benarkah? " tanyanya pada Kai dengan tatapan kosong.
" A-ani noona.. Teruskan saja.. Dia memang yeoja bodoh yang tidak mengerti style rambut " jawab Kai agar penata rambut itu tidak marah.
" Benarkah.. Rambutnya aneh? " tanya penata rambut itu lagi tetap dengan tatapan kosong.
" Aish.. Ya! Yeoja pabbo! Ke sini kau! " teriak Kai pada Kyungsoo lalu beranjak dari duduknya dan membisiki Kyungsoo. " Yang menata rambut ku adalah noona itu, dia bisa marah kalau kau menghina nya. " bisik Kai.
" Jeongmal? Tapi tatanan rambut itu memang aneh.. " jawab Kyungsoo santai.
" Ya! Bisa bahaya kalau dia marah.. Dia akan menggunting rambut mu sampai rambut mu habis " bisik Kai lagi. Kyungsoo takut mendengarnya dia segera menghampiri penata rambut itu.
" Eonnie, jeongmal mianhaeyo.. Aku tidak bermaksud menghina tatanan rambut mu pada Kai. Jeongmal mianhaeyo.. Jebal maafkan aku.. " kata Kyungsoo sambil membungkukkan badannya berkali-kali. Penata rambut itu menoleh ke Kyungsoo yang membuat Kyungsoo ketakutan,
" Ka-kau.. Tidak akan menggunting rambut ku kan, eonnie? " tanya Kyungsoo pelan.
" Apa maksudmu? Untuk apa aku memotong rambut mu? Ya! Kai cepat ke sini! " perintah penata rambut itu pada Kai. Kyungsoo memandang Kai yang tengah menahan tawanya
Awas kau Kim Jongin.. ! " batinnya.
Setelah menunggu beberapa jam akhirnya kini giliran EXO yang akan performe. " Kau tunggu di sini saja. Jangan kemana-mana sampai aku kembali, arra? " Kai menasehati Kyungsoo.
" Arra.. " jawab Kyungsoo pelan, padahal dia ingin bergabung dengan para EXO L lain.
" Tenang Kyungsoo, kau masih bisa melihat performe kita di TV itu.. " ujar Luhan menghibur Kyungsoo.
" Ne.. Luhan oppa memang pengertian tidak seperti namja pabbo itu ! " Kyungsoo menunjuk Kai lalu menjulurkan lidahnya yang membuat Kai kesal.
" Hwaiting oppa! Aku adalah fans nomer 1 mu mulai saat ini " kata Kyungsoo sambil mengepalkan tangannya di hadapan Luhan.
" Benarkah? Gomawo.. " Luhan tersipu malu mendengarnya dan mendadak salah tingkah. Kai mempoutkan bibirnya ketika mendengar kata-kata Kyungsoo.
" EXO, please standby di stage sekarang ! " perintah seorang staff.
" Ne..! " jawab member EXO serempak. Mereka pun keluar meninggalkan Kyungsoo. Sepeninggal para member EXO, Krystal merencanakan sesuatu kepada Kyungsoo.
Sementara itu..
Baekhyun melihat acara itu bersama dengan para EXO L lain. " Baek, apa Kyungsoo tidak ikut dengan mu? " tanya salah satu EXO L.
" Ya, dia sudah menjadi yeoja chingu Kai oppa.. Aku dengar dia akan tinggal di dorm EXO mulai hari ini.. Dia setiap hari bisa melihat uri oppadeul.. Jadi mana mungkin dia ikut melihat EXO bersama kita.. " jawab Baekhyun.
" Jinjja?! Daebak! " jawab teman Baekhyun.
Akhirnya member EXO naik ke atas stage, mereka bersiap-siap. EXO L pun berteriak.
" Kyaaa~ Chanyeol oppa..! Kyaaa~..! " teriak Baekhyun. Chanyeol menyadari ada Baekhyun di antara kerumunan EXO L. Dia tersenyum manis lalu mengedipkan matanya.
BRUKKK..!
" Ya! Ada yang pingsan..! " teriak salah satu EXO L.
Baekhyun pingsan karena mendapat kedipan mata dari Chanyeol. Dia segera ditolong oleh beberapa staff. Chanyeol hanya menggelengkan kepalanya melihat kejadian itu.
Di standby room
Krystal menghampiri Kyungsoo yang ada di dalam standby room.
" Ehem.. " Krystal berdehem membuat Kyungsoo kaget.
" Oh.. Eonnie.. Annyeonghaseyo.. " sapa Kyungsoo membungkukkan badan. Krystal hanya tersenyum,
" Kau sendirian? " tanya Krsytal.
" Ne.. Kai oppa menyuruh ku untuk menunggunya di sini " jawab Kyungsoo.
" Geurrae? Hmm.. Aku ingin minta tolong padamu, bisakah? " tanya Krystal lagi.
" Bisa.. Mwondae? " mendengarkan jawaban Kyungsoo membuat Krystal menyeringai.
" Bisakah kau membelikan ku softdrink di lantai bawah? Aku sangat haus, aku ingin ke sana tapi banyak wartawan di sana.. Jebal..? " Krystal pura-pura memohon pada Kyungsoo.
" Baiklah, eonni tunggu di sini. Aku akan membelikannya untuk mu " Kyungsoo bergegas keluar ruangan untuk membelikan Krystal minuman.
" Yeoja pabbo.. Hahaha.. " kata Krystal ketika Kyungsoo pergi.
Kyungsoo segera membelikan minuman untuk Krystal, setelah membeli dia kembali ke dalam ruangan.
" Ini minuman mu eonni " Kyungsoo menyerahkan minuman itu pada Krystal.
" Gomawo.. " Krystal mengambil minuman itu lalu membukanya.
Tiba-tiba Krystal menumpahkan minuman itu ke baju Kyungsoo.
" Ah! Mianhae.. Jeongmal mianhae Kyungsoo.. " Krystal membersihkan minuman yang tumpah di baju Kyungsoo dengan tissue.
Kyungsoo sendiri juga berusaha membersihkannya, " Gwaenchana eonni.. Kau memang tak sengaja.. " jawab Kyungsoo.
Krystal memamerkan smirknya tanpa sepengetahuan Kyungsoo.
" Eotteokhae? Ah.. Aku membawa baju ganti tadi, kau bisa meminjamnya.. Akan aku ambilkan, eoh? " Krystal menawarkan bantuan pada Kyungsoo, lalu pergi keluar untuk mengambil baju.
Namun Krystal tidak pergi ke ruangannya, dia pergi ke standby room milik girlband A Pink yang kebetulan juga akan performe. Krystal mengendap-endap masuk ke dalam ruangan itu. Dilihatnya ternyata sepi, dia segera masuk dan mengambil sebuah baju yang digantung di sana lalu keluar ruangan.
Krystal kembali menemui Kyungsoo yang masih sibuk membersihkan bajunya. " Kyungsoo.. Igo, pakailah.. " kata Krystal.
" Gomawo, eonni.. " lalu Kyungsoo memakai baju itu tanpa rasa curiga. Krystal tersenyum penuh kemenangan karena Kyungsoo sudah masuk ke dalam permainannya.
TBC
Ane rada kecewa nih sama tanggapan para readers, yang baca banyak, yang fav n follow juga lumayan. Tapi kenape yang repiew dikit banget yaaa… apa ep ep ane ngebosenin yak, kkkkkk~. Bukannya mau kemaruk ma repiew kan ane juga pengen tau kekurangan ane dimana, kalo yang respon Cuma dikit kayaknya ni ep ep gak bakalan ane lanjutin ^^
