WARNING TYPO!
Member EXO telah selesai performe, mereka kembali ke backstage. Kai mendahului member lain, dia setengah berlari untuk menuju standby room. Dari tadi pikirannya terus tertuju pada Kyungsoo. Saat dia sampai di standby room, dilihatnya Krystal berada di sana juga.
" Krystal? "
" Kai, kalian sudah selesai performe? " tanya Krystal.
" Sedang apa kau di sini? " Kai tidak menjawab pertanyaan Krystal malah balik bertanya.
" Aku? Hanya ingin mengobrol dengan Kyungsoo.. Wae? " .
Kai melihat Kyungsoo yang kini sudah ganti baju,
" Kyungsoo, ada apa dengan baju mu? Baju siapa yang kau pakai itu? " tanya Kai.
" Krystal eonni tidak sengaja menumpahkan minumannya ke baju ku, lalu dia meminjamkan bajunya untuk ku " jawab Kyungsoo.
" Mianhae, aku tidak sengaja menumpahkannya. Hmm.. baiklah Kyungsoo, aku harus pulang.. " pamit Krystal. Dia berjalan keluar ruangan, lalu berhenti sebentar dan tersenyum sinis ketika melihat para member A Pink masuk ke dalam ruangan yang lain.
Di standby room A Pink
Member A Pink mulai berganti baju karena ada jadwal lain yang menunggu. Naeun terlihat kebingungan mencari sesuatu.
" Ya! Apa yang melihat baju ku? Tadi aku taruh di sini.. " kata Naeun.
" Mungkin kau lupa menaruhnya, ingat-ingat lah dulu " Eunji menyuruh Naeun untuk mencarinya lagi.
" Tidak ada..Apa ada pencuri yang masuk ke sini? " Naeun menduga bajunya telah dicuri.
" Pencuri? Mana mungkin.. Sudahlah, kau membawa baju ganti lainnya kan? Pakai saja itu " Chorong member nasehat agar Naeun cepat mengganti bajunya.
Dengan malas Naeun pun mengganti bajunya dengan baju lain.
Selesai mengganti baju mereka member A Pink bersiap-siap akan keluar dari standby room. Ketika berada di depan pintu, member EXO dan Kyungsoo lewat di depan mereka. Member EXO membungkukan badan pada A Pink begitu juga Kyungsoo. Mata Naeun tertuju pada baju yang dipakai Kyungsoo. Tangan Naeun segera menahan lengan Kyungsoo agar berhenti.
" Ya! Darimana kau mendapatkan baju itu?! " bentak Naeun.
" N-ne? Ah.. I-ini dari.. " belum selesai Kyungsoo menjawab pertanyaan, Eunji sudah menyela
" Bukankah itu baju mu? " tanya Eunji.
" Benar.. Ini adalah baju ku, dan kau pasti mencurinya ! Benar kan?! " bentak Naeun.
Kyungsoo menggeleng-gelengkan kepalanya, Luhan tidak tega melihat Kyungsoo dituduh mencuri.
" Mianhae Naeun sunbae, mungkin ada salah paham. Dia tidak mungkin mencuri baju sunbae " Luhan membela Kyungsoo dan menariknya agar berada di belakangnya.
" Luhan-ssi, kalau benar dia tidak mencuri bisa kau jelaskan bagaimana bisa bajunya bisa sama persis dengan baju ku? Kau tahu aku memesan ini, dan hanya ada 1 di Korea, arra?! " teriak Naeun.
Kai akhirnya mengingat kejadian saat Krystal berada di standby room. " Pasti.. Krystal yang melakukannya.. " batin Kai sambil mengepalkan tangan.
Member A Pink masih memojokkan Kyungsoo, member EXO masih berusaha membela Kyungsoo. Kai pergi untuk mencari Krystal di tempat parkir mobil. Ternyata mobil Krystal masih berada di sana, Kai segera mendekati mobil itu. Kai mengetuk jendela mobil Krystal,
" Kai? Ada apa? Kau ingin pulang bersama ku? " tanya Krystal tanpa merasa bersalah.
" Keluar! " bentak Kai.
Krystal mengernyitkan dahinya, " Wae? " tanyanya.
" Palli keluar Krystal Jung ! " bentak Kai lagi.
Akhirnya Krystal keluar dari mobilnya, Kai segera menarik tangan Krystal lalu membawanya masuk ke dalam gedung.
Member A Pink masih terus menyalahkan Kyungsoo. Luhan melihat tubuh Kyungsoo bergetar dan menundukkan kepalanya, Kyungsoo menahan air matanya agar tidak turun. Lalu Kai dan Krystal datang, " Kai, kenapa kau mengajak ku ke sini? " Krystal berusaha melepaskan tangannya.
" Lihat apa yang kau perbuat ! " Kai mendorong Krystal agar mendekat kepada Kyungsoo dan member A Pink.
" Naeun-ah, ada apa ini? " tanya Krystal pura-pura tidak mengetahui kejadian itu.
" Yeoja itu, dia telah mencuri baju ku eonnie! " Naeun menatap tajam pada Kyungsoo.
Krystal menoleh ke Kyungsoo, " Omo..! Kyungsoo, benarkah kau mencurinya? " Krystal berpura-pura terkejut mendengarnya.
" Ta-tapi eonnie.. Bu-bukankah kau yang memberikan baju ini padaku? Kau bilang ini adalah ba-" belum sempat Kyungsoo meneruskan kalimatnya, Krystal segera menyela
" Omo..! Jadi, kau menuduh ku yang mencuri baju itu? Aish.. Kau benar-benar yeoja licik Kyungsoo.. Aku tidak menyangka yeoja polos seperti mu berani memfitnah ku.. " . Kyungsoo membelalakan matanya tidak percaya bahwa Krystal tidak membelanya.
" Ya, Kyungsoo.. Jika kau memang ingin baju yang seperti ini, kau tinggal meminta padaku. Aku pasti akan memberi mu tanpa kau mencuri. Atau.. Omo..! Apa kau lebih suka barang curian? Aigoo.. Aku benar-benar tidak menyangka.. " Krystal mulai memojokkan Kyungsoo.
" Krystal Jung..! Hentikan! " teriak Kai dan Luhan hampir bersamaan.
" Wae? Dia memang mencurinya dan kalian tetap membelanya? Aigoo~ Bukan hanya mencuri, kau juga pintar merayu Kyungsoo.. Naeun-ah, sudah relakan saja baju mu itu. Aku akan memberikan mu baju dari boutique ku ".
" Benarkah? Gomawo eonni.. Ya! Kau ambil saja baju itu, dasar.. ! " Naeun membentak Kyungsoo sambil mendorongnya lalu pergi bersama member A Pink yang lain.
Krystal tersenyum evil melihat Kyungsoo yang kini terpojokkan. " Hmm.. Baiklah, aku harus pulang.. " Krystal hendak melangkahkan kakinya namun tangannya ditahan oleh Luhan.
" Kenapa kau tega melakukan ini pada Kyungsoo? " Luhan menatapnya tajam.
Krystal mendekatnya wajahnya pada telinga Luhan lalu berbisik " Ini semua karena mu, oppa.. ".
" Mwo? " Luhan menatap Krystal heran, lalu melepaskan tangan Krystal dan dia pun berjalan keluar. Saat ini member EXO yang lain sedang menenangkan Kyungsoo yang tengah menangis.
" Kyungsoo.. Uljimma.. Kami percaya kau tidak mungkin melakukannya.. " Chanyeol mengusap punggung Kyungsoo lembut.
" Tenanglah.. Uljimma.. Kami tahu pasti Krystal yang melakukannya.. " Chenmencoba menghibur. Member lain pun juga ikut menghibur Kyungsoo yang masih menangis. Luhan pun mendekati Kyungsoo lalu memeluknya " Uljimma.. " katanya pelan, Kyungsoo menangis di dada bidang Luhan dan Luhan mengusap lembut kepala Kyungsoo. Luhan merasa bajunya kini sedikit basah karena air mata Kyungsoo, namun dia tidak mempersalahkannya karena dia tidak tega melihat Kyungsoo menangis. Kai yang melihat Luhan memeluk Kyungsoo segera menarik nya.
" Hyung, kita pulang sekarang " kata Kai pada Suho.
" Baiklah, kajja kita pulang " Suho mengajak member EXO untuk pulang. Luhan hanya menghela nafas karena Kyungsoo lepas dari pelukannya.
Di perjalanan pulang..
Kyungsoo sudah tidak menangis lagi, matanya sembab karena sedari tadi dia menangis. Perlahan mata Kyungsoo tertutup, dia tertidur karena terlalu lelah. Kai menatap Kyungsoo yang ada di sampingnya. " Mianhae.. aku tidak bisa melindungimu.. " kata Kai pelan lalu menggenggam tangan Kyungsoo lembut.
Sementara itu..
Chanyeol meminta Manager menurunkannya di pinggir jalan. Dia bilang ingin mengunjungi temannya. Akhirnya kini Baekhyun berada di sana sendirian. Dia terlihat menunggu seseorang, tak berapa lama terlihat seorang yeoja menghampirinya.
" Oppa.. Kau benar-benar di sini.. Daebak~ " kata yeoja itu.
" Tentu saja.. Bagaimana keadaan mu? Kau selalu pingsan " Chanyeol mengacak-acak rambut yeoja itu.
" Itu karena mu, oppa~ " jawab yeoja itu tersipu malu.
" Kajja.. " Chanyeol mengulurkan tangannya, yeoja itu masih diam ragu-ragu. Chanyeol akhirnya meraih tangan yeoja itu lalu menggenggamnya.
*Flashback on
Baekhyun pingsan setelah mendapatkan kedipan mata dari Chanyeol. Staff pun segera menolongnya dan membawanya ke staff room.
Member EXO selesai performe lalu turun dari stage. Kai mendahului untuk kembali ke standby room. Diam-diam Chanyeol mendekati salah satu staff di sana,
" Maaf.. Apa kau tahu dimana fans yang pingsan tadi? " tanya Chanyeol.
" Oh.. Dia dibawa ke staff room di sana " jawab staff itu.
" Kamsahamnida.. " Chanyeol membungkukkan badan lalu menuju ke staff room. Sampai di sana ternyata Baekhyun sudah siuman, Chanyeol mendekatinya perlahan. Baekhyun membelalakan matanya melihat Chanyeol menghampirinya.
" Op-oppa.. " Baekhyun terlihat gugup.
" Annyeong.. " sapa Chanyeol sambil tersenyum manis dan melambaikan tangannya.
" W-w-wae? " tanya Baekhyun lagi.
" Wae?Aku tidak boleh melihat mu? " Chanyeol balik bertanya.
" A-ani.. Aku senang sekali.. " jawab Baekhyun lalu tertunduk malu.
" Hmm.. Namamu Byun Baekhyun, kan? " tanya Chanyeol yang dijawab anggukan kepala oleh Baekhyun.
" Bisakah.. kita.. hmm.. bertemu lagi nanti.. untuk.. makan malam mungkin? " Chanyeol sedikit gugup.
" K-k-kau.. mengajak ku.. makan malam? Apakah itu berarti.. " jantung Baekhyun kembali berdegup kencang.
" Date maksudmu? Hmm.. Bisa jadi.. " jawab Chanyeol sambil tersenyum.
" Jin-jin-jinjja? Aku-aku.. Aku mauu.. " jawab Baekhyun antusias.
" Aigoo~ neomu kyeopta~ " kata Chanyeol sambil mencubit pipi Baekhyun gemas.
BRUKKK..!
" Ya! Ya! Baekhyun-ssi, ireona.. Ya! Ah-ahjussi, dia pingsan lagi..! "
*Flashback End
Kini van EXO sampai di dorm mereka. Kai melihat Kyungsoo masih tertidur, tangannya juga masih menggenggam tangan Kyungsoo. " Kyungsoo.. Ireona.. Kita sudah sampai dorm " Kai membangunkan Kyungsoo perlahan. Namun Kyungsoo masih belum bangun.
" Gendong saja dia, pasti dia lelah " Suho menyuruh Kai agar menggendongnya.
" M-mwo?! Shirreo! " jawab Kai.
" Kau tidak mau? Baiklah biar aku saja yang menggendongnya " kata Sehun sambil bersiap menggendong Kyungsoo.
" Andwae! Jauhkan tangan mu dari Kyungsoo! Biar aku yang menggendongnya! " bentak Kai lalu mencoba menggendong Kyungsoo ala bridal style.
" Aish.. Berat sekali dia..! Aish.. menyusahkan saja! " gerutu Kai. Luhan melihat Kai menggendong Kyungsoo, entah kenapa dia tidak suka melihat hal itu.
Kai menidurkan Kyungsoo perlahan di ranjang.
" Hosh.. hosh.. Ya! Kau harusnya menurunkan berat badan mu! " nafas Kai masih terengah-engah. Keringatnya bercucuran, karena merasa gerah Kai melepaskan kaos yang dipakainya hingga dia topless sekarang. Lalu Kai duduk di samping Kyungsoo yang tertidur, dipandanginya wajah Kyungsoo.
" Kau terlihat polos saat tidur, yeoja pabbo.. " kata Kai setengah berbisik agar tidak membangunkan Kyungsoo. Perlahan tangannya membelai rambut halus Kyungsoo, Kai mendekatkan wajahnya pada Kyungsoo. Kai tidak bisa menahan lagi untuk tidak mencium Kyungsoo, Kai mencium kening Kyungsoo lembut lalu turun di kedua pipi Kyungsoo.. turun lagi menuju bibir Kyungsoo. Jantung Kai berdegup kencang, perlahan dia mendekatkan bibirnya ke bibir Kyungsoo, matanya terpejam. Kyungsoo merasakan ada nafas yang menerpa wajahnya, pelan-pelan matanya terbuka. Mata Kyungsoo terbelalak ketika melihat Kai berada di depannya dengan jarak yang cukup dekat, Kyungsoo tahu Kai akan menciumnya lagi. Dia pun menutup matanya secara paksa, Kai semakin mengeliminasi jarak antara dirinya dengan Kyungsoo.
" Pabbo.. " kata Kai lalu menjauhkan diri dari Kyungsoo.
" Ya! Jangan pura-pura tidur, kau sudah bangun kan? " Kyungsoo pun membuka matanya, dilihatnya Kai sudah berdiri di sampingnya.
" Wae? Kau mengira aku akan mencium mu? Yeoja pabbo ck.. " Kai mengejek Kyungsoo lalu keluar dari kamar. Kyungsoo masih bingung dengan kejadian barusan.
Kai keluar dari kamar lalu menutup pintunya. Saat pintunya sudah tertutup, Kai menyenderkan badannya di depan pintu. Nafasnya memburu, jantungnya berdegup kencang. " Aish.. Untung saja.. Aku hampir ketahuan.. " kata Kai sambil mengatur nafasnya.
" Ya! Ada apa dengan mu? Kenapa nafasmu seperti orang yang lari marathon?" tanya Sehun yang kebetulan lewat di depan kamar Kai. Chen yang juga bersama Sehun heran yang melihat Kai topless dan keringat Kai bercucuran.
" Kai-yah.. Bukankah Kyungsoo sedang tidur? Dan kau.. melepas baju mu.. keringat mu bercucuran.. dan nafasmu tidak beraturan.. apa kalian.. " Chen menggantungkan kalimatnya lalu melihat Sehun. Mereka bertatapan lalu tersenyum evil
" Ya! Apa yang kalian pikirkan, eoh?! " tanya Kai polos.
" Ternyata kau sudah dewasa.. Aigoo~ " kata Sehun sambil menepuk pundak Kai.
" Apa maksudmu, hyung? " Kai masih tidak mengerti apa yang dimaksud Sehun.
" Sudahlah.. Kami mengerti.. Selamat yaa, kau sudah dewasa sekarang.. " kata Chen lalu mengajak Sehun pergi meninggalkan Kai yang bengong karena belum mengerti maksud mereka.
Di sebuah bar
Krystal sedang meminum vodka di hadapannya, entah sudah berapa gelas yang dia minum. " Kai-yah.. Kenapa kau membela yeoja itu hah?! Dan juga Luhan oppa.. Kenapa kau juga membelanya, eoh?! Apa istimewanya dia?! Dulu.. aku lah yeoja istimewa untuk kalian! Tapi.. kenapa sekarang yeoja itu?! WAE?! WAE?! " teriak Krystal yang membuat semua orang menoleh kepadanya.
" Do Kyungsoo.. Aku akan menyingkirkan mu dari semua member EXO..! Karena.. hiks.. karena mereka adalah MILIK KU! Aku bersumpah akan menyingkirkan mu! " .
Di dorm EXO
Chanyeol baru pulang dari kencannya bersama Baekhyun. " Chanyeol.. Akhirnya kau pulang juga, darimana saja kau? " tanya Chen.
" Sudah ku bilang, aku menemui teman ku di sana.. " jawab Chanyeol.
" Jinjja? " Chen tidak percaya dengan jawaban Chanyeol.
" Wae? Kau tidak percaya? Sudahlah dimana semua? " tanya Chanyeol
" Mereka sedang bersiap-siap untuk bermain TOD. Kajja mereka sudah menunggu mu ! " ajak Chen.
Para member EXO dan Kyungsoo berkumpul di ruangan tengah, mereka duduk melingkar dengan sebuah botol di tengah-tengah mereka. Kyungsoo terpaksa ikut karena ajakan Kris. Kyungsoo duduk di samping kiri Sehun, Luhan yang melihat di samping kanan Kyungsoo tidak ada orang segera duduk di sana. Kai yang sebelumnya duduk di samping Kris dan Suho melihat Luhan duduk di samping Kyungsoo. Dia berdiri dan menyuruh Sehun untuk bergeser.
" Yak! Ada apa dengan mu?! " bentak Sehun yang tidak terima Kai menggeser duduknya.
" Aku ingin duduk di sini " jawab Kai. Sehun baru menyadari kalau yang di sampingnya tadi adalah Kyungsoo, lalu dia melihat Luhan berada di sisi lain Kyungsoo.
" Ah~ Arraseo arraseo.. " kata Sehun lalu menggeser duduknya hingga kini Kyungsoo berada di antara Kai dan Luhan.
" Kalian sudah siap? " tanya Kris sambil memegang botol itu. Semua mengangguk, lalu Kris mulai memutar botol itu. Para member EXO dan Kyungsoo tegang menunggu botol berhenti berputar. Dan akhirnya botol itu berhenti di hadapan Lay.
" Kyaaahahahaha.. Lay hyung kau kena..! " Sehun menertawakan Lay yang saat ini terlihat tegang. Member lain terlihat menghela nafas lega dan mengelus dada.
" Lay, truth or dare? " tanya Kris. Lay bingung memilih apa, dengan mata terpejam dia menjawab
" D-dare.. " ucapnya pasrah.
" Baiklah, kau harus cover dance lagu GEE milik SNSD sunbae dengan gaya yeoja.. Harus mirip.. " perintah Suho.
" M-mwo? " Lay mulai gugup.
" Kajja, Lay ge kau pasti bisa.. Palli ireona " Tao menarik lengan Lay agar segera berdiri. Dengan gugup Lay berdiri dan mulai menarikan lagu Gee. Lay menari dengan gerakan lucu, karena dia tidak sepenuhnya hafal dengan gerakan dance milik SNSD.
" Aigoo~ Kyeopta~ " puji semua member. Lay duduk kembali setelah menyelesaikan tantangan dari Suho. Kris kembali memutar botol di hadapannya. Suasana tegang kembali menyelimuti mereka, botol pun berhenti di hadapan Kai.
" Hahaha.. Ya! Rambut aneh sekarang giliran mu, rasakan kau! " Kyungsoo menepuk-nepuk tangannya karena Kai yang mendapat giliran.
" Kai, truth or dare? " tanya Kris. Kai memandang Kyungsoo sekilas,
" Truth " jawabnya tegas.
" Omo.. Kau berani sekali.. Daebak.. " Kyungsoo mengacungkan jempolnya di hadapan Kai.
" Aku akan menanyakan kebenaran padamu " kata Luhan tiba-tiba.
" Aish.. " gerutu Kai.
" Kau.. Kim Jongin.. Siapa yeoja yang benar-benar kau cintai saat ini? Dulu kau sangat menyukai Krystal bukan? Lalu entah apa yang kau pikirkan, tiba-tiba kau menjadikan Kyungsoo sebagai kekasih mu.. Kai.. siapa sebenarnya yeoja yang kau cintai? " tanya Luhan memandang tajam pada mata Kai. Kyungsoo yang tadinya menyimak pertanyaan Luhan, menoleh ke Kai.
Kyungsoo berharap jawaban Kai adalah dirinya, namun seketika Kyungsoo sadar bahwa dia tidak pantas berharap seperti itu. Dia hanya pura-pura menjadi yeoja chingu Kai. Kyungsoo menutup telinganya, dia tidak mau mendengar jawaban dari Kai, namun Luhan menurunkan tangan Kyungsoo yang menutupi telinganya. Luhan memandang Kyungsoo penuh arti. Kai terus memandangi Kyungsoo, jujur Kai masih sayang pada Krystal namun akhir-akhir ini Kyungsoo telah menyita perhatiannya. Jantung Kai berdegup kencang setiap berada di dekat Kyungsoo, dia selalu khawatir pada Kyungsoo, dia tidak suka orang lain menyentuh Kyungsoo.
" Hmm.. Tentu saja yeoja yang ku sayangi saat ini adalah.. " entah mengapa jantung Kyungsoo tiba-tiba berdegup kencang.
" Yeoja yang berada di samping ku saat ini, Do Kyungsoo " jawab Kai tulus. Kyungsoo yang mendengar itu seketika menatap Kai tidak percaya.
" Mungkinkah.. Ah.. Kyungsoo sadar, tentu saja jawabannya pasti nama mu karena kau pura-pura menjadi yeoja chingu Kai, dia pasti tidak mau semua member curiga padanya. Krystal eonni lah yeoja yang paling dicintai Kai.. " batin Kyungsoo.
Luhan menyunggingkan senyumannya tidak percaya dengan jawaban Kai. " Baiklah kita teruskan game ini " kata Kris sambil memutar botol kembali. Kali ini ternyata giliran Luhan.
" Luhan-ah.. truth or dare? " tanya Kris.
" Dare " jawab Luhan cepat.
" Kali ini aku yang akan memberi tantangan padamu hyung " kata Chen menyunggingkan bibirnya.
" Cium seseorang yang selalu ada dalam mimpimu setiap malam, hyung.. " tantang Chen.
" M-mwo? " Luhan terkejut mendengar tantangan Chen.
" Kajja hyung, bukankah kau ssang namja? " kata Chanyeol tersenyum evil.
" Ta-tapi.. Kenapa harus menciumnya? " Luhan gugup.
" Itu namanya tantangan hyung, ssang namja selalu menyukai tantangan bukan? " Chanyeol semakin membuat Luhan gugup. Luhan memejamkan matanya lalu menghela nafas
" Baiklah.. ". Semua menunggu Luhan, mereka penasaran Luhan akan mencium siapa. Tiba-tiba..
CHU~..
Semua member EXO membelalakan matanya terkejut. Mereka tidak percaya dengan apa yang dilakukan Luhan. Ternyata Luhan mencium pipi..
KYUNGSOO?!
Kyungsoo merasakan wajahnya begitu panas saat ini. Dirasakannya bibir lembut Luhan menyentuh pipinya. Perlahan Luhan melepaskan ciumannya. Kyungsoo menngusap pipinya yang dicium tadi. Luhan tersenyum malu, wajahnya memerah sekarang. Kai mengepalkan tangannya menahan amarahnya pada Luhan.
" Daebak.. Jadi selama ini kau memimpikan Kyungsoo?!" kata Chen.
" Begitulah.. " jawab Luhan tersipu malu. Kyungsoo memandangi Luhan dan ikut tersipu malu. Kai heran melihat Kyungsoo yang tersenyum dan salah tingkah setelah mendengar jawaban Luhan.
" Aku rasa sebentar lagi akan ada perang dunia ketiga " bisik Chanyeol pada Chen.
Game TOD pun selesai, Kai duduk di balkon dormnya bersama dengan Kyungsoo. Mereka sedang menikmati keindahan bintang di langit malam itu.
" Hwaaa~ Yeppeonda~ " ucap Kyungsoo sambil melihat bintang.
" Ck.. Apa yang indah? Itu hanya batu jelek yang terkena sinar matahari " Kai mengejek Kyungsoo.
" Aish.. Kau benar-benar tidak punya sisi romantis oppa.. " .
" Mworago? Romantis? Aish.. Aku bukan tipe namja seperti itu, aku lebih realistis " jawab Kai membela diri, Kyungsoo tertawa mendengar jawaban Kai yang dinilai sok dewasa itu.
" Hahahaha.. Ekspresi mu sungguh tidak cocok dengan wajahmu, oppa.. Hahahaha "
PLETAK..!
Sebuah jitakan manis mendarat di kepala Kyungsoo. " Ya! Appo..! " Kyungsoo memegangi kepalanya yang sakit. Kai tersenyum senang melihat Kyungsoo kesakitan.
" Kau benar-benar kasar terhadap yeoja! Tidak seperti Luhan oppa.. " kata Kyungsoo.
PLETAK..!
Kai menjitak kepala Kyungsoo lagi lumayan keras. " Ya! Michyeoseo?! " teriak Kyungsoo,
" Jangan samakan aku dengan dia! " bentak Kai.
" Yak! Wae tadi kau diam saja saat Luhan hyung mencium pipi mu,eoh? Bukankah kau adalah yeoja chingu ku?! Seharusnya kau menolaknya atau setidaknya menghindar saat dia mencium mu! Yeoja chingu macam apa kau ini?! " bentak Kai lagi.
" Yak! bukankah kita hanya berpura-pura menjadi sepasang kekasih? Kenapa kau marah-marah seperti itu? " tanya Kyungsoo heran melihat Kai yang marah-marah. Seketika Kai menjadi salah tingkah dengan pertanyaan Kyungsoo.
" Oh? Me-memang benar kita hanya berpura-pura.. Tapi.. Yak! Bukankah tadi member yang lain juga berada di sana melihat mu dicium?! Seharusnya kau bisa menjaga diri! Bagaimana kalau mereka curiga? Eoh? Kau mau mereka mengusirku dan mengeluarkan ku dari EXO?! " Kai membela diri.
Kyungsoo tersenyum mendengar jawaban Kai yang lucu, " Oppa.. Apakah kau.. Cemburu? " tanya Kyungsoo jahil.
" M-mwo?! Cemburu?.. A-ani.. W-wae aku harus cemburu?! Aish.. ! " teriak Kai salah tingkah. Sebenarnya Kai memang sedikit cemburu namun dia malu untuk mengakuinya.
Ddrrtt.. Ddrrttt.. Ponsel Kai bergetar, ada telepon masuk.
Ji Mi calling…
Kai diam sebentar lalu akhirnya dia mengangkat telepon itu.
" Eoh.. Krystal.. " jawab Kai, mendengar nama Krystal, Kyungsoo seketika menoleh kepada Kai.
" Kai.. Eodie? " tanya Krystal yang ternyata masih berada di club malam.
" Di dorm.. Wae? Kau sakit? Suara mu serak " jawab Kai sedikit khawatir.
" Aku.. aku tidak sanggup lagi Kai.. Hiks.. Tidak ada seorang pun yang mempedulikan ku.. " Krystal akhirnya menangis.
" Yak! Dimana kau sekarang? " Kai khawatir mendengar jawaban Krystal, Kai takut Krystal akan berbuat hal yang nekat. Kyungsoo melihat kekhawatiran di wajah Kai, entah kenapa dia merasa sedikit tidak suka.
" Sudahlah.. Kau tidak perlu tahu aku dimana.. Aku sudah membuat keributan tadi siang.. Aku.. Aku.. Aku memang yeoja kejam.. Hiks.. " Krystal mulai menangis tersedu-sedu.
" Yak! Beritahu aku kau dimana, aku akan menjemputmu sekarang..! Jangan kemana-mana! Hitung sampai 100, arra? " perintah Kai lalu menutup teleponnya dan pergi meninggalkan Kyungsoo sendirian.
" Kai, eodi- " belum selesai Kyungsoo meneruskan kalimatnya, Kai sudah meninggalkannya.
" Jangan pergi, Kai.. Jebal.. " kata Kyungsoo lirih.
Kai keluar dari dorm dan segera mengendarai mobil pribadinya. Krystal sudah mengirim pesan, memberitahu alamat club malam tempat Krystal berada sekarang. Dengan kecepatan tinggi Kai melajukan mobilnya agar cepat sampai. Sesampainya di sana, Kai masuk dan mencari Krystal. Setelah mencari akhirnya dia menemukan Krystal sedang menangis di tempat bartender.
" Krystal.. Kenapa kau seperti ini?! " kata Kai sambil melepas jaketnya lalu menutupi badan Krystal.
" Kai.. Kau di sini? " tanya Krystal.
" Kajja kita pulang.. " Kai membantu Krystal untuk berdiri lalu memapahnya berjalan keluar dari club malam. Kai membantu Krystal masuk ke dalam mobilnya, Kai pun masuk mobil lalu melajukan mobilnya menuju apartemen Krystal.
Sampai di apartemen Krystal, Kai memapah Krystal untuk sampai di kamarnya. Kai menidurkan Krystal di ranjang kamar Krystal pelan-pelan. Kai melepas sepatu Krystal dan menyelimuti Krystal. Kai duduk di samping Krystal, dibelainya wajah Krystal lembut.
" Krystal.. Ada apa dengan mu? Kenapa kau seperti ini? " tanya Kai pelan. Kai hendak berdiri keluar dari kamar Krystal, namun tangannya ditahan oleh Krystal.
" Kai.. Jebal.. Temani aku malam ini.. " ucap Krystal lirih lalu meneteskan air matanya. Kai awalnya ragu, tapi melihat keadaan Krystal dia tidak tega.
" Baiklah..Aku akan menemani mu..Tidurlah.. Uljimma, eoh? " Kai duduk kembali di samping Krystal, lalu tangan kanannya menggenggam tangan Krystal dan tangan kirinya menghapus air mata Krystal.
Kyungsoo masih berada di balkon dorm EXO. Tatapannya kosong, pikirannya tertuju pada Kai yang saat ini menemui Krystal. Perlahan air mata Kyungsoo menetes " Kai pabbo.. " Kyungsoo menghapus air mata yang mengalir di pipinya.
" Kyungsoo.. Sedang apa kau di sini? " tanya Luhan yang tiba-tiba muncul di belakangnya.
" Op-oppa.. Kau mengagetkan ku.. " Kyungsoo mengelus dadanya. Luhan melihat mata Kyungsoo yang sembab,
" Kau menangis? " tanya Luhan.
" Ne? A-ani.. Hanya ada debu masuk ke dalam mata ku tadi, hehehe.. Oppa belum tidur? ".
" Eobsseo.. Besok tidak ada jadwal.. Boleh aku menemani mu? " tanya Luhan lalu duduk di samping Kyungsoo.
" Tentu saja.. " jawab Kyungsoo pelan. Suasana hening kembali terjadi, Kyungsoo dan Luhan sibuk dengan pikiran masing-masing. Luhan melihat Kyungsoo yang sedari tadi sibuk melihat ke ponselnya seperti menunggu seseorang menghubunginya.
" Kyungsoo.. Wae? Kau tampak bingung.. Kemana Kai? " tanya Luhan.
Kyungsoo meletakkan ponselnya di meja, " Ah..Aku menunggu balasan pesan dari eomma.. Hmm.. Kai sepertinya pergi menemui Krystal eonnie.. " jawab Kyungsoo lalu menundukkan kepalanya.
" Benar kau menunggu pesan dari eomma mu? Bukan dari Kai? " tanya Luhan lagi.
" A-ani.. Untuk apa aku menunggu pesan dari Kai oppa? Hahahaha.. " Kyungsoo memaksakan senyumannya, Luhan mengerti hal itu.
" Benarkah? Hmm.. Kyungsoo, besok aku ingin pergi ke Namsan Tower.. Maukah kau menemani ku? Aku ingin ke sana sekali lagi.. Maukah? " .
" Besok? Tentu saja oppa.. Aku akan menemani mu ke sana.. " jawab Kyungsoo.
" Gomawo.. Baiklah, aku masuk dulu. Kau tidak ikut masuk? Di luar sangat dingin, kau bisa sakit.. " ajak Luhan.
" Ani oppa.. Aku ingin di sini sebentar lagi. Oppa masuklah dulu.. " jawab Kyungsoo.
" Baiklah.. Jangan tidur terlalu malam.. " kata Luhan yang dijawab anggukan oleh Kyungsoo. Luhan pun masuk ke dalam meninggalkan Kyungsoo.
" Kenapa Kai lama sekali? " gumam Kyungsoo. Dia mengambil ponselnya.
To : Kai oppa
Oppa.. Eodie? Kenapa belum pulang? Aku menunggu mu..
Kyungsoo selesai mengetik pesan pada Kai, namun dia ragu-ragu untuk mengirimkannya. Akhirnya setelah menarik nafas panjang dia pun mengirimkan pesan itu.
" Omo..! Terkirim, eotteokkae? Aish..Pabbo! Dia pasti berpikiran kalau aku menunggunya.. Aish pabbo! " Kyungsoo bingung sendiri setelah mengirim pesan itu. Dia memukuli kepalanya lalu menaruh ponselnya di meja. Sesekali dia melirik ponselnya menunggu balasan dari Kai. " Dia tidak mungkin membalasnya.. " kata Kyungsoo lirih. Tiba-tiba..
Ddrrttt ddrttt.. ponselnya bergetar. Pelan-pelan Yura mengambil ponselnya. Dia menutup sebelah matanya.
From : Kai oppa
Aku tidak pulang.. Jangan menunggu ku.
Membaca pesan dari Kai membuat Kyungsoo merasa sakit. " Dia tidak pulang? Dan bersama Krystal eonnie? " sebenarnya Kyungsoo kecewa dengan sikap Kai.
" Oppa.. Pulanglah.. Jebal.. " air mata Kyungsoo kembali menetes. Tanpa diketahui Kyungsoo, Luhan memperhatikannya dari dalam. Luhan tidak tega melihat Kyungsoo kembali menangis. Dia pun menghampiri Kyungsoo perlahan tanpa diketahui Kyungsoo.
" Kyungsoo.. " panggilnya.
Kyungsoo terkejut mendengar suara Luhan di belakangnya, dia segera menghapus air matanya dan berbalik menghadap Luhan.
" Oppa.. Bukankah kau tadi sudah masuk? " tanya Kyungsoo. Tanpa menjawab pertanyaan Kyungsoo, Luhan menarik tubuh Kyungsoo lalu memeluknya.
" Op-oppa.. Wae kau memeluk ku? " tanya Kyungsoo sambil berusaha melepaskan pelukan Luhan.
" Aku tahu kau menangis karena Kai menemui Krystal kan? Menangislah di pelukan ku.. Lepaskan semua yang mengganjal di hati mu.. " kata Luhan sambil mempererat pelukannya. Awalnya Kyungsoo memang berusaha melepaskan pelukan itu, namun air matanya tidak kuasa dia tahan karena mengingat Kai lagi. Kyungsoo menangis sejadi-jadinya dalam pelukan Luhan, perlahan tangan Luhan mengusap rambut Kyungsoo dengan lembut.
" Kai.. Aku tidak akan membiarkan Kyungsoo menangis lagi karena mu.. Aku akan merebutnya darimu.. " kata Luhan dalam hati.
Sementara itu..
" Chagiya~ Kau sedang apa? " tanya Chanyeol di dalam kamar.
" Aku sedang memikirkan mu, oppa~ " jawab seorang yeoja di seberang sana.
" Benarkah? Entah kenapa aku merindukan mu saat ini.. " kata Chanyeol yang membuat yeoja di seberang sana tersipu malu.
" Jinjja?! Oppa~ Aku benar-benar tidak percaya kau mengatakan itu padaku~ " jawab yeoja itu. Saat ini Chanyeol tengah menelepon seseorang yang saat ini sudah menjadi yeoja chingu nya. Yeoja itu tidak lain adalah Baekhyun. Semenjak bertemu dengan Baekhyun di fansign di daerah Gangnam, Chanyeol selalu memperhatikan Baekhyun. Menurut Chanyeol, Baekhyun adalah yeoja yang unik meskipun Baekhyun sering pingsan.
" Oppa.. Aku selalu iri padamu.. " kata Baekhyun.
" Iri? Wae? " tanya Chanyeol heran.
" Kau sangat tinggi... Dan..Wajahmu.. neomu kyeopta~ Bahkan aku kalah darimu.. "jawab Baekhyun merajuk.
Chanyeol tertawa mendengar Baekhyun.
" Yak! Chagi~ Apa kau ingin menukarnya dengan ku? Aku menyukai mu apa adanya~ " kata Chanyeol.
BRUKK!
" Chagi? Ya! Chagi? Yobeoseyo? Baek? Baekhyun! " Chanyeol tidak menyadari kalau Baekhyun telah pingsan kembali.
" Chagi? Baekhyun? " tanya Chen di balik pintu kamar Chanyeol. Tanpa Chanyeol sadari Chen mendengarkan percakapan antara Chanyeol dan Baekhyun. Chen menyunggingkan bibirnya, dia merencanakan sesuatu.
BRAKK..!
Pintu terbuka yang membuat Chanyeol terkejut " Aaarrghh!" Chanyeol berteriak karena terkejut melihat Chen tiba-tiba muncul dari balik pintu.
" Aha-aha-aha.. Kau ketahuan sekarang! " kata Chen sambil menunjuk-nunjuk Chanyeol.
" Mworago? " tanya Chanyeol tidak mengerti.
" Chagiya~ Baekhyun~ Aku merindukan mu~ " kata Chen menirukan Chanyeol.
" Y-ya! Ya! Ka-kau menguping?! Eoh?! Aish! " Chanyeol berusaha menutup mulut Chen.
" Akan ku beritahukan pada Suho hyung.. SUHO Hy-" Chanyeol kembali menutup mulut Chen.
" Yak! Diamlah.. ! Aish! ". Chen melepaskan tangan Baekhyun dari mulutnya.
" Baiklah.. Kalau kau ingin rahasia mu ini tidak terbongkar.. Kau harus menuruti semua permintaan ku, eottae? " Chen membuat perjanjian dengan Chanyeol.
" Mwo? Shirreo! " Chanyeol menolak.
" Kau tidak setuju? Baiklah.. SUHO hy-" Chanyeol menjitak kepala Baekhyun.
" Yak! Appo! " Chen memegangi kepalanya.
"Baiklah.. Aku menyetujuinya.. Tapi kau benar-benar harus menjaga rahasia ini, arra? ".
" Arra.. Yuhuu.. Baiklah, aku lapar buatkan aku ramyeon " Chen mulai menyuruh Chanyeol.
" Mwo? ".
" Kau tidak mau? " tanya Chen bersiap memanggil Suho lagi.
" Arra arra.. Tunggu di sini, akan aku buatkan kau ramyeon " kata Chanyeol lalu keluar kamar.
TBC
Ane update ASAP yee, kkkkk~ takut buat readers penasaran trus gak bisa tidur gara2 kepikiran. Kkkkk~
Makasih yang udah mau komen, kalo ada salah silahkan dikoreksi yeeee. Itu ada nama Yura dan Yong Ae karena cast sebelumnya adalah mereka. Tapi ane ganti GS sekarang makanya jadi Kyungsoo ma Baekhyun.
Kalo ep ep nya ngebosenin ato alurnya ribet tlong dikoreksi juga yeeeeee, jangan jadi hantu yeee.. I can see you~~~~~~~~~~
NB : Ane fanboy jadi pan cowok yee, kemarin ada yang PM manggil mbak, hadeeeeee
