WARNING TYPO!
HAPPY READING~~~~
Kai menatap mata Kyungsoo " Aku menyukaimu, Do Kyungsoo. Aku benar-benar menyukaimu.. " ucapnya pelan yang sukses membuat Kyungsoo kembali membelalakan matanya.
Kai mendekatkan wajahnya pada Kyungsoo, " Oppa.. Hentikan.. " Kyungsoo mencoba mendorong tubuh Kai agar menjauh.
Namun Kai tetap mengeratkan pegangannya pada tubuh Kyungsoo.
" Hiks.. Oppa.. Jebal.. Lepask- " belum selesai Kyungsoo meneruskan kalimatnya, bibir Kai sukses menyentuh bibir Kyungsoo. Tangan Kai menahan tengkuk Kyungsoo agar semakin memperdalam ciumannya, Kyungsoo menangis dan tangannya memukul dada Kai agar melepaskannya. Kai tetap mencium bibir Kyungsoo dengan kasar, akhirnya Kyungsoo berhasil mendorong tubuh Kai. Kyungsoo terduduk dan akhirnya menangis.
" Kyu-Kyungsoo.. Mi-mianhae.. " Kai sadar kelakuannya telah membuat Kyungsoo menangis. Dia merasa bersalah karena telah kasar pada Kyungsoo. Kai duduk di hadapan Kyungsoo, dia mengangkat dagu Kyungsoo dan menghapus air mata Kyungsoo. " Mianhae.. Jeongmal mianhae.. " kata Kai lirih lalu menarik Kyungsoo ke dalam pelukannya. Kyungsoo segera mendorong tubuh Kai agar menjauh darinya
PLAK!
Satu tamparan mendarat di pipi Kai, " Kau memang gila Kim Jongin! " teriak Kyungsoo lalu kelu ar
Di luar dorm
Luhan masih berdiri di depan dorm EXO. Dia merasa lega karena telah menyatakan perasaannya pada Kyungsoo. " Oppa? " panggil seseorang. Luhan mencari sumber suara, ternyata yang memanggilnya adalah Krystal.
" Krystal? ".
" Kenapa kau di sini? " tanya Krystal mendekati Luhan.
" Ani.. Kau.. Kenapa ke sini?"
" Tentu saja untuk bertemu dengan mu, oppa.. " jawab Krystal manja.
" Geurrae? Baiklah aku masuk dulu " kata Luhan. Tiba-tiba Krystal memeluk Luhan dari belakang.
" Oppa.. Saranghae.. " ucapnya.
" Krystal.. Hentikan.. " Luhan berusaha melepaskan pelukan Krystal.
" Shirreo! Aku ingin memeluk mu sebentar saja.. Aku.. Aku kesepian, oppa.. Tidak ada yang mempedulikan ku.. " rengek Krystal.
" Benarkah? Bukankah Kai menginap di apartemen mu semalam? " tanya Luhan.
Krystal melepaskan pelukannya, " Kau mengetahuinya? Kau cemburu? " tanya Krystal senang. Luhan menggelengkan kepalanya dan tersenyum
" Ani.. Aku senang akhirnya kau membuka hatimu pada Kai. Dengan begitu, aku bisa mendekati Kyungsoo tanpa ada halangan " jawab Luhan.
" M-mwo? Apa maksudmu? " tanya Krystal.
" Aku menyukai Kyungsoo dan aku sudah menyatakan perasaan ku padanya " jawab Luhan beranjak masuk ke dalam dorm, namun tangan Krystal menahannya.
" Mwo?! Kau menyatakan perasaan mu pada Kyungsoo?! Michyeosseo?! " bentak Krystal.
" Eoh.. Aku memang sudah gila. Dan Kyungsoo yang membuat ku gila " Luhan melepaskan tangan Krystal lalu masuk ke dalam dorm.
Belum sempat Luhan masuk ke dalam, dia bertabrakan dengan Kyungsoo yang tengah berlari sambil menangis.
" Kyungsoo? Ada apa dengan mu ?" tanya Luhan memegangi pundak Kyungsoo.
" Aku ingin pulang saja, oppa " jawab Kyungsoo sambil terus menangis.
" Kau sakit ? baiklah aku akan mengantarmu " Luhan memeluk pundak Kyungsoo dan menuntunnya keluar dari dorm menuju ke tempat parkir.
Tidak jauh dari sana, Krystal terus memperhatikan tingkah mereka berdua di dalam mobilnya.
" Do Kyungsoo.. Kau sudah keterlaluan..! Aku akan menyingkirkan mu dari Luhan oppa dan Kai..! " gumam Krystal dan.
Sementara itu di dorm EXO
" Chanyeol.. Bawakan minum untuk ku " perintah Chen pada Chanyeol yang tengah menonton TV.
" Mwo?! Ambil saja sendiri! " jawab Chanyeol. Chen menyeringai
" Oh.. Jadi kau lupa dengan perjanjian kita? Eoh? " tanya Chen.
Chanyeol pun terlihat ketakutan kalau Chen akan memberitahukan pada Suho kalau dia telah berpacaran dengan Baekhyun.
" Aish.. Arra arra.. " Chanyeol beranjak dari duduknya dan mengambilkan minum pada Baekhyun.
Sehun yang melihatnya heran melihat Chanyeol yang patuh pada Chen.
" Yak! Ada dengan Chanyeol hyung? " tanya Sehun.
" Wae? " Chen balik bertanya.
" Tidak biasanya dia mematuhi perintah mu, hyung " kata Sehun. Chen hanya menyunggingkan senyumannya.
" Ini.. " kata Chanyeol sambil menyodorkan minuman pada Chen.
" Gomawo.. Nah sekarang pijat pundak ku " kata Chen sambil menepuk pundaknya.
Chanyeol hanya pasrah mematuhi perintah Chen.
" Daebak.. " kata Sehun.
Tiba-tiba ponsel Chanyeol yang berada dikursi bergetar, Chanyeol tidak menyadari hal itu. Sehun pun diam-diam mengambil ponsel Chanyeol, ada pesan masuk. Sehun membukanya
From : Baekhyun
Chagiya~ Bogo sippeo
Sehun membelalakan matanya membaca pesan itu. " Chagiya? " gumamnya. " Yak! Chanyeol hyung, siapa itu Baekhyun? "tanya Sehun.
Chanyeol yang memijat pundak Chen dengan malas menjawab " Yeoja chingu ku.. " tak lama kemudia Chanyeol menutup mulutnya sendiri.
" Yeo-yeoja chingu? " tanya Sehun lagi.
" Pabbo.. Aku keceplosan.. " batin Chanyeol.
" Yeoja chingu? Siapa yang punya yeoja chingu? " tanya Suho yang tiba-tiba muncul. Chanyeol menatap horror pada Suho, lalu menatap Chen dengan tatapan -apa-yang-harus-ku lakukan-.
" Nugu? Kenapa tidak ada yang menjawab? " tanya Suho lagi.
Chen dan Sehun langsung menunjuk Chanyeol secara bersamaan. Suho menatap tajam pada Chanyeol meminta penjelasan, " Eotteokkae? " kata Chanyeol lirih.
Luhan mengendarai mobilnya untuk mengantarkan Kyungsoo pulang. Sesekali dia melirik Kyungsoo yang duduk di sebelahnya. Luhan terlihat khawatir melihat keadaan Kyungsoo, dia bertanya-tanya apa yang sebenarnya Kai lakukan pada Kyungsoo.
Tak lama mobil Luhan pun sampai di depan rumah Kyungsoo. Luhan turun dari mobilnya lalu membukakan pintu untuk Kyungsoo.
" Terima kasih, oppa " kata Kyungsoo pelan.
" Tidak usah berterima kasih.. Baiklah aku akan kembali ke dorm. Kau istirahat saja " Luhan menyuruh Kyungsoo untuk segera masuk ke dalam.
" Jangan pulang! " teriak seseorang tiba-tiba. Kyungsoo dan Luhan menoleh secara bersamaan.
" Appa ?" Kyungsoo gugup melihat Appanya sudah berada di depan pintu rumah.
Appa Kyungsoo terlihat tidak senang karena Kyungsoo bersama dengan namja lagi.
" Suruh dia masuk, Kyungsoo! " bentak Appa lalu masuk ke dalam.
Kyungsoo merasa tidak enak dengan Luhan, Appa nya pasti akan melakukan sesuatu yang membuatnya malu lagi.
" Oppa, sebaiknya kau pulang saja. Besok kalian ada jadwal kan? " Kyungsoo membujuk Luhan agar pulang ke dorm.
" Tapi Appa mu menyuruh ku untuk masuk kan? " Luhan bertanya tanpa tahu maksud Kyungsoo.
" Jangan mendengarkan Appa ku, dia pasti akan melakukan sesuatu yang membuat mu tidak bisa tidur " jawab Kyungsoo serius yang malah membuat Luhan tertawa.
" Hahahaha, benarkah? Kalau begitu aku akan masuk saja " jawab Luhan sambil meninggalkan Kyungsoo.
" O-Oppa jangan masuk..! " Kyungsoo mengikuti Luhan untuk masuk ke dalam rumahnya.
Di sebuah club malam
Krystal meneguk minuman yang ada di hadapannya, dia sudah mabuk berat sekarang. 2 orang namja datang mendekat dan duduk di samping Krystal.
" Ada apa kau memanggil kami? " tanya salah satu namja yang diketahui bernama Donghae.
" Kalian sudah datang? Ada pekerjaan yang harus kau lakukan " jawab Krystal. " Tapi.. Kau tahu kan.. Tidak semudah itu agar kami menyetujui pekerjaan itu " kata namja satu lagi yang bernama Eunhyuk.
Krystal mengeluarkan sejumlah uang dari dalam tasnya,
" Tenang saja.. Aku sudah menyiapkan semuanya.. " jawab Krystal.
Donghae mengambil cek itu dari tangan Krystal, " Lalu siapa targetnya? " tanya Donghae.
Krystal mengeluarkan sebuah foto dari dalam tasnya, foto seorang yeoja. " Namanya adalah Kyungsoo " kata Krystal sambil tersenyum evil.
Donghae dan Eunhyuk menatap foto itu " Cantik juga.. Kau ingin kami melakukan apa yeoja ini? " tanya Donghae.
" Singkirkan dia, kalau bisa buat dia menghilang dari dunia ini " jawab Krystal.
Donghae dan Eunhyuk tersenyum licik mendengar jawaban Krystal. " Kau yeoja yang berbahaya Krystal. Serahkan semua pada kami, semua akan beres " kata Eunhyuk.
Di Dorm EXO
Kai keluar dari kamar setelah menenangkan hatinya, dia ingin menyusul Kyungsoo yang keluar dari dorm tadi. Saat dia membuka pintu kamar, semua member menatap ke arahnya. Chanyeol sedikit mendesah lega karena Suho belum menginterogasinya.
" Wae?" tanya Kai bingung.
" Kau mau keluar? " Suho balik bertanya.
" Eoh.. Ada apa dengan Chanyeol hyung? Kenapa dia berlutut di hadapan mu? " tanya Kai pada Suho.
" Dia sudah mempunyai yeo- " belum sempat Suho menyelesaikan kalimatnya, Chanyeol segera berdiri dan membekap mulut Suho.
" Kai, kau akan menyusul Kyungsoo kan? Cepatlah sebelum Kyungsoo jauh " kata Chanyeol sambil berusaha menutup mulut Suho.
Kai yang masih bingung pun menyetujui perkataan Chanyeol agar segera menyusul Kyungsoo dan meminta maaf.
TBC
Hei readers, maaf yee chapter ini dikiiiiiittttt banget. Ane lagi banyak tugas selain itu lagi ada event yang harus ane persiapin. Ane sempet2in nerusin ni ep ep biar readers ga pada nunggu. Ane janji dah setelah event ane bakalan panjangin lagi ni ep ep. Jangan lupa repiew yaaa? Yang ngerepiew kok dikit amat, ane tau lho yang jadi hantu siape. Ane jadi males nerusin kalo yang lain Cuma baca doing tanpa ngasih jejak, kasih kritik kek.
Yang mau kenalan bisa PM ane, ntar ane kasih nick IG ane, eh iye satu lagi biar ga ada yang nanya2 lagi, ANE COWOK PEMIRSA! Udeh ye jangan tanya lagi, bye~~~~~
