A.N. : makasih ya buat yang udah baca dan review

Pairing :-Sasunaru

-Nejinaru

-Sainaru

-Gaanaru

-Sasusaku & sasuhina(slight)

AUTHOR'S POV

Saat mereka sampai di rumah naruto,

naruto bisa melihat bahwa ino sangat terkejut. Rumah naruto memang sangat sederhana, namun terlihat begitu rapih.

"ah, gommen…. Rumahku kecil banget ya ? hehe…" naruto berbicara pada ino. Sementara yang di ajak bicara masih diam seribu bahasa.

"ino-chan" panggil naruto. Ino masih diam….

"ino –chan !" teriak naruto. "eh ! ada apa naruto ?" ino baru sadar bahwa sedari tadi naruto memanggilnya

"huh! Di panggilin dari tadi gak nyaut-nyaut !" kata naruto sambil pura-pura ngambek.

"ahahaha gommenne naruto." Jawab ino sambil tertawa.

"ino-chan, mau mampir sebentar ?" tawar naruto.

"apa tidak merepotkan ?" Tanya ino.

"tidak kok…"jawab naruto.

"baiklah,aku mampir sebentar deh, hehe" jawab ino.

"TADAIMA~" teriak naruto.

"eh, naruto, kau sudah pulang ya" tiba-tiba datanglah seorang perempuan cantik berambut merah.

"permisi tante " kata ino sopan. "eeeeh ? kau pasti temannya naruto ya ? silahkan masuk" sambut perempuan itu.

"ano… okaasan, ini ino. Teman baru ku." Kata naruto pada ibunya, saat di dalam rumah.

"ah, ino-chan maaf ya jika naru merepotkanmu" kata ibunya naruto pada ino.

"ahahahaha naruto tak merepotkanku kok" sahut ino pada ibu naruto.

"oh iya ! ino-chan kau mau minum apa ?" tawar naruto pada ino.

"tak usah repot-repot kok. Aku bawa air sendiri" tolak ino dengan halus.

"ah iya! Aku harus memasak untuk makan malam !" teriak kushina yang baru ingat bahwa dia harus memasak untuk makan malam. Lalu kushina pun lari ke dapur. Saat itu juga, terdengar suara tak menyenangkan yang sdah pasti berasal dari dapur dikarenakan ulah kushina.

"ino-chan, kau makan malam di sini saja ya" tawar naruto. "eh? Baiklah.. maaf merepotkan" sahut ino. "ah tidak kok"jawab naruto.

Sambil menunggu kushina memasak makan malam, mereka berdua mengobrol sebentar.

Tanpa mereka sadari, langit sudah menjadi gelap. Setelah selesai makan di rumah naruto, ino pamit sebentar lalu langsung pulang.

NARUTO'S POV

Setelah ino-chan pulang, kami langsung ,masuk ke dalam rumah. Saat di dalam rumah, tiba-tiba ibu langsung menghunjaniku dengan bermacam-macam gak masuk akal sama sekali. Seperti "naruuuu ! sejak kapan kau dekat sama dia !" "sudah berapa lama kalian bersama !" "kapan kau akan me mphhh !" aku langsung menutup mulut ibu sebelum ibu mengatakan hal yang lebih aneh lagi. "ibu, aku dan dia itu, hanya berteman. dan lagipula, kami baru saling kenal, hari ini" jelasku pada ibuku.

"yah, siapa tau…" sambung ibuku. "huh ! ya sudah ! aku ingin tidur !" jawabku kesal sambil mengembungkan pipiku. "eeeeeh ! naruto ! kau belum mandi 'kan ? masa langsung tidur !" kata ibuku sambil menarik tanganku ke kamar mandi "eh iya…. Ya udah aku mandi dulu" jawabku.

Selesai mandi, tadinya aku mau langsung tidur. Tapi aku mengurungkan niatku.

Aku lebih memilih untuk belajar saja. Aku tak ingin prestasiku menurun.

Jika prestasiku menurun, berarti aku mengecewakan orang tuaku.

Ayahku bekerja sampai malam hanya untuk membiayai kehidupanku dan ibuku. Dia ingin aku menjadi orang yang berhasil… aku tak mungkin mengancurkan harapannya 'kan ? aku pun masuk ke dalam kamarku.

BLAM

AUTHOR'S POV

Setelah naruto masuk kamar, dia langsung belajar. Naruto belajar cukup lama. Sekitar 9 atau 10 jam. Berhubung dia masuk sekolah jam 7, dia tidur sebentar. sekitar 30 menit, lalu dia langsung buru-buru mandi dan membereskan bukunya.

"okaasan, aku berangkat dulu ,ya !" kata naruto pada ibunya. "eh ? naruto, kau tidak makan dulu ?" Tanya ibunya khawatir.

"ga usah, aku bisa sarapan di sekolah kok , jaa~" kata naruto lalu langsung pergi.

'hah, anak itu…' batin kushina.

"uwaaaaaah ! sepertinya aku akan telat nih !" teriak naruto sambil berlarian ke sekolah.

Saat naruto sampai di depan kelas, dia sudah telat. Dia telat 30 menit.

GREEEEK

Dia masuk dengan takut-takut ke kelas.

Kebetulan sekali, saat itu sedang pelajaran kakashi sensei. "hoi ! naruto ,kenapa kau telat ! padahal kau baru masuk kemarin" kata kakashi sensei pada naruto.

"eto… aku tidur kemalaman… jadi tadi telat bangun" kata naruto memberikan alasan pada kakashi sensei.

"ck, yasudah, kali ini saja kau ku maafkan. Sana duduk" perintah kakashi sensei pada naruto. "ha'i sensei" sahut naruto .

Saat naruto sampai di tempat duduk, dia sedikit menjaga jarak dengan sasuke dkk. Terutama neji.

Naruto sedikit menggeser meja dan kursinya agar menjauh dari neji. Tapi, tetap saja, dia masih tidak tenang..

'duh ! ino kok ga dateng sih !' batin naruto.

"gaara, tolong bagikan selembaran ini" pinta kakashi sensei pada gaara.

Gaara mulai membagikan selembaran itu. Saat gaara sudah selesai membagikannya , ternyata naruto belum dapat.

Baru naruto ingin bilang pada kakashi sensei, tapi kakashi sensei sudah berbicara duluan. "anak-anak, coba kalian lihat selembaran tadi. Kalian kerjakan soal yang ada di situ di buku kalian. Mengerti ?" jelas kakashi sensei.

Tiba-tiba, naruto mengangkat tangan. "ano… sensei, aku belum dapat selembaranya." Kata naruto pada kakashi sensei.

"eh ? perasaan aku sudah memberikannya pas kok. Gaara, apa kau yakin selembaranya sudah habis ?" Tanya kakashi sensei pada gaara. " sudah, tak ada lagi yang tersisa sensei" jawab gaara.

"wah gawat… naruto, aku tidak punya selembaran lagi, jadi kau berdua saja dengan temanmu ok ?" Tanya kakashi sensei pda naruto. Tapi, belum sempat naruto menjawab, sai sudah menyela duluan. "naruto, kau berdua denganku saja"

Tiba-tiba semua menoleh ke belakang. Kakashi sensei juga. Sepertinya mereka semua sangat terkejut. Terutama naruto.

"a…aku…" belum selesai naruto berbicara, sai sudah menyela lagi. "kau tak akan menolaknya kan ?"

"ba…baiklah…" sahut naruto pasrah.

Suasana kelas menjadi hening.

"ah. Yasudah, kutinggal sebnetar ya…" kata kakashi sensei, mencoba mencairkan suasana. Saat kakashi sensei pergi, suasana kelas menjadi seperti biasa lagi. naruto menarik kursinya ke sebelah sai.

Naruto kesulitan melihat soal itu, karena sai menempatkan soalnya jauh dari tempat naruto.

"hei naruto, kau bareng denganku saja !" kata seorang pria berambut nanas pada naruto. Walaupun naruto tak mengenal pria itu, dia tetap memilih berdua dengan pria itu daripada dengan sai.

"eh… iya.." sahut naruto. "ck !" sai terlihat sangat kesal..

Akhirnya, naruto pindah duduk ke sebelah pria itu.

"a…ano, terimakasih ya…" kata naruto pada pria itu sambil mengerjakan soal. "hehe, lagian, ga mungkin 'kan aku membiarkan cowok semanis kamu di kerjain sama mereka." Jawab pria itu gombal.

"heeeeee ! kau !" teriak naruto sambil mencubit lengan pria itu. Sementara yang di cubit hanya dapat berteriak kesakitan. "aaaaaaaawwwwwww !"

Semua orang langsung melihat ke-arah mereka. Sementara yang dilihat Cuma bisa diam saja.

"huh ! ini karena kau berisik tau !" bisik naruto pada pria itu.

"heh ! siapa suruh kau mencubitku !" balas sang pria tak mau kalah.

"huh ! ga tau ah ! aku mau ngerjain soal aja !" kata naruto lalu mulai mengerjakan soal. "ck aku juga deh." Kata sang pria.

Mereka berdua mengerjakan soal tersebut. Tanpa menyadari, bahwa ada yang ,mengawasi mereka dari tadi.

Saat istirahat,naruto baru ingin pergi kembali ke tempat duduknya. Tapi, tiba-tiba, pria itu menahan tangannya.

"hei, makan bareng aku yuk " tawar pria itu. "eeeh… tapi…." Naruto belum selesai berbicara, tiba-tiba sasuke memanggil nya."hoi ! naruto ! kesini kau !"

"a…ada apa ?" jawab naruto takut-takut sambil pergi ke tempat sasuke.

"kau, sudah berni menghindari kami huh ?" Tanya sasuke pada naruto. "a…..aku tidak" belum selesai naruto berbicara tiba-tiba

"memangnya kenapa jika dia menghindari kalian ? naruto ,ayo temani aku ke kantin" sela pria yang tadi, sambil merangkul pundak naruto dan membawanya pergi.

"ck ! shikamaru…"gumam sasuke.

"eeeh ! kau ini! Gimana nanti kalau mereka makin marah sama aku ! bisa-bisa aku di bully abis-abisan sama mereka !" kata naruto pada pria yang belakangan di ketahui bernama shikamaru.

"sudah, tenang aja, mereka mana berani sih !" balas shikamaru dengan santai. "eeeh ? seriusan ?" Tanya naruto kaget. "asal kau bareng sama aku, ya mereka ga bakal berani, hehe" sambung shikamaru.

"eeeeh ! mendingan ga usah !" kata naruto sambil berjalan di depan shikamaru. "eeeh ! bercanda kalii!" teriak shikamaru sambil mengejar naruto.

Saat pulang sekolah…

"ano… naruto,gommen aku ga bisa pulang bareng kamu hari ini. Jangan sedih ya, kita bisa pulang bareng lain kali kok" kata shikamaru dengan geer nya.

"heeeh ! ku aja ga tau nama kamu ! ngapain sedih coba ! lagian siapa yang mau pulang bareng kamu !" sahut naruto. "eeeh , yasudah ! bye''" kata shikamaru lalu langsung pergi.

"huh siapa lagi yang pengen pulang bareng dia ! dasar laki-laki aneh !" omel naruto.

"kalau ga mau pulang bareng dia, gimana kalau main-main sebentar sama kita" kata seseorang dari belakang naruto.

DEG

Naruto kaget mendengar suara itu. Dia pun langsung menoleh ke belakangnya.

NARUTO'S POV

Huaa ! gawat ! gimana nih ! ternyata memang mereka ! "sa…sasuke…" kataku dengan gemetaran.

"ha! Kenapa hah ! kaget ?" bentak sasuke.

BUGH

Tiba-tiba sasuke memukul wajahku.

"aakh " rintih ku.

BRUK

Tiba-tiba neji mendorongku hingga terjatuh. Lalu dia menarik dasiku. "ekhh le…lepas…lepaskan…da..siku…to..long…" pintaku pada neji. Jelas saja ! dia sudah seperti mau membunuhku ! ia mencekikku dengan dasiku sendiri! "cih, lemah banget" katanya lalu langsung melepaskan genggamannya pada dasiku.

'uhuk uhuk" aku langsung terbatuk.

Tapi, tiba-tiba, pandanganku menjadi gelap.

Tidak ! jangan lagi ! aku tidak mau pingsan disini !

Gawat !

Kepalaku menjadi berat.

Kurasa aku akan pingsan sekarang.

"ukh" aku membuka mataku. Saat kusadari, sepertinya ini bukan kamarku…. Tapi, kenapa aku bisa ada disini ?

Kulihat ke sekelilingku…. Ah ini di kelas. Tapi… kenapa aku bisa ada di sini ?

Ah ! aku ingat ! aku pingsan di lorong.

Tapi kok aku bisa ada di kelas ?

Kurasa, aku harus segera pulang.

DUK

Sepertinya kakiku menyenggol sesuatu. Saat kulihat..

Diary ? punya siapa ?

Ku buka halaman depannya untuk melihat isinya.

"DIARY INI MILIK : UCHIHA SASUKE"

Tunggu… uchiha sasuke … berarti, diary ini milik sasuke! Berarti sasuke yang membawaku ke sini…

Aku tak menyangka, ternyata orang seperti sasuke mau menulis diary…

TBC

AUTHOR'S NOTE

Gommen ya kalau gaje + kecepetan alurnya… abisnya carens bingung mau nulis apa di sini… hehe… see ya minna san