A.N. : makasih ya buat yang udah baca dan review

Pairing : -Sasunaru

-Nejinaru

-Sainaru

-Gaanaru

-Sasusaku & sasuhina(slight)

-Kyuunaru

NARUTO'S POV

Setelah berpikir keras, aku mencoba untuk tetap optimis saja.

'ah, mungkin saja, itu orang lain, atau salah orang…..'

Batinku untuk meyakinkan diri sendiri. Karena, jujur, aku tak mau jika sampai kyuu-ni lah orang yang menyekap ino….

Ngomong-ngomong soal ino,

setelah kepergian ino. okasan memanggilku, untuk makan.

kami makan dengan itu Sangat tak sesuai dengan image ku yang berisik.

Lalu, sebenarnya, aku juga ingin sekali lagi menanya ke okasan apakah kyuubi itu berbahaya.

Akupun memberanikan diri untuk membuka mulut.

"okasan" tanyaku kepada okasan. ' apa naruto' jawab ibuku.

AUTHOR'S POV

" sebenarnya apa yang terjadi dimasa laluku?" naruto berhenti berbicara.

ia mengambil napas panjang sebelum ia berbicara" aku belum sempat menanyakan kepada kyuubi… lagipula, sepertinya kyuu-ni tak tahu banyak tentang masa laluku."

kushina yang mendengar nada serius naruto. mencoba ingin mengatakan sesuatu.

Tapi, telepon rumah berdering.

TRING…TRING..TRING…

"tunggu, sebentar naruto, kassan mau mengakat telepon" sahut kushina sambil pergi dengan cepat! Kushina berterima kasih kepada kamisama, karena ia tak jadi mengatakan hal yang sebenarnya pada , sesungguhnya…. Ia… belum siap.

naruto yang merasa ditinggalkan terpaksa ia harus menunggu okasannya. "naruto, ada telepon buat mu." teriak kushina memanggil naruto.

naruto berjalan kearah ibunya dan menerima telepon itu dari tangan ibunya.

"moshi moshi, ini naruto. ini siapa" sapanya

"dobe" sahut suara di sebrang sana.

"siapa ini berani sekali kau memanggilku ?" naruto berteriak kesal. Karena kesal, dia langsung melupakan rasa penasarannya tentang masa lalunya.

"dobe, ini aku uchiha sasuke" sasuke yang mendengar teriakan cempreng naruto, segera menjauhkan telepon yang bisa bikin ia tuli.

mendengar nama uchiha. naruto berpikir dengan otak udangnya.

butuh 10 menit untuknya berpikir.

setelah ia sadar ia langsung gemetaran ketakutan. 'ga…gawat..' batin naruto.

Diapun memberanikan diri untuk berbicara.

"sa...su..ke? a..da..a..pa kau me..nele..pon..ku" Tanya naruto dengan takut.

"besok kamu datang pagi sambil membawakan bento ke sekolah, dan aku tidak menerima kata penolakan!"

naruto yang bingung hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti. belum sempat naruto membalas perkataanya, sasuke langsung memutuskan teleponnya.

'DEG'

NARUTO'S POV

a…apa ?! sa…ssuke ! dia meneleponku !

Uaah ! lalu…mengapa sasuke tiba-tiba menyuruhku membawakan bento …

'DEG'

entah mengapa, tiba-tiba jantungku berdegup dengan sangat kencang. Ada apa denganku ?

Saat aku berbicara dengan sasuke… aku memang takut… tapi, mengapa sepertinya aku sangat senang dia meneleponku ?

'pe…perasaan apa ini ? a..apa….ja…..jangan-jangan… dulu… aku… pernah…..ppernah….. me…..memainkan Barbie dengan sasuke ?'(O_O) *abaikan*

Belum sempat aku selesai berpikir (?) tiba-tiba teleponku berbunyi.

Itsumo sou yo… suneru to kimi wa

saat kulihat siapa yang meneleponku, ternyata…..kyuu-ni !

Untuk apa dia meneleponku?...

Ku angkat telpon darinya.

"halo ?" tanyaku. "halo ? ini naruto ya !" kata orang itu. "ya ? ada apa kyuu-ni ?" tanyaku.

"naru, barangmu ketinggalan di rumahku ! ini…. Sepertinya, buku… diary ? memangnya kau menulis diary naru ?" Tanya kyuu-ni yang membuatku kaget.

Buku diary…. Itu berarti, punya, sasuke !

"eh…eto…. iya ! itu buku diary ku !" jawabku bohong. "oh… besok ku antar ke sekolahmu ya !" kata kyuu-ni.

"heee ?! ja…jangan ! biar ku yang kesana !" jawabku. Habisnya, aku ga mau, sampai ketahuan sama sasuke, kalau aku masih berbicara dengan kyuu-ni… aku ga mau di D.O.

"hmmm~ baiklah , ja~" kata kyuu-ni, sambil menutup telepon.

Huaaaa! ya ampun , kenapa bisa ketinggalan sih ?! besok, aku bakal sibuk deh…

Tiba-tiba aku jadi teringat dengan ino… kurasa besok aku akan membuatkannya bento ….. hehe~

Oh iya ! aku juga harus membuatkan bento untuk sasuke! aku sempat lupa tentang bento sasuke

Sepertinya aku akan bangun sangat pagi besok…. Jadi akan lebih baik jika aku tidur sekarang.

AUTHOR'S POV

Naruto menjadi lupa untuk menanyakan tentang masa lalunya pada kushina….. dia pun masuk kamarnya, dan terlelap.

KEESOKAN PAGINYA

'BRAK' 'BRUK' "HUAAAAA !" pagi-pagi sekali, tepatnya pada pukul 4, terdengar suara ribut-ribut dari dapur kediaman keluarga uzumaki.

Ternyata, suara yang tak enak didengar itu dikarenakan oleh naruto yang sedang sibuk membuat 1 kotak bento berbentuk hati untuk ino, dan 1 kotak bento lagi yang berbentuk bulat untuk sasuke.

Kedua kotak bento itu dimasukan ke dalam dua tas yang bermotif sama. Tapi, tas yang berisi bento untuk ino, dia beri pita pink agar tak tertukar dengan punya sasuke.

Setelah itu, naruto langsung beres-beres buku, mandi lalu sarapan dan langsung pergi ke sekolah.

DI SEKOLAH

"ohayo naruto~" sapa shikamaru pada naruto. "ih, apaan sih ! SKSD lo !" balas naruto dengan judes.

"heeee ?! kok judes banget sih !" sahut shikamaru. "biarin ! BWEEEK" sahut naruto sambil berlalu masuk ke dalam kelas. Shikamaru pun ikut masuk ke dalam kelas.

Setelah naruto menaruh tas nya di bangku, tiba-tiba sasuke memanggil naruto. "hoi ! naruto !"

"a…ada apa…" sahut naruto dengan takut-takut sambil menghampiri meja sasuke.

Seperti biasa, sasuke sudah berkumpul dengan teman-temannya.

Sementara naruto di panggil sasuke, shikamaru yang melihat tas bento naruto, langsung berencana mengerjai naruto.

Shikamaru langsung menukar isi kedua tas bento tersebut.

Tiba-tiba naruto kembali ke tempatnya dan langsung mengambil tas bento yang tak berpita, tanpa mengetahui, bahwa shikamaru telah menukarnya.

"i…ini bentomu…" kata naruto pada sasuke sambil menyerahkan tas bento tersebut. Sasuke langsung mengeluarkan kotak bento tersebut, dan membuka kotaknya.

Dan, saat sasuke membuka kotak bentonya, dia sangat terkejut. "a…apa ini..." gumam neji "ke…kenapa.." gumam sai "APA ?! KENAPA BENTO UNTUK SASUKE BERBENTUK HATI ?!" teriak gaara, yang membuat satu kelas melihat kearah mereka.

Shikamaru yang mendengarnya pun tak kalah kagetnya dengan gaara. Dia merasa menyesal telah menukar kotak bento tersebut. 'apa ?! ben…bentuk bentonya… h…hati ?!' batin shikamaru. Sementara sasuke hanya diam seribu bahasa.

Bagaimana dengan naruto ? tentu saja dia berusaha menjelaskannya pada mereka semua. Tapi, niatnya itu langsung terhenti karena entah kenapa, teman-teman sasuke men-deathglare kotak bento tersebut.

"hei… naruto…." Panggil sasuke tiba-tiba. "i..itu… ak…aku bi…bisa jelaskan se…semuanya ! i…itu, a…aku sa.."

belum selesai naruto menjelskan, kalimatnya sudah dipotong oleh sasuke.

"kenapa… hati" gumam sasuke. "e…eh?" Tanya naruto karena memang sasuke menggumam dengan kurang jelas.

"mengapa, bentoku berbentuk hati !" tanya sasuke masih dengan ekspresi shock.

"e…eto…. Bentomu…kurasa.. i…itu…" belum sempat nruto menjelaskan, sasuke langsung berdiri dari kursinya, dan pergi keluar kelas.

Teman-temannya yang melihat itu langsung menyusul sasuke.

"SA…SASUKE !matte !" teriak naruto sambil mengejar sasuke. Dia tak ingin sauke dan yang lain salah sangka.

Tapi, sayangnya dia kehilangan jejak sasuke dan teman-temannya.

"na…naruto ! memangnya bentomu yang itu mau kau berikan pada siapa ?" Tanya shikamaru sambil menghampiri naruto.

"itu ? tadinya akan kuberikan pada ino…. Eh! Tunggu ! kok kamu bisa tahu bentoku tertukar ?! jangan-jangan !" sahut naruto sambil setengah berteriak.

"eh…i…itu ….a…aku…"shikamaru berbicara dengan gugup. "ka….kau….da…dasaaaaaaar !" BUGH teriak naruto sambil menendang perut shikamaru.

"awww ! iteeee !" rintih shikamaru sambil memegangi perutnya. "rasain !" teriak naruto sambil berlalu untuk mencari sasuke dkk.

Tapi, niat naruto terhenti karena bel sekolah yang sudah berbunyi. "ck ! uso !" umpat naruto karena dia tak bisa pergi mencari sasuke dan yang lain untuk menjelaskan semuanya.

Akhirnya, mau tak mau, naruto pun masuk kembali ke kelas.

Naruto duduk di tempat duduknya. Lalu, kakashi sensei pun masuk ke dalam kelas.

"anak-anak , mari kita mulai pelajaran kita hari ini." Jelas kakashi sensei sambil melanjutkan penjelasannya. Naruto yang sedang mendengar kakashi sensei pun konsentrasinya terganggu karena di melihat kursi ino masih kosong. 'ino… ga masuk lagi ya..' batin naruto.

Maka, slama jam pelajaran, naruto jadi tak focus dan terus memikirkan mengapa ino tak masuk.

Akhirnya, bel istirahat pun berbunyi. Naruto pun berniat melanjutkn pencariannya.

Tapi, dia merasakan pusing lagi. Dia pun pingsan di kelas.

Shikamaru yang melihat itu, langsung panic dan membawa naruto ke UKS.

20 MENIT KEMUDIAN

"ugh…" naruto pun bangun sambil memegangi kepalanya. "naruto ? akhirnya kau bangun !" teriak shikamaru.

"eh ? a…aku dimana ?" Tanya naruto yang masih sedikit pusing. "kau ada di UKS. Tadi kau pingsan di kelas." Jelas shikamaru.

"oh.." sahut naruto. "naruto…" panggil shikamaru.

"hm ?" Tanya naruto. "kau… kenapa sering pingsan sih ?" Tanya shikamaru pada naruto. "eh….i….itu…. a…aku, mengidap leukemia." Jelas naruto pada shikamaru.

"apa ?! kau mengidap leukemia ?! teriak shikamaru. Tanpa mereka sadari, ada beberapa orang yang mencuri dengar percakapan mereka barusan.

NEJI'S POV

Kami tidak mengikuti jam pelajaran pertama dan kedua karena, tadi pagi, naruto memberikan 'kejutan' yang membuatnya membolos.

Kami akhirnya berencana kembali ke dalam kelas. Tapi, saat kami lewat depan UKS, ada suara orang yang sepertinya suara naruto. Tapi saat kami ingin masuk...

"eh….i….itu…. a…aku, mengidap leukemia." Itu… suara naruto ! bisa kulihat ekspresi ke tiga temanku saat mendengar hal tersebuut. Mereka langsung berhenti berjalan dengan ekspresi shock.

Tapi, saat kulihat ekspresi sasuke…. Dia, sepertinya sangat terpukul. Begitu juga aku…. Aku sangat kaget… dan entah mengapa…. Aku merasakan sekujur tubuhku menjadi sakit…..

Apa artinya ini ?

END OF NEJI'S POV

TBC~

AUTHOR'S NOTE

Nee~ minna-san, thx lagi buat yang udah mau baca chp ini.

Thx juga buat yang udah ngasih masukan…. Plus gommen kalo chp ini masih pendek.

Soalnya chp ini tuh bridge untuk ke inti ceritanya nee~ di chp dpn, aku bakal panjangin, soalnya, chp dpn itu udah mulai masuk ke inti ceritanya nee~

Btw, see ya ~