Title : Love Is Abnormal

Author : V.D_Cho

Cast : Kibum, Kyuhyun, dan teman-teman ^^

Genre : Fantasy, Romance, Drama

Type : GS

Warning : It's a GS fanfict. As you see in other ff. DLDR. Don't be a plagiator, make your own story don't take my idea or any plot in this ff. This is all pure my own imagination. Please appreciate my hard work. Take with full credit. ^^

V.D Entertainment

.

.

Proudly Present

.

.

:::Love Is Abnormal:::

.

.

.

Chapter 3 : Kibum's Second Wish

Tepat setelah Kyuhyun resmi menjadi siswi baru di sekolah Kibum, kira-kira 15 menit yang lalu, satu sekolah langsung gempar karena pernyataan Kyuhyun saat perkenalan. Banyak siswi-siswi sekolah itu yang langsung berubah perilakunya setelah mengetahui kabar ini. Ada yang mencakar-cakar tembok dengan sadis, menangis tak karuan, pingsan, syok, terkena serangan jantung dan sejenisnya, mereka menjadi liar /? tak terkendali. kegiatan belajar-mengajar jadi terhambat karenanya.

Siapa yang tidak terkejut? Sang Snow Prince yang selama ini mereka puja dan tak pernah terlihat dekat dengan satu orang yeoja pun –selain eommanya– ternyata sudah memiliki yeojachinggu! Awalnya banyak yang tak percaya dengan berita tersebut, namun, setelah melihat sendiri dengan mata kepala mereka kedekatan Kyuhyun dengan Kibum saat jam istirahat, mereka terpaksa menelan harapan mereka untuk menjadi kekasih Kibum mentah-mentah. Mereka sadar, mereka tak akan bisa menyaingi Kyuhyun yang bisa dikatakan jauh diatas mereka.

"siapa yang menyuruhmu untuk melakukan ini?"

"bukannya kau yang memintaku untuk menjadi pacar pura-puramu supaya yeoja-yeoja predator itu menjauh?" tanya Kyuhyun balik sambil memutar-mutar sedotan minumannya.

"tapi kau tidak harus menjadi murid disekolah ini juga, kan?"

"ah! Itu… sebenarnya memang tidak perlu. Tapi, aku penasaran dengan sekolahmu, makanya aku melakukan ini. Bagaimana? Apa aku cocok menjadi murid sekolahan?"

"tidak cocok sama sekali." Balas Kibum. Kyuhyun mem-pout-kan bibirnya kesal.

"tapi sepertinya ini tidak jauh berbeda dengan sekolahku disana."

"disana ada sekolah juga?"

" tentu saja ada! Mulai dari TK sampai universitas."

"kalian bahkan punya universitas? tidak bisa dipercaya."

"kami juga punya gelar. SAG."

"apa itu? Sarjana agama?"

"bukan… Sarjana Alam Gaib." Jawab Kyuhyun. Kibum hanya bisa terdiam setelahnya sembari menggeleng-gelengkan kepalanya. Kyuhyun dan dunianya memang sedikit aneh, atau sangat aneh? Entahlah…

:::Love Is Abnormal:::

Datangnya Kyuhyun sebagai siswi baru dikelas Kibum, bukannya membuat hidup Kibum tentram, tapi malah membuat jiwa Kibum semakin terganggu. Kau tahu, satu orang Kyuhyun itu bisa dikatakan setara dengan 20 orang yeoja predator yang biasa mengejar-ngejar Kibum. Kyuhyun itu tidak bisa diam. Setiap saat ada saja hal-hal absurd yang dilakukannya. Tapi anehnya, tak ada satu orangpun dikelas yang menyadarinya kecuali Kibum seorang.

"Kibum… senyum…"

Kibum menolehkan wajahnya kepada Kyuhyun yang kebetulan –atau sialnya?– duduk disebelahnya. Wajahnya yang sedang tersenyum itu memang tampan, tapi jika dipadukan dengan tatapan tajamnya, dia kelihatan seperti tengah menyeringai jahat. Menyadari hal itu, Kyuhyun langsung mengembalikan wajah Kibum keposisi /? awalnya. Datar…

Kyuhyun menghela nafasnya pelan. Dia bosan sekali, guru yang mengajar kali ini sama sekali tidak menyenangkan.

"tahu begini, aku tidak akan menyamar…" gumam Kyuhyun pelan. Kibum melirik ke Kyuhyun sekilas, kemudian kembali dengan komik ditangannya.

"bosankan? Itu salahmu sendiri…" celetuk Kibum. Kyuhyun tiba-tiba saja memeluk lengan Kibum dan menggelayut manja padanya.

"Kibum… katakan permohonanmu yang berikutnya~ bukankah tinggal dua lagi?"

Kibum menggerakkan lengannya, bermaksud untuk meminta Kyuhyun melepaskan pelukannya, tapi yang ada Kyuhyun malah semakin mengeratkan pelukannya. "jangan harap kulepaskan sebelum kau menanggapiku." Ujar Kyuhyun posesif, "lagipula, tak akan ada yang memperhatikan kita." Lanjutnya.

Kibum memandang kesekeliling kelasnya, benar saja, semua orang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Begitupun Park sonsaengnim yang mengajar didepan kelas. Mereka berdua –Kibum dan Kyuhyun– seolah-olah menjadi makhluk tak kasat mata dikelas itu. Ulah siapa? Ulah Kyuhyun tentu saja.

"ck! Terserahmu."

Kibum kembali fokus pada komiknya dan membiarkan Kyuhyun terus memeluk lengannya sambil ikut membaca komik bersama dirinya sampai pelajaran selesai.

:::Love Is Abnormal:::

"lihat itu… mereka bahkan pulang bersama!"

"aku iri…"

"aku tidak rela!"

"selama undangan belum disebar, kita masih punya kesempatan, teman-teman! MERDEKA!"

"Kibum oppa itu milikku!"

"tidak! Dia milikku!"

"siapa kalian? Seenaknya saja mengklaim Kibum itu sebagai milik kalian? Dia itu milikku!"

"langkahi dulu mayatku, baru kau bisa mendapatkan Kibum oppa!"

"baik, ayo maju! HAIYAAATTT!"

"KYAAA!"

BRUK! BRAK! BUAGH! MIAWW! DUAGH! TRANGG! DOR! DORR! SARI ROTI~! DUARR!MINYAK~ MINYAK~! BOOMMM!

Kyuhyun menatap horor sekumpulan yeoja yang kini tengah berperang dihalaman sekolah. Salah satu tangannya dia gunakan untuk menarik-narik ujung jaket Kibum yang sedang membaca komik keempatnya.

"hn?"

"apa fans-fansmu memang biasanya seperti itu?" tanya Kyuhyun ngeri, dia tak menyangka kalau penggemarnya Kibum seanarkis itu. Kibum mengangkat kepalanya dan memutar badannya, melihat sejenak kearah medan peperangan, kemudian kembali ke komiknya.

"tidak. Tumben-tumbenan mereka akrab seperti itu…" timpal Kibum. Kyuhyun rasanya ingin membenturkan kepala Kibum ke dinding terdekat. Yeoja-yeoja itu akrab dilihat dari darimananya, coba?

:::Love Is Abnormal:::

Setibanya dirumah, Kyuhyun langsung menghilang. Kibum yang memang tidak peduli dengan keberadaan Kyuhyun memilih masuk ke kamarnya dan mengganti bajunya. Karena kebetulan Kyuhyun sedang tidak ada, dia memutuskan untuk tidur sambil menunggu waktu makan malam tiba. Tapi, ketika dia berbaring, kepalanya terantuk oleh sebuah benda yang entah bagaimana bisa berada di dalam sarung bantalnya. Benda itu adalah PSP Kyuhyun.

Dinyalakannnya benda tersebut, namun layar PSP tersebut tidak menunjukkan gambar apapun selain warna putih dilayarnya.

'rusakkah?' pikirnya. Kibum lalu mengambil obeng kecil dari lemari meja nakasnya kemudian mulai mempreteli bagian-bagian PSP tersebut.

"mau di otak-atik bagaimanapun PSP itu tidak akan menyala." Celetuk Kyuhyun yang tiba-tiba saja muncul di sebelah Kibum. PSP tadi juga langsung menyatu kembali secara ajaib bersamaan dengan munculnya Kyuhyun.

"darimana?"

"bukan urusanmu."

Kibum menggedikkan bahunya dan membaringkan tubuhnya di kasur setelah meletakkan PSP tersebut di meja nakas. Melihat Kibum yang ingin memulai ritual tidurnya, Kyuhyun pun beranjak dari tempat tidur Kibum. "mau kemana?" tanya Kibum.

"kebawah. Aku lapar. Kau tidak lapar?"

"tidak. Lakukan sesukamu, tapi jangan ganggu tidurku."

"iya, tuan Kibum yang terhormat…" jawab Kyuhyun ogah-ogahan.

"Heran, kenapa bisa ada orang yang hobinya tidur sih? Lagi, dia itu tidak pernah belajar dikelas ataupun dirumah, bagaimana dia bisa sepintar sekarang ini? Lalu, waktu hamil dulu, kira-kira eommanya Kibum ngidam apa, ya? Es batu?" gumam Kyuhyun sambil menuruni tangga.

:::Love Is Abnormal:::

Kibum baru terbangun pukul sembilan malam. Sepertinya dia terlalu asik dengan mimpinya sehingga tidak bisa mengontrol waktu tidurnya. Kamarnya gelap karena sejak dia tidur tadi siang hingga sekarang tak ada lampu yang dinyalakan. Kibum keluar dari kamarnya dan mendapati bahwa suasana di rumahnya cukup sepi. Lampu-lampu juga tidak ada yang dinyalakan sama sekali.

"Kyu?"

"hiks… hiks…" bukannya jawaban, Kibum malah mendengar suara isakkan tangis seseorang meski tidak begitu jelas. Siapa yang menangis malam-malam begini? Tidak mungkin rumahnya ini berhantu, kan?

Dengan malas Kibum menyalakan satu per satu lampu rumahnya. Dia baru sadar, ternyata rumahnya juga cukup menyeramkan jika dibiarkan dalam keadaan gelap.

"hiks… hiks…"

Suara isakkan itu terdengar lagi. Asalnya dari halaman rumah Kibum. Kibum melangkahkan kakinya menuju ke jendela yang langsung menghadap ke halaman rumahnya tersebut. Dia melihat ada seorang yeoja yang tengah duduk di ayunannya. Dan bisa Kibum pastikan suara tangisan itu berasal dari yeoja tersebut. Kibum melangkahkan kakinya menuju ke ayunan. Kibum terus mendekat, hingga ia bisa melihat wajah yeoja tersebut.

"Kyuhyun?"

Kyuhyun mendongakkan kepalanya. Hidungnya memerah dan wajahnya terlihat kacau dengan air mata yang tak henti-hentinya mengalir dari kedua matanya. Tapi, dalam hitungan detik, wajahnya langsung berubah ceria lengkap dengan matanya yang berbinar-binar terang benderang.

"kau kenapa?" tanya Kibum lagi.

"Kibum!" Kyuhyun langsung turun dari ayunan dan memeluk Kibum. "Kibum, akhirnya kau bangun juga…"

Kibum melepaskan pelukan Kyuhyun. "memangnya kenapa?"

"aku takut didalam rumah sendirian. Aku mau kekamarmu, tapi nanti kau marah kalau aku ganggu, jadi aku diluar saja."

"memangnya ada apa?"

"ada sesuatu dirumahmu…"

"sesuatu apa? Bicara yang jelas."

"itu… makhluk kecil putih berkaki empat…"

"tikus?" tebak Kibum. Kyuhyun mengangguk cepat.

"kau begini karena tikus?" Kyuhyun mengangguk lagi.

"sudah berapa lama kau diluar?"

"eung… sekitar empat jam mungkin." Jawab Kyuhyun polos.

"kau menunggu diluar selama empat jam sambil menangis hanya gara-gara tikus, Kyu?!"

Lagi-lagi Kyuhyun hanya mengangguk.

"astaga… aku kira ada apa. Ayo masuk."

Kibum menarik tangan Kyuhyun, tapi Kyuhyun bertahan ditempatnya. Saat Kibum menoleh kepadanya, Kyuhyun menggeleng kepadanya dengan tatapan 'aku-tidak-mau-masuk'. Tapi Kibum tak mengindahkannya, dia kembali menarik tangan Kyuhyun dan Kyuhyun tetap kokoh pada posisinya tak mau diajak masuk. Kibum menatap Kyuhyun tajam dan Kyuhyun membalasnya tak kalah tajam. Kalau diperhatikan baik-baik, kalian akan bisa melihat ada aliran listrik yang memancar dari mata Kibum dan Kyuhyun.

"Kyu, masuk! Ini perintah."

Kalian tahu apa kalimat yang paling dibenci Kyuhyun saat ini? Itu… kalimat terakhir yang diucapkan Kibum diatas itu, 'itu perintah.'. Kalau sudah begitu, mau tak mau Kyuhyun harus menurut.

Kibum jadi ikut-ikutan tegang memasuki rumahnya sendiri karena sugesti dari Kyuhyun yang sekarang sedang memegang erat lengannya. Ayolah, itu hanya tikus. Kalian tidak akan mati hanya karena ada…

"TIKUS!" pekik Kyuhyun saat dia melihat hewan pengerat kecil tersebut melintas beberapa meter didepannya. Kyuhyun bahkan sempat menginjak kaki Kibum dan membuat Kibum meringis kesakitan.

"Kyu!"

"maaf… itu tidak disengaja. Lagi pula, kenapa bisa ada tikus dirumah semewah ini? Kalian tidak menyewa pembersih hama ya?"

"kau itu jin, tapi takut dengan tikus. Kau kan bisa menyihirnya atau apalah itu namanya."

"tidak bisa. Aku takut dengan tikus, kekuatanku tidak bisa bekerja dengan benar jika aku sedang takut dan panik."

"ada-ada saja. Lepaskan tanganmu. Aku mau ke dapur."

"aku ikut!" ujar Kyuhyun, kemudian dia mengikuti Kibum ke dapur.

:::Love Is Abnormal:::

Selama Kibum sibuk dengan makanannya, Kyuhyun duduk termenung disebelah Kibum. Dia sedang memikirkan orang tuanya. Jujur saja, dia sangat rindu dengan ayah dan ibunya. Ah, tidak, ayahnya saja. Kalau ibunya dia hanya sedikiiiitttt rindu. Kenapa begitu? Itu karena ibunya telah bertindak semena-mena dengan mengurungnya didalam PSP laknat itu. Tapi, yang jelas, ia ingin cepat-cepat kembali ke rumahnya. Saking asiknya Kyuhyun melamun, dia tidak menghiraukan Kibum yang sedari tadi menarik-narik rambutnya. Merasa tak ada tanggapan dari Kyuhyun, Kibum lalu beralih ke telinga Kyuhyun.

"AW! Kenapa sih, Bum?"

"tidak ada."

"lalu kenapa menjewerku?"

"ingin saja."

"KIM KIBUM!" geram Kyuhyun.

"ya? Aku tahu namaku bagus, tidak perlu diteriakkan seperti itu. Sudah, lanjutkan lagi acara melamunmu. Aku mau nonton."

Kyuhyun hanya bisa menghela nafas pasrah untuk yang kesekian kalinya. Kibum memang aneh terkadang. Tapi, mau bagaimana lagi, Kibum itu 'Tuannya' sekarang dan Kyuhyun tidak bisa melawan walau dia sangat ingin.

"dasar peraturan-peraturan terkutuk!" maki Kyuhyun pelan. Tak lama kemudian, Kyuhyun larut dalam kegiatannya merutuki semua peraturan-peraturan yang ada di dunianya. Dia baru berhenti saat mendengar suara Kibum dari arah ruang santai.

"Kyu, di gudang ada tali."

"hah? Tali?"

"ambil saja."

"memangnya untuk apa tali?"

"siapa tahu kau gantung diri. Kau kedengarannya frustasi sekali…"

Cukup sudah! Kyuhyun mau menangis lagi sekarang. Kenapa dia harus dibebaskan oleh Kibum si Manusia Es?! Sebegitu beratnya kah kesalahan yang dia lakukan? Kenapa eomma, kenapaaaa?! Kenapa anakmu yang cantik, kece, manis, unyu-unyu dan seksi ini harus menderita secara psikis seperti ini eommaaa?!

Kyuhyun baru saja ingin melanjutkan ratapannya ketika Kibum kembali menginterupsi.

"sepertinya kau melakukan kesalahan yang sangat berat, ya? Sampai-sampai bertemu denganku."

"BENAR SEKALI! DIMANA TADI KAU BILANG LETAK TALINYA? DIGUDANG?"

Kibum menatap Kyuhyun yang baru saja melewatinya dengan tatapan polos, "kenapa dia teriak-teriak begitu? Aku salah bicara, ya?" gumamnya. Kemudian dia teringat sesuatu.

"Kyu, digudang biasanya banyak tikus!" ujarnya sedikit berteriak. Dan setelahnya, teriakan Kyuhyun kembali terdengar.

"KYAAAA! TIKUS!"

:::Love Is Abnormal:::

Sudah hampir dua minggu sejak permohonan pertama Kibum dan Kibum belum memohon apapun lagi dalam kurun waktu tersebut. Kyuhyun nyaris menjadi pasien rumah sakit jiwa karena harus meladeni Kibum yang sedikit aneh itu. Ternyata, bukan hanya Kibum yang aneh, setelah hampir 3 minggu tinggal bersama Kibum –sebagai tamu tak terlihat– Kyuhyun jadi tahu kalau Kibum bukanlah satu-satunya orang yang aneh dirumah ini, melainkan ada Siwon yang 11-12 kelakuannya dengan Kibum jika dia sudah terlalu banyak pekerjaan.

Seperti sekarang ini, mentang-mentang dirumah hanya ada Kibum –dan Kyuhyun yang tak terlihat– Siwon menggelar karaoke akbar bersama beberapa teman-temannya dirumah. Awalnya semuanya berlangsung dengan khidmat /? Sampai akhirnya, Siwon mengeluarkan semua alat-alat musik yang dimilikinya. Acara karaoke akbar tersebut seketika berubah menjadi sebuah konser dadakan.

JREENGGG…

TARATAKDUNGCES! *mirip gak mirip anggap aja itu suara drum, oke?* #maksa

Posisi mereka saat ini, Henry di keyboard, Siwon megang drum, Eunhyuk dan Donghae di bagian gitar dan bass, lalu Zhoumi yang menjadi vokalisnya.

"ARE YOU READY?!" teriak Zhoumi di depan pengeras suara.

JRENGG…

Siwon mulai memberikan aba-aba sambil mengetuk-ngetukkan kedua stik drumnya satu sama lain. "one, two, one, two, three!"

Dan Zhoumi pun mulai menyanyi.

"aaaaaaaa~"

"… sekuntum mawar merah~"

TARATAKDUNGCES!

"… yang kau berikan kepadaku… dimalam itu…"

"ku mengerti apa maksudmu~"

"Hey, Mr.! Ttaega on geoya geuman ireona hey! Ja, kkaeeona donggureul heomulgo seulseul ne jonjaereul deureonae~" sambung Donghae dan Eunhyuk.

"Maria! Sigye bojima gidariji ma oh! An ol sarangingeol almyeonseo wae mot nwa geuman tteoreojyeonagage dwo~!"

Dan berbagai tembang mereka nyanyikan silih berganti secara acak dan absurd. Kalau Henry bilang, ini namanya Medley.

:::Love Is Abnormal:::

Kibum di kamarnya sibuk menutupi telinganya dengan berbagai peralatan yang bisa digunakannya. Mulai dari headset hingga bantal, tapi tak ada satupun yang bisa meredam suara berisik yang berasal dari lantai satu. Selagi Kibum sibuk menutupi telinganya, Kyuhyun asik bermain dengan smartphone Kibum, dia seolah-olah tak mendengar suara bising tersebut.

"Kyu." Panggil Kibum. Kyuhyun hanya diam saja. Kibum paling malas jika harus memanggil dua kali, jadi dia menghampiri Kyuhyun dan menjitak kepala Kyuhyun.

"Aduh! Kibum, bisakah kau menggunakan cara yang lebih baik saat memanggilku?"

"sudah dan kau tidak mendengarnya."

"ada apa?" tanya Kyuhyun tak tertarik.

"kebisingan didunia bawah –lantai satu– sana, tolong kau bereskan."

"kenapa tidak kau sendiri saja?"

Kibum terdiam beberapa saat. Dulu hyungnya itu juga pernah melakukan konser seperti ini dan dia sudah menyuruhnya untuk berhenti, tapi yang ada dia malah tertimpa sial.

"tidak mau." Tolak Kibum cepat. "Terakhir kali aku melakukan itu, aku tuli selama seminggu." Sambungnya.

Kyuhyun memasang pose berpikirnya. Kibum yang berdiri didepannya mulai frustasi karena suara yang amat sangat berisik sekali tersebut.

"jadi, ini permohonan kedua?"

"ya. Buat Siwon hyung dan teman-temannya tenang dan tidak berisik lagi. Itu permohonan keduaku."

Kyuhyun langsung tersenyum senang mendengarnya, "aye aye captain!"

Detik berikutnya, Kyuhyun sudah menghilang dan tak lama kemudian, suara bising tersebut berhenti. Kibum tersenyum senang, lalu dia menyusul Kyuhyun turun ke lantai satu. Dia melihat Siwon dan teman-temannya bingung dan panik.

"kenapa hyungdeul?" tanya Kibum. Siwon berbicara, namun Kibum tak bisa mendengar suaranya sama sekali.

"hyung kenapa?"

Siwon buru-buru mengambil smartphonenya dan mengetikkan sesuatu.

"suara kami menghilang, Bum!"

"apa? Bagaimana bisa?"

"tidak tahu. Tiba-tiba saja hilang! Apa itu karena kami terlalu bersemangat ya?"

Kibum mengedarkan pandangannya kesekelilingnya untuk mencari Kyuhyun, dan dia menemukan Kyuhyun sedang duduk diatas sebuah lemari kayu setinggi satu meter tak jauh darinya. Kyuhyun tersenyum manis padanya.

"tenang~ dan tidak berisik lagi, kan?"

:::Love Is Abnormal:::

.

.

.

To Be Continue…

Author's Note : Hehehe XD Grey datang dengan chapter baru… semoga kalian suka, jangan lupa reviewnya, oke?

Thanks To :

Jihyunelf – – Rahma94 – .144 – Blessinglight53 – Ciekyu – ZakuraFreezee – GaemGyu92 – Gnagyu – FiWonKyu0201 – EvilFoodSnow2 – Clouds1709 – Chokyulate – Eun Jae AR2 – DeraElf – KyuraCho – SuJuELF – ChocoSnow – Retnoelf – Iloyalty1 – Augesteca – – – Ukekyushipper – – Dewiangel – Ghaida – ArunyKyu21 – Ratna94 – Phiexphiexnophiex – Sayangsemuamembersuju – Dyayudya – AninKyuELF – Dewdew – Rui – Aiiukiu - Abnormal

(Buat yang namanya gak ada, mian, mungkin ketinggalan. Tapi, tetap aku berterimakasih buat yang udah baca dan ngereview FF ini. Gomawo, yeoreobeun ^^)

See you at next chapter, guys ^^