Title : Love Is Abnormal
Author : V.D_Cho
Cast : Kibum, Kyuhyun, dan teman-teman ^^
Genre : Fantasy, Romance, Drama
Type : GS
Warning : It's a GS fanfict. As you see in other ff. DLDR. Don't be a plagiator, make your own story don't take my idea or any plot in this ff. This is all pure my own imagination. Please appreciate my hard work. Take with full credit. ^^
V.D Entertainment
.
.
Proudly Present
.
.
:::Love Is Abnormal:::
.
.
.
Chapter 4 : The Jealous of Kyuhyun
Setelah diberikan isyarat lewat gerakan mata oleh Kibum, Kyuhyun pun langsung turun dari lemari yang didudukinya dan segera masuk ke kamar Kibum.
"hyung deul, kalian tunggu saja disini, oke?" setelah berkata demikian, Kibum menyusul Kyuhyun ke kamarnya.
"kenapa kau melakukan itu?!"
"katamu kau ingin mereka tenang dan tidak berisik. Kenapa sekarang kau menyalahkanku?"
"tapi kau tidak perlu menghilangkan suara mereka, Kyuhyun…"
"lalu, aku harus apakan mereka?"
"terserahmu, yang jelas, kembalikan suara mereka seperti semula."
"tidak bisa. Itukan permohonan keduamu dan aku sudah melakukannya."
"Kyuhyun, itu perintah."
Kyuhyun meringis mendengar Kibum mengatakan kalimat itu lagi. Salahnya juga, sih yang terlalu extreme dengan menghilangkan suara Siwon dan teman-temannya. Dengan sedikit menghentak-hentakkan kakinya kesal, Kyuhyun keluar dari kamar Kibum. Tak sampai semenit, teriakan senang dari Siwon dan teman-temannya yang lain sudah menggema keseluruh penjuru rumah disusul dengan kembalinya Kyuhyun ke kamar Kibum.
"sudah." Ujar Kyuhyun ketus.
"bagus. Kuharap mereka tidak berisik lagi setelah kejadian ini. Dan aku bisa tidur dengan nyenyak."
Selama hampir setengah jam, baik Kibum maupun Kyuhyun memang tak mendengar suara apapun dari Siwon dan teman-temannya. Suasana rumah tenang seperti biasanya. Kibum melirik ke Kyuhyun yang masih betah berdiri di balkon kamarnya.
"kau tidak tidur, Kyu?" tanyanya.
"secara teknis, aku memang tidak butuh tidur, Kibum." Jawab Kyuhyun tanpa membalikkan badannya.
"baiklah, terserahmu."
Kibum baru saja menutup matanya selama 10 detik dan suara berisik dari Siwon yang sedang menggelar konser dilantai bawah kembali terdengar, bahkan lebih keras. Kibum membuka matanya dan menyibakkan selimut yang dipakainya dengan kesal lalu keluar dari kamarnya. Lama-lama, dia sangsi juga, bagaimana bisa tak ada satupun tetangga mereka yang protes dengan kelakuan Siwon ini?
"Siwon hyung, bisakah kalian berhenti? Aku mau tidur." kata Kibum dari lantai dua.
"apa Bum? Aku tidak bisa mendengarmu!" balas Siwon setengah berteriak sambil tetap memainkan drum-nya.
"BISA KALIAN BERHENTI? AKU MAU TIDUR!" teriak Kibum.
"tidak usah repot-repot, Kibum. Lagi pula tak ada yang sakit. Untuk apa kau buatkan bubur?!" balas Siwon.
"AKU MAU TIDUR HYUNG! TIDUR! BUKAN BUAT BUBUR!"
"oh~ kau mau libur? Oke, besok hyung akan datang kesekolahmu dan meminta izin pada gurumu!"
"TIDUR HYUNG! BUKAN LIBUR!"
"kau mau dihibur? Ayo turun kemari, kita nyanyi ramai-ramai!"
"HYUNG, KURASA KAU HARUS KE DOKTER THT!"
"siapa yang PHP, Kibum?!"
"ck! terserah!"
Kibum masuk ke kamarnya dan menutup pintunya dengan kasar, dia merasa tak ada gunanya dia berteriak-teriak seperti tadi, buang-buang tenaga saja, hyungnya itu benar-benar...
Kyuhyun menoleh kebelakang dan melihat Kibum dengan tatapan polosnya seperti biasa.
"kenapa?"
"Kyu! buat suara mereka hilang lagi. Itu perintah."
"hahh?!"
:::Love Is Abnormal:::
"Kyu, aku akan mengatakan permintaan ketigaku." Ujar Kibum tiba-tiba saat dirinya dan Kyuhyun sedang berada di kelas pada jam istirahat. Kyuhyun yang tadi asik dengan smartphone Kibum langsung menoleh.
"benarkah?"
"ya. Permintaannya, jadikan permintaanku 3 lagi."
Kyuhyun langsung menatap Kibum datar, "hiee~ dasar licik. Tidak bisa begitu. Tiga permintaan ya tetap tiga permintaan. Tidak kurang dan tidak lebih." Timpal Kyuhyun.
"kenapa tidak bisa?"
"kalau permintaan bisa ditambah-tambah setiap saat, keenakan di 'Tuan'-nya dan susah di jin-nya. Kau lupa? Setiap permintaan yang dikabulkan, selalu akan ada energi yang terkuras."
"berarti aku sudah menggunakan dua permintaanku untuk sesuatu yang sia-sia." Sesal Kibum.
Kyuhyun menggedikkan bahunya, "salahmu." Gumamnya.
Kibum akhirnya kembali ke kegiatan awalnya, yakni membaca komik. Dia baru saja ingin mengambil komik ketiganya saat ada seorang siswa dari kelas lain memanggilnya dan mengatakan padanya bahwa dia ditunggu oleh ketua OSIS di ruangannya.
Kyuhyun tanpa sadar memandang tak suka pada si pembawa pesan, 'untuk apa ketua OSIS memanggil Kibum?' Pikirnya. Sudah menjadi rahasia umum kalau ketua OSIS mereka itu sangat menyukai Kibum. Bahkan Kyuhyun yang murid baru saja langsung tahu ketika dia secara tak sengaja berpapasan dengan sang ketua OSIS yang seperti seekor serigala berbulu domba tersebut. Diluarnya saja dia manis, tapi dibelakang, dia liciknya minta ampun.
Kyuhyun sudah beberapa kali dikerjai oleh si ketua OSIS bernama Tiffany tersebut karena kedekatannya dengan Kibum, untungnya, dia selalu bisa lolos dari semua jebakan yang dipasang oleh Tiffany berkat kekuatannya. Sampai sekarang, dia tidak memberitahukan perihal tersebut pada Kibum karena dia berpikir kalau itu bukanlah masalah serius yang perlu dibesar-besarkan. Lagipula, pada dasarnya, dia bukanlah siapa-siapa bagi Kibum. Dia juga tidak memiliki kewajiban untuk melaporkan hal ini pada Kibum.
"pergilah." Ujar Kyuhyun sedikit ketus, sambil menggeser posisi duduknya agar Kibum bisa lewat. Kibum memandang Kyuhyun heran karena nada bicara yang digunakan Kyuhyun. Namun, sedetik kemudian, dia tersenyum tipis lalu pergi ke ruang OSIS. Sebelumnya, dia menyempatkan diri untuk mengacak rambut Kyuhyun pelan.
"Kim Kibum!" pekik Kyuhyun kesal. Ketika Kyuhyun sedang merapikan rambutnya, tiba-tiba saja ada 3 orang yeoja dari kelas lain datang menghampirinya. Kyuhyun menatap mereka bingung, "ada apa?" tanyanya.
"jauhi Kibum oppa!" ujar salah satu dari mereka yang bertag-name Hyuna dengan garang. Sedangkan Kyuhyun masih betah dengan tatapan bingungnya.
"kenapa?"
"karena kami tidak suka!"
"kalau kalian tidak suka, kalian bisa mencoba untuk merebutnya dariku." Ujar Kyuhyun enteng. Kyuhyun melipat kedua tangannya didepan dada dan menyilangkan kakinya.
"kau ini benar-benar…" geram seorang yeoja lainnya yang bernama Suzy. Seorang yeoja lainnya, Krystal, mencoba untuk menyerang Kyuhyun dengan menjambak rambutnya, tapi Kyuhyun dengan mudah menahan tangan Krystal, bahkan si empunya tangan sampai merintih kesakitan saking kuatnya Kyuhyun menggenggam tangannya.
"aku sedang tidak dalam mood yang baik untuk bermain sekarang. Jadi, lebih baik kalian pergi dan temui aku lain waktu." Kata Kyuhyun pada ketiga yeoja tersebut. Tapi, sayangnya, baik Hyuna, Suzy maupun Krystal yang tangannya masih berada digenggaman Kyuhyun, tak ada satupun dari mereka yang mau menurut.
Dan, bisa ditebak selanjutnya, perkelahian antara Kyuhyun melawan Hyuna, Suzy dan Krystal pun tak terelakkan.
:::Love Is Abnormal:::
Kibum baru saja kembali dari ruang OSIS. Dan hal pertama yang dilihatnya dikelas adalah tiga orang yeoja yang sedang disudutkan oleh Kyuhyun.
Hyuna tersandar didinding belakang kelas dengan kaki kanan Kyuhyun dilehernya, Suzy, setengah tubuhnya berada diatas meja dengan leher yang dicekik oleh Kyuhyun, sedangkan Krystal berada disebelah Kyuhyun dengan tangan yang diputar kebelakang oleh Kyuhyun.
Kibum tahu, ketiga yeoja yang sedang ditahan oleh Kyuhyun itu adalah salah satu fans-fans-nya, dan dia juga tahu, kalau Kyuhyun bukanlah tipe orang yang akan menyerang duluan jika dia tidak diserang duluan oleh orang lain.
Kibum mengedarkan pandangannya keseluruh kelas, seluruh siswa dikelas tersebut tampaknya tak ada yang berani menghentikan perkelahian 1 lawan 3 tersebut.
"Kyu, lepaskan mereka." Perintah Kibum.
Kyuhyun mengerling kepintu masuk dan mendapati Kibum tengah berjalan kearahnya. Dengan malas, Kyuhyun melepaskan Hyuna, Suzy dan Krystal. Raut wajahnya yang tadi terlihat serius saat berhadapan dengan ketiga yeoja tadi langsung berubah polos kembali seperti biasanya.
Kibum menarik tangan Kyuhyun dan mengajaknya kembali ketempat duduk mereka.
"Kibum oppa, apa kau benar-benar pacaran dengan yeoja mengerikan ini?" tanya Suzy –yang sepertinya belum kapok berurusan dengan Kyuhyun– sambil memegangi lehernya yang tadi sempat dicekik oleh Kyuhyun.
"ya." Jawab Kibum singkat.
"lalu, kenapa kami tidak pernah melihat kalian berciuman?" tanya Hyuna kemudian yang langsung dihadiahi tatapan tajam dari Kyuhyun.
"haruskah? Bagi kami itu bukanlah hal yang harus diperlihatkan ke publik." balas Kyuhyun sinis.
Tanpa aba-aba dan izin dari Kyuhyun sebelumnya, Kibum tiba-tiba menarik dagu Kyuhyu, kemudian mencium Kyuhyun. Kyuhyun awalnya terkejut, tapi kemudian dia menyadari kalau ini adalah bagian dari permainan Kibum dan akhirnya membiarkan Kibum menciumnya. Tidak lama, hanya kurang lebih satu menit saja. Dan itu sudah cukup membuat seluruh siswa baik yeoja maupun namja yang ada dikelas tersebut terperangah dan patah hati untuk yang kesekian kalinya.
"kalian bisa pergi sekarang." Ujar Kibum dengan nada dingin khasnya. Dengan rasa kesal, Hyuna, Suzy dan Krystal pergi meninggalkan kelas 3-A.
Kyuhyun meratakan kembali lipgloss-nya dengan jari telunjuknya, kemudian menatap Kibum yang telah kembali sibuk dengan komiknya.
"haruskah kau melakukan itu?"
"kalau tidak begitu, mereka tidak akan berhenti."
"permainan akting yang hebat, Kibum."
'kau kira itu tadi akting?"
"ya. Apa lagi kalau bukan akting agar mereka percaya kalau aku benar-benar kekasihmu?"
"sayangnya, itu bukan akting, Kyuhyun."
"maksudmu?"
"lupakan."
"hh~ dasar aneh…"
:::Love Is Abnormal:::
"… baiklah, sekarang Saem akan membagi kelompok kalian, Ahn Daniel, Cho Kyuhyun, Kim Kibum dan Park Jiyeon, kalian satu kelompok. Lalu…"
Pembagian kelompok akhirnya selesai. Kibum melirik kearah Kyuhyun yang sedari tadi memberikan tatapan membunuh pada Jiyeon yang kini tengah melambai-lambaikan tangannya pada Kibum sambil mengerling nakal tanpa mempedulikan tatapan Kyuhyun.
"Kim Kibum!" pekik Kyuhyun saat pandangannya dihalangi oleh tangan Kibum.
"jangan memandangi orang lain dengan tatapan membunuh seperti itu."
"tatapan membunuh? Siapa? Aku? Kapan aku melakukannya?" tanya Kyuhyun beruntun.
"baru saja."
"ugh! Otak dan tubuhku sedang tidak bisa terorganisir dengan baik." Gerutu Kyuhyun sambil menggambar abstrak di lembaran buku catatannya yang masih belum tersentuh sedikitpun sejak pertama kali dia masuk kesekolah Kibum.
Bel tanda pulang berbunyi, Jiyeon dengan langkah centil menghampiri meja Kibum dan Kyuhyun.
"aku sudah menanyakannya pada Niel dan dia setuju. Kita akan mengerjakan tugasnya dirumah Kibum, bagaimana?" tanya Jiyeon langsung.
Kyuhyun melirik Kibum, menunggu jawaban dari yang bersangkutan, dan tak lama kemudian Kibum menjawab, "terserah."
Jiyeon langsung bersorak kegirangan, "kapan kita akan mulai mengerjakan tugasnya?" tanya Jiyeon lagi.
"terserah." Jawab Kibum lagi.
"bagaimana kalau malam ini?"
"terserah kalian."
"oke! sampai bertemu lagi nanti malam, Kibum~" Jiyeon lalu meninggalkan Kibum dan Kyuhyun berdua. Kyuhyun memandangi kepergian Jiyeon dengan sedikit perasaan takjub.
"kau hanya mengatakan kata 'terserah' saja dia sudah ceria seperti pohon natal begitu, bagaimana kalau kau mengatakan hal yang lainnya?"
"entahlah. Ayo pulang."
:::Love Is Abnormal:::
Kyuhyun tak menyangka kalau dia akan merasakan rasa kesal yang berkepanjangan pada Jiyeon dan membuat seluruh tubuhnya serasa panas hanya karena melihat Kibum yang duduk disebelah Jiyeon. Meskipun wajah Kyuhyun terlihat tenang dan biasa-biasa saja, kedua tangannya yang dia sembunyikan di bawah meja tempat mereka berkumpul aktif meremas-remas pensil yang dipegangnya sehingga terdengar suara 'TRAK' dari pensil malang tersebut, menandakan bahwa pensil itu sudah terbagi menjadi dua bagian.
"aku mau kedapur, ada yang ingin kubawakan minuman lagi?" tanya Kyuhyun. Dia merasa Jiyeon tidak akan selamat kalau dia duduk lebih lama disana, maka dari itu Kyuhyun memilih untuk menjauh sejenak dari tempat mereka saat ini.
"bawakan saja untuk semuanya, Kyu." Kata Kibum.
"baik." Balas Kyuhyun singkat.
Kyuhyun masuk kedapur dan mendapati eomma-nya Kibum sedang duduk di salah satu kursi meja makan sambil memperhatikan smartphone ditangannya.
"eommonim, sedang apa?" tanya Kyuhyun. Eomma Kibum mengalihkan pandangannya kepada Kyuhyun, lalu tersenyum.
"eomma sedang melihat-lihat resep kue, Kyu. Kau sendiri sedang apa?"
"ini, aku ingin mengambil minuman lagi untuk yang lain." Jawab Kyuhyun sambil meletakkan beberapa minuman kaleng diatas nampan.
"ooh~... Kyuhyunnie…" panggil eomma Kibum sebelum Kyuhyun pergi meninggalkan dapur.
"ya, eommonim?"
"sering-seringlah berkunjung kerumah. Kibum sangat jarang mengajak yeoja kerumah, bisa dikatakan kalau kau adalah yang pertama."
"benarkah? Baiklah, eommonim. Aku akan sering-sering kerumah."
"kau bisa memasak?" tanya eomma Kibum.
"tentu. Kita akan membuat kue bersama-sama jika aku berkunjung kemari lagi, eommonim."
"eomma akan menunggumu, Kyu."
Kyuhyun kembali dengan sebuah nampan yang berisikan 4 buah minuman kaleng untuk mereka masing-masing. Ketika Jiyeon membuka kaleng minumannya, Kyuhyun iseng menggunakan kekuatannya dan membuat soda pada minuman Jiyeon berhamburan keluar, membasahi lantai juga sedikit pakaian Jiyeon. Kibum langsung memberikan Kyuhyun tatapan peringatan dan dibalas dengan tatapan tidak suka oleh Kyuhyun.
"aku sudah selesai dengan tugasku. Kalian bertiga, silahkan lanjutkan, aku mau ke kamar Kibum." Kyuhyun mendorong laptopnya ketengah meja dengan agak kasar lalu berjalan kelantai dua menuju ke kamar Kibum.
"tapi, Kyu, kau harus…" perkataan Ahn Daniel atau Niel terputus saat melihat halaman word berisikan tentang ringkasan yang dibuat Kyuhyun, semua penjabarannya lengkap tanpa ada satu kekurangan apapun.
"Kyuhyun, kenapa Kibum?" tanya Jiyeon.
"entahlah…" jawab Kibum.
:::Love Is Abnormal:::
Sesampainya dikamar Kibum, Kyuhyun langsung berjalan menuju balkon kamar Kibum, tempat favoritnya. Dia mendudukkan dirinya diatas lantai balkon yang dingin tanpa alas apapun sambil memeluk kedua kakinya dan kepalanya menengadah ke langit. Tiba-tiba saja ada seberkas cahaya biru yang melingkupi dirinya, lalu beberapa saat kemudian, cahaya biru tersebut berubah menjadi sosok seseorang.
"eomma~" lirih Kyuhyun.
:::Love Is Abnormal:::
Kibum masuk kekamarnya dengan dua cangkir cokelat hangat ditangannya, dia mendapati Kyuhyun tengah duduk dibalkonnya dengan pakaian yang bisa dikatakan cukup tipis dan tanpa alas apapun padahal udara dingin malam ini cukup menusuk.
"apa dia tidak kedinginan seperti itu?"
Kibum mengambil sebuah selimut dari dalam lemarinya, kemudian menghampiri Kyuhyun dan menyampirkan selimut tersebut ke bahu Kyuhyun, lalu dia sendiri ikut duduk disebelah Kyuhyun.
Kyuhyun agak tersentak saat Kibum menyampirkan selimut untuknya.
"dari eomma." Kata Kibum singkat sambil memberikan segelas cangkir cokelat hangat itu pada Kyuhyun, sedangkan yang satunya lagi dia minum sendiri. Kyuhyun menerimanya, tapi tak lantas meminumnya, diletakkannya cokelat hangat itu disebelahnya.
"Kibum, kau tahu apa yang kupikirkan sekarang?" tanya Kyuhyun. Kibum menggeleng pelan.
"tapi aku tahu satu hal." Ujarnya pada Kyuhyun.
"apa?"
"kau tidak suka aku berdekatan dengan yeoja lain."
Kyuhyun tersenyum tipis, "ya, entah kenapa aku tidak suka. Mungkin aku terlalu terbawa peranku sebagai pacarmu…"
"atau mungkin itu memang perasaan aslimu padaku?"
"tidak mungkin. Hubungan kita hanya sebatas tuan dan jin pengabul permohonan, itu saja. Tidak mungkin aku bisa menyukaimu…"
"mungkin saja. Kenapa tidak?"
"baik, katakanlah aku menyukaimu, bagaimana denganmu?" tanya Kyuhyun.
"aku juga menyukaimu." Jawab kibum santai.
"kalau aku memintamu untuk menjadi pacarku? Pacar sungguhan?"
"kita bisa pacaran."
"tapi kita tidak bersama selamanya, Kibum. Dunia kita berbeda. Kau sudah pasti sadar betul akan hal itu. Manusia tidak ditakdirkan untuk hidup bersama jin. Seorang manusia memang seharusnya dipasangkan dengan sesama manusia juga."
"jadi, kau akan menolakku jika seandainya aku menyatakan perasaanku padamu?"
"mungkin saja. Aku tidak tahu."
"Kyu…"
"hm?"
"tidak jadi. Kata-katamu tadi membuatku merasa seolah sudah ditolak bahkan sebelum aku menyatakan perasaanku."
Kyuhyun tersenyum lagi, "kau itu plin-plan juga terkadang."
"karenamu."
"karenaku? Kenapa bisa begitu?"
"tidak tahu. Yang jelas itu semua karenamu."
"seenaknya saja menyalahkan orang lain…"
"ini memang karenamu."
"kenapa bisa karenaku?"
"aku tidak tahu."
"tuh kan! Kau bahkan tak tahu alasannya. Kenapa menuduhku?"
Mereka berdua terus beradu argumen sampai akhirnya Kibum tertidur dengan kepalanya dia sandarkan dibahu Kyuhyun. Kyuhyun mengamati wajah Kibum yang kini sedang tertidur tersebut dengan raut wajah sedih.
"jangan menyukaiku, Kibum. Jangan."
:::Love Is Abnormal:::
Keesokan harinya disekolah, Kyuhyun langsung masuk ke kelasnya tanpa menunggu Kibum digerbang seperti biasanya. Moodnya sedang tidak begitu baik hari ini, ditambah lagi, secara tak sengaja dia berpapasan dengan Tiffany di dekat tangga.
"menyingkirlah dari jalanku, Tiffany. Aku ingin ke kelas." Kata Kyuhyun saat Tiffany menghalangi jalannya.
"kapan kau akan putus dengan Kibum?"
"itu bukan urusanmu, minggir!"
Kyuhyun berusaha untuk menghindari Tiffany, tapi yeoja itu terus saja menghalang-halangi jalannya. "sebenarnya apa maumu, Tiffany?" tanya Kyuhyun yang mulai jengah dengan tingkah Tiffany.
"aku menginginkan Kibum menjadi milikku."
"kenapa harus Kibum? Bukankah masih banyak namja lain selain dia?"
"apa hak-mu mengatur namja mana yang boleh aku sukai?" tanya Tiffany dengan nada sarkastik.
Kyuhyun tertawa remeh, "tidak ada, sih. Baiklah, begini saja Tiffany, kau boleh memiliki Kibum jika dia memang ingin bersamamu. Aku akan melepaskannya secara suka rela. Terserah kau mau melakukan apa, tapi yang jelas, jika Kibum tidak berpaling sedikitpun dariku, hentikan semua gangguan yang kau berikan padaku atau kau akan menanggung sendiri akibatnya. Bagaimana?"
"cih! Percaya diri sekali kau anak baru. Baik, jangan tarik kata-katamu itu jika nanti Kibum sudah menjadi milikku."
"baik. Sekarang biarkan aku lewat."
Tiffany langsung menyingkir dan membiarkan Kyuhyun lewat. Kyuhyun langsung membanting tasnya keatas meja saat dia tiba dikelas. Tiffany sudah dipastikan tidak akan menyerah begitu saja. Kyuhyun juga tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Tiffany nantinya. Seharusnya dia tidak peduli kalau nanti Kibum lebih memilih bersama Tiffany, mereka sama-sama manusia, tidak seperti dirinya yang berbeda alam dengan Kibum. Tapi disisi lain, dia sangat ingin mempertahankan Kibum tetap disisinya, setidaknya sampai dia bisa kembali ke dunianya. Egois memang, tapi Kyuhyun tidak pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya, untuk pertama kali dalam hidupnya, dia sangat menginginkan sesuatu. Dan sesuatu itu adalah Kibum.
"egois atau tidak, Kibum akan tetap menjadi milikku…" gumam Kyuhyun pelan.
:::Love Is Abnormal:::
.
.
.
To Be Continue…
Author's Note : ini chapter 4-nya…. Kyuhyun ama Kibum mulai menunjukkan sinyal-sinyal kalau mereka saling suka, eaa… #plakk. Less humor emang, karena Grey sendiri sedang terserang flu, pilek tiada henti-hentinyaaa~ *hubungannya apa?*
Seperti bisa, review juseyooo~
Review's Reply:
EvilFoodSnow2: kok bisa sakit tangannya? Kacian… cini-cini gley obatin… *sok imut* #plakk. Oke, ini udah dilanjut, keep review ya ^^
Sayangsemuamembersuju: maklumlah, Grey lagi rada stress makanya hasilnya bisa seperti itu. Grey bakalan update setiap 3 atau 4 hari sekali ini FF, so stay toon and keep review ya ^^
Gnagyu: mbaknya jangan ketawa terus dong… nanti jadi ikut-ikutan stress kayak SiBum lho…
Ciekyu: Grey lagi gak bisa mikirin kata-kata buat FF ini, jadi maaf kalau pendek. Mereka bakalan pacaran gak ya? Kira-kira habis baca chapter yang ini gimana menurut kamu? Ehehe, gak bakalan ngegantung kok yang ini. Dan ini KiHyun romance. ^^
Dona Tan 144: kapan ya? Kamu maunya kapan? Kapan-kapan aja yah… #Greydirajam, AHAHAHA XD
Rahma94: hahaha iya XD gak tau kenapa, kepikiran ama lagu itu. Absurd emang. Oke, thanks ya, keep review ^^
Mifta Cinya: jawabannya ada di chapter ini ^^ keep review ya ^^
Dyayudya: masih lama kok. Tapi gak terlalu lama juga #apasih? KiHyun momentnya aja masih sedikit dan Grey gak tega misahin mereka. Liat aja ntar gimana endingnya, okay? Keep review ya ^^
Hee Seol: eonni emang aneh orangnya *nah lho*. Kalau suaranya gak balik, berarti Siwon dkk gak bakalan jadi anggota Suju lagi dong~ #ohcidakk #plakk. Moment romantisnya di chapter depan mungkin bakalan eonni banyakin, hehehe…
FiWonKyu0201: Kyuhyun gitu lho. Keep review okay? ^^
Phiexphiexnophiex: emang, aku gak nyangka kalau karakter Kyuhyun bakalan jadi seperti ini sebelumnya. Keep review ya ^^
Lullaby Dick: itu bukan salahku tapi emang dari FFn-nya. Tapi, sekarang udah ada kan? Buat FF KiHyun yang udah aku janjiin, tungguin aja ya lagi nyari ide nih. Keep review ya ^^
Rheina KyuHae: oke, oke, chapter depan Grey usahain lebih panjang lagi, itupun kalau otak Grey mau diajak bekerja sama dengan baik. Gomawo reviewnya ^^
Deraelf: apa ya? Mau tau aja atau mau tau banget? Stay toon aja, nanti juga bakalan Grey kasih tahu apa permintaan terakhir Kibum.
KyuraCho: diatas udah tuh *nunjuk Chapter 4* tapi masih dikit. Di chapter selanjutnya bakalan eonni usahain lebih banyak lagi. Keep review ^^
Chocosnow: gak begitu romantis sih, tapi udah Grey kasih sedikit KiHyun moment-nya ^^
Yumi: makasih Yumi, ini lanjutannya ^^
Omaikyu: kalau Kyuhyun minum baygon, nanti Kibum sama siapa dong?
Fane: thanks reviewnya ^^
Dewiangel: ini lanjutannya ^^
Clouds1709: jawabannya ada di chapter ini ^^
SujuELF: update kilat diusahakan, tapi harus sesuai juga reviewnya, makanya, review yang banyak ya ^^
Retnoelf: oke, ini udah dilanjut^^
CuttieKyu: gomawo reviewnya, keep review, ne? ^^
Cho Kyu Late: request-nya udah ku terima. Tapi, sabar ya eonni. Eonni tahu sendiri betapa banyaknya FF ku yang belum kelar, hehehe XD
GaemGyu92: Apa ya? Liat aja ntar. Keep review, okey? ^^
Thanks To :
Jihyunelf – Mifta Cinya – Rahma94 – Dona Tan 144 – Blessinglight53 – Ciekyu – ZakuraFreezee – GaemGyu92 – Gnagyu – FiWonKyu0201 – EvilFoodSnow2 – Clouds1709 – Chokyulate – Eun Jae AR2 – DeraElf – KyuraCho – SuJuELF – ChocoSnow – Retnoelf – Iloyalty1 – Augesteca – Ika Zordick – Lullaby Dick – Ukekyushipper – Dhesparkyutte JDH – Dewiangel – Ghaida – ArunyKyu21 – Ratna94 – Phiexphiexnophiex – Sayangsemuamembersuju – Dyayudya – AninKyuELF – Dewdew – Rui – Aiiukiu – Abnormal – Fane – Omaikyu – Yumi – Rheina KyuHae – Hee Seol - CuttieKyu
(Buat yang namanya gak ada, mian, mungkin ketinggalan. Tapi tetap, aku berterimakasih buat yang udah baca dan ngereview FF ini. Gomawo, yeoreobeun ^^)
See you at next chapter, guys ^^
