Title : Love Is Abnormal
Author : V.D_Cho
Cast : Kibum, Kyuhyun, dan teman-teman ^^
Genre : Fantasy, Romance, Drama
Type : GS
Warning : It's a GS fanfict. As you see in other ff. DLDR. Don't be a plagiator, make your own story don't take my idea or any plot in this ff. This is all pure my own imagination. Please appreciate my hard work. Take with full credit. ^^
V.D Entertainment
.
.
Proudly Present
.
.
:::Love Is Abnormal:::
.
.
.
Chapter 5: The Real Relationship?
Kyuhyun tampak tengah duduk sendirian di salah satu kursi yang terletak di pojok kantin dengan ditemani segelas bubble tea di hadapannya. Dia sedang membolos. Dia yakin, bukan hanya dia yang sedang membolos, tapi dia tahu, tak ada yang senekat dirinya untuk menjadikan kantin yang notabene-nya merupakan tempat terbuka dan strategis bagi guru BP untuk menemukan mereka sebagai tempat untuk membolos. Slogan Kyuhyun memang sedikit berbeda dari yang lainnya, yang paling terlihat justru adalah yang paling tersembunyi, begitu bunyinya. Dan itu terbukti benar adanya. Sudah dua jam pelajaran berlalu dan tak ada satupun guru BP yang menemukannya padahal dia sedang tidak dalam mode tak-terlihat-nya.
Kyuhyun sepanjang waktu itu hanya diam termenung memandangi lelehan air yang berasal dari es di cup bubble tea-nya. Saking asiknya dia melamun, dia bahkan sampai tak sadar kalau ada orang lain yang duduk di sebelahnya. Bukan, itu bukan Kibum. Orang itu hanya dia duduk dengan kedua tangan yang dimasukkan ke saku celananya dan punggung yang disandarkan pada dinding dibelakangnya, tak berniat sedikitpun mengganggu lamunan Kyuhyun.
Tapi, setelah cukup lama hanya berdiam diri, orang itu bosan juga. di tepuknya bahu Kyuhyun pelan. Kyuhyun tersentak, lalu menoleh. Ketika Kyuhyun melihat wajah orang yang menepuk bahunya itu, mata Kyuhyun langsung melebar karena kaget.
"kau… kenapa kau bisa berada disini?"
"tugasku yang membuatku berada disini." Jawab namja tersebut tanpa menoleh kearah Kyuhyun.
"tugas? Tugas apa?" tanya Kyuhyun lagi. Namja di samping Kyuhyun itu memalingkan wajahnya ke Kyuhyun.
"tugasku adalah membawamu kembali ke Gee-World."
:::Love Is Abnormal:::
Dengan langkah yang diseret, Kyuhyun berjalan menuju ke lokernya untuk mengambil sesuatu. Begitu dia tiba di depan lokernya, Kyuhyun mendapati ada sebuah sticky note yang menempel disana.
Kita bertemu di belakang sekolah saat jam pulang tiba – JK
Kyuhyun menarik kasar sticky note tersebut, meremasnya, lalu melemparkannya ke dalam tong sampah yang ada di dekat sana.
"dikiranya aku peduli dengan pesannya?" gumam Kyuhyun sinis. Dia tahu siapa itu JK. JK adalah inisial Jae Kyung. Salah satu yeoja predator yang memburu Kibum. Dan Jaekyung tidak kalah berbahaya dari Tiffany.
Kyuhyun pernah hampir berurusan dengan Jaekyung, tapi beruntung, saat itu dia sedang bersama Kibum, jadi Jaekyung tidak berani bertindak. Kyuhyun tak tahu kali ini Jaekyung ingin melakukan apa padanya, tapi yang jelas, dia lebih memilih untuk tidak berurusan dengan Jaekyung atau siapapun yang memiliki niat buruk terhadapnya. Lebih baik menjauh dari pada mencari perkara bukan?
Kyuhyun kembali ke kelas tepat setelah bel tanda pergantian jam pelajaran berbunyi. Dia langsung menduduki kursinya tanpa menyapa Kibum dan meletakkan kepalanya diatas meja. Dia tidak bersemangat sama sekali hari ini. Di tambah lagi setelah bertemu dengan Minho di kantin tadi dia menemukan pesan dari Jaekyung. 'Ck, benar-benar membuat bad mood…' pikir Kyuhyun.
Kibum yang baru bertemu dengan Kyuhyun yang sejak pagi tidak menampakkan wujudnya di kelas menatap Kyuhyun heran.
"kau membolos?" tanya Kibum. Masih dengan kepala yang di letakkan diatas meja, Kyuhyun mengangguk.
"ku kira kau tidak masuk hari ini." Ujar Kibum.
"…" tak ada balasan dari Kyuhyun.
"kau kenapa? Sakit?" tanya Kibum lagi.
Kyuhyun menggeleng sebagai jawabannya. Kibum menatap Kyuhyun jengah. Kibum memegang bahu Kyuhyun, tapi segera di tepis pelan oleh Kyuhyun.
"hei, kau ini kenapa sebenarnya?"
Kibum menarik bahu Kyuhyun dan membuat posisi duduk Kyuhyun berubah menjadi menghadap kearahnya. Kibum terkejut saat melihat Kyuhyun yang tengah berlinang air mata dihadapannya. Ternyata Kyuhyun menangis tanpa suara dari tadi.
"Kyu?"
Kyuhyun melepaskan tangan Kibum yang berada di bahunya lalu kembali menyembunyikan wajahnya di balik kedua tangannya yang terlipat di atas meja.
"Kyu, kau baik-baik saja? Kau bertemu dengan tikus lagi?"
Ish! Kim Kibum bodoh! Apa maksudmu dengan menanyakan hal seperti itu? Kau kira Kyuhyun hanya menangis saat dia ketakutan melihat tikus apa?
Lagi, Kyuhyun hanya menjawabnya dengan gelengan pelan. Kibum menghela nafasnya pelan melihat Kyuhyun yang bersikap tidak seperti biasanya. "kau bisa cerita kalau kau mau. Kalau tidak juga tak apa." kata Kibum.
Kyuhyun tiba-tiba berdiri dari kursinya dan menghapus air matanya. Dia berniat untuk membolos lagi. Suasana di kelas yang berisik karena guru yang mengajar belum datang membuatnya merasa terganggu. Tapi, belum ada selangkah, Kibum menahan tangannya.
"kau mau membolos lagi?"
"ya. Aku mau ke atap."
:::Love Is Abnormal:::
Kyuhyun lagi-lagi duduk termenung di atap gedung sekolah. Tadinya, ada beberapa orang murid yang juga sedang membolos diatap. Tapi begitu melihat Kyuhyun, mereka langsung pergi dan meninggalkan Kyuhyun sendirian.
Kyuhyun mendengar suara pintu yang menjadi akses menuju ka atap dibuka, lalu tertutup dengan sendirinya disusul dengan suara langkah kaki seseorang. Tanpa melihat pun, Kyuhyun tahu siapa orang itu.
"sudah berapa lama aku disini, Bum?" tanya Kyuhyun.
Kibum mendudukkan dirinya di samping Kyuhyun, "hampir dua bulan, mungkin. Aku juga tidak ingat." Jawab Kibum.
"lama juga, ya…"
Setelah itu hening. Tak ada pembicaraan diantara mereka selama beberapa saat.
"Bum, kau menyukaiku?" tanya Kyuhyun tiba-tiba.
"aku suka." Jawab Kibum tanpa menoleh kearah Kyuhyun.
"hanya suka? Bagaimana kalau cinta?"
Kibum menoleh kearah Kyuhyun sebentar lalu kembali menatap kearah gumpalan-gumpalan awan yang menggantung di langit biru yang menaungi mereka saat ini.
"entahlah. Aku tidak tahu apa perasaan ini bisa dikatakan sebagai cinta atau tidak."
"perasaan apa?"
"perasaan yang membuatku ingin selalu berada di dekatmu dan perasaan nyaman saat aku berada didekatmu."
Kyuhyun tersenyum simpul setelahnya mereka kembali terdiam. Kyuhyun sibuk dengan pikirannya, dan Kibum sibuk dengan komik ditangannya.
"bagaimana denganmu?" tanya Kibum tiba-tiba. Kyuhyun hanya diam selama beberapa saat sebelum akhirnya menjawab.
"aku ingin mencintaimu. Tapi aku tidak bisa. Lebih baik jangan. Aku sudah lebih dari senang bisa berkenalan denganmu dan bisa memilikimu selama beberapa waktu ini."
"beberapa hari yang lalu, aku bertemu dengan eommaku." Kata Kyuhyun. "… eomma bilang, aku harus segera pulang. Pulang ke duniaku. Katanya, kalau aku terlalu lama disini, aku akan kehabisan tenaga." Ujar Kyuhyun.
"lalu?"
"eomma juga bilang, tidak masalah kalau kau tidak menyebutkan keinginan ketigamu. Aku tetap bisa kembali ke duniaku walau hanya mengabulkan dua permintaanmu." Lanjut Kyuhyun.
Kibum menutup komiknya, lalu memutar tubuhnya, membuat Kyuhyun terguling kesampingnya. Beruntung mereka berada diatas lantai yang beralaskan karpet tebal nan halus, jadi Kyuhyun tidak perlu merasa kesakitan saat terjatuh dari punggung Kibum.
"intinya, kau mau mengucapkan selamat tinggal, begitu?"
"inginnya begitu, tapi…"
"kalau begitu, pergilah."
Kibum beranjak dari posisinya dan keluar dari atap gedung sekolah dengan membanting pintu, meninggalkan Kyuhyun yang menatap kepergiannya sendu.
"maafkan aku…"lirihnya.
:::Love Is Abnormal:::
Flashback…
Beberapa malam sebelumnya, dihari ketika Kyuhyun, Kibum, Niel dan Jiyeon mengerjakan tugas kelompok mereka bersama di rumah Kibum, kalian ingat bukan, kalau Kyuhyun sempat kesal dan masuk ke kamar Kibum?
Saat itu dia langsung menuju ke balkon kamar Kibum dan memanggil eommanya.
"eomma~"
"halo, sayang~ bagaimana kabarmu, hm?"
Kyuhyun memandang eommanya dengan tatapan kesal, "eomma masih bisa tersenyum setelah mengurungku di dalam PSP itu?"
Heechul –eomma Kyuhyun– mendekat kepada Kyuhyun dan mengelus pipi Kyuhyun lembut, kemudian tiba-tiba saja dia mencubit pipi chubby tersebut.
"AAA~ Eomma~!" rajuk Kyuhyun.
"salah siapa itu, huh?! Kau yang nakal. Kalau aku jadi anak yang baik-baik saja tentu eomma tidak akan mengurungmu disana." Omel Heechul. Begitu dilepaskan, Kyuhyun langsung mengelus pipinya yang memerah akibat dicubiti dengan brutal oleh Heechul tadi.
"eomma, bagaimana ini?" tanya Kyuhyun. Heechul tersenyum lembut pada Kyuhyun, dia tahu kemana arah pembicaraan ini.
"eomma dan appa selalu memantaumu dari sana. Kami tahu apa yang terjadi padamu. Tapi, manusia tidak ditakdirkan untuk bersama dengan makhluk seperti kita, manusia haruslah bersanding dengan manusia."
"lalu, apa yang harus aku lakukan?"
"lakukan apapun jika menurutmu itu adalah jalan terbaik. Kami sebagai orang tuamu akan selalu mendukung apapun keputusanmu selagi itu tidak merugikan pihak manapun."
"bolehkah aku memilikinya? Hanya untuk sementara…"
"tidak sayang, lebih baik jangan. Kau tidak boleh bersikap egois."
Kyuhyun bungkam. Dia tidak tahu apa lagi yang harus dilakukannya. Rasanya dia sangat ingin menangis, tapi itu hanya akan membuang-buang tenaga dan tak menghasilkan satupun jalan keluar. Eommanya benar, dia tidak boleh egois. Andai kata mereka nanti bisa bersama untuk sementara waktu, tapi saat Kyuhyun pergi nanti, Kyuhyun tidak bisa membuat Kibum terluka karena ditinggalkan olehnya.
"dan, Kyuhyunnie, kalau bisa, pulanglah secepatnya. kau akan kehabisan energi jika bertahan di dunia manusia dalam jangka waktu yang lama."
"tapi, eomma, dia bahkan belum mengatakan permohonan ketiganya."
"dengan atau tanpa permohonan ketiga, kau sudah bisa kembali. Hukumanmu sudah dicabut. Segeralah kembali jika urusanmu sudah selesai. Eomma tidak mau terjadi apa-apa pada putri eomma yang satu ini…"
Kyuhyun memasang wajah menyindirnya, "bilang saja eomma kesulitan karena tidak ada yang bisa eomma jadikan pesuruh disana. Iya kan?"
PLETAK…
Sebuah jitakan sayang dari Heechul mendarat di kepala Kyuhyun. "eomma mengatakannya karena eomma sayang padamu. Tapi, itu juga salah satu alasannya, sih…"
"eomma!"
"hahaha… baiklah, eomma pergi dulu, ya? Appamu membutuhkan eomma disana. Lain kali kami akan datang bersama-sama. Eomma menyayangimu, Kyuhyun."
Setelah mengecup dahi Kyuhyun, Heechul langsung menghilang dari pandangan Kyuhyun, meninggalkan Kyuhyun sendirian bertemankan langit malam tanpa bulan.
End of Flashback
:::Love Is Abnormal:::
Jam pulang sekolah tiba. Kyuhyun berjalan ke lokernya untuk mengambil tasnya yang dia letakkan disana sejak tadi pagi. Lagi-lagi dia menemukan sticky note menempel di depan pintu lokernya.
Datanglah, kau tahu aku tak akan melepaskanmu begitu saja, bukan? – JK
Kyuhyun kembali melakukan hal yang sama dengan kertas sticky note pertama. Setelah mengambil tasnya dia langsung berjalan meninggalkan lokernya tanpa tahu kalau ada sepasang mata yang memperhatikannya dengan tatapan kesal.
Setibanya Kyuhyun di depan gerbang, ia di cegat oleh dua orang siswa dan langsung diseret menuju ke halaman belakang sekolah. Disana Jaekyung sudah menunggunya dengan tampang angkuhnya. Kyuhyun menghentakkan tangan kedua siswa namja yang sedang memegangi kedua tangannya hingga terlepas.
"aku tidak ingin berurusan denganmu, Jaekyung. Aku mau pulang." Kata Kyuhyun.
Jaekyung tersenyum miring mendengarnya. Dia lalu memerintahkan kepada dua anak buahnya itu untuk menahan Kyuhyun saat Kyuhyun hendak berbalik. Kyuhyun menatap Jaekyung kesal.
"sebenarnya apa yang membuat kalian sampai melakukan hal seperti ini demi mendapatkan Kibum, huh? Kalian sadar, namja di dunia ini bukan hanya Kibum!" cecar Kyuhyun.
"dan yeoja di dunia ini bukan hanya kau. Tapi, kenapa Kibum lebih memilihmu di bandingkan kami? Dibandingkan aku?!" balas Jaekyung emosi.
"kau sakit. Kalian semua yang mengejar Kibum adalah seorang yang gila fanatik."
Jaekyng melangkah dengan cepat menghampiri Kyuhyun yang tidak bisa bergerak karena dirinya ditahan oleh dua namja tadi. Jaekyung melayangkan tamparannya ke pipi Kyuhyun, tapi tiba-tiba saja gerakannya terhenti saat seorang yeoja menahan tangannya.
"Tiffany? Apa yang kau lakukan disini?" tanya Jaekyung sarkatis.
Tiffany menghempaskan tangan Jaekyung dengan kasar, "tidak ada yang boleh berkelahi di area sekolah. Tidak selama aku masih berada di sekolah ini. Dan jangan sekali-kali kau melakukan hal seperti ini lagi pada Kyuhyun atau kau akan berurusan denganku." Ujar Tiffany. Setelah itu, Tiffany menarik tangan Kyuhyun dan membawa Kyuhyun menjauh dari Jaekyung.
"hei, kau tak usah sok baik padanya. Seluruh sekolah juga tahu kalau kau mengincar Kibum." Ujar Jaekyung pada Tiffany. Tiffany menghentikan langkahnya dan memutar tubuhnya kearah Jaekyung.
"aku tidak bersikap sok baik. Aku hanya melindungi rivalku. Ayo, Kyuhyun."
Jaekyung menatap kesal pada Kyuhyun dan Tiffany yang semakin menjauh dari pandangannya. Lalu tatapannya beralih kepada dua namja yang sedari tadi masih setia berada disampingnya.
"Ilhoon, Eunkwang, besok kalian sekap Kyuhyun di gudang. Aku tak peduli bagaimana cara kalian melakukannya, yang penting Kyuhyun harus diberikan pelajaran. Kalian mengerti?"
"baik." Jawab Ilhoon dan Eunkwang serempak.
:::Love Is Abnormal:::
"terimakasih, Tiffany."
Tiffany menoleh kearah Kyuhyun dan tersenyum, "itu bukan apa-apa. Itu merupakan kewajibanku untuk tidak membiarkan terjadi perkelahian di sekolah ini sebagai ketua OSIS. Lagipula, kalau kau terluka, Kibum pasti akan lebih memperhatikanmu dan itu akan membuatku semakin kesulitan. Ya kan?"
Kyuhyun tertawa, "ternyata ada niat lain dibelakangnya…" ujar Kyuhyun.
"tentu saja." Balas Tiffany. Tak lama kemudian, sebuah mobil berhenti di depan Tiffany dan Kyuhyun.
"ah! Aku sudah di jemput. Kau mau pulang bersamaku?" tawar Tiffany. Kyuhyun menggeleng pelan, "tidak usah. Aku mau pergi kesuatu tempat dulu."
"baiklah. Hati-hati. Kalau ada yang menyerangmu, beritahu aku. Aku ingin bersaing secara sehat denganmu. Tidak seperti Jaekyung tadi."
"kau terlalu baik, Tiffany."
"aku tahu. Aku pulang dulu."
"ya, hati-hati."
:::Love Is Abnormal:::
Malam tiba. Kali ini Kyuhyun tidak menghabiskan malamnya di balkon kamar Kibum, melainkan di sebuah taman kecil yang terletak tak jauh dari sekolahnya. Dia duduk di salah satu ayunan sambil menatap bintang-bintang dilangit.
"kalau permohonan bintang jatuh itu benar-benar ada, pasti aku akan memohon…" gumamnya entah pada siapa.
Tadinya dia berdua bersama Minho, tapi Minho tiba-tiba saja mengatakan bahwa dia sedang ada urusan lain dengan seseorang bernama Taemin. Jadilah Kyuhyun sendirian sekarang. Dia ingin menemui Kibum dan menjahili Kibum seperti biasanya, tapi setelah kejadian dimana Kibum meninggalkannya di atap tadi siang membuat Kyuhyun mengurungkan niatnya.
"kenapa aku harus terjebak masalah seperti ini?" ratap Kyuhyun.
:::Love Is Abnormal:::
Dirumahnya, Kibum tampak tidak bisa berkonsentrasi dengan apapun yang ia kerjakan sedari tadi. Pikirannya selalu mengarah kepada Kyuhyun yang entah dimana sekarang keberadaannya. Kibum membanting kasar komiknya ke lantai lalu menyambar jaketnya dan juga kunci mobilnya.
Apa Kyuhyun sekarang benar-benar akan pergi meninggalkannya? Apa karena itu Kyuhyun tidak pulang kerumah? Atau karena sikapnya diatap tadi siang? Kalau memang karena itu, Kibum akan meminta maaf. Setidaknya, dia tidak ingin membuat kesan akhir yang buruk sebelum Kyuhyun pergi nanti.
Ehei, jadi Kibum merelakan Kyuhyun untuk pergi, eh?
Jatuh cinta memang membuat segalanya terasa rumit padahal masalah sebenarnya itu semudah membalikkan telapak tangan saja. Di tambah lagi yang jatuh cinta itu Kibum dan Kyuhyun, yah, kalian tahu sendiri bagaimana mereka…
Kibum menelusuri jalanan di sekitar rumah dan sekolahnya yang memiliki kemungkinan dilewati oleh Kyuhyun tadi. Dan dia berhenti di sebuah taman bermain dekat sekolah saat melihat ada seorang yeoja yang memakai seragam sekolah yang sama dengannya sedang duduk di sebuah ayunan dengan posisi membelakanginya. Itu Kyuhyun.
Kibum mendudukkan dirinya di ayunan yang berada di sebelah Kyuhyun.
"apa kau tidak kedinginan seperti itu?" tanya Kibum. Kyuhyun melirik kearah Kibum sekilas, lalu menatap tanah yang diinjaknya seolah tanah itu lebih menarik dibandingkan Kibum.
"kenapa kau bisa berada disini?" tanya Kyuhyun balik.
"aku mencarimu."
Jawaban Kibum sontak membuat Kyuhyun menoleh, "untuk apa mencariku? Bukannya kau marah padaku?"
"siapa yang marah? Aku hanya sedikit terkejut tadi siang."
"kalau kau tidak marah, kenapa sampai membanting pintu seperti tadi?"
Kibum menghela nafasnya pelan. Kyuhyun itu banyak tanya. Dan pertanyaannya tak ada yang berbobot sama sekali alias tidak penting.
"biasanya aku tidak pernah merasakan dingin…" ujar Kyuhyun kemudian, sebelum Kibum menjawab pertanyaannya yang tadi.
"aku juga tidak merasakan panas. Semuanya biasa saja sebelumnya. Tak ada dingin, tak ada panas. Tapi sekarang aku mulai merasakan mereka. Aku tidak tahu kenapa." Sambung Kyuhyun sambil menatap lurus kedepan.
Kibum hanya diam mendengarkan celotehan Kyuhyun sambil melepaskan jaketnya dan memakaikannya pada Kyuhyun.
"aku juga tidak bisa menggunakan kekuatanku sebagaimana biasanya. Semuanya kacau. Ugh!" tiba-tiba Kyuhyun merintih sambil memegangi kepalanya.
"kau baik-baik saja?" tanya Kibum cemas.
"kepalaku sakit. Aku seharusnya tidak merasakan sakit." Kata Kyuhyun.
"lebih baik kita pulang sekarang."
Kibum membantu Kyuhyun untuk berdiri dan memapahnya menuju ke mobil, tapi, ditengah perjalanan tiba-tiba saja kesadaran Kyuhyun menurun, suhu tubuhnya meningkat drastis dan membuat Kibum semakin cemas.
"Kyuhyun, bertahanlah. Kita akan kerumah sakit sekarang."
Kyuhyun menggenggam tangan Kibum yang bebas dan menggeleng lemah.
"jangan ke rumah sakit, ku mohon…"
"baiklah, kita kerumahku saja."
Kyuhyun mengangguk setuju, lalu perlahan, ia menutup matanya untuk beristirahat. Tubuhnya lemas sekali saat ini. Samar-samar, Kyuhyun masih bisa mendengar suara pintu mobil dibuka, lalu tubuhnya yang diangkat oleh seseorang yang dapat dipastikan kalau itu Kibum, dan juga suara Kibum yang sedang berbicara dengan seseorang, kemudian semuanya gelap dan Kyhyun tak mendengar apa-apa lagi.
:::Love Is Abnormal:::
.
.
.
To Be Continued…
Author's Note: Minal Aidin Wal Faidzin, yeoreobeun…
Grey balik lagi. Mian lama, habisnya Grey lagi buntu ide dan gak tahu mau nulis apa. Grey udah bolak-balik ngetik, kayaknya gak ada yang klop dan hasil akhirnya adalah FF ini. Mian kalau mengecewakan, ya?
Review's Reply:
Miss Chocoffee : mereka belum nyatain cinta kok. Cuma mereka udah tahu kalau mereka itu sama-sama suka. Bisa gak ya? Mau nya gimana? Ntar ya, kita lihat di chapter-chapter berikutnya. Hehe XD
Arcan's Girl: Oke, ini udah next.
Gnagyu: Gna maunya gimana? Happy end? Atau sad ending? Happy ending ajalah ya. Hahaha XD
Hee Seol: gomawo gws-nya. Kyuhyun kan gak setiap saat ngebaca pikirannya Kibum. Jadi dia gak selalu tahu apa yang Kibum pikirin. Gitu…
Rahma94: gak lah, kasian kalau suara mereka di ilangin lagi. Tuh, diatas udah Grey kasih tahu eomma-nya Kyuhyun ngapain datang ke bumi. ^^
Dona Tan 144: karakter Sibum disini itu adalah permintaan dari temenku. Jadilah mereka rada-rada absurd gitu… ^^
Jihyunelf: masih lama gak ya? Masih kayaknya. Sekitar beberapa hari lagi. Hehehe XD
Mifta Cinya: iya, eommanya Kyuhyun datang buat nemuin Kyuhyun. Aku kasih clue ya, Kyuhyun gak bakalan ngabulin permintaan ketiganya Kibum. Udah. Gitu cluenya. Karena apa? ayo coba tebak sendiri…
Phiexphiexnophiex: oke bebs :3
FiWonKyu0201: oke, oke! dikau bersemangat sekali… Tiffany disini gak jahat kok, yang jahat itu si Jaekyung…
Dyayudya: setuju sama kamu! Egois itu di beberapahal memang diperlukan. ^^
Sayangsemuamembersuju: gak apa-apa lah, kan tengahnya sama-sama huruf H #maksa. Pinginnya sih gitu. Lihat aja nanti gimana jadinya…
GaemGyu92: Grey juga gak tahu… #plakk. Tungguin aja next chapternya ya? ^^
Dewiangel: oke, oke. Sip boss! Semangat!
Retnoelf: suka dong… kalau gak suka mereka gak bakalan kayak gini jadinya…
SuJuELF: jangan! Ntar Kyuhyunnya mati gimana? Iya, nih, Kibumnya emang agak plin-plan di chapter kemaren. Kita update siput dulu ya. Next chapter bari update gledek. Hahaha XD
Chocosnow: tuh, diatas udah Grey kasih tau. Review-annya masuk kok. Gomawo reviewnya ^^
Clouds1709: gak. Tapi Jaekyung iya. Kira-kira enaknya Jaekyung diapain ya?
KyuraCho: bisa kok. Bisa, tenang aja. Ini udah dilanjut Saengie~
Dini: oke Chinggu, ini udah dilanjut ^^
Thanks To :
Jihyunelf – Mifta Cinya – Rahma94 – Dona Tan 144 – Blessinglight53 – Ciekyu – ZakuraFreezee – GaemGyu92 – Gnagyu – FiWonKyu0201 – EvilFoodSnow2 – Clouds1709 – Chokyulate – Eun Jae AR2 – DeraElf – KyuraCho – SuJuELF – ChocoSnow – Retnoelf – Iloyalty1 – Augesteca – Ika Zordick – Lullaby Dick – Ukekyushipper – Dhesparkyutte JDH – Dewiangel – Ghaida – ArunyKyu21 – Ratna94 – Phiexphiexnophiex – Sayangsemuamembersuju – Dyayudya – AninKyuELF – Dewdew – Rui – Aiiukiu – Abnormal – Fane – Omaikyu – Yumi – Rheina KyuHae – Hee Seol – CuttieKyu – Arcan'sGirl - Dini
(Buat yang namanya gak ada, mian, mungkin ketinggalan. Tapi tetap, aku berterimakasih buat yang udah baca dan ngereview FF ini. Gomawo, yeoreobeun ^^)
See you at next chapter, guys ^^
