Chatting di Kelas
Disclaimer:
Ehm, jujur.. sebenarnya.. uggh,
Aku minta maaf, tapi..
Detective Conan sesungguhnya adalah..
milik Aoyama Gosho..
#Dilemparin HP sama readers yang pada teriak: UDAH PADA TAU SEMUAAA!#
*dengan asumsi bahwa para readers bacanya lewat HP, jadi..*
Warning:
- Ini Kaishin/Shinkai, bahkan meski mereka sama sekali ga muncul di sini
- Ini chatting!
Ran dan Aoko
Ran: Aoko-chan, kamu sekolah di SMA Ekoda, kan?
Aoko: Ran-chan~, iya benar, knp? Mau ke sini?
Ran: hehe, mana bisa, saat sekolahku bubar 'kan sekolahmu juga bubar..
Ran: sebenarnya, ada yang ingin aku tanyakan
Aoko: iya?
Ran: kamu kenal Kuroba Kaito? Dia sekolah di sana juga, kelas 2 SMA
Aoko: Kaito kelas 2B? dia sekelas denganku.. Ran-chan nemu dia dimana? Suka, ya~ minta dikenalin?
Ran: hush, ahahah.. bukan, bukan. Tapi, temanku di sini, ehm..
Ran: sebenarnya, temanku sudah kenal dan terlanjur merasa dekat dengan Kuroba-kun, tapi dia tiba-tiba bilang kalau sudah punya pacar. Temanku jadi patah hati T-T
Aoko: Kaito sudah punya pacar? Eeeeh?
Ran: eh? Jadi dia belum punya pacar?
Aoko: eh? Sudah? Belum?
Ran: Aoko-chaan yang serius xD
Aoko: ahahah, habisnya, kami memang sekelas dan juga tetangga, tapi Aoko tidak pernah melihat dia serius jalan dengan siapapun secara romantis..
Ran: hmm, mungkin hubungan jarak jauh?
Aoko: mmm, kalau dipikir, Kaito memang kadang suka senyum-senyum sendiri melihat HP-nya? Tapi Aoko pikir karena dia memang aneh seperti itu.
Ran: aneh seperti itu?
Aoko: misalnya, cekikikan sendiri membaca berita tentang KID di HP-nya. Aneh, kan? Apanya yang bagus coba dari pencuri kurang ajar begitu!
Aoko: atau cekikikan sendiri merencanakan kenakalan keisengan mau mengerjai orang -_-
Ran: :O
Aoko: kadang juga cengengesan dengan senang ?_?
Ran: haha.. jadi tidak tahu ya? Temanku hanya ingin tahu kepastiannya kalau Kuroba-kun memang benar-benar sudah punya pacar.
Ran: dia sedang dalam mode penyangkalan terhadap realita T-T masih ga bisa percaya, dan mungkin masih berharap..
Aoko: waah, maaf Ran-chan, Aoko benar-benar tidak yakiin T-T.. tapi akan Aoko tanyakan deh ke dia kalau ketemu Kaito, oke?
Ran: tunggu, jangan!
Aoko: ?
Ran: temanku sebenarnya tidak ingin Kuroba-kun tahu kalau dia penasaran. Dia juga sebenarnya melarangku untuk cerita ke siapapun, haha.. aku takut kalau nanti Kuroba-kun sadar kalau yang penasaran adalah temanku..
Aoko: waduh, Aoko ga seratus persen yakin bisa tanya ke Kaito tanpa membocorkan apapun..
Aoko: gimana kalau Aoko tanpa sengaja bilang kalau yang penasaran adalah teman Ran, gimana kalau tanpa sengaja Aoko menyebutkan Ekoda _
Ran: makanya jangan tanya langsung T-T tp aku juga kasian sama temenku
Aoko: oh! Gini aja, Aoko minta Hakuba untuk tanya tentang pacar Kaito ke Kaito. Hakuba pasti tidak bisa membocorkan apa-apa, karena tidak tahu apa-apa!
Ran: Hakuba Saguru, detektif?
Aoko: iya iya! Ran-chan kenal?
Ran: tahu, sih..
Ran: Keren, Aoko-chan xD dia nanti juga akan bisa menyelediki kebenaran pacar Kuroba-kun dengan kekuatan detektifnya xD
Aoko: dengan kekuatan Kuda Putih Detektif xD
Aoko dan Hakuba
Aoko: Hakuba-kun, Hakuba-kun, Hakuba-kun
Hakuba: eh? Aoko-chan? Jangan mainan HP di jam pelajaran..
Aoko: huuu, Aoko ada permintaan~
Hakuba: nanti saja pas jam istirahat
Aoko: jangan, nanti ada yang nguping. Sekarang aja, mumpung tidak ada yang memperhatikan, dan tanpa suara.. dan ini darurat!
Hakuba: Oh, baiklah. Ada apa?
Aoko: tolong cari tahu apa benar Kaito sudah punya pacar? Pliss..
Hakuba: -_-
Aoko: ada seseorang di luar sana yang sedang penasaran, menderita, dan patah hati gara-gara kabar ini!
Hakuba: jangan libatkan aku..
Aoko: Hakubaaaa!
Hakuba: tanyakan saja sendiri..
Aoko: mana bisaa.. Aoko tidak akan tahu apakah jawaban Kaito itu nanti bohong atau jujur.
Hakuba: …
Aoko: ayolah, Hakubaaa.. ya?
Hakuba: kenapa kamu penasaran sekali?
Aoko: bukan. Yang penasaran itu temannya teman Aoko. Tapi jangan kasihtahu Kaito.
Hakuba: ugh
Aoko: pliis..?
Hakuba: nanti.. sekarang belajar dulu sana.
Aoko: yay! Thankyou Hakuba!
...Jeda istirahat...
Hakuba dan Aoko
Aoko: Hakuba-kun, Hakuba-kun, gimana tadi?
Hakuba: yah, kesimpulanku, temannya temanmu itu mungkin hanya dikerjai..
Aoko: kenapa?
Hakuba: Pertama, dia hanya cengengesan sambil bilang "ga tau"
Hakuba: lalu dia dengan penasaran terus mengusikku, menanyakan siapa yang penasaran dan bertanya seperti itu?
Hakuba: lalu dia langsung menebak bahwa yang penasaran adalah anak Beika berinisial S
Hakuba: apa tebakannya benar?
Aoko: sebentar, aku tanyakan temanku dulu..
Aoko: benar, anak Beika berinisial S. tapi jangan kasih tau Kaito.
Hakuba: Oke. Berarti temannya temanmu memang hanya dikerjai.
Aoko: kenapa?
Hakuba: Karena, alasan Kuroba bisa langsung menebak orang yang tepat mungkin karena dia hanya memberitahu keberadaan "pacar" itu ke temannya temanmu.
Hakuba: lalu, kalau dia bisa menebak bahwa temannya temanmu itu akan cukup penasaran sampai mencari tahu kebenaran sampai seperti ini, berarti mungkin Kuroba tahu kalau temannya temannmu itu punya rasa sama dia
Hakuba: kalau tentang keberadaan "pacar" itu memang benar, seharusnya dia merasa bersalah kepada temannya temanmu yang sudah punya rasa ke dia, seharusnya dia tanpa malu bisa menyebutkan siapa pacarnya demi kebaikan temannya temanmu. Bukan cengengesan dengan senang seperti ini.
Aoko: hee.. jadi mereka sebenarnya saling suka ya :D
Hakuba: woah, Kuroba tiba-tiba mengintip HP-ku.. mungkin dari reaksiku dia tahu kalau aku benar-benar tidak kenal dengan anak Beika berinisial S.
Aoko: ahahah.. dia mungkin mengira Hakuba sedang chatting dengan anak Beika berinisial S.
Hakuba: hmm.. dia dengan nervous tetap berusaha memastikan kepada ku bahwa orang yang penasaran itu benar anak Beika berinisial S itu atau bukan.
Aoko: kenapa nervous?
Hakuba: tebakanku, Kuroba ingin menyatakan perasaan pada temannya temanmu itu. Tapi dia takut perasaannya tidak terbalas, mungkin takut ditolak dan jadi kehilangan. Makanya dia mengatakan sudah punya pacar ke temannya temanmu itu. Dengan asumsi bahwa, kalau temannya temanmu itu tidak punya perasaan yang sama dengan Kuroba, dia pasti santai-santai aja. Tapi kalau memang punya perasaan yang sama pasti ada sesuatu, entah sikapnya yang jadi lebih sedih, senyum terpaksa, penasaran berat, dsb..
Aoko: waaaah, thankyou Hakubaa ({})
Hakuba: woah, Kuroba berusaha mengintip HP-ku lagi dengan panik..
Hakuba: aku merasa HP-ku sebentar lagi mungkin akan hilang tercuri…
"KUROBA KAITO! DIAM DI BANGKUMU. KITA SEDANG JAM PELAJARAN. NAKAMORI AOKO DAN HAKUBA SAGURU! SIMPAN HANDPHONE KALIAN!" teriak guru mereka tiba-tiba mengagetkan mereka dari depan kelas..
Author's Note:
OMG, hahahahah aku ngetik ini di kantor, pake komputer kantor, di jam kerja.. serem banget
Padahal semua orang bisa saling akses ke komputer semua orang..
Mau nyimpan ke flashdisk jg ga bisa karena emang dibikin ga bisa nyimpen apapun ke flashdisk (untuk melindungi rahasia perusahaan)
Jadi aku ngetik di komputer, dengan jendela word yg aku kecilin, warna huruf abu".. (mohon maaf kalau ada typo, tolong sampaikan)
Ketik secepat kilat dalam sehari lalu aku kirim ke emailku xD
