HIYORIN P.O.V
"Revolution ?"
"Ya, kalian akan membuat perubahan !" Seru Saotome.
'Revolusi... Revolution... jangan-jangan ?!'
"Kalau begitu kita akan membuat Proyek Grup baru !" Kata Saotome tiba-tiba.
'Sudah kuduga !'
"Proyek Grup baru, apa maksudmu ?" Tanyaku kepada Saotome.
"Idol itu serakah, mereka harus terus berusaha, berusaha, dan berusaha keras. Aku sudah merencanakannya untuk kalian." Jawab Saotome.
"Jadi, apa Proyek Grup barunya ?" Tanyaku.
"Crooooossss Unitttttt !" Jawab Saotome.
"Cross Unit ?" Kami semua bingung.
"That's Right~" Kata Saotome.
"Siapa saja grupnya ?" Tanya Ren.
"Grupnya adalaaaahhhhh..."
"Adalaaaahhhh..."
Kami semua menunggu jawabannya dengan suasana tengang.
"Akan kupikirkan dulu !" Seru Saotome.
Kami hanya sweatdrop. Kami langsung keluar dari ruangan dan berjalan menuju asrama agensi.
"Ampun deh, selalu saja begini, bos selalu membuat kita bingung di akhir." Kata Ren.
"Dia seperti Shiba Inu ketika ia mengatakan kepada kita untuk menunggu." Ujar Natsuki.
"Mirip juga nggak." Kata Syo.
"Aku sudah nggak sabar dengan proyek Cross Unitnya." Kata Otoya.
Haruka mengangguk. "Ya, kalian akan bernyanyi di Grup yang baru."
"Memang menarik..." Ujar Masato.
"Tapi, dia tidak bilang kalau kita akan masuk Triple S." Kata Cecil yang membuat semua orang terdiam.
Raut wajah sedih langsung bermunculan. Keheningan melanda kami.
Aku menghela nafas. "Mungkin saja, Revolution." Kataku yang membuat seluruh pandangan mata mengarah kearahku.
"Aku mengerti. Nanami-san dan STARISH akan melakukan sebuah Revolusi." Kata Tokiya yang sepertinya mengerti apa yang kukatakan.
"STARSIH dan Haru-chan akan melakukan..." Natsuki terdiam sebentar.
"...Revolusi ?" Sambung Syo.
"Apa maksudmu ?" Tanya Haruka.
"Revolution, dari tadi Saotome menyebut kata itu yang artinya kalian akan meninggkatkan kemampuan kalian dan kalian akan menghadapi masalah yang lebih berat daripada yang sebelumnya kalian lewati." Jelasku.
"Begitu, batasnya 3 bulan dari sekarang ya ?" Ujar Ren.
"Ya, karena Triple S diadakan di musim panas ini." Jelasku.
"Kita perlu meyakinkan bos sebelum pembukaan." Kata Masato.
"Cross Unit adalah satu-satunya kesempatan kalian bisa masuk." Tambahku.
"Aku mengerti !" Seru Otoya.
"Aku sudah tak sabar untuk Cross Unit." Kata Cecil.
"Ayo kita lakukan sekuat tenaga !" Seru Syo.
"Revolution yang indah !" Tambah Natsuki.
"Aku akan membuat lagu yang terbaik untuk kalian !" Seru Haruka.
Semua orang langsung melihat kearahku.
'Mereka butuh dukungan dariku ?'
Aku menghela nafas. "Kalian benar-benar harus masuk Triple S, kalau tidak akan kuhajar kalian karena usahaku akan percuma saja jika kalian tidak masuk Triple S." Ancamku.
"Seperti biasa, Tsukiyama-sensei akan mengancam jika benar-benar nggak masuk..." Guman Haruka yang sweatdrop.
"Aku juga akan berusaha, jadi, jika kalian tidak masuk Triple S, awas saja." Ancamku lagi.
"Kau tulus melakukannya ?" Tanya Syo.
"Jika tidak tulus, kenapa aku mengatakan kalimat sebelumnya ?" Tanyaku kembali.
Semuanya hanya tertawa. Aku tidak, karena aku tidak tau apa yang lucu.
Keesokan Harinya, kami semua bersiap-siap menuju tempat untuk membuat iklan untuk STARISH dan QUARTET NIGHT. Haruka tidak ikut, kenapa ? Karena dia komposer. Lalu kenapa aku ikut ? Tidak ingat kalau aku senior mereka semua yang akan mengurus ini semua ? Kami pun langsung sampai di tempat tujuan. Sebelum memulai kegiatan, Kami semua membereskan barang-barang kami di Vila Saotome. Ya, Saotome sudah menyiapkan ini semua.
"Ingat, kita datang kesini bukan untuk bermain ! tapi untuk bekerja !" Kata Ryuuya.
"Kalian disini untuk 2 pekerjaan selama 2 hari. Pertama, untuk bulan depan 'Let's Shining TV ! Resot mewah untuk cinta spesial! Kami akan merekam beberapa segment untuk pertunjukan." Jelasku.
"Kedua, rencana untuk tahun depan, antaranya, kalian akan melakukan foto individu dan wawancara." Jelas Ryuuya.
"Cek di jadwal individual kalian yah~" Tambah Ringo.
Semua orang langsung memperhatikan dengan seksama jadwal mereka.
"Rei-chan, kita bekerja sama kali ini, mohon bantuannya !" Seru Otoya.
"Ya, begitupun aku." Kata Reiji. "Aku juga mendengar berita kalau kalian meminta Bos untuk Triple S." Tambah Reiji.
"Ya, tapi ditolak." Ujar Tokiya.
"Kalian sangat Naif." Kata Ranmaru.
"Kalian tau, itu mustahil." Tambah Camus.
"Tapi, kalian tidak akan menyerah kan ?" Tanya Ai.
"Kami akan berusaha agar membuat itu terjadi !" Seru Syo.
"Bukan Cuma semangat yang dibutuhkan untuk masuk Triple SSS, kalian juga butuh kerja keras." Jelas Ai.
"Kalau kalian bersungguh-sungguh, tunjukan pada kami." Kata Ranmaru.
"Baiklah, tunjukan kemampuan kalian para Kohai !" Seru Reiji.
"Mmmm !" Mereka semua mengangguk.
Aku hanya menghela Nafas. "Ayo mulai kerja ! kapan lagi kita mulainya kalau kalian bicara terus !" Omelku.
Mereka semua langsung terdiam.
Mulai Iklan pertama. Reiji, Otoya, dan Tokiya : Guru Sementara.
Pertama adalah menjadi Guru sementara. Tujuannya adalah membuat anak-anak senang. Aku memasukkan mereka kesini karena mereka terlihat sangat akrab kepada anak-anak terutama Otoya. Jadi proyek Iklan yang pertama adalah 'Guru Sementara'.
"Baiklah, ayo bernyanyi bersama !" Seru Reiji.
Anak-anak langsung senang, tapi... Tiba-tiba, ada lebah menyerang. Reiji langsung menangkap lebahnya dengan topinya.
"Wah lebahnya ingin melihatmu lebih dekat karena kau sangat cantik." Kata Reiji yang menangkap lebah yang berada di sekitar seorang gadis kecil.
Dia langsung memutar-mutar topinya dan melepas lebahnya ke langit.
"Bye bye Lebah~"
Reiji langsung memutar-mutar topinya lagi dan keluarlah sebuah permen. Anak perempuan tersebut dapat permennya. Temannya yang lain iri karena dia mendapat permen. Otoya dan Tokiya langsung segera mengambil kotak yang berisi permen dan membagikannya.
'Kerja bagus...' Gumanku.
Iklan Kedua. Ranmaru, Ren, dan Masato : Jalan-jalan di Kota.
Aku memasukkan mereka bertiga kesini agar mereka tau bagaimana rasanya menjadi orang-orang biasa. Aku tau kalau mereka bertiga adalah anak orang kaya dan belum pernah mencoba makanan sekitar. Jadi, ini adalah kesempatan mereka untuk makan disekitar kota.
"Jalan kaki begini lumayan juga." Kata Ren.
"Apa yang ada di pikiranmu, Ranmaru-san ?" Tanya Masato.
Tiba-tiba, ada bau makanan yang membuat Masato dan Ren tertarik.
"Aroma tidak jelas apa ini ?" Tanya Masato.
"Aku juga tidak tau." Kata Ren.
"Jangan bilang kalau kalian belum pernah mencoba Takoyaki ?" Tanya Ranmaru kepada mereka.
Mereka bertiga langsung masuk ke toko Takoyaki dan membelinya. Saat Ren dan Masato memakannya. Mereka sangat terkejut.
'Damn' Rich Kids...' Gumanku.
Setelah makan, mereka langsung berjalan-jalan lagi hingga, ada beberapa musisi jalanan. Ranmaru langsung mendekati mereka dan meminjam Bass. Ranmaru langsung memainkannya dan membuat suasana sekitar ramai.
'Memang beda dari naskah, tapi ini lumayan juga...' Pikirku.
Iklan Ketiga. Camus dan Cecil : Sebuah malam yang indah di sebuah ruangan teh.
Karena mereka berdua sama-sama bangsawan, mereka masuk iklan yang ini. Aku tau kalau Camus sangat suka manisan dan Cecil adalah seorang pangeran, jadi aku memasukkan mereka berdua ke iklan ini.
"Memang menyenangkan minum teh di malam yang tenang ini." Kata Camus.
Cecil hanya terdiam.
"Cecil, Gulanya." Perintah Camus.
Cecil langsung memberikan satu mangkuk kecil yang berisi gula batu.
Tidak menyangka kalau agak sunyi, tapi inilah bangsawan. Sayangnya, ada dua orang wanita yang datang menganggu. Mereka ingin segera masuk ke ruangan syuting iklan. Camus datang menghampiri mereka.
"Mohon terima permohonan maafku yang tulus ini. Apa kalian bisa menunggu kami selesai syuting sambil menonton kami. Kami sudah menyiapkan teh dan beberapa manisan." Kata Camus lembut (padahal aslinya sangat dingin).
"Ya..." Para wanita itu tidak bisa berketa selain ya.
'Dont tell me, kalau wanita itu jatuh cinta kepada Camus...' Gumanku.
Iklan keempat. Ai, Syo, dan Natsuki : Akankah mereka hidup ?! Jiwa yang mengganggu.
Aku memasukkan mereka kesini karena Syo. Aku penasaran apa Syo akan ketakutan seperti anak kecil. Aku melakukan ini dengan sengaja. Anggap saja pembalasan karena tidak percaya soal ketulusanku.
"Kenapa kita disini ?" Tanya Syo. "Harusnya kita melakukan sesuatu seperti olahraga !" Tambah Syo.
"Aku sudah tidak sabar, aku sudah membuatkan kue untuk para hantunya." Kata Natsuki yang membuat Syo Sweatdrop.
"Kau malah membuat hantunya mati, Natsuki." Ujar Syo.
"Bukankah Hantu memang mati ? Lagipula, hantu itu tidak ada." Kata Ai.
Mereka masih melanjutkan perjalanan. Hingga Syo mulai ketakutan. Alhasil, mereka tidak menemukan sang hantu. Kue yang telah Natsuki buat dimakan Syo dan akhirnya Syo pingsan.
"Bahan utamanya Tepung. Bahan yang lainnya adalah Ikan, Durian, Seledri, dan Krim." Jelas Ai yang juga mencoba makanan Natsuki.
Setelah semuanya selesai. Aku berkumpul bersama STARISH yang sedang berada di sekitar api unggun.
"Rei-chan hebat. Aku biasanya mengurus para bocah. Tapi, aku tak bisa melakukan apa yang dia lakukan." Kata Otoya membuka topik pembicaraan.
"Kau benar. Kotobuki-san selalu panik, tapi dia memperhatikan lingkungannya." Tambah Tokiya.
"Aku juga terkesan dengan profesionalisme Ran-chan." Kata Ren.
"Ikuti Hatimu..." Tambah Masato.
"Perhatian Camus itu luar biasa." Ujar Cecil.
"Aku malah kagum dengan ketenangan ai, dia sama sekali tidak terpengaruh dengan suasana sekitar." Kata Syo.
"Ya, dia juga melakukan pekerjaan besar kami." Tambah Natsuki.
"Sepertinya, kalian lumayan dekat juga dengan senior kalian." Ujarku.
"Sepertinya kita juga beruntung punya senior sepertimu, Tsuki-chan." Kata Natsuki.
"Huh ? Aku belum melakukan apapun, aku baru saja mulai." Ujarku.
"Tapi, kalau dipikir-pikir, kenapa kau menerima pekerjaan ini Yama-san ?" Tanya Tokiya.
"Karena aku juga punya tujuan dan berterima kasih kepada kalian..." Jawabku.
NORMAL P.O.V
'Tutur katanya lembut sekali...'
STARISH kaget melihat senior perempuan mereka mengeluarkan kalimat yang lembut. Biasanya, senior perempuan mereka ini sering mengeluarkan nada bicara yang kasar.
"Sebenarnya, mungkin saja aku bisa kembali ke pekerjaan Idolku lagi jika aku mau tapi, aku hanya punya masalah yang harus kulupakan. Saat melihat kalian di Utapri Award, aku sudah menebak kalau kalian akan kalah tapi, kalian menang dan berhasil mengalahkan HEAVENS." Jelas Hiyorin.
"Tentu saja kami menang, ini semua karena bantuan Muse." Seru Cecil.
"Setelah itu, aku datang lagi ke Saotome Gakuen, dan saat itulah aku bertemu lagi dengan Haruka dan ada sesuatu yang membuatku tertarik dan ingin bekerja lagi. Saat pertama kali melihat kalian, aku tak percaya kalau kalian benar-benar ingin masuk Triple S. Saat melihat kalian sangat ingin masuk Triple S, aku ingin membantu, agar kalian menjadi kandidat juga." Jelas Hiyorin.
"Jadi, kau benar-benar mau menjadi Senior kami ?" Tanya Masato.
Hiyorin mengangguk. "Kalau mau tau, aku suka kalian loh."
Wajah STARISH langsung memerah sesaat.
"Apa itu pernyataan cinta ?" Tanya Ren.
"Bukan, aku hanya suka lagu kalian." Jawab Hiyorin yang kembali ke Mode Galak.
"Aku bingung. Apa kita akan bertemu HEAVENS lagi ?" Tanya Cecil tiba-tiba.
"Ya, setelah Utapri Award, kita tidak melihat mereka lagi." Kata Otoya.
"Hmm... Media menyerah mencari keberadaan mereka setelah Utapri Award. Mungkin saja mereka keluar." Jelas Tokiya.
"Itu belum seberapa, kalian akan punya Rival yang lebih kuat lagi, jika kalian sampai gak masuk Triple S, akan kurebut Haruka !" Seru Hiyorin.
"Hmph, kalian semua sangat naif, berharap bisa masuk." Kata seseorang yang mengagetkan mereka. Ternyata QUARTET NIGHT.
"Jangan pikir masuk ke Triple S itu mudah." Kata Ai.
"Kami akan berusaha sebaik mungkin !" Kata Syo.
"Kami akan berusaha." Seru Tokiya.
"Semangat yang bagus. Samakanlah level kita !" Seru Reiji. "Jika kau bisa...mari kita menggapai tujuan yang lebih tinggi bersama-sama." Tantang Reiji yang menjadi serius.
"Baiklah, kita masih ada pekerjaan yang sangat banyak ! jadi berusahalah sebaik mungkin !" Seru Hiyorin.
"Ya ! Kami juga akan berusaha !" Seru STARISH.
Mereka langsung mulai proyek iklan di pagi yang cerah untuk bermain di pantai. Hiyorin, Ringo, dan Ryuuya hanya melihat mereka yang sedang bersenang-senang.
Setelah bermain sepuasnya dipantai, mereka semua kembali ke Agensi. Saotome telah menentukan grupnya.
"Pertama ! Ittoki Otoya and Shinomiya Natsuki."
"Kedua ! Jinguji Ren, Kurusu Syo, and Aijima Cecil !"
"Terakhir ! Hijirikawa Masato and Ichinose Tokiya !"
"Dengan begini, tinggal menunggu Proyek dimulai." Tambah Hiyorin.
"Baiklah, ayo berusaha di Proyek Cross Unit ini !" Seru mereka semua.
Bonus Chapter 3
NORMAL P.O.V
Di koridor yang gelap terlihat seorang perempuan memakai Hoodie sedang berbicara kepada seseorang di ponselnya.
"Aika, Momoka, kita akan tampil kembali."
'Apa, serius nih ?'
"Ya, Triple S adalah kesempatan yang bagus."
'Waaa~ jadi ga sabar nee~'
'Apa, kau yakin ?'
"Ya, aku baik-baik saja kok sekarang."
'Yatta ! Yorin udah sembuh !'
'Yorin, jangan memaksakan dirimu.'
"Momoka, jangan kawathir, aku akan baik-baik saja."
'Momo-chan ! jangan kawathiran, jika Yorin bilang baik-baik saja, berarti kita harus percaya.'
"Jangan bertengkar, aku temui kalian beberapa hari lagi."
'Dimana ?'
"Lihat saja nanti..."
Hiyorin langsung mematikan ponselnya dan melihat ke luar jendela.
"Lihat saja nanti. Ini masih permulaan STARISH. Bukan QUARTET NIGHT saja yang akan menjadi sainganmu tapi, akan ada grup Idol yang kembali ke media." Jelas Hiyorin.
Dia menghela nafas, lalu berjalan menuju kamarnya. Dari kejauhan, Ringo dan Ryuuya mengawasinya.
"Ryuuya, apa kau pikir Tsuki-chan akan kembali ke TRIANGLE ?" Tanya Ringo.
"Aku tidak tau, Grup itu terpecah belah karena Sakakibara." Jawab Ryuuya.
"Iya, coba kalau Tsuki-chan tidak terkena kecelakaan itu." Keluh Ringo.
"Tapi, mungkin saja, Sakakibara punya rencana untuk di masa mendatang nanti." Ujar Ryuuya.
"Mungkin, dan mungkin saja, itu menyebabkan STARISH punya Rival yang lebih kuat lagi." Tambah Ringo.
"TRIANGLE akan terbentuk kembali..." Guman mereka berdua.
Konnichiwa minna-san ! Hamba lagi ada mood buat ceritanya. maaf jika hamba updatenya agak lama. Hamba pengen bolos dulu tapi, urusan sekolah mengganggu hamba =3=. tapi, hamba janji bakal update hari sabtu / minggu. Hamba akan berusaha agar bisa updatde (•̀ᴗ•́)و ̑̑ Hamba bukan pemilik Uta no prince sama~
